• Blog Stats

    • 37,603,306 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • Artikel Terbanyak Dibaca

  • arsip artikel

  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

—————–

Mengirimkan sms ucapan selamat hari ulang tahun atau sms ultah atau dalam bahasa malaysianya sms hari jadi mungkin sudah menjadi kebiasaan kita setiap ada teman kita yang sedang ulang tahun ataupun sahabat kita yang sedang ulang tahun. Kita jarang berpikir bagaimanakah sebenarnya hukum merayakan ultah atau ulang tahun ini dalam ajaran islam. Jika ada yang melarang kita mengirim sms ulang tahun atau sms ucapan selamat ulang tahun mungkin kita segera membantahnya dan mengatakan bahwa merayakan ulang tahun hanyalah hal sepele yang tidak perlu diharamkan, atau kita mengatakan bahwa hari ulang tahun hanyalah masalah budaya yang tidak perlu lagi diperdebatkan mengenai kehalalannya. Atau mungkin kita akan bilang bahwa tidak ada ayat al quran maupun hadits yang secara eksplisit menyebutkan larangan merayakan hari ulang tahun, dan kalaupun ada ayat al quran dan hadits yang digunakan sebagai dalil mengenai haramnya perayaan ulang tahun dan juga sms ucapan selamat hari ulang tahun mungkin kita menganggapnya bukan dalil yang tegas dan hanya dalil yang bersifat relatif yang masih debatable.

Sebenarnya bagaimanakah pandangan islam mengenai sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday ?

Haramkah mengirimkan sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday ?

Setujukah kita jika dilarang mengirimkan sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday ?

Saya sendiri memilih sebaiknya tidak mengirimkan sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday sebagai pengamalan prinsip meninggalkan hal-hal syubhat (meninggalkan hal-hal yang diragukan kehalalannya dan mencukupkan diri dengan perkara-perkara yang halal saja sebagaimana yang secara impilsit terkandung dalam beberapa hadits)

Lagipula apa ruginya jika kita tidak merayakan ulang tahun dan tidak mengirimkan sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday kepada teman-teman kita yang berulang tahun. Kita bisa menggantinya dengan memberikan hadiah kepada teman-teman kita minimal setahun sekali tanpa perlu dihubungkan dengan momen ulang tahun, karena memberikan hadiah kepada orang lain memang sangat dianjurkan nabi.

Patut diingat bahwa segala sesuatu itu harus diserahkan kepada ahlinya. Kita hanyalah orang awam dan pengetahuan agama kita masih dangkal, maka masalah ini sebaiknya diserahkan kepada para ulama karena merekalah yang paling kompeten dalam memnentukan halal dan haram. Dalam masalah kedokteran pasti kita mengikuti pendapat para dokter, dalam masalah hukum kita tidak mengikuti dokter tapi mengikuti apa kata para pakar hukum. Dan dalam masalah arsitektur tentu kita mengikuti para arsitek, bukan para pakar hukum. Maka dalam masalah agama sudah selayaknya kita mengikuti apa kata para ulama.

Bisa dibilang bahwa para ulama yang melarang perayaan ulang tahun terutama adalah para ulama arab saudi, atau para ulama diseluruh dunia yang beraliran salafy/wahaby/ahlus sunnah waljamaah.

berikut ini contoh fatwa ulama yang melarang perayaan ulang tahun:

————————————-

Merayakan Hari Lahir dan Ulang Tahun

Tanya : Bagaimana hukum yang berkaitan dengan perayaan hari ulang tahun perkawinan dan hari lahir anak-anak ?

Jawaban : Tidak pernah ada (dalam syar’iat tentang) perayaan dalam Islam kecuali hari Jum’at yang merupakan Ied (hari Raya) setiap pekan, dan hari pertama bulan Syawaal yang disebut hari Ied al-Fitr dan hari kesepuluh Dzulhijjah atau disebut Ied Al-Adhaa – atau sering disebut hari ‘ Ied Arafah – untuk orang yang berhaji di ‘Arafah dan hari Tasyriq (tanggal ke 11, 12, 13 bulan Dzul-Hijjah) yang merupakan hari ‘Ied yang menyertai hari Iedhul ‘Adhaa.

Perihal hari lahir orang-orang atau anak-anak atau hari ultah perkawinan dan semacamnya, semua ini tidak disyariatkan dalam (Islam) dan merupakan bid’ah yang sesat. (Syaikh Muhammad Salih Al ‘ Utsaimin)

Sumber :
Al-Bid’u wal-Muhdatsaat wa maa laa Asla Lahu- Halaman 224; Fataawa fadhilatusy-Syaikh Muhammad As-Saalih Al-‘Utsaimin- Jilid 2, Halaman 302.

(Diterjemahkan dari http://www.fatwa-online.com/fataawa/innovations/celebrations/cel003/0010428_1.htm)
http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=442

———————————————————

sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

About these ads

25 Tanggapan

  1. http://ainuamri.blogspot.com/

    HUKUM MERAYAKAN HARI ULANG TAHUN

    Oleh
    Syaikh Abdul Aziz bin Baz

    Pertanyaan.
    Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : “Apa hukum merayakan hari ulang tahun ?”.

    Jawaban.
    Merayakan hari ulang tahun tidak ada dasarnya sama sekali di dalam syari’at yang suci ini, bahkan termasuk perbuatan bid’ah, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    “Artinya : Barangsiapa mengada-ada dalam perkara (agama) kita ini yang bukan bagian darinya, maka perbuatan itu tertolak”.

    Dalam lafazh Imam Muslim dan dikomentari oleh Imam Al-Bukhari di dalam
    Shahih-nya disebutkan.

    “Artinya : Barangsiapa mengerjakan suatu perbuatan (dalam agama) yang tidak ada perintah dari kami, maka perbuatan tersebut tertolak”.

    Yang telah diketahui bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mengadakan perayaan ulang tahun selama hidupnya, tidak pernah memerintahkan-pun tidak ada dari sahabat yang melakukannya. Demikian pula para Al-Khulafaur Rasyidun, para sahabat Nabi semuanya tidak pernah mengerjakan perbuatan itu, padahal mereka adalah manusia paling tahu terhadap sunnah-sunnah Nabi dan manusia yang paling disukai oleh Nabi serta paling gemar mengikuti setiap apa yang diajarkan oleh Nabi. Jika perayaan ulang tahun disyari’atkan, tentu mereka melakukannya. Demikian para ulama terdahulu, tidak ada yang mengerjakannya, tidak pula memerintahkannya.

    Dengan demikian bisa dipahami bahwa perbuatan tersebut bukan dari syari’at yang dibawa oleh Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kami bersaksi atas Allah Subhanahu wa Ta’ala dan semua kaum muslimin, seandainya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakannya atau memerintahkannya, atau para sahabat melakukannya, niscaya kami akan mengerjakannya pula dan mengajak untuk mengerjakannya. Karena kami, alhamdulillah paling senang mengikuti sunnahnya dan mengagungkan perintahnya. Kita mohonkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar tetap teguh dalam kebenaran dan selamat dari apa yang menyalahi syari’at Allah yang suci, sesungguhnya Dia Mahabaik dan Mahamulia. [Fatawa Mar'ah, 2/10]

    [Disalin dari kitab Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, Fatwa-Fatwa Tentang Wanita-3, hal 290-291 Darul Haq]

    http://www.almanhaj.or.id

    ==============================================================================
    sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

    jangan mengirimkan sms-sms ulang tahun seperti:

    ucapan selamat ulang tahun untuk pacar , teman , sahabat , keluarga , cewek , cowok , kekasih , orang yang tercinta

    selamat merayakan ulang tahun terbaru
    selamat hari ulang tahun
    selamat ultah
    selamat merayakan ultah
    selamat merayakan hari ultah
    selamat berulang tahun
    selamat ulangtahun
    selamat ulang tahun romantis
    selamat ulang tahun lucu
    selamat ulang tahun unik
    selamat ulang tahun gokil
    selamat ulang tahun lebay
    selamat ultah romantis
    selamat ultah lucu
    selamat ultah unik
    selamat ultah gokil
    selamat ultah indah

    ucapan met ulang tahun terbaru
    met merayakan ulang tahun
    met hari ulang tahun
    met ultah
    met merayakan ultah
    met merayakan hari ultah
    met berulang tahun
    met ulangtahun
    met ulang tahun romantis
    met ulang tahun lucu
    met ulang tahun unik
    met ulang tahun gokil
    met ulang tahun lebay
    met ultah romantis
    met ultah lucu
    met ultah unik
    met ultah gokil
    met ultah indah

  2. http://ainuamri.blogspot.com/

    PERINGATAN HARI KELAHIRAN (ULANG TAHUN)

    Oleh
    Syaikh Abdul Aiz bin Abdullah bin Baz

    Pertanyaan:
    Syaikh Abdul Aiz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa hukum perayaan setelah setahun atau dua tahun atau lebih umpamanya, atau kurang, sejak kelahiran seseorang, yaitu yang disebut dengan istilah ulang tahun atau tolak bala. Dan apa hukum menghadiri pesta perayaan-perayaan tersebut. Jika seseorang diundang menghadirinya, apakah wajib memenuhinya atau tidak? Kami mohon jawabannya, semoga Allah membalas Syaikh dengan balasan pahala.

    Jawaban:
    Dalil-dalil syari’at dari Al-Kitab dan As-Sunnah telah menunjukkan bahwa peringatan hari kelahiran termasuk bid’ah yang diada-adakan dalam agama dan tidak ada asalnya dalam syari’at yang suci, maka tidak boleh memenuhi undangannya karena hal itu merupakan pengukuhan terhadap bid’ah dan mendorong pelaksanaannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman,

    “Artinya : Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah.” [Asy-Syura: 21]

    Dalam ayat lain disebutkan,

    “Artinya : Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syari’at (peraturan) dari urusan agama itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka sekali-kali tidak akan dapat menolak dari kamu sedikitpun dari (siksaan) Allah. Dan sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain, dan Allah adalah pelindung orang-orang yang bertaqwa.” [Al-Jatsiyah: 18-19]

    Dalam ayat lainnya lagi disebutkan,

    “Artinya : Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya).” [Al-A'raf : 3]

    Diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda,

    “Artinya : Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan maka ia tertolak.” [1]

    Dalam hadits lainnya beliau bersabda,

    “Artinya ; Sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad Saw, seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan dan setiap hal baru adalah sesat.” [2]

    Dan masih banyak lagi hadits-hadits lain yang semakna.

    Di samping perayaan-perayaan ini termasuk bid’ah yang tidak ada asalnya dalam syari’at, juga mengandung tasyabbuh (menyerupai) kaum Yahudi dan Nashrani yang biasa menyelenggarakan peringatan hari kelahiran, sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan agar tidak meniru dan mengikuti cara mereka, sebagaimana sabda beliau,

    “Artinya : Kalian pasti akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal dengan sejengkal dan sehasta dengan sehasta, sampai-sampai, seandainya mereka masuk ke dalam sarang biaivak pun kalian mengikuti mereka.” Kami katakan, “Ya Rasulullah, itu kaum Yahudi dan Nashrani?” Beliau berkata, “Siapa lagi.” [3]

    Makna ‘siapa lagi’ artinya mereka itulah yang dimaksud dalam perkataan ini. Kemudian dari itu, dalam hadits lain beliau bersabda,

    “Artinya : Barangsiapa menyerupai suatu kaum, berarti ia termasuk golongan mereka” [4]
    Dan masih banyak lagi hadits-hadits lain yang semakna.

    Semoga Allah menunjukkan kita semua kepada yang diridhai-Nya.

    [Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutannawwi’ah, juz 4, hal. 283]

    [Disalin dari kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al Masa’il Al-Ashriyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penyusun Khalid Al-Juraisiy, Penerjemah Musthofa Aini, Penerbit Darul Haq]
    __________
    Foote Note
    [1]. Dikeluarkan oleh Imam Muslim dalam Al-Aqdhiyah (18-1718). Al-Bukhari menganggapnya mu’allaq dalam Al-Buyu’ dan Al-I’tisham.
    [2]. Dikeluarkan oleh Imam Muslim dalam Al-Jumu’ah (867).
    [3]. Dikeluarkan oleh Al-Bukhari dan Muslim: Al-Bukhari dalam Ahaditsul Anbiya’ (3456). Muslim dalam Al-‘Ilm (2669).
    [4]. Ahmad (5094, 5634). Abu Dawud (4031)..

    Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/294/slash/0

    ==============================================================================
    sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

    jangan mengirimkan sms-sms ulang tahun seperti:

    ucapan selamat ulang tahun untuk pacar , teman , sahabat , keluarga , cewek , cowok , kekasih , orang yang tercinta

    selamat merayakan ulang tahun terbaru
    selamat hari ulang tahun
    selamat ultah
    selamat merayakan ultah
    selamat merayakan hari ultah
    selamat berulang tahun
    selamat ulangtahun
    selamat ulang tahun romantis
    selamat ulang tahun lucu
    selamat ulang tahun unik
    selamat ulang tahun gokil
    selamat ulang tahun lebay
    selamat ultah romantis
    selamat ultah lucu
    selamat ultah unik
    selamat ultah gokil
    selamat ultah indah

    ucapan met ulang tahun terbaru
    met merayakan ulang tahun
    met hari ulang tahun
    met ultah
    met merayakan ultah
    met merayakan hari ultah
    met berulang tahun
    met ulangtahun
    met ulang tahun romantis
    met ulang tahun lucu
    met ulang tahun unik
    met ulang tahun gokil
    met ulang tahun lebay
    met ultah romantis
    met ultah lucu
    met ultah unik
    met ultah gokil
    met ultah indah

  3. http://ainuamri.blogspot.com/

    PERAYAAN HARI KELAHIRAN (ULANG TAHUN)

    Oleh
    Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

    Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya serta mereka yang mengikuti jejak langkahnya. Amma ba’d.

    Saya telah mengkaji makalah yang diterbitkan oleh koran Al-Madinah yang terbit pada hari Senin, tanggal 28/12/1410 H. Isinya menyebutkan bahwa saudara Jamal Muhammad Al-Qadhi, pernah menyaksikan program Abna’ Al-Islam yang disiarkan oleh televisi Saudi yang menayangkan acara yang mencakup perayaan hari kelahiran. Saudara Jamal menanyakan, apakah perayaan hari kelahiran dibolehkan Islam? dst.

    Jawaban.
    Tidak diragukan lagi bahwa Allah telah mensyari’atkan dua hari raya bagi kaum muslimin, yang pada kedua hari tersebut mereka berkumpul untuk berdzikir dan shalat, yaitu hari raya ledul Fitri dan ledul Adha sebagai pengganti hari raya-hari raya jahiliyah. Di samping itu Allah pun mensyari’atkan hari raya-hari raya lainnya yang mengandung berbagai dzikir dan ibadah, seperti hari Jum’at, hari Arafah dan hari-hari tasyriq. Namun Allah tidak mensyari’atkan perayaan hari kelahiran, tidak untuk kelahiran Nabi dan tidak pula untuk yang lainnya. Bahkan dalil-dalil syar’i dari Al-Kitab dan As-Sunnah menunjukkan bahwa perayaan-perayaan hari kelahiran merupakan bid’ah dalam agama dan termasuk tasyabbuh (menyerupai) musuh-musuh Allah dari kalangan Yahudi, Nashrani dan lainnya. Maka yang wajib atas para pemeluk Islam untuk meninggalkannya, mewaspadainya, mengingkarinya terhadap yang melakukannya dan tidak menyebarkan atau menyiarkan apa-apa yang dapat mendorong pelaksanaannya atau mengesankan pembolehannya baik di radio, media cetak maupun televisi, berdasarkan sabda Nabi Saw dalam sebuah hadits shahih.

    “Artinya : Barangsiapa membuat sesuatu yang baru dalam urusan kami (dalam Islam) yang tidak terdapat (tuntunan) padanya, maka ia tertolak.” [1]

    Dan sabda beliau,
    “Artinya : Barangsiapa yang melakukan suatu amal yang tidak kami perintahkan maka ia tertolak.”[2]

    Dikeluarkan oleh Muslim dalam kitab Shahihnya dan dianggap mu’allaq oleh Al-Bukhari namun ia menguatkannya.

    Kemudian disebutkan dalam Shahih Muslim dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa dalam salah satu khutbah Jum’at beliau mengatakan.
    “Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, seburuk-buruk perkara adalah hal-hal baru yang diada-adakan dan setiap hal baru adalah sesat.”[3]

    Dan masih banyak lagi hadits-hadits lainnya yang semakna. Disebutkan pula dalam Musnad Ahmad dengan isnad jayyid dari Ibnu Umar , bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    “Artinya : Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, berarti ia dari golongan mereka.”[4]

    Dalam Ash-Shahihain disebutkan, dari Abu Sa’id Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda.

    “Artinya : Kalian pasti akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, bahkan, seandainya mereka masuk ke dalam sarang biawak pun kalian mengikuti mereka.” Kami bertanya, “Ya Rasulullah, itu kaum Yahudi dan Nashrani?” Beliau berkata, “Siapa lagi.”[5]

    Masih banyak lagi hadits-hadits lainnya yang semakna dengan ini, semuanya menunjukkan kewajiban untuk waspada agar tidak menyerupai musuh-musuh Allah dalam perayaan-perayaan mereka dan lainnya. Makhluk paling mulia dan paling utama, Nabi kita Muhammad, tidak pernah merayakan hari kelahirannya semasa hidupnya, tidak pula para sahabat beliau pun, dan tidak juga para tabi’in yang mengikuti jejak langkah mereka dengan kebaikan pada tiga generasi pertama yang diutamakan. Seandainya perayaan hari kelahiran Nabi, atau lainnya, merupakan perbuatan baik, tentulah para sahabat dan tabi’in sudah lebih dulu melaksanakannya daripada kita, dan sudah barang tentu Nabi Saw mengajarkan kepada umatnya dan menganjurkan mereka merayakannya atau beliau sendiri melaksanakannya. Namun ternyata tidak demikian, maka kita pun tahu, bahwa perayaan hari kelahiran termasuk bid’ah, termasuk hal baru yang diada-adakan dalam agama yang harus ditinggalkan dan diwaspadai, sebagai pelaksanaan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perintah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Sebagian ahli ilmu menyebutkan, bahwa yang pertama kali mengadakan perayaan hari kelahiran ini adalah golongan Syi’ah Fathimiyah pada abad keempat, kemudian diikuti oleh sebagian orang yang berafiliasi kepada As-Sunnah karena tidak tahu dan karena meniru mereka, atau meniru kaum Yahudi dan Nashrani, kemudian bid’ah ini menyebar ke masyarakat lainnya. Seharusnya para ulama kaum muslimin menjelaskan hukum Allah dalam bid’ah-bid’ah ini, mengingkarinya dan memperingatkan bahayanya, karena keberadaannya melahirkan kerusakan besar, tersebarnya bid’ah-bid’ah dan tertutupnya sunnah-sunnah. Di samping itu, terkandung tasyabbuh (penyerupaan) dengan musuh-musuh Allah dari golongan Yahudi, Nashrani dan golongan-golongan kafir lainnya yang terbiasa menyelenggarakan perayaan-perayaan semacam itu. Para ahli dahulu dan kini telah menulis dan menjelaskan hukum Allah mengenai bid’ah-bid’ah ini. Semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan dan menjadikan kita semua termasuk orang-orang yang mengikuti mereka dengan kebaikan.

    Pada kesempatan yang singkat ini, kami bermaksud mengingatkan kepada para pembaca tentang bid’ah ini agar mereka benar-benar mengetahui. Dan mengenai masalah ini telah diterbitkan tulisan yang panjang dan diedarkan melalui media cetak-media cetak lokal dan lainnya. Tidak diragukan lagi, bahwa wajib atas para pejabat pemerintahan kita dan kementrian penerangan secara khusus serta para penguasa di negara-negara Islam, untuk mencegah penyebaran bid’ah-bid’ah ini dan propagandanya atau penyebaran sesuatu yang mengesankan pembolehannya. Semua ini sebagai pelaksanaan perintah loyal terhadap Allah dan para hambaNya, dan sebagai pelaksanaan perintah yang diwajibkan Allah, yaitu mengingkari kemungkaran serta turut dalam memperbaiki kondisi kaum muslimin dan membersihkannya dari hal-hal yang menyelisihi syari’at yang suci. Hanya Allah lah tempat meminta dengan nama-namaNya yang baik dan sifat-sifat-Nya yang luhur, semoga Allah memperbaiki kondisi kaum muslimin dan menunjuki mereka agar berpegang teguh dengan KitabNya dan Sunnah NabiNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam serta waspada dari segala sesuatu yang menyelisihi keduanya. Dan semoga Allah memperbaiki para pemimpin mereka dan menunjuki mereka agar menerapkan syari’at Allah pada hamba hambaNya serta memerangi segala sesuatu yang menyelisihinya. Sesungguhnya Allah Maha kuasa atas hal itu.

    Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya

    [Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, juz 4.hal.81]

    [Disalin dari kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al Masa’il Al-Ashriyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, Edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penyusun Khalid Al-Juraisiy, Penerjemah Musthofa Aini, Penerbit Darul Haq]
    __________
    Foote Note
    [1]. Muttafaq ‘Alaih: Al-Bukhari dalam Ash-Shulh (2697). Muslim dalam Al-Aqdhiyah (1718).
    [2]. Al-Bukhari menganggapnya mu’allaq dalam Al-Buyu’ dan Al-I’tisham. Imam Muslim menyambungnya dalam Al-Aqdhiyah (18-1718).
    [3]. HR. Muslim dalam Al-Jumu’ah (867).
    [4]. HR. Abu Dawud (4031), Ahmad (5093, 5094, 5634).
    [5]. HR. AI-Bukhari dalam Al-I’tisham bil Kitab was Sunnah (7320). Muslim dalam Al-Ilm (2669).

    Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/498/slash/0

    sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

    jangan mengirimkan sms-sms ulang tahun

  4. kadang kita menulis puisi dan mengirimkan puisi pada hari jadi hanya sekedar memberi perhatian aja. tidak ada unsur apapun…hanya mengingatkan bahwa pada hari ini aku pernah dilahirkan….

    trims.

  5. salam kenal and salam budaya, kalu menurut aku, itu tergantung pada pihak masing-masing, ada yang suka dan sebaliknya, tapi ku suka gaya lho berkreasi……
    terus…….
    terus……
    dan teruslah berkreasi…….
    selagi masih hidup didunia…..
    okey!………
    wasalam…….

  6. Ini sebenarnya mbbahas maslah ulang tahun atau sms ultah sichhhhh

    Kalo ulang tahun gak boleh berarti gak boleh juga donk milad…………padahal hampir semua ormas islam merayakannya termasuk ormas islam yang sok Suci…………………Apa benar Rasul tidak merayakan hari kelahiranya? Terus bagaimana kedudukan puasa senin kamis tersebut…………………….

  7. aq kpan xa dpt pasangan hik

  8. Hai salam kenal buat semua penggemar blog ini
    hubung

  9. Hai salam kenal buat semua penggemar blog ini

  10. @ Om Shani: yg jelas puasa senin kamis ngak ada hubungannya dengan kelahiran Rasulullah SAW.

    Diriwayatkan dari Usamah bin Zaid radhiyallaHu `anHu, dia berkata,

    “Sesungguhnya Rasulullah selalu berpuasa pada Hari Senin dan Kamis, manakala beliau ditanya tentang hal tersebut, beliau menjawab, `Sesungguhnya amal-amal hamba dihadapkan pada hari Senin dan Kamis'” (HR. Abu Dawud no. 2419, dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 2127)

    Mengenai Ucapan Ultah, Penulis sendiri sudah sangat jelas menuliskan satu hadist yg menjadikan salah satu alasan kenapa ngak boleh merayakan ultah,

    “Artinya : Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, berarti ia dari golongan mereka.”[HR. Abu Dawud (4031), Ahmad (5093, 5094, 5634).]

    Milad? sebenarnya sama aja dengan ulang tahun cuma arabnya Milad. Ingat Islam memang lahir di arab tapi bukan berarti arab adalah islam.

    Trus gimana dengan ormas islam yg suka ber “Milad”?
    Inilah fungsinya blog yg bermanfaat sepeti ini untuk membantu menginformasikan apa yang hak ,apa yang bathil.

    Wallahu’alam

  11. Assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Terima kasih atas Infonya,
    Tapi ada sesuatu yang ingin saya tanyakan…dan saya bisa berterima kasih apa bila jawaban bisa dikirim melalui email ato lainnya..

    “Bagaimana dengan Perayaan Maulud Nabi SAW? apa hukumnya? bagaimana pula jika kita bersyukur atas usia yang sudah di anugerahi Allah SWT?kan ga semua manusia bisa melewati umur 1th..2th..3th…4th..dst, dan rasa syukur itu kita lakukan dengan cara makan-makan?”
    kalo bisa sekalian dalil dan hadist nya..!!

    sekian terima kasih..mohon maaf atas jika ada salah kalimat.

    Wassalamu’alaikum wr.wb.

  12. Assalamu’alaikum Wr.Wb….
    aku pengen punya blog, neh…
    tp takut bid`ah….

    hehehehehe…

  13. sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

    jangan mengirimkan sms-sms ulang tahun

  14. gimana hukum merayakan maulid Nabi Muhamad s.a.w

  15. halal lh..

  16. sbenarX Qta sbg Umat IslAM blh g’ seeeecHHH….. MENGaDakaN b’dAy pArTy………..?????

  17. ada yang tau ga tempat fitness di bandung dimana aja??? pliss tolong kasih tau….

  18. askum…salam kenal buat blog ini……..
    kenalin aku viera……..
    bage temen2 yang punya facebook add aku ya di…..
    viera_ananta@yahoo.co.id
    thanks ya…………………………….

  19. Maulid Nabi gmn?

  20. saya sangat sependapat dengan blog ini,karena ini adalah kebenaran.lillahi taala

  21. Hayyy………gw pengen tau apa hukumnya jika orang tdk mlksnkan puasa sunat

  22. situs mantan kyai NU: http://www.mantankyainu.blogspot.com

    dalil haramnya musik: http://www.jauhilahmusik.wordpress.com

    sms ultah – sms ulang tahun – sms ucapan selamat hari ulang tahun – sms ucapan selamat hari jadi – sms hari jadi – sms birthday – sms ucapan selamat hari ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra – sms ulang tahun romantis lucu unik gokil indah mesra

    jangan mengirimkan sms-sms ulang tahun seperti:

    ucapan selamat ulang tahun untuk pacar , teman , sahabat , keluarga , cewek , cowok , kekasih , orang yang tercinta

    selamat merayakan ulang tahun terbaru
    selamat hari ulang tahun
    selamat ultah
    selamat merayakan ultah
    selamat merayakan hari ultah
    selamat berulang tahun
    selamat ulangtahun
    selamat ulang tahun romantis
    selamat ulang tahun lucu
    selamat ulang tahun unik
    selamat ulang tahun gokil
    selamat ulang tahun lebay
    selamat ultah romantis
    selamat ultah lucu
    selamat ultah unik
    selamat ultah gokil
    selamat ultah indah

    ucapan met ulang tahun terbaru
    met merayakan ulang tahun
    met hari ulang tahun
    met ultah
    met merayakan ultah
    met merayakan hari ultah
    met berulang tahun
    met ulangtahun
    met ulang tahun romantis
    met ulang tahun lucu
    met ulang tahun unik
    met ulang tahun gokil
    met ulang tahun lebay
    met ultah romantis
    met ultah lucu
    met ultah unik
    met ultah gokil
    met ultah indah

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 296 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: