• Blog Stats

    • 38,079,157 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • arsip artikel

  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

PENDETA MENGHUJAT, MUALAF MERALAT (BAGIAN 2)

Rukun Islam 1b : Bersaksi bahwa Muhammad Nabi Khusus bangsa Arab

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)

Selanjutnya, kalimat yang kedua dari syahadat ialah suatu pernyataan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

Sesuai surat 3 Aali lmraan ayat 164 dan surat 62 Al Jumu’ah ayat 2, maka Muhammad diutus sebagai nabi untuk bangsa Arab. Renungkanlah ayat-ayat berikut ini:

“Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang mukmin, ketika Allah mengutus kepada mereka seorang rasul dari kalangan meraka sendiri (Arab), dia membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah dan mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka kitab dan hikmah, sesungguhnya keadaan mereka sebelum itu adalah dalam kesesatan yang nyata” (Surat 3 Aali Imraan ayat 164).

“Dia (Allah) yang membangkitkan di antara orang-orang ummi seorang rasul dari kalangan meraka (Arab) yang membacakan kepada mereka ayat-ayatnya, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka kitab dan hikmah. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya adalah dalam kesesatan yang nyata.” (Surat 62 Al Jumu’ah ayat 2). (hal. 19).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

Permainan istilah dalam tulisan itu amat lihai meski licik. Mungkin roh jahat sedang berdiam, bekerja dan melakukan pekerjaannya dalam diri Himar Amos. Sehingga dia tidak bisa mernfungsikan akal sehatnya.

Sebaiknya, kalau sedang kerasukan roh jahat, jangan coba-coba menulis buku, supaya tidak memalukan diri sendiri. Bahkan menjatuhkan titel sarjananya dari doktorandes menjadi doktorambles.

Al Qur’an surat Aali lmraan ayat 164 dan Al Jumu’ah ayat 2 yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad saw. semasa hjdupnya diutus Allah untuk mengajarkan Islam kepada kaumnya (bangsa Arab). Ayat ini, oleh Himar Amos dipahamkan bahwa kalau begitu, Nabi Muhammad itu diutus khusus hanya untuk bangsa Arab saja, bukan kepada yang lain.

Itulah penafsiran modern sarjana primitif Himar Amos.

Jika karena Nabi Muhammad itu dari bangsa Arab dan memakai bahasa Arab, lalu diambil kesimpulan bahwa Nabi Muhammad adalah rasul untuk bangsa Arab dan Islam juga hanya untuk bangsa Arab, ini jelas sangat keliru. Picik sekali alam pikiran Drs. Himar Amos.

Dua ayat yang dianggap menyudutkan Islam dikutip terjemahannya lalu dikomentari secara negatif. Sementara ayat-ayat lain yang jumlahnya sangat banyak yang mendukung kebenaran Islam, sengaja ditutup-tutupi. Kelihatan dengan sangat mencolok kebencian dan sentimen Himar Amos terhadap Islam.

Sebagai contohnya, ayat-ayat yang mendukung kerasulan Nabi Muhammad saw. Dan Al Qur’an untuk segenap alam, itu sengaja tidak dikutip, seperti:

“Dan Kami tiada mengutusmu (Muhammad) melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam.” (Al Anbiyaa 107).

“Dan tiadalah Kami mengutus angkau (Muhammad) melainkan untuk seluruh manusia sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Qs. Saba’ 28).

“Al Qur’an adalah suatu peringatan untuk semesta alam” (Qs. At Takwiir 27 dan Al Qalam 52).

“Dan Kami turunkan Al Qur’an kepadamu (Muhammad) supaya engkau jelaskan kapada umat manusia, apa-apa yang diturunkan kepada mereka, supaya mereka berpikir.” (Qs. An Nahl 44).

“Muhammad bukanlah bapak salah seorang dari laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (Qs. AlAhzaab 40).

Lima ayat tersebut, menyatakan bahwa Nabi Muhammad beserta Al Qur’an bukan hanya untuk Bangsa Arab saja, melainkan untuk semua manusia dan seluruh makhluk di alam semesta ini. Ayat-ayat tersebut sengaja tidak dikutip oleh Drs. Himar Amos.

Dan kalau mau teliti dalam membaca Alkitab (Bibel) milik umat Kristen, justru Nabi Isa (Yesus) beserta Injilnya itulah yang hanya dikhususkan bagi suatu bangsa tertentu, yaitu untuk Bani Israel saja.

Sebab kedatangan Yesus ke dunia ini untuk meneruskan risalah Nabi Musa as. kepada Bani Israel.

Jadi, kitab Injil dan Taurat merupakan kitab suci yang berisi petunjuk dan pengajaran, tapi hanya ditujukan bagi Bani Israel saja, sebagaimana kesaksian Yesus sendiri bahwa dia diutus untuk Bani Israel. Simak sabda Yesus berikut:

“Jawab Yesus: ‘Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24).

“Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel” (Matius 10:5-6).

Dua ayat tersebut membuktikan bahwa yang dimaksud dengan surat Al Maa-idah 46 isinya meginformasikan bahwa kitab Taurat dan Injil memang merupakan pengajaran dan petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa dari Ahli Kitab, yaitu Yahudi dan Nashara saja. Penjelasan ini diperkuat dengan sabda Yesus di bawah ini:

“Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia aku berdoa, tetapi untuk mereka (Bani Israel) yang telah Engkau berikan kepadaku, sebab mereka adalah milik-Mu” (Yohanes 17:9).

Jelaslah bahwa misi Yesus itu bukan untuk seluruh dunia, tapi khusus untuk Bani Israel saja.

Sebaiknya, Himar Amos lebih rajin lagi membaca buku-buku kaliber dunia internasional, supaya tidak ketinggalan zaman. Sebab jauh sebelum Amos menulis buku picisan, para tokoh ilmuwan dunia yang non muslim sudah mengakui dengan jujur dan ilmiah tentang kemuliaan nabi Muhammad saw kelas dunia:

a. Muhammad adalah Pahlawan kebaikan sepanjang masa “Mohammed was the soul of kindness and his influence was left and never forgotten by those around him” “Muhammad adalah jiwa bagi seluruh kebaikan dan pengaruhnya terasa serta tidak pernah terlupakan oleh orang yang berada di sekelilingnya”. (Diwan Chans Sharma, The Propets of the East, Calcutta 1935, hal. 122.)

b. Muhammad adalah tokoh dunia pelopor anti rasialis “FourYears after the death or Justinian, A.D. 569, was born at Mecca, in Arabia the man who, of all men exercised the greatest influence upon the human race, Mohammed” “Empat tahun setelah kematian Justinian, 569 M, lahirlah di Makkah, jazirah Arabia, seorang yang kemudian mempunyai pengaruh sangat besar terhadap ras manusia, yaitu Muhammad”. (John William Drapper, M.D. LL.D.A., History of Intelectual Development of Europe, London 1875, vol. I, hal. 329).

c. Muhammad adalah pejuang harkat dan emansipasi untuk wanita sejagad “That his (Mohammed’s) reforms enhanced the status of women in general is universally admitted” (Dobrakan “Muhammad yang telah mengangkat kedudukan wanita dalam skala yang luas diakui secara universal”) (H.A.R. Gibb, Mohammedanism, London, 1953, hal. 33).

Sumber: “Pendeta Menghujat Muallaf Maralat”, Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus), FAKTA (Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan), Jakarta, 1999.

Rukun Islam 1c : Bersaksi bahwa Muhammad mengajar Quran utk org Arab

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)

Oleh karena ayat-ayat di atas tadi menyatakan bahwa Muhammad adalah nabi untuk bangsa Arab maka kitab Al Qur’an hanya ditulis dalam bahasa Arab. (hal. 20).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

Memang Al Qur’an itu berbahasa Arab dan diturunkan di negara Arab. Tapi tidaklah berarti bahwa Al Qur’an itu hanya untuk Bangsa Arab saja. Ini pemahaman yang keliru.

Setiap menurunkan wahyu kepada suatu kaum, Allah menggunakan bahasa kaum itu juga. Sebab kalau memakai bahasa lain, tentu tidak mungkin dimengerti oleh mereka. Bagaimana Rasul itu akan menerangkan kepada umatnya, bila bahasa yang dipakai tidak dimengerti oleh bangsa itu, tentu mustahil. Anak kecil juga paham akan hal ini.

Karena Al Qur’an itu diwahyukan di negara Arab dan nabi yang menerima wahyu itu juga orang Arab, jelas dong… bahasa yang digunakan tentunya Bahasa Arab ! Lha, mana mungkin wahyu Allah diturunkan di Arab, lalu bahasa yang dipakai adalah bahasa Jepang ? Tentu harus Bahasa Arab juga agar dapat dimengerti dan dipahami oleh mereka, bukan?

Demikian juga dengan Nabi Isa ketika menerima wahyu. Apakah beliau menerima wahyu dalam bahasa Indonesia ? Mustahil ! Wahyu yang beliau terima ketika itu pasti menggunakan bahasa yang berlaku menurut suku bangsanya, yaitu Bahasa Ibrani.

Maka seharusnya Injil yang tertua pun ditulis dalam bahasa Ibrani. Tapi sayangnya bahasa Injil yang asli ketika Nabi Isa as. menerimanya sudah tidak ada lagi. Naskah Injil yang tertua dan dianggap asli saat ini justru ditulis dalam Bahasa Yunani. Padahal Yesus tidak pernah tour ke Yunani.

Sebenarnya, kalau Himar Amos mau sedikit lebih teliti dan kritis, justru Alkitab/Injil itulah yang dikhususkan bagi golongan tertentu saja, yaitu Bani Israel, bukan untuk seluruh dunia. Hal ini tidak diketahui oleh penulis kitab tersebut, disebabkan minimnya ilmu tentang agama Kristen itu sendiri, apalagi ilmu tentang Islam.

Bukti lain bahwa Al Qur’an adalah kitab suci untuk seluruh manusia sejagad adalah adanya seruan dan peringatan yang memakai kata ‘wahai manusia’, misalnya:

“Wahai manusia, makanlah olah kamu apa-apa yang ada di bumi, segala yang halal lagi baik.” (Qs. Al Baqarah 168).

“Wahai manusia, sudah datang kepada kamu seorang Rasul (Muhammad saw) dengan membawa kebenaran dari Tuhan kamu”(Qs. An Nisaa 170).

“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya (Al Qur’an) yang terang benderang” (Qs. An Nisaa 174).

“Wahai manusia, sesungguhnya aku ini adalah Rasul untuk kamu semua (manusia sejagad)” (Qs. Al A’raaf 158).

Sumber: “Pendeta Menghujat Muallaf Maralat”, Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus), FAKTA (Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan), Jakarta, 1999

Rukun Islam 1d : Bersaksi bahwa Muhammad Celaka di Akhirat

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Karena tidak tampak adanya penjelasan yang menyatakan bahwa Muhammad akan diselamatkan setelah dia meninggal dunia, maka Allah dan setiap pengikut agama bangsa Arab harus bershalawat yaitu memohon kepada Allah semoga Allah melimpahkan berkah dan kesejahteraan kepada Muhammad sebagaimana yang disebut dalam Surat 33 Al Ahzaab ayat 56 yang berbunyi:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat atas nabi: Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kepadanya dan berilah salam dengan sungguh-sungguh.”

Dengan demikian bukan pengikut agama bangsa Arab saja yang harus bershalawat atas nabi Muhammad, tetapi juga Allah harus bersalawat yaitu memohon kepada Allah semoga Allah melimpahkan berkah dan kesejahteraan bagi Muhammad.

Sudah pasti hal ini sangatlah aneh, sebab itu tentu menjadi pertanyaan bagi para pembaca mengapa Allah harus memohon kepada Allah untuk berkat dan kesejahteraan bagi Muhammad?

Juga menjadi suatu keanehan jikalau Allah harus memohon kepada Allah, yang berarti hal itu menyatakan bahwa Allah lebih dari pada satu.

Apakah memang demikian? Menurut logika Allah adalah yang paling tinggi kedudukannya. Oleh sebab itu mungkin ada alasan lain mengapa Allah harus memohon berkat kesejahteraan bagi Muhammad, kepada Allah, (hal. 23-24).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Jika ada orang berpendapat seperti itu, meskipun dia seorang sarjana, jelas menunjukkan betapa minim pengetahuannya tentang Islam. Penafsiran demikian itu amat kacau, hanya berdasarkah harfiah saja.

Tapi anehnya, dengan modal pengawuran seperti itu, sarjana murtadin Himar Amos malah dikagumi oleh umat Kristen. Mestinya umat Kristen menolak tulisan yang sepenuhnya tidak berbobot, tidak ilmiah, tidak rasional dan tidak bisa dipertanggung-jawabkan. Bahkan hanya memalukan umat Kristen saja.

Apabila terjadi tuntutan dari umat Islam kepada pihak yang berwajib, maka yang repot dan rugi adalah umat Kristen, bukan? Apalagi jika ada kelompok Islam yang terpancing emosinya. Gawat lagi, bukan?

Supaya situasi tidak semakin keruh, kami tetap menjawab sekaligus meluruskan hujatannya, dengan harapan agar Himar Amos dan umat Kristen lainnya dapat mengetahui makna dan filosofi shalawat nabi.

Shalawat artinya kemuliaan atau kesejahteraan. Shalawat Allah kepada Nabi Muhammad bukan berarti bahwa Allah memohonkan kemuliaan atau kesejahteraan kepada Allah yang lainnya untuk Muhammad, melainkan Allah memberikan rahmat, kesejahteraan dan kemuliaan atas beliau.

Maksud malaikat bershalawat kepada Nabi yaitu malaikat turut memohon ampunan kepada Allah. Sedangkan shalawat orang-orang beriman kepada Nabi maksudnya mendoakan agar diberi rahmat dan kesejahteraan atas Nabi Muhammad saw. Dan kesemuanya itu bukan berarti karena Nabi Muhammad saw. belum selamat atau tidak mendapat keselamatan dari Allah Swt.

Tujuan Allah bershalawat kepada Nabi Muhammad ialah agar umat Islam seluruhnya menaruh rasa hormat kepada beliau. Sebab beliau adalah pilihan-Nya untuk menjadi nabi terakhir dan penutup para nabi, yang membebaskan manusia dari kehidupan jahiliyah yang bagaikan binatang. Atas perjuangan beliau, umat manusia bisa dihantarkan ke alam yang terang benderang. Beliaulah yang mengantarkan umat manusia dari kehidupan hewani menjadi kehidupan yang manusiawi. Jika tidak ada beliau, entah kebejatan moral apa yang dilakukan oleh umat manusia.

Oleh sebab itu, sebagai orang yang tahu diri, umat manusia sangat wajib untuk mensyukuri jasa beliau. Untuk mengabadikan rasa syukur dan jasa beliau inilah maka ‘shalawat serta salam’ dijadikan sebagai salah satu rukun dzikri, yaitu suatu bacaan rukun bagi umatnya setiap mengerjakan shalat.

Tetapi harus diingat bahwa pembacaan shalawat terhadap Nabi Muhammad tersebut bukan berarti bahwa beliau tidak selamat di akhirat. Tanpa ada satupun umat Islam yang bershalawat, beliau tetap mendapatkan keselamatan dari Allah Swt. Sebab beliau telah dijamin masuk sorga oleh Allah Swt.

Meskipun Rasulullah sudah pasti masuk sorga, umat Islam masih saja mengirim bacaan shalawat kepada beliau, sebab pahala doa shalawat itu kembali lagi kepada umat yang bershalawat. Dengan bershalawat kepada Nabi berarti telah tunduk dan patuh kepada perintah Allah Swt. pada ujung surat Al Ahzaab 56 tersebut:

“Wahai orang-orang yang beriman, barshalawatlah kepadanya (Muhammad) dan berilah salam dengan sungguh-sungguh”.

Kalau diperhatikan, perintah pada ayat tersebut dimulai dengan perintah atau suruhan ‘Wahai’. Ditujukan kepada siapa perintah ‘Wahai’ ini? Jelas ditujukan kepada orang-orang yang beriman. Apa perintah dan suruhan Allah tersebut ? Tiada lain untuk ‘bershalawat dan mengucapkan salam’. Kepada siapa ? Jelas kepada ‘Nabi Muhammad saw’. Caranya bagaimana ? Yaitu dengan ‘bersungguh-sungguh mengikuti perintah dan aturan Allah.

Seandainya Allah tidak memberikan contoh dan petunjuk tentang tata cara mensyukuri karunia-Nya yang telah diberikan melalui baginda Nabi, tentu akan terjadi bermacam-macam cara dalam mensyukuri nikmat tersebut. Misalnya, dengan memberikan sesajian, tumbal, korban hewan dan lain-lain menurut selera dan keinginan masing-masing.

Oleh karena Allah memberikan petunjuk Al Qur’an dalam hal etika menghormati manusia pilihan-Nya itu, maka umat Islam mematuhi perintah tersebut agar tidak terjadi kekacauan dalam beribadah kepada-Nya.

Kemudian dalam satu hadits disebutkan sebagai berikut:

“Dari Anas bin Malik ra, ia berkata: telah bersabda Rasulullah saw.: “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali saja, niscaya Allah akan memberikan sepuluh kesejahteraan kepadanya dan dihapuskan darinya sepuluh kesalahan dan diangkat baginya sepuluh derajat.” (HR. Bukhari, Nasa’i, Ibnu Hibban dan Hakim).

Atas dasar hadits di atas, maka umat Islam di manapun berada selalu membacakan shalawat kepada Rasulullah setiap waktu shalat maupun setiap kali mendengar namanya disebut. Sebab dengan membacakan satu kali shalawat kepada Rasulullah, maka balasannya adalah mendapat sepuluh kebaikan dan dihapuskan sepuluh keburukan. Nah, siapa yang tidak mau mendapat pahala sebanyak itu?

Dengan demikian, keberadaan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah sungguh membawa berkah dan rahmat bagi umatnya. Sebab dengan bershalawat kepadanya satu kali saja, akan memperoleh pahala sepuluh kebaikan dan menghilangkan sepuluh keburukan. Subhanallah, sungguh beruntung menjadi pengikut beliau.

Analogi yang mudah dipahami, bayi yang meninggal dunia sebelum berbuat dosa, dia pasti akan langsung masuk sorga. Apakah karena dia pasti akan masuk sorga lantas orangtuanya langsung menguburkannya tanpa harus mendoakannya? Tidak !! Bahkan lebih dari itu, sebagai manusia yang berakhlak mulia umat Islam juga memohon kepada Allah agar bayi tersebut diberi tempat yang layak di sisi-Nya. Pahala dalam mendoakan dan memohon kepada Allah untuk anak bayi yang tersayang itu, kembali lagi kepada orang yang mendoakan.

Kalau terhadap anak bayi yang belum memberikan jasa saja, perlu mendoakan kepada Allah tempat yang layak di sisi-Nya, mengapa terhadap seseorang yang telah begitu besar jasanya bagi umat manusia sejagad raya ini, tidak kita doakan dan mohonkan kepada Allah tempat yang layak di sisi-Nya? Tentu lebih pantas, bukan?

VPendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)

Lebih lengkap lagi pertanyaan menjadi: “Mengapa Allah dan pengikut agama bangsa Arab harus bersalawat atas nabi Muhammad?”

Hal ini disebabkan karena Muhammad memang belum memperoleh keselamatan karena dia tidak diberi kuasa apapun oleh Allah.

Setiap pengikut agama bangsa Arab harus terus-menerus bershalawat untuk Muhammad dengan pengharapan agar Muhammad memperoleh keselamatan. Kenyataan ini dapat dilihat dari ayat-ayat Al Qur’an berikut:

Katakanlah, “Aku tidak kuasa mendatangkan manfaat dan tidak pula kuasa menolak mudarat untuk diriku, kecuali dikehendaki Allah … ” (Surat 7 Al Araaf ayat 188).

“Katakantah, “Aku tidak kuasa menolak mudarat dari diriku dan tidak mendatangkan manfaat kecuali dikehendaki Allah. ……………..” (Surat 10 Yuunus ayat 49). (hal. 25-26)

ZTanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

Surat Al A’raaf 188 dan Yunus 49 itu justru menunjukkan kejujuran Muhammad saw. Beliau mengatakan apa adanya tanpa menyombongkan diri dan menyadari bahwa beliau hanyalah seorang rasul, bukan Tuhan. Beliau mengakui tidak bisa mendatangkan manfaat dan tidak kuasa menolak mudharat baik untuk dirinya maupun orang lain, kecuali atas kehendak Allah Swt. semata.

Beliau menyampaikan apa adanya sesuai dengan yang diwahyukan oleh Allah swt., agar umatnya tidak tersesat. Sebab jika tidak demikian, maka dikhawatirkan umatnya akan selalu meminta dan memohon lewat beliau, atau paling tidak menjadikan beliau sebagai perantara. Inilah yang tidak dikehendaki oleh Allah. Jika memohon sesuatu hendaklah langsung kepada Allah tanpa perantara.

Kalau mau pakai pikiran yang jernih, justru itulah bukti bahwa Nabi Muhammad saw. adalah seorang manusia yang super tinggi kejujurannya. Beliau tidak mau disamakan dengan Tuhan, disembah dan dipuja-puja melampaui batas.

Di sinilah letak perbedaan antara Nabi Muhammad dalam pandangan Islam dengan Nabi Isa as. (Yesus) menurut pandangan Kristen. Menurut Kristen, Yesus bukan manusia biasa seperti Nabi Muhammad. Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat pusat meminta dan beribadah. Padahal Yesus tidak pernah mengajarkan demikian. Ajaran Yesus adalah ajaran Tauhid, sama seperti ajaran Nabi Muhammad saw. Perhatikan sabda Yesus pada ayat-ayat berikut ini:

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Yohanes 17:3).

Pada ayat tersebut Yesus mengajarkan Tauhid kepada umatnya, yaitu mengenal Allah Yang Esa dan dirinya sebagai seorang utusan-Nya.

Ayat di bawah ini menunjukkan bahwa hanya kepada Allah sajalah tempat menyembah dan berbakti, bukan kepada manusia dan juga bukan terhadap Yesus sendiri. Perhatikan sabda Yesus di bawah ini:

“Berkatalah Yesus kepadanya: ‘Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti’ …” (Matius 4:10).

Karena umat Kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang menjelma jadi manusia, maka jelas menurut mereka Yesus itu adalah Allah itu sendiri. Keyakinan ini justru menjadikan mereka tersesat, karena mereka menganggap dia itu Tuhan, maka di mana-mana mereka memohon dan meminta serta berbakti tertuju kepada Yesus. Padahal Yesus sendiri ternyata tidak bisa juga mendatangkan manfaat maupun menolak mudharat yang menimpa pada dirinya sendiri. Yesus juga tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, karena dia hanyalah manusia biasa, bukan Tuhan.

Buktinya, ketika Yesus ditangkap oleh pasukan yang disuruh oleh tua-tuaYahudi yang bekerja sama dengan salah seorang muridnya sendiri sebagai penghianat, Yesus tidak bisa menghindar (Matius 26:47-48). Juga ketika orang-orang memperlakukan seenaknya, Yesus tidak bisa menghindar. Perhatikan ayat berikut ini:

“Lalu mereka meludahi mukanya dan meninjunya, orang-orang lain memukul dia” (Matius 26:67).

Bahkan lebih parah lagi -menurut cerita Bibel- ketika Yesus disalibkan, dia benar-benar tidak berdaya, tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri, sehingga dia berteriak histeris minta pertolongan kepada Allah. Perhatikan ayat di bawah ini:

“Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani ?”Artinya: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?” (Matius 27:46).

Sampai soal musim saja Yesus tidak tahu, perhatikan ayat di bawah ini:

“Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridnya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka katanya kepada pohon itu: “Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!” (Markus 11:12-14).

Hal-hal yang ghaib pun Yesus tidak tahu, buktinya Yesus tidak tahu kapan hari kiamat. Perhatikan ayat di bawah ini:

“Tetapi tentang hari atau saat itu (kiamat, ed.) tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja” (Markus 13:32).

Itulah beberapa kelemahan Yesus sebagai bukti bahwa dia manusia biasa dan sama sekali bukan Tuhan. Maka pantas sekali jika dia tidak bisa mendatangkan manfaat maupun menolak mudharat yang menimpa dirinya maupun orang lain. Yesus juga tidak tahu hal yang ghaib, sebab dia bukan Tuhan.

Jadi bukan hanya Nabi Muhammad saja yang tidak bisa mendatangkan manfaat maupun menolak mudharat, tapi demikian juga dengan Nabi Isa as. serta nabi-nabi lainnya, kecuali atas izin Allah atau hanya Allah Swt.

Rukun Islam 1e : Bersaksi Muhammad Konsultasi kpd Yahudi & Kristen

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Lain dari itu ada satu hal yang penting dan patut disimak, yaitu di mana Muhammad diperintahkan oleh Allah agar selalu belajar dan bertanya kepada orang-orang Kristen ataupun orang-orang yang beragama Yahudi, terutama pada waktu nabi Muhammad berada dalam keadaan ragu-ragu.

Hal itu membuat orang Kristen mengambil kesimpulan, bahwa Nabi Muhammad harus percaya kepada orang-orang Kristen dan orang yang beragamaYahudi, karena merekalah yang membaca dan menguasai Taurat dan Injil yang benar, original dan sempurna serta relevan walaupun Al Qur’an telah diturunkan dan Muhammad diutus sebagai nabi yang terakhir menurut umat Muslim, (hal. 26)

Hal ini dapat dilihat dari ayat-ayat Al Qur’an sebagai berikut:

“Maka jika engkau (Muhammad) dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum engkau (Orang Kristen dan Orang Yahudi). Sungguh telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu” (Surat 10 Yuunus ayat 94). (hal. 27).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

Dalam ayat tersebut Allah mengingatkan kepada Nabi Muhammad, apabila beliau ragu terhadap wahyu yang diterimanya, agar bertanya kepada orang-orang yang membaca kitab sebelumnya. Yang dimaksud dengan “orang-orangyang membaca Kitab sebelumnya” yaitu orang-orang jujur yang mengerti dan memahami kebenaran dalam kitab-kitab suci sebelum Al Qur’an. Orang seperti ini tidak banyak, di antaranya adalah rahib Waraqah bin Naufal.

Perlu dicatat bahwa Waraqah bin Naufal ini bukan beragama Kristen pengikut Paulus. Beliau adalah rahib Nasrani yang yang setia dan jujur mengikuti Nabi Isa as. Rahib saleh seperti Waraqah inilah yang menjelaskan kepada Rasulullah tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan kenasranian yang asli sesuai dengan ajaran Nabi Isa as. Misalnya, mengenai nubuat Nabi Musa dan Isa as. tentang tanda kerasulan Nabi Besar Muhammad saw. dalam Taurat dan Injil.

Ketika Siti Khadijah menceritakan kepada Waraqah tentang peristiwa turunnya wahyu pertama di Gua Hira, maka spontanitas dia berkata: “Quddus, quddus! Demi Tuhan yang jiwa Waraqah ada dalam tangan-Nya. Jika engkau membenarkan aku, ya Khadijah, sesungguhnya telah datang kepada Muhammad namus akbar (petunjuk yang maha besar), sebagaimana yang pernah datang kepada Musa as. Sesungguhnya dia akan menjadi Nabi bagi umat kita ini”.

Orang Nasrani yang seperti Waraqah bin Naufal yang benar, jujur dan terpercaya itu sekarang sudah tidak ada lagi.

Yang ada saat ini adalah umat Kristen yang tidak taat kepada Nabi Isa, melainkan taat kepada Paulus, pendiri Kristen.

Kemudian yang dimaksud dengan kata ‘Al Kitab’ pada ayat tersebut adalah kitab Taurat dan Injil yang masih asli sebelum dikotori oleh tangan-tangan jahil manusia.

Salah besar jika yang dimaksud kata ‘Al Kitab’ oleh Himar Amos itu adatah Alkitab (Bibel), kitab agama Kristen yang berjumlah 66 kitab, antara lain:

a. Taurat = 5 kitab b. Kitab Para Nabi besar/kecil = 34 kitab c. Injil = 4 kitab d. Kisah Para Rasul = 1 kitab e. Surat-Surat Paulus = 13 kitab f. Surat kepada jemaat Ibrani = 1 kitab g. Surat Yakobus =1 kitab h. Surat Petrus = 2 kitab i. Surat Yohanes = 3 kitab j. Surat Yudas = 1kitab, dan k. Mimpi Yohanes = 1 surat.

Dari keterangan tersebut, jelas sekali bahwa Al Kitab yang dimaksud dalam surat Yunus 94 bukanlah Alkitab (Bibel) milik orang Kristen seperti sekarang ini. Dan Nabi Muhammad saw. tidak pernah bertanya kepada orang Kristen, tapi kepada orang Nasrani yang terpercaya. Sebab agama Nasrani tidak identik dengan agama Kristen seperti sekarang ini.

Rukun Islam 1f : Bersaksi Muhammad Memperkosa gadis dibawah umur

BERSAKSI BAHWA MUHAMMAD MEMPERKOSA GADIS DI BAWAH UMUR

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Menurut Hadits Shahih Bukhari nomor 1557 Muhammad kawin dengan Aisyah sewaktu Aisyah masih jauh di bawah umur yaitu berusia 6 tahun dan tinggal serumah pada waktu Aisyah berumur 9 tahun. (hal. 30)

“Dari Hisyam r.a. katanya: Siti Khadijah wafat tiga tahun sebelum nabi s.a.w. pindah ke Medinah. Beliau tidak kawin selama dua tahun kurang. Dan beliau mengawini Siti Aisyah ketika ia berusia enam tahun. Kemudian beliau serumah dengan dia setelah Aisyah berusia sembilan tahun ” (Hadits Shahih Bukhari nomor 1557).

Pada zaman modern sekarang ini jika seorang laki-laki mengawini anak perempuan di bawah umur maka laki-laki tersebut dianggap memperkosa anak perempuan dan dapat dikenakan sanksi hukuman.

Oleh sebab itu di banyak negeri termasuk negara Republik Indonesia, orang yang dinyatakan dewasa ialah yang berumur 17 tahun ke atas, sehingga orang yang telah dinyatakan dewasa dianggap layak dan syah melaksanakan perkawinan (hal.31).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Memang sebagian besar negara memberlakukan batas umur perkawinan pada umur sekitar 17 tahun ke atas. Tetapi itu bukan berarti bahwa wanita baru bisa menikah pada urnur 17 tahun ke atas. Buktinya banyak juga wanita yang kawin jauh di bawah urnur, bahkan sebelum umur 17 tahun ada yang sudah jadi janda. Kenyataan ini banyak dijumpai di negara kita sendiri, Indonesia. Tapi masalah seperti itu merupakan kasus, bukan keharusan.

Dan perlu digarisbawahi, bahwa undang-undang perkawinan yang menetapkan batas minimal nikah umur 17 tahun itu adalah buatan manusia dengan pertimbangan kondisi fisik dan kedewasaan berpikir wanita sesuai suatu daerah tertentu. Soal kawin harus 17 tahun ke atas tidak ada dalilnya sama sekali baik dalam kitab suci.

Oleh sebab itu tidak boleh dijadikan suatu keharusan yang mutlak harus dipatuhi. Dalam Islam, wanita dianggap sudah cukup dewasa apabila telah baligh, yang ditandai dengan haid/menstruasi. Terhadap orang yang telah baligh inilah dianggap telah dewasa dan wajib melaksanakan ajaran agama, dan berdosa bila mengabaikan ajaran agama.

Pada umur sembilan tahun, umumnya wanita Indonesia belum haid, sebab kondisi atau postur tubuhnya kecil. Sehingga wanita di Indonesia kebanyakan baru haid pada umur 12 tahun atau lebih .Tapi wanita keturunan Arab, mereka memiliki postur tubuh yang besar, sehingga pada usia 9 tahun sebagian besar sudah haid. Maka wanita Arab tempo dulu sudah layak nikah pada umur 9 tahun, karena sudah dewasa.

Memang Rasulullah menikah dengan Siti Aisyah ketika berusia 6 tahun. Tetapi beliau baru bercampur dengan Siti Aisyah pada usia 9 tahun. Pernikahan seperti ini disebut ‘Nikah Gantung’.

Oleh sebab itu jika dikatakan Nabi Muhammad saw. memperkosa Aisyah, itu hanyalah tuduhan atas kebencian yang luar biasa terhadap Nabi Muhammad saw. untuk menjatuhkan nama beliau, agar misi Kristen dapat diterima. Cara-cara mereka memang licik, curang, dan tak terpuji menghalakan segala cara.

Jadi tuduhan seperti itu tidak punya alasan yang pasti, sebab umat Kristen tidak bisa menujukkan satu dalil pun dalam kitab suci mereka tentang batasan umur perkawinan.

Seharusnya Himar Amos tahu diri jika benar bahwa dia itu sarjana. Jangan selalu mencari-cari dan mengada-ada dalam melecehkan agama lain, sementara ajaran agama sendiri yang memang sudah leceh dianggap baik.

Orang type seperti itu oleh Yesus dicap sebagai orang munafik yang ceroboh dan tidak tahu diri. Kesalahan orang saleh dicari-cari, sedangkan kesalahan besar pada diri-sendiri dipiara subur.

“Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?” (Matius 7:3).

Seharusnya, Himar Amos malu menuduh Rasulullah pernah melakukan perzinahan, padahal kenyataannya tidaklah demikian. Justru dalam Bibel, kitab suci Kristen, bertebaran ayat-ayat panas yang mengekspos skandal seksual:

a. Yesus tidak menghukum WTS yang ketangkap basah sedang melakukan hubungan zinah, bahkan membebaskannya tanpa syarat (Yohanes 8:1-11). Padahal, pada zaman modern ini, seseorang yang terbukti melakukan perbuatan zinah, pasti dijatuhi hukuman berat. Dan orang yang melindungi pezinah pun bisa dijatuhi hukuman yang sangat berat, karena berarti dia telah mendukung tindak perzinahan. Apakah dengan demikian Himar Amos berani mengatakan bahwa Yesus telah berkomptot dengan pezinah, sehingga perlu dipecat dari jabatannya, disidang, didenda dan dipenjara sesuai dengan hukum modem ??

b. Tuhan berkata-kata porno dalam Bibel “Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal (pelacur) dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi TUHAN” (Hosea 1:2).

c. Tuhan menyukai pelacur “Berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis” (Hosea 3:1).

Langsung enaaaakkk…… seorang nabi disuruh bermain cinta dengan pelacur dan pezinah oleh Tuhan.

d. Tuhan yang romantis “Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas. Engkau memperbanyak lagi persundalanmu dengan negeri perdagangan Kasdim, tetapi dengan itu juga engkau belum merasa puas. Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 16:28-30).

Wahai Himar Amos, siapakah sesungguhnya yang pro zinah, dan siapa pula yang anti zinah? Jangan sekali-sekali menuduh Islam mengajarkan perzinahan. Sebab dengan tegas Islam melarang segala tindak perzinahan.

“Dan janganlah kamu mendekati zinah. Sesungguhnya zinah itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk” (Qs. Al Israa 32).

Rukun Islam 1g : Bersaksi Muhammad Hobby Kawin Cerai

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Mengapa Muhammad begitu mudah dapat kawin lagi atau menceraikan isteri-isterinya ?

Muhammad dapat dengan mudah menceraikan isteri-isterinya karena jika Muhammad menceraikan isterinya maka menurut surat 66 At Tahrim ayat 5, Tuhan akan memberi Muhammad pengganti isteri yang lebih cantik dan lebih baik budi pekertinya baik pengganti isteri itu seorang janda maupun seorang perawan.

“Jika dia menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya memberi ganti kepadanya dengan isteri-isteri yang lebih baik daripada kamu, (yaitu) yang muslimat, yang mukminat, yang taat, yang bertaubat, yang beribadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan” (Surat 66 At Tahrim ayat 5)

Oleh sebab itu para isteri Muhammad tidak boleh menyusahkannya, karena jika isteri-isterinya menyusahkan Muhammad maka Muhammad dapat langsung menceraikan isteri-isteri yang tidak lagi dia ingini atau sukai. (hal. 32)
Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Menurut Himar Amos, sang murtadin, surat At Tahrim ayat 5 di atas berarti bahwa Tuhan telah menjamin Rasulullah dengan istri-istri baru yang lebih cantik, apabila beliau mau menceraikan istri lamanya. Sehingga, dengan jaminan itu maka Rasulullah menjadi hoby kawin-cerai berulang-ulang.

Itu menunjukkan bahwa Amos yang Himar itu tidak mengerti gaya bahasa.

Ketahuilah, bahwa ayat tersebut berkaitan sangat erat dengan tugas dan risalah yang diemban oleh Rasulullah. Mengingat beratnya tugas dan amanat beliau, yaitu memimpin umat manusia keluar dari gelap gulitanya alam yang penuh dengan syirik dan budaya jahiliyah menuju alam tauhid yang terang benderang di bawah naungan cahaya ilahi.

Sehubungan dengan itu, maka Allah memberikan peringatan kepada para istri Nabi agar tidak sombong dan merasa dirinya paling penting, seolah-olah Nabi tidak bisa berjuang di jalan Allah tanpa adanya mereka.

Maka Allah memberikan ancaman kepada para istri Nabi dengan At Tahrim ayat 5 yang mengatakan bahwa dengan sangat mudah Allah dapat mengganti posisi mereka dengan istri lain yang jauh lebih baik, lebih salehah dan lebih taat.

Dengan peringatan tersebut, maka para istri Nabi saling berlomba-lomba untuk memiliki sifat-sifat utama, menjadi mar’atus salehah, ummahatul muslimin.

Jadi, sama sekali tidak benar tuduhan Himar Amos bahwa Rasulullah hoby kawin cerai, begitu mudah menceraikan dan menikah lagi terus-terusan. Tuduhan ini, selain tidak ilmiah, juga tidak sesuai dengan fakta dan data. Sepanjang sejarah, tidak ada bukti bahwa beliau kawin-cerai dengan istrinya

Rukun Islam 2a : Sholat Menyembah Allah yg bertempat di dalam Ka’bah

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Mendirikan Shalat
Shalat adalah cara sembahyang agama bangsa Arab yang pada waktu melakukannya yaitu ruku’ dan sujud harus menghadap ke Ka’bah di Mekkah. (hal. 33)

Orang-orang yang bodoh di antara manusia akan berkata: “Apakah gerangan (sebabnya) mereka (orang Islam) beralih dan kiblat mereka semula (dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram?) Katakanlah Timur dan Barat kepunyaan Allah. Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus. (Surat 2 Al Baqarah ayat 142). (hal. 34).

Mengapa shalat agama bangsa Arab harus mengahadap ke arah Ka’bah di Mekkah? Karena Ka’bah adalah tempat tinggal Allah yaitu rumah Allah sebagaimana yang disebut dalam Surat 22 Al Hajj ayat 26.

“Dan (ingatlah) ketika Kami tempatkan Ibrahim pada tempat Baitullah (dengan firman): janganlah engkau menyekutukan Aku dengan sesuatu, dan sucikanlah rumahKu (Ka’bah) untuk orang-orang yang tinggal (itikaf) dan orang-orang yang ruku dan sujud (shalat)”. (Surat 22 Al Hajj ayat 26). (hal. 35).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Dengan mengatakan bahwa shalat adalah ruku’ dan sujud menghadap Ka’bah, membuktikan bahwa Himar Amos belum pernah belajar Islam dengan baik. Mungkin pengakuannya bahwa dia adalah mantan muslim yang pernah menunaikan ibadah haji tahun 1983 adalah kebohongan yang besar, untuk mengelabuhi umat Islam. Tujuannya, agar kaum muslimin mudah dipengaruhinya sehingga mengikuti jejaknya murtad ke Kristen.

Ibadah shalat itu bukan hanya ruku’ dan sujud saja, seperti anggapan Himar Amos. Shalat adalah ibadah umat Islam kepada Allah yang terdiri dari bacaan-bacaan dan amalan-amatan tertentu sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan Hadits, yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Inilah definisi shalat yang benar. Sekali lagi, shalat bukan hanya ruku’ dan sujud saja.

Selanjutnya, dengan disebutkannya kata ‘Ka’bah Baitullah (rumah Allah)’, Himar Amos menuding bahwa umat Islam shalat menghadap Ka’bah karena Ka’bah adalah rumah tinggal Allah. Ini membuktikan bahwa dia tidak mengerti ‘gaya bahasa’.

Kata Baitullah (bait Allah/rumah Allah) dipahami oleh Amos bahwa kalau begitu, Allah itu punya rumah tempat tinggal. Karena disebutkan dalam Al Qur’an bahwa Ka’bah adalah Baitullah, maka Amos memahamkan bahwa kalau begitu, Allah itu bertempat tinggal, makan, minum dan tidur dalam Ka’bah di Mekkah. Inilah pemahaman orang yang sangat tidak cerdas. Mungkin Legion (roh-roh jahat) sedang merasuki Himar Amos.

Dalam Al Qur’an ada istilah abdullah (hamba Allah), aduwwullah (musuh Allah), ansharullah (penolong Allah), dan tain-lain. Kalau sistem berpikir Himar Amos dipakai untuk memahami Istilah-istllah tersebut, pastilah akan negatif jadinya.

a. Abdullah (hamba Allah)

Adanya istilah hamba, berarti ada pula istilah tuan atau juragan. Tapi, adanya Istilah hamba Allah bukan berarti bahwa Allah itu juragan/boss yang memperkerjakan makhluk-Nya karena tenaga dan kemampuan Allah sangat terbatas. Hamba Allah berarti para nabi dan orang-orang saleh yang berbuat kebajikan dengan ikhlas (Qs. 4:172, 19:30, 37:40,74,128 dan 72:19).

b. Aduwwullah (musuh Allah)

Adanya istilah ‘musuh Allah’ bukan berarti bahwa Allah itu sumber keonaran yang selalu membuat permusuhan, bukan! Sebab istilah ‘musuh Allah’ berarti orang-orang musrik, kafir dan pengkhianat yang mempersekutukan Allah dengan yang lain (Qs. 8:60 dan 9:114).

c. Ansharullah (penolong Allah)

Istilah ini juga bukan bearti bahwa Allah itu serba kekurangan sehingga perlu bantuan dari regu penolong dari manusia. Sebab Istilah ‘penolong Allah’ berarti orang-orang beriman yang memperjuangkan agama Allah (jihad fii sabiilillah) (Qs. 3:10 dan 61:14).

Kembali kepada istilah Baitullah (rumah Allah). Istilah ini terbatas kepada satu pengertian ‘rumah ibadah kepunyaan Allah’ saja, bukan rumah tempat tinggal Allah.

Istilah Baitullah (rumah Allah) dipakai untuk membedakan rumah ibadah dengan rumah-rumah lain milik manusia, seperti: rumah sakit, rumah bersalin, rumah makan, rumah kontrakan dan lain-lain.

Baitullah (rumah Allah) adalah rumah suci untuk beribadah kepada Allah. Karena rumah yang suci ini digunakan untuk beribadah kepada Allah, maka tidak boleh dikontrakkan, diperjual-belikan dan dibisniskan.

Beda Islam dan Kristen

Dalam Islam, ditegaskan ajaran Tauhid kepada Allah, bahwa Allah itu Maha Esa, tidak dipengaruhi dan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Ajaran tauhid inilah yang membedakan Islam dengan Kristen.

Dalam Bibel, Tuhan masih dibatasi oleh ruang dan waktu, bisa dilihat, diajak ngobrol, makan-makan, bisa disiksa dan dibunuh sampai mati teler di tiang salib.

Dijelaskan dalam Bibel (Alkitab), kilab suci Kristen, bahwa Tuhan adalah Roh (Yohanes 4:24) yang menjelma menjadi Yesus (Yohanes 1: 14). Dalam penjelmaan (inkarnasi) ini, Tuhan berubah ujud menjadi janin yang dikandung oleh Maria (Siti Maryam), lalu dilahirkan melalui liang kemaluan Maria.

Kemudian Tuhan Yesus dilahirkan, lalu dibesarkan oleh lingkungannya. Setelah dewasa, Tuhan (Yesus) dicobai oleh iblis (Matius 4:1 dan Lukas 4:2). Setelah lulus dari permainan iblis, Tuhan Yesus ditangkap oleh penguasa Romawi lalu dianiaya tiada berdaya. Akhirnya, Tuhan Yesus menghembuskan nafasnya yang terakhir di atas gantungan tiang salib dengan memakai secarik kain yang menutupi auratnya dengan ditonton oleh massa yang sangat banyak.Tragis sekali!!

Itulah konsep Bibel tentang ketuhanan.TuhanYesus Juru Selamat mereka masih dibatasi oleh ruang dan waktu, sehingga mati disalib

Rukun Islam 2b : Waktu Shalat sangat kacau

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Shalat Fardhu (shalat wajib).
Menurut Surat 17 Al Israa ayat 78 maka shalat wajib ditentukan 2 kali sehari, tetapi menurut Surat 11 Huud ayat 114, maka shalat wajib ditetapkan sebanyak 3 kali sehari.

Dan dirikan shalat pada kedua tepi siang dan sebahagian dari malam (3 kali sehari). (Surat 11 Huud ayat 114).

Dirikanlah shalat diwaktu tergelincir matahari sampai gelap malam, dan (dirikanlah) shalat subuh, sesungguhnya shalat subuh disaksikan (2 kali sehari). (Surat 17 Al Israa ayat 78). (hal. 38)

Menurut Hadits Shahih Bukhari nomor 211, maka Allah menetapkan bahwa shalat dilakukan sebanyak 50 kali sehari.

Kemudian atas perintah Musa kepada Muhammad maka terjadilah tawar menawar antara Allah dan Muhammad mengenai banyaknya jumlah shalat per hari yang harus dilaksanakan.

Adapun proses tawar menawar antara Allah dan Muhammad adalah sebagai berikut: – Dari jumlah shalat sebanyak 50 kali sehari, menjadi 25 kali sehari. – Dari jumlah shalat sebanyak 25 kali sehari, menjadi 12 kali sehari. – Dari jumlah shalat sebanyak 12 kali sehari, menjadi 5 kali sehari. (hal. 39)

Dengan demikian jumlah kewajiban shalat yang ditentukan dalam Al Qur’an terdapat tiga versi, yaitu menurut surat 17 Al Israa ayat 78 ditentukan 2 kali sehari. Menurut Surat 11 Huud ayat 114 ditentukan 3 kali sehari, sedangkan yang ditentukan dalam Hadits Shahih Bukhari nomor 211, adalah 5 kali sehari yang terdiri dari: 1. Shalat Subuh; dimulai fajar sebelum matahari terbit. 2. Shalat Zhuhur; setelah matahari mulai turun. 3. Shalat Azhar; setelah matahari turun sebelum terbenam. 4. Shalat Maghrib; pada saat matahari terbenam. 5. Shalat Isya; pada saat warna merah di langit lenyap. (hal. 40)

Ternyata dalam hubungan ini kedudukan Hadits Shahih Bukhari lebih tinggi dari pada kedudukan Al Qur’an, karena pelaksanaan shalat yang diikuti adalah apa yang disebut dalam Hadits Shahih Bukhari dan bukan dari apa yang disebut dalam Al Qur’an. (hal. 41).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Memang, kalau dibaca atau diterjemahkan secara harfiah sesuai dengan yang tertulis dalam terjemahan dua ayat Al Qur’an tersebut, maka akan terkesan bahwa sebenarnya shalat itu hanya dua atau tiga kali sehari.

Itulah sistem berpikir orang awam setingkat anak TK.

Nah, kalau shalatnya umat Islam dituduh kacau, justru otaknya Himar Amos itulah yang kacau. Maklum saja, namanya saja Himar. Berarti otak dan pikirannya baru sebatas seekor himar.

Oleh sebab itu kalau ada umat Kristen yang mau percaya dengan bualan si Himar Amos tersebut, maka mereka akan jadi lebih himar daripada Himar Amos.

Hanya umat Kristen yang punya akal sehat dan hati yang bersih saja yang tidak mau ikut-ikutan dibodohi oleh penjelasan tersebut.

Pengertian dua ayat yang diselewengkan Himar Amos itu adalah sebagai berikut:

1. Al Israa’ 78

“Dirikanlah shalat di waktu tergelincir matahari sampai gelap malam, dan (dirikanlah) shalat subuh, sesungguhnya shalat subuh disaksikan”.

Jumlah waktu shalat yang dimaksud ayat ini adalah lima waktu, bukan dua waktu seperti penafsiran Himar Amos. Lima waktu tersebut adalah:

a. Waktu tergelincir matahari yaitu waktu untuk dua shalat, antara lain:

- Shalat Zhuhur, ketika matahari baru mulai tergelincir, kurang lebih jam dua belas siang. – Shalat Ashar, ketika matahari sudah lebih tergelincir kearah barat sebelum terbenam.

b. Waktu ‘sampai gelap malam’, yaitu dua waktu shalat:

- Shalat Maghrib, ketika mulai gelap – Shalat Isya’, ketika sudah gelap malam.

c. Kemudian bunyi ayat terakhir sudah jelas dikatakan shalat Subuh.

Kalau dihitung, jelas sekali yang dimaksud ayat tersebut yaitu untuk shalat lima waktu (2 + 2 +1 = 5). Kepada Drs. Himar Amos kami sarankan agar belajar matematika lagi di SD supaya tidak mengatakan 2+2+1=2.

2. Huud 114

“Dan dirikanlah shalat pada kedua tepi siang dan sebagian dari malam” (Huud 114).

Yang dimaksud dengan shalat pada ‘dua tepi siang’ tersebut adalah:

a. Tepi yang pertama, yaitu shalat di waktu pagi (Shubuh) dan lepas tengah hari (Zuhur) dan setelah tergelincir matahari (Ashar).

b. Tepi yang kedua, yaitu bagian terdekat dari malam: .

- Shalat Maghrib, ketika matahari terbenam. – Shalat Isya’, yaitu waktu terdekat dengan malam.

Dengan demikian jelas bahwa maksud ayat tersebut adalah juga untuk shatat lima waktu, bukan tiga waktu seperti tuduhan Himar Amos.

Dia lupa atau memang tidak tahu bahwa waktu siang itu memang ada dua tepi atau ada dua waktu pembagian. Dunia internasional pun mengakui bahwa waktu atau hari itu dibagi dalam dua tepi juga. Pertama sebelum pagi disebut dengan istilah a.m. = ante meridiem (before noon). Dan setelah lewat zhuhur yaitu ketika matahari mulai tergelincir, mereka sebut dengan istilah p.m. = post meridiem (between noon and midnight; afternoon).

Dengan keterangan di atas, maka jelas bahwa surat Al Israa’ 78 dan Huud 114 tidak bertentangan, keduanya sama-sama menunjukkan adanya shalat lima waktu, bukan dua atau tiga. Oleh sebab itu Al Qur’an tidak bertentangan dengan Hadits Shahih Bukhari nomor 211 yang mengatakan bahwa perintah shalat kepada Nabi Muhammad saw. adalah lima kali. Jadi, keterangan hadits maupun Al Qur’an tidak bertentangan atau tidaklah kacau, yang kacau adalah cara berpikir Drs. Himar Amos sendiri.

Mudah-mudahan saja kekeliruan Bapak Amos itu bukan kesengajaan, tapi karena ketololan dan kepicikan serta minimnya ilmu Al Qur’an. Maka pantas sekali dia memakai nama Himar Amos.

3. Hadits Shahih Bukhari nomor 211

Kemudian tentang permohonan Rasul kepada Allah agar perintah shalat 50 waktu diringankan menjadi 5 waktu, ini bukan tawar-menawar antara Allah dan nabi-Nya.

Permohonan Nabi tersebut tidak sama dengan tawar menawar, melainkan perjuangan beliau bagi umatnya, sebab beliau tahu bahwa sangat sulit bagi umatnya untuk melaksanakan shalat lima puluh kali sehari.

Itu pun hanya ujian Allah bagi Nabi, apakah beliau punya kepedulian dalam membela umatnya atau tidak. Ternyata beliau orang yang cerdas dan penuh tanggungjawab. Beliau bisa membayangkan kalau sehari saja harus shalat lima puluh kali, lantas kapan umatnya bisa mencari nafkah? Bukankah masih banyak hal-hal lain yang penting dalam mengisi waktu dalam kehidupan demi untuk beribadah kepada Allah? Yang namanya ibadah itu bukan hanya shalat saja.

Terjadinya permohonan Nabi Muhammad kepada Allah itu bukan main-main, tapi dilakukan Nabi Muhammad saw. dengan penuh pengharapan dan sungguh-sungguh sebagai manusia biasa dan untuk umatnya yang juga manusia biasa yang sudah barang tentu punya banyak kelemahan. Alhamdulillah, ternyata permohonan beliau dikabulkan oleh Allah Swt. yattu kewajiban shalat lima kali dalam sehari.

Sebenarnya permohonan Nabi Muhammad kepada Allah Swt. tidaklah aneh, sebab manusia yang sifatnya serba lemah, wajar saja jika dia memohon keringanan kepada Allah. Setiap manusia, siapapun dia, pasti selalu menginginkan keringanan dari Allah Swt. Umur yang sudah ditetapkan oleh Allah Swt. batasannya, tetap saja setiap kita berdoa kepada Allah, selalu memohon umur panjang.

Seandainya Himar Amos diberi tahu oleh Allah Swt. bahwa dia akan mati tepat pada usia 64 tahun, dia pasti terus berdoa dan memohon kepada Tuhan untuk diberikan umur yang lebih panjang lagi, malah kalau bisa hidup 1000 tahun lagi. Apalagi umur bapak saat ini sudah 63 tahun lebih beberapa bulan, tentu tinggal beberapa tahun atau beberapa bulan lagi waktu yang tersisa untuk hidup di dunia.

Apakah Himar Amos diam seribu bahasa dan masa bodoh saja tanpa memohon kepada Tuhan supaya jangan dimatikan dulu pada usia 64 ? Barangkali setiap hari bisa 100 kali dia mohon keringanan kepada Tuhan agar umurnya diperpanjang.

Apakah lucu jika Amos memohon keringanan kepada Tuhan untuk diberikan umur panjang, walaupun Tuhan sudah katakan bahwa Amos akan mati tepat umur 64 tahun ? Tentu tidak, bukan ? Walaupun Amos yakin bahwa Yesus akan menebus segala dosa, tapi kami yakin Amos tetap saja akan memohon keringanan kepada Tuhan untuk diberikan umur panjang bukan ?

Oleh sebab itu tuduhan Himar Amos kepada Islam tidak beralasan, selain hanya karena kebencian kepada Islam serta karena kebodohan dan ketololan tentang ajaran Islam saja.

Yang jelas hikmahnya Allah menginginkan agar manusia selalu mempergunakan akal sehat dan ilmu dalam mengkaji segala sesuatu. Dan setiap kali mendengar sesuatu informasi, hendaklah dipikir dahulu sebelum memutuskan baik-buruk dan untung-ruginya.

Rukun Islam 2c : Kumandang Azan Melanggar Al-Quran

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Dalam banyak hal memang apa yang disebut dalam Al Qur’an diabaikan oleh pengikut agama bangsa Arab, bahkan dianggap tidak berlaku.

Tidak memperdulikan ayat-ayat Al Qur’an atau mengabaikan ayat-ayat Al Qur’an oleh pengikut agama bangsa Arab dapat dijumpal di mana-mana terutama di Indonesia, misalnya menurut Surat 7 Al A’raaf ayat 205 yang berbunyi:

“Dan sebutlah Tuhanmu dalam hatimu dengan penuh kerendahan dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang, dan janganlah engkau termasuk orang-orang yang lalai”.

Itulah bunyi ayat dalam Al Qur’an, akan tetapi dalam kenyataannya sebahagian besar pengikut agama bangsa Arab melalui mesjid-mesjid dengan sengaja mengeraskan suara sekuat-kuatnya dengan pengeras suara pada waktu menyebut nama Tuhan justru di pagi hari dan petang menjetang malam tanpa memperhatikan keadaan sekitarnya dan sama sekali mengabaikan apa yang diperintahkan dalam Al Qur’an. (hal. 41-42)

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Surat Al A’raaf ayat 205 tersebut mengatakan bahwa apabila menyebut nama Tuhan, hendaklah dilakukan dengan kerendahan hati, penuh rasa takut dan tanpa mengeraskan suara. Tapi maksudnya dalam konteks berdoa atau berzikir kepada Allah.

Dalam ayat tersebut Allah memberikan tuntunan tentang etika zikir atau mengingat akan Allah, di antaranya adalah:

1. Senantiasa mengingat Allah dalam hati serta merenungkannya. Sebab bila selalu kita renungkan yang mendalam, maka akan memperkuat rasa ikhlas dalam beramal.

2. Senantiasa merendahkan diri dan tidak sombong, sebab di hadapan Allah yang Maha Mulia, Maha Kaya dan Maha Kuasa, manusia tidak lebih hanyalah seorang hamba yang berasal dari air yang hina dina saja.

3. Senantiasa merasa takut akan Allah, sebab apabila pertolongan dan nikmat-Nya dicabut, niscaya manusia tidak kuasa menggantikan-Nya.

4. Tidak boleh bersorak-sorak atau berteriak-teriak (mengeraskan suara) dalam menyebut nama Allah, sebab Allah itu tidak tuli dan dekat dengan manusia.

5. Setiap saat senantiasa mengingat Allah di waktu pagi dan petang, agar jangan termasuk orang-orang yang lalai.

Jadi, surat Al A’raaf ayat 205 tersebut jelas melarang berzikir dengan suara yang keras. Hal ini sesuai pula dengan penjelasan Hadits Nabi:

Diriwayatkan oleh Abu Musa Al Asy’ari ra. berkata: “Seseorang mengangkat suaranya tinggi-tinggi ketika berdoa dalam suatu perjalanan. Maka Rasulullah menegur mereka: “Hai sekalian manusia! Tahanlah diri kalian, karena kalian tidak menyeru orang tuli dan tidak pula Dia Ghaib. Yang kamu seru itu Maha Mendengar lagi sangat dekat, bahkan lebih dekat dari tempat dudukmu sendiri!”

Hadits tersebut melarang bersuara keras-keras dalam berzikir kepada Allah, sebab suara yang keras dan gaduh bisa merubah keadaan menjadi tidak khusyu’. Oleh sebab itu Al Qur’an dan Hadits Nabi tidak bertentangan, sama-sama melarang bersuara keras-keras apabila berzikir dalam mengingat Allah.

Rupanya yang dimaksud oleh Himar Amos dengan suara yang keras pakai pengeras suara di masjid-masjid adalah suara Azan saat masuk waktu shalat. Sebab dalam azan memang menyebut nama Tuhan beberapa kali dengan keras bahkan pakai pengeras suara. Sehingga menurut dia, hal itu bertentangan dengan surat Al A’raaf ayat 205. Akhirnya disimpulkan bahwa umat Islam Indonesia suka mengabaikan Al Qur’an.

Maka kami berkesimpulan bahwa Himar Amos, penulis buku ‘Upacara Ibadah Haji’ benar-benar tidak bisa membedakan mana yang boleh dikeraskan dan mana yang tidak boleh dikeraskan suaranya.

Dari sini dapat dilihat sejauh mana ilmu dan wawasan Ors. Himar Amos. Selama 58 tahun beragama Islam, dia tidak bisa menbedakan antara zikir dan azan. Padahal bedanya sangat mencolok. Yang namanya zikir, pasti dengan suara pelan dan yang namanya Azan, pasti dengan suara keras. Lucu sekali kalau ada azan yang menyeru kaum muslimin, mengingatkan masuknya waktu shalat dan mengajak orang shalat jamaah, lalu harus berbisik-bisik ?

Jangan-jangan selama beragama Islam Himar Amos ini tidak pernah berzikir kepada Allah, sehingga tidak tahu bagaimana berzikir itu. Pantas saja kalau dia sampai pindah agama menjadi murtadin, membedakan antara zikir dan azan saja tidak becus!!

Oleh sebab itu untuk menjawab tulisan dia yang sangat tidak bermutu, tidak perlu harus dari seorang ustadz, kiyai atau sarjana muslim, dengan kami yang muallaf mantan Kristen dan baru punya sedikit ilmu Islam saja sudah lebih dari cukup

Rukun Islam 3 : Zakat Syariat Meniru Ajaran Bibel

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Mengeluarkan Zakat
Menurut Surat 9 At Taubah ayat 60 setiap orang muslim harus memberikan zakat atau sedekah kepada fakir miskin pengurus zakat, muallaf (orang yang condong menjadi muslim) musafir, fie sabilillah (keperluan agama, pesantren dll). Besarnya zakat atau sedekah yang dikeluarkan ialah 2,5% dari kekayaan yang tertimbun dalam satu tahun.

Memberikan zakat atau sedekah sebagaimana yang diwajibkan dalam Taurat dan Injil berupa perpuluhan dan persembahan, juga diterapkan dalam rukun Islam yang ketiga ini. Dengan demikian rukun Islam yang ketiga pun mengandung unsur-unsur Taurat dan Injil. (hal. 42-43)

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Seperti yang pernah kami jelaskan terdahulu, bahwa kalaupun dalam Al Qur’an terdapat persamaan dengan apa yang ada dalam Taurat dan Injil, itu tidak berarti bahwa Al Qur’an menjiplak dari Alkitab (Bibel) milik Himar Amos. Persamaan itu karena sumbernya satu, yaitu sama-sama berasal dari Allah Swt. Barangkali di sinilah letak kekeliruan pemikiran Himar Amos yang buta akan Al Qur’an maupun Bibel, kitab sucinya sendiri.

Mengingat kondisi Alkitab (Bibel) belum sempurna, bahkan telah dirobah, ditambah dan banyaknya kebenaran yang disembunyikan di dalamnya, maka diturunkantah Al Qur’an untuk menyempurnakan sekaligus mengganti kitab tersebut.

Zakat dalam ajaran Al Qur’an, berbeda dengan persepuluhan dalam Bibel. Jika berbeda, tentu salah satu dari dua pasti lebih baik, lebih unggul dan lebih sesuai dengan kemajuan zaman. Untuk itu, mari kita uji.

1. Zakat dalam Al Qur’an

Dalam Al Qur’an, zakat diwajibkan hanya setahun sekali atas barang-barang yang telah dimiliki selama satu tahun penuh, yang nilainya telah mencapai batas-batas ukuran yang disebut nisab.

Jenis yang harus dizakati antara lain, emas dan perak (At Taubah 34), hasil pertanian (Al An’aam 141), laba perniagaan (Al Baqarah 267), tambang (Al Baqarah 267) dan ternak.

Besarnya zakat, hampir semuanya berlaku 2,5 % saja, itupun jika sudah sampai nisab dan haulnya. Jadi segala sesuatu sudah ada aturan mainnya. Yang diberlakukan zakat 10% hanya dari hasil pertanian saja, itupun masih bersyarat.

2. Persepuluhan dalam Bibel

Persepuluhan yaitu mengeluarkan 10 % (sepuluh persen) dari hasil pertanian dan peternakan sebagaimana ayat berikut:

“Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN. Tetapi jikalau seseorang mau menebus juga sebagian dari persembahan persepuluhannya itu, maka ia harus menambah seperlima. Mengenai segala persembahan persepuluhan dari lembu sapi atau kambing domba, maka dari segala yang lewat dari bawah tongkat gembala waktu dihitung, setiap yang kesepuluh harus menjadi persembahan kudus bagi TUHAN” (Imamat 27:30-32).

Dari bunyi ayat di atas, jelas bahwa persepuluhan itu hanya untuk jenis pertanian dan peternakan saja. Apabila kesulitan dalam menyalurkan persepuluhan tersebut karena tempatnya jauh, maka boleh diberikan berupa uang senilai barang yang dihitung menurut persepuluhan, sesuai dengan ayat berikut:

“Haruslah engkau benar-benar mempersembahkan sepersepuluh dari seluruh hasil benih yang tumbuh di ladangmu, tahun demi tahun. Di hadapan TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah engkau memakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar untuk selalu takut akan TUHAN, Allahmu. Apabila, dalam hal engkau diberkati TUHAN, Allahmu, jalan itu terlalu jauh bagimu, sehingga engkau tidak dapat mengangkutnya, karena tempat yang akan dipilih TUHAN untuk menegakkan nama-Nya di sana terlalu jauh dari tempatmu, maka haruslah engkau menguangkannya dan membawa uang itu dalam bungkusan dan pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN. Allahmu” (Ulangan 14:22-25).

Jadi dalam Bibel tidak ada yang mengatur soal persepuluhan dari uang tunai baik berupa gaji, deposito, emas, perak serta barang dagangan lainnya selain daripada hasil pertanian dan peternakan. Selama ini, persepuluhan itu diberlakukan pada segala penghasilan berupa apapun, sehingga gaji pegawai juga dipotong 10 % sebelum diterima oleh yang berhak. Bagi pedagang, diwajibkan menyetor sepersepuluh dari penghasilan mereka kepada pimpinan mereka.

Akibatnya, dewasa ini di negara Amerika dan Eropa yang mayoritas beragama Kristen menyatakan keluar dari agama Kristen supaya gaji mereka tidak dipotong 10% lagi. Oleh sebab itu jangan heran jika di negara-negara Eropa seperti Belanda dan Amerika, ternyata 51 % warganya tidak punya agama. Sebab persepuluhan itu ternyata memberatkan mereka, padahal mereka tidak aktif ke gereja. Itulah yang terjadi di negara Eropa dan Amerika.

Setelah memperbandingkan ajaran zakat dalam Islam dengan persepuluhan dalam Kristen, terbukti bahwa umat Islam jauh lebih patuh dari umat Kristen dalam hal zakat dan persepuluhan.

Apakah Himar Amos pernah mendengar ada orang Islam yang berhenti jadi orang Islam atau keluar dari Islam hanya karena takut bayar zakat? Tidak ada, bukan? Bahkan umat Islam sendiri yang menghitung besar zakatnya untuk dikeluarkan demi membersihkan hartanya. Umat Islam tidak merasa terpaksa dalam hal mengeluarkan zakatnya.

Rasanya sangat jarang ada orang Kristen yang punya penghasilan besar, lalu mau mengeluarkan sepersepuluh dari penghasilannya. Sangat disayangkan, hanya sekedar menghindar dari perpuluhan, sebagian umat Kristen di Eropa dan Amerika keluar dari agama Kristen. Ini tentu sangat tragis sekali, padahal mestinya mereka harus patuh, jika ajaran persepuluhan itu benar-benar wahyu Allah.

Jika tidak percaya silahkan Himar Amos cek ke Eropa, apakah benar atau tidak bahwa persepuluhan itu sudah ditinggalkan oleh mereka sendiri. Bahkan banyak yang sudah beralih pindah ke Islam, sebab menurut mereka Islam agama yang rasional.

Rukun Islam 4 : Puasa Ramadhan Syariat Puasa digali dari Bibel

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Puasa dalam bulan Ramadhan
Puasa yang dianjurkan dalam Taurat dan Injil juga diterapkan dalam rukun Islam yang keempat. Menurut Surat 2 Al Baqarah ayat 183 setiap orang muslim harus berpuasa dalam bulan Ramadhan selama 29 hari atau 30 hari.

“Hai sekalian orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu puasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang yang terdahulu dari kamu supaya kamu bertaqwa.” (Surat 2 Al Baqarah ayat 183).

Dengan demikian rukun Islam yang keempat ini, juga mengandung unsur-unsur Taurat dan Injil. (hal. 43-44).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Antara Al Qur’an, Injil, Zabur dan Taurat memang terdapat persamaan, disamping perbedaan-perbedaan yang jumlahnya tidak sedikit.

Persamaan tersebut terjadi bukan karena Muhammad saw. menjiplak kitab-kitab sebelumnya. Melainkan karena Allah yang pernah mewahyukan Taurat dan Injil, mewahyukan kembali kepada beliau dalam Al Qur’an.

Jadi, dalam hal ini tidak perlu dipersoalkan. Umat Kristen tidak perlu memandang rendah Al Qur’an gara-gara ada persamaan dengan Taurat dan Injil. Sebab umat Islam pun tidak pernah menuduh Yesus sebagai orang yang menjiplak Taurat, meskipun banyak terdapat persamaan antara Taurat dan Injil.

Dalam surat Al Ahzaab 40 dijelaskan bahwa Rasulullah adalah nabi terakhir (khataman nabiyyin) di antara seluruh nabi yang ada terdahulu. Sebagai nabi yang terakhir, beliau telah berhasil menyempurnakan bangunan dienullah yang telah mulai dikerjakan oleh para nabi dan rasul sebelumnya. Sehingga sekarang bangunan agama yang indah dan sempurna itu telah selesai.

Perumpamaan itu diberikan sendiri oleh Rasulullah saw

“Perumpamaan antara aku dan seluruh nabi-nabi lainnya adalah seperti seorang yang mendirikan sebuah bangunan. Dia telah manyempurnakan dan memperindah bangunan-Ku kecuali hanya sebuah batu bata yang belum dipasang di salah satu sudut bangunan itu. Orang-orang mengelilingi dan mengagumi bangunan itu berkomentar: “Alangkah bagusnya kalau batu bata itu diletakkan di tempat yang kosong itu”. Ketahuilah, akulah batu bata itu. Dan akulah penutup para nabi (Muttafaqun ‘alaih).

Sebagai nabi yang terakhir dengan ‘bangunan dinullah’ yang indah dan sempurna, Muhammad diutus oleh Allah untuk seluruh umat manusia sepanjang zaman sampai hari kiamat.

Puasa dalam Al Qur’an dan Bibel

Jika memang ada anjuran puasa menurut Taurat dan Injil, justru kami yang bertanya kepada Himar Amos, mengapa anda tidak menjalankan puasa seperti yang diajarkan oleh Taurat dan Injil itu? Apakah puasa yang dianjurkan tersebut juga dijalankan oleh umat Kristen dewasa ini? Kalau ya, bagaimana caranya, berapa lamakah puasa dan sejak kapan memulainya?

Bapak Himar Amos yang terkasih, coba simak apa kata kitab suci Bapak tentang puasa berikut ini:

Menurut Perjanjian Lama, Nabi Musa berpuasa selama 40 hari 40 malam:

“Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman” (Keluaran 34:28).

Menurut Perjanjian Baru, Yesus juga berpuasa selama 40 hari 40 malam:

“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus” (Matius 4:2).

Menurut Injil Lukas, Yesus disunahkan berpuasa setiap minggu dua kali, yaitu setiap hari Senin dan Kamis. Perhatikan ayat di bawah ini: “Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku” (Lukas 18:12).

Yang menjadi pertanyaan adalah, Kenapa Himar Amos beserta umat Kristen lainnya tidak berpuasa seperti teladan Nabi Musa dan Isa (Yesus) ? Jawaban yang pasti, karena mereka tidak sanggup, sebab kalau Himar Amos melakukannya, tidak makan dan tidak minum selama 40 hari 40 malam, pasti akan mati, bukan ?

Tapi pernahkah Himar Amos dengar kalau ada umat Islam yang mati karena berpuasa selama 30 hari (bukan 30 hari 30 malam)? Tidak ada, bukan ? Nah, inilah yang namanya ajaran puasa yang rasional, disempumakan dalam kitab suci Al Qur’an oleh Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw.

Kenapa Himar Amos dan umat Kristen lainnya tidak berpuasa seminggu dua kali seperti dalam Injil Lukas 18:12? Bukankah justru umat Islam yang memelihara puasa seminggu dua kali tersebut? Dalam Bibel sekarang ini, hari Senin dan kamis sudah dihilangkan yang ada hanya seminggu dua kali. Tapi dalam Ensikiopedi Alkitab, ternyata yang dimaksud dengan puasa seminggu dua kali tersebut, jatuh pada hari Senin dan Kamis.

Nah, karena dalam Bibel sudah dirobah dan dihilangkan, maka Allah wahyukan kembali kepada Muhammad dalam Al Qur’an segala yang benar yang pernah diwahyukan-Nya itu, termasuk puasa pada bulan Ramadhan.

DIALOG 3 : RUKUN ISLAM KE 5 – HAJI

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
5. Melakukan Upacara Ibadah Haji
Upacara Ibadah Haji ini diuraikan di dalam bab tersendiri yaitu Bab III, karena Upacara Ibadah Haji merupakan puncak daripada penyempurnaan pernyataan agama bangsa Arab yang menentukan tingginya derajat seorang dalam kehidupan masyarakat muslim. (hal.44).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Kami pun menjawab secara tuntas dalam Dialog ke-3 dengan judul ‘Hujat dan Ralat tentang Ibadah Haji’. Tekad perjuangan kami sudah bulat. Gayung bersambut, kata berjawab. Pendeta menghujat Islam, muallaf datang meralat dengan kasih dan buku jawaban balik. Selamat membaca.

Rukun Islam 5.1 : Dihalalkan Mencuri dan Korupsi untuk Haji

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Maka tidak heranlah jika orang-orang miskin yang tidak mampu pun berlomba-lomba mencari uang untuk biaya metaksanakan upacara ibadah haji ini.

Untuk mencari dana atau uang untuk biaya ibadah haji ini orang tidak segan-segan menjual seluruh harta bendanya yang jumlahnya sudah terbatas.

Bahkan ada orang yang sampai melakukan penipuan demi memperoleh uang untuk biaya melakukan upacara ibadah haji tersebut. Ada sementara orang bahkan mencuri atau berkorupsi agar memperoleh uang untuk biaya upacara ibadah haji. (hal. 52)

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Tuduhan itu sama sekali tidak benar, hanya mengada-ada saja. Fitnah!! Tidak mungkin ada orang Islam yang mau menipu, mencuri dan korupsi demi untuk bisa menunaikan ibadah haji. Sebab ibadah haji hanya diwajibkan bagi orang yang mampu saja.

Kalau konsekwen dengan ajaran Islam, tidak mungkin ada orang yang menjadi penipu, maling dan koruptor, dengan alasan apapun. Sebab Al Qur’an melarang dengan tegas segala tindak kriminal tersebut, lengkap dengan sangsi yang cukup berat dunia dan akhirat.

a. Allah mewajibkan umat manusia untuk berlaku adil dan amanat (Qs. An Nisaa 58 dan Al Anfaal 27). b. Allah melarang keras perbuatan curang dan korupsi (Qs. Al Muthaffifiin 1). c. Allah melarang keras tindakan dusta dan tipuan (Qs. Al Muthaffifiin 10). d. Seorang yang terbukti melakukan pencurian dihukum potong tangan/qishash (Qs. Al Maa-idah 38). e. Dan lain-lain.

Jangan-jangan Himar Amos pernah melakukan korupsi dan penipuan untuk biaya hajinya tahun 1983, kalau benar bahwa dia itu sudah haji.

Dengan memahami dan mengamalkan ayat-ayat Al Qur’an tersebut, mustahil ada umat Islam yang menjadi penipu, pencuri dan koruptor seperti yang dituduhkan oleh Himar Amos.

Justru, orang akan menjadi penipu super kawakan apabila mau mengamalkan ajaran Bibel. Sebab masalah tipu menipu, dusta dan kebohongan sudah menjadi tradisi yang diyakini dapat mendatangkan berkat dan rahmat Tuhan. Perhatikan ayat-ayat berikut:

a. Rasul Paulus mengajarkan bahwa semakin dosa berlimpah, maka karunia Tuhan semakin melimpah ruah.

“Dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah” (Roma 5:20).

“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7).

b. Yakub diberkati Tuhan setelah menipu ayahnya dan merampas hak milik kakak kandungnya sendiri.

Dalam Bibel kitab Kejadian 27: 1-40 diceritakan bahwa Ishak, putra Ibrahim yang kedua mempunyai seorang Istri (Ribkah) dan dua orang putra yaitu Esau dan Yakub.

Ribkah yang adalah menantu Ibrahim itu pilih kasih kepada anaknya. Dia lebih mengasihi Yakub daripada Esau, anak sulungnya.

Karena Ishak sudah tua dan sudah tidak bisa melihat, maka sesuai dengan tradisi turun-temurun, dia harus memberkati anaknya yang sulung, yaitu Esau. Tetapi, dengan sangat liciknya Ribkah dan Yakub menyusun rekayasa jahat agar yang diberkati oleh Ishak adalah Yakub itu.

Maka dengan satu tipuan ulung, Yakub dapat mengelabuhi Ishak yang sudah buta, sehingga dia dianggap sebagai Esau, akhirnya Yakublah yang diberkati oleh Ishak sebagai anak sulung yang istimewa, leluhur bangsa Yahudi, nenek moyang Yesus.

Penipuan anak kepada bapaknya dan pengkianatan ibu terhadap anak kandungnya dan sentimen adik kepada kakak kandungnya itu diceritakan dengan jelas tanpa malu-malu dalam Bibel (ingat, bukan datam Al Qur’an).

Yang lebih tidak tahu malu lagi adalah para ahli tafsir Bibel LAI yang dengan bangganya menyebut perikop ayat tersebut dengan judul ‘Yakub diberkati Ishak sebagai Anak Sulung”. Padahal, judul yang lebih tepat adalah:

- Ishak ditipu oleh anak dan istrinya, – Esau dikhianati oleh adik dan ibu kandungnya, – Anak dan ibu yang durhaka kepada ayah dan adiknya, – Pemberkatan yang salah alamat kepada penipu, pengkianat dan durhaka.

Demikianlah sekilas info teladan perbuatan tipu-tipu dalam Bibel. Supaya Himar Amos menyadari bahwa ajaran tipuan tidak ada dalam Al Qur’an, justru yang ada adalah dalam Bibel.

Rukun Islam 5.2 : Islam agama Tauhid yg menyembah satu buah berhala

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Jika kita perhatikan dalam Al Qur’an surat 1 Al Faatihah ayat 1 yaitu ayat Basmalah yang menyatakan bahwa Allah ialah zat atau asal mula benda yang maha suci yang disembah dengan sebenarnya, maka benda yang dimaksud adalah benda batu hitam Hajar Aswad yang oleh bangsa Arab disembah dan dipuja sejak jaman dahulu sebelum Islam disiarkan oleh Muhammad.

Hanya pada waktu itu Hajar Aswad disembah dan dipuja bersama-sama dengan 359 berhala lainnya termasuk berhala-berhala perempuan Laata, Manaata dan Uzza.

Pada waktu itu agama bangsa Arab sifatnya polytheisme yaitu menyembah banyak Tuhan sampai jumlahnya 360 patung berhala yang didewakan sebagai Tuhan-Tuhan.

Tetapi setelah agama bangsa Arab disiarkan oleh Muhammad maka 359 patung-patung berhala disingkirkan dari Ka’bah (Hadits Shahih Bukhari nomor 832) kecuali Hajar Aswad yang tetap tinggal, karena agama bangsa Arab yang baru mengajarkan hanya menyembah satu Tuhan sehingga agama bangsa Arab yang bersifat polytheisme dirubah menjadi monotheisme yaitu hanya menyembah satu Tuhan yang didalam hal ini menyembah satu berhala batu hitam yang bernama Hajar Aswad. (hal. 60-61).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
“Manis serasa madu, pahit serasa empedu”, kata-kata yang manis tetapi menyakitkan hati. Itulah pepatah yang tepat bagi perkataan orang munafik.

Demi tercapainya misi pemurtadan, tidak tanggung-tanggung Himar Amos bersikap mendua. Di satu tempat dilecehkannya Islam, sementara di tempat lain dipujinya Islam. Sambil merangkul, Amos memukul Islam. Liciknya Amos setelah sering diundang ke gereja-gereja untuk ceramah.

Himar Amos memuji keberhasilan Nabi Muhammad yang sukses merubah agama bertuhan banyak (politheisme) menjadi bertuhan satu (monotheisme).

Tapi sayangnya, dikatakan lagi bahwa Rasulullah melenyapkan sebanyak 359 berhala dengan menyisakan sebuah berhala. Dan berhala yang disisakan satu itu, adalah batu hitam ‘HajarAswad’ yang dikatakan sebagai Tuhannya orang Islam atau Allah-nya Agama Bangsa Arab. Dan ini tentunya sangat menghina umat Islam Indonesia, bahkan dunia.

Hadits Shahih Bukhari nomor 832 yang tidak dilampirkan teksnya, setelah kami cek, ternyata tidak benar. Dalam hadits tersebut tidak ada keterangan yang menyebutkan bahwa Hajar Aswad bagian dari 360 berhala dalam Ka’bah. Selengkapnya, Hadits tersebut sebagai berjkut:

Dari Ibnu Abbas ra., katanya: “Ketika Rasulullah saw. mula-mula tiba di Mekkah, beliau enggan hendak masuk Ka’bah karena di dalamnya banyak patung. Beliau memerintahkan supaya mengeluarkan patung-patung itu di dalamnya, maka dikeluarkan mereka semuanya termasuk patung Nabi Ibrahim dan Ismail yang sedang memegang azlam (alat untuk mengundi). Melihat itu Rasulullah saw. bersabda: “Terkutuklah yang membuat patung itu! Demi Allah! Sesungguhnya mereka tahu bahwa keduanya tidak pernah melakukan undian dengan azlam, sekali-kali tidak”. Kemudian beliau masuk ke dalam Ka’bah, lalu takbir di setiap pojok dan beliau tidak shalat ketika itu di dalamnya” (Shahih Bukhari nomor 832).

Dari teks lengkap hadits tersebut, jelas bahwa Hajar Aswad bukanlah salah satu dari berhala yang disisakan oleh Nabi Muhammad. Ini membuktikan bahwa berhala yang ada di dalam Ka’bah semuanya dikeluarkan atas perintah Nabi Muhammad tanpa terkecuali, termasuk patung Nabi Ibrahim dan Ismail as.

Jadi, refrensi Hadits Bukhari nomor 832 yang disebutkan tanpa memuat teksnya oleh Murtadin Himar Amos tersebut, jelas tujuannya untuk mengelabui umat Islam yang awam. Inilah kelicikan dan kebohongan yang sengaja dilakukan untuk misi Kristen, walaupun dengan cara-cara yang tidak halal.

Yang benar yaitu semua berhala disingkirkan oleh Nabi Muhammad tanpa menyisakan satu pun. Dan Islam tidak menyembah berhala apapun. Islam tidak menyembah tuhan apapun, selain kepada Allah Swt. Inilah yang disebut ajaran Tauhid, Laa llaaha illallaah (tiada Tuhan yang disembah selain Allah).

Sebaliknya, kalau mau jujur, justru sangat banyak berhala di dalam gereja. Buktinya, dalam gereja banyak terdapat patung-patung maupun gambar-gambar Yesus, Maria, dua belas rasul (murid Yesus) dan lain-lain.

Nah, ini ibarat pepatah “Gajah dipelupuk mata tiada tampak, kuman di seberang lautan tampak”.

“Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu. sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu” (Matius 7:3-5).

Rukun Islam 5.3 : Al Qu’ran sudah tidak relevan dan ketinggalan zaman

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Adapun tempat-tempat yang menjadi lokasi dari upacara ibadah haji ialah kota Mekkah dan sekitarnya yaitu Muzdalifah, Mina, padang pasir Arafah.

Menurut Surat 2 Al Baqarah ayat 125 maka tempat-tempat tersebut di atas adalah tempat yang aman untuk manusia berkumpul.

“Dan (ingatlah) ketika kami menjadikan rumah ini (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang yang thawaf, yang itikaf yang ruku dan yang sujud” (Surat 2 Al Baqarah ayat 125).

Pada masa kini apakah tempat-tempat yang harus dikunjungi dalam rangka melaksanakan upacara ibadah haji masih aman untuk manusia berkumpul? Dalam kenyataannya keamanan sudah tidak lagi bisa dijamin.

Karena banyaknya terjadi malapetaka di sekitar Mekkah, misalnya sering terjadi kebakaran, demikian pula stampede, yaitu banyak jemaah haji yang mati terinjak-injak oleh jemaah haji lainnya.

Dengan demikian Surat 2 Al Baqarah ayat 125 pada saat ini sudah tidak tepat lagi karena tidak sesuai dengan kenyataannya. (hal. 64-66).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Tudingan Himar Amos itu, sepintas kelihatan benar bagi anak TK. Dia mengaitkan antara Al Qur’an dan peristiwa yang terjadi di Mekkah dan sekitarnya yang setiap tahun banyak jemaah haji yang meninggal dunia, baik karena sakit, atau karena musibah seperti terinjak-injak, kebakaran dan lain-lain. Sehingga terkesan seolah-olah ayat Al Qur’an surat Al Baqarah 125 tersebut sudah tidak sesuai dengan kenyataan, sehingga tidak tepat dan tidak relevan.

Dasar pemikirannya hanya terletak pada potongan ayat yang berbunyi ‘tempat yang aman’.

Itulah penafsiran yang sesat dan menyesatkan, disebabkan karena rasa sentimen terhadap Islam ditambah dengan wawasan Islamnya yang baru setingkat anak TK. Dengan modal yang tidak cukup, tidak mungkin bisa menafsirkan Al Qur’an dengan baik dan benar.

Agar Himar Amos paham dan umat Kristen lainnya mengerti, baiklah kami jelaskan di sini makna kalimat ‘tempat yang aman’ pada surat Al Baqarah 125, paling tidak ada dua makna, antara lain:

Pertama, aman dalam arti sebagai tempat berlindung. Siapa saja yang masuk atau berada di kawasan Baitullah di Masjidil Haram, maka terjaminlah keamanannya. Hal ini dijelaskan dalam surat Ali Imraan ayat 97. Bukan hanya manusia saja, bahkan binatang buruan pun tidak boleh disakiti apalagi dibunuh di dalamnya. Namanya saja Tanah Suci, berarti daerah itu adalah daerah yang dihormati. Musuh sekalipun, tidak boleh ditangkap dan dianiaya dalam Masjidil Haram, kecuali bila berada di luar areal Baitullah tersebut.

Kedua, aman dalam arti bebas dari segala macam penyembahan berhala dan bersih dari segala bentuk syirik.

Ayat ini sangat erat kaitannya dengan sejarah perjuangan Nabi Muhammad dalam menegakkan ajaran Tauhid. Ketika ayat ini turun, pada waktu itu ka’bah memang tidak aman, karena pada waktu itu di sana tetah ditegakkan penyembahan terhadap 360 berhala. Kaum musyrikin mengerjakan thawaf dengan kotor. Ada yang bersorak-sorak, ada yang bertepuk-tepuk tangan dan bahkan ada laki-laki perempuan yang telanjang ketika thawaf.

Untuk membangkitkan dan menegakkan kembali kesucian Baitullah itu, maka Rasulullah memerintahkan menghancurkan dan meruntuhkan semua berhala tanpa menyisakan satupun. Kemudian beliau juga melarang, tidak boleh ada lagi yang thawaf telanjang mengelilingi Ka’bah.

Jadi jelaslah bahwa makna potongan ayat ‘tempat yang aman’ adalah aman dalam segala bentuk peribadatan syirik. Keliru besar jika ayat tersebut ditafsirkan oleh Himar Amos bahwa di kawasan Baitullah bebas dari kematian, musibah dan stampede.

Secara utuh, ayat ini merupakan perintah Allah kepada Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail untuk mendirikan Baitullah sebagai tempat berkumpul semua umat manusia, menjadikannya sebagai tempat yang aman untuk beribadah dan membersihkannya dari berbagai macam bentuk penyembahan berhala dan amalan syirik, sehingga menimbulkan ketentraman bagi yang thawaf, itikaf, ruku maupun yang sujud menyembah kepada Allah Swt.

Rukun Islam 5.4 : Misi Muhammad membenarkan Bibel

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Perubahan agama bangsa Arab dengan landasan Alkitab
Muhammad telah berhasil mengubah agama bangsa Arab yang bersifat polytheisme yaitu agama yang berketuhanan banyak sampai sejumlah 360 Tuhan yang berbentuk patung-patung berhala menjadi agama yang bersifat monotheisme yaitu agama yang berketuhanan satu.

Dalam proses perubahaan agama bangsa Arab ini, Muhammad melalui isterinya Khadijah dan pamannya Waraqah bin Naufal yang adalah seorang pendeta Kristen dan menguasai bahasa Ibrani, telah berhasil memasukkan sebagian dari ayat-ayat Taurat, Zabur dan Injil ke dalam Al Qur’an. Oleh sebab itulah dapat kita lihat pernyataan dari Al Qur’an yang membenarkan berlakunya Taurat dan Injil sebagalmana yang disebut dalam Surat 2 Al Baqarah ayat 41, 89, 91 dan 97. Surat 3 Ali Imraan ayat 3, Surat 12Yuusuf ayat 111, Surat 35 Faathir ayat 31, Surat 46 Al Ahqaaf ayat 30, Surat 10 Yuunus ayat 37, Surat 4 An Nisaa ayat 47, 136. Surat 6 Al Anaam ayat 92. (hal. 67).

Untuk jelasnya kami kutipkan beberapa ayat-ayat tersebut di atas yang membenarkan berlakunya Taurat dan Injil sebagai berikut:

“Dia menurunkan Kitab (Al Qur’an) kepadamu (Muhammad) dangan sebenarnya; membenarkan kitab yang diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil” (Surat 3 Aali Imraan ayat 3).

“Dan inilah Kitab (Al Qur’an) yang telah Kami turunkan lagi berkahi membenarkan kitab-kitab sebelumnya (Taurat, Injil)” (Surat 6 Al An’aam ayat 92).

Dan sebelum Al Qur’an, telah ada kitab Musa sebagai ikutan dan rahmat. (Surat 46 Al Ahqaaf ayat 12). (hal. 68).

Tidaklah Al Qur’an ini diadakan oleh siapapun selain Allah, bahkan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya (Taurat, Injil) dan menerangkan kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya dari Tuhan semesta alam. (Surat 10 Yuunus ayat 37). (hal. 69).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Ayat-ayat tersebut memang menceritakan tentang keberadaan kitab yang turun sebelum Al Qur’an. Dinyatakan bahwa Al Qur’an mambanarkan adanya kitab yang turun sebelumnya yaitu Taurat, Zabur dan Injil, bukan seperti tulisan Himar Amos bahwa Al Qur’an membenarkan berlakunya kitab tersebut.

Tetapi tidak benar bila dikatakan bahwa Al Qur’an membenarkan berlakunya Taurat dan Injil, apalagi untuk selamanya. Di sinilah letak kesalahan H. Amos. Dia menekankan kata ‘membenarkan berlakunya’ untuk mencari legalitas Al Qur’an guna menjunjung derajat Taurat dan Injil. Padahal Al Qur’an tidak mengatakan demikian.

Sebelum Al Qur’an diturunkan oleh Allah, Islam tidak mengingkari berlakunya Taurat dan Injil yang masih orisinil untuk Bani Israel pada zaman Nabi Musa dan Isa as. pada waktu itu. Tetapi setelah Al Qur’an diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad, maka Taurat dan Injil yang sudah dirobah-robah sudah tidak berlaku lagi. Sebab Al Qur’anlah sebagai penggantinya sudah diturunkan Allah.

Salah satu bukti bahwa Taurat dan Injil yang asli –bukan seperti milik Kristen saat ini– hanya berlaku selagi Al Qur’an belum diturunkan, adalah firman Allah berikut:

“Dan sesungguhnya di antara orang-orang Ahli Kitab ada yang beriman kepada Allah dan apa yang di turunkan kepadamu, dan apa yang telah diturunkan kepada mereka, sedang mereka merendahkan diri kepada Allah dan mereka tidak menjual ayat-ayat Allah, dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya” (Ali Imraan: 199).

Penjelasan:

1. Yang dimaksud dengan Ahli Kitab di sini adalah Yahudi dan Nasrani (bukan Kristen).

2. Maksud apa yang di turunkan kepadamu yaitu Al Qur’an yang diturunkan kepada Muhammad saw.

3. Apa yang telah diturunkan kepada mereka, maksudnya: Taurat yang diturunkan kepada Musa untuk kaum Yahudi dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa untuk kaum Nasrani, bukan kepada pengikut Paulus.

4. Tidak menjual ayat-ayat Allah, maksudnya: istiqomah di jalan Allah dengan mengikuti petunjuk yang benar dari kitab mereka saat itu.

5. Beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepadamu dan yang diturunkan kepada mereka, maksudnya, beriman kepada satu-satunya Allah yang benar, beriman kepada apa yang sedang diturunkan kepada Muhammad (Al Qur’an) dan beriman kepada kitab suci mereka (Taurat dan Injil) yang masih asli pada saat itu.

6. Mereka memperoleh pahala, maksudnya, mereka yang diperhitungkan oleh Allah Swt. karena telah mengenal satu-satunya Allah yang benar untuk disembah, mengimani kitab Taurat dan Injil yang sebenarnya, dan percaya kepada Al Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad. Dan setelah Al Qur’an genap diturunkan, mereka semua mengimani Al Qur’an sebagai pengganti kitab yang sudah dirusak oleh tangan-tangan jahil manusia. Itulah yang disebut golongan yang selamat.

Jelasiah bahwa Al Qur’an hanya membenarkan adanya kitab sebelumnya, yaitu Taurat dan Injil yang asli. Al Qur’an tidak membenarkan berlakunya Taurat dan Injil milik umat Kristen yang sudah tidak orsinil, justru Al Qur’anlah yang menjadi kitab pengganti atas kitab-kitab suci yang turun sebelumnya.

Rukun Islam 5.6 : Yg tdk menyembah batu hitam dikafirkan Muhammad

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Pada umumnya bangsa Arab yang beragamaYahudi dan yang beragama Kristen yang pada waktu itu sudah ada dan hidup di Mekkah dan Madinah, tidak mau menyembah dan mencium batu hitam Hajar Aswad karena mereka tahu bahwa hal ini bertentangan dengan kententutan yang berada dalam Tauratnya agama Yahudi dan Injilnya agama Kristen.

Tetapi anehnya orang-orang yang tidak mau menyembah dan mencium batu hitam Hajar Aswad tersebut oleh Muhammad dinyatakan sebagai orang musyrik dan orang kafir. (hal. 73-74)

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Himar Amos menuduh bahwa Rasulullah memvonis orang yang tidak mau menyembah dan mencium Hajar Aswad sebagai orang kafir dan musyrik. Dengan tuduhan ini, Amos ingin memutarbalikkan fakta kebenaran. Dijunjungnya Kristen sambil menginjak dan merendahkan Nabi Muhammad. Pencuri berteriak maling. Thief cry thief, itulah ciri khas Himar Amos.

Himar Amos tidak tahu dan musti tahu bahwa tak satu pun umat Islam yang menyembah Hajar Aswad. Sekali lagi, tidak ada dan tidak pernah ada dari 14 abad yang lalu sampai kapan pun.

Umat Islam sejak SD sudah diajarkan arti ikhlas lillahi ta’ala. Bahwa ibadah akan diterima Allah dengan syarat dilakukan dengan ikhlas hanya karena dan untuk Allah Ta’ala saja.

Tentang siapa yang kafir serta musyrik, dan siapa yang bukan, perhatikan dan ingat baik-baik:

1. Musyrik, adalah orang yang mempersekutukan Allah dengan menyembah dan beribadah kepada selah Allah (Qs. 2: 165, 10:18,19:81). Dalam Islam, syirik adalah dosa yang besar dan tak berampun (Qs. 4:48). Islam bukanlah agama yang syirik, sebab Islam tak kenal toleransi sedikit pun terhadap hal-hal yang berhubungan dengan syirik.

2. Kafir, adalah orang yang ingkar atau durhaka kepada Allah. Siapapun orangnya, asalkan durhaka dan ingkar serta berpaling dari ayat-ayat Allah, maka dia telah menyimpan sifat kafir (Qs. 6: 12-13).

- Orang Yahudi disebut kafir, karena ingkar kepada ayat-ayat Allah, durhaka melampaui batas, bahkan membunuh nabi Allah (Qs. 2:61).

- Orang Kristen juga disebut kafir karena meyakini ajaran Trinitas (Tritunggal), bahwaYesus adalah oknum Tuhan (Qs. 5:17,72,73).

Jelaslah bahwa orang Kristen disebut kafir karena meyakini Trinitas. Karena Himar Amos meyakini Trinitas, maka dia adalah kafir. Orang kafir semacam ini dicap Allah sebagai binatang yang paling buruk.

“Sesungguhnya binatang yang paling buruk di sisi Allah adalah orang-orang kafir, karena mereka itu tidak beriman” (Qs. Al Anfaal 55).

Semua amalan orang kafir itu seperti fatamorgana. Mereka mengira akan mendapatkan sorga, tetapi sorga yang ditunggu-tunggu itu tak pernah kunjung tiba. Bahkan sebaliknya, mereka akan dicemplungkan ke dalam neraka.

“Dan orang-orang yang kafir, segala amal mereka itu laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang haus, tetapi bila didatanginya air itu, tidak didapatinya sesuatu pun” (Qs. An Nuur 39).

Baik kafir maupun musyrik, keduanya sama-sama tidak menghendaki kebaikan dari Allah (Qs. 2:105).

Akhirnya, di hari yang kekal nanti orang-orang kafir dari Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) dan orang musyrik akan diazab di neraka Jahannam selama-lamanya.

“Sesungguhnya orang-orang kafir yakni Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen) dan orang-orang musyrik akan masuk ke neraka Jahannam. Mereka kekal di dalamnya. Mereka itulah seburuk-buruk makhluk” (Qs. Al Bayyinah 6).

Rukun Islam 5.8 : Haji adalah pekerjaan Syirik kepada Allah

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Pada kenyataannya sebagian besar pengikut agama bangsa Arab tidak mengetahui dan tidak menyadari bahwa yang disembah dan dipuja adalah pada hakekatnya batu hitam Hajar Aswad.

Penyembahan pada batu Hajar Aswad ini baru disadari pada waktu pengikut agama bangsa Arab ini melakukan rukun Islam yang kelima yaitu pergi ke Ka’bah di Makah dan harus menyembah dan mencium batu hitam HajarAswad tersebut.

Pada saat mencium batu hitam Hajar Aswad ini barulah orang tersadar bahwa yang dilakukan tidak lain adalah pekerjaan syirik yaitu mempersekutukan Allah dengan batu hitam tersebut. (hal. 83)

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Pada kenyataannya, justru umat Kristen yang keliru menilai Islam. Mereka keliru karena dibodoh-bodohi oleh para penginjil dan evangelis macam Himar Amos, dr. Suradi Ben Abraham dan Pdt. M. Matius cs. dengan mengatakan bahwa umat Islam melakukan perbuatan syirik karena menyembah Hajar Aswad. Alasannya, karena umat Islam mencium Hajar Aswad dalam ibadah haji.

Mereka tidak bisa membedakan kata ‘menyembah’ dengan kata ‘mencium’. Karena menyembah disamaartikan dengan mencium, maka mereka menganggap bahwa umat Islam melakukan perbuatan syirik dengan mencium atau menyembah Hajar Aswad.

Padahal mencium Hajar Aswad itu bukan untuk menyembah, melainkan semata-mata sebagai ritual dan karena kepatuhan pada perintah Allah. Karena Allah memerintahkan untuk menciumnya, maka umat Islam mematuhi.

Dan perlu diingat, bahwa mencium Hajar Aswad bukanlah kewajiban atau keharusan, melainkan hanya sunnah saja.

Rahasia dan keistimewaan Hajar Aswad

Yang menarik untuk dikaji adalah pertanyaan mengapa Rasulullah menyuruh meraba/memegang batu Hajar Aswad, bahkan kalau bisa menciumnya?

Sejarahnya, batu hitam Hajar Aswad tersebut sudah ada ribuan tahun sebelum Nabi Muhammad dan Nabi Isa lahir ke dunia. Bermula ketika NabiYakub dalam suatu perjalanan dari Bersyeba menuju Paran. Karena merasa lelah, dia beristirahat pada suatu tempat sambil mengambil sebuah batu menjadi bantalnya. Saat itu Tuhan memberikan mimpi kepadanya, bahwa dari bumi tempat dia bermalam itu ada didirikan tangga yang ujungnya menjulang sampai ke langit. Dan pada tangga tersebut para malaikat Tuhan naik-turun. Ketika Nabi Yakub terbangun dari tidurnya, ia merasa takut dan berkata: “Sesungguhnya Tuhan berada di tempat ini tanpa aku ketahui, dan sungguh dahsyat tempat ini. Tempat ini pasti rumah dari Allah, dan pasti daerah inilah pintu gerbang menuju sorga”.

Ketika Nabi Yakub bangun pagi-pagi, diambilnya batu tersebut, dituangkan minyak wangi pada batu itu, kemudian diambilnya batu tersebut, lalu mendirikannya sebuah tugu tanda peringatan sebagai rumah Allah. Maka tempat itu dinamakannya Bethel (Baitullah) yang artinya rumah Allah.

Apa yang dialami oleh NabiYakub hampir 40 abad yang lalu adalah mukjizat besar, sebab batu hitam yang dituangi minyak tersebut sampai saat ini masih tetap wangi.

Karena tempat NabiYakub bermimpikan tersebut adalah pintu gerbang menuju sorga, maka Nabi Ibrahim as. mewajibkan umatnya untuk berziarah ke sana setiap tahun bagi yang mampu. Sebab dengan berziarah ke tempat tersebut, akan bisa dilihat langsung kebesaran Allah, antara lain:

a. Ka’bah (Baitullah), merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang dibangun oleh Nabi Ibrahim as.

b. Sumur Zam-Zam, bukti kebesaran Allah atas Nabi Ismail.

c. Batu hitam Hajar Aswad yang masih tetap wangi sampai sekarang sebagai bukti kebesaran Allah atas nabiYakub as.

d. Maqam (tanda telapak kaki) Nabi Ibrahim ketika membangun Baitullah.

e. Makam (kuburan) Rasulullah saw. bersama sahabat-sahabatnya yang masih terpelihara sampai sekarang dll.

Haji itu sama artinya dengan ziarah. Maka umat yang melakukan ibadah haji itu sama artinya mereka melakukan ziarah ke tempat-tempat yang bersejarah dalam rangka melakukan perintah agama, sekaligus melihat langsung kebesaran Allah yang ada di sana.

Khusus terhadap batu hitam Hajar Aswad, Nabi Muhammad saw. menciumnya, karena dengan mencium bau wangi dari batu tersebut, memberikan kesan akan kebesaran Allah swt., karena atas kehendak Allah swt. batu hitam tersebut tetap wangi sampai saat ini. Dengan bisa memegang dan mencium harumnya batu hitam tersebut, yang tadinya hanya ‘ilmul yaqin, maka sekarang menjadi ‘ainul yaqin, bahkan haqqul yaqin.

Oleh karena itu memegang atau meraba dan mencium batu hitam Hajar Aswad oleh Nabi Muhammad saw. disunnahkan saja, bukan wajib.

PENUTUP & HIMBAUAN

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Demikianlah telah digambarkan secara singkat makna dari upacara ibadah haji dengan pengharapan agar informasi tulisan ini dapat diterima dengan baik oleh para pembaca yang budiman. Di dalam hubungan ini ingin penyusun mengajak para pembaca untuk ikut merenungkan.

Dari renungan hal-hal tersebut di atas itulah, maka dihimbau agar setiap pengikut agama bangsa Arab ini mempelajari dengan sungguh-sungguh isi daripada Al Qur’an dan Hadits-Hadits shahih yang ada, serta berdoa agar memperoteh hikmat pengetahuan tentang penyembahan Allah yang benar sehingga tidak berjalan ke arah yang keliru.

Wassalammu’alaikum Wr. Wb. (hal. 84-86)

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Sebenarnya itu bukan himbauan, melainkan penghinaan dan tantangan terbuka kepada seluruh umat Islam.

Pada kata pengantar, Himar Amos menyebutkan bahwa buku ‘Upacara Ibadah Haji’ dimaksudkan sebagai tambahan informasi bagi semua orang beriman yang ingin mengetahui arti dan makna ibadah haji yang benar. Sementara itu dalam seluruh uraiannya dari Bab I sampai Bab V, semuanya tak pernah tidak melecehkan Islam dan umat Islam. Kini di bagian penutup, Amos berharap agar tambahan informasi bermuatan pelecehan itu dapat diterima dengan baik oleh para pembaca.

Kami teringat akan kasus Arswendo Atmowiloto dengan tabloid Monitor yang dipimpinnya. Hanya mendudukkan Nabi Muhammad pada ranking ke-11 di bawah nama dia sendiri, kok dia bisa diseret ke meja hijau, bahkan divonis penjara beberapa tahun.

Dibandingkan kasus Drs. H. Amos ini, kasus Arswendo tersebut jauh tidak ada apa-apanya. Seharusnya, sanksi terhadap H. Amos ini juga jauh lebih berat daripada Arswendo.

Maka kami menghimbau, seyogianya Himar Amos, penulis kitab tersebut diadili untuk mempertanggungjawabkan isi bukunya. Jika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan, tentu sangat pantas untuk menerima resiko sesuai dengan hukum negara yang berlaku. Semuanya kami serahkan sepenuhnya kepada yang berwajib.

Kami sekedar hanya bisa meluruskan semua kekeliruan yang dia tulis, agar umat Islam tidak terpancing dan tidak diperdayakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja menulis buku-buku penghujatan untuk mendangkalkan aqidah umat Islam, agar mau menerima ajaran Kristen.

Menyikapi tantangan tersebut, maka sudah selayaknya apabila para tokoh Islam dari MUI, DDII, Muhammadiyah, NU, Al Irsyad Al Islamiyah, KISDI, Jam’iyatul Wasliyah dan para ulama lainnya merasa tertantang dan mengambil tindakan yang sesuai dengan jalur hukum yang berlaku.

Kalau tidak mengambil tindakan antisipasi secepatnya, kami khawatir kalau-kalau umat Islam tidak bisa menahan emosi lalu melakukan pengadilan ilegal.

Kepada pihak Kristen, kami ingatkan agar melaksanakan apa yang tertulis dalam kitab sucinya, termasuk dalam menghadapi Himar Amos, sesuai dengan ayat berikut:

“Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mat!” (Imamat 24:16).

Himbauan

Kemudian, Himar Amos yang beragama Kristen menghimbau agar umat Islam mempelajari lagi Al Qur’an dan Hadits dengan sungguh-sungguh, serta minta petunjuk dengan berdoa, agar Allah memberi hikmat pengetahuan tentang penyembahan yang benar terhadap Allah.

Menurut kami, isi himbauan Drs. Himar Amos tersebut ibarat pepatah yang mengatakan “menggarami air laut” atau “mengajari ikan barenang”. Justru dialah yang harus belajar Islam lagi dari awal, supaya bisa membedakan zikir dengan azan, supaya tidak menyamakan kata mencium dengan menyembah, dan supaya tahu beda Tuhan Pencipta dengan benda dan makhluk yang diciptakan Tuhan.

Bapak Amos yang terkasih, sebaiknya Bapak pensiun saja secepatnya dari aktivitas menulis berbagai buku yang menghujat Islam, sebab sama halnya Bapak membuka aib diri sendiri. Kalau hanya Amos yang rugi, itu masih tidak seberapa. Tapi Bapak harus ingat bahwa semua orang Kristen akan turut malu atas ulah Bapak tersebut.

Oleh sebab itu, Bapak H. Amos yang terkasih, segeralah bertobat sebelum ajal tiba. Apabila ajal tiba sementara Bapak belum bertobat, Bapak akan menyesal.

Bapak H. Amos mengira bahwa Yesus akan menebus dosa Bapak. Padahal sebaliknya, Yesus akan mengusir Bapak di sorga, sesuai dengan Injil Matius 7:22-23 berikut:

“Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi namamu, dan mengusir setan demi namamu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-mu juga? Pada waktu itulah aku (Yesus) akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah daripadaku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Oleh sebab itu kami menghimbau agar Bapak Amos segera sadar, bertobat dan kembali ke jalan yang lurus. Sebab Allah dalam Islam itu Maha Pengampun, Maha Penyayang dan Maha menerima tobat.

Asalkan Bapak Amos sungguh-sungguh bertobat, berjanji tidak akan mengulanginya dan mengerjakan amal sholeh untuk menutupi kesalahan-kesalahan masa lalu, Allah akan mengampuni segala dosa Bapak. Kecuali dosa syirik. Itulah ajaran Islam yang tidak bertentangan dengan fitrah manusia, termasuk Bapak sendiri. Saat ini Bapak telah syirik kepada Allah, karena telah mempertuhankan manusia Yesus.

Apabila Bapak sudah bertobat, maka titel ‘Himar’ untuk Bapak akan kami cabut. Kami tidak akan memanggil Bapak dengan sebutan ‘Himar Amos’ lagi.

Bapak Amos yang terkasih, walaupun Bapak telah menghina agama dan nabi kami, namun dengan segala kerendahan hati, kami tetap tekun berdoa selalu, mudah-mudahan Bapak diberi hidayah oleh Allah Swt, menyadari segala kesalahan masa lalu dan kembali kepada jalan yang benar.

Itulah ajaran ‘kasih’ yang hakiki dalam Islam. Karena ajaran ‘kasih’ itu sangat diutamakan dalam Islam, asal Bapak benar-benar mau mempelajari ajaran Islam yang sebenarnya.

Terakhir, kami berdoa agar Allah mengaruniakan hidayah dan hikmat yang benar kepada Bapak. Jangan sia-siakan doa dan nasehat kami ini.

Dengarkan dengan telinga, lihatlah dengan mata, bacalah dengan akal pikiran logis dan renungkan dengan kejujuran hati nurani, diiringi doa yang khusyu memohon agar Allah berkenan menurunkan hidayah-Nya.

Selamat berdoa, semoga Bapak H. Amos bisa menemukan kembali ‘mutiara yang hilang’.

PENDETA MENGHUJAT MUALLAF MERALAT
Menanggapi Buku Kristen

“UPACARA IBADAH HAJI”
Karya Drs. H. Amos

Penulis : H. Insan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)

Editor: Abu Mumtaz
Setting: Fakta Comp.

Penerbit: Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan
(FAKTA)

PO Box 1426 Jkt 13014
Cetakan 1, Juni 1999 @All Right Reserved
Kompilasi ke format chm: pakdenono
http://www.pakdenono.com

About these ads

46 Tanggapan

  1. eka! sejak kapan yesus jadi tuhan
    katanya berketuhanan yg maha esa !
    yesus tidak pernah berstetmen /bersabda/membuat pengakuan dirinya tuhan,,, kata tuhan yesus itu darimana sumbernya saya pikir itu tergolong bid,ah [mengada ada] yg ditelan umat kristen mentah mentah tanpa panduan yg jelas asal muasalnya.

  2. jgn jualan indomie disini..^_^
    sorry karna gak akn laku..

  3. Setuju ma Tong Kosong N Pecel Lele>………
    Ngapain sih ngributin ayat-ayat. Jujur aja mas mbak, Agama apapun belum adakan pemeluknya yang mati terus mendatangi kita, n ngomong “beneran lho aku masuk agama ini, sekarang udah disurga ny”
    Lebih bagus kan melayani dan mengasihi sesama kita, turut berpikir untuk bangsa!!!

  4. Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, (QS MARYAM: 30)

    —————————————————————————-

    Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail (AZ ZUKHRUF:59)

    ——————————————————————————-

    Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nyalah kami menyerahkan diri.” (QS ALI IMRON: 84)
    —————————————————————————

    Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS ALMAIDAH;75)

    —————————————————————————-

    Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS ALMAIDAH: 72)

    ————————————————————————–

    Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.” (QS ASH SHAFF: 6)

    —————————————————————————–

    Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (QS AL MAIDAH:78)

    —————————————————

    dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]“, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (QS An Nisaa': 157)

    [378]. Mereka menyebut Isa putera Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Isa itu.

    —————————————————————

    Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu[383], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya[384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya[385]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (QS AN NISAA':171)

    [383]. Maksudnya: janganlah kamu mengatakan Nabi Isa a.s. itu Allah, sebagai yang dikatakan oleh orang-orang Nasrani.

    [384]. Lihat no. [193].

    [385]. Disebut tiupan dari Allah karena tiupan itu berasal dari perintah Allah.

    ———————————————————-

    Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” (Q AL MAIDAH; 116)

    ——————————————————-

    artikel perbandingan agama:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/dialog-islam-kristen/

    artikel yang berisi pembelaan terhadap ajaran islam dari tuduhan-tuduhan palsu dan konyol:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/islamologi/

    artikel masalah kristologi dan kritikan terhadap ajaran kristen:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/kristologi/

    kisah orang-orang yang keluar dari agama kristen dan menjadi muslim ( mualaf ):

    http://ainuamri.wordpress.com/category/kisah-mualaf/

    artikel kritikan terhadap isi Alkitab (injil/bible):

    http://ainuamri.wordpress.com/category/the-x-files/

    artikel berbahasa inggris yang berisi bantahan untuk dogma kristen:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/english/

    Yesus dalam pandangan islam:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/yesus-dalam-islam/

    situs-situs terkait:
    http://www.pakdenono.com
    http://www.swaramuslim.net

    ——————————————————————————-

    Tanggapanku mengenai komentar2 yg kontra terhadap isi artikel di blog ini:

    bagiku tidak aneh, karena para nabi yg akhlaknya terbaik pun dihina oleh kaumnya dan dituduh tukang sihir, orang gila, pendusta, dll sebagaimana dikisahkan dalam Al Quran.
    sesungguhnya memang begitu banyak manusia yg menyimpang dari kebenaran, yg terdiri dari orang-orang kafir, musyrik, murtad, munafiq, mulhid, zindik, atheis, agnostik, ahlul ahwa, ahlul bid’ah, juhala, balatentara iblis dan syaiton, dll
    Banyak komentar di blog ini yang mengandung kata-kata kekafiran, zindik, mulhid, atheis, agnostik, dll
    Semoga Allah memberi petunjuk kpd org2 yg menyimpang dr kebenaran
    ——————————————————————————

    Mengapa harus mengkritik agama lain?

    karena itulah yg dilakukan Nabi Muhammad SAW sehingga dianiaya oleh kaumnya
    itulah yg dilakukan Nabi Ibrahim AS sehingga dibakar oleh kaumnya
    itulah yg dilakukan Nabi Isa AS sehingga hampir disalib
    itulah yg dilakukan Nabi Musa AS sehingga dimusuhi Fir’aun
    bahkan Nabi Yahya AS sampai dibunuh,
    dan nabi-nabi yang lain juga dimusuhi bangsanya karena mengkritik agama sesat yang dianut bangsanya,
    bisa dibilang salah satu tugas umat islam memang berjihad membasmi semua agama selain islam, dengan cara-cara yang diizinkan Allah ( al ghoyah la tubarrirul wasilah, tujuan tidak menghalalkan segala cara)
    “…Sehingga tiada lagi fitnah dan Dien ini semata-mata hanya untuk Alloh Ta’ala”
    ———————————————————————————-

    Mengapa mencaci agama lain?

    bukan mencaci, tapi menyampaikan fakta, kadang kebenaran memang terasa berat/keras/pahit bagi orang yang enggan menerimanya sehingga dianggap cacian/hinaan (FAKTA: FAhit diKata tapi nyaTA)
    qulil haqqa walau kana murran (katakanlah kebenaran walaupun terasa pahit)

    “…agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (pula)” (QS Al Anfal:42)
    ———————————————————————————-

    Memperdebatkan kebenaran agama menghambat pembangunan dan kontra-produktif terhadap kemajuan bangsa?

    Itu adalah pandangan kaum materialis yang menganggap kejayaan sejati adalah hal-hal yg bersifat keduniaan (hal yang terlihat mata), mereka pada umumnya adalah kaum atheis yag tdk percaya adanya surga-neraka, atau kaum agnostik yg tidak beragama, dan orang-orang yang tidak punya iman dihatinya. Mereka adalah orang-orang yang mengingkari ajaran islam. Karena bagi orang beriman, kejayaan paling hakiki adalah di akherat. Tujuan hidup orang beriman bukan semata-mata hal duniawi, tapi yang paling utama adalah mendapat ridha Tuhan sehingga bahagia dunia akherat. Orang yang beriman kepada Nabi Muhammad SAW akan menjadikan beliau sebagai teladan dan barometer kebenaran. Beliau pada waktu muda adalah orang kaya, tetapi pada waktu wafat sangat miskin sehingga baju besinya pun digadaikan kepada orang yahudi untuk ditukar dengan makanan. Rumahnya, pakaiannya, dan makanannya sangat sederhana, padahal beliau adalah makhluk paling mulia, ini menunjukkan bahwa kesuksesan sejati bukanlah hal-hal yg bersifat duniawi.
    Hanya orang kafirlah yang menganggap kehidupan dunia lebih penting dari kehidupan akherat, dan menganggap materialisme adalah segalanya, karena mereka pada dasarnya tidak beragama, tidak beriman. Hanya orang kafirlah yang berkata “tidak boleh menganggap agama islam paling benar dan agama lain sesat”.

    ———————————————————————————

    Mengapa repot-repot harus membahas keyakinan agama lain?

    Ada ungkapan “jika aku diam, kamu diam, dan semua orang diam maka siapakah yg akan menasehati orang-orang sesat yang tidak tahu tentang kebenaran”
    Ada ungkapan “sampaikanlah walaupun satu ayat”
    Bukankah dalam AlQuran juga dibahas tentang kesesatan agama kristen?
    Dan ada hadis tentang ancaman masuk neraka bagi yang menyembunyikan ilmu.
    Dan ada hadis yang menyatakan “hendaklah yang hadir (tahu) menyampaikan kepada yang tidak hadir (tidak tahu)”
    Dan sebagai bagian dari amar ma’ruf nahyi munkar (mengajak kebaikan, melarang kemungkaran)

    “…agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (pula)” (QS Al Anfal:42)

    -sesungguhnya agama yg benar itu hanya satu, barang siapa menganggap agama selain islam juga benar maka dia kafir murtad.

    -siapa saja yang menganggap semua agama sama-sama benar, sama-sama baik, sama-sama diizinkan Tuhan , maka dia kafir murtad.

    -siapa saja yang menganggap orang kristen tidak wajib memeluk agama islam, maka dia kafir/murtad

    -siapa saja yang menganggap setiap orang bebas memeluk agama yang diyakininya maka dia kafir murtad, karena pada dasarnya haram memeluk agama selain islam

    -siapa saja yang menganggap berhukum dengan hukum islam itu tidak wajib, maka dia kafir/murtad

    -siapa saja yang menghalalkan yang haram, atau mengharamkan yang halal, maka dia kafir/murtad

    -siapa saja yang menganggap hukum bunuh bagi orang yang murtad dari agama islam adalah tidak manusiawi, maka dia kafir
    -siapa saja yang mengolok-olok ajaran islam, atau mengolok-olok para nabi maka dia kafir/murtad

    – “Siapa yang mencari agama selain agama Islam maka tidak akan diterima agama itu darinya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi.” (Ali Imran: 85)

    – “Sesungguhnya agama (yang diterima) di sisi Allah adalah agama Islam.” (Ali Imran: 19)

    ———————————————————————————

    Bantahan bagi yang mengatakan kafir (tidak islam) tidak apa-apa asalkan banyak berbuat kebajikan:

    Al-Quran menegaskan, bahwa amal perbuatan orang-orang kafir itu laksana fatamorgana. “Dan orang-orang kafir, amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun.” (QS an-Nuur:39).

    Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan. (QS Al Furqon: 23)

    “Sesungguhnya seruan kepada penyatuan agama, jika dilakukan oleh seorang muslim maka hal itu berarti kemurtadan yang nyata dari Islam, karena bertentangan dengan prinsip-prinsip aqidah, meridhai kekufuran kepada Allah, menolak kebenaran Al Qur’an dan menolak fungsinya sebagai penghapus seluruh kitab sebelumnya, dan menolak Islam sebagai penghapus seluruh syariat dan agama sebelumnya. Berdasarkan hal itu, maka pemikiran tersebut tertolak secara syariat, dan haram secara pasti dengan seluruh dalil-dalil syar’i dari Al Qur’an, As Sunnah, dan ijma’.” (Raf’ul Litsam, hal. 76)

    ——————————

    artikel perbandingan agama islam dan kristen:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/dialog-islam-kristen/

    artikel yang berisi pembelaan terhadap ajaran islam dari tuduhan-tuduhan palsu dan konyol:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/islamologi/

    artikel masalah kristologi dan kritikan terhadap ajaran kristen:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/kristologi/

    kisah orang-orang yang keluar dari agama kristen dan menjadi muslim ( mualaf ):

    http://ainuamri.wordpress.com/category/kisah-mualaf/

    artikel kritikan terhadap isi Alkitab (injil/bible):

    http://ainuamri.wordpress.com/category/the-x-files/

    artikel berbahasa inggris yang berisi bantahan untuk dogma kristen:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/english/

    Yesus dalam pandangan islam:

    http://ainuamri.wordpress.com/category/yesus-dalam-islam/

  5. Assalamu alaikum..
    Perkenankan saudaramu yang bodoh ini, dengan memohon segala kemurahan ALLAH SWT smoga iman ini semakin kuat, dan jauhkanlah dari pikiran/pemahaman dan perbuatan yang sesat.
    Pak HILS dan smua kamu muslimin yang pernah lewat di blog ini… sungguh karena kebodohan saya tidak mengerti apa buah himar itu, namun dengan apa yang saya baca dan mengerti disini, saya jadi sangat mengerti setidaknya secara filosofinya, bahwa himar amos jauh lebih picik pikirannya ketimbang buah himar itu. astagfirllah, dalam islam mengenal dakwah sebagai bentuk syiar islam itu sendiri, tapi jauh dari cara2 yang diterapkan murtadin himar amos… fitnah dan tipu daya yang nyata, bahkan semudah membedakan warna hitam di atas putih. Islam diwajibkan untuk mengimani para Rosul ALLAH termasuk nabi Isa.as. tapi bukan sebagai Tuhan sebagaimana yang diyakini oleh saudara kita himar amos yang tersesat ini. apalagi beliau yang konon seorang murtadin. bgitulah jika jiwa2 telah dirasuki setan… semoga ALLAH SWT memberikan hidayahnya kepada kita sekalian. Jika Yesus adalah tuhan sebagaimana trinitas di kristen, seharusnya yesus mempunyai kuasa sebagaimana ALLAH menguasai langit dan bumi, tapi ironisnya Yesus mereka malah terbunuh, disalib lagi. Masya ALLAH..
    Wahai saudara2ku kaum kristiani, kami tidak mencaci, kami hanya menyampaikan FAKTA seperti kata pak ainu diatas tadi, sebaliknya kalianlah yang menghina dan merendahkan ALLAH dan para Rasul-Nya melalui ular yang berwujudkan lidah himar amos.
    berikut untuk mencerahkan fikiran kalian tentang trinitas yang kalian yakin, masih berasal dari blog ini tapi saya cuplik dari topik yang lain. terima kasih pak jamil, maaf tulisan anda saya muat lagi disini. semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan petunjuk kebenaran bagi kita sekalian.. amin
    jamil, di/pada Februari 11th, 2008 pada 10:42 pm Dikatakan:
    wahai umat kristiani agar anda tidak tertipu coba bandingkan ayat
    dibawah ini dengan ayat yang di posting bpk pendeta rio (15 Jan 08)
    dlm blogs ini antara lain :
    1. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari
    pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka
    dari tangan Bapa. (Yohanes 10:29)
    2. Tuhan lebih besar daripada Yesus.
    Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu:
    Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya
    kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku
    pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada
    Aku. (Yohanes 14:28)
    3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan. Sesudah Tuhan Yesus
    berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu
    duduk di sebelah kanan Allah. (Markus 16:19)
    4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan.
    Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke
    langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah
    kanan Allah. (Kisah Para Rasul 7:55)
    5. Allah tahu datangnya hari kiamat, sedang Yesus tidak tahu.
    Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu,
    malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa
    sendiri.” (Matius 24:36)
    6. Yesus bersyukur kepada Tuhan. Pada waktu itu berkatalah Yesus:
    “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,
    karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan
    orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
    (Matius 11:25) Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam
    Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa,
    Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau
    sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau
    nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan
    kepada-Mu. (Lukas 10:21)
    7. Yesus disetir oleh Tuhan. Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari
    diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku
    dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti
    kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus
    Aku. (Yohanes 5:30)

  6. Buat EKA, harusnya kamu jawab dulu pertanyaan UTI, baru setelah itu boleh ngember…
    Kamu gak bisa jawab pertanyaan UTI ya ? kalo belum bisa kamu pelajari dulu al kitabmu, cari referensi sejak kapan Yesus menjadi Tuhan, aku juga ingin tahu
    1. sejak kapan yesus diangkat jadi tuhan ? apa sejak ia dilahirkan oleh Maryam ? atau sejak di Salib ? tolong ya ntar kalo udah ketemu kamu kirim ke email ku di afieks77@yahoo.com

  7. satu pertanyaan besar “apakah muhammad masuk sorga”..tolong dikirim ke emailku tolongdibaca dulu detik2 kematian muhamammad baru di jawab..budha_peace@yahoo.co.id

  8. orang-orang nasrani…………apakah kalian tidak membaca bible kamu sendiri………disitu sudah tertera jelas bahwa…..eli..eli..lamasabakhtani……..tuhan….tuhan…..kenapa kau tinggalkan aku(Matius 27:46).disitu menunjukkan bahwa yesus saja yang kalian anggap sebagai tuhan malahan mengumpat ditinggalkan. kalian itu sebenarnya tidak mau mengakui bahwa agama kalian adalah hanya agama ciptaan paulus..or saul………! padahal sudah jelas kontrasiksi ajaran agama kalian ex : Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
    a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
    b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).
    kalo kalian menjawab hanya pada perbedaan angka NOL mak kalian salah karna orang yahudi jaman dahulu tidak mengenal angka NOl karna yg menciptakan angka nol itu bangsa arya dari india. itu baru satu contoh..belum yang lainnya…….jadi kesimpulannya…apakah kalian tidak melihat kontradiksi ajaran bible kalian…………ya..ahli neraka.

  9. and cari juga vcd tentang debat…..ahmed deedat vs jimi swagart. kalian akan lihat di sana bahwa pendeta yang kalian agung2kan tidak bisa menjawab pertanyaan 2 kontra diksi bible………….dasar ahli neraka.

  10. allahuakbar………..allahuakbar………..allahuakbar. kejayaan akan datang……bangsa palestina akan dilepaskan dari penjajahan…bangsa israel…..kaum muslim akan bersatu..dibawah panji2 islam.

    kita akan berjihad ……. surga allah sudah menunggu…dan para nasrani tidak ada yang mereka tuju…!

    seperti sallahudin al ayyubi menaklukkan yerusalem.

  11. coba tanya: muhamad masuk surga gak ya? kok masih didoakan para pengikutnya supaya masuk surga? keciaaaaaaaaaaaaaaan deh lo. Yesus berkata, AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP! TIDAK ADA SATU ORANGPUN SAMPAI KEPADA BAPA KALAU BUKAN MELALUI AKU! Jelas kan? Gak ada yang bisa masuk surga kecuali melalui YESUS KRISTUS TUHAN!

    • mas dony… makax baca tuch artikel di atas dgn slengkapx..
      maka km akan tahu jawabanx….
      jangan hanya mengikuti prasaan emoci….

  12. donny, di/pada Juni 11th, 2008 pada 11:05 am Dikatakan:
    coba tanya: muhamad masuk surga gak ya? kok masih didoakan para pengikutnya supaya masuk surga? keciaaaaaaaaaaaaaaan deh lo. Yesus berkata, AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP! TIDAK ADA SATU ORANGPUN SAMPAI KEPADA BAPA KALAU BUKAN MELALUI AKU! Jelas kan? Gak ada yang bisa masuk surga kecuali melalui YESUS KRISTUS TUHAN!

    Buat saudara donny yg saya hormati maksud anda shalawatkan? Masa anda belum jelas juga sih tntng shalawat, lbh baik anda belajar lbh dalam lagi tntng Islam terutama shalawat. Saya tdk akan panjang lebar menjelaskannya krn sudah banyak temen Islam yg menjelaskan soal itu.

    Yesus berkata, AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP! TIDAK ADA SATU ORANGPUN SAMPAI KEPADA BAPA KALAU BUKAN MELALUI AKU!
    Saya tanya apa anda yakin telah menjadi pengikut setia Yesus dan mengikuti jejak Yesus?
    Karena Yesus memberitahukan ciri2 pengikut yg setia (lih. Markus 16: 17-18), bahwa salah satu cirinya yaitu “…dan sekalipun mereka meminum racun, mereka tidak akan celaka,…” bisa anda buktikan apakah anda akan selamat stelah meminum racun, krn apabila anda tdk selamat maka anda bukan termasuk pengikut setia Yesus.
    Ada lagi kali ini syarat mnjadi pengikut Yesus
    (lih. Lukas 14: 26), “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya anak2nya, saudara2nya, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku” Saya tanya apakah anda sudah membenci ortu anda, krn kalau anda belom mambenci ortu anda dan belom membenci sanak saudara anda maka anda belum dapat menjadi pengikut Yesus. Saya baru mengambil 3 dari beberapa saja. Sungguh ini bukti bahwa Injil yg ada skrng bukan lah injil yg asli. Mengapa krn injil yg ada skrng menggambarkan betapa kejamnya Yesus. Padahal tidak demikian Yesus/Nabi Isa as adalah salah seorang yg sholeh bisa anda lihat dalam Al Quran bahwa Nabi Isa as/Yesus adalah sosok yg sangat mulia, bukan seorang yg ingin mencelakakan nyawa orang lain dan bukan pula orang yang ingin memecah belah hubungan antara anak dan ortunya. Trims Semoga ALLAH SWT memberimu hidayah kepada anda saudara Donny yang saya hormati.

  13. sudahlah teman2 muslimin, ingat perkataan ALLAH, biarkan saja mereka kaum kafir mengejek islam karena akan ada hari akhir dimana disitulah semuanya akan terbukti

  14. Assalamu ‘alaikum Wr. Wb
    Buat temen-temen Muslim yang lain tetap semangat jangan sampai iman kita goyah, karena jelas bukti kebenaran Islam merupakan sesuatu yang tidak dapat dipungkiri lagi. Bahkan mereka(org2 nonmuslim) yang menghina Islam pasti hati mereka juga mengakui kebenaran Islam. Karena itu tetep sabar dan berpegang teguh kepada agama ALLAH ini semoga ALLAH mengampuni kita semua dan semoga ALLAH memberi hidayah kepada mereka semua yang menghujat dan menghina Islam. Amin

    “Maka bersabarlah sesungguhnya janji ALLAH itu benar, dan mohonlah ampun untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi” (al-Mu’min 40: 55)

    Wassalamu ‘alaikum

  15. to RICHARDLIONHEART, di/pada Juli 15th, 2008 pada 7:51 pm
    kl kitab anda penuh dengan metafora berarti bukan kitab suci lagi. bisa dikatakan kitab prosa atau kumpulan puisi. kepada umat muslim Hal ini biasa terjadi sebagai alasan dari kalangan kristen apabila tidak dapat menafsirkan ayat selalu dibilang metaforalah, kiasanlah dll .msh banyak lagi dapat kita jumpai dalam cd-cd perdebatan baik di indonesia sendiri (Arimatea, Birulwaliadin dll)maupun cdnya tuan ahmad deedat & Zakir naek antara lain cd debat tersebut yg paling menarik :
    – Ahmed deedat vs Pdt.Jimmy swaggart “apakah alkitab firman tuhan”
    – Ahmed deedat vs Dr.Anis.a. shorosh “Al-Quran atau injil mana yg firman tuhan”
    – Ahmed deedat vs pastor Erick B.Bock “Apakah yesus itu tuhan ”
    – Ahmed deedat vs pastor stanley sjoberg “Apakah injil Firman Tuhan ?” ( pastor takut minum air yg blm tentu racun bisa anda saksikan disini)
    – Dr Zakir naik vs Dr William campbell ‘ Al-quran & Injil mengupas ilmu pengetahuan ”
    – Dr. Zakir Naik vs Pastor Ruknudin Henry pio ” Apakah Kristus benar2 disalib ? ”
    – dll
    silahkan saksikan dan anda yg menilai.

  16. alah………..
    sok alim loeee muslim

    bilang aja gak bisa jawab……………

    bego loe…………………

    kalo gak bisa , ya wes

    assholee

  17. Muslim bukan sok alim atau tidak bisa menjawab, tetapi mengemukakan fakta dalam blok ini. Kalau semua ayat di bible apabila tidak masuk akal, selalu dibilang metafora atau kiasan, bagaimana dengan ajaran itu sendiri tambah membingungkan. Silahkan aja saudara kristen membeli cd debat tersebut anda bisa menilai sendiri.

  18. ” Tepat 4 (empat) minggu setelah Deedat menghujat penyaliban Yesus yang sengaja dilakukan pada hari Jumat Agung (Hari Raya Paskah) di Sydney, Deedat secara tiba-tiba terserang stroke dan kehilangan suaranya untuk selama-lamanya. Lehernya kejang, sehingga tak mampu makan, minum atau bicara. Deedat hanya mampu berkomunikasi kedipan mata saja. Selama 9 (sembilan) tahun lamanya ia menderita. Selama dalam perawatan, Deedat hanya dapat mengkonsumsi makana melalui selang yang lansung dimasukan kedalam lambungnya melalui sebuah lubang di perutnya selama 9 tahun higga ajalnya. Selama masa penderitaanya ini, Deedat juga sudah pernah dikunjungi dan didoakan oleh orang-orang Kristen.(Luk 6 : 27,28), (Rom 12 : 20)”
    Ini semua adalah fitnah gaya Blog faith freedom international yg dilakukan oleh si RICHARDLIONHEART (Jangan2 dia agennya FFI) . fitnah ini dibuat agar iman nasrani yg goyah karena menyaksikan debat dari Tuan Ahmed dedat yg berlatar belakang autodidak selalu menang terhadap pastor/pendeta yg NB bergelar DR Theologist. Mereka selalu tida mau menerima kenyataan bahwa isi injil telah dipalsukan dan selalu memebar fitnah. Tuan Ahmed Dedat tidak meninggal karena stroke akibat menhujat penyalipan yesus tetapi meninggal diafrika selatan dengan sewajarnya. Fakta yg benar adalah gusdur yg didoakan umat nasrani di senayan yg menurut injil apabila yg berdoa sebanyak ribuan orang dapat dikabulkan tapi kenyataannya stelah didoakan ratusan ribu umatkristiani di senayan tdk sembuh2 sampai sekarang kasian deh lho richard…………….

  19. Umat islam tidak perlu percaya cerita si pembohong RICHARDLIONHEART, hal ini pernah juga terjadi fitnah pada nabi kita Muhammad.SAW. yg menurut orientalis barat meninggal di racun istrinya , sakit ayanlah dll. dasar penyebar fitnah (RICHARDLIONHEART = Dajjal). fitnah ini timbul karena mereka tidak pernah menang berdebat. Bukti nyata yg lain adalah tidak pernah ada acara talk show ( tanya jawab secara live ) di Televisi tentang ajaran kristen, karena mereka takut kalau yang nanya umat muslim mereka kagak bisa jawab !!!!!!!!!!!!!!!

  20. Kalau pembohong tetap pembohong kenapa tdk sekalian koran tempo juga dimasukkan sebagai sumber berita ( seperti munarman mencekik anggota akbb yg heboh ) . Sudah ketahuan tidak berani talk show aja masih bawa2 yahudi ( israel ) . Israel berani karena ada bheking beraninya keroyokan bersama negara imperialis Amerika, Inggris, prancis , Astralia dll. Kl sendiri pasti sudah lama hancur.

  21. Untuk saudara RicardLionheart yg saya hormati,
    maaf baru jawab sekarang.
    tentang ayat Markus 16:17-18,yg berbunyi
    “Tanda-tanda ini akan menyertai orang2yg percaya: mereka akan mengusir setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dlm bahasa yg baru bagi mereka, mereka akan memegang ular,dan sekalipun mereka meminum racun mereka tdk akan mendapat celaka, mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit,dan orang itu akan sembuh.”
    Bahwa yg dimaksud pd ayat “…dan sekalipun mereka meminum racun, mereka tdk akan mendapat celaka,…” anda mengatakan yg dimaksud “racun” disitu adalah sesuatu yg menyengsarakan/ yg menyakitkan,kemudian yg dimaksud “…tdk akan mendapat celaka…” kata “celaka” anda katakan adalah tdk terpengaruh oleh hasutan/ godaan iblis.
    Yang mau saya tanya: Atas dasar apa anda mengatakan yg demikian? Anda menafsirkan seperti itu rujuk kepada siapa? Karena Alkitab tdk memiliki pendamping,sebagai mana Al Quran yg memiliki al Hadits sbg pendamping atau penjelas dlm menafsirkan ayat2 tertentu. Dan sya yakin kalau saya tanya kpd org2 Nasrani yg lain pasti mereka akan menafsirkan ayat tsb. berbeda2, bahkan klo tanya ke pendeta atau pastur sekalipun pasti banyak perbedaan. Lalu saya juga ingin tau bagaimana anda menafsirkan “…mereka akan berbicara dalam bahasa yg baru bagi mereka,…” lalu “…memegang ular…” kemudian “…mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Jadi intinya isi ayat diatas sudah jelas dan mudah dimengerti tdk perlu menafsirkan dgn berlebihan cukup tafsir apa adanya. Kata “racun” ya racun, yaitu sesuatu yg apabila dimakan/ diminum akan dapat membahayakan orng yg memakan/meminum tsb. Nsh, ini ada contoh dalam lagunya Changcutters yg salah satunya berbunyi “wanita racun dunia” ini baru kata”racun tdk dpt diartikan dgn makna yg sesungguhnya, melainkan yg dimaksud racun disini adalh sesuatu yg berbau negatif yg disandangkan kpd sesuatu, misalnya dlm teks lagu tsb. “wanita racun dunia” ,yaitu bahwa wanita adalah biang masalah di dunia ini atau mungkin wanita adalah pembawa bencana di dunia ini. Juga pd ayat Matius 10: 34 yg sebagian ayatnya berbunyi, “…Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.” Dalam ayat ini saya pribadipun setuju bahwa yg dimaksud dgn “pedang” di sini adalah pemisah atau penjauh,dan bukan pedang dlm arti yg sesungguhnya sebagai pemotong atau pengisir atau pembuntung, krn berdasarkan ayat selanjutnya ayat 35 “…memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya,…”
    Tapi ada juga kata “pedang” dalam Alkitab, yg dimaksud adalah pedang dalam arti yang sebenarnya. Misalnya dlm ayat Lukas 22: 36, yg bunyinya
    “Tetapi sekarang ini, siapa yg mempunyai pundi2,hendaklah ia membawanya, demikian juga yang yg mempunyai bekal, dan siapa yg tidak mempunyai bekal hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.”
    Kemudian pada ayat Lukas 22: 38, yg isinya
    “…Tuhan, ini dua pedang.” Jawabnya,”Sudah cukup.”
    Ini adalh beberapa contoh lain, meskipun sudah sedemikian jelas makna ayat tsb. masih ada juga para misionaris yg membelanya, bahwa pedang yg dimaksud adalh roh/ jiwa. Jika memang benar pedang disitu adalh roh/ jiwa, lalu bagaimana dengan jubahnya?(lihat The Choice, Ahmed Deedat hlm. 401-402).
    Selanjutnya pada ayat Lukas 14: 26 yg berbunyi ” Jikalau seorang datang kepadaKu dan tdk membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak2nya, saudara2nya laki2 atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tdk dapat menjadi muridKu.”
    Dari ayat di atas anda mengatakan yg dimaksud adalah untuk menjadi muridYesus haruslah lebih mencintai Yesus daripada dari pada sanak keluarganya. Sekarang lihat sekali lagi ayat di atas pahami kalau perlu baca berulang2 dan pelan2, lalu sambung dgn ayat Matius 10: 34.
    Dalam ayat tersebut tdk ada kata2 yg menerangkan atau menganjurkan untuk mencintai sanak keluarga walau hanya sedikit. Sama sekali tidak ada. Dengan kata lain mau gak mau harus memehami bahwa siapa saja yg tdk membenci sanak keluarganya, maka tdk dpt menjadi muridNya (Yesus).
    Berbeda dgn hadits di bawah ini,
    Rasulullah saw bersabda, “Tidak sempurna iman salah seorang diantara kalian(umat Islam) hingga aku lebih dia cintai daripada anak, orang tua,dan manusia seluruhnya.” (HR Bukhori- Muslim)
    Nah kalau hadits diatas jelas, didalamnya tdk ada anjuran untuk menbenci sanak keluarga melainkan yg ada adalah anjuran untuk mencintai sanak keluarga, walau cintai kpd sanak keluarga tdk boleh melebihi cintai Nabi saw. Sekian penjelasan dari saya.

    Oh iya, anda mengatakan saya bloon, bodoh dan sebagainya. OK lah gak apa. Saya Juga bukan seorang santri kok, jangankan santri, TPA saja saya belom pernah. Saya sekarang juga tidak Sekolah di pesantren melainkan Sekolah di Yayasan Katholik SMA PL St.Yosef Solo. Krn saya seorang mualaf Desember (tglnya lupa) 2005 yg lalu saya baca syahadat masuk Islam, walau sempat mau murtad juga.
    Maaf klo ada salah kata.
    Trims semoga ALLAH melunakkan hatimu dan memberimu hidayah kpd anda saudara RicardLionheart yg saya hormati.

  22. Assalmu ‘alaikum Wr. Wb.

    Buat saudara2 umat Islam yg tercinta
    “Wahai orang2 yg beriman! Tetaplah beriman kpd ALLAH dan RasulNya dan kpd kitab (Al Quran) yg diturunkan kpd RasulNya(Nabi Muhammad saw), serta kitab yg diturunkan sebelumnya(Taurat, Zabur, Injil). Baranya siapa ingkar kpd ALLAH, malaikat2Nya, kitab2Nya, Rasul2Nya(termasuk ‘Isa Almasih as), dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.”(QS 4:136)
    Dan jangan kita bersedih hati dan bersabarkah dgn apa yg mereka(musuh2 Islam) katakan. Krn ALLAH Tuhan kita tlah Berfirman,
    “Dan janganlah engkau sedih oleh perkataan mereka. Sungguh, kekuasaan itu seluruhnya milik ALLAH. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui”(QS 10: 65)
    “Maka bersabarlah engkau atas apa yg mereka katakan, bertasbihlah dgn memuji Tuhan sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam, dan bertasbihlah pada waktu tengah malam dan diujung siang hari, agar engkau merasa tenang.”
    Masih utk saudara2ku umat Islam, tetaplah berdialog dgn baik dan sopan, walaupun ucapan mereka terkadang menyakitkan. Sebab Nabi kita tercinta tlah bersabda
    “Barangsiapa beriman kepada ALLAH dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.”
    Semoga ALLAH merahmati kita semua dan memberi hidayat kpd mereka. Amin

    Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

  23. Buat saudara RICARDLIONHEART yg saya hormati,

    Perlu anda ketahui bahwa,
    Al-Qur`an adalah kitab suci orang Islam, pegangan atau pedoman Orang Islam, sehingga baik suka maupun tidak suka apabilaa ada suatu ayat yg kurang berkenan / kurang cocok dgn keinginan hati TETAP HARUS dibenarkan. Krn Nabi saw bersabda,
    “Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian, sehingga nafsunya mengikuti apa yang aku bawa( Al Quran adan As Sunnah).”

    Anda berkata,
    Tahukah kau (please.., please…, jangan pura2 gak tahu) bahwa justru ada orang yang lebih berat menilai salah satunya daripada yang lain? Maksudnya, jika isi al quran itu “sesuai dengan keinginan hatinya”, maka dipakailah itu walaupun apa yang ditafsirkan dalam hadits (ah.., hadits yang mana??? hadits juga banyak…, satu permasalahan kadang ditafsirkan secara berbeda-beda oleh lain2 hadits) jauh berbeda dari apa yang dimaksud orang itu. Lebih Parah lagi ya kalau yang terjadi sebaliknya…., he..he..

    Saya kurang paham maksud anda, apa anda bisa memberi contoh ayat Quran tsb.? Atau mungkin maksud anda adalah apabila ada ayatAl Quran yg bertentangan dgn suatu hadits maka orang akan mengambil yg sesuai dgn keinginan entah Qurannya atau haditsnya, apa begitu maksud anda?

    Kalau memang begitu maksud anda, maka saya katakan TIDAK! Tidak mungkin ada ayat Al Quran yg bertentangan dgn hadits shahih. Seumpama, benar ayat Al Quran yg bertentangan dgn hadits shahih, maka sebenarnya itu bukanlah bertentangan melainkan pemahamannyalah yg kurang pas. Misalnya dalam QS an Nisaa’ 4: 43,
    “….Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedang kamu tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah(bersucilah) kamu …”

    Dari ayat diatas menjelaskan tentang keharusan bersuci sebelum shalat, salah satunya yaitu keharusan bersuci apabila menyentuh perempuan. Dalam lafal “menyentuh perempuan” itu ada yang menfsirkan bahwa yang dimaksud adalah sentuhan/senggolan kulit dg kulit. Tapi ada juga yang menafsirkan bahwa yang dimaksud dg “menyentuh perempuan” itu adalah menyentuh dalam arti menyetubuhi/ berhubungan suami-istri. Sehingga ada dua pendapat mngenai ayat (QS 4: 43) tsb. yang pertama = sentuhan/senggolan kulit dg kulit dan pendapat kedua = menyetubuhi atau berhubungn suami istri.
    Dari dua pendapat diatas semua memiliki dasar atau dalil, tidak menurut keingingan hati masing2 penafsirnya.
    Dasar, pendapat pertama terletak pada kalimat “Menyentuh Perempuan”, sedangkan dasar, pendapat kedua terletak pada, beberapa hadist yang menerangkan mengenai itu, yaitu hadist riwayat an-nasa`i yang bunyinya
    Dari Aisyah ra, “sesungguhnya Nabi SAW pernah mencium salah seorang istrinya lalu Sholat, padahal Beliau tidak wudlu lagi.” (HR An-Nassa`i)
    Telah berkata Aisyah ra, “pada suatu malam aku telah kehilangan Rosulullah SAW dari tempat tidur, lalu aku meraba-raba hingga terpegang olehku telapak kakinya yang tercacak, sedang ia di dalam Sujud (Sholat).” (HR Muslim & Tirmidzi).

    Dari satu ayat dan dua hadist diatas terlihat seakan-akan bertentangan, satu ayat menerangkan bahwa menyentuh perempuan harus bersuci, sedang dua hadist menerangkan Nabi SAW menyentuh istrinya lalu mengerjakan Sholat tanpa bersuci lagi.
    Tapi sebenarnya tidak bertentangan melainkan pemahamannya saja yang kurang pas. Jadi beda pendapat boleh2 aja, asal setiap pendapat memiliki dasar yang terpercaya dan tidak boleh berdasarkan seenak hati penafsirnya.

    Sedangkan saya mau tanya kpd anda tentang ayat2 kontradiksi dalam Al-Kitab mengapa semua itu bisa terjadi, seperti
    a) “Tuhan menghasut Daud….” ( II Samuel 24:1) dengan “Setan membujuk Daud….” ( I Tawarith 21:1) lalu pada ayat
    b) ( II Samuel 10:18) dengan ( I Tawarith 19:18) “700 atau 7.000 ? dan `Penunggang Kuda` atau `pejalan kaki`?
    c) Salomo memiliki 2000 atau 3000 kamar mandi? (I Raja-raja 4:26) dgn (II Tawarikh 4: 5).
    d) Salomo memiliki 4000 atau 40000 kandang kuda? (II Tawarikh 9: 25) dgn (I Raja-raja 4:26)
    e) Apakah Saul meminta petunjuk dari Tuhan atau tidak meminta petunjuk dari Tuhan? (I Samuel 28: 6) dgn (I Tawarikh 10: 13-14)
    Tolong beri saya penjelas mengenai semua ayat2 di atas?

    Anda bertanya,
    Mengapa tercatat ada 36 sekte dalam islam???
    (ada juga yang melakukan riset hingga mencapai 117 sekte di dalam islam). itu adalah sekte…, DI MANA DI DALAM SATU SEKTE TERSEBUT JUGA TERBAGI di dalam SUB2 SEKTE….,

    Akan saya jelaskan,
    Tentang sekte2 islam seperti Ahmadiyah dan Syiah.Perlu anda tau, bahwa pemahaman/pendapat Ahmadiyah itu tdk dapat dibiarkan begitu saja. Karena pendapat/pemahaman itu BOLEH berbeda asal tetap berdasarkan Al-Qur`an dan As-Sunnah (Hadist).
    Nabi SAW bersabda “Kutinggalkan kepada kalian (Umat Islam) dua perkara yang kalian tdk akan sesat, apabila berpegang teguh pada keduanya, Yaitu kitab ALLAH (Al-Qur`an) dan Sunnah Nabi-Nya (Hadist).”
    Sedangkan Ahmadiyah atau Syiah mereka jelas2 telah melenceng dari Qur`an dan Sunnah. Dalam memahami sesuatu. Sehingga mereka tdk dapat ditoleransi lagi.

    Dalam comment yg lalu saya katakan,
    sebagai mana Al Quran yg memiliki al Hadits sbg pendamping atau penjelas dlm menafsirkan ayat2 tertentu.

    Maksudnya adalah misalnya tentang ayat QS Hud :114.
    “Dan laksanakanlah Sholat pada dua ujung siang….”
    Ayat di atas menerangkan tentang perintah untuk melaksakan Sholat, sedang dalam Al`Qur`an tdk ada ayat yang menjelaskan tentang Sholat (Caranya, Waktu2nya dll), maka disinilah peran Al-Hadist yang menjelaskan tentang tatacara Sholat.

    Anda bertanya,
    Hadits riwayat Bukhari, Hadits riwayat Ahmad, Hadits riwayat Ibnu Hibban, Hadits Riwayat Ibnu Abbas, Hadits Riwayat Daruquthni, Hadits Riwayat….. ahh banyak banget.
    langsung aja gua nanya, apa itu semua..????

    Hadist menurut Bahasa berasal dari kata “Hadatsana” yang artinya Sampaikanlah, Beritakanlah. jadi Hadist menurut Pengertian adalah Berita tentang Sifat, Perkataan, Perilaku, Maupun segala sesuatu yang berhubungan dg Rosulullah SAW.(mirip dgn isi Alkitab yg isinya tentang sifat, perkataan, perilaku Yesus.)
    Mengenai siapa itu Bukhori, siapa itu Ahmad bin Hanbal, atau Nasa’I, Abu Dawud dsb. Mereka itu adalah para ahli hadits. Sedang maksud dari Hadits Riwayat ‘X’ adalah hadits yg diriwayatkan oleh si’X’. Contohnya Nabi SAW bersabda kepada si A, kemudian si A cerita kpd si B, kemudian si B menyampaikannya kpd si C dan seterusnya hingga sampai pada ahli hadits (misalnya Bukhori), lalu dicatat dan dibukukan. Para ahli hadits itu mirip seperti Matius, Lukas, Markus yg menyampaikan berita tentang kehidupan Yesus, cuma bedanya kalau ahli hadits(sprt. Bukhori dll.) mendapat berita itu tdk secara langsung melainkan melalui si A, si B dll. krn para ahli hadits tsb. tdk hidup pada zaman Nabi Saw. Sekian penjelasan dari saya.

    Lalu bagaimana tentang ayat2 Alkitab yg sudah kita bicarakan sebelumnya? Mangapa anda lari dari ayat (Markus 16: 17- 18, Matius 10: 34, Lukas 14: 26) tsb. ? Apa anda setuju dgn apa yg saya simpulkan mengenai ayat2 tsb. ?

    Saya sangat senang dan sangat berterima kasih kepada anda yg telah mendoakan saya agar menjadi insan yg baik.
    Saya juga akan mendoakan anda saudara RICARDLIONHEART, semoga ALLAH menberimu hidayat dan melapangkan dadamu untuk menerima kebenaran Islam.

  24. Buat sauadara2 umat Islam,

    TETAPLAH pada keyakin kalian, sungguh kebenaran Islam telah TERBUKTI mutlak, Tolonglah agama ALLAH, ALLAH pasti menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian. Semoga ALLAH Merahmati kita semua.

    Buat orang2 Nashara(dan nonmuslim yg lain),

    JANGANLAH MENIPU DIRI SENDIRI,
    JANGANLAH LISANMU MENGINGKARI KEBENARAN ISLAM, SEDANG HATIMU MENGAKUINYA
    JANGANLAH HANYA KARENA GENGSI ANDA JAUH DARI KESELAMATAN YANG HAKIKI.
    PERCAYALAH! YAKINLAH! ALLAH pasti akan mengampuni apabila kamu memilih jalan yang lurus dan akan meridhoi dan akan memuliakanmu dengan JANJINYA AKAN JANNAH(Surga) ketahuilah itulah kemenangan yang besar.

    Kiamat, Surga dan Neraka adalah PASTI,
    sungguh apabila kalian menerima Islam, maka kamu sendirilah yang akan beruntung.

    ” Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan yang lain yang akan mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia Memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.” (QS al-An`am 6: 153)

  25. Iya2 bener apa yg dikatakan MoeSLim, semoga ALLAH Merahmati loe SLim,
    Gimana nih, yang Nasrani isa jawab gak tu pertanyaannya MoeSLiM. tntng Kontradiksi dlm Alkitab.

    Ayo BUKTIKAN! Klo loe smua emang bener,

    Jangan Fanatik Buta lha…, akui aja kebenaran Islam.
    Gue dukung loe SLiM.
    Nih gue tambahin. tlng jelasin k kami smua tntng
    Penciptaan langit & Bumi mnurut Alkitab, Urut dari hari pertama hingga hari k enam.
    Hmmm…., yah, biar loe smua(org2 Nasrani) tau gimana isi kitab loe sesungguhny.
    Tolong yaaaa………….h
    JAWABANnya yg masok akal.

  26. Sepertinya tadi ada yang bertanya mengapa alqur’an ditulis dalam bahasa arab? akan coba saya beri sedikit gambaran.
    Bahasa arab memiliki banyak sekali keistimewaan dibandingkan bahasa lainnya. Kata-katanya begitu mendetail dan memiliki banyak makna. Bukannya Allah tidak mengetahui kalau dimasa ini bahasa Inggris telah mendunia.
    Alkitab sendiri dulunya ditulis dalam bahasa apa?
    Apakah sekarang bahasa itu masih ada yang memakainya?

  27. Sudah puas main2nya anak2..?

    Sekarang, ambil sapu ambil pengki, sapu halaman sono…
    Biar bersih halaman kita..
    Bukankah kebersihan adalah sebagian dari iman…

    Ayo cepat, jangan main terus….

  28. Kalau kamu wahai andri pane mengklaim bahwa Yesus itu adalah Allah, tunjukkan kepadaku satu saja ayat dan pasal dari bibelmu yang menyatakan demikian?, sebagai bahan pertimbangan dan penelitian saya selama saya mengikuti aktivitas di gereja (dulu saya seorang kristen), jika ditelusuri dari sejarah orang kristen memiliki 3 kepercayaan tentang yesus :

    1.Yesus adalah anak Allah.
    2.Yesus adalah salah satu dari yang tiga.
    3.Yesus adalah Allah itu sendiri.

    sekarang coba kamu pikir (kalau kamu memiliki akal). mana di antara ketiga pendapat tersebut yang benar dan kamu yakini.Jujur selama saya belajar kristologi dari gereja, saya menemui ada beberapa kejanggalan yang saya temui.

    1.apakah bibel adalah kitab suci.
    2.apakah yesus benar2 disalib.
    3.apakah ibadah berupa kidung2ngan ada dalilnya dll.

    (mantan aktivis gereja)

  29. buat kalian yang nasrani, saya mau tanya :
    1. Apakah agama kristen itu benr-benar agama atau cuma buatan manusia (bukan dari Tuhan) dan ada dalilnya g?
    2. Apakah yesus mengakui kalaui dirinya Tuhan? kalau mengaku Pada Surat apa dan Ayat Berapa?
    3. Apakah dalam Alkitab ada tertulis bahwa Kristen itu agama Kristen?
    4. kenapa Surat-surat dalam alkitab satu dengan yang lain tidak sama? sebagai contoh antara alkitab keluaran tahun 1970 dengan tahun 2000 sekarang?
    5. Sebenarnya Tuhan yang benar dalam kristen Yesus Atau Allah?
    6. Bahasa Asli Alkitab Kristen Apa?
    7. kenapa banyak sekali perubahan dalam alkitab?
    jika memang itu Alkitab dari Tuhan kenapa mesti di rubah oleh manusia? sedangkan kalian taukan apa yang difirmankan oleh tuhan itu pasti benar adanya? tidak seperi tang diucapkan oleh manusia?

    kalau memeng engkau pemeang teguh agama kristen jawab pertanyaan tadi?

  30. Ada yg lucu teman kristen kenapa Al-Qur’an pake bahasa Arab, Nabi-nya dari Arab bahasa yg dipake bahasa Arab ya pasti Allah menurunkan pake Bahasa Arab, Emang INjil turun pake Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris kan ya bukan, kalau komentar mikir dikiiit saja biar nggak kelihatan BOdoh, Injil turun pake Bahasa Ibrani bukan bahsa INdonesia, malah Injil yang Asli sekarang ini konon berbahasa YUnani kan ya Lucu, Justru disinilah kehebatan Al-Qur’an tetap asli dari Dulu, tidak pernah diamandemen sama sekali, bukan seperti INjil yg sudah beberapa kali di amandemen, jika anda Yakin Injil kitab suci dan turun dari Tuhan kenapa harus dirubah ?? lebih hebat mana Paulus dengan Tuhan kok berani-beraninya Paulus merubah isi Alkitab.
    Babi Haram dibilang Halal

    Mari perhatikan :
    Dalam Alkitab yang diterbitkan tahun 1968 bunyi kitab Imamat 11:7 sbb : “Demikian juga Babi, meskipun berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak emamah biak; haram itu bagimu.”

    Sedangkan pada Alkitab yang diterbitkan tahun 1979 berbunyi : “Demikian juga Babi Hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu.”

    Padahal dalam injil matius jelas-jelas tertulis ancamannya
    Matius 5:17-19 :
    “janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk merombak Hukum Taurat atau Kitab Para Nabi. Aku datang bukan untuk merombaknya, melainkan untuk menggenapinya. Karena sesungguhnya Aku berkata kepadamu: selama langit dan bumi belum lenyap, satu titik pun sekali-kali TIDAK AKAN DIHAPUS DARI ISI HUKUM TAURAT itu sampai semuanya terjadi. Karena itu barang siapa yang menghapus salah satu perintah Hukum Taurat meskipun yang paling kecil, dan mengajarkannya kepada orang lain, ia akan menduduki tempat paling rendah dalam Kerajaan Sorga”

    Yesus sebagai Nabi yang membenarkan Hukum Taurat. Sebagaimana Muhammad membenarkan Taurat & Injil (Nabi Isa). Yesus tidak membawa hukum baru, Yesus tidak berani menghapus “satu kalimat Taurat yang mengharamkan babi” benar! Bagaimana mungkin menghapus satu titik saja tidak berani apalagi satu faham/ajaran/syariat Taurat.

    Begitu JUga tentang Khitan/Sunat jelas2 dilanggar oleh penganut Kristen.

    “Inilah perjanjian-Ku yang harus kamu pegang, perjanjian antara aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki diantara kamu harus disunat” (Kejadian 17:10, baca juga ayat 11-14)”

    “Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya : ia telah mengingkari perjanjianKU” (Kejadian 17:14) ”

    “Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya” (Kejadian 21:4)

    Yesus saja tidak berani merubah (menyuruh/harus Khitan sesuai ayat siatas ) melainkan untuk menggenapinya (Matius 5:17) tapi mengapa Paulus berani merubahnya

    “Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai suatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih” (Galatia 5:6)

    “sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah” ( I Korintus 7:18-19)

    “Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu : Jikalau kamu menyunatkan dirimu, kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu” (Galatia 5:2)

    Nah bagaimana paulus bisa merubah itu, lebih hebat mana Paulus atau Tuhan, itu perintah TUhan melalui Yesus tapi kenapa Paulus merubah ? terus kenapa harus ada perubahan-perubahan setiap saat ?? apa alasan perubahan itu ?? Jika itu salah kenapa terus yang benar yang mana ?? Pusing deh

  31. Makanya saudara-saudara kristen pahami dulu. Islam bukan Agama seperti yang dituduhkan saudara-saudara umat kristen

    “Allah tidak melarang kamu (kaum muslimin) untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agamamu dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Allah hanya melarang kamu (kaum muslimin) menjadikan sebagai kawanmu, rang-orang yang memerangi kamu karena agama, dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu orang lain untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim”. (QS. Al Mumtahanah: 8-9).

    Ayat diatas kita diharuskan bersikap tenggang rasa dengan siapapun dengan agama apapun kecuali mereka memerangi Islam,

    Coba kita amati di eropa dan amerika bagaimana mana nasib islam minoritas, dan bagaimana saudara2 kita umat kristen di Indonesia apakah mendapat pelakuan seperti umat islam di eropa dan Amerika ? disini kitab injil tidak dirobek2 tidak pula dibakar, tidak di intimidasi bahkan untuk ibadah saja harus sembunyi-sembunyi ketika kerja, pake jilbab dilarang, tapi saudara2 umat kristen kan tidak mengalami hal semacam itu disini di mayoritas islam, jika islam agama kotor bukankah yg suka telanjang adalah di negara-negara non muslim, free sex, poligami dilarang tapi mempunyai selingkuhan sebanyak-banyaknya diperbolehkan, telanjang dipantai, wanita hanya di exploitasi sex bagi laki-laki, minum alkohol, berjudi, jika itu baik buat teman-teman kristen kan ya aneh.

  32. Untuk orang kristen yang bela ISRAEL

    Kemarin TV 10 Israel menghujat Yesus/Isa dan Maria/maryam, bagaimana komentar anda, sebab bagaimanapun Israel akan menganggap dirinya lebih mulia dari bangsa-bangsa lain dan lebih tinggi ajarannya dibandingkan ajaran-ajaran agama lain, atau jangan-jangan kamu Yahudi yg hidup di Indonesia ??

    Apakah Nabi Muhammad SAW Masuk Surga ? jawabnya pasti sebab Nabi Muhammad orang Yang Maksum artinya terpelihara dari Dosa.

    ”Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya” (Qs 2 Al Baqarah 82)

    Nabi Muhammad SAW adalah Nabi yang beriman serta beramal Sholeh jadi Pasti Nabi MUhammad SAW masuk Surga.

    ”Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (Qs 4 An Nisaa 124)

    Nabi Muhammad Adalah Pembawa risalah Al-Qur’andan Beliau sangat Taat kepada Allah SWT pastilah Nabi Muhammad SAW Masuk Surga.

    ”Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar” (Qs 4 An Nisaa 13)

    Lebih jauh Al-Qur’an juga menjamin Nabi Muhammad SAW

    Qs 48 Al Fath 1-3: Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan ni`mat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus

    Seandainya seluruh umat Islam tidak bershalawat kepadanya, beliau tetap masuk surga dan tidak akan mengurangi kemuliaannya dihadapan Allah swt.

    Justru Apakah pengikut Yesus akan selamat JIka merujuk ayat-ayat dibawah ini :

    Dalam Alkitab / Bibel kata-kata masuk surga memang ada, tapi tidak ada jaminan ”pasti masuk surga”. Yesus bersabda :

    ”Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga” (Matius 7:21)

    Maksud ayat tersebut yaitu bila ingin masuk surga, maka lakukanlah apa yang diperintahkan Allah. Jadi percaya saja tidak ada jaminan ”pasti” masuk surga, tapi harus ada amal perbuatan yang disertai iman kepadaNya.

    ”Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati” (Yakobus 2:17)

    Dari bunyi ayat tersebut dapat kita simpulkan bahwa iman saja tidak cukup tanpa amal soleh. Jadi orang Kristen yang memastikan ”dijamin pasti masuk surga” sama sekali tidak punya dalil. Justru dalam Alkitab ada ayat yang melarang memastikan sesuatu yang belum tentu terjadi, kecuali dengan menyebut “Insya Allah”.

    Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: “Insya Allah (Jika Tuhan menghendakinya), kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yakobus 4:13-15)

    Apakah Yesus JUru selamat Coba perhatikan ini :

    dan mereka berkata kepada perempuan itu: “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kau katakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah (Yesus) benar-benar Juruselamat dunia.” (Yohanes 4:42)

    Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. (1 Yoh 4:14)

    Kata ”mereka” dan kata ”kami” pada kedua ayat tersebut di atas, menunjukkan bahwa ayat itu bukan ucapan Yesus, tapi berasal dari orang lain yang tidak jelas. Oleh sebab itu ayat tersebut sangat lemah. Al Qur`an menjelaskan bahwa Yesus (Nabi Isa as) diutus hanya untuk kaumnya saja yaitu Bani Israil.

    ”Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil…” (Qs 3 Aali Imraan 48-49)

    Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail (Qs 43Az Zuhkruf 59)

    Kesaksian AL-KITAB

    ”Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus” (Kis 13:23)

    Berdasarkan ayat tersebut maka kita berani ambil kesimpulan bahwa Yesus benar seorang juruselamat, tapi sayang, beliau hanyalah juruselamat untuk orang Israel saja, bukan untuk dunia.

    “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)”

    Yesus tidak mungkin berbohong mengatakan yang bukan haknya, karena dia tahu dan dia juga mengajarkan kepada kaumnya dengan menggunakan Perjanjian Lama, bahwa juruselamat untuk semua manusia hanyalah Allah swt. Perhatikan ayat-ayat Alkitab sbb :

    Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. (Yesaya 43:11)

    Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku! (Yesaya 45:21)

    Tetapi Aku adalah TUHAN, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal Allah kecuali Aku, dan tidak ada juruselamat selain dari Aku. (Hosea 13:4)

    MAU PILIH AJARAN YESUS ATAU PAULUS ?

    1. Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak meminta dirinya untuk disembah dan dipuja). 1. Yesus adalah Tuhan sesuai pernyataan Paulus.

    Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6)

    Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)

    Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:42)

    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

    Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku. (Yohanes 13:16,20)

    Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. (Yohanes 14:28)

    Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

    PAULUS :
    Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)

    NB:
    Paulus berusaha mendoktrin orang lain bahwa hanya dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati, maka ia akan diselamatkan.

    Dalam ajaran Paulus/Kristen, Yesus lebih dipromosikan sebagai Tuhan dibandingkan dengan Tuhan Allah/Bapa. Bandingkan dengan pernyataan-pernyataan Yesus yang lebih menonjolkan Allah/Bapa sebagai Tuhan Yang Esa.

    2. Yesus tidak membatalkan hukum Taurat.

    2.Kristen mengutuk hukum Taurat sesuai pernyataan Paulus.

    “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)

    Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)

    Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)

    Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)

    Paulus:

    “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16)

    NB:
    Hukum Taurat merupakan bagian dari ajaran Yesus yang wajib dilaksanakan oleh umatnya (Matius 5:19).

    3. Penggenapan (nasakh) Yesus terhadap beberapa hukum Taurat.
    3. Kristen membangkang penggenapan (nasakh) Yesus dan menggantinya dengan ajaran baru dari Paulus.

    Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. (Matius 5:29)

    Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. (Matius 5:30)

    Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, (Matius 5:34)

    PAULUS:
    Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. (Roma 10:4)

    NB:
    Kristen sama sekali menolak hukum cungkil mata dan potong tangan sebagaimana diperintahkan Yesus (Matius 5:29-30).

    4. Yesus disunat pada usia delapan hari sesuai perintah Tuhan. 4. Kristen tidak mewajibkan sunat sesuai pernyataan Paulus.

    Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)

    Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; (Kejadian 17:10)

    haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)

    Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (Kejadian 17:12)

    Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (Kejadian 17:13)

    Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kejadian 17:14)

    Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya. (Kejadian 21:4)

    PAULUS :
    Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

    Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)

    NB:
    Sunat adalah manifestasi perjanjian yang kekal antara Allah dengan Abraham dan keturunannya, yang tidak bisa dibantah oleh siapapun!

    5. Tidak ada dosa waris dalam ajaran Yesus.
    5. Kristen mengajarkan adanya dosa warisan dari Adam sesuai pernyataan Paulus.

    Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

    Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

    PAULUS :
    Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)

    6. Yesus memerintahkan banyak berwudlu apabila sedang berpuasa dan mengajarkan sujud serta berdoa ketika sedang sujud.
    6. Kristen mengajarkan bernyanyi di gereja sesuai perintah Paulus.

    Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, (Matius 6:17)

    Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)

    Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan–seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. (Keluaran 40:31-32)

    Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka. (Bilangan 20:6)

    Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: (Kejadian 17:2-3)

    PAULUS :

    dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19)

    Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16)

    NB:
    Menyanyi di gereja bukanlah ajaran Yesus, tetapi ajaran Paulus (Efesus 5:19)

    7. Yesus melarang hidup mewah di dunia.

    7. Tidak ada larangan hidup mewah dalam ajaran Kristen sesuai pernyataan Paulus.
    “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (Matius 6:19-20) “Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.” (Efesus 4:28)

    8. Yesus meninggal dunia dibungkus kain kafan.
    8. Umat Kristen meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati.
    Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, (Matius 27:59)

    Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40) Misalnya, meninggalnya Paus Yohanes Paulus II, penyanyi Broery Marantika, dan mantan Menko Ekuin Radius Prawiro. Ketiganya diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati sebelum dikubur.

    9. Yesus tidak membatalkan hukum rajam. 9. Tidak ada hukum rajam dalam ajaran Kristen.
    Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu (Yesus) tentang hal itu?” (Yohanes 8:5)

    Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya (Yesus), Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yohanes 8:7) Ajaran Kristen menolak hukum rajam, karena ia adalah bagian dari hukum Taurat. Lihat kembali pernyataan Paulus dalam Galatia 2:16 (butir 2 di atas).

    NB:
    Kristen sama sekali menolak hukum rajam kepada para pelaku zinah, yang tentu saja ini bertentangan dengan perintah Yesus kepada umatnya (Yohanes 8:7).
    10. Yesus tidak membuat agama baru.
    10. Kristen adalah agama baru yang lahir pada masa Paulus (setelah masa Yesus).
    Lihat kembali pernyataan Yesus dalam Matius 5:17-20 (Butir 2 di atas).

    Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul 11:26)

  33. Nah dari keterangan saya diatas siapa yang tidak menjalankan perintah Al-Kitab:

    1.injil dan taurat memerintahkan bersujud : Islam melakukannya sedang Kristen TIDAK, cuma bernyanyi dan membungkuk pada Patung Yesus.

    2. INjil memerintahkan bersunat: Islam (laki-laki) bersunat sedang KristenTIDAK.

    3. INJIL Mengharamkan Babi : Bagi islam Babi tetep HARAM bagi Kristen ????

    4. Injil memerintahkan Mayat dikafani : Islam IYA sedang Kristen TIDAK (Berdandan Rapi)

    5. Injil memerintahkan bilang “Insya Allah (JIka Tuhan menghendaki): Islam IYA sedang Kristen Tidak.

    6. Injil memerintahkan Puasa (keluaran 34:28, Matius 4:2) : Islam Berpusa 30 hari disiang hari, sedang Kristen TIDAK, sebab dalam Puasa orang kristen jika merujuk dua surat tadi lamanya 40 hari 40 malam) karenanya Islam datang untuk tdk memberatkan UMat manusia dalam berpuasa (cukup siang hari saja dan hanya 30 hari).

    7. INjil menyuruh puasa sunah 2 kali seminggu senin dan kamis (Lukas 18:12), Islam melakukan Puasa sunnah itu, Kristen TIDAK

    Pertanyaannya adalah :

    1. Saiapa yg tidak konsisten menjalankan KItab Suci ?

    2. Kenapa Ada Patung Yesus, Siapa orang yang telah melukis, sehingga beredar wajah yesus sekarang ini, melukisnya pake apa ? dan diterangkan dalam injil ayat apa ? sebab ini menyangkut wajah Tuhan dan nggak boleh keliru harusnya tertulis dlm Al-kitab bahwa itu bener2 wajah Yesus sehingga tidak salah sembah.

    3. Jika Itu Protret Yesus siapa Juru kameranya ? dan kapan Yesus di foto ? sekali lagi karena ini menyangkut TUHAN harusnya hal sebesar ini termuat didalamnya, lantas ayat apa yg memuat itu ??

    4. Dalam Al-Kitab banyak sekali terjadi kesalah dlm penghitungan Jumlah sebab AL-Kitab telah menggunakan angka nol “0” , Pertanyaannya adalah kapan angka “0” ditemukan ? kenapa Al-KItab yg sudah Ribuan Tahun menggunakan angka nol “0” siapa yg suruh Rubah dan ada di ayat mana ?

    SIAPA YG SUKA PERANG ISLAM ATAU KRISTEN ?

    JIka kita pernah sekolah (namaku bento=bodoh, makanya banyak tanya) dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II, Negara mana yang telah membantai JUtaan UMat manusia di Dunia ini ? , Amerika, Jerman,INggris, Prancis, Portugis, Belanda negara-negara ini AGamanya apa ? yang pasti negara-negara ini BUkan Negara Mayoritas Islam bukan ?

    Nah sekarang ini Yang suka membantai Ribuan Nyawa manusia siapa ? Islam atau Meraka ? Afganistan untuk Taliban saja, dikeroyok oleh mereka dan tidak berani berhadap-hadapan satu lawan satu ( Amerika vs Taliban) sampe sekarang saja meskipun dikeroyok Taliban belom keok Juga Tuh.

    Irak berapa nyawa yg melayang disana dg dalih NUKLIR tapi sampe sekarang nggak terbukti, BIsa saja Amerika Akan mengirim pesawat Pembom B-52 ke Indonesia sebagai negara Islam terbesar dan kok ya kebetulan yang kena BOM itu kok ya gereja-gereja dan orang Kristen yang meninggal, jika demikian apa kalian akan diam saja menerima kematian keluarga kalian ? kan ya tidak, tapi kalau kalian melawan kalian akan dibilang teroris dan jika kalian diam maka keluarga kalian yang lain akan dibunuh, makanya kalau omong difikir dulu jangan kayak kentut yg asal bunyi dan baunya nggak sedap.

    Kalau Pertanyaan dari saudara-saudara muslim salah tolong dijelaskan dengan bijak dengan dalil yang kuat sehingga kita akan ngerti, bukanya malah mengumpat nggak karuan,

    Thanks buat Mr. ainunamri :)

  34. hehe…santai mas …. Itu tulisan saya sudah jelas bukan, coba dibaca-baca lagi, itu kebudayaan atau perintah hehehe…kalau kebudayaan kenapa ditulis dalam Al-KItab, berarti isi Al-kitab itu kebudayaan semua dong ?

    Kata tetanggaku yang sableng bilang gini

    “JIKA AGAMA KRISTEN YANG BENAR,ORANG ISLAM AKAN TETEP MASUK SURGA SEBAB ISLAM JUGA YAKIN/IMAN KEPADA INJIL SERTA ISA/YESUS, TAPI KALAU ISLAM YANG BENER KRISTEN AKAN MASUK NERAKA SEBAB SUDAH MENGHUJAT NABI MUHAMMAD DAN TIDAK MENGAKUI ISLAM”

    =))=)) :D santai saja mas

  35. aristonhotmanturnip, di/pada Maret 2nd, 2009

    Santai saja sediakan kopi hangat setelah itu baru bikin komentar biar nggak kelihatan lebih bento dari pada saya yang emang saya ini orang bodoh :D

    ANda mengatakan Bahwa sunat adalah BUdaya orang timur tengah, sungguh memalukan anda ini untungnya saya bukan orang kristen, sebab jika saya orang kristen saya akan menanyakan status kekristenan anda dg mengatakan isi Al-KItab sebagai sejarah, Perhatikan Ayat ini :

    Kejadian 17 :9-14
    (9)Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun temurun. (10) Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus di sunat; (11) Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (12) Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki diantara kamu, turun temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (13)Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (14) Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

    Perahatikan ayat diatas disitu disebut PERJANJIAN YANG KEKAL, ini artinya sampe kapanpun Ayat ini Tetep berlaku sampe sekarang, perhatikan lagi ancamaNYA :

    “Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kejadian 17:14)

    AYat ini begitu jelas menjelaskan hukum bersunat, dan jika anda tidak bersunat apakah anda bisa masuk surga ? JAWABNYA TIDAK,

    Barnabas 23:17 Kemudian Yesus berkata:”Tinggalkan ketakutan itu orang yang tidak mengerat kulupnya , karena dia diharamkan dari surga Firdaus”

    karena anda telah mengingkari perjanjina Yesus, sebab Yesus sendiri bersunat, saya tulis lagi biar anda paham sebab sebenarnya ini sdh ada diatas cuma penalaran anda tentang AL-Kitab yang rendah jadi saya copykan lagi

    “Lukas 2:21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.”

    Nah jika anda pengikut Yesus maka anda harus mengikuti apa yg dilakukan Yeusu, Al-Kitab bukan sejarah, tapi tuntunan agar para pengikut Yesus menjalankan Tuntunanitu, saya tidak menyalahkan ajaran Yesus tapi saya hanya mempertanyakan kenapa ajaran Yesus tidak dipakai, Bahkan untuk menghindari Sunat orang Kristen mengatakan bahwa sunat itu adalah “sunat hati” bukan sunat potong daging kelamin

    “Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.” (Ulangan 10:16)

    Ini adalah dua hal yang berbeda antara “sunat hati” dan “sunat daging” sebab kedua ayat ini sudah ada di Perjanjial Lama jauh sebelum Yesus Lahir, Makanya ketika Yesus berusia 8 tahun Yesus tetap bersunat karena memang itu ajaran yang benar yang diyakini Yesus, dan Yesus tidak pernah membatalkan HUkum itu Perhatikan Ayatini :

    “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)

    Dengan mengatakan bahwa sunat adalah sejarah orang timur tengah saya jadi ragu tentang pengetahuna AL-Kitab anda, sebab anda sudah melampaui wewenang Yesus.

    “Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)”

    Ayat diatas lebih jelas lagi bahwa ketentuan itu masih berlaku selama belum lenyap langit dan bumi, dan Yesus dengan JUjur tidak mau merubah meskipun cuma satu iota atau satu titikpun,

    Orang kristen lebih taat kepada paulus dari pada Yesus sehingga ajaran pauluslah yang dipergunakan perhatikan ayat dibawah ini:

    1 Korintus 7:18-19

    “(18) Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu,. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. (19) Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah”

    Nah sekarang ini yang diajalankan adalah perintah Paulus ini untuk tidak bersunat bahkan ancaman yang tidak bersunat sudah jelas :

    “Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kejadian 17:14)

    dilenyapkan itu artinay bisa diusir atau bahkan bisa dibunuh, kenapa orang kristen lebih melakukan perintah Paulus ketimbang Yesus, Perhatikan ayat2 dibawah ini :

    Barnabas 22:2 Yesus menjawab: “Sungguh kukatakan kepadamu bahwa anjing lebih mulia dari seorang yang tidak bersunat”

    Barnabas 23:15 Yesus bersabda: “Manusia yang tidak menyunat tubuhnya akan Aku cerai beraikan dia dari kalangan keluarga-Ku untuk selama-lamanya”

    Barnabas 23:17 Kemudian Yesus berkata:”Tinggalkan ketakutan itu orang yang tidak mengerat kulupnya , karena dia diharamkan dari surga Firdaus”

    Ayat-ayat tentang khitan/sunat dalam Injil Barnabas sangat sesuai dengan firman Allah kepada nabi Abraham dalam kej 17:14 tadi yaitu:

    “Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.(kejadian 17:14)”

    Saya ini orang bodoh tapi ya nggak bodoh-bodoh amat :D, Paulus mengatakan bahwa hanya Iman yang bisa menyelamatkan umat kristen, ini aneh perhatikan ayat ini :

    “Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? (Yakobus 2:14)”

    “Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” (Yakobus 2:17)

    Nah berdasarkan ayat-ayat tersebut, karena ada salah satu hukum yang anda langgar yaitu tidak menghormati dan tidak melakukan sunat, maka sia-sialah iman anda, atau iman anda telah dinyatakan “mati” oleh Tuhan.INi bukan kata saya tapi kata kitab anda yang mengatakan itu.

    “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. (Yohanes 15:15)”

    JIka anda mengaku pengikut Yesus maka harus menuruti perintah Yesus.

    “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.” (Yohanes 15:10)

    Saya kira sabda Yesus dalam dua ayat itu sangat jelas sekali maknanya. Anak kecilpun paham apa maksud sabda Yesus tersebut yakni jika ingin mencintai dan menjadi pengikutnya yang setia, ikutilah segala perintahnya, agar anda berada dalam kasihnya. Jika anda tidak mengikuti perintahnya, berarti anda tidak mencintai dia.

    Masalah babi tidak perlu saya komentari lagi soalnya keterangan saya (nick bento diatas) sudah jelas.

    Anda mengatakan bahwa kristen juga sujud, apa anda tau bedanya sujud dan ruku, kalau sujud itu yang mencium sajadah (islam) nah kalau kristen sujud itu sujudnya kemana arahnya dan kepada siapa ? maaf saya memang bodoh tapi setahu saya orang kristen kalau ibadah duduk-duduk di kursi sambil bernyanyi, atau kegiatan yang menyerupai itu, selain ceramah dan kesaksian.

    Kata “Insya Allah atau jika tuhan menghendaki” kamu bilang mengada-ada, sekali lagi saya mempertanyakan keilmuan dalam memahami AL-Kitab, perhatikan Ayat dibawah ini :

    “Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: “Insya Allah (Jika Tuhan menghendakinya)”, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yakobus 4:13-15)

    Kalau anda mengatakan ini mengada-ada berarti anda tidak mengakui kebenaran Al-kitab dan karenanya anda tidak bisa dikatakan pengikut Yesus, itu perintah Yesus kenapa anda mau menyangkalnya ?

    “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. (Yohanes 15:15)”
    :D Masalah mengkafani Mayat, lagi-lagi anda aneh dalam memahami isi AL-KItab pantes saja jika anda mengakatakan isi Al-kitab adalah sejarah, isi AL-kitab itu adalah perintah suci yang harus dianut oleh pengikut Yesus, kenapa ditulis karena itu PENTING dan jadi peringatan bagi semua umat. perhatikan Ayat ini :

    “Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, (Matius 27:59)”

    Jika anda membaca ayat ini artinya bahwa sampe Yesus meninggal ketentuan ini belom dicabut, makanya Yusuf mengkafani mayat Yesus, Bukankah sudah saya sebut diatas bahwa Yesus bukan untuk merubah hukum Taurat melainkan menggenapinya. bagaimana anda bisa dikatakan pengikut Yesus jika apa yg Yesus kerjakan tidak dilakukan umat kristen.

    Kenapa soal mayak kok ditulis dalam AL-KItab karena in penting sehingga Al-kitab perlu mengabarkannya, hal yg tidak penting seperti berapa jumlah gigi Yesus atau rambut Yesus pirang, hitam, ikal, lurus TIDAK DITULIS KARENA ITU TIDAK PENTING, Kenapa Mengkafani ditulis karena itu Penting, sebab siapapun yg meninggal entah itu Raja atau pengemis dipinggir jalan PASTI AKAN DIBERLAKUKAN SAMA YAITU DENGAN DIKAFANI DENGAN HARGA MURAH, Tak ada Perbedaan setelah Mati disisi Tuhan kecuali IMan dan Takwanya. Perhatikan sabda Yesus yg bernada ancaman berikut ini :

    “Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya. (Yakobus 2:10)

    Berdasarkan ayat alkitab tersebut, Jika anda menjalankan semua ajaran Yesus tetapi satu diabaikan yaitu melanggar (mis :khitan), maka anda bersalah atas keseluruhan perintah tersebut. Ini berarti sia-sialah iman anda.

    “Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? (Yakobus 2:14)”

    “Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati (Yakobus 2:17)”

    Ingat PERINGATAN YESUS, DAN KAYAKNYA INI DITUJUKAN KE PAULUS HEHEHE….

    “Segala yang Ku perintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahi atau menguranginya.” (Injil – Ulangan 12: 32)”

    Kalau anda bilang bukti ada lukisan Yesus tapi tidak menyebutkan dalil dari Al-Kitab itu artinya argumen anda lemah, alias asal jawab, Yesus dilukis dimana ? sebab nggak mungkin Yesus dilukis pada kertas sebab pada jaman Yesus kertas belom ada, dan alat Lukis pada waktu itu belom ada, kecuali pahatan ( ah atau mungkin saya yang bodoh) tapi kalau anda bisa buktikan dengan dalil yang kuat saya pasti akan percaya, jangan cuma katanya dan katanya

    Duh..perkataan anda soal Anka NOL “0” jadi nggak bermutu deh, kenapa saya mempertanyakan itu, coba perhatikan baca ayat ini baik-baik, ayat ini nggak jelas mana yang benar :

    “700 atau 7000? “penunggang kuda” atau “pejalan kaki”…? (Injil – 2 Samuel 10: 18 vs 1 Tawarikh 19: 18)”

    “Sulaiman memiliki 2000 kamar mandi atau 3000 kamar mandi? (Injil – 1 Raja-raja 7: 26 vs 2 Tawarikh 4: 5)”

    “Sulaiman memiliki 4000 atau 40.000 kandang kuda? (Injil – 2 Tawarikh 9:25 vs 1 Raja-raja 4:26)”

    Coba anda jelaskan kenapa ayat diatas kok ribut alias berbantahan, karena kesalahan si penulis AL-kitab, jika injil yang asli masih ada pasti ayat-ayat yang ada tidak saling berbantahan seperti diatas, makanya saya tanyakan, kalau nggak bisa mengartikan dengan angka 0 (nol) kenapa ngk membiarkan dalam bentuk Aslinya biar umat kristen Nggak bingung.

    hahaha…Belom Pernah Puasa yang mas :), Yang anda tuduhkan itu memang benar tapi yang suka seperti itu anak-anak SD yang baru belajar puasa, dan kalau berbuka mereka suka berebut makanan, persis kayak keponakan saya, tapi itu masih mending anak kecil masih mau berpuasa dan tuduhan anda itu salah besar jika itu untuk orang dewasa, sebab semua pendakwah islam tak henti-henti memperingatkan itu, lagian kita udah biasa puasa jadi nggak mungkinlah akan seperti yg anda tuduhkan itu hehe…., sekarang coba perhatikan Ayat ini :

    Menurut Perjanjian Lama, Nabi Musa berpuasa selama 40 hari 40 malam:

    “Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman” (Keluaran 34:28).

    PERJANJIAN BARU

    “Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus” (Matius 4:2).

    Sekarang saya tanya anda apakah anda menjalankan ajaran Yesus dengan berpuasa 40 hari 40 malam, dan apakah anda kuat ? 40 hari 40 malam bo….., JIka anda mengaku pengikut Yesus tentu anda akan melakukan itu, kata Adik saya yang TK kalau pemimpin ke utara dia ikut ke utara itu artinya pengikut, nah ini Yesus berpuasa tapi anda tidak itu artinya anda bukan pengikut Yesus tapi pengikut Paulus, saya tidak pernah menyalahkan Yesus tapi saya menyalahkan ajaran Yesus yang telah diselewengkan, bagaimana mungkin sebuah pengabdia kepada Tuhan hanya dengan cukup iman saja, tanpa melakukan ritual peribadatan, coba lihat lagi ayat yg saya tulis diatas soal iman tanpa perbuatan. kalau saya tulis lagi entar jadi panjang hehe…

    Puasa senin – kamis, wah anda ini bener-bener deh, padahal saya ini orang bodo tapi masih saja ada yg lebih parah, anda tanyakan dalil puasa senin kamis coba perhatikan ayat ini :

    “Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan
    sepersepuluh dari segala penghasilanku” (Lukas 18:12).

    Lihat selama ini yang puasa dua kali seminggu emang orang Kristen,anda ini super ngaco deh, justru yang sering berpuasa 2 kali seminggu (senin dan kamis) itu mah orang Islam, anda jadi keliatan ngk ngerti apa-apa soal Al-kitab sebab anda tidak tau ayat, lagian kalau mau meralat berikan bukti serta dalil yang kuat biar nggak kelihatan asbun.

    Wah…wah….anda semakin Lucu deh, sebelum ada PBB itu ada LBB (Liga Bangsa-Bangsa) duh jadi belajar sejarah lagi deh, dengan jawaban anda itu kayaknya saya nggak perlu komentari terlalu jauh sebab sdh kelihatan kedangkalan pengetauan anda.

    Sekali lagi anda ini orang yang Picik saya tidak menuduh kristen tapi saya hanya bertanya apakah negara-negara itu mayoritas islam ? coba liat lagi tulisan saya, tapi anda langsung melakukan hujatan dengan istilah mamad serta menyebut teroris serta Islam, :D ngopi dulu ah…mumpung masih anget..srupuuuuuuttt….uenak tenan :D

    Pembantaian terbesar manusia diabad ini bukan dilakukan amrozi cs, akan tetapi dilakukan oleh G W Bush (eh busuk mungkin hehehe) dengan merubah peradapan di timur tengah juga Afganistan, apakah agama G.W BUsh ? ingat saya tidak menyebutkan agama loh ya hehehehe…..

    Itulah hebatnya Islam IBu mega mau minta maaf jika salah, Pernah dengar pembantaian etnis muslim di bekas Yugoslavia /Bosnia , Pembantaian di kam pengungsi Palestina ? tak ada pemimpin yang mau rendah hati minta maaf kepada umat Islam, lagian saya juga tida membenarkan langkah IBu mega jika itu benar, SEbab lagi-lagi anda menulis cuma katanya-dan katanya yg sumbernya nggak jelas. Bahkan Israel yang jelas-jelas melakukan pembantaian denga senjata fosfor dipalestina malah dibelain sama Amerika heehe….

    Yang realistis dong mas kalau kasih komentar, masa Taliban suruh tunduk sama PBB, itu cuma pejuang biasa, bukan negara, jadia kalau nggak tunduk wajar, liat aja tuh Israel yang jelas-jelas sebuah negara dan menjadi bagian dari PBB malah menolak mentah2 resolosi PBB, emang ada Resolusi PBB untuk Pejuang Taliban ?? haaha anda makin lucu deh :D:D

  36. untuk aristonhotmanturnip

    Anda bilang Yesus dikafani adalah tradisi org Yahudi..

    hahaha……sudah jelas ayatnya kok dibilang budaya, Lalu Agama Yesus apa Dong, Kalau cuma budaya nggak perlu ditulis dalam AL-kitab saudaraku hehehe, Carikah deh Dalilnya dalam Al-Kitab bahwa mengkafani mayat itu budaya orang Yahudi,

    maaf sekarang jamannya selalu minta bukti jadi ya harus dibuktikan dari Al-kitab bahwa Mengkafani adalah BUdaya, nggak bisa cuma dengan analisa-analisa saja, sebab yang tertulis dalam Al-Kitab hanya bisa dibantah dan di gugurkan oleh Al-KItab pula bukan dengan anggapan dan analisa belaka, inget loh saya TUnggu ya ? santai aja bro :D

    Anda Bilang: Tentu kalo tdk makan dan minum selama empat puluh hari kita tdk kuat.
    Tp lihat dulu, yang ngelakukan itu kan Yesus.
    Puasa tdk hny menahan lapar dan haus, tapi merendahkan diri kepada Tuhan, menahan segala emosi.

    Kalau tidak kuat Puasa 40 hari 40 malam, berarti kamu bukan pengikut Yesus ? Tuh ayatnya sudah Jelas kalau Yesus Lapar berarti Itu Yesus emang nggak makan, Lalu yang bilang Puasa hanya merendahkan diri kepada Tuhan, menahan segala emosi, itu Kata siapa ?
    Apa Yesus pernah bilang seperti itu ? tolong TUnjukkan Ayatnya kepada saya ? ,,,,,,,Santai aja bro tolong dikasih Bukti jika emang ada sangat saya Hargai, jika Yesus memang Pernah bilang begitu..

    Anda BIlang :Mengapa anda katakan puasa yang hny menahan lapar makan siang doank adalah puasa anak2?
    Brarti anda anak juga yah?

    hahaha….makanya jangan keburu Emosi kalau menjawab baca dulu sampe Tuntas baru kasih KOmentar,

    INi Tuduhan anda saya copykan lagi ya…

    “Sungguh aneh puasa islam, habis makan pagi, siangnya ga makan, dan malam nya terjadi pembataian makan besar2an…
    Intinya islam puasa hny menahan lapar siang saja.”

    Itu Tuduhan Anda makanya saya jawab (Saya kopykan sebagian selebihnya baca sendiri diatas) :

    hahaha…Belom Pernah Puasa yang mas :) , Yang anda tuduhkan itu memang benar tapi yang suka seperti itu anak-anak SD yang baru belajar puasa, dan kalau berbuka mereka suka berebut makanan, persis kayak keponakan saya,

    Jangan-jangan anda yang masih anak-anak. masa dengan tulisan yang sudah jelas minta diperjelas lagi, yang anda tuduhkan dg mengatakan “Pembantaian makan besar-besaran” itu mungkin benar tapi yang suka gitu adalah anak-anak TK atau SD yg baru belajar Puasa, bukan orang Dewasa hehehe… :D

    Sejarah Israel yang mana ? anda dan juga temen-temen anda kan sukanya baca sejarah Perang itu, Coba deh jawab pertanyaan saya berikut bukti-buktinya :

    1. Tanah yang ditempati Israel itu tanah siapa ???
    2. kenapa Israel bisa menempati tanah Itu??
    3. berapa Luas tanah pertama kali yg diberikan ke israel ?
    4. dan sekarang berapa Luar wilayah israel ??
    5 kenapa Wilayah Israel bisa terus Bertambah ???

    Tolong jawab pertanyaan saya, baru nanti saya kasih tanggapan, perang itu kan akibat dari 5 Pertanyaan saya diatas, saya ini kan orang bodoh dan nggak pernah baca sejarah, makanya tolong jawab 5 pertanyaan saya itu dan jangan lupa jangan cuma coretan-coretan yang nggak bermutu loh ya, saya mau bukti otentik dari sejarah, jangan cuma katanya dan katanya, kan anda suka baca sejarah, jadi pasti tau dong jawaban dari 5 pertanyaan saya tadi dengan bukti yang jelas.

    Saya ingatkan lagi saya nggak mau sejarah perangnya tapi saya mau anda jawab 5 pertanyaan itu dengan bukti yang kongkret. Terima kasih karena jawaban anda akan bisa membuka wawasan saya supaya tidak bodoh atau bento lagi :d minum kopi lagi aahhhhhhhhh…….

  37. BIcara Soal Israel – Palestine, Memang bisa dimulai sejak kapanpun, tapi yang terpenting adalah, Israel tidak punya wilayah seluas itu, Luas wilayah itu dari hasil menjajah dan dukungan Amerika dan sekutunya, Coba kalau Anda punya tanah kemudian diberikan ke saya atas putusan Pengadilan, anda pasti sewot bukan ? nah setelah itu saya membangun rumah-rumah diwilayah tanah anda pasti anda akan marah sebab itu tanah anda, dan celakanya lagi pengadilan selalu mendukung usaha saya untuk menguasai tanah anda, ini tentu bukan hal yang Adil, anda mau menuntut kemana ? sebab semua dukungan diberikan kepada saya, bahkan saya lebih kuat dari pada anda dari sisi persenjataan, sekarang saja israel terus membangun perumahan diwilayah palestina, tapi semua diam, jika mau rukun coba hargai batas teritorial palestine yang cuma tinggal sedikit ini, dulu israel menempati 1/4 wilayah palestina tapi sekarang justru palestine yang terusir, jika ada saling menghargai batas wilayah, saya yakin pergolakan di timur tengah akan berakhir…, palestina tidak menuntut banyak, tapi israel jangan menguasai wilayah Yerussalem yang terdapat Masjid Umat Islam diseluruh Dunia yaitu Masjidil Aqsa, Jika ini dibiarkan tentu akan menjadi hal terburuk bagi seluruh dunia sebab, jika masjid AL-Aqsa dirubuhkan bisa saja terjadi perang dunia ke Tiga, tentu hal ini kita semua termasuk anda tidak ingin terjadi, mari kita hargai situs sejarah dan tempat Ibadah bagi agama-agama yang ada, biar masalah politik tidak meluas menjadi masalah sara

    Ini saya kasih kutipan sedikit saja,,,,

    Tahun 63 SM Juda dan Israel jatuh ke tangan ornag Romawi dan tahun 70 berhasil menghancurkan pemberontakan Yerusalem dan menghancurkan biara dan Juda.
    Awal terbentuknya Israel Setelah itu kehidupan orang Yahudi hanya ada dalam pelarian dan pengejaran, baru di kekalifahan Usman, orang Yahudi dapat merasakan kehidupan yang damai dengan membayar pajak perlindungan. Akhir abad ke 19, ditunjang oleh Jewish Colonization Assocation Baron Hirsch, Yahudi dari Eropa Timur berreimigrasi ke Argentina dan membentuk Kolonialisme pertanian, untuk kembali ke Palestina. Ini dimulai tahun 1881.

    1896 Theodor Herzl kelahiran Budapest membuat Negara Yahudi. Tujuannya untuk membuat negara untuk orang Yahudi di Palestina, didukung oleh uang hasil sumbangan dari seluruh orang Yahudi di dunia. Herzl ini juga dikenal pendiri zionisme, yang juga tidak disetujui oleh orang Yahudinya sendiri.
    1914 Di Palestina hidup 1200 orang Yahudi. Setelah kekalahan kekalifahan Usman di perang dunia ke-1, Palestina menjadi bola permainan para penguasa. Para Zionis ada di sisi Inggris dan Amerika.
    1917 Tanggal 2 November mentri luar negri Inggris Lord Balfour menandatangani Deklarasi Balfour untuk membangun negara yahudi. Sebulan kemudian masuklah tentara Inggris ke Yerusalem.

    1920 Gabungan Negara-negara menyerahkan mandat Palestina ke Inggris. Akibatnya datanglah 75.000 lagi orang Yahudi ke Palestina. Negara-negara Arab tidak menyetujui didirikannya negar Yahudi di Palestina.
    1922 Transjordania dipisahkan dari daerah mandat. Sebagai perwakilan orang Yahudi dibuatlah Jewish Agency. Di tahun ini hidup kurang lebih 80.000 orang Yahudi di Palestina
    1933 Di Jerman dimulailah pengejaran secara sistematis orang Yahudi.
    1936 Masyarakat Arab menentang politik masuknya orang Yahudi ke Palestina, tapi orang Yahudi dibantu oleh tentara Inggris.
    1937 Sesudah pemerintah Mandat membatasi imigrasi dan pembelian tanah oleh orang Yahudi, timbullah ketegangan yang dilakukan oleh organisasi bawah tanah Yahudi terhadap orang Inggris.
    1939 Pendidikan sebuah brigade Yahudi untuk memasukkan orang Yahudi ke Palestina
    1945 Komisi Inggris Amerika menganjurkan penerimaan 100.000 orang Yahudi di Palestina, tapi kemudian ditolak oleh Inggris sehingga menyebabkan kerusuhan di antara Yahudi – Palestina.

    1947 UNO menganjurkan pemisahan Palestina dan pembentukan negara Yahudi dan Arab. Perang antara Yahudi dan Arab menghindarkan dilanjutkannya rencana itu.
    1948 Inggris mengakhiri Mandatnya atas Palestina dan tanggal 14 Mei meninggalkan Palestina. Tentara Yahudi memasuki Palestina dan mengusir orang Palestina yang didukung oleh negara-negara Arab. Di hari yang sama Ben Gurion menyerukan kemerdekaan Israel di kota yang dibentuk mereka, Tel Aviv, sehingga kemudian menyebabkan perang hari pertama Timur Tengah.

    tahun 1040-970 SM.
    Kerajaan nabi Daud as yang kemudian dilanjutkan oleh nabi Sulaiman as itu hanya utuh selama beliau masih hidup, setelah nabi Sulaiman as wafat, kerajaan itu pecah menjadi dua, Kerajaan Yahuda dan Kerajaan Israel.

    Pada tahun 721 SM, kerajaan Israel ditaklukkan oleh Tiglath-Pileser III, raja Assyyira. Pada tahun 586 SM, raja Nebuchadnezzar menaklukkan kerajaan Yahuda. Seluruh bangsa Yahudi digiring ke Babylonia untuk menjadi budak. Di Babylonia itulah para pemuka Yahudi menanamkan doktrin ‘janji kembali ke kampung halaman’ kepada para pengikutnya.
    Kemudian pada tahun 550 SM, hampir seluruh kawasan Palestina diintegrasikan kedalam kekuasaan Persia. Ketika Alexander the greath menguasai Palestina pada tahun 334 SM, Alexander membawa bangsa Yahudi ke Yunani, dari sini mereka kemudian menyebar ke berbagai kawasan di Eropa. Kemudian sejak tahun 160 SM diintegrasikan kedalam kekaisaran Romawi.

    Pengungsian besar-besaran bangsa Yahudi terjadi lagi pada tahun 66 M sampai tahun 70 M, setelah pemberontakan mereka terhadap penguasa Romawi gagal dan Gubernur Romawi pada waktu itu, Titus membantai puluhan ribu orang Yahudi untuk memadamkan pemberontakan.

    Demikianlah seterusnya sampai kedatangan Islam pertama kali dipimpin oleh Umar bin Khattab ra pada tahun 637 M, mengikuti kemenangan Khalid bin Walid terhadap Romawi Binzantium di Damascus pada tahun 635 M, Umar bin Khattab ra kemudian mewaqafkan Yerusalem dan tanah Palestina kepada umat Islam seluruh dunia.
    Pada tahun 1099 M tentara salib (crusaders) berhasil menguasai Palestina dan kota Yerusalem, dengan membantai 70.000 penduduknya, laki-laki, perempuan dan anak-anak. Dengan ijin Allah swt, pada tahun 1187 M, pahlawan Islam, Shalahuddin Yusuf bin Ayyub mengembalikannya kembali dalam pangkuan Islam dan tetap mempertahankannya, meskipun selama lima tahun sampai 1192 M, harus berperang dengan seluruh raja-raja besar Eropa seperti Richard (Inggris), Frederick (Jerman), Leopold (Austria), Louis (Perancis), raja Sisilia, yang berusaha merebut Yerusalem kembali, tetapi mereka tidak berhasil.

    Dalam naungan Islam, negeri Palestina dan kehidupan antar bangsa Yahudi, Filistin dan Arab mengalami perdamaian sampai negeri ini lepas dari naungan Islam pada tahun 1917 setelah Inggris mengalahkan bani Ustmaniyyah dalam Perang Dunia I, mandat Inggris ini dikokohkan dalam konferensi San Remo tahun 1920, dan pembela Palestina yang utama hilang bersamaan dengan runtuhnya bani Ustmaniyyah pada tahun 1924.

    Sekali lagi terima kasih, sudah ngasih sejarah Israel pada saya….dan apa yang saya kutip diatas sebenarnya belum secara keseluruhan, sebab wilayah Israel dulunya sangat kecil, tapi kemudian dia memperluas kekuasaannya, dan orang Yahudi dulunya tidak berada di Palestina tapi menyebar diseluruh Eropa dan Amerika.Dari hasil Loby-loby para pengusaha Yahudi inilah akhirnya Inggris dibantu negara-negara lain di Eropa menyerang Palestina, sebab Yahudi memegang perekonomian di eropa dan Amerika dan itu sangatlah kokoh sampe dengan sekarang ini,

    sejarah Israel-Palestina memang panjang, :D

    Sekali lagi terima kasih saudaraku aristonhotmanturnip, selamat beraktifitas :D

  38. to : aristonhotmanturnp

    Gini LOh Mas…..kalau kita bicara setelah adanya Negara Israel tentu pandangan kita akan tetep kesitu-situ saja, soal kebenaran itu kan tergantung siapa yang bikin dan siapa yang mengartikan kebenaran itu.

    Negara Israel itu berdiri kapan ??

    Kan berdirinya baru tuh, sebelom ada negara Israel itu tanah milik palestina dan orang Yahudi ikut hidup didalamnya, makanya saya pernah bilang jangan melihat dari setelah ada negara Israel.

    Tanah yang diberikan oleh koloni Ingrris itu untuk orang Yahudi bukan untuk Israel sebab Israel belom ada alias belom beridiri, Tanah siapakah itu ? itu adalah tanah milik Palestina, makanya banyak negara-negara muslim tidak mengakui negara Israel karena alasannya adalah, Negara itu berdiri ditanah milik Palestina.

    JAdi dipisahkan dulu antara Yahudi dengan Israel, saya pikir keterangan saya kemarin anda sudah paham tapi ternyata belom paham juga.

    Logikanya gini JIka GAM di aceh mendirikan Negara ini tentu bukan hal yang benar bukan ?? tapi karena GAM didukung oleh negara2 eropa dan amerika akhirnya UNO sebagai hakim dunia menetapkan negara ACEH dibawah kekuasaan GAM, kemudian GAM mendirikan perumahan hingga wilayah sumatra secara penuh dikuasai, apakah tindakan GAM ini bisa dibenarkan ? apakah ini namanya bukan penjajahan ?

    Kalau anda bilang apa Israel menjajah saya jawab IYA, sebab itu adalah negara palestina, dan Yahudi mendirikan Negara diatas Negara apakah ini menurut anda juga bisa dibenarkan ?

    Jika bicara soal keadilan tentu ini tidak adil, dan israel memang seperti itu, orang Yahudi memang telah menguasai pasar ekonomi eropa dan amerika, makanya kebijakan Israel tidak ada yang berani menentang, coba lihat bukankah setiap kebijakan PBB selalu di Veto oleh Amerika ? di PBB itu mewakili banyak negara tapi karena Amerika tidak setuju maka keputusan banyak negara itu jadi Gugur, nah apakah ini juga ADIL?

    Israel memang arogan dan dia merasa menjadi bangsa yang terpilih sehingga dia mudah melecehkan agama-agama lain termasuk Islam dan Kristen, Tentu masih ingat akhir bulan kemarin ditayangan TV 10, dengan melecehkan Yesus serta Bunda Maria, juga kartun tentang Islam.

    Serangan 11 september yang menggemparkan dunia itu, bagaimana mungkin 1000 lebih pegawai Yahudi yang bekerja di gedung itu bisa nggak masuk semua ? ini sudah menjadi catatan tersendiri di AS tapi tdk berani menuduh, baru minggu ini ada temuan salah satu pembajak pesawat ini adalah saudara dari agen Rusia dan telah bekerja disana selama 25 tahun sebagai agen mossad, surat kabar Amerika The New York Time, telah berani menghubungkan dengan tidak masukkan 1000 lebih pegawai Yahudi saat kejadian, dengan keterlibatan dari keluarga Agen rahasia Israel (mossad).

    Makanya kemarin saya kasih contoh jika itu tanah anda kemudian saya bangun rumah lalu pengadilan mengatakan saya menang tentu anda akan marah, sama halnya dengan palestina bagaimana bagaimana dia tidak marah karena tanahnya didirikan negara Israel oleh orang Yahudi,dan celakanya UNO mendukung dan mengesahkan, ini yang meyebabkan perang disana muncul pertama kali, karena liga Arab tidak setuju ada negara diatas Negara.

    Kemudian JIka Tanah kamu yang saya kuasai tadi saya ambil sedikit demi sedikit dengan terus membangun rumah, apaka kamu tidak marah ??? ….dan lagi-lagi dunia terdiam tidak ada yang berani menentang saya, apakah ini menurt anda bisa dibenarkan ???

    APa yang dilakukan orang palestina itu sama halnya dengan anda jika tanah anda yang sudah anda diami ratusan tahun tiba-tiba saya kuasai, anda tentu akan marah dan nggak mungkin anda akan tinggal diam.

    sekali lagi yang perlu diingat adalah Israel itu mencaplok tanah Palestina, sebab disitu sudah ada negara Palestina, dan Yahudi diperislahkan hidup dengan damai dan tentram disana tapi itulah realitanya Yahudi mendirikan Negara Sendiri. Bagaimana mungkin bisa dibenarkan Ada negara diatas Negara. dan tanpa campur tangan Inggris dan Amerika Yahudi tak akan pernah bisa mendirikan negara Israel, sama halnya dengan Gerakan sparatis yang menuntut Merdeka, tanpa didukung negara besar tentu gerakannya akan sia-sia.

    santai saja mas…ngopi-ngopi dulu atau sambil menghisap rokok….ini bukan untuk saling menjatuhkan, tapi tukar pikiran supaya saya tidak bodo mulu dan anda jadi keratif dan bisa lebih pintar ..Thanks …

  39. hehe…Antara Islam dan Kristen itu sudah Beda, Islam mempunyai Nabi MUhammad SAW, Kristen Mempunyai Rosul Paulus Dan TuhanYesus(Maaf JIka salah).

    Islam tidak mengenal Yesus, Islam hanya mengenal Isa.as JIka pedoman Anda Al-Qu’ran tentu anda akan salah, sebab dalam Al-Qur’an Isa Almasih itu hanya Rosul bukan Tuhan seperti keyakinan Anda.

    Jika dalam Al-Qur’an disebut Isa Putra Maryam adalah Yesus dan telah diangkat sebagai Tuhan, maka saya akan percaya dengan apa yang anda bilang, dengan menggunakan sumber Al-Qur’an atau hadits, Tapi yang diperlu diingat adalah hal itu tidak ada dan tidak tertulis dalam Al-Qur’an dan hadist, jadi jika anda menggunakan Al-Qur’an sebagai rujukan tentu itu adalah kesalahan BESAR.

    Disatu sisi anda Yakin Jika Yesus itu Tuhan tapi disisi Lain anda menggunakan isi AL-Qur’an untuk membenarkan opini anda padahal sudah jelas kedudukannya dalam AL-Qur’an bahwa Isa.as Putra Maryam bukanlah Yesus karena dia bukanlah Tuhan melainkan Rosul Allah SWT.

    Sekarang yang anda pegang yang mana Yesus sebagai Tuhan dalam Al-Kitab Anda atau Isa.as SEbagai Rosul dalam AL-Qur’an ????

    Kalau soal hujatan tentang Nabi Palsu itu sudah banyak, juga soal Nabi Cabul, tapi ingat saudaraku bahwa hal cabul dan segala macam yg tidak terpuji serta tidak masuk akal ada dalam Al-kitab Anda, saya bisa buktikan dan bukan cuma asal tuduh, tapi untuk apa ? itu tidak membuat saya bangga…coba saja lihat banyak blog yang telah mengulas tuduhan anda, saya memang bodoh tapi soal Al-kitab mungkin saya lebih banyak tau dari pada anda.

    SEorang Kristen yang telah paham isi Alkitab tidak akan berani menuduh yang macam-macam karena itu bisa jadi bumerang …dan ajaran KASIH tidak membenarkan itu. kenapa ??? karena isi al-kitab banyak hal2 yg tidak layak untuk dibaca dan susah dipahami.

    Sekali lagi saya tanyakan, anda ini percaya AL-Qur’an atau percaya Alkitab anda ???

  40. aristonhotmanturnip

    wah, mas aristonhotmanturnip ini sepertinya susah diajak berpikir rasional ya. ini bukan masalah siapa dulu, dan siapa yang terakhir. siapa yang meninggal dan siapa yang hidup.

    ini soal kebenaran. *bagi orang yang mau berpikir tentunya*..
    maka saya tanya kepada mas aristonhotmanturnip, uda berpikir belum??
    klo belum mungkin diskusi kita cukup sampai disini karena tidak akan membuahkan apa2..

    al qur’anul karim, membenarkan adanya alkitab,
    tetapi jauh sebelum kitab itu di ubah oleh pendeta2 gereja roma…
    terdapat keterangan2 yang di injil, yang menyatakan klo ayat itu telah ditambah dan disempurnakan…
    bukankah itu aneh?

  41. untuk aristonhotmanturnip,

    Santai bro tanggapan saya begini maaf yang ini baru saya jawab pernyataan anda :

    “Quran mengatakan: Isa tahu jalan ke surga (Surat Al-Imran 3:42-55); status Isa diatas status nabi karena dikatakan bahwa Isa adalah suci (3:42-4); Isa memiliki kekuasaan atas kematian (49-54); dan Isa tahu jalan ke surga (55-56).

    Qs-ALi Imron yang anda Tulis ini artinya tidak begitu, makanya saya kasih Tugas anda untuk mencarinya hehe…biar nggak kelihatan Fitnah gitu Loh…OK saya tunggu ya terjemahan QS:Ali IMron yang anda tulis diatas dg Tafsir yang benar.

    Yang suka merubah-rubah Isi AL-KItab itu Pendeta Anda dan Paulus mau bukti gampang, makanya jangan bicara AL-kitab kalau nggak paham, apalagi kalau cuma dg rujukan perjanjian baru berikut saya kasih data sedikit saja ya :

    “Yahya pasal 1 ayat 18 :“Maka Allah belum pernah dilihat oleh seorang juapun, tetapi Anak yang tunggal yang diatas pengakuan Bapa, ialah yang sudah menyatakan Dia.”

    Mari sekarang KIta bandingkan ayat diatas :

    “Kejadian pasal 18 ayat 1 : “Hatta, maka kemudian dari pada itu kelihatanlah Tuhan kepada Ibrahim hampir dengan pohon jati mamre tatkala duduklah di pintu kemahnya ketika hari panas.”

    Dua ayat ini bertengkar satunya bilang hanya Yesus aja yg tau tapi di ayat lain Ibrahim juga tau, menurtmu mana yang benar, kan nggak mungkin benar semua…ini pasti kesalahan sang penulis AL-Kitab karena dirubah-rubah itu

    Pendeta Kristen Ngedit Kejadian 13:1

    “Selatan” diedit menjadi “utara” plus menyisipkan kalimat palsu “selatan Kanaan”
    (KJV) And Abram went up out of Egypt, he, and his wife, and all that he had, and Lot with him, into the south.

    BANDINGKAN DENGAN

    (BIS) Abram meninggalkan Mesir dan pergi ke arah utara, menuju ke bagian selatan Kanaan dengan istrinya serta segala miliknya, dan Lot ikut juga.

    Pendeta Kristen Ngedit Kitab Kejadian 21:20

    “Ismail seorang pemanah” diedit menjadi “Ismail seorang pemburu”
    (KJV) And God was with the lad; and he grew, and dwelt in the wilderness, and became an archer.

    BANDINGKAN DENGAN

    (GNB) God was with the boy as he grew up; he lived in the wilderness of Paran and became a skillful hunter.
    (IBIS) Allah menyertai Ismael. Anak itu bertambah besar; ia menetap di padang gurun Paran, dan menjadi pemburu yang mahir.

    Pendeta Kristen Ngedit Mazmur 84:5
    Menyisipkan kalimat palsu “ke Gunung Sion”
    (KJV) Blessed is the man whose strength is in thee; in whose heart are the ways of them.

    BANDINGKAN DENGAN

    (BIS) Bahagialah orang yang mendapat kekuatan daripada-Mu, dan yang berhasrat mengadakan ziarah ke Gunung Sion.
    (GNB) How happy are those whose strength comes from you, who are eager to make the pilgrimage to Mount Zion.

    Saya kasih contong Ayat yang sangar superxxx yg di edit perhatikan ya :

    “Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.” Yehezkiel 23:20-21

    NAH SEKARANG SAYA TUNJUKKAN EDITANNYA OK :

    dalam terjemahan LAI tahun 1970, ayat-ayat tersebut tersusun atas kata-kata sebagai berikut :

    “Dan melampiaskan hasratnja dengan petjinta mereka, jang pelirnja seperti pelir keledai dan jang pantjarannja laksana pantjaran kuda djantan.” Yehezkiel 23:20

    Dari kedua terjemahan tersebut terdapat perbedaan yang sangat mencolok yaitu :

    Auratnya seperti aurat keledai –LAI 2004
    Pelirnya seperti pelir keledai –LAI 1970

    Di mana kata pelir telah diganti dengan kata aurat, padahal antara pelir dan aurat adalah dua kata yang jauh berbeda, aurat memiliki pengertian yang banyak, diantaranya : pusar, perut, dada, paha, pantat dan lain-lain, sementara pelir adalah untuk menunjukkan alat kemaluan yang khas bagi seorang lelaki atau alat reproduksi hewan jantan.

    Masih dalam ayat tersebut, kata-kata yang ada dalam terjemahan LAI 1970, ternyata telah dihilangkan dalam terjemahan LAI 2004, yaitu :

    “pancarannya seperti pancaran kuda jantan”

    Coba saya tanya kepada anda kenapa bisa seperti ini ??

    Saya bisa kasih contoh yang lebih banyak lagi, jika anda mau, bahkan Ayat dalam alkitab tidak hanya dirubah tapi juga dihilangkan.

    Contoh perbedaan yang sangat mencolok dapat kita lihat pada Alkitab tahun 1970 dengan Alkitab tahun 2000. Dalam Alkitab cetakan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 2000, kitab II Samuel pasal 21 terdapat 22 ayat, pasal 22 ada 51 ayat, pasal 23 ada 39 ayat dan pasal 24 ada 25 ayat. Jumlah seluruhnya, pasal 21-24 ada 127 ayat, termaktub kita-kira tujuh halaman. Seandainya ada orang yang hafal ayat ini, tentu akan sia-sia hafalannya. Karena dalam Alkitab versi lain, kitab II Samuel pasal 21-24 itu tidak ada.

    Alkitab versi Kitab Kudus Perdjandjian Lama terbitan Arnoldus Ende-Flores tahun 1970 misalnya, tidak memuat 127 ayat tersebut dalam kitab Samuel. Pada halaman 290 dijelaskan bahwa pasal 21-24 itu adalah ayat-ayat tambahan saja.

    APakah kamu masih Percaya dg AL-kitab seperti itu ??
    APa kamu nggak takut kalau janji itu cuma rekayasa sebab Alkitab penuh dengan Rekayasa

    Bagaimana bisa ayat ditafsirkan seenaknya saja, disesuaikan dengan kebutuhan, apakah ini bisa dinamakan FIRMAN TUHAN ?? INgat FIRMAN TUHAN TIDAK AKAN PERNAH SALAH DAN BISA BERUBAH, BAGAIMANA AL-KITAB BISA SALAH DAN TERUS BERUBAH-UBAH ? Ini Artinya Al-kitab Bukan lagi Firman Tuhan melainkan karangan Cerita sang Penulis dengan daya INGATAN YANG TERBATAS.

    INI TULISAN ANDA:

    Dari kisah alkoran Isa itu mirip dengan kisah Injil kami.
    Emg di alkoran Isa, tapi di Injil Yesus…

    Jelas donk saya lebih percaya Alkitab ketimbang alkoran.

    Krn muhammad cuma mati di liang kubur.

    Saya punya iman, krn Tuhan Yesus saya bangkit dari antara org mati

    Dan naik ke surga…

    Bagus kalau Kamu percaya sama AL-Kitab, itu artinya kamu nggak bisa memakai dalil atau ayat dari Al-Qur’an untuk membenarkan ARgumen kamu hehehe….bagaimana mungkin kamu ber argumen dengan menggunakan ayat AL-Qur’an yang tidak kamu percayai tentu LUCU BUKAN ??

    Nabi MUhammad Cuma mati diliang KUbur itu benar, saya rasa semua orang Islam kalau mati juga akan keliang kubur bukan ?? orang kristen Juga sama saja banyak tuh kuburan orang Kristen ? emang ada orang mati yang jalan-jalan ke Mall ???

    Anda bilang Yesus akan bangkit dari orang yang mati, sebutin ayatnya dong….biar kita-kita ini jelas gitu loch..saya tunggu ya ?

    BIar kamu nggak buru-buru ngasih ayat saya kasih contoh kebangkitan Yesus OK simak baik-baik

    Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib sebab Sabat itu adalah hari yang besar maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan (Yoh 19: 31).

    Tetapi giliran Yesus, para serdadu romawi ternyata tidak mematahkan kakinya, sebab mereka menyangka Yesus telah mati. Tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya.(Yoh 19: 33).

    Pilatus heran saat mendengar bahwa Yesus sudah mati maka ia memanggil kepada serdadu dan menayakan kepadanya benarkah Yesus sudah mati (Markus 15: 44).

    Benarkah Yesus telah mati di kayu salib, berdasarkan catatan sejarah dan tinjauan sains, umumnya orang yang di salib baru mengalami kematiannya, minimal 2 hari.

    Kematian tersebut bisa terjadi karena :

    1.Infeksi, dipakunya tangan dan kaki pada kayu membuka peluang masuknya kuman kedalam tubuh, dan akan meyebar keseluruh tubuh. Proses kematian karena infeksi akan berlangsung 2 – 3 hari.

    2.Kematian di salib terjadi karena kelaparan dan kehausan. Proses ini biasanya berlangsung 6 – 7 hari

    Dengan demikian waktu 1 hari tidaklah cukup untuk membuat Yesus meninggal di kayu salib. Disisi lain karena mengira Yesus sudah mati itulah seorang prajurit menikam lambungnya dengan tombak dan segera mengalir keluar darah dan air (Yoh 19: 34).

    Mungkinkah orang yang sudah mati mengalirkan darah karena terkena tikaman ?. Penelaahan yang cermat dan objektif terhadap ayat-ayat bibel diatas membuktikan bahwa saat itu Yesus belum meninggal. Ia hanya pingsan dan kondisi pingsan itulah yang dilihat para serdadu sebagai kondisi mati.

    Berikut ini adalah penjelasan bibel berkaitan dengan peristiwa-peristiwa setelah Yesus dianggap mati di kayu salib.

    Sesudah itu Yusuf dari Arimatea ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi–meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu. (Yoh 19: 38)

    Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. (Yoh 19: 39)

    Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yoh 19: 40)

    Yusuf pun membeli kain lenan kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan dia di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintu kubur itu. (Markus 19: 46)

    Setelah lewat hari Sabat Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. (Markus 16: 1)

    Secara kronologis, ayat-ayat di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :

    1.Hari Jumat sebelum masuk waktu Sabat (sebelum magrib) Yusuf dari Arimatea membawa Yesus kekuburnya

    2.Malam harinya, Nikodemus datang kekubur dengan membawa campuran minyak mur dan gaharu lalu mengkafani Yesus dengan kain kafan.

    3.Ahad pagi hari Maria Magdalena dan kawan-kawan
    membawa rempah-rempah kekubur untuk meminyaki Yesus.

    Menurut kepercayaan umat Kristen, Yesus dibangkitkan tiga hari setelah kematiannya di kayu salib.(Yesus meninggal hari Jum’at, bangkit hari MInggu).

    Jika demikian Yesus dikubur bukan tiga hari lamanya seperti keyakinan umat Kristen tetapi hanya satu hari (hari Sabtu) dua malam (malam Sabtu dan malam Minggu).

    Bagaimana ceritanya Yesus bangkit tiga hari ? tunjukkan cara menghitungnya kepada saya OK Bro saya tunggu ya…

    OK ..Ikan cucut ikan teri dilanjut ooooiiiiiiiiiiiiiii hehe…

    Kebangkitan termasuk doktrin utama bagi umat Kristen. Paulus mengatakan, ini kata Paulus LOh ya bukan Yesus

    “Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu, dan kamu masih hidup dalam dosamu”. (1 Kor 15: 17).

    Lalu benarkah Yesus dibangkitkan ? Yesus sebenarnya tidak meninggal saat di salib, Beliau diselamatkan oleh Allah Swt, lewat murid-muridnya. Disembuhkan dan dikeluarkan dari kubur. Hilangnya Yesus dari kubur itulah yang diyakini oleh pemeluk Kristen sebagai kebangkitan Yesus dari kubur.

    Mari kita Ulas berdasarkan KItab Anda :

    Jika Yesus dibangkitkan lalu dalam bentuk apa ia dibangkitkan, dalam bentuh jasmani seperti manusia pada umumnya atau dalam bentuk roh. Pertanyaan ini terjawab berdasarkan ayat dalam Bibel

    “Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri ditengah-tenga mereka dan berkata kepada mereka :”Damai sejahtera bagi kamu !. (Luk 24: 26)

    Dari sini belom tau siapakah yang bicara, jin-kah syetan-kah mak-lampirkah atau siapa ? kita lanjutkan ulasannya

    “Lihatlah tanganku dan kakiku : aku sendiri inilah, rabalah aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kau lihat ada padaku. Sambil berkata berkata demikian, ia memperlihatkan tangan dan kakinya kepada mereka. Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah ia kepada mereka : “Adakah padamu makanan disini ?. Lalu mereka memberikan kepadanya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mereka. (Luk 24: 39 – 43)

    Nah dari sini sudah kelihatan kalau yang omong ini orang yang disalib Buktinya suara itu menyuruh lihat tangan dan kakinya, suruh meraba dan melihat, karena hantu tiada daging dan tulang seperti yang kau lihat ada padaku

    hahaha …bagaimana bisa orang kristen bilang kalau Yesus mati ditiang salib Wong jelas-jelas masih hidup dan berupa manusia, Punya daging dan TUlang, sahabatnya disuruh meraba “Bahkan dia Lapar Tuh dan minta makan dan kemudian diberikan sepotong Ikan Goreng.

    Nah tuh….jadi kacau kan ? Yesus yang diyakini mati ditiang salib malah masih hidup dan makan ikan goreng hahaha….tapi kamu bilang Percaya sama AL-KITAB, SEkarang saya Tanya lagi Kamu masih Percaya sama AL-KITABMU ????

    Jika dikatakan Yesus dibangkitkan bukan dalam bentuk roh tetapi manusia, hal ini tentu bertentangan dengan bibel sendiri yaitu

    “Sebab mereka tidak dapat mati lagi, mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan”. (Luk 20: 36).

    WEs embuh …jadi ribet kan , Ayat tersebut menjelaskan bahwa setiap manusia yang mati akan dibangkitkan dalam bentuk roh (spiritual body) karena sama seperti malaikat yang tidak butuh makan, tidak bisa disentuh seperti manusia.

    Sehingga dengan sendirinya keimanan umat Kristen selama ini tentang kebangkitan Yesus adalah sia-sia karena Yesus tidaklah dibangkitkan, sebab Yesus belom mati alias masih hidup TUh buktinya Yesus lagi ngobrol sama temen-temennya dan lapar minta makan (liat tulisan diatas)

    Ini saya menngisahkan Yesus yang disalib BUkan Yudas, kalau Yang disalb YUdas malah kacau lagi keyakinan umat kristen, makanya saya sportif saja, saya ikuti yg disalib Itu Yesus.

    Hehehe…..masih penasaran soal Israel Ya…gini aja deh saya kasih Key-nya kemdian cari sendiri sejarahnya saya dah capek soalnya, abis sampean ini muter-muter, tapi terima kasih sudah menjadi teman saya di web ini, tak ada rasa ingin menjelekkan atau menuduh, jadi saya minta maaf kalau perasaan anda tersinggung.

    “Israel mengklem sebagai tanah milik mereka sejak 400 tahun sebelum Masehi, akan tetapi hehehe….meraka baru teriak-teriak punya tanah itu sejak tahun 1897 ? ” APa dasarnya Israel bilang seperti itu ?”

    Wah ini tentu dalem banget….kalau menggali sejarah ini mungkin bisa botak sebelom tua, lagian saya nggak hidup dijaman itu, jadi ya harus banyak sumber yang digali.

    tapi sebagai rujukan coba cari sejarah keturunan Israel (Yahudi) pasca dikejar2 tentara Fir’aun yang sebenarnya bernama Bernevtah atau Ramses II. disini Israel masih belom menjadi bangsa (negara ) tapi keturunan dari kaum (bani).

  42. Loh gimana toh itu yang saya pakai BUkan Al-Qur’an tapi AL-KItab Anda…coba baca lagi deh….dari atas, Yang bilang Yesus Tidak mati itu KItab Anda, silahkan baca lagi …

  43. Untuk aristonhotmanturnip Yang paling cakep di Blog :)

    Pelan-pelan saja ya …santai dan rileks

    Mengenai Ayat Al-Qur’an yang kamu kutib diatas juga hadist, saya nggak akan menanggapi soal bener atau salah, tapi yang perlu di ingat adalah semua Nabi itu memang di Muliakan dalam AL-Qur’an dan semua Nabi pada dasarnya Bersaudara jadi wajar saja jika Nabi Muhammad menitip salam kepada Nabi Isa.as…..

    Kapan Hari kan Kamu saya tanya, PERCAYA MANA AL-QUR’AN atau ALKITAB dengan jelas Kamu jawab ALKITAB (Masih Ingat kan ????? )

    Saya juga sudah jelaskan Bahwa Isa.as itu Bukan YESUS, dan YESUS bukanlah Isa.as, LOgikanya Begini…

    Isa.as Pangkat tertingginya dalam AL-Qur’an adalah ROSULL ALLAH atau NABI.

    Yesus Mempunya pangkat dalam ALKITAB adalah sebagai TUHAN (Maaf kalau pake istilah pangkat biar mudah dipahami saja) kira-kira sampe sini bisa dipahami kan ??.

    Kalau kamu memakai Ayat dalam Al-Qur’an untuk memperkuat argumen kamu itu sama saja kamu mendudukkan YESUS setara dengan Isa.as dalam AL-Qur’an yaitu sebagai Rosul atau Nabi dan bukan TUhan, Nah apakah YESUS nggak keberatan Tuh disamakan dengan Isa.as Yng cuma sebatas Nabi. LOgikanya GIni……duh saya kayak orang pinter aja pakai logika mulu…

    Ketika kamu saya tanya lebih percaya mana MEMAKAI KERETA atau MEMAKAI BUS supaya kamu bisa sampe ke Tujuan ?? Lalu kamu Jawab PAKE KERETA (ini contoh loh jangan dibantah hehehe )….

    Jika Percaya naik KERETA maka sewajarnya jika kemudian kamu memakai kereta untuk bisa sampe ke TUjuan kamu, bener kan apa yang saya bilang ??

    AKAN TETAPI

    JIka kemudiaN kamu memakai BUS untuk bisa sampe ke Tujuan kamu, itu artinya kamu SUDAH TIDAK PERCAYA LAGI SAMA KEYAKINAN KAMU, yang kamu katakan Lebih Percaya NAIK KERETA.

    APA HUBUNGANNYA ??

    Kamu kan sering memakai Ayat AL-Qur’an untuk memperkuat argumenmu, bahkan kamu sangat Yakin bahwa ayat itu adalah benar (Coba perhatikan lagi tulisanmu), kalau nggak bener kenapa kamu pakai, dan jika kamu tidak percaya sama AL-Qur’an kenapa pula kamu jadikan referensi ??? alangkah bodohnya kita jika menggunakan referensi yang kita anggap salah ?? iya kan ??.

    Itu artinya kalau kamu memakai Ayat Al-Qur’a itu sama saja kamu nggak percaya sama ALKITABMU, sama kayak logika diatas, jika kamu CUma Percaya memakai Kereta Kenapa harus memakai BUS ??

    Temen-temen Kristen juga sering memakai Ayat AL-Qur’an supaya keyakinan Jemaatnya makin bertambah, padahal kalau mau berfikir dengan menggunakan ayat AL-Qur’an itu sama saja dia telah meyakini Al-Qur’an itu, logikanya jelas kalau nggak Percaya sama Al-Qur’an ngapain juga dijadikan referensi ? dan dengan demikian sudah merontokkan keyakinannya Sendiri, sebab tak satupun Ayat dalam Al-Qur’an yang berbicara Tentang Ketuhanan Yesus, melainkan Kenabian atau Kerasullan dari Nabi Isa.as

    JIka temen-temen kristen belajar Al-Qur’an, saratnya harus yakin bahwa AL-Qur’an itu benar, dan itu sulit sebab akan mengingkari keyakinan AL-KItabnya, sebab Antara ALKITAB dengan Al-Qur’an sangatlah bertolak belakang, tapi kalau cuma mencari Ayat-ayat yang dianggap menguntungkan orang kristen itu sama saja dengan belajar dengan mata dan hati yang buta, LOGIKANYA GINI hahaha….main logika lagi deh ??

    Jika kamu menyuruh orang buta memegang Gajah lalu kamu tanya “Bagaimana bentuk gajah itu ” orang buta tadi akan menjawab dengan yakin ” ooo….Gajah itu tipis dan Lebar seperti daun ” perkataan orang buta ini Benar sebab yang dia Pegang adalah Telinga gajah.

    JIka kemudian orang BUta ini ditanya sama orang lain maka orang-orang akan percaya dengan perkataan si buta tadi bahwa gajah itu tipis dan lebar seperti daun, sebab orang buta ini pernah memgang sendiri bentuk gajah itu. padahal sebenarnya gajah kan tidak seperti itu.

    Nah saudaraku aristonhotmanturnip, artinya apa JIka temen-temen kristen mau memakai ayat tentang Kenabian Isa.as jangan cuma diambil satu atau dua ayat, tapi harus dibaca secara keseluruhan, kalau cuma diambil satu dua ayat untuk memperkuat argumentasi atau dialog ya itu tadi sama dengan orang buta yang bilang kalau gajah itu tipis lebar seperti daun gara-gara dia pegang telinga gajah. dan jika ada orang buta 1000 disuruh pegang Gajah itu pasti jawabannya akan beda-beda sebab dia akan bilang seperti yang dia pegang, dan itu tidak mencerminkan bentuk gajah yang sebenarnya.

    Mengenai INjil Palsu atau Tidak Palsu (Barbanas)

    Inilah bedanya Umat kristen dengan Islam, kalau temen-temen kristen tidak percaya dengan AL-Qur’an dan Nabi Muhammad maka orang Islam Yakin /Ber IMan kepada Nabi Isa.as dan KItab Injil.

    Batasan ini perlu karena orang Kristen tidak percaya dengan Al-Qur’an, maka dia tidak bisa memakai atau mengkoreksi Ayat-ayat dalam Al-Qur’an, Logikanya ya seperti yang saya ungkapkan diatas tadi, kalau tidak percaya ya jangan memakai referensi atau rujukan AL-Qur’an untuk berdialog atau memberi kotbah pada jemaatnya sebab itu akan menyalahi keyakinannya. sebab Isa.as BUkanlah YESUS dan hanya sebatas Nabi sedang Yesus dalam AL-KItab sudah jelas dianggap sebagai TUHAN.

    Nah temen-temen Islam bisa mengkoreksi Injil sebab kita juga meyakini akan injil itu, Nah masalahnya adalah apakah injil yang dibawa Nabi Isa.as itu sama dengan INjil (AL-KITAB) yang ditulis oleh sahabat2 YESUS ??

    Adalah hal yang wajar jika temen-temen muslim ingin tau soal banyaknya perbedaan antara ayat satu dengan ayat yang lainnya padahal menceritakan hal yang sama (diatas sudah saya kasih contoh pd postingan yg lalu) kemudiaN kenapa Ayat dalaM Injil itu Bisa berubah , bisa hilang dan bisa bertambah ?

    Nah jadi sampe sekarang kita juga belom tau mana AL-Kitab yang dianggap benar, sebab selalu ada revisi, perubahan dan perbedaan dalam ayat-ayatnya nya.

    Nah itulah sebenarnya Tugas dari temen-temen kristen untuk memberikan penjelasan, ingat saya nggak ngajak debat tapi berdialog dengan logika saja, sepanjang tulisan saya saya nggak ada hujatan dan cemoohan,

    Maaf jika nanti nggak bisa menanggapi saya lempar ke floor saja, sebab kayaknya ini sudah pernah saya bahas, saya nggak bisa mengulangi lagi terus menerus, tentang Isa.as dalam Al-Qur’an dan YESUS dalam ALKITAB sebab ini adalah beda domain dan beda status, jika mau lihat postingan yg dulu kayaknya ini pernah saya bahas. Thanks

  44. islam is the best

  45. yuhuu………

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 299 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: