• Blog Stats

    • 37,607,209 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbanyak Dibaca

  • arsip artikel

  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Artikel Menarik Terbaru

http://nasehatislami.tumblr.com/

http://nasehatislami.tumblr.com/gambarnasehat

http://nasehatislami.tumblr.com/situsislami

http://nasehatislami.tumblr.com/radioislami

Siapa Yang Menolong Agama Allah, Niscaya Allah Akan Menolongnya

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91653491954/siapa-yang-menolong-agama-allah-niscaya-allah-akan

manfaat zakat dan sedekah

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91653444829/manfaat-zakat-dan-sedekah

DELAPAN PERKARA

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91653297349/delapan-perkara

Apakah akhlak yang baik itu?

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91653238559/apakah-akhlak-yang-baik-itu

Meraih Cinta Allah

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91653170009/meraih-cinta-allah

22 MANFAAT BERSEDEKAH

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91653059204/22-manfaat-bersedekah

10 Langkah Agar Puteri Kecilmu Menyukai Hijab

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91653011689/0-langkah-agar-puteri-kecilmu-menyukai-hijab

Jangan mudah termakan bujuk rayu orang yang baru Anda kenal di Facebook

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91652373344/jangan-mudah-termakan-bujuk-rayu-orang-yang-baru-anda

Seuntai Nasehat Untukmu…Saudariku Muslimah

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91652137879/seuntai-nasehat-untukmu-saudariku-muslimah

Jilbab Syar’i itu..

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91652093384/jilbab-syari-itu

mau jilbabin hati dulu?

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91652003819/mau-jilbabin-hati-dulu

Wanita yang ‘Berjilbab’ masih kelihatan menggoda dan menimbulkan fitnah, kalau:

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651943469/wanita-yang-berjilbab-masih-kelihatan-menggoda-dan

CARILAH SUAMI YAMG BAIK AKHLAK DAN AGAMANYA

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651889009/carilah-suami-yamg-baik-akhlak-dan-agamanya

hijab

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651741824/hijab

dampak negatif wanita memajang foto wajah di internet

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651700754/dampak-negatif-wanita-memajang-foto-wajah-di-internet

Lemah Lembutlah kepada para istri..

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651648979/lemah-lembutlah-kepada-para-istri

Larangan Wanita Memakai Celana Panjang, Apalagi Jika Ketat

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651564654/larangan-wanita-memakai-celana-panjang-apalagi-jika

wajib berjilbab bagi muslimah

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651472284/wajib-berjilbab-bagi-muslimah

wanita sholihah

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651433844/wanita-sholihah

jangan malu berjilbab besar

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651520824/jangan-malu-berjilbab-besar

inilah zamannya

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651611019/inilah-zamannya

cowok keren itu..

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651327744/cowok-keren-itu

surat untuk para pemuda

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651267249/surat-untuk-para-pemuda

suami terbaik

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651197534/lelaki-yang-pantas-berpredikat-suami-terbaik-adalah

mereka itu dekat

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651086324/sesungguhnya-mereka-itu-dekat

calon bidadari surga

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91651031479/sepuluh-sifat-calon-bidadari-di-surga

sudah benarkah hijab kita

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650779584/sudah-benarkah-hijab-kita

nasehat ulama

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650704204/maksiat-boleh-boleh-aja-asalll-penuhi-dulu

jangan bermimpi 3 hal ini

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650583624/jangan-kamu-bermimpi-3-hal-ini

belajar agama waktu sibuk

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650388749/9-tips-belajar-agama-diwaktu-sibuk

kewajiban berjilbab

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650309329/kewajiban-berjilbab-bagi-setiap-muslimah

sudah syar’i kah hijab anda?

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650257444/sudah-syari-kah-jilbab-anda

sedekah gak harus menunggu kaya

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650210859/sedekah-gak-harus-nunggu-kaya-kan

sebelum kamu mengeluh

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91650104499/11-hal-yang-harus-kamu-ingat-sebelum-mengeluh

yang diinginkan istri dari suaminya

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91649955319/yang-di-inginkan-seorang-istri-dari-suaminya

jauhilah Musik

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91649800424/jauhilah-musik

32 cara berbakti pada orang tua

http://nasehatislami.tumblr.com/post/91649746429/32-cara-berbakti-pada-orang-tua

http://nasehatislami.tumblr.com/

http://nasehatislami.tumblr.com/page/2

http://nasehatislami.tumblr.com/page/3

http://nasehatislami.tumblr.com/page/4

http://nasehatislami.tumblr.com/page/5

http://nasehatislami.tumblr.com/page/6

http://nasehatislami.tumblr.com/page/7

http://nasehatislami.tumblr.com/page/8

http://nasehatislami.tumblr.com/page/9

http://nasehatislami.tumblr.com/page/10

Belilah Dagangan Mereka Meski Engkau Tak Terlalu Membutuhkan

1508574_716549648401618_4890054844233543974_n 1795736_682126265177290_1549809347_n 1947744_681847341871849_731056312_n 1012084_681409298582320_379542812_n 1800378_680727348650515_396093990_n 1618525_680147662041817_1675353616_n

 

Mereka tidak minta sedekah dari anda, tapi mereka hanya butuh dagangan mereka dibeli. Sobat, jika anda bertemu pedagang asongan seperti ini bantulah mereka dengan membeli dagangan mereka meskipun kita tidak terlalu membutuhkan. Yakinlah, mereka berusaha untuk tidak menjadi peminta dan pengemis tapi mereka berusaha untuk keluarga mereka.

Jika kita membantu membeli dagangan mereka agar mereka bisa menafkahi keluarganya dan hidup layak, dengan niat mengharap ridho Allah, pasti Allah akan membalas dengan balasan yang jauh lebih baik di dunia maupun akherat.

catatan:

tentu yang kita beli adalah barang yang halal dan baik, bukan barang2 yang buruk/haram seperti rokok. Dan setelah dibeli jangan dibuang, jika tak bisa kita manfaatkan sendiri maka bisa diberikan kepada orang lain.

========================

Belilah meski kita tidak butuh.
Mereka bukan pengemis yang meminta-minta.
Mereka berdagang dengan usaha.
Meski usia tak lagi muda.

Dengan membeli dagangan mereka, berarti kita membantu mereka mencukupi kebutuhan sehari-hari dan menafkahi keluarga mereka. Insyaa Allah pahalanya besar jika niat kita ikhlas karena Allah untuk menolong mereka.

Barangsiapa menghilangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan menghilangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Dan barangsiapa yang memudahkan kesulitan orang yang dililit hutang, Allah akan memudahkan atasnya di dunia dan akhirat. (HR Muslim)

“Sayangilah orang-orang di bumi, niscaya yang ada di langit akan menyayangimu”. [HR. Tirmidzi]

Dari Abu Dzar Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal: (1) supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka,…… (HR Ahmad)

“Orang yang membiayai kehidupan para janda dan orang-orang miskin bagaikan orang yang berjihad fii sabiilillaah.” (HR Bukhari)

Dan pada harta-harta mereka (orang2 mampu/kaya) ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. (Adz-Dzariyat:19).
-

Jangan Pacaran

10452979_336847659797012_4966591899229344116_o 10489945_818371088173301_2850198647734469189_n

 

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isro’: 32)

Pacaran termasuk salah satu jenis zina, karena biasanya tidak lepas dari salah satu hal berikut:
1-Raba-meraba/belai-membelai/senggol-menyenggol, dan ini merupakan zina tangan.
2-Melihat lawan jenis dengan syahwat, dan ini merupakan zina mata.
3-Mendengarkan pembicaraan lawan jenis dengan syahwat, dan ini merupakan zina telinga.
4-Berbicara dengan lawan jenis dengan syahwat, dan ini merupakan zina lisan.
5-Berangan-angan melakukan tindakan haram, adalah zina hati.
6-Atau bahkan sampai zina kelamin dengan berhubungan seks.

Banyak orang yg pacaran sebelum menikah justru tidak langgeng rumah tangganya, karena masing-masing hanya mencari kepuasan seks, oleh sebab itu begitu ada calon lain yg lebih menarik segera yg pertama ia tinggalkan… atau walaupun telah menikah tetap saja ia pacaran/berselingkuh dgn yg lain… beda dgn yg tidak pernah pacaran.

“Katakanlah kepada laki–laki yang beriman : ”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur: 30 )

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.” (HR. Bukhari, no. 5233)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”…… Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim no. 6925)

“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi, (itu) masih lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita (yang bukan mahram), ” (HR. Ahmad 6/357)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.” (HR. Ibnu Majah)

Kalau belum mampu menikah, tahanlah diri dengan berpuasa. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagaikan kebiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnul Qayyim berkata, ”Hubungan intim tanpa pernikahan adalah haram dan merusak cinta, malah cinta di antara keduanya akan berakhir dengan sikap saling membenci dan bermusuhan, karena bila keduanya telah merasakan kelezatan dan cita rasa cinta, tidak bisa tidak akan timbul keinginan lain yang belum diperolehnya.”

Cinta sejati akan ditemui dalam pernikahan yang dilandasi oleh rasa cinta pada-Nya. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.

Dalil-dalil haramnya pacaran silahkan baca di artikel-artikel berikut ini:

Cinta Bukanlah Disalurkan Lewat Pacaran
http://buletin.muslim.or.id/akhlaq/cinta-bukanlah-disalurkan-lewat-pacaran

Rayuan Setan Dalam Pacaran
http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/rayuan-setan-dalam-pacaran.html

Pacaran Dalam Kacamata Islam
http://maramissetiawan.wordpress.com/2009/06/25/pacaran-dalam-kacamata-islam/

Sex Before Marriage, Bukan Cinta Sejati.
http://rumaysho.com/belajar-islam/muslimah/2956-sex-before-marriage-bukan-cinta-sejati.html

3 Syarat Taubat dari Pacaran
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/199-3-syarat-taubat-dari-pacaran.html

Apa itu Ta’aruf?
http://remajaislam.com/gaya-muda/pra-nikah/234-apa-itu-taaruf.html

Teman Tapi Mesra
http://remajaislam.com/gaya-muda/pra-nikah/206-teman-tapi-mesra.html

Fenomena Putus Sekolah Karena Hamil di Luar Nikah
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/225-fenomena-putus-sekolah-karena-hamil-di-luar-nikah.html

Beberapa Kisah Pemurtadan Wanita Muslimah
http://remajaislam.com/islam-dasar/aqidah/226-beberapa-kisah-pemurtadan-wanita-muslimah.html

Apakah Mengenal Pasangan Harus Lewat Pacaran?
http://remajaislam.com/gaya-muda/pra-nikah/9-apakah-mengenal-pasangan-harus-lewat-pacaran.html

5 Pelanggaran dalam Pacaran
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/110-5-pelanggaran-dalam-pacaran.html

Kriteria Wanita Idaman
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/4-kriteria-wanita-idaman.html

Bukan Pria Idaman
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/3-bukan-pria-idaman.html

Nikah Beda Agama
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/146-nikah-beda-agama.html

Pilihlah Teman Dekat yang Sholeh
http://remajaislam.com/islam-dasar/akhlaq-mulia/62-pilihlah-teman-dekat-yang-sholeh.html

Pacaran Beda Agama
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/220-pacaran-beda-agama.html

Akhir Zina adalah Penyesalan
http://remajaislam.com/gaya-muda/pra-nikah/147-akhir-zina-adalah-penyesalan.html

Kiat-Kiat Menuju Pelaminan
http://remajaislam.com/gaya-muda/pra-nikah/59-kiat-kiat-menuju-pelaminan.html

Obat Ketika Merindukan Si Dia
http://remajaislam.com/gaya-muda/cinta/17-obat-ketika-merindukan-si-dia.html

Dari Pada Pacaran Mending Langsung Nikah Saja
http://moslemsunnah.wordpress.com/2011/04/20/dari-pada-pacaran-mending-langsung-nikah-saja/

Pacaran Islami?
http://majalahsakinah.com/2010/12/pacaran-islami/

Bertaubat dari Pacaran
http://majalahsakinah.com/2012/02/bertaubat-dari-pacaran/

Pacaran..?? Ceweklah yang dirugikan !!!
http://faisalchoir.blogspot.com/2012/07/pacaran-ceweklah-yang-dirugikan.html

KIAT MENGENAL CALON TANPA PACARAN
http://attaqwapik.com/kiat-mengenal-calon-tanpa-pacaran/

Cinta Terlarang, Sebab, Akibat dan Terapinya
http://faisalchoir.blogspot.com/2012/08/cinta-terlarang-sebab-akibat-dan.html

Awas ! Pacaran = Mendekati Zina
http://faisalchoir.blogspot.com/2012/07/awas-pacaran-mendekati-zina.html

Akibat Buruk Perbuatan Zina Dan Bagaimana Jalan Taubat Dari Zina
http://faisalchoir.blogspot.com/2012/04/akibat-buruk-perbuatan-zina-dan.html

Siapa Bilang Pacaran Haram ??!!!
http://alashree.wordpress.com/2009/10/09/siapa-bilang-pacaran-haram/

http://www.konsultasisyariah.com/pacaran-islami/

-

Radio-radio islami streaming via internet

10460366_774855992548130_5314000777493230053_n

 

Jika ingin mendengarkan siaran radio islami lewat HP android, silahkan download/install aplikasi berikut ini:

Radio Rodja:
https://play.google.com/store/apps/details?id=org.radiorodja.personal
atau:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.raaf.radiorodja

Radio Muslim Jogja:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.arayastudio.radiomuslim

Radio Dakwah Islam (belasan radio dakwah islam sekaligus, termasuk radio rodja dan radio muslim):
https://play.google.com/store/apps/details?id=info.mauladi.radiodakwahislam

(Aplikasi Radio Dakwah Islam tersebut meliputi radio-radio berikut ini: Radio Rodja-Bogor, Radio Muslim-Yogyakarta, Radio Al Iman-Surabaya, Radio Hangfm-Batam, Radio Assunnah-Cirebon, Radio Hidayah-Pekan Baru Riau,Radio Suara Quran-Solo, Radio Kita-Madiun,Radio BASS-Salatiga,Radio Nurussunnah-Semarang,Radio Arroyyan-Gresik,Streaming Kajian Medan, Miraath,Radio Suara Qur’an Lombok, Radio Suara Ibnul Qoyyim, Radio Mu’adz Kendari, Radio Rodja Bandung, Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta, mp3 Quran, Darel Iman, An Najiyah, Idzaatul Khoir, Al Hikmah, RayFM Padang, Gema Madinah, Radio Muslim Jakarta, Ruziqa.)

==================================

silahkan dengarkan siaran radio-radio islami streaming via internet (semua tanpa musik):
www.radiorodja.com
www.radiomuslim.com
www.radioassunnah.com
www.hidayahfm.com
www.hang106.com
www.radioalumm.com
http://suaraquran.com/
http://dakwahsunnah.com/
http://dzulqarnain.net/

radio bass fm salatiga:
http://www.liveonlineradio.net/indonesian/radio-bass-fm-salatiga.htm

radio islamic center bin baz jogja:
http://radiomedinah.com/

radio ray fm padang (sumatera barat)
http://radiorayfm.com/

radio nurussunnah semarang
http://nurussunnah.com/

radio suaraquran lombok:
http://assunnahfm.com/

http://kajian.net/radio

dan lain-lain

===========

kumpulan video ceramah para ustadz yang sangat bermanfaat :

http://www.youtube.com/user/rodjatv/videos

http://www.youtube.com/user/moslemchannel/videos

Tempat download ratusan mp3 kajian/ceramah para ustadz yang menarik dan bermanfaat:

www.kajian.net
www.yufid.tv

-

Situs2 islam (bermanhaj salaf) yg bermanfaat

10486211_736314286425372_6567973391552875259_n

 

Situs2 islam (bermanhaj salaf) yg bermanfaat:
www.almanhaj.or.id
www.muslim.or.id
www.muslimah.or.id
www.alsofwah.or.id
www.rumaysho.com (Ust M. Abduh Tuasikal)
www.kajian.net
www.konsultasisyariah.com
www.ustadzaris.com (Ust Aris Munandar)
www.remajaislam.com
www.hatibening.com (Ust Abdullah Hadrami)
www.abul-jauzaa.blogspot.com
www.alqiyamah.wordpress.com
www.radiorodja.com
www.radiomuslim.com
www.salamdakwah.com
www.dzulqarnain.net (Ust. Dzulqarnain)
www.firanda.com (Ust Firanda Andirja)
www.kisahmuslim.com
www.kisahislam.net
www.yufid.tv
www.yufid.com
www.pengusahamuslim.com
www.moslemsunnah.wordpress.com
www.salafiyunpad.wordpress.com
www.aslibumiayu.wordpress.com
www.gizanherbal.wordpress.com
www.jilbab.or.id
www.al-atsariyyah.com
www.abangdani.wordpress.com
www.muslimafiyah.com
www.kaahil.wordpress.com
www.sarana-hidayah.com
www.abuabdurrohmanmanado.wordpress.com
www.nasihatonline.wordpress.com (Ust Sofyan Ruray)
www.lppimakassar.com (membongkar aliran sesat)
www.nahimunkar.com (berita islam)
www.ibnuabbaskendari.wordpress.com
www.khotbahjumat.com

dan lain-lain

kumpulan video ceramah para ustadz yang sangat bermanfaat :

http://www.youtube.com/user/rodjatv/videos

http://www.youtube.com/user/moslemchannel/videos

Tempat download ratusan mp3 kajian/ceramah para ustadz yang menarik dan bermanfaat:

www.kajian.net
www.yufid.tv

Pengajian Agama untuk Pemula:
http://kajian.net/pengajian-agama-islam-untuk-pemula

Menggapai kebahagiaan:
http://kajian.net/menggapai-kebahagiaan

Problematika remaja:
http://kajian.net/problematika-remaja

Untuk wanita:
http://kajian.net/wanita-muslimah

Problematika keluarga:
http://kajian.net/problematika-keluarga

Ekonomi:
http://kajian.net/pintu-pintu-rezeki-ekonomi-islam-fiqih-hukum-perdagangan

sejarah islam:
http://kajian.net/sejarah-islam-sirah-nabawi-nabi-muhammad-kisah-sahabat-salafusshaleh-ceramah-mp3

ceramah ramadhan:
http://kajian.net/ceramah-ramadhan

pengajian terbaru:
http://kajian.net/download-kajian-ceramah-agama-islam-mp3-terbaru

syarah/pembahasan kitab2 ulama:
http://kajian.net/kumpulan-kajian-syarah-kitab-ulama

pembahasan tentang terorisme, wahabi, jihad, dll:
http://kajian.net/terorisme-wahabi-wahabisme-demokrasi-daulah-jihad-islam-salafi-salafy

menggapai kebahagiaan:
http://kajian.net/menggapai-kebahagiaan

list ceramah berdasar nama para ustadz:
http://kajian.net/kajian-audio/Ceramah

www.yufid.tv
www.kajian.net
http://www.youtube.com/user/moslemchannel/videos

==========

Daripada dengerin musik, mending dengerin kajian-kajian islam bermanfaat atau murattal Al Qur’an.

silahkan dengarkan siaran radio-radio islami streaming via internet (semua tanpa musik):
www.radiorodja.com
www.radiomuslim.com
www.radioassunnah.com
www.hidayahfm.com
www.hang106.com
www.radioalumm.com
http://suaraquran.com/
http://dakwahsunnah.com/
http://dzulqarnain.net/

radio bass fm salatiga:
http://www.liveonlineradio.net/indonesian/radio-bass-fm-salatiga.htm

radio islamic center bin baz jogja:
http://radiomedinah.com/

radio ray fm padang (sumatera barat)
http://radiorayfm.com/

radio nurussunnah semarang
http://nurussunnah.com/

radio suaraquran lombok:
http://assunnahfm.com/

http://kajian.net/radio

dan lain-lain

================================

Daftar Fanspage FB islami yang bermanfaat (bermanhaj salaf):

Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat
http://www.facebook.com/rumaysho

Muslimah.or.id
https://www.facebook.com/muslimah.or.id

Muslim.or.id
http://www.facebook.com/muslim.or.id

Ustadz Aris Munandar
https://www.facebook.com/ustadzariscom

Info Kajian Islam
https://www.facebook.com/infokajian

Kisah Teladan & Sejarah Islam
http://www.facebook.com/KisahTeladanSejarahIslam

Islam itu Indah
http://www.facebook.com/pageislamituindah

Info Kajian Islam
https://www.facebook.com/infokajian

Dr Muhammad Arifin Badri
http://www.facebook.com/DrMuhammadArifinBadri

Twit Ulama
http://www.facebook.com/twitulama

Buletin Al-Minhaj
https://www.facebook.com/BuletinDakwahAlMinhaj

Buletin Al-Ummah
https://www.facebook.com/Buletin.AlUmmah

Faidah Taklim
http://www.facebook.com/FaidahTaklim

Dakwah Makassar
http://www.facebook.com/DakwahMakassar

DakwahSunnah.com
https://www.facebook.com/dakwahsunnahdotcom

Bersama Rasulullah (Shalallahu ‘alaihi wasallam)
http://www.facebook.com/pages/Bersama-Rasulullah-Shalallahu-alaihi-wasallam/111586528868119

Belajar Manhaj Salafy
http://www.facebook.com/Belajar.Manhaj.Salafy

SALAFIYUNPAD™
http://www.facebook.com/SALAFIYUNPAD

Peduli Muslim
http://www.facebook.com/Peduli.Muslim

Mengenal Allah Azza Wa Jalla
http://www.facebook.com/pages/Mengenal-Allah-Azza-Wa-Jalla/116906225006847

Pemudamuslim
http://www.facebook.com/PemudaMuslimCom

Radio Muslim Jogja
http://www.facebook.com/radiomuslimjogja

Moslem Channel
http://www.facebook.com/moslem.channel

Bahasa Arab Online
http://www.facebook.com/bahasa.arab.online

Konsultasi Syariah
http://www.facebook.com/KonsultasiSyariah

Download Kajian
http://www.facebook.com/kajian.net

Kisah Muslim
http://www.facebook.com/KisahMuslim

Hati Bening (ustadz Abdullah Hadrami)
http://www.facebook.com/hatibening

Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia
http://www.facebook.com/pengusahamuslim

status nasehat
http://www.facebook.com/StatusNasehatUntukSaudaraku

http://www.facebook.com/pages/Saling-menasehati-dalam-kebenaran-dan-saling-menasehati-dalam-kesabaran/144322088988737

Taman Para Penuntut Ilmu
http://www.facebook.com/TamanParaPenuntutIlmu

Taman Ilmu
http://www.facebook.com/pages/Taman-Ilmu-Intelektual-Remaja-Muslim/108321892524938

Radio Rodja
http://www.facebook.com/radiorodja.rodjatv

As-Sunnah
http://www.facebook.com/pages/As-Sunnah/236041046517220

Dzulqarnain M. Sunusi – dzulqarnain.net
http://www.facebook.com/dzulqarnainmsunusi

Belajar Sholat Wajib Dan Sholat Sunnah Yang Khusyu
https://www.facebook.com/pages/Belajar-Sholat-Wajib-Dan-Sholat-Sunnah-Yang-Khusyu/10150117443820258

Langkah Menuju Kebahagiaan
http://www.facebook.com/langkahmenujukebahagiaan

Membedah Bid’ah
http://www.facebook.com/pages/Membedah-Bidah/297399790316608

Hidup mulia dengan sunnah
https://www.facebook.com/HidupMuliaDenganSunnah

Majalah ar-risalah
http://www.facebook.com/majalah.arrisalah

STDI Imam Syafi’i – Jember
https://www.facebook.com/stdiis

Ustadz Khalid Syamhudi
http://www.facebook.com/klikukdotcom

Sehat Jiwa dan Raga Bersama Islam
https://www.facebook.com/muslimafiyah

Majalah Kesehatan Muslim
https://www.facebook.com/MajalahKesehatanMuslim

Islam itu Sehat
https://www.facebook.com/IslamItuSehat

ustadz Abdul Mu’thi Al-Maidani
https://www.facebook.com/am.almaidani

Ngaji Tauhid (Ustadz Ja’far Sholih)
https://www.facebook.com/pages/Ngaji-Tauhid/632789476779845
https://www.facebook.com/jafarsalihsiregar

Gema Islam (berita islam)
https://www.facebook.com/pages/Gema-Islam/584264778289580

Indahnya Islam
https://www.facebook.com/MengenalIndahnyaIslam

Buletin At Tauhid
https://www.facebook.com/BuletinTauhid

Yufid TV
https://www.facebook.com/Yufid.TV

Renungan Al-Qur’an
https://www.facebook.com/Renungan.AlQuran

Biografi Ulama
https://www.facebook.com/biografi.ulama

Ma’had Al ‘Ilmi Yogyakarta:
FP: https://www.facebook.com/mahadilmi
website: www.mahadilmi.com

Ma’had ‘Umar bin Khattab Yogyakarta:
https://www.facebook.com/MUBKJogja
https://www.facebook.com/mahadumarjogja

Ma’had Al-Mubarok Yogyakarta:
https://www.facebook.com/kajian.almubarok
https://www.facebook.com/pages/Kajian-Islam-al-Mubarok/600543103314003
http://al-mubarok.com/

dan lain-lain
-

==================================

Ayo Belajar Bahasa Arab!

”Pelajarilah bahasa Arab karena sesungguhnya ia adalah bagian penting dari agama kalian.” (Umar bin Khathab radhiyallahu’anhu)

Belajar Bahasa Arab Jarak Jauh at-Taisir:
http://programtaisir.wordpress.com/

Grup Pelajaran Bahasa Arab at-Taisir [terbuka untuk umum]
https://www.facebook.com/groups/401372506666911/

materi pelajaran bahasa arab dasar:
http://badaronline.com/daftar-isi

materi pelajaran bahasa arab dasar:
http://belajarbahasaarab.blogspot.com/

Belajar Bahasa Arab untuk Orang Indonesia:
https://www.facebook.com/myarabindo

Bahasa Arab Online:
https://www.facebook.com/bahasa.arab.online

Belajar Bahasa Arab:
https://www.facebook.com/belajarbahasaarab

Menghafal Kosakata Bahasa Arab:
https://www.facebook.com/pages/Menghafal-Kosakata-Bahasa-Arab/306572619481286

Bahasa Arab Latihan Baca Kitab Gundul:
https://www.facebook.com/pages/Bahasa-Arab-Latihan-Baca-Kitab/632594933443987

=================

Jadikanlah Facebook dan Internet untuk menyebarkan pengetahuan dan amal kebaikan.

dakwah

 

Jadikanlah Facebook anda untuk menyebarkan pengetahuan dan amal kebaikan.

“Menggunakan internet untuk menyampaikan maklumat Islam, menyampaikan suara Islam dan memperlihatkan Islam merupakan satu jihad utama”. (Syaikh Muhammad Yusuf)

Demi masa… sesungguhnya seluruh manusia itu benar-benar dalam kerugian… kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran. (QS. Al-‘Ashr:1-3)

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang (lebih) baik. (An-Nahl: 125)

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung” (QS : Ali Imran, 104)

suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). (QS Luqman: 17)

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushilat : 33)

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan baginya pahala yang semisal dengan orang yang melakukan kebaikan tersebut”. (HR Muslim)

“Barangsiapa yang mengajak kepada suatu petunjuk, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka dia memperoleh dosa semisal dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa-dosa mereka.” (HR Muslim)

Kajian Islam Online
https://www.facebook.com/kajianislami

Nasehat Islami
https://www.facebook.com/nasehat2islami

Islamic Motivation
https://www.facebook.com/islamicmotivation2013

Majalah Islam Online
https://www.facebook.com/majalahislamionline

Islam itu Indah
https://www.facebook.com/islamituindah3

Indahnya Berjilbab
https://www.facebook.com/jilbabformuslimah

Wahai Saudariku Tutuplah Auratmu Dengan Jilbab Syar’i
https://www.facebook.com/ayoberhijab

Mari Belajar Agama Islam
https://www.facebook.com/belajarilmusyari

=

10377001_10204381213594574_213162758789943709_n 298977_294266117269557_949974360_n facebook-dakwah1

 

Kiat-Kiat Meninggalkan Lagu & Musik

Kiat-Kiat Meninggalkan Lagu & Musik
Ada beberapa kiat agar kita dapat meninggalkan kebiasaan mendengarkan lagu dan musik, diantara kiat tersebut adalah:1. Bertaubat kepada Allah dengan taubat yang ikhlas, jujur dan benar.

2. Berdoa kepada Allah agar diberikan taufik dan kemudahan untuk meninggalkan lagu dan musik.

3. Menjauhkan diri untuk tidak mendengarkan lagu dan musik, baik yang dimainkan di radio, televisi maupun dari selain keduanya, terlebih lagi lagu-lagu yang cabul dan diiringi musik.

4. Dalam Islam tidak ada istilah hobi kepada sesuatu yang mengandung dosa dan maksiat. Hobi harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan syari’at dan tidak boleh melanggar syariat.

5. Lawan terbesar dari lagu dan musik adalah dzikrullah (berdzikir kepada Allah). Membaca al-Qur’an terutama membaca surat al-Baqarah, berdasarkan sabda Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-:

“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan surat al-Baqarah di dalamnya.” [Shahih: HR.Muslim no.780 dari Shahabat Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu-].

6. Membaca Sirah Nabi Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan kepribadian beliau serta membaca kisah-kisah para Shahabat -radhiyallahu ‘anhum-.

7. Ingatlah bahwa bernyanyi dan main musik tidak ada manfaatnya begitu pula mendengarkannya. Semua itu adalah perbuatan sia-sia. Sifat orang yang beriman adalah meninggalkan hal yang sia-sia.

8. Berteman dengan orang-orang yang shalih.

Sebab, teman yang shalih akan senantiasa mengajak kepada ketaatan kepada Allah Ta’ala dan melarang dari berbuat maksiat kepada Allah Ta’ala. Selain itu, agama seseorang tergantung dari agama sahabat karibnya, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

“Seseorang itu tergantung pada agama teman karibnya. Maka hendaklah seorang dari kalian memperhatikan dengan siapa itu bersahabat karib.” [Hasan: HR.Ahmad (II/303; 334), Abu Dawud (no.4833), dan at-Tirmidzi (no.2378)

Sumber: Disalin dari buku Hukum Lagu, Musik, dan Nasyid Menurut Syariat Islam, Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas -hafizhahullah-, Pustaka at Taqwa, Hal.111-113

http://www.facebook.com/KisahTeladanSejarahIslam

===================================

untuk mengetahui alasan dan dalil haramnya musik silahkan baca:

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/saatnya-meninggalkan-musik.html

http://al-atsariyyah.com/haramnya-nyanyian-dan-alat-musik.html

http://ustadzaris.com/kata-sepakat-ulama-dalam-haramnya-musik

http://beritamuslimsahih-ahlussunnah.blogspot.com/2011/10/benarkah-musiklagunyanyian-itu-haram.html

http://www.salafy.or.id/2003/06/18/nyanyian-dan-musik-dalam-islam-ii/

http://www.salafy.or.id/2003/06/17/nyanyian-dan-musik-dalam-islam-i/

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/07/terapi-kesehatan-dengan-musik.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-3.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-2.html

http://bestabuabdullah.blogspot.com/2011/02/kepada-para-pecinta-nasyid-tinjauan.html

http://www.salafyoon.net/fiqih/hukum-nasyid-1.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/kehormatanmu-wahai-saudaraku-4.html

=

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=310844805677301&set=a.194645200630596.42122.189052644523185&type=1&relevant_count=1

#Bantu Share ya Jika Berkenan :)
Foto: #Bantu Share ya Jika Berkenan :)

Tanda-tanda Orang Yang Terkena Gangguan Jin, Setan, Kesurupan, Kerasukan, Atau terkena Sihir, serta cara mengatasinya

Tanda-tanda Orang Yang Terkena Gangguan Jin, Setan, Kesurupan, Kerasukan, Atau terkena Sihir, serta cara mengatasinya

Gejala waktu terjaga. Di antaranya adalah :

-Badan terasa lemah, loyo dan tidak ada gairah hidup

-Berat dan malas beraktifitas

-Banyak mengkhayal dan melamun, senyum dan bicara sendiri, tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab

-Pikiran melayang-layang, Cemas dan gelisah.

-Banyak makan tapi tidak kenyang-kenyang atau tidak makan tetapi fisiknya kuat sekali, walau tanpa dopping atau suplemen energi

-Emosional, mudah marah dan membesar-besarkan masalah, memusingkan masalah kecil.

-Sakaw dan Sugesti untuk menggunakan narkoba kembali

-Kesurupan atau tersumbatnya syaraf-syaraf

-Berteriak-teriak atau memaki-maki dengan kata-kata kotor dan tidak pantas (Tourette Syndrome)

-Asal bicara, tidak peduli perasaan orang lain. Merasa bingung, merasa hidup ini serba salah.

-Berjalan jauh tanpa tujuan, obsesif-kompulsif, sering mengajak berdebat sambil menahan emosi, selalu menyalahkan orang lain atau mencari kesalahan orang lain.

-Curiga berlebihan pada orang lain (Paranoid), Phobia.

-Perasaan berdosa yang berlebihan, merasa terkutuk, putus asa menjadi orang yang baik, banyak bicara tentang kebaikan namun tidak mengamalkannya, merasa diri serba bisa dan merasa diri manusia pilihan.

-Muncul rasa was-was sewaktu berwudhu atau sholat

-Pembicaraan melantur, Ambivalensi, menceritakan sesuatu yang tragis sambil tertawa, menceritakan aib diri sendiri dan aib orang lain.

-Bisa melihat jin dan sensitive akan keberadaan jin di sekitarnya, berkomunikasi dengan setan dalam musik, menggerak-gerakkan anggota tubuh jika mendengar musik, Perasaan bahagia ketika musik kesukaannya diputar, suka menjulurkan lidah.

-Benci melihat orang shaleh (taat beragama) dan kebenciannya lebih besar terhadap para pendosa.

-Merasa diri menjadi pusat perhatian terutama jika dilanjutkan dengan membuka aurat, bangga berlebihan ketika dipuji, selalu mencari perhatian orang lain, Pamer harta secara abnormal, usia tua tapi penampilan dan gaya hidup seperti anak kecil.

-Menirukan gerakan-gerakan binatang tanpa disadari, menirukan kata-kata orang lain (Echolalia), menirukan gerakan-gerakan orang lain (Echopraksia).

-Sering merasa ada getaran, hawa dingin atau panas, kesemutan, berdebar dan sesak napas saat membaca Al-qur’an

### Gejala waktu tidur. Di antaranya adalah:

-Banyak tidur dan ngantuk berat, atau sulit tidur tanpa sebab

-Sering tindihan (tidak bisa bergerak waktu tidur) dan mengigau dengan kata-kata kotor

-Melakukan gerakan-gerakan aneh, seperti mengunyah dengan keras sampai beradu gigi

-Sering mimpi buruk dan seram atau seakan-akan jatuh dari tempat yang tinggi

-Mimpi melihat binatang-binatang seperti ular, kucing, anjing, singa, serigala yang seakan-akan menyerangnya

-Mimpi ditemui jin yang mengaku arwah nenek moyang atau tokoh tertentu

-Saat tidur seperti ada yang mencekik lehernya atau menggelitikinya atau menendangnya

========================================

untuk mengetahui cara islami dalam mengatasi gangguan jin, makhluk halus, setan, santet, sihir, kesurupan, guna2, penampakan, kerasukan makhluk halus, dll, silahkan buka: http://www.ruqyah-online.blogspot.com , http://www.metafisis.wordpress.com , http://www.konsultasiruqyah.wordpress.com , http://www.quranic-healing.blogspot.com

http://www.konsultasiruqyah.wordpress.com

http://ulamasunnah.wordpress.com/2009/02/02/bagaimana-cara-meruqyah-yang-benar/

http://www.fadhilza.com/2011/01/tadabbur/mencegah-dan-mengatasi-gangguan-jin-pada-manusia.html

http://klinikruqyahsariyah.indonetwork.co.id/2761393/ruqyah.htm

http://kaahil.wordpress.com/2010/05/20/13-contoh-praktek-pengobatan-ruqyah-yang-menyimpang-hukum-berdialog-dengan-jin-serta-hukum-memukul-mencekik-atau-yang-semacamnya-ketika-meruqyah/

http://kaahil.wordpress.com/2010/04/02/mengenal-sifat-sifat-bentuk-jin-bagaimana-jin-syetan-bisa-merasuki-badan-manusia-kesurupan/

http://kaahil.wordpress.com/2010/04/07/apa-itu-ruqyah-bagaimana-syarat-syarat-ruqyah-yang-sesuai-syariat/

http://kaahil.wordpress.com/2010/04/02/mengenal-sifat-sifat-bentuk-jin-bagaimana-jin-syetan-bisa-merasuki-badan-manusia-kesurupan/

http://almanhaj.or.id/content/2693/slash/0

http://muslimah.or.id/aqidah/ruqyah-1-terapi-ruqyah-syari.html

http://muslimah.or.id/aqidah/ruqyah-1-terapi-ruqyah-syari.html

http://www.fadhilza.com/2011/01/tadabbur/mencegah-dan-mengatasi-gangguan-jin-pada-manusia.html

http://www.konsultasiruqyah.wordpress.com/

 

Jagalah Diri dan Keluarga dari Api Neraka

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At-Tahrim: 6)

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang apa/siapa yang di bawah kepemimpinannya. Kepala negara adalah pemimpin. Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya. Seorang istri adalah pemimpin atas rumah suaminya dan anak suaminya. Maka setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya (dimintai pertanggungjawaban) terhadap apa yang dipimpinnya.” (HR. Al-Bukhari no. 2554 dan Muslim no. 1829)

“Berilah peringatan kepada kerabatmu yang terdekat.” (QS Asy Syu’ara: 214)

 

======================

Bagi yg ingin bertanya, curhat, konsultasi, segala permasalahan (cinta, agama, keluarga, kehidupan, cara mengatasi sihir/santet/gangguan jin, dll) silahkan kirim pertanyaan ke: http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

===============
Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah pernah berkata, “Tidaklah seseorang berharap dan bersandar kepada sesuatu makhluk pun, melainkan makhluk itu akan mengecewakan dan memupuskan harapannya. Namun barangsiapa menyerahkan segenap urusannya kepada Allah niscaya ia akan mendapat apa yang ia cita-citakan.”

Ibnul Qayyim berkata, “Empat hal yang menghambat datangnya rizki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit sholat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat.”

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Maukah kalian kuberitahukan dosa besar yang terbesar?” Para Sahabat menjawab, “Tentu mau, wahai Rasulullah ” Beliau bersabda, “Berbuat syirik kepada Allah, dan durhaka terhadap orang tua.” ….. (Al-Bukhari dan Muslim)

kumpulan kisah nyata yang sangat menyentuh hati

kumpulan kisah nyata yang sangat menyentuh hati

Assalamualaikum…

Berikut daftar kumpulan kisah nyata yang ada di blog http://www.enkripsi.wordpress.com . Insyaallah akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu.  Nikmati pula sajian artikel menarik yang a kumpulkan dari berbagai sumber maupun tulisan a sendiri. Untuk memudahkan pencarian, tiap artikel a kategorikan berdasarkan “content” nya ke dalam kategori berikut >> buah hati,  entrepreneurIPTEKKesehatankisahmancanegaramualaf (convert to Islam)ramadhanrileksSAKINAHtaarufTak Berkategori,Tips n Trik Blog, dan ulama .Untuk melihat kisah secara lengkap silahkan klik pada judul tiap kisah dibawah ini.

Selamat membaca, semoga bermanfaat. , barakallahufiik :)

  1. Ayah..Engkau Lebih Berharga Dari Uang Itu..
  2. aku datang Maisya
  3. Taubatnya Seorang Jagoan
  4. Aku Menunggumu
  5. Sebelum Meninggal Dia Mengatakan, “Aku Mencium Bau Surga!”
  6. KESUDAHAN YANG BERLAWANAN
  7. Dan Mereka pun Menangis
  8. Kisah Sabar Yang Paling Mengagumkan
  9. Merpati Tak Lagi Terbang Tinggi
  10. Menggapai Cinta Ibu
  11. Kisah Gadis Kecil Yang Shalihah
  12. Kisah Relawan Cilik : Berdakwah Dengan Cara Menginfakkan Hartanya
  13. Wanita Penghuni Surga Itu…
  14. SEORANG AYAH BERTAUBAT DENGAN SEBAB ANAKNYA YANG MASIH BERUSIA 7 TAHUN
  15. Syukurnya Seorang Buta
  16. SETELAH GAGAL 2 KALI
  17. SELAMAT TINGGAL ROKOK
  18. OBAT SEGALA PENYAKIT
  19. KELEMBUTAN ALLAH TERHADAP HAMBA-HAMBANYA
  20. JALAN KELUAR BAGI YANG BERTAKWA DAN BERSEDEKAH
  21. PREMAN TRANSNASIONAL DIRESTUI, MUSLIM TAAT DIMUSUHI
  22. KISAH SU’UL KHATIMAH
  23. BETAPA LEMBUT RAHMATMU YA ALLAH
  24. Ya Rabbi, Lapangkanlah Dada Keduanya Untuk Shalat
  25. PERSETERUAN DUA BERSAUDARA DI PENGADILAN
  26. ATHA’ BIN YASAR dan wanita penggoda
  27. MENINGGAL DI DEKAT KA’BAH
  28. ANAK-ANAK PEMBAWA HIDAYAH
  29. Ummu Shalih, 82 tahun, Penghafal Al-Qur’an
  30. UMAR BIN ABDUL AZIZ DAN LILIN NEGARA
  31. Petikan cerita saudari muslimah dari Australia
  32. Kisah Si Gadis
  33. Kesabaran Berujung Kenikmatan
  34. Mari Terbitkan Surga di Beranda Rumah Kita, Dinda
  35. Antara Canda dan Tangis Syaikh Ibnu Baz
  36. “Berikan kami Al Qur’an, bukan cokelat!”
  37. Jahannam, Setelah 300 KM
  38. Pemuda Ukraina Yang “Gila” Fisika Memeluk Islam Karena Penelitian Ilmiah
  39. Keajaiban Kesabaran dan Kekuatan DOA Seorang ISTERI
  40. Sebuah Kisah tentang Cadar
  41. Istriku, Aku Mencintaimu
  42. Kisah Masuk Islamnya Seorang Dokter Amerika Karena Satu Ayat Al-Qur’an
  43. Istri yang Menyejukkan Hati
  44. Kutemukan Islam Berawal dari Liburan
  45. Kisah Seguci Emas – Sebuah Pelajaran Yang Sangat
  46. Kisah Si Pemalas dengan Abu Hanifah
  47. KASIH IBU (Sebuah artikel di rubrik “pintu taubat” majalah nikah sakinah)
  48. MENABRAK JODOH
  49. TUKAR JODOH
  50. Gubernur dan Wanita Jelata
  51. Asuransi Ilahi
  52. Syaikh Bin Baz rahimahullah dan Seorang Pencuri
  53. Lelaki Yang Gemar Membaca Al-Qur’an
  54. Kisah Taubat Seorang Peragawati dari Negeri Barat
  55. Meninggalkan Dusta Diterima Kerja
  56. Komandan Tentara Rusia Jadi Muadzin
  57. AYAH, BUNDA, inilah jalan kita
  58. Kisah Imam asy-Syafi’i Dan Para Pendengki (Kecerdasannya Yang Luar Biasa Dan Tiada Duanya)
  59. Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika
  60. Kisah Nyata… (*sesuai judul dari sumber artikel)
  61. DITEPI JALAN KOTA*
  62. Tak Jadi Mencuri Terung, lalu Allah Karuniakan Untuknya Seorang Isteri
  63. PRIA ES – Kisah Nyata Unik Seputar JODOH dan TAKDIR
  64. Di TENGAH KEPASRAHAN (Kisah Perjuangan Seorang Ibu)
  65. Pakar Hadits dan Rektor yang Enggan Menaiki Mobil Dinas
  66. JANGAN AMBIL ANAKKU
  67. KENA BATUNYA (Kisah Nyata tentang Bahaya GHIBAH – menggunjing)
  68. Dan BULAN pun TERSENYUM
  69. MAHAR (Kisah Nyata tentang Mahar Terindah berupa TAUHID)
  70. Bukan Permata Biasa
  71. Kisah Seorang Pengajar Al Qur’an
  72. Boleh Jadi Kamu Membenci Sesuatu Padahal Ia Amat Baik Bagimu
  73. Menjadi penghuni Surga karena tidak hasad
  74. Jalan Terdekat Menuju Surga
  75. Gadis Kecil Itu Telah Tiada, Seolah Ia Ada Untuk Menasihati Kami
  76. MAS IKHWANKU – kisah nyata dari rubrik pintu^taubat majalah SAKINAH
  77. Memberi satu dirham (kurang lebih setara Rp. 80.000,-) lalu Allah memberinya seratus dua puluh ribu dirham (kurang lebih setara Rp. 9.600.000.000,-)
  78. KIsah Nyata Teladan Muslimah
  79. Berkah Sebuah Ketakwaan
  80. Taubat Seorang Ibu Ditangan Putrinya
  81. Dibalik Proyek Amerika Yang Menghabiskan 1 Milyar U$ Ternyata Kebenaran Islam Yang Terungkap
  82. Terkadang Keshalihan Itu Tertular Dari Teman…
  83. [Renungan Motivasi Diri] Sebuah Kisah Nyata Tentang Perjalanan Menuntut Ilmu Seorang Pemuda di Zaman Ini
  84. Kisah Islamnya bocah Amerika
  85. Nenek Umar bin Abdul Aziz
  86. BUKAN SOPIR BIASA
  87. KEISTIMEWAAN SEDEKAH, RENUNGAN BAGI ORANG YANG SAKIT
  88. KEKASIH MASA LALU
  89. SAKIT GAK JADI PENGHALANG
  90. Amalia namanya…
  91. MUSLIMAH MUDA PEJUANG ANTI KEMISKINAN
  92. •♥• Seindah Cinta Ketika Berlabuh •♥•
  93. Karena Do’a, Si Buta yang Papa mendapatkan wanita yang Cantik Jelita

  94. Sikap Menawan Da’i Buta Berbuah Hidayah
  95. bersama SHALAT GERHANA di Masjid Nurussunnah

 

 

http://enkripsi.wordpress.com/kisah-nyata/

kumpulan artikel islam yang sangat menarik

DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA PACARAN , ajakan berpacaran adalah ajakan iblis dan setan, maka jangan tergoda

DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA PACARAN , ajakan berpacaran adalah ajakan iblis dan setan, maka jangan tergoda

silahkan klik judul artikel untuk membacanya:

Recent Posts

DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA MUSIK, TERMASUK MUSIK RELIGI SEMUANYA HARAM

BERIKUT INI DAFTAR ARTIKEL YANG MENJELASKAN MENGENAI HARAMNYA MUSIK, TERMASUK MUSIK RELIGI SEMUANYA HARAM.

silahkan klik judul masing-masing artikel untuk membacanya:

artikel terbaru

kumpulan artikel islami sangat bermanfaat karya ustadz Abu Al Jauzaa

berikut ini kumpulan artikel islami sangat bermanfaat karya ustadz abul jauzaa, silahkan klik masing2 judul untuk membacanya:

  1. AL-‘AIN (اْلعَيْنُ) – Pandangan Mata
  2. HUKUM MEMANGGIL NON-MUSLIM SEBAGAI SAUDARA
  3. Percaya Sama Mbah Dukun ? haram lah…
  4. Kafirkah Kedua Orang Tua Nabi ? (sebuah ringkasan)
  5. Al-Qur’an adalah Kalamullah, Bukan Makhluk !!
  6. Larangan Mencaci Maki Angin
  7. PENJELASAN RINGKAS IMAM AHLUS-SUNNAH TENTANG HADITS DATANGNYA MALAIKAT MAUT KEPADA NABI MUSA ‘ALAIHIS-SALAAM
  8. ALLAH LEBIH DEKAT DARIPADA URAT LEHER
  9. Pembagian Tauhid Menurut Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah
  10. ‘Aqidah Shahihah tentang Turunnya Nabi ‘Isa ‘alaihis-salaam di Akhir Jaman
  11. Sebagian Pokok-Pokok ‘Aqidah Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah – Komparasi Antara Klaim dan Realitas
  12. Mengolok-Olok Syari’at -
  13. Penjelasan Ibnu Rajab tentang Tauhid Al-Asmaa’ wash-Shifaat
  14. Hukum Meminta Perlindungan Kepada Jin
  15. Tidak Ada Permusuhan Antara Muslim (Umat Islam) dengan Yahudi
  16. Yahudi Bukan Israail (Israel)
  17. Laki-Laki Lebih Banyak dari Wanita ::
  18. Peperangan Kita dengan Kuffar Bukan Peperangan karena ‘Aqidah !! – Penafikkan Jihad Ofensif ?
  19. Ragam Pemikiran Mu’tazilah
  20. Terbitnya Matahari dari Arah Barat [طُلُوعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا] – Salah Satu Tanda Hari Kiamat Besar….
  21. Ahlul-Bait Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
  22. ‘Aqidah Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah dalam Sifat Allah ta’ala
  23. Tanya – Jawab ‘Aqidah Seputar Hukum Perdukunan, Ilmu Perbintangan (Tanjiim), dan Thiyarah
  24. MENYIKAPI PENGUASA YANG DHALIM – Tanya Jawab
  25. Ciri-Ciri Ahli Bid’ah
  26. Al-Qaadliy Abu Bakr Al-Baqillaniy : Allah Berada di Atas ‘Arsy
  27. Ketika Ilmu Diangkat dan Kebodohan Merajalela
  28. Orang Mati Tidak Bisa Mendengar
  29. Posisi Al-Hafidh Ibnu Katsir dalam At-Tahkim ‘alal-Qawaaniin – Menjawab Sebagian Syubhat Takfiriyyuun
  30. Isti’anah dan Isti’adzah
  31. Kitab Mujmal Masaailil-Iman Al-‘Ilmiyyah fii Ushuulil-‘Aqiidatis-Salafiyyah
  32. ‘Aqidah Ahlus-Sunnah : Kaum Mukminin Kelak Akan Melihat Allah di Hari Kiamat/Akhirat (Ru’yatullah)
  33. Adzab Kubur Bertentangan dengan Al-Qur’an
  34. Sifat-Sifat Surga dalam As-Sunnah Ash-Shahiihah
  35. Asy-Syafi’iy Bertabarruk dengan Kubur Abu Hanifah
  36. Anjuran Al-Imam Maalik bin Anas untuk Berdoa Menghadap Kubur Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam
  37. Kitab Al-Ajwibatul-Mutalaaimah ‘alaa Fatawaa Al-Lajnah Ad-Daaimah (الأجوبة المتلائمة على فتوى اللجنة الدائمة)
  38. Paham Asy’ariyyah adalah Cucu Paham Jahmiyyah ? 
  39. Penjelasan Asy-Syaikh ‘Abdul-Qadiir Al-Jaelaniy rahimahullah tentang Ciri-Ciri ‘Aqidah Jahmiyyah
  40. At-Tafwidl Dan Makna Hakiki 
  41. Eksistensi Jin Menurut Syari’at Islam
  42. Sifat Dua Tangan Allah (يد الله)
  43. Amal dan Iman 
  44. Nama-Nama Malaikat 
  45. Khawarij dan Ayat Hukum (QS. Al-Maaidah : 44) 
  46. Hak-Hak Ahlul-Bait Menurut Ahlus-Sunnah 
  47. Definisi Iman 
  48. Bahaya Mengolok-Olok Syari’at 
  49. Al-Walaa’ wal-Baraa’ dalam Islam 
  50. Perbedaan Pendapat di Kalangan Salaf : Apakah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam Melihat Allah Ketika Mi’raj (1)
  51. Perbedaan Pendapat di Kalangan Salaf : Apakah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam Melihat Allah Ketika Mi’raj (2)
  52. Perbedaan Pendapat di Kalangan Salaf : Apakah Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam Melihat Allah Ketika Mi’raj (3)
  53. Naungan Allah
  1. MEMINTA IJIN KETIKA MASUK RUMAH : SEBUAH ADAB YANG BANYAK DITINGGALKAN
  2. Adab-Adab Bertamu
  3. SALAF DALAM RASA TAKUT DAN MURAQABAH MEREKA KEPADA ALLAH
  4. PERINTAH MENUNDUKKAN PANDANGAN DARI YANG HARAM
  5. Adab-Adab dalam Bercanda dan Berkelakar
  6. Menggapai Barakah Ketika Menyantap Makanan
  7. Adab dalam Berdebat
  8. Berinteraksi dengan Orang yang Keras Kepala
  9. Adab Penuntut Hadiits
  10. Tidak Memberikan Nasihat kepada Orang yang Tidak Menginginkannya
  11. Pembahasan : Minum Sambil Berdiri (Perlu Anda Ketahui)
  12. Menyuruh Orang Lain Berdiri/Menyingkir dan Kemudian Ia Duduk di Tempat Orang Tersebut
  13. Berdiri untuk Seseorang
  14. Etika Salaf Saat Menyampaikan As-Sunnah/Hadits
  15. Makan Lebih dari Tiga Jari Menyelisihi Sunnah ?
  1. KEJUJURAN YANG TERCELA
  2. Larangan Berlomba-Lomba dalam Urusan Dunia
  3. Aib, Sesuatu yang Seharusnya Ditutupi
  4. Menutupi Aib dan Kesalahan

Ahmadiyyah :

  1. Tantangan Ghulam Ahmad Al-Kadzdzaab terhadap Asy-Syaikh Tsanaaullah Al-Amritsariy
  1. Beberapa Makna Kata Umm (أُمّ ) dalam Al-Qur’an
  2. Sekilas tentang Israiliyyaat
  3. Ayat Makiyyah dan Madaniyyah
  4. Makna Saudara Perempuan Harun dalam QS. Maryam : 28
  5. Apa Makna Perhiasan dalam QS. Nuur : 31 ?
  6. Kaidah-Kaidah Ushuliyyah yang Berkaitan dengan Asbaabun-Nuzuul Ayat
  7. Taudliihul-Musykiil – Salah Satu Ciri Tafsir Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam
  8. Penjelasan Kedla’ifan Asbaabun-Nuzuul QS. Al-Maaidah : 55 dalam Kitab Lubaabun-Nuqul lis-Suyuthi
  9. Shahih Atsar Ibnu ‘Abbas : Kufrun Duuna Kufrin – Menjawab Sebagian Syubhat Takfiiriyyuun
  10. Keumuman Lafadh dan Kekhususan Sebab
  11. Tafsir Al-Baqarah Ayat 106 : An-Naasikh wal-Mansuukh
  12. HARTA DAN KEKAYAAN DALAM AL-QURAN AL-KARIIM
  13. Tartib Al-Qur’an
  1. Umur Pernikahan ‘Aisyah – Studi Sanad Hadits
  2. Bincang Bersama Bapak Ustadz M. Zubaidi, Lc. – Wanita dan Masjid
  3. Pengangkatan Khalifah – Dialog dengan HT
  4. Kelemahan Riwayat Maalik Ad-Daar – Dialog Bagian II
  5. Kelemahan Riwayat Maalik Ad-Daar – Dialog Bagian III (Penjelasan Atas Persyaratan Al-Imam Muslim)
  6. Apakah Adl-Dlahhak bin Muzaahim Bertemu dan Mendengar Riwayat Tafsir dari Ibnu ‘Abbas ? – Kritik Asbabun-Nuzuul QS. Al-Maaidah : 55
  7. Kelemahan Riwayat Maalik Ad-Daar – Dialog Bagian IV (Penjelasan Atas Inkonsistensi, Tanaqudl, dan Rapuhnya Dasar Berpijak dalam Tashhih)
  8. Sifat Puasa Nabi vs Sifat Puasa Wahabi
  9. Ibnu Taimiyyah dan Maulid Nabi – Menyingkap Kedustaan Salafytobat
  10. Al-Imam Abul-Hasan Al-Asy’ariy, Asyaa’irah (Asy’ariyyah), dan Bahasan Pemalsuan Kitab Al-Ibaanah ‘an Ushuulid-Diyaanah
  11. Pemalsuan Perkataan Al-Imam Malik rahimahullah
  12. Allah Berada di Atas Punggung Delapan Ekor Kambing Hutan ? (Kebodohan dan Kedustaan Seorang Abu Salafy)
  13. Pembahasan Hadits Ummu Ath-Thufail : Benarkah Tuhannya Wahabi Berambut Keriting (Bincang Bersama Abu Salafy)
  14. Dialog Bersama ‘Pecinta Kubur’
  15. Imam Syafi’i Mengambil Berkah dari Bekas Cucian Baju Imam Ahmad
  16. Ahmad Sarwat, Al-Buuthiy, dan Al-Albaaniy
  17. Dialog Bersama Takfiriy
  18. Toelisan Tempoe Doeloe
  19. Hadits riwayat Ibnu Mas’ud yang Melarang Dzikir Berjamaah adalah Dhaif 
  20. Bincang Bersama Bapak Syamsuddiin Ramadlaan (Revised)
  21. Tanggapan terhadap Seorang Ustadz – Hafizohulloh
  1. Dzikir Pagi dan Sore – أذكار الصباح والمساء
  2. Dzikir/Doa Mulai Tidur Hingga Bangun Tidur
  3. Penghalang Doa
  4. Waktu-Waktu Mustajab untuk Berdoa
  1. BOLEHKAH MELAKUKAN CEK KESEHATAN SEBELUM PERNIKAHAN ?
  2. Hukum Menampilkan Mayat dan Orang-Orang Terluka dari Kaum Muslimin Palestina
  3. HUKUM MEMIKIRKAN SESUATU YANG HARAM TANPA MENGAMALKANNYA
  4. Hukum Menggunakan Obat yang Mengandung Alkohol
  5. Fatwa Ulama tentang Tidak Bolehnya Berbilang Jama’ah
  6. Terapi Kesehatan dengan Musik ?
  7. Fatwa Ulama tentang Usamah bin Laden
  8. Hukum Wanita Berolahraga di Gymnasium dan Mandi Sauna di Luar Rumah
  9. Pembelaan Asy-Syaikh Shalih Al-Luhaidan kepada Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhaly
  10. MENGIRIMKAN ANAK PEREMPUAN KE PONDOK PESANTREN KHUSUS PUTRI
  11. Masbuk Mendapatkan Jama’ah sedang Tasyahud Akhir
  12. Pelajaran dari Palestina
  13. Hukum “Nitip Absen”
  14. Beberapa Fatwa Asy-Syaikh Mushthafa bin Al-‘Adawiy (video)
  15. Keluar Darah Sedikit Membatalkan Shalat ?
  16. Fatwa Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah dalam Menyingkat Shalawat
  17. Jika Guru Memerintahkan Murid untuk Menggambar Makhluk Bernyawa di Sekolah…
  18. Fatwa MUI Jakarta Utara : Salafy Bukan Kelompok Sesat !!
  19. Kaffarat Satu Dinar atau Setengah Dinar Bagi Laki-Laki yang Mencampuri Istrinya Saat Haidl !
  20. Hukum Memukul Murid
  21. Oral Seks – Haramkah ?
  22. Minum Setelah Adzan Shubuh
  23. Penghalalan (Istihlaal) dalam Amal Perbuatan yang Mengkonsekuensikan Kekafiran
  24. Apakah Harta Anak Yatim dan Orang Gila Wajib Dizakati ?
  25. Hukum Memakai Lensa Kontak Berwarna untuk Kecantikan dan Gaya
  26. Batasan Tasyabbuh yang Diharamkam
  27. Anak Zina Tidak Akan Masuk Surga
  28. Hukum Bershadaqah kepada Orang Kafir
  29. Renungan Bagi Ikhwan Salafy….. 
  30. Sutera : Kapan Boleh dan Tidak Boleh Bagi Laki-Laki
  31. Isyarat dengan Telunjuk Ketika Duduk di Antara Dua Sujud
  32. Hukum Mengkopi Program atau Buku
  33. Fatwa Lajnah Daaimah, Asy-Syaikh Al-‘Ubailan, dan Asy-Syaikh Muhammad Al-Maghrawiy tentang Puasa ‘Arafah
  34. Bagaimana Hukum Memeluk Lutut Saat Mendengarkan Khutbah Jum’at ?
  35. Salafiy yang ‘Jelas’ dan ‘Tidak Jelas’
  36. Monopoli Penyebutan ‘Salafiy’
  37. Belajar dan Bekerja Sebagai Akuntan
  38. Asy-Syaikh Al-Ghudayaan : Asy-Syaikh Rabii’ Seorang Murji’ ? (video)
  39. Ikhtilaaf dalam Al-Jarh wat-Ta’diil Seperti Ikhtilaaf dalam Ilmu-Ilmu yang Lain
  40. Pujian Ulama terhadap Kitab Al-Hukmu bi-Ghairi Maa Anzalallaah karya Dr. Khaalid Al-‘Anbariybaru !!
  1. HUKUM MEMINTA BANTUAN KEPADA ORANG KAFIR…………
  2. Hukum Jenggot dalam Syari’at Islam
  3. Hukum Mayoritas ?
  4. Hukum Membawa Anak ke Masjid – Boleh Nggak Mas ?
  5. Apakah Jihad Selalu Bermakna Perang ?
  6. Hukum Musik dan Nyanyian (1)
  7. Hukum Musik dan Nyanyian (2)
  8. Hukum Musik dan Nyanyian (3)
  9. WARNA PAKAIAN AKHWAT = HITAM/GELAP ?
  10. MAKNA HADITS : ”KELUARKANLAH KAUM MUSYRIKIN DARI JAZIRAH ’ARAB” !!
  11. HUKUM ONANI / MASTUBASI / ISTIMNAA’ [hayo…ikhwah, perhatikan ini !]
  12. MENGANGKAT KEDUA TANGAN KETIKA BERDOA BAGI KHATHIB SHALAT JUM’AT
  13. Hukum Memakan Binatang yang Dibunuh dengan Setruman Listrik
  14. Hukum Seputar Shaff dalam Shalat Berjama’ah
  15. Hukum Al-Qur’an yang Dipajang Sebagai Hiasan dan Pengusir Setan
  16. Menikahi Wanita yang Hamil karena Zina ?
  17. Baiat Sunnah
  18. Bacaan Sujud Sahwi
  19. Jarak antara adzan dan iqamah
  20. Larangan Mengatakan : “Aku Telah Lupa Ayat Ini dan Ini”
  21. Wanita dan Masjid
  22. Hukum Mengirim Pahala kepada Mayit
  23. Peringatan Malam Nishfu Sya’ban
  24. Berjabat Tangan Seusai Shalat
  25. Shalat Sunnah Awwabiin
  26. Hukum Air Musta’mal
  27. Hukuman Bagi Pencuri
  28. Syari’at Poligami/Ta’addud – Pro Kontra di dalamnya (Boleh Apa Tidak ?) – Revised
  29. Haji Wanita Tanpa Mahram ?
  30. Penyembelihan dalam Syari’at Islam
  31. Tentang Kumismu………….
  32. Larangan Memberikan Bantuan untuk Menghalangi Penegakan Hukum Allah
  33. Posisi Tangan Setelah Bangun dari Rukuk : Bersedekap atau Irsal ? (Sebuah Sanggahan)
  34. Sebagian Fiqh Bagi Usahawan Pangkas Rambut
  35. ’Aqiqah dalam Syari’at Islam – Perlu Anda Ketahui !
  36. Hukum Jual Beli Kredit
  37. Yang Paling Berhak Menjadi Imam & Imam Bacaannya Kurang Bagus
  38. Petunjuk Praktis Hukum dan Kaifiyah Shalat Beserta Dalil-Dalilnya
  39. Lafadh Takbir dan I’tidal Imam Tidak Lengkap ?
  40. Siapa yang Berhak Memandikan Jenazah Wanita ?
  41. Shalat Sunnah Setelah ‘Ashar
  42. Hadits-Hadits tentang Pengharaman Isbal
  43. Hukum Sandiwara Islamiy ::
  44. Waktu Pelaksanaan Shalat Jum’at
  45. Fiqh Pemberian Nama dan Hal-Hal yang Terkait dengannya
  46. Hukum Menyemir Rambut dengan Warna Hitam
  47. Batalkah Wudlu dengan Menyentuh Kemaluan ?
  48. Nikah Mis-yaar dan Nikah dengan Niat Thalaq – Bagaimana Pandangan Ulama tentangnya ?
  49. At-Tasybiik (Menjalin Jari-Jemari) – Hukumnya
  50. Bolehkah Berbicara Saat Mandi dan Wudlu ?
  51. Najiskah Air Mani ?
  52. Pembunuhan Terencana
  53. Fiqh Haidl Ringkas – Perlu Anda Ketahui !
  54. Sekilas tentang Jual-Beli
  55. Yang Seharusnya Dilakukan Makmum Dari Keluar Rumah Saat Hendak Menunaikan Shalat Jum’at Hingga Khutbah Disampaikan
  56. MENGANGKAT TANGAN BERSAMAAN ATAU SETELAH MENGUCAPKAN TAKBIR ?
  57. Hukum Mengadakan Walimah Khitan dan Memenuhi Undangannya
  58. Hukum Memakai Sandal Sebelah
  59. Hukum Upah Bekam
  60. Bermain Catur – Playing Chess !!
  61. Waktu-Waktu Shalat Wajib dalam Sehari dan Semalam
  62. Halalnya Daging Hyena
  63. Pembagian Laba dan Rugi dalam Mudlarabah
  64. Larangan Memakai Cincin Besi Murni Bagi Laki-Laki
  65. Najiskah Lendir dan Keputihan yang Keluar dari Farji (Vagina) Wanita ?
  66. Hukum Shalat Dluhaa
  67. Puasa Enam Hari di Bulan Syawal
  68. Hukum Menulis Ayat Al-Qur’an atau Dzikir Tertentu pada Bejana Air Lalu Meminumnya (dalam Rangka Ruqyah)
  69. Wajibkah Mendatangi Undangan Walimah Pernikahan ?
  70. Makkah dan Madinah Bukan Cakupan Daarul-Kufur
  71. Larangan Keras Membunuh Orang Kafir Mu’ahid (= Orang Kafir yang Terikat Perjanjian dengan Kaum Muslimin)
  72. Bid’ahkah Menghadapkan Orang yang Sakaratul-Maut ke Arah Kiblat ?
  73. Puasa ‘Arafah
  74. Apakah Bapak Tiri Boleh Menikahi Anak Perempuan Tirinya ?
  75. Mengusap Kaus Kaki
  76. Hukum Tasmiyyah (Membaca Basmalah) Ketika Berwudlu’
  77. Bolehkah Anak Kecil (Laki-Laki) dan Waria Masuk Ikut Berbaur di Majelis Para Wanita ?
  78. Thalaq yang Diucapkan dalam Lafadh yang Jelas dan Tidak Jelas/Kinayah
  79. Rujuk dalam Thalaq Raj’iy (Thalaq Satu dan Dua)
  80. Teruntuk Mereka yang Bekerja di Kantor Pajak 
  81. Hukum Menqashar Shalat dalam Perjalanan 
  82. Memberi dan Mengambil Upah dari Adzan
  83. Menikah dengan Jin
  84. Kadar Mengusap Kepala Ketika Wudlu
  85. Fiqh Dhihar Ringkas
  86. Puasa Rajab 
  87. Hukum Makan Kelelawar
  88. Puasa Sya’baan 
  89. Larangan Memungut Barang Tercecer Milik Penduduk Makkah dan Jama’ah Haji 
  90. Meninggalkan Shalat 
  91. Komponen Riba Fadhl 
  92. Puasa di Hari Syakk
  93. Shalat Sunnah Rawatib Setelah Shalat Jum’at 
  94. Tidak Boleh Seorang Ayah Menikahkan Anak Wanitanya Kecuali Setelah Diminta Persetujuannya 
  95. Shalat Tasbih : Sunnah atau Bukan Sunnah ? 
  96. Apakah Membayar Zakat Fitrah/Fithri dengan Uang Merupakan Satu Kebid’ahan dalam Agama ? 
  97. Waktu Pelaksanaan Shalat Witir 
  98. Qunut Shubuh 
  99. Apa Hukum Sutrah dalam Shalat ? 
  100. Khilafah vs Kerajaan (Lagi) 
  101. Mencukur Rambut Tengkuk
  102. Jangan Lakukan Itu, Kecuali Al-Faatihah, karena Tidak Sah Shalat Bagi Orang yang Tidak Membaca Al-Faatihah
  103. Urunan Sapi untuk Kurban Tidak Ada Dalilnya ?
  104. Pendapat yang ‘Membolehkan’ Pajak
  105. Puasa Sunnah ‘Asyuuraa’ dan Perspektif Syi’ah Tentangnya
  106. Larangan Meninggikan Suara di Sisi Jenazah
  107. Haramnya Musik dan Ijma’
  108. Suka Sodomi ? 
  109. Minuman yang Mengandung Alkohol = Khamr = Haram ?
  110. Catatan tentang Waktu Shalat Shubuh
  111. Bolehkah Mengalokasikan Zakat ke Sekolah (yang Membutuhkan Bantuan) ?
  112. Najisnya Madzi
  113. Kapan Imam Membaca Dzikir Allaahumma Antas-Salaam….dst. Seusai Shalat ? 
  114. Makmum Mengangkat Tangan Mengikuti Imam Ketika Qunut Shubuh ?
  115. Sumpah dengan (Menyebut) Mushhaf
  116. Berobat dengan Sesuatu yang Diharamkan
  117. Bolehkah Seorang Wanita Mengusap Kerudungnya Ketika Berwudlu ?
  118. Menikah Tanpa Wali
  119. Ibnu ‘Umar radliyallaahu ‘anhumaa dan Wasiatnya untuk Dibacakan Surat Al-Baqarah pada Waktu Penguburannya
  120. Dokter Wanita Mengobati Pasien Laki-Lakibaru !!
  121. Makmum Mendapatkan Rukuk Imambaru !!
  122. Hukum Wanita Menetap di Rumahbaru !!
  1. HADITS AHAD DAN HADITS MUTAWATIR
  2. Hukum Pengamalan Hadits Dla’if
  3. PEMBAHASAN HADITS MU’ADZ TENTANG SUMBER HUKUM DALAM ISLAM
  4. Hadits Mauquf
  5. Cara Mengetahui Keadilan (‘Adalah) Seorang Perawi Hadits
  6. Mengapa Sebagian Ulama Meriwayatkan Hadits Dla’if atau Maudlu’ ?
  7. KEDUDUKAN HADITS TUJUH PULUH GOLONGAN UMAT ISLAM
  8. HADITS : Kita Kembali dari Jihad yang Kecil Menuju Jihad yang Besar
  9. Apa perbedaan antara istilah hadits shahih, hadits shahihul-isnad, dan hadits rijaaluhu tsiqaat ?
  10. Hadits-Hadits Dla’if yang Terdapat dalam Kitab At-Tauhid karya Syaikhul-Islam Muhammad bin ‘Abdil-Wahhab
  11. Kelemahan Riwayat Maalik Ad-Daar – Benarkah Ibnu Baaz Mengkafirkan Shahabat Bilal ?
  12. Kaidah-Kaidah Emas dalam Mengetahui Riwayat Hadits Shahih dan Dla’if
  13. Kelemahan Kisah Al-‘Utbiy tentang Tawassul
  14. Takhrij Hadits Musik
  15. Kepalsuan Riwayat Bertaubatnya Nabi Adam ‘alaihis-salaam
  16. Pentingnya Sanad dalam Riwayat
  17. Tidak Ada Pedang Selain Dzulfiqar
  18. Hadits Maa Ana ‘alaihi wa Ashhaabii – Apa-apa yang aku dan para shahabatku berada di atasnya
  19. Shahih : Hadits Meletakkan Kedua Tangan di Dada Ketika Shalat
  20. Hadits tentang Keislaman Orang Tua Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan Selamatnya Mereka dari Api Neraka
  21. Takhrij Hadits : “Ya Allah, jadikanlah Mu’awiyah pembawa petunjuk yang memberikan petunjuk”.
  22. Takhrij Hadits Membaca Surat Yaasiin
  23. Hadits Keutamaan Membaca Surat Yasin pada Malam Hari
  24. Takhrij Hadits Al-‘Irbaadl bin Saariyyah : Wajib Atas Kalian untuk Berpegang kepada Sunnahku dan Sunnah Al-Khulafaaur-Raasyidiin
  25. Kedudukan Hadis “Nabi SAW Melihat Allah SWT Dalam Sebaik-baik Bentuk”
  26. KLASIFIKASI HADITS DALAM ILMU MUSTHALAH HADITS – RINGKASAN
  27. Pembahasan Hadits : Duburush-Shalawaatil-Maktuubaat
  28. Hadits-Hadits Tidak Shahih Seputar Ziarah ke Kubur Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam (1)
  29. Hadits-Hadits Tidak Shahih Seputar Ziarah ke Kubur Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam (2)
  30. Hadits ‘Ajn – Takhrij Singkat
  31. Hadits Kewajiban Saksi Dalam Pernikahan
  32. Beberapa Faedah Hadits ‘Amru bin Syariid tentang Pengharaman Isbaal
  33. Takhrij Ringkas Hadits ‘Iyaadl Bin Ghanm Tentang Kaifiyyah Nasihat Kepada Penguasa Dan Faedah Yang Terkandung Di Dalamnya
  34. Kedudukan Hadis “Allah Tidak Akan Menyiksa Fathimah Dan Anak-Anaknya”
  35. Shahih Hadits Mu’awiyyah Bin Al-Hakam Tentang ‘Dimana Allah’ – Dan Bantahan Singkat Bagi Yang Mendla’ifkannya
  36. Analisis Hadits Tabarruk : Berkah Kubur Nabi SAW
  37. Pembahasan Hadits “Ash-Shiddiiq” dan “Bintu Ash-Shiddiiq”
  38. Tingkatan-Tingkatan Al-Jarh wat-Ta’diil (01) 
  39. Hadits Jaariyyah Riwayat Maalik bin Anas
  40. Tanduk Setan !!!
  41. Memahami Pendla’ifan Hadits Puasa Enam Hari Bulan Syawal dan Pembahasan Tentangnya
  42. Najd Bukan ‘Iraq ?
  43. Hadits Berisyarat Ketika Duduk di Antara Dua Sujud
  44. Pembahasan Hadits : Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam Selalu Berkurban Selama 10 Tahun di Madinah
  45. Takhrij Hadits : Apabila Seseorang Meninggal Dunia, Maka Terputuslah Amalannya Kecuali Tiga…..
  46. Takhrij Hadits : “Barangsiapa yang Menyerupai Suatu Kaum, Maka Ia Termasuk Golongan Mereka” dan Faedah Ringkas yang Terdapat di Dalamnya
  47. Shahih Hadits : “Meskipun Ia Memukul Punggungmu dan Merampas Hartamu….. dst.”
  48. Barangsiapa yang Meninggal pada Hari Jum’at atau Malam Jum’at….
  49. Fitnah Masyriq – Kemunculan Tanduk Setan
  50. Shahih Hadits : “Ayahku dan Ayahmu di Neraka”
  1. Kaidah : Menolak Mafsadat Lebih Didahulukan daripada Mencari Maslahat
  1. Jika Orang Tua Menyuruh untuk Menceraikan Istri ::.
  2. Rumah Tangga Sakinah Bagi Seorang Wanita
  3. Tips Agar Anda atau Pasangan Anda Tidak Selingkuh
  4. Batas Usia Penyusuan Bayi yang Dapat Menjadikan Mahram & Penyusuan Orang Dewasa
  5. Tanda-Tanda Baligh untuk Anak Laki-Laki dan Perempuan
  6. Bagaimana Seorang Anak Bisa Mirip Orang Tuanya ?
  7. Jika Saya Mengkhitankan Anak Laki-Laki Saya Menjelang Dewasa….
  8. Haram Hukumnya Suami Menggauli Salah Satu Istrinya Sedangkan Istrinya Yang Lainnya Menyaksikannya
  9. Jika Wanita Berobat………..
  10. Ketika Butuh Pembantu…..
  11. Impotensi (#@#$****?>
  12. Rebutan Hak Asuh Anak
  13. Hukum ‘Azl
  14. Cantik
  15. Gak Level….
  1. Kisah Islamnya Bocah Amerika………….
  2. Ja’d bin Dirham Disembelih Khaalid Al-Qasri
  3. Cerita Seseorang tentang NII
  1. SEJARAH NATAL
  2. HARI IBADAH KRISTEN ITU MINGGU ATAU SABTU ?
  3. MENGENAL SANTA CLAUS/SINTERKLAS
  4. Kuis Bibel Berhadiah Pesawat Boeing 747 : Jawaban untuk Pendeta Budi Asali

Kuliah :

  1. Latar Belakang dan Trend Masa Kini Ekologi Vegetasi
  2. Mekanisme Perdagangan Karbon
  3. Ekowisata dan Pendidikan
  1. Mencela Shahabat ?
  2. Kebangkitan Islam
  3. Memilih-Milih Guru/Ustadz dalam Menuntut Ilmu ?
  4. Tentang Jama’ah
  5. PEMBAHASAN HADITS MU’ADZ TENTANG SUMBER HUKUM DALAM ISLAM
  6. Para shahabat adalah hujjah ::
  7. Hijrah, Masihkah ?
  8. Fatwa Ulama tentang Tidak Bolehnya Berbilang Jama’ah
  9. Taqlid dan Sedikit Penjelasan Tentang Perbedaannya dengan Ittiba’
  10. Baiat Sunnah
  11. HARUSKAH SELALU DISEBABKAN OLEH KETIADAAN KHILAFAH ?
  12. Memerangi Penguasa yang Fasiq atau Dhalim
  13. Haruskah Setiap Orang Berpolitik ?
  14. Bilamana Penguasa Tidak Menegakkan Shalat ?
  15. Bagaimana Jika Penguasa Telah Terjatuh dalam Kekafiran ?
  16. Khilafah – Kerajaan dan Orientasi Utama Dakwah Kaum Muslimin
  17. Kedudukan As-Sunnah dalam Islam – Manziilatus-Sunnah fil-Islaam
  18. Menyikapi Kesalahan ‘Ulama Ahlus-Sunnah
  19. Al-Jarh wat-Ta’dil adalah Perkara Ijtihadiyyah ?
  20. Jangan Berselisih !!
  21. Larangan Bermajelis (Duduk-Duduk) Bersama Ahlul-Bid’ah
  22. Larangan Tasyabbuh (Meniru-Niru) terhadap Orang Kafir
  23. Al-Imam Asy-Syafi’iy rahimahullah dan Bid’ah Hasanah
  24. Apakah Seorang Muslim Harus Mengikuti Madzhab Tertentu ?
  25. Ittiba’ kepada Dalil Bukan Berarti Meninggalkan Perkataan Para ‘Ulama !!
  26. Siapa Sebenarnya yang Murji’ah ?
  27. Salaf dan Perdebatan
  28. Hukum Mubtadi’ (حكم المبتدع)
  29. Wajib Mencari Ilmu (Ilmu Apa ?) 
  30. Menyembunyikan Ilmu 
  31. Check dan Re-Check terhadap Setiap Khabar yang Datang
  32. Kaidah-Kaidah dalam Pengkafiran 
  33. Beberapa Jenis Ikhtilaf Dan Motifnya 
  34. Siapakah Mujtahid Yang Akan Diberi Satu Pahala Atas Ijtihadnya Jika Keliru ? 
  35. Beberapa Kaidah yang Berkaitan dengan Kepemimpinan 
  36. Adakah Cela Bagi Seorang Thaalibul-‘Ilmi Tidak Mengetahui Perkembangan Berita di Media ? 
  37. I Don’t Know  
  38. Antara Banyak dan Sedikit 
  39. Refleksi 
  40. Jarh dan Ta’diil terhadap Mukhaalif Bukan Hanya dalam Bidang Ilmu Hadits 
  41. Menyoal Perkataan : Undhur Maa Qoola wa Laa Tandhur Man Qoola
  42. Antara Hizb ‘Salafy’ dan Mengikuti Jalan Salaf (video)
  43. Jaahil dan Jaahiliyyah
  44. QS. An-Nisaa’ Ayat 65 Sebagai Dalil Pengkafiran Orang yang Berhukum dengan Selain yang Diturunkan Allah ?baru !!
  1. Ringkasan Hukum-Hukum dalam Bulan Ramadlan dari A – Z (Revisi) – 1
  2. Ringkasan Hukum-Hukum dalam Bulan Ramadlan dari A – Z (Revisi) – 2
  3. Ringkasan Hukum-Hukum dalam Bulan Ramadlan dari A – Z (Revisi) – 3
  4. Keutamaan Shalat Tarawih Berjama’ah
  5. Lailatul-Qadar dan Nuzulul-Qur’an
  6. Hadits-Hadits tentang Menghidupkan Malam Hari Raya [Takbiran Semalam Suntuk ?]
  7. Imsak-Imsak….. Saatnya Berhenti Makan !!
  8. Mana yang Afdlal (Lebih Utama) yang Dilakukan Ketika Safar : Puasa atau Berbuka ?
  9. Takhrij Doa Berbuka Puasa : Dzahabadh-Dhama-u….dst.
  10. Puasa Bagi Wanita Hamil dan Menyusui di Bulan Ramadlaan
  11. Riwayat Shalat Tarawih 23 Raka’at di Masa ‘Umar bin Al-Khaththaab radliyallaahu ‘anhu
  12. Benarkah Ibnu ‘Abbaas dan Ibnu ‘Umar Mencabut Fatwanya Tentang Pembayaran Fidyah Bagi Wanita Hamil dan Menyusui ?
  1. Shahihul-Musnad min Asbaabin-Nuzuul (1)
  2. Shahihul-Musnad min Asbaabin-Nuzuul (2)
  1. Apakah ‘Aisyah Berniat Memerangi ‘Ali dalam Perang Jamal ?
  2. Riwayat-Riwayat Shahih tentang Wafatnya Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam
  3. Kepahlawanan dalam Perang Mu’tah
  1. Surat buat tetangga : Shalawat Nariyyah
  2. Jarak antara adzan dan iqamah
  3. Surat Ini Untukmu
  4. Majelis Dzikir dan Dzikir Jama’iy – Risalah Buat Jama’ah Masjid Al-Hijri Ciomas
  5. Surat Singkat – undocumented
  6. Imel untuk Seorang Teman
  1. MANFAATKANLAH LIMA HAL SEBELUM DATANGNYA LIMA HAL
  2. Hijrah, Masihkah ?
  3. PENJELASAN RINGKAS IMAM AHLUS-SUNNAH TENTANG HADITS DATANGNYA MALAIKAT MAUT KEPADA NABI MUSA ‘ALAIHIS-SALAAM
  4. Celaan terhadap Ambisi Memperoleh Kepemimpinan/Jabatan (ذمّ الحرص على الإمارة)
  5. Keutamaan Masjidil-Aqsha
  6. Larangan Banyak Bertanya & Prinsip dalam Menjalankan Syaria’t Agama
  7. Al-Akaabir dan Al-Ashaaghir – Siapakah Mereka ?
  8. Apakah Makna “Menghitung Asmaaul-Husna” Sebagaimana Dimaksud dalam Hadits ?
  9. Diantara Kebaikan Seseorang adalah Meninggalkan Apa-Apa yang Tidak Bermanfaat Baginya
  10. Kaidah dalam Tuduhan
  11. Maaf, Nasihat, dan Celaan
  12. Syarah Hadits Abu Juhaifah radliyallaahu ‘anhu
  13. Hadits : “Seandainya Setelahku Ada Nabi….”
  14. Faedah Hadits Abu Waaqid Al-Laitsiy : ‘Udzur karena Baru Masuk Islam
  1. SYAHADAT KETIGA : Salah Satu Produk Kreatifitas Syi’ah
  2. MENGUNGKAP KEBODOHAN DAN KEDUSTAAN ABDUL-HUSAIN ASY-SYI’I DALAM KITAB AL-MURAJA’AAT – MANIPULASI HADITS
  3. Barangsiapa yang Mentaati ‘Ali, Maka Sungguh Ia Telah Mentaatiku.
  4. Gelar Karamallaahu Wajhah Bagi ‘Ali
  5. Sekilas tentang Rafidlah dan Pendirinya
  6. ‘Ali bin Abi Thalib Menamai Sebagian Anak-Anaknya dengan Abu Bakr, ‘Umar, dan ‘Utsman
  7. ‘Aqidah Syi’ah tentang Al-Qur’an
  8. Video Penjelasan Jati Diri Syi’ah
  9. Benarkah ‘Umar bin Al-Khaththab Membuat-Buat Lafadh Tatswib dalam Adzan Shubuh ?
  10. ‘Ali Khalifah Setelah Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam
  11. Ayat Rajam – Sisi Pandang Ahlus-Sunnah dan Syi’ah
  12. Dua Kalimat Syahadat Tidaklah Cukup Sebagai Bekal Masuk Surga & Kisah Terowongan Tua
  13. Pernikahan ‘Umar bin Al-Khaththaab dengan Ummu Kultsum binti ‘Aliy – Dalil Bolehnya Wanita Mukmin Menikah dengan Laki-Laki Kafir ?
  14. ‘Ali bin Abi Thaalib radliyallaahu ‘anhu Mempunyai Ilmu yang Lebih Tinggi daripada Semua Shahabat
  15. Mengenal Fiqh Syi’ah (1) : Hukum Menerima Donor Sperma Laki-Laki Ajnabiy ke Rahim Istri
  16. Ahlul-Bait adalah Jaminan Keselamatan Dunia dan Akhirat
  17. Syi’ah dan Riwayat Hadits dalam Kitab Mereka
  18. Hinaan Al-Khomainiy terhadap Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam
  19. Beberapa Riwayat tentang Kafirnya Abu Thaalib dan Pastinya Ia Masuk Neraka Jahannam
  20. Keutamaan Abu Bakr dan ‘Umar yang Disebutkan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam di Depan ‘Aliy radliyallaahu ‘anhum
  21. Sekilas Tentang Pemikiran ‘Klenik’ Al-Kulainiy Dalam Kitab Al-Kaafiy
  22. Permainan Kata Al-Khuu’iy dalam Permasalahan Perubahan Al-Qur’an 
  23. Ketika Keledai Telah Menjadi Perawi Hadits 
  24. ‘Abdullah bin Saba’ – Tokoh Nyata yang Difiktifkan 
  25. ‘Umar bin Al-Khaththaab Memaksa dan Memperkosa ‘Aatikah binti Zaid ? 
  26. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam Tidak Berwasiat tentang Kepemimpinan kepada ‘Ali radliyallaahu ‘anhu 
  27. Satu Cabang ‘Aqidah Syi’ah tentang Allah Ta’ala 
  28. Riwayat-Riwayat tentang Keutamaan Para Shahabat radliyallaahu ‘anhum 
  29. Keluarga ‘Aliy bin Abi Thaalib yang Bernama Abu Bakr, ‘Umar, dan ‘Utsmaan 
  30. Mengenal Fiqh Syi’ah (02) – Meratap
  31. Hadits Tsaqalain : Ahlul-Bait Jaminan Keselamatan Dunia dan Akhirat
  32. Shahih : ‘Aliy bin Abi Thaalib radliyallaahu ‘anhu Membakar Kaum Atheis 
  33. ‘Aliy bin Abi Thaalib : Abu Bakr Ash-Shiddiiq adalah Shahabat yang Paling Utama, dan Setelahnya ‘Umar 
  34. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam Tidak Mewariskan Tanah Fadak kepada Faathimah 
  35. Studi Kritis Hadits Taat Kepada Ali Berarti Taat Kepada Nabi
  36. Hadits “Aku adalah Kota Hikmah dan ‘Aliy adalah pintunya” Riwayat Khaitsamah bin Sulaimaan
  37. Khayalan……… 
  38. Hadits Mu’awiyyah Mati Tidak dalam Agama Islam ? 
  39. Imam Ali bin Abi Thalib dan Nikah Mut’ah (01) 
  40. Imam Ali bin Abi Thalib dan Nikah Mut’ah (02) 
  41. Mengenal Fiqh Syi’ah (3) : Membaca Al-Qur’an di Toilet/Kamar Mandi
  42. Al-Kaafiy Sekarang Bukan Al-Kaafiy yang Dulu ? 
  43. Fatwa Beastiality (Menikahi/Menjimai Hewan) dari Marja’ Syi’ah 
  44. Imam Lebih Tinggi Kedudukannya dari Para Nabi
  45. Orang Syi’ah Bodoh terhadap Agamanya Semenjak Jaman Nabi shalallaahu ‘alaihi wa sallam 
  46. ‘Aliy bin Abi Thaalib Shalat Sambil Mabuk 
  47. Ahlul-Bait Termasuk yang Terusir dari Haudl
  48. ‘Aisyah adalah Istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam di Dunia dan di Akhirat
  49. Mu’awiyyah Minum Minuman yang Diharamkan 
  50. ‘Aliy bin Abi Thaalib : Mu’aawiyyah adalah Saudara Seiman, Sama dengan Dirinya
  51. Konsisten dalam Inkonsisten
  52. Imam Mahdi-mu Bukan Imam Mahdi-ku
  53. ‘Aliy bin Abi Thaalib Pernah Shalat Tanpa Berwudlu
  54. Jika Ahlus-Sunnah Punya Madu dan Al-Habbatus-Saudaa’, Syi’ah Punya Tanah Kuburan Al-Husain untuk Dimakan (Sebagai Obat)
  55. Memang Benar Ada Kitab Suci Lain Selain Al-Qur’an di Sisi Syi’ah 
  56. Satu Tradisi Barbar yang Masih Dipelihara Kaum Syi’ah (Video) 
  57. Pandangan ‘Aliy bin Abi Thaalib terhadap Peperangannya terhadap Mu’aawiyyah radliyallaahu ‘anhumaa
  58. Ibnu ‘Abbaas dan Nikah Mut’ah
  59. Berlepas Dirinya Imam Ahlul-Bait terhadap Orang-Orang yang Mencela Abu Bakr dan ‘Umar radliyallaahu ‘anhu
  60. Larangan dan Celaan Para Imam terhadap Nikah Mut’ah
  61. Ahlul-Bait Menyepakati Keputusan Abu Bakr radliyallaahu ‘anhu dalam Masalah Tanah Fadak
  62. Fiqh Syi’ah (4) : Boleh Meludah di Al-Masjidil-Haraam – Contoh dari Imam Ma’shum
  63. Abu Bakr Tidak Dijamin Surga, Apalagi Disebut Dia yang Paling Utama
  64. Ahlul-Bait Tidak Mengakui Wasiat Estafet Imaamah dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam – ‘Aliy – Al-Hasan – Al-Husain – ‘Aliy bin Al-Husain – Muhammad bin ‘Aliy
  65. Islam dan Ahlul-Bait Menolak Kecintaan ‘Berhala’ ala Syi’ah
  66. Bukti : Pernyataan Ulama Syi’ah Bahwa Al-Qur’an Kaum Muslimin Tidak Otentik (From Shiah’s TV Channel)baru !!
  67. Ahlul-Bait dan Taqiyyahbaru !!
  68. ‘Aliy Berbaiat dan Ridlaa terhadap Kekhalifahan Abu Bakr dan ‘Umar radliyallaahu ‘anhumbaru !!
  1. Sekilas Tentang Muhammad bin Ishaq (Ibnu Ishaq) serta Riwayat yang Ia Bawakan dalam Hadits dan Sirah
  2. Biografi Al-Imam Al-Humaidiy rahimahullah
  3. Biografi Al-Haafidh Al-Mundziri rahimahullah
  4. AL-HUSAIN BIN ‘ALI BIN ABI THALIB RADLIYALLAAHU ‘ANHU
  5. Benarkah Ibnu Qudamah Al-Maqdisiy Seorang Mufawwidlah ?
  6. Kisah Dzulkifli ‘alahis-salaam
  7. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah Takfiri ?
  8. Al-Imam Asy-Syafi’iy rahimahullah Bukan Seorang Rafidliy
  9. Beberapa Guru Wanita Al-Haafidh Adz-Dzahabi rahimahullah
  10. Ibnu Ishaq dan Tuduhan Qadariy
  11. Orang-Orang yang Pertama Masuk Islam
  12. Hapalan Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu
  13. Al-Qaadliy Abu Ya’laa Bukan Seorang Mujassim !!
  14. Al-Imam Ishaaq bin Rahawaih
  15. Kisah Sang Pengemis : Al-Imam Baqiy bin Makhlad Al-Andalusiy
  16. Keutamaan Abu Bakr radliyallaahu ‘anhu
  17. Biografi Ibnu Khuzaimah
  18. Abul-Hasan Al-Asy’ariy Bertaubat ke ‘Aqidah Asy’ariyyah atau Salafiyyah ?
  1. APAKAH KITAB AL-FIQHUL-AKBAR MERUPAKAN KARYA AL-IMAM ABU HANIFAH ?
  2. Tetap Langsing dengan Makan Kenyang
  3. Ahmad dan Muhammad
  4. Beberapa Fakta tentang Kambing…..
  5. Ahlush-Shuffah – Siapa Sajakah Mereka ?
  6. Kepalsuan Kisah Harun Ar-Rasyid dan Abu Nuwas dalam Dongeng 1001 Malam
  7. Ya Allah, Tolonglah Saudara-Saudaraku di Palestina……..
  8. Mulailah dari dirimu sendiri !!
  9. Pemilu – Satu Pilihan yang Ekstra Sulit
  10. Air Zamzam – Keutamaan dan Keberkahannya
  11. Sebuah Pelajaran dari Situ Gintung
  12. Mengetahui Pendeknya Usia :::
  13. Nasihat Dr. Daud Rasyid kepada Aktifis Panggung Politik
  14. PKS (Memang) Bukan Wahabi
  15. Sanad Kitab ‘Aqidah Al-Imam Abu Hanifah rahimahullah
  16. Kaidah dan Landasan Para Juru Dakwah
  17. The Big Bang Theory [?]
  18. Ngobrol Privatisasi
  19. Jihad Palestina di Gazza
  20. Hujan : Keberkahan Bersamanya
  21. Sikap Pertengahan yang Tidak Pertengahan
  22. Pemalsuan Kitab Al-Adzkaar Oleh Wahabiy
  23. Tipu Daya Syaithan
  24. Empat Golongan Penyebab Hilangnya Islam
  25. Kritikus Bermental Auditor
  26. Blacklist : Mereka yang Terlaknat dalam Islam
  27. Surat Tilang : Slip Merah & Slip Biru
  28. Termasuk Dosa Besar : Pemimpin yang Dhalim lagi Penipu kepada Rakyatnya 
  29. Adz-Dzahabiy dan Istilah “Salafiy”
  30. Siapakah Ahlul-Kitaab ? 
  31. Mungkinkah Jin Kawin dengan Manusia ? 
  32. Selingan
  33. Dosa Besar (Al-Kabaair)
  34. Lupa
  35. Puisi Kelinci 
  36. Lomba Pidato Anak-Anak : Birrul-Waalidain 
  37. Asy-Syaikh ‘Aliy Al-Halabiy Bukan Murid Asy-Syaikh Al-Albaaniy 
  38. Lowongan Pekerjaan 
  39. Asy-Syaikh Abu Ishaaq Al-Huwainiy Menuntun Syahadat Pemuda Jerman (Video) 
  40. Dua Semangat yang Berbeda 
  41. Apakah Tanda Hitam di Dahi Merupakan Tanda Niat yang Tidak Ikhlash ?
  42. Tuhan Sembilan Senti
  43. Bekerja
  44. Ahlul-Fatrah
  45. Sejaran Bid’ah Shalat Raghaaib di Bulan Rajabbaru !!
  46. Merah Putihbaru !!
  1. Apakah Setiap Amal yang Tidak Dilakukan di Jaman Nabi Disebut Bid’ah ?
  2. Konsekuensi Adanya Ijma’
  3. Beberapa Aspek Tarjih dari Sisi Sanad (Penjelasan Ringkas)

Sudah syar’i-kah jilbab anda?

1464018_291859147634475_1609797466_n  

 

BsCZSUcCEAAb2do

 

10450166_913058228721279_4739690008465500531_n

 

1907570_296017027213409_583692322_n

 

10257174_722852064433449_6974931746537376626_n

10527705_337604689721309_8391799202083263950_n

10384530_731195696947981_7458030451522070879_n

10540835_734577203265747_7791351525837384752_n

10410341_734581116598689_8211460751930271368_n

1604515_291853737635016_187758892_n

 

Baju Ketat/menggoda dan Kerudung Hias itu tidak bisa disebut Jilbab.

diniatkan dalam berhijab, jangan asal pakai jilbab, ingat juga jangan pakai baju ketat karena dapat mengundang syahwat~

berhijab itu harus baik dan benar, jangan sampai jilbab tidak menutup dada dan jangan baju yang dipakai ketat juga~

=======================

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan “jilbaber” :

1. kerudung tidak menutupi dada
seharusnya panjang kerudung hingga menutup dada (QS An-Nur: 31) sehingga lekuk2 tubuhnya tidak kelihatan,

2. memakai baju ketat sehingga memperlihatkan bentuk tubuhnya

3. memakai celana panjang sehingga memperlihatkan bentuk tubuhnya, disisi lain menyerupai pria

4. memakai make up sehingga menarik perhatian/menggoda

5. memakai baju yg berwarna-warni atau berwarna nge-jreng atau berwarna yg menggoda

6. memakai berbagai macam asesoris/hiasan pada pakaian/jilbab sehingga menarik perhatian dan menggoda

7. memakai parfum/wewangian

8. model rambutnya dibuat menonjol dari balik jilbab/kerudung, sehingga kelihatan menggoda

9. roknya kurang panjang shg bagian bawah kaki masih kelihatan

10. jenis kain bajunya adalah yg kain yg “jatuh” sehingga membentuk lekuk2 tubuhnya

================

wanita yang ‘berkerudung’ masih kelihatan menggoda dan menimbulkan fitnah, kalau:
―※ Berkerudung tapi pakaiannya ketat
―※ Berkerudung tapi pakaiannya tipis/ transparan
―※ Berkerudung tapi motif/warna pakaiannya ngejreng
―※ Berkerudung tapi ber-make up menarik perhatian
―※ Berkerudung tapi bau minyak wanginya kemana-mana
―※ Berkerudung tapi suka ikhtilath (campur baur dgn pria)
―※ Berkerudung tapi jalannya lenggak-lenggok
―※ Berkerudung tapi nada bicaranya menggoda
―※ Berkerudung tapi sendal/sepatunya hak tinggi
―※ Berkerudung tapi bajunya terlihat seksi/menggoda
―※ Berkerudung tapi kerudung tidak menutup dada
―※ Berkerudung tapi memakai celana panjang, apalagi ketat
―※ Berkerudung tapi rok kurang panjang (kaki terlihat)
―※ Berkerudung tapi rambut disanggul menonjol dr balik jilbab
―※ Berkerudung tapi rambut menonjol seperti punuk unta
―※ Berkerudung tapi kelihatan poni rambutnya (tidak tertutup sempurna)
―※ Berkerudung tapi berduaan dgn pria yg bukan mahrom (khalwat)

Padahal tujuan asasi dari kerudung, jilbab dan hijab itu adalah agar kaum wanita tidak menjadi ‘magnet’ fitnah bagi kaum laki-laki. Mudah-mudahan Allah semakin memperbaiki urusan kaum wanita muslimah, dimana pun mereka berada.

=============================

“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. (QS AL AHZAB: 59)

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, (QS An Nuur: 31)

SYARAT-SYARAT PAKAIAN MUSLIMAH DI HADAPAN PRIA YANG BUKAN MAHROM(jilbab syar’i) :
1. Menutup Seluruh Badan Kecuali Yang Dikecualikan
2. Bukan Berfungsi Sebagai Perhiasan
3. Kainnya Harus Tebal, Tidak Tipis
4. Harus Longgar, Tidak Ketat
5. Tidak Diberi Wewangian atau Parfum
6. Tidak Menyerupai Pakaian Laki-Laki
7. Tidak Menyerupai Pakaian Wanita-Wanita Kafir
8. Bukan Pakaian Untuk Mencari Popularitas

Hijab yang benar itu..
-kerudung menjulur sampai menutupi dada sehingga tidak kelihatan seksi/menggoda,
-bajunya tidak ketat (tidak memperlihatkan bentuk tubuh),
-tidak kelihatan lekuk2 tubuhnya (dada, pantat, tangan, kaki, leher, dll) ,
-menutupi aurat dari kepala sampai ujung kaki,,
-model bajunya tidak menggoda,
-warnanya tidak menggoda,
-tidak kelihatan seksi,
-tidak diberi berbagai asesoris/hiasan yg membuatnya kelihatan menarik perhatian,
-baju dan kerudung tidak tipis
-jenis kainnya bukan yg “jatuh” sehingga njeplak bentuk tubuhnya dan kelihatan seksi/menggoda

Semakin dalam pemahamannya, semakin sederhana pula penampilannya.. Karena sungguh hijab itu untuk meraih ridha Allah, bukan decak kagum khalayak.

syarat hijab syar’i:
http://rumaysho.com/hukum-islam/pakaian/1615-pakaian-yang-mesti-engkau-pakai-saudariku.html

=

Jilbab gaul/modis vs jilbab syar’i

1920154_659313104136241_734226010_n 581473_545514525516100_967739591_n 6319_532114923511977_1762700147_n 1044118_542755959114540_529826247_n 1149009_568154633241121_803838148_n 1234638_583015218421947_173965247_n 1374286_225877317588885_86377402_n 1383879_228427990667151_188545532_n 1384213_225465027630114_1272689199_n beginilah-hijabmu2 10157225_677008089022659_1656992686_n 10273466_1470788923153849_1905280912295663691_n 10154537_1468247906741284_8886658263631569325_n 10297823_10201669853700166_8862474750860482292_n 10154121_688057674584367_2203862677800563652_n 1891001_654870254569776_1944238757_n 1800315_664563080267160_1674097908_n 1514620_610520779035762_8355669626330191493_n 10289826_616777945076712_7512421871075682767_n 1375221_347687508701172_1353964859_n 10364144_733524436690736_208292266730901758_n 10367186_710807638960363_3014027075145471640_n 10350603_580800732040716_1007631928326707136_n_11_15_9_10_6_4_7

 

Gambar perbandingan “berjilbab” yang salah (kelihatan seksi, menggoda/menarik perhatian) dan yang benar

Baju Ketat/menggoda dan Kerudung Hias itu tidak bisa disebut Jilbab.

diniatkan dalam berhijab, jangan asal pakai jilbab, ingat juga jangan pakai baju ketat karena dapat mengundang syahwat~

berhijab itu harus baik dan benar, jangan sampai jilbab tidak menutup dada dan jangan baju yang dipakai ketat juga~

=======================

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan “jilbaber” :

1. kerudung tidak menutupi dada
seharusnya panjang kerudung hingga menutup dada (QS An-Nur: 31) sehingga lekuk2 tubuhnya tidak kelihatan,

2. memakai baju ketat sehingga memperlihatkan bentuk tubuhnya

3. memakai celana panjang sehingga memperlihatkan bentuk tubuhnya, disisi lain menyerupai pria

4. memakai make up sehingga menarik perhatian/menggoda

5. memakai baju yg berwarna-warni atau berwarna nge-jreng atau berwarna yg menggoda

6. memakai berbagai macam asesoris/hiasan pada pakaian/jilbab sehingga menarik perhatian dan menggoda

7. memakai parfum/wewangian

8. model rambutnya dibuat menonjol dari balik jilbab/kerudung, sehingga kelihatan menggoda

9. roknya kurang panjang shg bagian bawah kaki masih kelihatan

10. jenis kain bajunya adalah yg kain yg “jatuh” sehingga membentuk lekuk2 tubuhnya

================

wanita yang ‘berkerudung’ masih kelihatan menggoda dan menimbulkan fitnah, kalau:
―※ Berkerudung tapi pakaiannya ketat
―※ Berkerudung tapi pakaiannya tipis/ transparan
―※ Berkerudung tapi motif/warna pakaiannya ngejreng
―※ Berkerudung tapi ber-make up menarik perhatian
―※ Berkerudung tapi bau minyak wanginya kemana-mana
―※ Berkerudung tapi suka ikhtilath (campur baur dgn pria)
―※ Berkerudung tapi jalannya lenggak-lenggok
―※ Berkerudung tapi nada bicaranya menggoda
―※ Berkerudung tapi sendal/sepatunya hak tinggi
―※ Berkerudung tapi bajunya terlihat seksi/menggoda
―※ Berkerudung tapi kerudung tidak menutup dada
―※ Berkerudung tapi memakai celana panjang, apalagi ketat
―※ Berkerudung tapi rok kurang panjang (kaki terlihat)
―※ Berkerudung tapi rambut disanggul menonjol dr balik jilbab
―※ Berkerudung tapi rambut menonjol seperti punuk unta
―※ Berkerudung tapi kelihatan poni rambutnya (tidak tertutup sempurna)
―※ Berkerudung tapi berduaan dgn pria yg bukan mahrom (khalwat)

Padahal tujuan asasi dari kerudung, jilbab dan hijab itu adalah agar kaum wanita tidak menjadi ‘magnet’ fitnah bagi kaum laki-laki. Mudah-mudahan Allah semakin memperbaiki urusan kaum wanita muslimah, dimana pun mereka berada.

=============================

“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. (QS AL AHZAB: 59)

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, (QS An Nuur: 31)

SYARAT-SYARAT PAKAIAN MUSLIMAH DI HADAPAN PRIA YANG BUKAN MAHROM(jilbab syar’i) :
1. Menutup Seluruh Badan Kecuali Yang Dikecualikan
2. Bukan Berfungsi Sebagai Perhiasan
3. Kainnya Harus Tebal, Tidak Tipis
4. Harus Longgar, Tidak Ketat
5. Tidak Diberi Wewangian atau Parfum
6. Tidak Menyerupai Pakaian Laki-Laki
7. Tidak Menyerupai Pakaian Wanita-Wanita Kafir
8. Bukan Pakaian Untuk Mencari Popularitas

Hijab yang benar itu..
-kerudung menjulur sampai menutupi dada sehingga tidak kelihatan seksi/menggoda,
-bajunya tidak ketat (tidak memperlihatkan bentuk tubuh),
-tidak kelihatan lekuk2 tubuhnya (dada, pantat, tangan, kaki, leher, dll) ,
-menutupi aurat dari kepala sampai ujung kaki,,
-model bajunya tidak menggoda,
-warnanya tidak menggoda,
-tidak kelihatan seksi,
-tidak diberi berbagai asesoris/hiasan yg membuatnya kelihatan menarik perhatian,
-baju dan kerudung tidak tipis
-jenis kainnya bukan yg “jatuh” sehingga nyeplak bentuk tubuhnya dan kelihatan seksi/menggoda

Semakin dalam pemahamannya, semakin sederhana pula penampilannya.. Karena sungguh hijab itu untuk meraih ridha Allah, bukan decak kagum khalayak.

syarat hijab syar’i:
http://rumaysho.com/hukum-islam/pakaian/1615-pakaian-yang-mesti-engkau-pakai-saudariku.html

=

Orang yang mendalam cintanya kepada Al Quran, tidak akan ada tempat di hatinya untuk menyenangi MUSIK dan NYANYIAN

1924451_291863260967397_1257074669_n

 

Orang yang mendalam cintanya kepada Al Quran, tidak akan ada tempat di hatinya untuk menyenangi MUSIK dan NYANYIAN. Sebab dia sudah terhibur dengan Al Quran, sudah tersibukkan dengan Al Quran, sehingga tidak merasa butuh dengan hiburan MUSIK. Seandainya hati seseorang itu bersih, niscaya dia tidak akan merasa bosan dengan Al Quran. Maka orang-orang sholih sejak zaman Rasulullah betah menghabiskan waktu berjam-jam tiap harinya untuk membaca, mentadaburi, dan mempelajari Al Quran. Mereka merasa nikmat dengan hal itu sehingga tidak tertarik lagi dengan musik dan nyanyian.

Sebaliknya pada orang-orang yang hatinya kotor dengan noda-noda maksiat, biasanya begitu suka dengan musik dan nyanyian, serta malas mendengar atau membaca Al Quran. Kalaupun membaca/mendengar Al Quran maka tidak bisa merasakan kenikmatan serta mudah bosan.

=============================

Bahaya Nyanyian dan Musik

Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu hafidzahullaah mengatakan, “Agama Islam tidaklah mengharamkan sesuatu melainkan karena disitu ada bahayanya.” Bahaya nyanyian dan musik ada banyak sekali, dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullaah menyebutkannya sebagai berikut:

1. Musik adalah khamr bagi jiwa yang bereaksi terhadap jiwa melebihi reaksi yang ada pada arak. Bila jiwa sudah terhanyut dengan suara nyayian yang dapat membuatnya menghalalkan syirik serta condong kepada kejahatan dan kedzaliman, maka mereka pun berbuat syirik, membunuh jiwa yang diharamkan oleh Allah Ta’ala, dan berzina. Tiga bahaya ini banyak sekali terjadi pada orang yang senang mendengarkan musik.

2. Pada umumnya, syirik terjadi pada orang yang bernyanyi dan mendengar nyanyian adalah mereka yang mencintai biduan (penyanyi) seperti mencintai Allah Azza wa Jalla (yakni menjadikan penyanyi sebagai idola).

3. Nyanyian dikatakan keji karena nyanyian adalah jampi-jampi zina (sebagai jalan menuju zina) dan sebagai sebab terbesar jatuhnya seseorang ke dalam perbuatan keji, seperti meminum khamr dan lainnya.

4. Dengan nyanyian dan musik dapat membuat orang bertengkar, bahkan saling membunuh.

5. Mendengarkan nyanyian dan musik tidak mendatangkan manfaat sama sekali, tidak bermanfaat bagi hati dan tidak ada maslahatnya sama sekali. Bahkan telah banyak membawa kepada kesesatan dan kerusakan.

6. Syaithan telah menghiasi pecandu musik.

7. Nyanyian dan musik melalaikan manusia dari mengingat Allah (dzikrullah) dan membuat hati menjadi keras.

8. Nyanyian dan musik melalaikan dan mencegah manusia dari melaksanakan kewajiban kepada Allah Ta’ala.

(Disalin dari kutaib Hukum Lagu, Musik, dan Nasyid, Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas)

===========================

Kiat-Kiat Meninggalkan Lagu & Musik

Ada beberapa kiat agar kita dapat meninggalkan kebiasaan mendengarkan lagu dan musik, diantara kiat tersebut adalah:

1. Bertaubat kepada Allah dengan taubat yang ikhlas, jujur dan benar.

2. Berdoa kepada Allah agar diberikan taufik dan kemudahan untuk meninggalkan lagu dan musik.

3. Menjauhkan diri untuk tidak mendengarkan lagu dan musik, baik yang dimainkan di radio, televisi maupun dari selain keduanya, terlebih lagi lagu-lagu yang cabul dan diiringi musik.

4. Dalam Islam tidak ada istilah hobi kepada sesuatu yang mengandung dosa dan maksiat. Hobi harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan syari’at dan tidak boleh melanggar syariat.

5. Lawan terbesar dari lagu dan musik adalah dzikrullah (berdzikir kepada Allah). Membaca al-Qur’an terutama membaca surat al-Baqarah, berdasarkan sabda Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-:

“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang dibacakan surat al-Baqarah di dalamnya.” [Shahih: HR.Muslim no.780 dari Shahabat Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu-].

6. Membaca Sirah Nabi Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan kepribadian beliau serta membaca kisah-kisah para Shahabat -radhiyallahu ‘anhum-.

7. Ingatlah bahwa bernyanyi dan main musik tidak ada manfaatnya begitu pula mendengarkannya. Semua itu adalah perbuatan sia-sia. Sifat orang yang beriman adalah meninggalkan hal yang sia-sia.

8. Berteman dengan orang-orang yang shalih.

Sebab, teman yang shalih akan senantiasa mengajak kepada ketaatan kepada Allah Ta’ala dan melarang dari berbuat maksiat kepada Allah Ta’ala. Selain itu, agama seseorang tergantung dari agama sahabat karibnya, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

“Seseorang itu tergantung pada agama teman karibnya. Maka hendaklah seorang dari kalian memperhatikan dengan siapa itu bersahabat karib.” [Hasan: HR.Ahmad (II/303; 334), Abu Dawud (no.4833), dan at-Tirmidzi (no.2378)

Sumber: Disalin dari buku Hukum Lagu, Musik, dan Nasyid Menurut Syariat Islam, Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas -hafizhahullah-, Pustaka at Taqwa, Hal.111-113

=======================

CATATAN:

Adapun melatunkan bait-bait syair (alias nasyid) YANG TIDAK MEMAKAI ALAT MUSIK pada asalnya dibolehkan, namun tidak berlaku secara mutlak. Melantunkan bait syair (nasyid) yang dibolehkan apabila memenuhi beberapa syarat berikut:

- Bukan lantunan yang mendayu-dayu sebagaimana yang diperagakan oleh para wanita.
– Nasyid tersebut tidak sampai melalaikan dari mendengar Al Qur’an.
– Nasyid tersebut terlepas dari nada-nada yang dapat membuat orang yang mendengarnya menari dan berdansa.
– Tidak diiringi alat musik.
– Maksud mendengarkannya bukan mendengarkan nyanyian dan nadanya, namun tujuannya adalah untuk mendengar nasyid (bait syair).
– Diperbolehkan bagi wanita untuk memukul rebana pada acara-acara yang penuh kegembiraan dan masyru’ (disyariatkan) saja.
– Maksud nasyid ini adalah untuk memberi dorongan semangat ketika keletihan atau ketika berjihad.
– Tidak sampai melalaikan dari yang wajib atau melarang dari kewajiban.

Syaikh ‘Abdul Karim Khudair ditanya, “Apa hukum mendengar nyanyian tanpa musik?”

Beliau hafizhohullah menjawab, “Jika lafazh nyanyian itu haram, maka hukumnya haram walaupun tanpa musik (alat musik). Jika lafazhnya mubah (boleh) dan tidak dinyanyikan sebagaimana cara-cara orang fasik (orang yang gandrung musik, pen) atau orang non Arab, maka seperti itu tidaklah mengapa. Sedangkan jika lantunannya mubah, namun dinyanyikan sebagaimana cara orang fasik dan pecandu musik, atau dengan cara yang tidak biasa dilakukan orang Arab, maka seperti itu terlarang sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Rajab dan ulama lainnya. Sedangkan jika lantunan tadi diiringi musik (alat musik), maka jelas haramnya.”

Sumber: http://www.khudheir.com/text/5485 via rumaysho.com

dalil-dalil larangan musik bisa dibaca di:

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/saatnya-meninggalkan-musik.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-1.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-2.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-3.html

http://ustadzaris.com/kata-sepakat-ulama-dalam-haramnya-musik

 

hukum bedug dan rebana:
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-menabuh-bedug-dan-rebana.html

=

32 Cara Berbakti Pada Orang Tua

1013853_291863500967373_145802736_n

 

32 Cara Berbakti Pada Orang Tua

1. Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan janganlah mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka, berucaplah kepada mereka dengan ucapan yang mulia.

2. Selalu taati mereka berdua di dalam perkara selain maksiat, dan tidak ada ketaatan kepada makhluk di dalam bermaksiat kepada sang Khalik.

3. Lemah lembutlah kepada kedua orangtuamu, janganlah bermuka masam serta memandang mereka dengan pandangan yang sinis.

4. Jagalah nama baik, kemuliaan, serta harta mereka. Janganlah engkau mengambil sesuatu tanpa seizin mereka.

5. Kerjakanlah perkara-perkara yang dapat meringankan beban mereka meskipun tanpa diperintah. Seperti melayani mereka, belanja ke warung, dan pekerjaan rumah lainnya, serta bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu.

6. Bermusyawarahlah dengan mereka berdua dalam seluruh kegiatanmu. Dan berikanlah alasan jika engkau terpaksa menyelisihi pendapat mereka.

7. Penuhi panggilan mereka dengan segera dan disertai wajah yang berseri dan menjawab, “Ya ibu, ya ayah”. Janganlah memanggil dengan, “Ya papa, ya mama”, karena itu panggilan orang asing (orang-orang barat maksudnya –pent.).

8. Muliakan teman serta kerabat mereka ketika kedua orang tuamu masih hidup, begitu pula setelah mereka telah wafat.

9. Janganlah engkau bantah dan engkau salahkan mereka berdua. Santun dan beradablah ketika menjelaskan yang benar kepada mereka.

10. Janganlah berbuat kasar kepada mereka berdua, jangan pula engkau angkat suaramu kepada mereka. Diamlah ketika mereka sedang berbicara, beradablah ketika bersama mereka. Janganlah engkau berteriak kepada salah seorang saudaramu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka berdua.

11. Bersegeralah menemui keduanya jika mereka mengunjungimu, dan ciumlah kepala mereka.

12. Bantulah ibumu di rumah. Dan jangan pula engkau menunda membantu pekerjaan ibumu.

13. Janganlah engkau pergi jika mereka berdua tidak mengizinkan meskipun itu untuk perkara yang penting. Apabila kondisinya darurat maka berikanlah alasan ini kepada mereka dan janganlah putus komunikasi dengan mereka.

14. Janganlah masuk menemui mereka tanpa izin terlebih dahulu, apalagi di waktu tidur dan istirahat mereka.

15. Jika engkau kecanduan merokok, maka janganlah merokok di hadapan mereka.

16. Jangan makan dulu sebelum mereka makan, muliakanlah mereka dalam (menyajikan) makanan dan minuman.

17. Janganlah engkau berdusta kepada mereka dan jangan mencela mereka jika mereka mengerjakan perbuatan yang tidak engkau sukai.

18. Jangan engkau utamakan istri dan anakmu di atas mereka. Mintalah keridhaan mereka berdua sebelum melakukan sesuatu karena ridha Allah tergantung ridha orang tua. Begitu juga kemurkaan Allah tergantung kemurkaan mereka berdua.

19. Jangan engkau duduk di tempat yang lebih tinggi dari mereka. Jangan engkau julurkan kakimu di hadapan mereka karena sombong.

20. Jangan engkau menyombongkan kedudukanmu di hadapan bapakmu meskipun engkau seorang pejabat besar. Hati-hati, jangan sampai engkau mengingkari kebaikan-kebaikan mereka berdua atau menyakiti mereka walaupun dengan hanya satu kalimat.

21. Jangan pelit dalam memberikan nafkah kepada kedua orang tua sampai mereka mengeluh. Ini merupakan aib bagimu. Engkau juga akan melihat ini terjadi pada anakmu. Sebagaimana engkau memperlakukan orang tuamu, begitu pula engkau akan diperlakukan sebagai orang tua.

22. Banyaklah berkunjung kepada kedua orang tua, dan persembahkan hadiah bagi mereka. Berterimakasihlah atas perawatan mereka serta atas kesulitan yang mereka hadapi. Hendaknya engkau mengambil pelajaran dari kesulitanmu serta deritamu ketika mendidik anak-anakmu.

23. Orang yang paling berhak untuk dimuliakan adalah ibumu, kemudian bapakmu. Dan ketahuilah bahwa surga itu di telapak kaki ibu-ibu kalian.

24. Berhati-hati dari durhaka kepada kedua orang tua serta dari kemurkaan mereka. Engkau akan celaka dunia akhirat. Anak-anakmu nanti akan memperlakukanmu sama seperti engkau memperlakukan kedua orangtuamu.

25. Jika engkau meminta sesuatu kepada kedua orang tuamu, mintalah dengan lembut dan berterima kasihlah jika mereka memberikannya. Dan maafkanlah mereka jika mereka tidak memberimu. Janganlah banyak meminta kepada mereka karena hal itu akan memberatkan mereka berdua.

26. Jika engkau mampu mencukupi rezeki mereka maka cukupilah, dan bahagiakanlah kedua orangtuamu.

27. Sesungguhnya orang tuamu punya hak atas dirimu. Begitu pula pasanganmu (suami/istri) memiliki hak atas dirimu. Maka penuhilah haknya masing-masing. Berusahalah untuk menyatukan hak tersebut apabila saling berbenturan. Berikanlah hadiah bagi tiap-tiap pihak secara diam-diam.

28. Jika kedua orang tuamu bermusuhan dengan istrimu maka jadilah engkau sebagai penengah. Dan pahamkan kepada istrimu bahwa engkau berada di pihaknya jika dia benar, namun engkau terpaksa melakukannya karena menginginkan ridha kedua orang tuamu.

29. Jika engkau berselisih dengan kedua orang tuamu di dalam masalah pernikahan atau perceraian, maka hendaknya kalian berhukum kepada syari’at karena syari’atlah sebaik-baiknya pertolongan bagi kalian.

30. Doa kedua orang itu mustajab baik dalam kebaikan maupun doa kejelekan. Maka berhati-hatilah dari doa kejelekan mereka atas dirimu.

31. Beradablah yang baik kepada orang-orang. Siapa yang mencela orang lain maka orang tersebut akan kembali mencelanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela kedua orang tuanya dengan cara dia mencela bapaknya orang lain, maka orang tersebut balas mencela bapaknya. Dia mencela ibu seseorang, maka orang tersebut balas mencela ibunya.” (Muttafaqun ‘alaihi).

32. Kunjungilah mereka disaat mereka hidup dan ziarahilah ketika mereka telah wafat. Bershadaqahlah atas nama mereka dan banyaklah berdoa bagi mereka berdua dengan mengucapkan, “Wahai Rabb-ku ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Waha Rabb-ku, rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka telah merawatku ketika kecil”. (*)

Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

Cadar, Jenggot, dan Celana Cingkrang Bukan Ciri-ciri teroris

1173641_581487135241204_938807809_n

 

 

Cadar, Jenggot, dan Celana Cingkrang Bukan Ciri-ciri teroris

Wanita memakai cadar, pria memelihara jenggot dan pria memakai baju cingkrang bukanlah ciri teroris. Semua itu merupakan sunnah/ajaran Rasulullah (baik hukumnya wajib maupun sunnah). Sejak zaman Nabi umat islam sudah banyak yg berpenampilan seperti itu. Merupakan dosa besar jika mengejek dan menyakiti hati sesama muslim tanpa hak, menyebut dengan gelar2 buruk, apalagi memfitnah orang2 yg tidak bersalah. Meskipun seandainya berbeda ijtihad, namun tidak sepantasnya menggelari dgn sebutan2 buruk seperti: teroris, ninja, celana kebanjiran, seperti kambing, dll.

Kalaupun di dunia ini ada segelintir teroris yg berpenampilan seperti itu, namun bukan berarti itu merupakan ciri teroris. Karena semua itu ajaran nabi, selain itu banyak yg berpenampilan seperti itu namun anti dgn terorisme. Maka sungguh tak adil jika mereka semua ikut disamakan dgn teroris.

Terorisme jelas perbuatan sesat dan bukan ajaran islam. Banyak kaum yg bercadar, berjenggot, maupun cingkrang yg anti dgn terorisme. Pemerintah indonesia pun sudah tahu bahwa hal2 tersebut bukan ciri teroris. Maka pemerintah mengizinkan rakyat berpenampilan seperti itu dan memberi kebebasan mengadakan kajian2, termasuk berkali-kali tabligh akbar yg dihadiri puluhan ribu orang di masjid istiqlal jakarta.

Ciri-ciri teroris dikenali dari pemikirannya dan aktivitasnya, bukan pakaiannya.

Jika ada segelintir orang (atau bahkan ribuan) yg biasa memakai jas melakukan korupsi, apakah berarti jas adalah ciri2 koruptor dan semua yg memakai jas adalah koruptor? tentu tidak kan,

Jika ada segelintir orang (atau bahkan ribuan) yg biasa memakai dasi melakukan korupsi, apakah berarti dasi adalah ciri2 koruptor dan semua yg memakai dasi adalah koruptor? tentu tidak kan,

Jika para teroris juga sholat, puasa ramadhan, rajin mengaji, apa berarti sholat, puasa dan mengaji menjadi ciri2 teroris? tentu tidak kan.

“Dan janganlah kalian saling panggil-memanggil dengan julukan-julukan yang buruk”. [Al-Hujurat : 11]

janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, janganlah kalian mencela mereka, dan janganlah kalian mencari-cari aib mereka. (HR Tirmidzi)

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. Al Akzab:58)

“Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.” (QS. Al Hujurat:12)

Mengenai dalil2 cadar, jenggot, dan celana cingkrang silahkan baca di:

http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/03/nasihat-kepada-kaum-muslimin-ketahuilah-cadar-celana-ngatung-dan-jenggot-bukan-ciri-ciri-teroris/

http://muslim.or.id/aqidah/dosa-mengolok-olok-ajaran-nabi.html

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/syubhat-seputar-larangan-isbal.html

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-memakai-cadar-dalam-pandangan-4-madzhab.html

http://kaahil.wordpress.com/2009/09/03/peringatan-cadar-celana-ngatung-dan-jenggot-bukan-ciri-ciri-teroris/

http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html

http://almanhaj.or.id/content/984/slash/0/hukum-memelihara-jenggot/

Celana cingkrang bagi pria adalah sunnah nabi, bukan ciri-ciri teroris.

no-isbal PJ-1935 320340_525453557511447_11171382_n 1234461_568869716503164_847449229_n

 

Celana cingkrang adalah sunnah nabi, bukan ciri-ciri teroris. Haram hukumnya mengolok-olok muslim yang celana cingkrang karena haram hukumnya mengolok-olok sesama muslim dan meyakiti hati mereka dengan lisan/tulisan kita. Juga haram mengolok-olok syariat islam.

 

====================

LARANGAN ISBAL [MEMANJANGKAN PAKAIAN HINGGA MENUTUP MATA KAKI BAGI PRIA]

Isbal artinya melabuhkan pakaian hingga menutupi mata kaki, dan hal ini terlarang secara tegas baik karena sombong maupun tidak. Larangan isbal bagi laki-laki telah dijelaskan dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sangat banyak, maka selayaknya bagi seorang muslim yang telah ridho Islam sebagai agamanya untuk menjauhi hal ini. Namun ada sebagian kalangan yang dianggap berilmu, menolak (larangan) isbal dengan alasan yang rapuh seperti klaim mereka kalau tidak sombong maka dibolehkan?!
Untuk lebih jelasnya, berikut kami paparkan perkara yang sebenarnya tentang isbal agar menjadi pelita bagi orang-orang yang mencari kebenaran. Amin. Wallahul Musta’an.

A. DEFINISI ISBAL
Isbal secara bahasa adalah masdar dari “asbala”, “yusbilu-isbaalan”, yang bermakna “irkhaa-an”, yang artinya; menurunkan, melabuhkan atau memanjangkan. Sedangkan menurut istilah, sebagaimana diungkapkan oleh Imam Ibnul ‘Aroby rahimahullah dan selainnya adalah ; memanjangkan, melabuhkan dan menjulurkan pakaian hingga menutupi mata kaki dan menyentuh tanah, baik karena sombong ataupun tidak. [Lihat Lisanul 'Arob, Ibnul Munzhir 11/321, Nihayah Fi Gharibil Hadits, Ibnul Atsir 2/339]

B. BATAS PAKAIAN MUSLIM
Salah satu kewajiban seorang muslim adalah meneladani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam segala perkara, termasuk dalam masalah pakaian. Rasulullah telah memberikan batas-batas syar’I terhadap pakaian seorang muslim, perhatikan hadits-hadits berikut:.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Artinya : Keadaan sarung seorang muslim hingga setengah betis, tidaklah berdosa bila memanjangkannya antara setengah betis hingga di atas mata kaki. Dan apa yang turun dibawah mata kaki maka bagiannya di neraka. Barangsiapa yang menarik pakaiannya karena sombong maka Alloh tidak akan melihatnya” [Hadits Riwayat. Abu Dawud 4093, Ibnu Majah 3573, Ahmad 3/5, Malik 12. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Al-Misykah 4331]

Berkata Syaroful Haq Azhim Abadi rahimahullah : “Hadits ini menunjukkan bahwa yang sunnah hendaklah sarung seorang muslim hingga setengah betis, dan dibolehkan turun dari itu hingga di atas mata kaki. Apa saja yang dibawah mata kaki maka hal itu terlarang dan haram.[ Aunul Ma’bud 11/103]

Dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata.
“Artinya : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang otot betisku lalu bersabda, “Ini merupakan batas bawah kain sarung. Jika engkau enggan maka boleh lebih bawah lagi. Jika engkau masih enggan juga, maka tidak ada hak
bagi sarung pada mata kaki” [Hadits Riwayat. Tirmidzi 1783, Ibnu Majah 3572, Ahmad 5/382, Ibnu Hibban 1447. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah 1765]

Hadits-hadits di atas mengisyaratkan bahwa panjang pakaian seorang muslim tidaklah melebihi kedua mata kaki dan yang paling utama hingga setengah betis, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam haditsnya yang banyak

Dari Abi Juhaifah Radhiyallahu ‘anhu berkata.
Aku melihat Nabi keluar dengan memakai Hullah Hamro’ seakan-akan
saya melihat kedua betisnya yang sangat putih” [Tirmidzi dalam Sunannya 197, dalam Syamail Muhammadiyah 52, dan Ahmad 4/308]

‘Ubaid bin Khalid Radhiyallahu ‘anhu berkata : “Tatkala aku sedang berjalan di kota Madinah, tiba-tiba ada seorang di belakangku sambil berkata, “Tinggikan sarungmu! Sesungguhnya hal itu lebih mendekatkan kepada ketakwaan.” Ternyata dia adalah Rasulullah. Aku pun bertanya kepadanya, “Wahai Rasulullah, ini Burdah Malhaa (pakaian yang mahal). Rasulullah menjawab, “Tidakkah pada diriku terdapat teladan?” Maka aku melihat sarungnya hingga setengah betis”.[Hadits Riwayat Tirmidzi dalam Syamail 97, Ahmad 5/364. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Mukhtashor Syamail Muhammadiyah, hal. 69]
.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah pernah ditanya tentang seseorang yang memanjangkan celananya hingga melebihi mata kaki. Beliau menjawab :’ Panjangnya qomis, celana dan seluruh pakaian hendaklah tidak melebihi kedua mata kaki, sebagaimana telah tetap dari hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam” [Majmu' Fatawa 22/14]

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata : “ Walhasil, ada dua keadaan bagi laki-laaki; dianjurkan yaitu menurunkan sarung hingga setengah betis, boleh yaitu hingga di atas kedua mata kaki. Demikian pula bagi wanita ada dua keadaan; dianjurkan yaitu menurunkan di bawah mata kaki hingga sejengkal, dan dibolehkan hingga sehasta” [Fathul Bari 10/320]

C. DALIL-DALIL HARAMNYA ISBAL
Pertama.
“Dari Abu Dzar bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan bagi mereka adzab yang pedih. Rasulullah menyebutkan tiga golongan tersebut berulang-ulang sebanyak tiga kali, Abu Dzar berkata : “Merugilah mereka! Siapakah mereka wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab : “Orang yang suka memanjangkan pakaiannya, yang suka mengungkit-ungkit pemberian dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu.” [Hadits Riwayat Muslim 106, Abu Dawud 4087, Nasa'i 4455, Darimi 2608. Lihat
Irwa': 900]

Kedua.
“Dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang melabuhkan pakaiannya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat.” [Hadits Riwayat Bukhari 5783, Muslim 2085]

Ketiga.
“Dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi ersabda : “Apa saja yang di bawah kedua mata kaki di dalam neraka.” [Hadits Riwayat Bukhari 5797, Ibnu Majah 3573, Ahmad 2/96]

Keempat
“Dari Mughiroh bin Syu’bah Radhiyallahu ‘anhu, adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Sufyan bin Sahl! Janganlah kamu isbal, sesungguhnya Allah tidak menyenangi orang-orang yang isbal.” [Hadits Riwayat. Ibnu Majah 3574, Ahmad 4/26, Thobroni dalam Al-Kabir 7909. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah: 2862]

Kelima
“Waspadalah kalian dari isbal pakaian, karena hal itu termasuk kesombongan, dan Allah tidak menyukai kesombongan” [Hadits Riwayat Abu Dawud 4084, Ahmad 4/65. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah: 770]

Keenam
Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata, : “Saya lewat di hadapan Rasulullah sedangkan sarungku terurai, kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menegurku seraya berkata, “Wahai Abdullah, tinggikan sarungmu!” Aku pun meninggikannya. Beliau bersabda lagi, “Tinggikan lagi!” Aku pun meninggikannya lagi, maka semenjak itu aku senantiasa menjaga sarungku pada batas itu. Ada beberapa orang bertanya, “Seberapa tingginya?” “Sampai setengah betis.”[Hadits Riwayat Muslim 2086. Ahmad 2/33]

Berkata Syakh Al-Albani rahimahullah, : “Hadits ini sangat jelas sekali bahwa kewajiban seorang muslim hendaklah tidak menjulurkan pakaiannya hingga melebihi kedua mata kaki. Bahkan hendaklah ia meninggikannya hingga batas mata kaki, walaupun dia tidak bertujuan sombong, dan di dalam hadits ini terdapat bantahan kepada orang-orang yang isbal dengan sangkaan bahwa mereka tidak melakukannya karena sombong! Tidakkah mereka meninggalkan hal ini demi mencontohkan perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap Ibnu Umar?? Ataukah mereka merasa hatinya lebih suci dari Ibnu Umar?” [Ash-Shahihah: 4/95]

Berkata Syaikh Bakr Abu Zaid :” Dan hadits-hadits tentang pelarangan isbal mencapai derajat mutawatir makna, tercantum dalam kitab-kitab shohih, sunan-sunan, ataupun musnad-musnad, diriwayatkan dari banyak sekali oleh sekelompok para sahabat. Beliau lantas menyebutkan nama-nama sahabat tersebut hingga dua puluh dua orang. Lanjutnya : “ Seluruh hadits tersebut menunjukkan larangan yang sangat tegas, larangan pengharaman, karena di dalamnya terdapat ancaman yang sangat keras. Dan telah diketahui bersama bahwa sesuatu yang terdapat ancaman atau kemurkaan, maka diharamkan, dan termasuk dosa besar, tidak dihapus dan diangkat hukumnya. Bahkan termasuk hukum-hukum syar’i yang kekal pengharamannya.”[Hadd Tsaub Wal Uzroh Wa Tahrim Isbal Wa Libas Syuhroh, hal. 19]

D. DAMPAK NEGATIF ISBAL
Isbal kehaaramannya telah jelas, bahkan di dalam isbal terdapat beberapa kemungkaran yang tidak bisa diangga remeh, berikut sebagiannya..

1. Menyelisihi Sunnah
Menyelesihi sunnah termasuk perkara yang tidak bisa dianggap enteng dan ringan, karena kewajiban setiap muslim untuk mengamalkan setiap sendi dien dalam segala perkara baik datangnya dari Al-Qur’an atau Sunnah.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rosul, takut akan di timpa cobaan (fitnah) atau ditimpa adzab yang pedih” [An-Nur : 63]

2. Mendapat Ancaman Neraka
Berdasarkan hadits yang sangat banyak berisi ancaman neraka [2], bagi yang melabuhkan pakaiannya, baik karena sombong taupun tidak.

[3]. Termasuk Kesombongan
Berkata Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah : “Kesimpulannya isbal melazimkan menarik pakaian, dan menarik pakaian melazimkan kesombongan, walaupun pelakunya tidak bermaksud sombong” (Fathul Bari 10/325). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Waspadalah kalian dari isbal pakaian, karena hal itu termasuk kesombongan, dan Allah tidak menyukai kesombongan” [Hadits Riwayat Abu Dawud 4084, Ahmad 4/65, dishohihkan oleh Al-Albany dalam As-Shohihah 770]

Berkata Ibnul Aroby rahimahullah : “Tidak boleh bagi laki-laki untuk memanjangkan pakaiannya melebihi kedua mata kaki, meski dia mengatakan : “Aku tidak menariknya karena sombong”, karena larangan hadits secara lafazh mecakup pula bagi yang tidak sombong, maka tidak boleh bagi yang telah tercakup dalam larangan, kemudian berkata : “Aku tidak mau melaksanakannya karena sebab larangan tersebut tidak ada pada diriku”, ucapan semacam ini merupakan klaim yang tidak bisa diterima, bahkan memanjangkan pakaian itu sendiri menunjukkan kesombongan” [Fathul Bari 10/325]

4. Menyerupai Wanita
Isbal bagi wanita disyari’atkan bahkan wajib, dan mereka tidak diperkenankan untuk menampakkan anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Orang yang isbal berarti mereka telah menyerupai wanita dalam berpakaian, dan hal itu terlarang secara tegas, berdasarkan hadits.

Dari Ibnu Abbas ia berkata ; “Rasulullah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” [Hadits Riwayat Bukhari 5885, Abu Dawud 4097, Tirmidzi 2785, Ibnu Majah 1904]

Imam At-Thobari berkata : “Maknanya tidak boleh bagi laki-laki menyerupai wanita di dalam berpakaian dan perhiasan yang menjadi kekhususan mereka, demikian pula sebaliknya” [Fathul Bari II/521]

Dari Khorsyah bin Hirr berkata : “Aku melihat Umar bin Khaththab, kemudian ada seorang pemuda yang melabuhkan sarungnya lewat di hadapannya. Maka Umar menegurnya seraya berkata : “Apakah kamu orang yang haidh?” pemuda tersebut menjawab : “Wahai amirul mukminin apakah laki-laki itu mengalami haidh?” Umar menjawab ; “Lantas mengapa engkau melabuhkan sarungmu melewati mata kaki?” kemudian Umar minta diambilkan guting lalu memotong bagian sarung yang melebihi kedua mata kakinya”. Kharsyah berkata : “Seakan-akan aku melihat benang-benang di ujung sarung itu” [Hadits Riwayat Ibnu Syaibah 8/393 dengan sanad yang shohih, lihat Al-Isbal Lighoiril Khuyala, hal. 18]

Akan tetapi laa haula wal quwwata illa billah, zaman sekarang yang katanya modern, patokan berpakaian terbalik, yang laki-laki melabuhkan pakaianya menyerupai wanita dan tidak terlihat darinya kecuali wajah dan telapak tangan!, Yang wanita membuka pakaianya hingga terlihat dua betisnya bahkan lebih dari itu. Yang lebih tragis lagi terlontar cemoohan dan ejekan kepada laki-laki yang memendekkan pakaiannya karena mencontoh Nabi dan para sahabat. Manusia zaman sekarang meman aneh, mereka mencela dan mengejek para wanita yang memanjangkan jilbabnya karena taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasulnya, akhirnya kepada Alloh kita mengadu” [Al-Isbal Lighoiril Khuyala hal. 18]

5. Berlebih Lebihan
Tidak ragu lagi syari’at yang mulia ini telah memberikan batas-batas berpakaian, maka barangsiapa yang melebihi batasnya sungguh ia telah belebih-lebihan.

Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : Dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” [Al-A’raf : 31]

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata : “Apabila pakaian melebihi batas semestinya, maka larangannya dari segi isrof (berlebih-lebihan) yang berakhir pada keharaman” [Fathul Bari II/436]

6. Terkena Najis
Orang yang isbal tidak aman dari najis, bahkan kemungkinan besar najis menempel dan mengenai sarungnya tanpa ia sadari, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Naikkan sarungmu karena hal itu lebih menunjukkan ketakwaan dalam lafazh yang lain lebih suci dan bersih” [Hadits Riwayat Tirmidzi dalam Syamail 97, Ahmad 5/364, dishohihkan oleh Al-Albani dalam Mukhtashar Syama’il Muhammadiyyah hal. 69]

F. SYUBHAT DAN JAWABANNYA
Orang yang membolehkan isbal melontarkan syubhat yang cukup banyak, di antara yang sering muncul ke permukaan adalah klaim mereka bahwa isbal jika tidak sombong dibolehkan. Oleh karena itu penulis perlu menjawab dalil-dalil yang biasa mereka gunakan untuk membolehkan isbal jika tidak bermaksud sombong.

Pertama : Hadits Ibnu Umar
Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang melabuhkan pakaiannya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat!” Abu Bakar bertanya, “Ya Rasulullah, sarungku sering melorot kecuali bila aku menjaganya!” Rasulullah menjawab, “Engkau bukan termasuk orang yang melakukannya karena sombong.”[Hadits Riwayat Bukhari 5784]

Mereka berdalil dengan sabda Rasulullah, “Engkau bukan termasuk orang yang melakukannya karena sombong.”, bahwasanya isbal tidak sombong ibolehkan?!

Jawaban.
Berkata Syaikh Al-Albani : “Dan termasuk perkara yang aneh, ada sebagian orang yang mempunyai pengetahuan tentang Islam, mereka berdalil bolehnya memanjangkan pakaian atas dasar perkatan Abu Bakar ini. Maka aku katakan bahwa hadits di atas sangat gamblang bahwa Abu Bakar sebelumnya tidak memanjangkan pakaiannya, sarungnya selalu melorot tanpa kehendak dirinya dengan tetap berusaha untuk selalu menjaganya. Maka apakah boleh berdalil dengan perkataan ini sementara perbedaannya sangat jelas bagaikan matahari di siang bolong dengan apa yang terjadi pada diri Abu Bakar dan orang yang selalu memanjangkan pakaiannya? Kita memohon kepada Allah keselamatan dari hawa nafsu. (As-Shohihah 6/401). Kemudian Syaikh berkata di tempat yang lain : “Dalam hadits riwayat Muslim, Ibnu Umar pernah lewat di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan sarungnya melorot, Rasulullah menegur Ibnu Umar dan berkata, “Wahai Abdulloh, naikkan sarungmu!”. Apabila Ibnu Umar saja yang termasuk sahabat yang mulia dan utama, Nabi tidak tinggal diam terhadap sarungnya yang melorot bahkan memerintahkannya untuk mengangkat sarung tersebut, bukankah ini menunjukkan bahwa isbal itu tidak berkaitan dengan sombong atau tidak sombong?! [Mukhtashar Syamail Muhammadiyyah hal. 11]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
”Artinya : Sesungguhnya pada yang demikian ini benar-benar terdapat peringatan bagi orang yang mempunyai hati atau apa yang menggunakan
pendengarannya, sedang ia menyaksikannya” [Qoof : 37]

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata : “Dan adapun orang yang berhujjah dengan hadits Abu Bakar, maka kita jawab dari dua sisi. “Pertama, bahwa salah satu sisi sarung Abu Bakar kadang melorot tanpa disengaja, maka beliau tidak menurunkan sarungnya atas kehendak dirinya dan ia selalu berusaha menjaganya. Sedangkan orang yang mengklaim bahwa dirinya isbal karena tidak sombong, mereka menurunkan pakaian mereka karena kehendak mereka sendiri. Oleh karena itu, kita katakan kepada mereka, ‘Jika kalian menurunkan pakaian kalian di bawah mata kaki tanpa niat sombong, maka kalian akan diadzab dengan apa yang turun di bawah mata kaki dengan Neraka. Jika kalian menurunkan pakaian karena sombong, maka kalian akan diadzab dengan siksa yang lebih pedih, yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan berbicara kepada kalian, tidak dilihat oleh-Nya, tidak disucikan oleh-Nya dan bagi kalian adzab yang pedih”. Yang kedua, Abu Bakar mendapat rekomendasi dan tazkiah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa ia bukan termasuk orang yang sombong, maka, apakah kalian juga mendapat tazkiah dan rekomendasi yang serupa?” [Fatawa Ulama Balad Haram hal. 1140]

”Artinya : Maka ambillah hal itu untuk menjadi pelajaran, hai orang yang mempunyai pandangan” [Al-Hasyr : 2]
.
Kedua : Mereka yang membolehkan isbal jika tidak sombong, menyangka bahwa hadits-hadits larangan isbal yang bersifat mutlak (umum), harus ditaqyid (dikaitkan) ke dalil-dalil yang menyebutkan lafazh khuyala’ (sombong), sesuai dengan kaidah ushul fiqh, “Hamlul Mutlak ‘alal Muqoyyad Wajib” (membawa nash yang mutlak ke muqoyyad adalah wajib).

Jawaban.
Kita katakan kepada mereka, “Itulah sejauh-jauhnya pengetahuan mereka.[An-Najm : 30]
.
Kemudian kaidah ushul “Hamlul Muthlaq ‘alal Muqoyyad” adalah kaidah yang telah disepakati dengan syarat-syarat tertentu. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak perkataan ahlul ilmi dalam masalah ini.

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah : “Isbal pakaian apabila karena sombong maka hukumannya Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat, tidak mengajak bicara dan tidak mensucikannya, serta baginya adzab yang pedih. Adapun apabila tidak karena sombong, maka hukumannya disiksa dengan neraka apa yang turun melebihi mata kaki, berdasarkan hadits.

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan bagi mereka adzab yang pedih: orang yang memanjangkan pakaiannya, yang suka mengungkit-ungkit pemberian dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu”. Juga sabdanya : “Barangsiapa yang melabuhkan pakaiannya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat, Adapun yang isbal karena tidak sombong, maka hukumannya sebagaimana dalam hadits : “Apa saja yang dibawah kedua mata kaki di dalam Neraka”. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mentaqyidnya dengan sombong atau tidak, maka tidak boleh mentaqyid hadits ini berdasarkan hadits yang lalu. Juga Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu ‘anhu telah berkata bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Keadaan sarung seorang muslim hingga setengah betis, tidaklah berdosa bila memanjangkannya antara setengah betis hingga di atas mata kaki, dan apa yang turun di bawah mata kaki, maka bagiannya di neraka, barangsiapa yang menarik pakaiannya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya”.

Di dalam hadits ini, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan dua permisalan dalam satu hadits, dan ia menjelaskan perbedaan hukum keduanya karena perbedaan balasannya. Keduanya berbeda dalam perbuatan dan berbeda dalam hukum dan balasan. Maka selama hukum dan sebabnya berbeda, tidaklah boleh membawa yang mutlak ke muqoyyad (khusus), di antara syaratnya adalah bersatunya dua nash dalam satu hukum, apabila hukumnya berbeda, maka tidaklah ditaqyid salah satu keduanya dengan yang lain. Oleh karena itu ayat tayammum yang berbunyi :”Basuhlah mukamu dan tanganmu dengan tanah” tidak ditaqyid dengan ayat wudhu, “Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku” maka tayammum itu tidak sampai siku, karena mengharuskan perlawanan”[As’ilah Muhimmah hal, 29-30, Lihat pula Fatawa Syaikh Utsaimin 2/921, Isbal Lighoiril khuyala hal. 26]

Kesimpulannya ; Kaidah “Membawa nash yang mutlak ke muqoyyad wajib” adalah kaidah yang telah muttofak alaihi (disepakati) pada keadaan bersatunya hukum dan sebab. Maka tidak boleh membawa nash yang mutlak ke muqoyyad apabila hukum dan sebabnya berbeda, atau hukumnya berbeda dan sebabnya sama! [Lihat Ushul Fiqh Al-Islamy 1/217 karya Dr Wahbah Az-Zuhaili] [3]

G. KESIMPULAN
Dari pembahasan di muka, dapat disimpulkan:

1. Isbal adalah memanjangkan pakaian hingga menutupi mata kaki, baik karena sombong maupun tidak, dan hal ini haram dilakukan bagi laki-laki.
2. Batasan pakaian seorang laki-laki ialah setengah betis, dan dibolehkan hingga di atas mata kaki, tidak lebih.
3. Hukum isbal itdak berlaku bagi wanita, bahkan mereka disyari’atkan menurunkan pakaiannya hingga sejengkal di bawah mata kaki.
4. Isbal pakaian tidak hanya sarung, berlaku bagi setiap jenis pakaian berupa celana, gamis, jubah, sorban dan segala sesuatu yang menjulur ke bawah.
5. Isbal karena sombong adalah dosa besar, oleh karena itu pelakunya berhak tidak dilihat oleh Allah pada hari kiamat, tidak disucikan-Nya, dan baginya adzab yang pedih.
6. Isbal jika tidak sombong maka baginya adzab neraka apa yang turun di bawah mata kaki.
7. Isbal memiliki beberapa kemungkaran, sebagaimana telah berlalu penjelasannya
8. Klaim sebagian orang yang melakukan isbal dengan alasan tidak sombong merupakan klaim yang tidak bisa diterima. Maka bagi mereka, kami sarankan untuk memperdalam ilmu dan merujuk kalam ulama dalam masalah ini.

Demikian yang bisa kami sajikan tentang masalah isbal. Semoga tulisan ini ikhlas karena mengharap wajah-Nya dan bermanfaat bagi diri penulis serta kaum muslimin di manapun berada, amiin. Wallahu a’lam.
Abu Abdillah Ibnu Luqman

[[Disalin dari majalah Al Furqon, Edisi : 03/IV/Syawal 1425H. Penerbit Lajnah Dakwah Ma’had Al-Furqon, Alamat : Maktabah Ma’had Al-Furqon, Srowo Sidayu Gresik Jatim]
====================

silahkan baca dalil-dalil celana cingkrang di:

Syubhat Seputar Larangan Isbal
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/syubhat-seputar-larangan-isbal.html

Larangan Isbal, Melabuhkan Pakaian Hingga Menutup Mata Kaki
http://almanhaj.or.id/content/2115/slash/0/larangan-isbal-melabuhkan-pakaian-hingga-menutup-mata-kaki/

ISBAL ?? NO !! Apa sih susahnya? wong tinggal ninggikan celana sedikit? Kan, masih tetap keren?
http://www.firanda.com/index.php/artikel/aqidah/273-isbal-no-apa-sih-susahnya-wong-tinggal-ninggikan-celana-sedikit-kan-masih-tetap-keren

Dalil panjang baju wanita sampai (hampir) menyentuh tanah:
http://muslimah.or.id/fikih/ujung-pakaianku-penyapu-jalanan.html

Celana Membawa Sengsara
http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/celana-isbal.html

Ada apa di balik ISBAL
https://addariny.wordpress.com/2009/05/19/ada-apa-di-balik-isbal/

=

Yang Di inginkan Seorang istri dari suaminya..

1461565_609662509101301_252819460_n

# Yang Di inginkan Seorang istri dari suaminya.. #

“Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istrinya” (HR Tirmidzi)

Aku menginginkan suamiku mau mendengar keluhanku, sehingga menjadi sebab aku merasa tidak sendiri dan mengurangi bebanku.

Aku menginginkan suamiku mengajari agama untukku atau membantuku untuk menuntut ilmu. Karena dengan itu, akan menjadi sebab aku dan suami menjadi lebih baik.

Aku menginginkan suamiku dengan baik jika menasehatiku dan tidak mengungkit-ungkit kesalahan yang pernah kulakukan dahulu. Karena hal itu membuat jiwa ini tenang dan bisa lebih menerima kebenaran.

Aku menginginkan suamiku memperlakukanku dengan baik, dengan penuh kasih sayang dan kelembutan. Dan tidak bersikap kasar padaku. Karena dengan sebab itu akan menjadi sebab lenggengnya cinta dan kasih sayang.

Aku menginginkan suamiku meluangkan waktu untuk berbicara, bersenda gurau dan bercengkrama denganku. Karena itulah kebahagian seorang istri bisa bersama, berbincang, bersendau gurau dan berkasih sayang dengan orang yang dia cintai (suaminya)

Aku menginginkan suamiku menghargaiku, membicarakan dan mendiskusikan permasalahan rumah tangga atau yang lain walupun tidak semua permasalahan karena aku merasa terhargai dengan hal itu

Aku menginginkan suamiku tidak mudah emosi dan marah, karena hal itu menjadi sebab tetap jernihnya hubungan rumah tangga kita.

Aku menginginkan suamiku memberikan motivasi kepadaku karena hal itu membuatku semangat.

Aku menginginkan suamiku membantuku dalam pekerjaan rumah, karena hal itu dapat meringankanku dan membuatku merasa suamiku selalu hadir di saat-saat aku membutuhkannya.

Aku menginginkan suamiku jika hendak pergi atau keluar rumah selalu pamit dan menciumku serta dalam keadaan tersenyum, karena hal itu membuatku bahagia.

Aku menginginkan suamiku jika tidak ada di rumah/berpergian untuk menghubungiku agar aku tidak merasa cemas.

Aku menginginkan suamiku menerima kekuranganku, karena hal itu membuatku merasa nyaman dan bahagia.

Dari Para Istri Untuk Para Suami…
====== ======

Dan tempat yang paling baik untuk menimba ilmu bagi wanita adalah seorang suami yang shalih, penuntut ilmu dan bertaqwa kepada Allah.

””Manusia yang paling berhak dengan kelembutan dan kasih sayangmu adalah istrimu… jangan pelit kepadanya dengan ucapan yang manis.”

copas

silahkan baca:

Romantisme Rasulullah Bersama Istri-Istrinya
http://kisahmuslim.com/rasulullah-bersama-istri-istrinya/

Menjadi suami idaman istri
http://abuzuhriy.com/menjadi-suami-idaman-istri/

Suami Sejati
http://www.firanda.com/index.php/artikel/keluarga/118-suami-sejati-bag1-qsurat-dari-suami-buat-para-suamiq

Wasiat Rasulullah untuk bersikap baik kepada kaum wanita
http://www.firanda.com/index.php/artikel/keluarga/141-suami-sejati-bag-7-wasiat-untuk-memperhatikan-para-wanita

-

 

 

1467489_610226802378205_752854497_n 1466128_609668902433995_550139967_n 1451547_609664045767814_1891538809_n 530493_609660389101513_2106357482_n

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 296 pengikut lainnya.