• Blog Stats

    • 37,977,218 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • arsip artikel

  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Berita dari Jamaah LDII yang Telah Keluar dan Bertobat

Atas taufik dan hidayah Allah SWT, banyak anggota jamaah LDII yang keluar, kemudian insaf setelah melihat dan merasakan dengan jelas kejanggalan-kejanggalan yang ada di dalam alirannya itu. Itu pun mereka ketahui setelah lama berkecimpung di dalam gerakan aliran ini. Berikut ini kisah-kisah meraka.

Mantan Anggota LDII/LEMKARI/ISLAM JAMAAH yang Keluar, Sekarang Mereka Berbicara tentang LDII yang Sesungguhnya

Di dalam kisah-kisah nyata ini, mantan anggota jamaah LDII banyak mengungkapkan kata-kata yang bernada keras dan kasar terhadap bekas alirannya ini. Hal ini wajar, mengingat mereka merasa ditipu dengan tipuan yang sungguh luar biasa mujarab. Simaklah kisah-kisah mereka berikut ini!

A. Kisah Nyata Rumah Tangga yang Pernah Bergabung dengan Jamaah LDII

Bandung, 5 April 1999

Kepada Yth.:
Ketua Lembaga Peneliteian dan Pengkajian Islam (LPPI)
Di Jakarta

Assalaamu’alaikum wr. wb.

Dengan hormat,

Saya ucapkan selamat atas diterbitkannya buku “BAHAYA ISLAM JAMAAH LEMKARI LDII” dan kami sudah membaca buku tersebut dari salah satu teman pengajian karena saya mencari di beberapa toko buku sudah habis, di mana saya harus mendapatkan lagi?

Nama saya Mochmad Djumhaeri, alamat: Jln. Nursijan 24, Bandung 40261 adalah salah satu korban dari rezim LDII, sehingga rumah tangga saya berantakan.

Sebelum ini saya tinggal di ibu kota Jakarta beserta istri dan anak. Saya bekerja di perusahaan swasta PT AR (sebelum perusahaan tersebut bangkrut karena krisis moneter). Sedangkan istri saya bekerja di perusahaan penerbangan Charter berkantor di Jakarta Selatan sebagai sekretaris direksi. Karena saya sering bertugas keluar kota atau ke cabang-cabang PT AR di seluruh Indonesia, sehingga saya meninggalkan istri dan anak karena tugas kantor. Sebelum rumah tangga pecah, istri dibai’at di kebon jeruk di saat saya ditugaskan di Yogyakarta selama 2,5 bulan, saya pulang istri langsung memohon cerai karena dikatakan haram dan najis melebihi babi yang berlumpur, jelas saya kaget padahal selama ini saya biarkan ia mengaji bersama teman-temannya di kantor istri, ia melakukan pengajian setiap hari dari jam 07.30 s.d. 09.00 WIB pulangnya ia sambung ngaji di sekitar rumah dari jam 19.00 s.d. 21.00 WIB. Sedangkan anak yang masih bayi diserahkan baby sister untuk mengurusnya. Ini terjadi setelah pindah kontrakan ke jalan Gamprit III Jatiwaringin ternyata rumah tersebut milik warga LDII dan mesjidnya berjarak 100 m dari rumah serta teman kerjanya menjadi tetangga saya, seminggu sekali ia ngaji di masjid Pondok Gede.

Permohonan cerai/talak dari istri, saya pertahankan dengan alasan orang tua/bapak mertua lagi sakit kangker dan anak masih bayi. Walaupun saya dikatakan kafir/tidak beragama/jahiliyah, tetapi hanya Allah yang tahu ibadahku, shalatku, puasaku semuanya demi Allah. Saya dan istri sama-sama Islam hanya beda organisasi, Islam jadi pecah. Setiap kali pulang ke Bandung ia selalu minta diantar ke masjid LDII Jln. Sekejati, Kiara Condong, Bandung. Gaji kami dipotong 10% untuk imamnya di LDII. Dan istri saya menjual rumah yang di Bogor dipotong 10 % untuk imamnya.

Puncak keributan kami, muncul setelah ada pihak ke-3 mencampuri urusan rumah tangga bernama Bpk. Halim sebagai imam kelompok kantor istri, ia satu pekerjaan dengan Dian (istri) kemudian saya didatangi ustadznya dari LDII tetapi alhamdulillah saya tidak terpengaruh tetap pada akidah yang dianut sejak kecil sampai sekarang.

Karena saya teguh pada prinsip akidah akhirnya saya ditelpon oleh Pak Halim, tidak ada petir dan hujan di siang bolong ia marah-marah sayang sekali ia via telepon.

Setelah saya pertahankan kira-kira 1 (satu) tahun lebih akhirnya jatuh talak 1 (satu) kepada Dian sebab saya tidak mau lalim pada diri sendiri, dan kami sepakat bahwa saya tidak ambil harta tetapi saya ambil anak untuk diselamatkan, anak saya no.2 baru usia 1,9 tahun dan Dian setuju asal dikabulkan permohonannya. Sejak itu sampai sekarang saya tidak boleh datang kerumahnya yang di Jatiwaringin padahal walau pisah kami masih saudara karena adiknya nikah dengan kakak saya.

Dian pulang ke Bandung 1 (satu) bulan sekali untuk nengok anak. Sebelum masuk LDII Dian orangnya baik suka hidup bermasyarakat tetapi ia sekarang sombong, angkuh, pemarah dan suka tertutup, sebab calon masuk sorga menurut Islam Jamaah.

Saya berharap dalam doa mudah-mudahan mendapat hidayah dari Allah SWT. Supaya Dian sadar dan dapat berkumpul kembali dengan kami, untuk membentuk keluarga sakinah, amin.

Harapan saya kepada ulama dan umara untuk bisa menyelesaikan Islam Jamaah dengan tuntas sampai ke akarnya.

Dan mudah-mudahan pihak pemerintah bersama MUI dapat membubarkan kemunafikan dan kesesatan ajaran Lemkari/LDII yang sangat meresahkan ini. Semoga Allah melindungi korban-korban dari kekufuran LDII dan memberikan kekuatan kepada pihak-pihak terkait untuk memberantas kebathilan LDII, amin.

Wassalam
Hamba Allah

MOCHAMAD DJUHAERI

Tembusan disampaikan kepada Yth.
Ketua MUI Pusat


B. Mereka yang Insaf dan Keluar dari LDII (Kami Contohkan Lima Orang


  1. K.H. Achmad Subroto
    Ia seorang pengasuh pesantren mini, yaitu Al-Fatah dengan santri 20 orang, di Desa Banjarmasin, Kec. Buduran, 5 km dari kota Sidoarjo, Jawa Timur. Belajar Alquran dan hadis pertama kali lewat Nurhasan al-Ubaidah, dan dalam tempo 6 bulan sudah menjadi kader.

    Suatu ketika ia menanyakan masalah kepada Nurhasan Al-Ubaidah, “Mengapa Nurhasan yang sudah amir kok malah memberi contoh tindakan yang berlawanan dengan syariat, yaitu bercanda dan berbicara cabul dengan wanita?” Nurhasan jadi berang, maka kemudian: “Saya disuruh tobat 50 hari 50 malam, dan dilarang mengikuti pengajiannya selama itu dan diharuskan bai’at lagi.” Tak lama setelah peristiwa itu, Subroto keluar dan sadar.

  2. Rina Wien Kusdiani
    Ia terlibat Islam Jamaah/LDII pada tahun 1977 ketika seorang temannya datang memperkenalkan pengajian kepadanya. “Saya saat itu sangat ingin mempelajari agama. Kok datang temen saya, dan pengajarannya bagus,” kata Rina.

    Akan tetapi, setelah lama kemudian ia merasa seperti yang dikatakannya, “Ada yang tidak beres dalam ajaran yang saya peluk ini,” tutur Rina yang berkaca mata itu. Misalnya, soal keamiran yang menurut dia mirip kepausan (Katolik), juga pemaksaan pajak 10% dan pengafiran kepada orang lain yang tidak sealiran. Rina mengaku pernah dua kali menghadap Imam Nurhasan yang dikiranya bisu itu, di kompleks Islam Jamaah/LDII di Karawang. Adapun kebisuan Nurhasan itu terjadi setelah peristiwa Malang: ia dipermak di sana, dengan ilmu gaib segala, akibat melarikan gadis cantik kemenakan CPM ke Garut (Tempo, 15 September 1979). Rina berkomentar, “Saya lihat orangnya kelihatan agak sok.” Rina juga mengaku pernah diintimidasi setelah keluar dari aliran sesat ini. “Tetapi, saya tidak takut. Kita kini harus terbuka, dan dalam mencari kebenaran harus melalui proses yang wajar.”

  3. Bambang Permono

    Pada tahun 1977 ia masuk Islam Jamaah/LDII dan tahun itu pula dibai’at. Ia keluar dari aliran sesat ini karena beberapa peraturan yang dibuat amir tidak mungkin lagi diterimanya: pada waktu itu tidak boleh mendengarkan radio, nonton tv, baca koran, majalah, dan lain-lain. Mungkin sekarang ini peraturannya sudah berganti dengan lunak. Tahun 1979 ia sudah mau keluar setelah ada peristiwa ramai-ramai Islam Jamaah. Ketika itu ia pimpinan masjid di Cempaka, ia berada tak jauh dari masjid dekat rumah Benyamin di Kemayoran yang digerebek rakyat (Tempo, 15 September 1979). Nah, Bambang saat itu ingin bertemu amir untuk minta pendapat: bagaimana jalan keluarnya kalau aksi masa merembet ke Cempaka. “Kok imamnya pada ngumpet. Batang hidung mereka tidak kelihatan. Padahal, itu belum lagi masalah besar. Lalu, bagaimana kalau yang lebih gawat terjadi?” Bambang mengambil kesimpulan: pengurus tidak bertanggung jawab. “Di dunia sudah tidak berani menjamin apalagi di akhirat.”

  4. Debby Nasution
    Selebritis, pencinta lagu dan yang tergabung dalam group Achmad Albar, God Bless ini, termasuk tenaga militan Islam Jamaah/LDII. Sebagian besar aktivitasnya, mulai dari ia masuk Islam Jamaah sejak umur 18 tahun, diperuntukkan mengaji. Boleh dibilang Debby anak emas Ubaidah dan ini diakuinya.

    Toh dia memberontak. Masalah pokok yang dia bahas kemudian ditentangkan pada amirnya adalah soal keamiran dan bai’at dalam Islam. Tetapi, mengapa tidak sejak dulu? “Dulu itu darah muda,” katanya. Kemudian Debby mengaji kepada ustad-ustad lain dan akhirnya menemukan kepalsuan-kepalsuan hadis yang dijejalkannya selama ini. Beringas memang ciri Islam Jamaah. Memaki kepada yang bukan Islam Jamaah dengan sebutan babi, anjing, adalah lumrah. Menurut Debby, “Apa begitu moral Rasulullah?” Dan, kata-kata itu diucapkan di masjid!

  5. Bambang Irawan bin Hafiludin
    Ia adalah orang kedua setelah Nurhasan Ubaidah Lubis, bahkan pernah menjadi menantunya. Ayah lima anak kelahiran Pamekasan Madura itu mengaku, sejak usia 20 tahun sudah bersimpati kepada aliran ini, yang waktu itu masih bernama Darul Hadis. Memang demikian kuatnya pengaruh Nurhasan Ubaidah, menurut Bambang, sampai-sampai orang bersedia menelan ludahnya. “Alhamdulillah, saya tidak sampai berbuat begitu,” ujarnya. Caranya, orang itu menguap, kemudian Ubaidah meludahi mulutnya. Konon agar mudah mencari ilmu.

    Proses kesadaran timbul setelah pergi ke Mekah 1974. Di Mekah ia dan rombongan tidak hanya naik haji, tetapi juga belajar memperdalam Alquran dan hadis kepada beberapa ulama. Di Saudi memang usaha Darul Hadis mendapat pujian. Tetapi, setelah diceritakan bagaimana praktiknya, ulama Syekh Abdul Aziz malah berang. “Ini namanya pekerjaan dajal,” ujar sang ulama Saudi itu. Bambang menyatakan resmi keluar dari aliran sesat ini awal Desember 1982. Bambang mengatakan bahwa tenaga teras aliran sesat ini umumnya hebat, semangatnya tinggi, bisa membaca kitab. Sayangnya mereka masih dalam biusan Dajal Madigol.

C. Ada Contoh Serombongan Keluarga/Famili yang Insaf dan Keluar dari LDII

Cimahi, Oktober 1999

Kepada

 


  1. Dewan Pimpinan Pusat LDII Dr. Ir. K.H. Abdullah Syam, M.Sc.
    Jln. Tawakal 9 No. 18, telp. 5605851/5682232 Jakbar.
  2. Imam Amirul Mukminin Pusat Kerajaan/Dinasti Mafia Islam Jamaah Abdul Dhahir bin Madigol
    Pondok Pesantren Burengan, Banjaran, Kediri, Jawa Timur.
  3. Pimpinan Cabang LDII Kec. Cimahi Tengah, Drs. Agus Suganda, Pasar Atas Cimahi
  4. Imam Amirul Mukminin Desa Padalarang/Ciburuy/Kerajaan/Dinasti Mafia Islam Jamaah, Widjanarko (Guru SMK Sangkuriang, Cimahi), Komplek Pemda No. 206 RT 03/RW XIV, Kelurahan Padasuka Cimahi, Telp. 641313
  5. Pimpinan Anak Cabang LDII Selamet SM, Perum PJKA, Kelurahan Padasuka, RT 04/RW 14, No. 34, Cimahi.
  6. Imam Amirul Mukminin Kelompok Padasika Kerajaan/Dinasti Mafia Islam Jamaah Ir. Sutikna, Perum Bukit Permata, Desa Tani Mulya, Kec. Ngamprah, Padalarang.

Di tempat

Dengan ini yang bertanda tangan di bawah ini, bahwa saya:
R. Didi Garnadi
Perumahan Permata Cimahi, Jln. Zamrud III No. 402/12, Cimahi
Telp. (022)6648784

Sejak tahun 1979 sampai dengan tanggal 29 Mei 1999, kami berada dalam kerajaan/dinasti mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII yang dibawah keamiran/keimaman Amirul Mukminin NUR HASAN UBAIDAH/MADIGOL (Alm. Tahun 1982 kecelakaan di jalan Raya Tegal-Cirebon tabrakan dengan truk Fuso) sekarang diteruskan anaknya kerajaan tersebut yaitu ABDUL DHOHIR BIN MADIGOL sebagai Amirul Mukminin di dunia. Selama ini banyak sekali yang kami temui kejanggalan-kejanggalan yang tidak ada penyelesaiannya bagi kami di antaranya sebagai berikut:


  • Diharuskan berbai’at kepada amirul mukminin;
  • Sistem ilmu manqul, musnad muttasil/sistem belenggu otak/dijadikan robot;
  • Selalu sombong, licik, ujub, takabbur, selalu merasa benar sendiri, dan selalu mengukur kebenaran dengan dirinya dan kelompoknya sendiri;
  • Tidak boleh baca buku-buku agama, kecuali buku-buku agama yang dikeluarkan amirul mukminin dari kerajaan/dinasti mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII;
  • Tidak boleh mendengarkan/mengikuti ceramah dari televisi baik media massa maupun lainnya;
  • Perintah amirul mukminin wajib bersepak bola dan pencak silatan dalam masjid untuk persiapan perang melawan orang kafir dengan istilah “Bola Pendem” (sewaktu-waktu bisa digerakkan/bala tentara siap tempur berani mati/jihad);
  • Amirul mukminin kerajaan/dinasti mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII bahwa Nur Hasan Ubaidah lebih tinggi derajatnya dan lebih tinggi bobotnya daripada manusia sedunia, maka hukumnya wajib para jamaah bersyukur kepada amirul mukminin/imam kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII, sebab dengan adanya beliau maka jamaah pasti masuk surga!
  • Penentuan wajibnya menyetorkan infak maksimum 10% kepada amirul mukminin/imam kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII tiap satu-satunya jamaah;
  • Pernikahan yang sah/halal ialah yang dilaksanakan akad nikah dalam amirul mukminin/imam kerajaan Islam Jamaah, LEMKARI, LDII, sehingga ada istilah “Nikah Dalam”. Adapun pelaksanaan pernikahan melalui pemerintah yang sah Republik Indonesia/Kantor Urusan Agama dan penghulu/lebe, itu hanya sebagai budi luhur saja (tidak wajib) dengan istilah “Nikah Luar”;
  • Dilarang menikah dengan orang luar kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII karena dihukumi najis dan dalam kepahaman kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII bahwa mereka itu binatang;
  • Membayar zakat fitrah diwajibkan setor pada amirul mukminin kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII, adapun membayar sakat fitrah dan lainnya ke pemerintah yang sah Republik Indonesia itu hanya merupakan budi luhur saja dan dihukumi tidak wajib;
  • Tentang pelanggaran dilakukan oleh amirul mukminin kerajaan Islam Jamaah, LEMKARI, LDII, Desa Padalarang/Ciburuy, WIDJANARKO R.M. (Guru SMK Sangkuriang, Cimahi) terhadap saya (Didi Garnadi) sebagai jamaahnya yang sampai dengan saat ini tidak ada penyelesaian di dalam keamiran/amirul mukminin kerajaan mafia Jamaah, LEMKARI, LDII Desa Padalarang/Ciburuy (WIDJANARKO R.M.) begitu pula dalam keamiran/kerajaan Islam Jamaah, LEMKARI, LDII daerah Bandung Barat (Dermawan Akbar merangkap paranormal dalam kerajaan Islam Jamaah, LEMKARI, LDII) dan dalam keorganisasian LDII DPD Tingkat I Jabar yang telah sampai masalah tersebut di atas kepada sekretari LDII, yaitu Ir. Dody RW dan Humas LDII DPD Tingkat I Jawa Barat, yaitu H. Hidayat;
  • Doktrin Amirul Mukminin tentang wajibnya/dilembagakan taqiyah/bohong dalam kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII, seperti orang Syi’ah dengan menggunakan taqiyahnya (dusta/berbohong atas nama agama).

    Dengan kejanggalan-kejanggalan di atas, selama ini kami merasa tidak ada masalah ternyata setelah memiliki buku Bahaya Islam Jamaah, Lemkari, LDIIyang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam di Jakarta yang mana sangat banyak sekali secara kepahaman membantu kami dari kejanggalan-kejanggalan tersebut di atas sehingga kami yakin bahwa kami sekeluarga beserta famili kena sihirnya gerakan pengacau keagamaan (GPK) kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII/dinasti Abdul Dhohir bin Madigol (mendirikan pemerintahan di dalam pemerintahan yang sudah ada yaitu Pemerintah Republik Indonesia).

Akhirnya kami sekeluarga beserta famili bermusyawarah dan menghasilkan kemufakatan untuk menyatakan sadar, insaf, tobat, dan mencabut bai’at kami sekeluarga besera famili sejalan dengan keputusan fawa Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia yang ditandatangani oleh Prof. K.H. Ali Yafie sebagai ketua umum serta sejalan pula dengan keputusan jaksa agung RI No. 089/DA/10/1971, dan sejalan dengan buku Bahaya Islam Jamaah, Lemkari, LDII yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Jakarta.

Kami sekeluarga beserta famili yang menyatakan sadar, insaf, tobat, dan mencabut bai’at sebagai berikut:


  1. R. Didi Garnadi (Perum Permata Cimahi) ttd ?..
  2. Yoyoh Kartini (idem) ttd ?..
  3. Guna Purnama (idem) ttd ?..
  4. Abdul Gani Nurrohman (idem) ttd ?..
  5. Gina Permata (idem) ttd ?..
  6. Gita Ynita (idem) ttd ?..
  7. Siti Maemunah (Sangkuriang) ttd ?..
  8. Esih Sukaesih (idem) ttd ?..
  9. Tini Suhartini (idem) ttd ?..
  10. Saeful Hidayat (idem) ttd ?..
  11. Lela (idem) ttd ?..
  12. Eda (idem) ttd ?..
  13. Yaya Sudarya (Subang) ttd ?..
  14. Sumiyati ttd ?..
  15. Refka (idem) ttd ?..
  16. Tedi Abdurochman (Ciparay) ttd ?..
  17. Tita (idem) ttd ?..
  18. Yayah Karliah (Sangkuriang) ttd ?..
  19. Aam (idem) ttd ?..
  20. Uyan (idem) ttd ?..
  21. Wawan Gunawan (Padasuka) ttd ?..

Tembisan disampaikan kepada Yth.:


  1. Bapak Presiden Republik Indonesia
  2. Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia
  3. Bapak Jaksa Agung Republik indonesia
  4. Bapak Ketua MUI Pusat di Jakarta
  5. Bapak Ketua Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) di Jakarta
  6. Bapak Bambang Irawan Hafiluddin (mantan gembong kerajaan mafia Islam Jamaah, LEMKARI, LDII)
  7. Bapak Ketua MUI Kab. Bandung
  8. Bapak Ketua MUI Kodya Bandung
  9. Bapak Wali Kotatif Cimahi
  10. Bapak DANRAMIL Cimahi
  11. Bapak Camat Kec. Cimahi Tengah
  12. Bapak Camat Kec. Ngamprah
  13. Bapak Lurah Kel. Padasuka
  14. Bapak Kep. Des. Tani Mulya
  15. Bapak Ketua Persatuan Islam (PERSIS) di Bandung
  16. Bapak Ketua Muhamadiyah di Bandung
  17. Bapak Ketua Nahdlatul Ulama (NU) di Bandung
  18. Media massa
  19. Ormas Islam lainnya
  20. Pertinggal.

Sumber: Diadaptasi dari Bahaya Islam Jamaah Lemkari LDII, Lembaga Peneliteian dan Pengkajian Islam (LPPI)

Al-Islam – Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia

 

 

http://www.alislamu.com

About these ads

25 Tanggapan

  1. BiasalaH..Orang yang udah di CAP NERAKA..Akan Selalu Mengganggu Kehidupan Orang lain……..Mbok Ya Amal Sedikit Agar NERAKANYA NGAK DALEM- AMAT

  2. Kalo komentar dengan kata2 kasar pasti itu uang goongan sekte LDII, yang menganggap orang di luar sektenya pasti masuk neraka sementara golongannya sendiri masuk surga, ya begitulah kalo sudah dicuci otak oleh keluarga Nur Hasan/Madigol, naudzubillaahi min dzaalik

    • BILANG AJA KM BENCI DENGAN LDII.KARNA UDAH DI CUCI OTAKNYA MA ORANG2 KAYAK .HARTONO AHMAD JAIZ MA BAMABANG IRAWAN YG BERNAFSU PENGEN JD KETUA LDII TP KAGAK KESAMPEKAN

      • ini komentar khas LDII…
        menerjang dengan dasar argumentasi isu2 yg biasa disebarkan amir2 mereka terhadap orang2 yg sudah bertaubat dr kesesatan LDII.
        dan perlu diketahui, orang2 LDII sudah terbiasa meninggi2kan doktrin bahwa mereka yakin masuk surga, yakin hanya jamaah LDII saja yg pasti masuk surga.

        Sungguh takabbur..

  3. Kalo komentar dengan kata2 kasar pasti itu ulah golongan sekte LDII, yang menganggap orang di luar sektenya pasti masuk neraka sementara hanya golongannya sendiri yang masuk surga, ya begitulah kalo sudah dicuci otak oleh keluarga Nur Hasan/Madigol, naudzubillaahi min dzaalik

  4. kebebasan menjalankan agama merupakan ham yang dilindungi oleh negara selagi tidak mengganggu orang lain untuk itu ayo kita dukung kebebasan beragama yang bertanggung jawab

    • PLuralisme menjadi andalan LDII dalam menangkis kesesatan mereka. Juga dengan bahasa2 PPKn dan PMP mereka biasa menjawab pertanyaan2 kesesatan mereka..

      Sungguh norak dan tidak ilmiah.

  5. Just think before speaking
    It’s not you who can say that LDII, or NU or Muhammadiyah is the right one, but it is Allah the Almighty who can decide

    What we can do is to learn and see from the netral side before you say and judge something. If you have that willing to see from the netral, you’ll reach your maturity without influencing by other’s people low-level word. All your words will be taken the responsibilty at the Yaumul Mizan, if it is fitnah, Allah will pay back. Just save it for yourself if you do not know what’s the most correct.

    Do not stop other people to think and decide what’s best to them that the hidayah given by Allah.
    It is something that can be attacked by the LAW of the world because of spreading bad names and the LAW of Allah for hurting other Moslem’s feeling.
    Let’s pray that every Moslem will just unify @heaven

  6. Ass.wr.wb. saya mohon bantuan dan keadilan untuk diri dan keluarga saya. sejak saya menikah tahun april 2004 di Jayapura, tetapi begitu dari KUA saya tidak diperbolehkan tinggal serumah dengan istri saya yang LDII karena dilarang oleh orangtua dan Pengurus (Imam LDII) (walaupun saya terpaksa ikut keyakinan istri, masuk LDII karena saya amat mencintai dia) tetapi sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2008 ini anak dan istri saya (anak saya lahir di jombang tetapi kelahirannya tanpa sepengetahuan saya) tinggal dengan orangtuanya dia Gading Mangu Perak Jombang dan saya selama itu plua tinggal di Jayapura (Papua)..dan sekarang saya tinggalkan pekerjaan saya (dari jayapura ke Surabaya) untuk bisa bertemu istri dan anak saya, tapi apa yang saya temui saya hanya menerima perkataan najis dan membawa aib bagi mereka dan saya tetap saja dilarang bertemu atau berhubungan (intim) karena dianggap bukan suaminya (buku nikah kami dianggap tidak sah oleh LDII) sampai sekarang saya masih tinggal di Surabaya dan saya tidak tahu harus bagaimana mencari keadilan …kepada saudara muslim dimana saja tolong bantu kesulitan yang saya hadapi..

    • FITNAH MAS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
      BILANG AJA KM BENCI MA LDII. GITU AJA KOK REPOT

      • Salah besar bahwa kami ummat Islam membenci saudara2 kami di LDII…

        yang kami benci adalah doktrin2 sesat yg selalu anda yakini dan pertahankan. Terlihat sekali perbuatan2 anda bertentangan dari argumen2 penyangkalan anda selama ini.

        LDII = Tersesat.

        Kembalilah wahai anak yg hilang!!!

  7. SURAT SANGGAHAN UNTUK BUKU
    “BAHAYA ISLAM JAMAAH, LEMKARI / LDII”
    DARI SALAH SATU KETUA PBNU H. ACMAD BAGDJA, S.E, MM
    Jakarta, 17 Agustus 2001.
    Kepada Yth. :
    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia
    Masjid Istiqlal, Jakarta 10710.
    Assalaamu ‘alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.
    Akhir-akhir ini telah beredar sebuah buku yang berjudul “Bahaya Islam Jamaah, Lemkari / LDII” yang diterbitkan oleh LPPI. Bahkan menurut pengakuan penerbitnya telah mencapai cetakan ke sepuluh.
    Dari segi kuantitas, apabila memang betul sebanyak itu, patut kita acungkan jempol dan patut pula kita nominasikan untuk dicatat di dalam “Guinnes Book Of Records”.
    Namun dari segi ilmiyah sungguh tidak dapat dipertanggung jawabkan karena isinya sangat tendensius, emosional dan tidak mendukung obyektifitas.
    Suatu kajian akan dinilai obyektif secara keilmuan apabila yang diteliti itu ditinjau dari berbagai sudut, dan tidak memihak.
    Dari segi agama, jelas isinya hanya berdasarkan kedengkian terhadap suatu golongan.
    Dari segi tata negara, buku tersebut dapat dikatakan mengandung unsur provokasi, tanpa memperhatikan lagi bahwa sekarang ini adalah era kebebasan bagi setiap warga negara untuk bersikap.
    Dari segi pandangan hidup tampaknya penulis berpandangan “Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan terlihat jelas”, sang penulis mengabaikan realita di sekelilingnya dan hanya terfokus kepada motto “anti LDII”, terbukti dengan tidak adanya buku lain selain buku mengenai LDII tersebut yang diterbitkan.
    Dari segi faktual, penulis hanya mencantumkan berita-berita negatif dari sebagian oknum dan menutup mata terhadap perkembangan LDII yang jauh lebih besar.
    Dari segi etika jurnalistik, si penulis berusaha untuk menikmati hak kebebasan berpendapat, namun tidak memperhatikan etika dan integritas sebagai seorang peneliti (kebebasan yang kebablasan).
    Saya bukanlah pengikut LDII, tetapi sebagian besar keluarga saya sudah lama mengaji di LDII.
    Sudah lama saya mengamati setiap aktifitas LDII, jauh sebelum sang penulis buku tersebut mengamatinya.
    Jika ternyata ada ajaran yang menyesatkan dari LDII sudah pasti saya akan melarang keras keluarga saya untuk mengikutinya, tetapi yang selama ini terjadi hanyalah berita-berita yang menyesatkan saja yang benyak beredar.
    Sejauh ini memang kelihatannya LDII tidak menanggapi fitnah-fitnah yang ditulis di dalam buku tersebut.
    Sangat disayangkan bahwa MUI memberikan dukungan atas terbitnya buku tersebut melalui surat (tanpa tanggal) yang ditandatangani oleh Bapak Ali Yafie dan Bapak Nazri Adlani.
    Hingga pada cetakan terakhir (cetakan ke sepuluh – Februari 2001) surat MUI tersebut masih dicantumkan.
    Saya tidak tahu apakah Bapak Ketua Umum MUI menyadari hal ini, yang jelas surat yang ditandatangani Bapak Ali Yafie tersebut sampai dengan cetakan terakhir buku tersebut masih dijadikan referensi oleh sang penulis.
    Saya sangat meyakini bahwa salah satu fungsi MUI adalah membina ummat Islam, menaungi kepentingan ummat Islam secara keseluruhan termasuk golongan-golongan di dalam Islam selama tetap berpedoman kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits.
    Untuk itu saya menyerukan kepada MUI untuk mecabut dukungan kepada buku yang berjudul “Bahaya Islam Jamaah, Lemkari / LDII” yang diterbitkan oleh LPPI karena isinya sangat provokatif, menyebarkan kedengkian dan bertendensi untuk memecah persatuan ummat Islam.
    Innamal mu’minuuna ikhwatun fa-ashlihuu bayna akhowaykum wattaqullaaha la’allakum turhamuun.
    Demikian dan terima kasih.
    Wassalam,
    H. Achmad Bagdja, S.E, MM
    Ketua PBNU
    e-mail : a_bagdja@yahoo.com
    cc:
    1. Bapak H.M. amien jamaluddin / ketua LPPI
    2. Bapak ketua Umum LDII
    3. Toko-toko buku di seluruh Indonesia
    Kamis, 28 Agustus 2008, 17:00:34 WIB
    Presiden Menerima Pengurus LDII

    Presiden SBY menerima pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Kantor Presiden, hari Kamis ( 28/8) sore. (foto: haryanto/presidensby.info)
    Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis ( 28/8) sore menerima Ketua Umum PP Lembaga Dakwah Islam Indonesia Prof.Dr.Ir.KH. Abdullah Syam, beserta beberapa pengurus LDII lainnya, di Kantor Kepresidenan. Dalam pertemuan itu dibahas berbagai hal, termasuk kegiatan LDII baik secara makro maupun mikro.

    Prasetyo Sunaryo, juru bicara LDII kepada wartawan mengatakan, “Ada tiga yang laporkan kepada Presiden, pertama sebagai lembaga dakwah pendekatan yang dilakukan LDII kepada masyarakat adalah amar m`aruf nahi munkar, artinya apa yg baik kita sampaikan dan apa yang harus kita perbaiki kita sampaikan juga. Kedua tentang harapan-harapan LDII, dan ketiga kami menjelaskan posisi LDII,” kata Parsetyo Sunaryo.

    ” Kami juga menyampaikan usulan agar ada komunikasi horisontal antara umat Islam, maupun dengan umat beragama lainnya. Perlu dikembangkan pula agar kerukunan keharmonisan tetap terjaga, dan itu memang sesuai dengan visi dan misi LDII. Kami juga menyampaikan kegiatan LDII yang bersifat makro dan mikro seperti dalam bidang pertanian, lingkungan hidup dan kegiatan sehari hari,” katanya.

    Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII adalah sebuah organisasi Islam di Indonesia, awalnya bernama Yakari (Yayasan Karyawan Islam), didirikan tanggal 3 Januari 1972 di Surabaya. Pada msyawarah YAKARI tahun 1981, nama YAKARI diganti Lemkari (Lembaga Karyawan Islam). Pada tahun 1990 saat berlangsungnya Musyawarah Besar LEMKARI ke IV di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, atas saran Rudini yang saat itu manjadi mendagri, organisasi ini diubah namanya menjadi LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia), dengan alasan agar namanya tak sama dengan Lembaga Karatedo Indonesia yang juga berama LEMKARI. (win)
    Sunber : http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/08/28/3435.html

  8. MASAK SIHHHHHHHHHHHHHHHHH

  9. LDII SESAT/////////???????????????????//
    NDAK JG111111111111111111111
    LAHA WONG YG DI KAJI AL-QUR`AN MA AL-HADITS.MASAK SESAT.YANG SESAT ITU BELAJAR DR BUKU2 KARANGAN…..KLAU ADA YG MUFARAKOH DR LDII PASTI ADA MAKSUDNYA???
    PASTI PERNAH SAKIT HATI KARNA PUNYA NAFSU INGIN JD PENGURUS??????
    BANYAK TUH CONTOHNYA!!!!!!!!

  10. Jawaban para pengikut LDII selalu itu dan itu saja. Ketakabburan menjadi landasan LDII dalam berargumern, karena itulah yg diajarkan dalam doktrin2 sesat mereka.

    • Wahe sodara-2 muslim,
      Sekarang waktunya kita bersatu. Lupakan semua kejelekan masa lalu. Ada hal yg lebih besar dan hrs kita lakukan untuk masa depan baik dunia & akhirat.
      Saya org LDII, mengajak sodara-2 saya LDII spy jangan terpancing pd pernyataan apapun dan tingktkan budiluhur.
      Saya jg ajak sodara muslim yg lain (non LDII), mari kita sama-2 bangun bangsa ini dgn akhlak mulia, dgn QUR’AN & HADIST.
      Kalo ada kesalahan kami, mohon dimaafkan.

      • jawaban bernuansa PPKn dan PMP seperti ini khas LDII.
        Jangan terkecoh.

        Lain waktu mereka akan bekerja sama dengan aliran sesat lain mengusung hak2 mereka untuk menyebarkan dan mensyiarkan kesesatan mereka pada seluruh ummat Islam.

        Lihat saja kelak…

  11. memang mereka belum berubah, aqidahnya belum murni alhussunnah wal jamaah, masih tertanam khawarij dan syiahnya, cobalah anda ajak bicara mengenai aqidah, ohya mengenai budi luhur, itu bagian dari FATHONAH BITHONAH BUDI LUHUR, gaya syiah, alhamdulillah kami sekeluarga udah insyaf, ohya tidak SEMUA ORANG YANG MENGAJI QURAN HADIST AKAN SELALU BENAR, KARENA PEMAHAMAN MEREKALHA YANG MEMBUATNYA RUSAK

    LIHAT,

    rumahku-indah.blogspot.com

    amal sholeh artikel orang ini di bantah

    • hey abu….
      kalau kamu emang orang yang mengerti qur’an hadits jangan lah kamu memfitnah…bung asal kamu tahu yach alloh maha tahu hidup didunia hanyalah sementara????jangan kau sia-siakan hidupmu ni karena adanya gengsi….saya yakin kamu pernah sakit hati dengan LDII jangan lah kamu mengikuti hawa nasu kamu…kami tidak di doktrin tapi kami adalah orang-orang yang mendapat hidayah dari alloh????kalau kamu emng orang iman kamu pasti ga kan fitnah orang yang belajar qur’an dan hadits…..pakah kamu berani mengaomentri kesesatan kafir????ga berani kan/ umat hindu kamu diam saja????jangan lah memecah islam…islam hancur karna islam tu sendiri???/kamu salah menilai LDII…
      hidup jaya LDII semoga berkembang dan maju demi egaknya qur’an hadits jamaah ini

  12. Kita sbg sesama Muslim tidak membenci LDII ..
    Sesungguhnya Hanya ALLAH SWT yg brhak menentukan hambanya apakah masuk SUrga /Neraka,
    bukan Dari GOLONGAN KITA yang menghakimi sendiri,

    Dahulu ada aturan2 yg agak “ANEH” spt mencuci tmpat di masjid apabila ada orang yg bukan anggotanya,
    saya pernah mengalaminya,
    apakah Kita bisa menghakimi yang tidak kita tahu?
    Belum tentu orang2 dlm golngan itu lebih “SUCI”drpd kita..
    namun seiring prkmbangan Zaman ,mungkin hal itu sudah mulai ditinggalkan..

    ALLAHUAKBAR!!

  13. bravo LDII

  14. bgimn anda smpai jd msk ldi

  15. Assalamualaikum wr wb.
    Saya randy istri saya s’org mobhalegot,.tp dy kerap berbohong trlalu bnyak sifat jelekx yg membuat saya malu thdp kluarga,sifatx sdh tdk dpt drubah,kerap kali saya nasehati tetapi dy brani brsumpah ntuk mnutupi knhonganx,saya malu thdp kluarga. Sblmx saya tdk tau sifat burukx krna saya mendadak mnikah dgn dia,krna saya anggap dia lbh tau agama makax saya lgsung kawini dia krna saya bosan di desak nikah oleh ibu.
    Tp kalau bgni kjadianx saya jengah.
    Saya brniat menceraikanx.
    Apakah cerai dperbolehkan dalam jamaah??
    ajjk.

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 297 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: