Berikut ini adalah pernyataan mantan seorang tokoh pimpinan teras LDII yang berpuluh-puluh tahun ikut memperjuangkan tegaknya aliran ini. Sekarang ia telah sadar dan insaf serta bertobat atas dakwahnya yang selama ini mengganggap hanya jamaah dan alirannyalah yang benar. Ia membangkitkan semangatnya kembali untuk memperbaiki dakwahnya, menuju dakwah salafiyah, yaitu dakwah dengan pemahaman kalangan salaf yang benar-benar bersumber dari Rasulullah saw.
Ia merasa sangat menyesal, kecewa, dan marah atas apa yang selama ini alami. Ia benar-benar merasa tertipu dengan tipuan yang luar biasa. Itulah sebabnya dalam memberikan keterangan di hadapan umum di bawah ini, ungkapanya terasa sangat keras, kasar, dan bernada sangat marah.
Kita maklumi atas ungkapan perasaan tokoh yang satu ini. Mari kita simak lebih detail bagaimana tokoh ini mengungkapkan perasaannya itu!
Catatan: Mengingat ini adalah suatu pernyataan petikan langsung dari pernyataan seseorang, maka alislam.or.id tidak mengeditnya, tetapi menampilkan seutuhnya sesuai dengan sumbernya.
SURAT TERBUKA DARI EKS TOKOH ISLAM JAMAAH KEPADA UMAT ISLAM TENTANG BAHAYA JAMAAH ITU
Bismillaahirrohmaanirrahiim
Alhamdulillaahi wahdahu washsholaatu wassalaamu ‘ala man laa nabiyya bakdahu
Assalaamu’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuhu!
Inilah surat himbauan tandas dari saya yang wajib saya sampaikan kepada yang tercinta seluruh keluarga besar umat Islam di seluruh dunia. Terutama kepada segenap para ulil amri-ulil amri-nya kaum muslimin di semua negara-negaranya umat Islam di dunia, yaitu segenap para ulama, umaro, zu’amak, para pemimpin umat, para khodam dan pejuang pembela Islam semuanya saja.
Walloohi wabillaahi watalloohi, bahwa sesungguhnya masalah telah mengganasnya gerakan komplotan atau gerombolan Jamaah Masjid Dliror dari kelompok sekte Khawarij Gaya Baru (KGB) “Islam Jamaah” atau “Darul Hadis” atau “Alquran HadisJamaah/Jamaah Alquran Hadis” atau “Islam Murni” atau “Islam Manqul” atau “Islam H. Ubaidah” ini bukanlah masalah remeh dan sederhana yang tidak perlu diperhatikan lagi, bahkan walloohi wabillaahi watalloohi, sungguh-sungguhlah masalah ini merupakan masalah yang teramat sangat besar bagi kita, karena langsung menyangkut keselamatan dan kehormatan akidah yang pokok daripada keluarga besar umat Islam dikawasan yang sangat luas sekali dan terutama yang di tanah air Nusantara tercinta Republik Indonesia kita ini.
Sehingga karenanya kita tidak dapat lagi dan memanglah tidak boleh lagi menunda-nunda penyelesaian islah secara haq terhadap masalah ini dengan setuntas-tuntasnya. Maka menjadi kewajiban bagi kita semua teristimewa bagi bapak-bapak pemimpin umat, para ulama, umaro, zu’amak untuk bersungguh-sungguh nglembur kerja keras menyelesaikan islah secara haq terhadap masalah ini sekarang ini juga. Kalau dapat kita cabut saja rambut-rambutnya tanpa menumpahkan tepung-tepungnya, artinya rambut-rambutnya dapat secapat-cepatnya tercabut tanpa mengacaukan atau merusak tepung-tepungnya.
Jadi tokoh-tokoh syaitan dajalnya sajalah atau tokoh-tokoh badut dan thaghut-thaghutnya dahulu yang harus segera disadarkan, diamankan dan dibereskan lebih dahulu. Karena mereka-mereka itulah sumber segala fitnah besar ini. mereka-mereka itulah sumber dari segala korupsi dan manipulasi besar-besaran yang dengan sangat cerdik dan nekad sekali memakai kedok/topeng agama islam yang suci dan dalil-dalil pembenaran Alquran hadis jamaah. Mereka-mereka itulah yang telah disembah-sembah dan dipuja-puja (dijadikan tokoh-tokoh berhala thaghut atau arbaaban min duunillah) serta terus-menerus ditaati/ditunduki/dipatuhi/diikuti segala perintah-perintah mereka dan selalu diagung-agungkan oleh para jamaah pengikut-pengikut setia mereka. benar-benar mereka telah berhasil mengikat para jamaah pengikut-pengikut setia mereka dengan sumpah dan bai’at yang selalu mereka perkuat dengan pembenaran dalil-dalil Alquran hadis jamaah dan dengan ancaman-ancaman yang berat-berat. Benar-benarlah mereka telah berhasil mencetak manusia robot dan budak-budak bagi segala kepentingan-kepentingan mereka, Innalillaahi wa inna ilaihi rooji’un!
Maka benar-benarlah masalah ini merupakan bahaya besar yang telah mengancam langsung kepada keselamatan akidah umat secara sangat-sangat luas sekali. Dan yang paling gawat dan parah justru ni negara kita Republik Indonesia, negara mayoritas agama Islam terbesar di dunia! Benar-benar inilah bahaya maut penghancur akidah Islam yang datangnya dari dalam. Bagaikan musibah kebakaran dahsyat yang telah mengganas merajalela membakar gudang-gudang logistik dan gudang-gudang amunisi umat sil terbesar di dunia. Karena nyata-nyata gerakan Jamaah Masjid dari kelompok sekte “KGB Islam Jamaah ini bergerak operasional nekad menghancurkan Islam dari dalam Islam dengan memakai tangan-tangan orang-orang Islam sendiri. Terang-terangan nekad menjadi gerakan kolon ke-V atau gerakan musuh dalam selimut yang menggunting dalam lipatan. Pada hakikatnya benar-benar tidak kalah jahat dan ganasnya daripada Gerakan Gerilya Kota atau Gerakan Sindikat Mafia komplotan para pembunuh berdarah dingin. Inilah gerakan-gerakan gerombolan atau komplotan penjahat-penjahat besar perusak agama Islam yang benar-benar amat cerdik dan nekad sekali! Inilah gerakan gerombolan atau komplotan penjahanam umat kita. Inilah racun-racun maut atau kanker rohani yang telah dijadikan alat ampuh untuk pendangkalan dan penghancuran akidah umat kita. Inilah alat ampuh penghancur persatuan, kerukunan dan solidaritas umat kita serta Ukhuwah Islamiah. Inilah penghambat dan penghancur segala usaha pembinaan internal umat Islam. Inilah benalu dan kanker perusak umat kita. Inilah penghancur akidah iman, akhlak Islam, makarimal akhlak. Inilah perusak dan penghancur missi Islam sebagai pembawa Rahmatan Lil’aalamiin. Inilah perbuatan-perbuatan dajal yang mau menghancurkan Islam dari dalam Islam dengan memakai sarana-sarana dan tangan-tangan orang Islam sendiri. Innalillaahi wa inna ilaihi rooji’un!
Begitulah adanya, yaitu dengan berkedokkan pembenaran dalil-dalil Alquran Hadis Jamaah dengan secara teramat sangat-sangat cerdik dan nekad sekali mereka para tokoh-tokoh badut dan thaghut penggerak kerakan “KGB” ini telah berhasil sukses, menyebar, mewabah, mengganas sampai ke Singapura, Kalimantan Utara, Malaysia dan Kerajaan Saudi Arabia. Bahkan sudah berhasil sukses memiliki markas-markas besarnya yang sangat setrategis dan lengkap dengan segala peralatan-peralatan modern, gedung-gedung imaroh besar bertingkat mewah di kota suci Mekah al-Mukarromah al-Musyarofah menjadi sebagai pusat kegiatan-kegiatan dakwah dari gerakan KGB Islam Jamaah ini di luar negeri. Sehingga karenanya, saya sekarang ini dapat tegas-tegas menyatakan bahwa gerakan gerombolan atau komplotan Jamaah Masjid Dliror dari kelompok sekte KGB Islam jamaah ini pastilah sudah merupakan gerakan atau komplotan jahat perusak umat Islam yang sungguh-sungguh lebih berbahaya daripada gerakan zionisme Yahudi Israelnya Sharon dan Begin. Karena gerakan KGB Islam Jamaah ini sama sekali operasional mengganas, merajalela dari dalam tubuh umat Islam sendiri. Dan mereka sangat cerdik dan nekad sekali dalm menggunakan pembenaran dalil-dalil Alquran Hadis Jamaah. Mereka telah terang-terangn memakai kedok nama madrasah Darul Hadis dan ulama-ulama besar kerajaan Saudi Arabia dan juga nama Malik Abdul Aziz bin Sa’ud sang pendiri kerajaan Saudi Arabia yang terkenal itu. Jelasnya yaitu bahwa sejak dari awal-awal permulaan adanya gerakan kgb islam jamaah ini selalu dikatakan dan diperkenalkan sebagai ajaran agama islam berpedoman Alquran dan hadis yang asli murni diambil atau dibawa dengan manqul langsung dari tempat asal aslinya agama islam yang murni: Mekah dan madinah dari madrasah darul hadis di Mekah, yaitu madrasah-madrasah ulama-ulama pendukung assalafush sholih yang paling tulen di dalam keraton malik abdul aziz bin sa’ud yang telah terkenal dan sangat dikagumi oleh umat ini. terus-menerus dikatakan dan dijelas-jelaskan bahwa ilmunya adalah ilmu yang haq dan syah.
Ilmu Alquran Hadis yang katanya diambil dan dibawa dengan manqul langsung dari ulama-ulama besar, murid-murid dari murid-murid Syekhul Islam: Muhammad bin Abdul Wahhab seperti imam dan khatibnya Masjidil Haram Asy-Syekh Muhammad Abdudhdhohier Abissamah dan kawan-kawan seangkatannya seperti: Abdurrozzaaq, Abd. Muhaimin, Mahmud Syuwaih, Muhammad Nur dan lain-lain ulama-ulama besar dari Kraton Saudi Arabia. Tetapi wahai amboi, rahasia besar ini baru terbongkar setelah allah swt dengan taufik dan hidayah-nya mentakdirkan saya dapat menyatakan sendiri dan membuktikan langsung sendiri on the spot. yaitu alhamdulillaah saya diberi kesempatan bermukim ? 4 tahun di kota suci Mekah dan madinah.
Terutama saya telah dapat bergaul dan belajar di Masjidil Haram kurang lebih dari antara tahun 1973 sampai dengan tahun 1978. Alhamdulillah saya telah dapat bertemu langsung dengan Syekh Abdul Aziz bin Baaz dan banyak ulama-ulama besar lainnya dengan sepuas-puasnya. dari sinilah saya baru mulai tersadarkan dan menjadi jelas sejelas-jelanya bahwa ternyata doktrin-doktrin ajaran dan pengamalan-pengamalan dari gerakan jamaah Masjid Dliror dari kelompok sekte KGB “Islam Jamaah” atau “Darul Hadis Jamaah” atau “Islam Manqul” atau “Islam Murni” atau “Islam H. Ubaidah” ini sama sekali bukanlah dari madrasah Kraton Saudi Arabia. Sama sekali bukanlah dari madrasah Malik Abdul Aziz bin Saudi Arabia’ud. Sama sekali bukan dari madrasah “DARUL HADIS” di Mekah. Sama sekali bukan dari pelajaran murid-murid Syekhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab, sama sekali bukan bahkan benar-benar bertolak belakang dan bertentangan sama sekali adanya. Dan lebih jauh lagi ulama-ulama besar dari kerajaan saudi arabia dan ulama-ulama pendukung assalafush shohih di sana yang telah saya temui langsung itu, tegas-tegas tandas mengatakan bahwa doktrin-doktrin ajaran sesat dari kerakan kgb “islam jamaah” ini adalah jelas-jelas merupakan perbuatan syaitan dajal belaka adanya. Saya jadi teringat-ingat kata0kata bersajak yang terkenal: “You can fool Allah the people some of the time and some of the people Allah the time.”
Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Laa hawla walaa quwwata illabillah! maka dari kenyataan inilah saya mulai sadar, insaf dan berusaha bertaubat dengan bersungguh-sungguh bermujahadah mencari taubatan nashuha mukhish lillah karena Allah, meskipun sunggug-sungguh tidak mudah bagi saya untuk secepat-cepatnya melepaskan diri sama sekali dari cengkeramannya. karena pada waktu itu justru saya sedang berada di puncak karir saya sebagai tangan kanan dari sang mam amirul mukminin di dalam KGB ini dan masih aktif kerja giat segiat-giatnya memimpin dan menggerakkan gerakkan KGB “Islam Jamaah” ini melalui sestem organisasi pengajian “Alquran Hadis Jamaah/Jamaah Alquran Hadis” berikut beberapa kegiatan organisasi LEMKARI, KADIM, Gudep-gudep khusus Pramuka, sanggar-sanggar Pramuka dan lain-lain organisasi mantelnya yang sungguh-sungguh cerdik dan ampuh sekali.
Kemudian setelah pembangkangan saya terhadap doktrin-doktrin dan ajaran-ajaran pokok dari gerakan kgb “islam jamaah” ini tercium dan diketahui, maka mulailah saya dicopot dan dikucilkan bahkan dihantam dan dikutuk serta diteror dengan berbagai cara yang keji, kejam, sadis dengan maksud agar saya mau mengaku bersalah dan terus bertaubat serta kembali berbai’at dan taat lagi kepada doktrin-doktrin ajaran gerakan kgb “islam jamaah” ini. Tetapi Alhamdulillah saya tidak mau menyerah dan saya tetap bertahan terus sampai akhirnya sekarang inilah puncaknya! Yaitu berkat taufik dan inayah serta hidayah Allah SWT, sekarang ini saya dapat bertaubat dan tegas-tegas menyatakan keluar dan lepas sama sekali dari cengkeraman kelompok sekte KGB “Islam Jamaah” yang telah menyesatkan dan memabukkan saya dan keluarga saya selama ini. Moga-mogalah Allah SWT berkenan memberi izin dan takdir-Nya kepada saya sekeluarga untuk dapat datang bermukim lagi di kota suci Mekah dan Madinah secukup-cukupnya agar saya dapat mengulang lagi kajian-kajian saya atau supaya dapat menyempurnakan dan menambah kajian-kajian saya masalah ilmu agama Islam dengan sedalam-dalamnya langsung pada ulama-ulama besar Al Anshoorus Salafush Sholih dari kerajaan Saudi Arabia seperti: Asy-Syekh Abdul Aziz bin Baaz dan kawan-kawan seangkatan beliau, murid-murid dari murid Syekhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab, Alloohumma amdhy! Alloohumma faqqihnaa fiddin! Alloohumma ‘allimna ta’wielal kitaab! Alloohumma aatinal hikmah! Robbi zidny basthotan fil’ilmi wal jismi, amien yaa Robbal aalamien!!! Dan yang teramat sangat penting sekali: Alloohumma dinaa wahdinaa waj’alanaa sababan fiman ihtadaa!!! Amien.
Maka demi untuk ‘izzul Islaama wal muslimiena, saya sungguh-sungguh menghimbau dan mengharapkan benar-benar sudilah kiranya baginda Malik Fahd bin Abdul Aziz dan Asy-Syekh Abdul Aziz bin Baaz juga segera iktu langsung memulihkan nama baik Al Maghfurulahu baginda Malik Abdul Aziz bin Saudi Arabia’ud dan gerakan tajdid/gerakan Wahhabiy/gerakan pemurnian Islam yang telah dicemarkan oleh gerakan sekte KGB “Islam Jamaah” H. Ubaidah ini.
Kembali kepada pokok surat dari saya ini! Maka sungguh-sungguhlah saya menyampaikan peringatan (warning) yang sekeras-kerasnya kepada yang tercinta saudara-saudara saya umat Islam di seluruh dunia terutama dan teristimewa kepada para Bapak-bapak ulama, umaro serta zu’amak yaitu para Bapak-bapak pemimpin umat, bahwa masalah ini benar-benarlah merupakan bahaya besar dan bahaya maut yang teramat besar sekali bagi agama kita. Maka sungguh-sungguhlah di sini saya menampilkan diri saya di hadapan Tuan-tuan yang tercinta dengan semata-mata iemaanan wah tisaaban mukhlish lillaah karena Allah.
Bahwa saya tampil di hadapan Tuan-tuan yang tercinta semuanya benar-benarlah sebagai annadzierul’uryaan yaitu pembawa peringatan penting yang sungguh-sungguh benar dan jujur tentang adanya bahaya dahsyat yang tersebut di atas yang betul-betul sudah mengancam jantung hati Tuan-tuan semuanya. Maka wajiblah yang sewajib-wajibnya bagi Tuan-tuan semuanya untuk segera, sekarang juga menghadapi dan menumpasnya dengan secara ishlah yang sebaik-baiknya. Alloohumma amdhiy, Amien.
Adapun mengenai kebenaran dan kesungguhan saya sebagai annadzierul’uryaan di dalam menyampaikan peringatan (warning) keras ini, kiranya sudah tidak bisalah diragukan lagi. Karena pribadi diri saya ini adalah saksi hidup yang mengetahui sangat banyak, sebab saya adalah jelas-jelas bekas tokoh yang sangat penting di dalam kelompok sekte KGB “Islam Jamaah” ini, yang Alhamdulillah, sekarang ini saya sudah benar-benar sadar, insaf dan bertaubat serta tegas-tegas terang-terangan keluar dan melepaskan diri saya bersama-sama dengan keluarga saya dan beberapa puluh orang kawan-kawan saya beserta keluarga-keluarganya dari cengkeraman kelompok sekte KGB ini. Padahal kurang lebih sudah 15 tahun atau 20 tahun saya betul-betul manunggal fanatik berjuang bersama-sama dan berkumpul menjadi satu terus-menerus dengan sang tokoh pendiri dan guru besarnya (yaitu H. Nurhasan Ubaidah) di dalam menanam, membina dan memperkuat serta mengembangluaskan ajaran-ajaran doktrin dari gerakan KGB “Islam Jamaah” ini dengan memakai segala jalan dan cara yang betul-betul nekad dan cerdik sekali.
Di tengah-tengah kelemahan dan kemunduran semua organisasi-organisasi Islam yang ada di mana-mana justru gerakan kelompok KGB “Islam Jamaah” ini tumbuh subur dan kuat perkasa serta menjadi besar dahsyat dan berkembang meluas kemana-mana sampai-sampai telah berhasil memiliki markas besarnya di kota suci Mekah al Mukaromah. Meskipun awas! Kita tidak akan dan memang tidak boleh silau atau tergiur memandangnya. Karena segala sukses besar itu hanyalah istidroj belaka dari Allah SWT sebagaimana firmannya: “Sanastadrijuhum min haytsu laaya’lamun wa umliy lahum, inna kaidiy mathien! “Inna lillaai wa inna ilayhi rooji’un! Maka kiranya tidak dapatlah saya ini akan dibohongi lagi olehnya. Sebab segalanya sekarang ini sudah menjadi teramat sangat gambling dan terang benderang kepada saya. Dan betapa tidak, sedangkan saya ini adalah termasuk bekas salah seorang Pemimpin Pusatnya dan bekas arsitek pembangunnya yang iktu aktif langsung mendirikan dan membesarkannya mulai dari ? tahun 1960 di markas besar pusat sekte KGB “Islam Jamaah” di Pondok Pesantren Burengan Banjaran di tengah-tengah kota Kediri, Jawa Timur. Bahkan, di samping saya ini sebagai murid setia, bekas sahabat penolong dan bekas tangan kanan dari sang imam amiril mukminin, saya ini juga bekas anak menantu yang teramat sangat disayanginya. Benar-benar telah begitu jauh dan parahnya saya terjerumus atau terperosok jatuh di dalam perangkapnya. Namun begitu dan sungguh pun begitu maka Allah SWT tetap Maha Berkuasa tetap Maha Pengasih Pemurah Penyayang, sehingga sekarang ini saya betul-betul masih dapat sadar, insaf dan bertaubat. Alhamdulillah! Jelas-jelas semua itu adalah berkat idzin, taufik dan hidayah-Nya belaka.
Dan segala peringatan keras dan nasihat wasiat saya ini pun adalah di dalam rangka saya melaksanakan kewajiban saya menunaikan tobat saya.
Moga-mogalah Allah SWT benar-benar menerima tobat saya menjadi taubatan nashuha mukhlish lillah karena Allah. Dan moga-moga Allah SWT menjadikannya berkah besar bagi kita dan umat semuanya, amien.
Maka saya ulangi lagi himauan dan peringatan keras tandas dari saya ini sebagai beriktu: Walloohi wabillaahi watalloohi benar-benarlah, betul-betullah, sungguh-sungguhlah bahwa adanya gerakan jamaah masjid Dliror dari kelompok sekte KGB “Islam Jamaah” ini adalah merupakan ancaman bahaya maut yang teramat sangat-sangat berbahaya dahsyat sekali bagi IZZUL ILAAMA WAL MUSLIMIENA, bahkan besar ancaman bahayanya bagi Islam dan umat Islam tidak kalah bahaya dan jahatnya dengan ancaman nabi-nabi palsu musailamatul kaddzab dan kawan-kawannya atau Abdullah bin saba’ dan kawan-kawannya atau Jengis Khan/Holaku Khan/Timur Lank dan kawan-kawannya atau Mirza Ghulam Ahmad dan kawan-kawannya atau Prof. Dr. Christian Snouck Hurgronye dan kawan-kawannya, penjajah kolonial Belanda!!! Karena gerakan jamaah masjid Dliror dari kelompok sekte KGB “Islam Jamaah” ini telah nyata-nyata sukses menjelma maujud di dalam suatu nidhom dan kekuatan besar yang hidup subur gagah perkasa. Terus-menerus berkembang luas dan selalu terkoordinir rapi di dalam system jaringan organisasi “Alquran Hadis Jamaah/Jamaah Alquran Hadis” yang masih dilengkapi lagi dengan banyak mantel-mantel organisasi yang hebat-hebat dan ampuh. Maka wajiblah sungguh-sungguh wajib para ulama, umaro, zu’amak dan kita semua bersama-sama menghadapinya dan menumpasnya, sebelum menjadi terlabmat sama sekali, bukankah: Al baathilu bin nidhoom yaghlibu al haqqo bilaa nidhoom, atau Al haqqu bilaa nidhoom sayughlabu bil baathili bin nidhoom, (kebatilan yang terorganisir akan mengalahkan kebenaran yang tak terorganisir).
CAMKANLAH BENAR-BENAR! Ia sudah biasa dan terlatih terampil bergerak cepat militan mobilitas tinggi dan telah memiliki jaringan-jaringan organisasi, baik yang nampak maupun yang tak tampak yang sangat halus sekali. Ia bias-bisa sangat-sangat ekstrem bringas mengamuk ngawur! Ia menghalalkan darah, harta benda dan kehormatan semua orang Islam yang diluar kelompok jamaahnya. Ia teramat sangat sombong-sombong dan takabbur sekali. Ia tegas-tegas mengkafirkan semua orang Islam yang diluar kelompok jamaahnya. Ia telah dimabukkan dan disesatkan oleh syetan-syetan dajalnya sendiri dengan semabuk-mabuknya dan dengan sesesat-sesatnya. Ia menghalalkan berbohong, berdusta dan bersumpah palsu demi untuk keselamatan dan kepentingan dirinya. Ia menghalalkan menipu, korupsi, manipulasi, mencuri, membunuh, menyuap/risywah dan lain-lainnya yang telah jelas-jelas diharamkan oleh Allah SWT. Ia menafsirkan Alquran dan Hadis dengan semau-maunya sendiri.
Ia dengan yakin seyakin-yakinnya mengklaim dan mengaku bahwa hanya dirinyalah yang betul-betul beriman dan berilmu yang haq dan sebagai khoirul bariyyah, sedangkan semua orang Islam siapa pun saja yang berada di luar kelompok jamaahnya termasuk juga pemerintah dan negara Republik Indonesia dan lain-lain adalah selurohnya kafir yang sekafir-kafirnya dan segala ilmu-ilmunya adalah bathil tidak syah serta menjadi syarrul bariyyah/sejelek-jelek manusia (pas persis sama seperti kesombongan dan pengakuan orang-orang kafir Yahudi). Diyakininya bahwa memang Allah SWT telah menjadikan semua orang yang di luar kelompok jamaahnya termasuk juga pemerintah dan negara Republik Indonesia dan lain-lain sebagai khadam dan alat-alat saja baginya.
Digambarkan bahwa dirinya adalah sebagai buah pisang, sedangkan semua orang serta apa-apa saja yang di luar kelompok jamaah termasuk semua ormas, orpol, Golkar dan juga pemerintah dan negara Republik Indonesia adalah sebagai pohon pisang selurohnya selain buah pisang itu saja.
Ia yakin seyakin-yakinnya bahwa sekarang ini buat seluruh alam seluruh jagad seluruh dunia satu-satunya jalan mutlak untuk masuk surga, selamat dari neraka, adalah hanya bai’at dan taat penuh kepada dynasty H. Nurhasan Ubaidah saja!
Sedang selain jalan mutlak ini pasti tidak dapat masuk surga dan yakin seyakin-yakinnya kekal abadi selama-lamanya, karena masih kafir yang sekafir-kafirnya dan syarrul bariyyah.
Ia membesar-besarkan bai’at sampai membatalkan syahadat-syahadat semua orang Islam yang tidak mau ikut bai’at. Ia biasa memperolok-olokkan dan mencaci maki dengan kata-kata kotor keji dan cabul kepada semua orang Islam, teristimewa kepada para alim ulama dan tokoh-tokoh pemimpin Islam yang diluar kelompok jamaahnya (meskipun kalau dia sedang berhadap-hadapan langsung dia biasa dan sangat amat pandai berpura-pura, bermanis-manis muka bahkan kalau perlu dia pandai memuji-muji dan menyanjung-nyanjung atau bahkan memberi hadiah-hadiah yang bagus, padahal di belakang punggung dia akan tertawa mengejek dan menghinakan para ulama-ulama itu).
Betul-betul brutal dan sadis sekali ia dalam memperkosa akhlak-akhlak Islam! Ia benar-benar, sungguh-sungguh, teramat sangat nekad dan cerdik sekali, sehingga meskipun ia jelas-jelas sudah dengan resmi dilarang oleh pemerintah negara kita Republik Indonesia (yaitu dengan surat keputusan larangan dari Jaksa Agung RI No. 089/DA/10/71) tetapi ia tetap saja bias mengganas, merajalela berkembang luas dan hidup subur terang-terangan dengan memakai pagar perlindungan organisasi LEMKARI, KADIM, Gudep-gudep Pramuka, Sanggar-sanggar Pramuka dan lain-lain, mantel-mantel organisasinya yang sangat-sangat hebat dan ampuh sekali.
Begitu legalnya dan begitu hebatnya keampuhan dan kesaktian mantel-mantel organisasinya itu sehingga ia telah berjaya , sukses besar dapat berkembang luas sampai keluar negeri bahkan sudah berhasil sukses memiliki markas-markas besarnya yang megah kuat dan sangat-sangat strategis sekali di kota suci Mekah al-Mukaromah!
Ia memiliki susunan pemerintahan jamaah yang telah tersusun rapi sekali, yaitu susunan pemerintahan imamah dynasty H. Ubaidah yang telah dinobatkan dengan sumpah setia dan janji bai’at yang selalu ditaati sepenuh-penuhnya. Ia selalu menegas-negaskan bahwa taat berarti iman dan pasti masuk surga kekal, sedangkan sebaliknya tidak taat berarti kafir dan pasti masuk neraka kekal.
Ia selalu berdalil: Laa Islaama illa bil jamaah, walaa jamakata illa bil imaaroh walaa imaarota illa bil bai’ah, walaa bai’ata illa biththoo’ah; dan Innamal mukminuna kal jamalil anief haitsu maaqieda inqooda dan lain-lain dan lain-lain.
Ia sangat rajin dan berdisiplin sekali mengaji Alquran dan Hadis (dengan system sihir manqul amir), tetapi bertambah banyak ia “mengaji” maka bertambah-tambah sombongnya, takaburnya, beringasnya, ngawurnya, bodohnya, sesatnya, mabuknya! (sungguh-sungguh ini satu ironi tetapi bukanlah Rasulullah SAW. telah bersabda: Kammin qoori in wal quraanu yal’anuhu!! (betapa banyak pembaca Alquran, sedangkan Alquran mengutuknya). And last but not least di dalam cara kerja operasionalnya di tengah-tengah masyarakat luas (yang diyakininya pastilah masih kafir semuanya dan masih syarrul bariyyah semuanya) dia tegas-tegas memakaikan cara kerja Bajingan Tengik atau Raja Bajingan. Adapun penjelasannya: semua orang atau khalayak ramai atau seluruh masyarakat manusia di luar kelompok jamaahnya adalah masih bajingan-bajingan semuanya, yaitu bajingan-bajingan kafir, bajingan-bajingan syarrul bariyyah termasuk semua ormas, semua orpol/Golkar. Sehingga logikanya, kalau cara kerja bajingan hanya dilawan dengan sama-sama cara kerja bajingan biasa maka belum tentu dapat menang, bahkan mungkin saja dapat dikalahkan, karena masih kalah lihai atau kalah pengalaman. Maka karena itu diputuskanlah tegas-tegas bahwa cara kerja operasional KGB “Islam Jamaah” ini ditengah-tengah masyarakat luas haruslah wajib cara kerja Bajingan Tengik atau cara kerja Raja Bajingan sehingga dapat dipastikan akan selalu berhasil sukses dan menag di mana-mana saja, kapan-kapan saja dan pasti tidak akan dapat dikalahkan oleh siapa saja.
Dan demikianlah yang telah dikerjakan dan diamalkannya di mana-mana saja selama ini. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Sehingga di mana-mana saja ketahuilah bahwa semuanya itu hanyalah istidroj belaka dari Allah SWT, karena Allah SWT telah berfirman: “Sanastadrijuhum min haitsu laa ya’lamun wa umly lahum, inna kaidiy mathien.” Sebab semua amal-amal gerkan KGB “Islam Jamaah” ini adalah nyata-nyata perbuatan kriminal dan manipulasi Bajingan Tengik yang jelas-jelas mungkar, fakhsyak dan bathil belaka. Maka tidak akan dan memanglah tidak boleh kita tergiur atau silau melihat segala keberhasilan-keberhasilan dan sukses-suksesnya yang jelas-jelas merupakan manipulasi dan hasil-hasil kriminal Bajingan Tengik belaka! Bahkan kita harus membencinya, mengingkarinya dan menumpasnya atau kita selesaikan setuntas-tuntasnya (islaah secara yang haq). Dan jelas-jelas sabda Rasulullah SAW.: “Man roo’a minkum munkaron fal yughoyyirhu biyadihi, fain lam yastathi’fabilisaanihi? dan sebagainya.
Demikian apa adanya! Ancaman besar bahaya maut yang jelas-jelas teramat sangat-sangat hebat dan dahsyat sekali dari gerakan jamaah masjid Dliror dari kelompok sekte KGB “Islam Jamaah” atau “Darul Hadis” atau “Islam Manqul” atau “Islam Murni” atau “Alquran Hadis Jamaah” atau “Jamaah Alquran Hadis” atau “Islam H. Ubaidah” yang telah terus-menerus mengganas merajalela mengancam langsung kepada Izzul Islaama wal Muslimiena yang nerarti telah langsung mengancam nyawa dan jantung hati tuan-tuan semua. Demikianlah apa adanya! Mudah-mudahan Tuan-tuan semua menjadi sadar, tergugah dan menjadi merasa terpanggil untuk membela dengan mati-matian Izzul Islaama wal Muslimiena, “Ayanqushuddinu wa ana hayyun!” Ghieroh, Tuan-tuan!
Maka sungguh-sungguhlah, betul-betullah, benar-benarlah Asalukum billah sos sos sos sos sos sos save our soul yang artinya jelas-jelas: Selamatkanlah Izzul Islaama wal Muslimiena! “Yaa ayyuhalladziyna aamanu, quu anfusakum wa ahliekum naaron! Marilah dan ayolah!
Alhamdulillah saya sudah bertaubat, wabillaahittafieq wal hidayah!
Alloohuakbar walillaahi hamdu, walaa haula wala quwwata illa billah.
Jakarta, Awal 1983
Wassalam,
Teriring hormat dan maaf saya selalu,
Bambang Irawan Hafiluddin
Sumber: Diadaptasi dari Majalah Al-Muslimun No. 161, Agustus 1983
Al-Islam – Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
www.alislamu.com
Filed under: sekte LDII

dasar orang gila dan fanatik ama yang namanya muhammad.katanya islam itu indah eh kok malah saling mencurigai dan berbuat jahat sama kayak nabinya [ muhammad]
Komen yg tidak nyambung dr orang gila menggonggong gila. Lakum diinukum wa liyaddiin..Aku urusi agamaku, kamu urusi agamamu..gitu aja koq repot…
tolong anda sebutkan contohnya kalau pelajaran yang di berikan itu menyesatkan.jangan hanya menghina dan menghina saja dan menyebutkan baru saja bermukim di mekkah padahal gak jelas apa itu benar atau tidak?
Dan soal membenarkan agamanya sendiri, semua orang pun juga begitu. contohnya orang islam pun akan membela agama nya sendiri dan akan menganggap bahwa selain islam itu salah\kafir.Maka hal itu jangan di jadikan alasan buat menghina agama orang lain.
Anda sendiri juga sudah mempelajari semua ajarannya bahkan sangat mengenal jadi anda sudah faham bahwa ajaran tersebut baik atau tidak di mata anda?
TOLONG ANDA PELAJARI KEMBALI AJARAN ANDA APAKAH SUDAH BENAR? DAN KALAU BENAR APAKAH ADA PERBEDAAN \ YANG SESAT DIAJARAN ANDA DAHULU?
bu Pipit yg saya hormati,
Anda sendiri mengakui bahwa LDII adalah sebuah agama, bukan? Jadi buat sambung amal shalih saja nih: STOP MENDOMPLENG ISLAM & MENGHANCURKAN ISLAM DARI DALAM. STOP JADI KANKER AGAMA SUCI INI. BERTAUBATLAH & KEMBALI KEPADA AJARAN ISLAM YANG MURNI.JIKA TIDAK, BUAT SAJA AGAMA LDII, COPOT NAMA ISLAM.
Saya sebagai umat Islam kebanyakan sudah merasa sangat2 dilecehkan oleh LDII ini. Tunggu saja reaksi umat2 Islam kebanyakan lainnya. KAMI SUNGGUH TIDAK RELA DAN AKAN BERJUANG MEMBELA AGAMA KAMI DARI SEL-SEL KANKER JAHAT LDII YG MENGGEROGOTI ISLAM.
~Taubataubataubataubataubataubataubataubataubataubat~
masya allah… mereka (LDII) mengatakan ex nya murtader. demi Allah sy jg pernah di bai’at, bagaimana kalian (ldii) men CAP NERAKA YANG DALAM. apa neraka milik kalian? cobalah belajar diluar, kalo ldii cuma tau dirinya aja, bagaimana ldii tau slah benarnya. bnyk2lah istighfar. benar2 minta saat sholat malam jalan yg benar…. bagaimana ldii tau yg mana hadist dhaif, kalo kalian ldii ga mau belajar!! cuma nrimo dr mubaligh yg cuma belajar dr nurhasan. apa2 yg dikatakan tentang ldii semua itu benar…
saya pun siap bersaksi, betapa jahatnya ldii ini.
keluarga, ayah, ibu, anak, istri, suami, teman, saudara, tetangga…kalau bukan ldii, kafirlah kalian, nerakalah kalian, wajib dan berpahala jika berbohong pada kalian, wajib dan berpahala menyebarkan berita bohong tentang kalian…etc..etc..
masyaAlloh, na’udzubillahi min zaalik..
Anda dengan menulis hal demikian sama aja dengan mengkafirkan orang lain bahkan lebih parah karna anda juga mengatakan sesat pada orang lain dan apakah anda sudah benar?. sekarang saya mau tanya apakah surga juga milik anda sehingga anda merasa benar?. tidak ada yang tau dibumi ini kecuali Allah. Anda sendiri sudah tau dilarang menggunjing muslim yang lain tapi prakteknya anda malah menampilkan surat ini yang saya sangsikan kebenarannya itu sama saja menyakiti orang lain dalam media website. Setahu saya LDII bukan sekte melainkan ormas islam jadi dalam memberikan informasi hendaknya sesuai fakta dan bukti jangan tendensius dan tidak beralasan apalagi asal ceplos tanpa tahu apa sih arti sekte itu. Ingat yang tahu siapa yang akan masuk surga hanya Allah. Anda yakin bahwa anda benar dan mereka juga yakin bahwa mereka benar so siapa yang benar?apakah anda?Ooooo belum tentu akupun juga belum tentu.
betul sekali bung Doni. kebenaran hanya milik Alloh, termasuk surgaNya. tolong dibaca artikel ini yg menjelaskan sesatnya ldii: http://www.waspadailah.com/read/judul-1-3/
“Mengapa Golongan LDII menggagap dirinya Khoerul Bariyyah (sebaik-baiknya manusia ) dan menggap muslim lain adalah syarull Bariyah (seburuk-buruknya manusia) sehingga harus mencuci lantai tatkala bekas pijakan kaki muslim lain dipandang najis ? Siapa yang memberi kuasa pada LDII hingga memvonis najis pada muslim lain?”
anggota sekte Islam Jemaah yang berkedok ormas LDII begitu sombong sehingga menganggap orang di luar sektenya pasti masuk neraka sementara hanya golongannya sendiri yang masuk surga, shalat berjemaah bersama orang Islam lainnya pun tak mau, padahal sudah paham shalat berjemah punya keistimewaan 27 kali lipat dibanding shalat bersendirian, ya begitulah kalo sudah dicuci otak oleh keluarga Nur Hasan/Madigol, merasa lebih baik dibanding orang lain…naudzubillaahi min dzaalik
marilah kita sebagai umat yang katanya rahmatan lil alamin bersikap secara dewasa, bijaksana, dan akademis. Jangan hanya bisa menghujat dan memaki…terlebih mengatakan orang lain KGB…biasanya kalau orang mengajak amar ma’ruf atau memperingatkan pada orang lain..kata-katanya halus dan bijaksana, tanpa emosi dan maki-maki..kalau yang ditulis kebanyakan makian dan kekecewaan orang jadi sangsi dan curiga…jangan-jangan ada kekecewaan pribadi yang tidak terungkap yang kemudian menjadikan alasan kekeliruan untuk menutupi kekecewaannya…ini pertanyaan logis orang awam..sebab kalau membaca tulisan ambang…dia sudah 15 tahun mengikuti…sebagai orang dewasa dan katanya ber-akal sehat dan cerdas serta orang kepercayaan..tangan kanan dsb..jangan-jangan karena tidak tidak bisa memegang amanah dan sering berbuat kerusakan di dalam kemudian diperingatkan atau dilarang..karena tidak terima dan sakit hati kemudian mengumpat diluaran…ini hanya perkiraan awam melihat begitu antusiasnya Bambang memaki H. Nurhasan…sejelek-jeleknya orang…tentu masih ada baiknya…sebaik-baiknya orang tentu juga memiliki kekurangan…mengapa sesama muslim hanya senang memaki…adakah upaya memaki balik dati H. Ubaidah atau keutuunannya selama ini…apakah ini kita juga tidak kritis…mudah-mudahan itu budi baik H. Ubaidah dan keturunannya untuk tidak mengungkap kejelekan orang lain meski dimaki seperti itu…marilah kita bangun Islam ini benarbenar untuk rahmatan lil alamin gitu loh !
taktik siasat ldii: menyebar fitnah dan kebohongan.
begitu percayanya pd kebohongan2 itu, tak bisa lagi melihat kebenaran.
marilah kita sebagai umat yang katanya rahmatan lil alamin bersikap secara dewasa, bijaksana, dan akademis. Jangan hanya bisa menghujat dan memaki…terlebih mengatakan orang lain KGB…biasanya kalau orang mengajak amar ma’ruf atau memperingatkan pada orang lain..kata-katanya halus dan bijaksana, tanpa emosi dan maki-maki..kalau yang ditulis kebanyakan makian dan kekecewaan… orang jadi sangsi dan curiga…jangan-jangan ada kekecewaan pribadi yang tidak terungkap yang kemudian dijadikan alasan kekeliruan ajaran untuk menutupi kekecewaannya…ini pertanyaan logis orang awam..sebab kalau membaca tulisan Bambang…dia sudah 15 tahun mengikuti…sebagai orang dewasa dan katanya ber-akal sehat dan cerdas serta orang kepercayaan..tangan kanan dsb..jangan-jangan karena tidak tidak bisa memegang amanah dan sering berbuat kerusakan di dalam kemudian diperingatkan atau dilarang (ini pemikiran dari sisi yang berbeda secara positif)..karena tidak terima dan sakit hati kemudian mengumpat diluaran…ini hanya perkiraan awam melihat begitu antusiasnya Bambang memaki H. Nurhasan…sejelek-jeleknya orang…tentu masih ada baiknya…sebaik-baiknya orang tentu juga memiliki kekurangan…mengapa sesama muslim hanya senang memaki…adakah upaya memaki balik dari H. Ubaidah atau keturunannya selama ini…apakah ini kita juga tidak kritis…mudah-mudahan itu budi baik H. Ubaidah dan keturunannya untuk tidak mengungkap kejelekan orang lain (Bambang) meski dimaki seperti itu…marilah kita bangun Islam ini benar-benar untuk rahmatan lil alamin gitu loh !
Setuju dan salut pada bang adi hermanto, pada ngapain sih ribut-ribut yang nggak ada juntrungnya,ingat rahmatan lil alamin , yang rukun dong, nggak usah saling memaki dan menghujat, apapun didunia ini , baik atau buruk ,benar atau salah, tergantung dari sudut mana kita memandang , kebenaran yang hakiki kan hanya milik Allah SWT , tul nggak?
‘rahmatun lil ldii’ gitu maksudmu, mas segoro? jangan lupa “Taqiyyah, Fathonah, Bithonah, Budi luhur Luhuring Budi karena Allah” dan 10% mu yooo… saya ‘murtad’, saya ‘najis’, gitu kan yaa…
dasar bambang gilo, bilang aj klo anda sakit hati krna gagal mjd pngurus harian ldii. iya toh? jgn menebar fitnah, ingat innal fitnata kaana assyadu minal qotl.
Segala Fitnah akan kembali kepada diri sendiri. Kembalilah kepada jalanmu yg lurus. Bertaubatlah!
–Salam ukhuwah dari bapak Bambang Irawan..
ya beginilah klo memang agma yg benar itu pasti dirintangi+ difitnah oleh orang2 yg tidak menginginkan keberadaannya.
ya Anda orang2 LDII sudah menganggap dan yakin bahwa anda2lah yg paling benar.. Inilah ciri khas LDII. Merasa yakin dan memiliki surga. Model2 ketakabburan inilah yg selalu ditanamkan hingga tanpa sadar sudah menjadi karakter dalam aqidah LDII.
Kembalilah kepada jalanmu yg lurus. Bertaubatlah!
–Salam ukhuwah dari bapak Bambang Irawan..
ngomong2….. mana ya suara LDII mengenai nasib rakyat Palestina yang dibantai Israel ? ayo, berikan dong dukungan kepada mereka agar kuat dan tabah dalam penderitaan.
Anda bisa lihat sekalinya mereka turun ke jalan dalam menentang agresi AS ke IRAQ beberapa waktu lalu, mereka membonceng FUI. Dan dengan tidak tahu malunya, LDII menggaung2kan aksinya itu dalam berbagai media mereka, secara besar2an. Kita bisa lihat, sebelum aksi itu LDII sangat2 tidak peduli. Kemudian pula sesudah aksi itu LDII pun tidak melakukan apa2 lagi. Sungguh hanya sebuah siasat saja. Licin dan licik seperti biasanya.. Manakala pejabat datang kepada LDII, dengan sangat senang LDII menerimanya. Menjadikan kedatangan pejabat itu sebagai sebuah anugerah besar, sebuah angin segar pembenaran eksistensi semu mereka. Dengan noraknya LDII mem-Blow up aksi2 seperti itu di berbagai media mereka. Sungguh sangat2 hipokrit.
Maka, kembalilah kepada jalan Allah, jalan yg lurus.
Bertaubatlah!
–Salam ukhuwah dari bapak Bambang Irawan..
Ehm…yang benar pastilah hanya Allah dan rasulnya melalui al Qur’an dan As Sunnah, yang biasa juga kita kenal dengan syariah.
Jadi untuk tahu persis salah benarnya yah mari merujuk kepada Al Quran dan Hadis, jangan menurut perasaan sendiri, sebab manusia itu terbatas adanya.
Peace bro.
Na’am ya akhi/ukhti… betul sekali, kesadaran dan datangnya hidayah tentang bertaubat dari kesesatan LDII inipun hadir dari kesadaran thd Qur’an dan Sunnah yg shahih. Karena kami dulu sewaktu di LDII merasa sudah sangat puas sekali dengan pelajaran2 yg ada. Dimana pelajaran itu hanya pembahasan / kajian2 kitab2 intern LDII saja.
Makanya boleh percaya atau tidak, faktanya banyak orang LDII yg terjebak pada sistem mereka sendiri. Dimana mereka terkungkung dalam kebodohan mereka sendiri. Ini dikarenakan mereka tidak dianjurkan untuk membaca / menelaah buku2 diliuar kitab2 resmi LDII.
Maka dari itu, jalan ilmu merupakan jalan hidayah. Ilmu yang bersumber dari Qur’an dan Sunnah Rasulullah yg shahih.
–Salam ukhuwah dari bapak Bambang Irawan..
kasihan si Bambang Irawan, Sekarang malah ia dipenjara karena kasasinya ditolak oleh MA gara2 memfitnah Nurhasan Al Ubaidah.
Konspirasi LDII untuk menjebloskan Ust Bambang Irawan di Bekasi kemarin lalu merupakan jalan bagi kami untuk berjuang lebih solid lagi. Tabiat licik dan dusta LDII telah terbongkar.
Penjara bukanlah akhir perjuangan kami. LDII malah membakar bara ummat. Ingat, ummat akan bergerak membubarkan anda!! Hati2 dengan cara2 picik anda berperang dengan ulama!
Berapa yang mampu anda bayar lagi kepada pengadilan??
Berapa banyak lagi gerombolan brutal anda yang akan menyerbu masjid2 dan menginjak2 alqur’an kami?
Berapa banyak lagi kata2 kotor yang akan anda keluarkan hanya untuk menggelandang ulama ke polisi??
Berapa banyak lagi siasat2 licik yang akan anda mainkan?
Tapi ingat!!! Allah Maha Tahu mana yg Haq mana yang bathil!!!
Penjara hanyalah mainan anda untuk menakut2i orang2 yang tidak paham, tidak bagi kami! Penjara hanyalah batu loncatan bagi kami untuk melecutkan perjuangan kami…!!
Terima kasih LDII. Semoga kita semua diliputi hidayah Allah selalu…
Bambang Irawan dipenjara?
Alhamdulillah.
kabar2 tentang Bambang Irawan sudah dipenjara, sudah mati, atau sedang sekarat selalu dihembuskan oleh orang2 LDII lewat amir2 mereka. Kemampuan mereka hanya sampai sini saja. Hembusan-hembusan kedustaan selalu mengalir tanpa mereka sadari lagi mana yang benar mana yang salah, hingga sudah menjadi karakter.
Bismillahirrohmanirrohim
Pantas saja Islam selalu tertindas, karena banyak umat islam yang masih sangat bodoh tidak mau mempergunakan akal pikiran yang diberikan Allah SWT.
mari sodaraku, kita bangun ISLAM, gunakan logika dan akal sehat untuk bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah, jangan gengsi mengakui kesalahan, dan terbuka kepada kebenaran, ANDA tidak mau disebut seperti abu jahal kan.
sekali lagi gunakan otak dan logika, segera bertobat mumpung masih ada kesempatan.
maaf kalo ada kata2 yg kurang berkenan, Astaghfirrullah..
orang yg mengamalkan firman Allah agar berfikir mendalam dan cerdas, insya Allah akan tersadarkan akan kesesatan LDII. Hal ini sudah banyak contoh kejadiannya. Alhamdulillah, sudah banyak yg bertaubat dari kesesatan LDII berkat hidayah dari Allah karena mereka berfikir mendalam. Mereka keluar dari belenggu pembodohan doktrin LDII. Karena mereka2 yg keluar ini, banyak belajar, bertanya, dan mengkaji Islam lebih dalam lagi. Mereka berani keluar dari pakem LDII yg melarang mereka membaca ataupun mengkaji ilmu2 di luar LDII.
Orang2 yg seperti inilah yg menggunakan OTAK dan LOGIKA mereka… dan membuka hati mereka untuk hidayah Allah.
Maka, kembalilah pada iman Islam yg lurus saudara-saudaraku…
Salam Takzim..
LDII Makin Berani, MUI Bungkam?
May 27, 2009 11:08 pm admin Artikel
LDII Makin Berani, MUI Bungkam?
Setelah berurusan dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dua ustadz terancam dijebloskan ke penjara. LDII makin berani, MUI bungkam. Ada apa?
Oleh Adhes Satria
LDII kini merasa punya peluru tajam untuk memberondong ustadz-ustadz yang telah mendakwahkan LDII sebagai salah satu aliran sesat di Indonesia. Yang jelas, sudah dua ustadz yang diseret LDII ke pengadilan. Selain ustadz Hajarullah Aswad, ustadz asal Tanjungpinang, LDII juga bernafsu menyeret ustadz Bambang Irawan Hafiluddin untuk dijebloskan ke dalam penjara.
Kasus ustadz Hajarullah bermula pada bulan Oktober 2007 lalu. Kala itu, pukul 07.00 WITA, ia mengisi ceramah dan dialog interaktif (talkshow) tentang aliran sesat di Radio Republik Indonesia (RRI) Riau. Saat itu sedang ramai membicarakan tentang aliran sesat al Qiyadah al-Islamiyah. Dalam ceramahnya, ia menyinggung aliran sesat lain seperti Ahmadiyah dan LDII. Untuk menyampaikan kesesatan LDII, Hajarullah menggunakan rujukan buku-buku resmi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) yang ditulis ustadz Amin Djamaluddin dan ustadz Hartono Ahmad Jaiz.
“Buku rujukan saya adalah buku terbitan LPPI yang dijual bebas di toko-toko buku. Bahkan buku itu diberi pengantar langsung oleh Ketua MUI, KH. Ali Yafie, ketika itu. Jika buku itu tidak dilarang oleh Kejaksaan Agung, kenapa saya dituntut. Kalau LDII tak suka, komplain saja langsung ke penulisnya,” begitu ustadz Hajarullah membela diri.
Anehnya – tanpa dimintai keterangan pendahuluan – oleh kepolisian, Hajarullah langsung ditetapkan sebagai tersangka. Ini membuat Hajarullah heran, dan segera melayangkan surat ke Mabes Polri. Tapi hingga kini tidak ada tanggapan. Maka sejak November 2008, ustadz Hajarullah menjalani proses hukum. Sampai tanggal 18 Februari 2009 lalu, sudah sekitar 12 kali ia menjalani persidangan.
Oleh LDII, ustadz Hajarullah dituduh melanggar pasal 156 KUHP yakni tindak pidana di muka umum menyatakan perasaan bermusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk Indonesia, dengan tuntutan pidana enam bulan penjara. Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun menuntut Hajarullah dengan kurungan enam bulan penjara (18/2). Tapi keanehan terjadi, Majelis Hakim malah memvonis ustadz tersebut dua tahun hukuman penjara. Berdasarkan sumber Sabili, ada indikasi ketua majelis hakim menerima “upeti” dari LDII, bilangannya antara Rp 50-150 juta.
Atas vonis hakim tersebut, pengacara Hajarullah menyatakan banding ke pengadilan tinggi di Pekanbaru. “Sampai sekarang, ustadz masih mengisi pengajian, belum dieksekusi,” ujar Dedi Sanjaya, rekan ustadz Hajarullah saat ditemui Sabili di Jakarta belum lama ini.
Dalam persidangan di PN Tanjungpinang, ada statement ketua majelis hakim sebelum memberi vonis di depan 487 ustadz yang sedang berdemo di Tanjungpinang. Mereka meliputi ketua masjid dan surau di seluruh Tanjungpinang: “Ini pembelajaran untuk seluruh ustadz, penceramah dan para dai agar tidak “vocal” dalam ceramahnya,” kata Hakim. Padahal, ulama punya kewajiban untuk menjelaskan mana hak dan mana batil. Yang menyimpang harus diluruskan.
Ketika ditanya, apa benar sikap berani LDII belakangan ini karena banyak orang LDII di birokrasi? “Nampaknya begitu. Indikasinya, dalam persidangan selalu ada yang berpakaian dinas, bahkan berseragam angkatan, dan pangkatnya lumayan tinggi. Mereka rutin datang setiap sidang,” imbuh Dedy.
Kasus Bambang Irawan
Sebelumnya (2006), kasus serupa juga dialami mantan aktivis Islam Jamaah (LDII) Bambang Irawan Hafiluddin. Ia diadukan bekas organisasi yang pernah ia geluti ini dengan tuduhan mencemarkan nama baik. Berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Bekasi, Bambang dikenai hukuman pidana penjara empat bulan. Bambang pun mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Bandung. Anehnya lagi, Pengadilan Tinggi Bandung malah menetapkan pidana penjara yang lebih lama, yakni enam bulan kurungan penjara.
Perjuangan ustadz Bambang mencari keadilan terus berlanjut. Ia dan kuasa hukumnya mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Tapi, pada 19 Februari 2009 lalu – berdasarkan putusan MA tanggal 28 April 2008 – PN Bekasi memberitahukan lewat surat resmi bahwa permohonan kasasi Bambang ditolak. Untuk keperluan pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung RI tertanggal 22 April 2009 lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bekasi telah mengeluarkan surat panggilan terpidana Bambang Irawan Hafiluddin.
Kuasa Hukum Bambang Irawan, H Abdul Chalim Soebri, SH menegaskan, pihaknya telah mengajukan permohonan penangguhan pelaksanaan putusan MA berupa Peninjauan Kembali (PK) dan grasi kepada Presiden RI melalui Pengadilan Negeri Bekasi pada tanggal 20 Februari 2009. Mengingat pengajuan grasi tersebut masih dalam proses hukum, kami berharap agar Kejaksaan Negeri Bekasi tidak melaksanakan putusan pengadilan dengan terburu-buru.
“Ada beberapa alasan diajukannya permohonan penundaan pelaksanaan putusan MA, diantaranya: proses hukum grasi sedang berjalan, klien kami bukan pelaku tindak pidana sadis sehingga putusan MA tak perlu tergesa-gesa. Kami menduga dan punya alasan kuat terhadap pelaksanaan putusan MA terkesan dipaksakan atas keinginan dan tekanan kelompok atau pihak tertentu,” kata Chalim saat dijumpai Sabili.
Sejak awal, Bambang memang tidak pernah memenuhi panggilan untuk hadir dalam persidangan. Jika panggilan ketiga tak juga hadir, pihak kejaksaan akan menjemput. “Ada indikasi LDII yang bernafsu untuk menjebloskan Bambang ke penjara. Saat ini kami masih menunggu proses grasi ke presiden, dan sampai kini belum ada tanggapan. Yang jelas, ada aroma kepentingan politik dalam kasus Bambang,” tukas Chalim.
Chalim berharap dukungan umat Islam untuk melawan arogansi LDII yang makin berani. Untuk itu MUI diharapkan segera menjelaskan kepada umat dan pemerintah tentang kesesatan LDII. “MUI jangan bungkam, jangan menunggu kerusuhan lebih luas lagi. Ini menyangkut akidah yang harus diluruskan.”
MUI Bungkam
Saat dimintai komentarnya tentang kasus yang menimpa ustadz Hajarullah Aswad dan Bambang Irawan, Ketua LPPI Amin Djamaluddin pun mengaku bingung. “Saya sudah sampaikan saat menjadi saksi di pengadilan, bahwa yang menulis buku kesesatan LDII itu saya. Bahkan buku itu dijual bebas di toko buku mana pun ada. Datanya pun saya pertanggungjawabkan. Jadi seharusnya saya yang dituntut, bukan yang membaca. Kalau yang baca dituntut, berapa banyak yang akan dituntut LDII?” Ujar Amin.
Peneliti aliran sesat Ustadz Hartono Ahmad Jaiz tak memungkiri, LDII belakangan ini makin berani saja. Kenapa kian berani? Pertama, kehadiran KH Ma’ruf Amin, Ketua Komisi Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) pada acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII yang berlangsung di Balai-Kartini-Jakarta, Selasa 6 Maret 2007, kendati atas nama pribadi. Padahal, MUI telah mengeluarkan ketetapan bagi seluruh pengurusnya berupa larangan menghadiri acara-acara yang diselenggarakan LDII. Alasannya, MUI tetap menyatakan LDII sebagai aliran sesat, meski mereka telah mengampanyekan LDII sudah berubah dengan paradigma barunya.
Kedua, kehadiran Jusuf Kalla (JK) Ketua Umum Golkar dan Wakil Presiden RI di markas LDII Kediri, Jawa Timur, pada 23 Januari 2009 lalu. Kehadiran Jusuf Kalla saat itu untuk meresmikan masjid dan menara pondok Pesantren LDII Burengan, Kediri. JK juga meminta dukungan LDII dalam pemilu legislatif dan pilpres mendatang. “Di LDII ini serasa rumah sendiri, untuk itu saya sebagai Ketua Umum Golkar dan Wapres meminta dukungan bapak-bapak pimpinan ponpes Burengan dan pengurus DPP LDII dalam pemilu dan pilpres mendatang,” pinta JK.
Ketiga, beberapa waktu lalu (16/1), MUI Provinsi DKI Jakarta membuka Pelatihan Pembekalan Kader Dai – Da’iyah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi DKI Jakarta di Aula Yayasan Minhajurrosidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Yang sangat disesalkan, ada oknum pengurus MUI yang sedang meneliti LDII, malah difasilitasi LDII, mulai dari tiket pesawat terbang, hotel hingga uang saku. Malah dalam ijtima’ ulama Komisi Fatwa MUI di Padang Panjang – entah diundang atau tidak – LDII terdaftar dalam buku hadir terbitaan MUI Pusat. “Saya protes keras dan minta klarifikasi, sejak kapan urusan LDII dengan MUI selesai. Mana bukti ini sudah selesai?” tanya Amin Djamaluddin.
Ketika ustadz Bambang dan Hajarullah teriak untuk meminta dukungan umat Islam, khususnya MUI, tak satu pun pengurus MUI yang bergeming alias bungkam. Saat dikonfirmasi Sabili, ihwal MUI tak bersuara menyikapi kasus ini, Ketua MUI KH Cholil Ridwan menegaskan, pihak MUI masih menunggu kedua ustadz itu datang ke MUI.
Kita tak ingin ada pengurus MUI yang pura-pura tidak tahu. Melayani umat, tidak harus menunggu. Kita juga berharap, tuntutan LDII terhadap dua ustadz yang dizalimi, tak membuat para pendakwah melemah. ■
Sumber: http://sabili.co.id/index.php/200905261782/Liputan/LDII-Makin-Berani-MUI-Bungkam.htm
Wahai umat Islam janganlah berpecah belah. Jalankan kepercayaanmu jangan saling mencela.
marilah kita bersatu demi NKRI islam indah, islam rahmatan lil alamin NKRI harga mati…pancasila dasar NKRI maju terusss…bulatkan hati kita menjaga keutuhan NKRI, sekali lagi NKRI harga mati…!!!