• Blog Stats

    • 36,979,474 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbanyak Dibaca

  • kategori artikel

  • arsip artikel

  • bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB:

    ========================================== bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB: iz_chech@yahoo.com , bagas_rara@yahoo.co.id , ainuamri2@gmail.com , dameyra@yahoo.com eone_cakep50@yahoo.com ==============================
  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

    Wahai Kaum Muslim, Telah nyata kebencian dan makar kaum kafir untuk menghancurkan Islam dan umatnya. Mereka telah melakukan konspirasi canggih dan rapi untuk mengubur Islam. Mereka terus terjaga dan berpikir keras siang-malam untuk mencari dan mencoba cara-cara terbaru untuk menghancurkan Islam. Mereka bahu-membahu dan terus bekerjasama memikirkan bagaimana merusak Islam. Mereka tak segan-segan melakukan teror, intimidasi, hingga serangan fisik dalam rangka meluluhlantakkan Islam dan umatnya. Akankah kita berdiam diri? Ridhakah kita menyaksikan Islam diinjak-injak dan dihinakan? ---------------------------------------------------------- Wahai Kaum Muslim, Islam akan terselamatkan jika kita semua berpegang teguh dengan syariat Islam, insya allah. Artinya, kita tidak hanya meyakini Islam sebatas bibir semata. Lebih jauh, kita harus menerapkan syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan kita; baik dalam ibadah ritual yang biasa kita laksanakan maupun dalam bidang akhlak dan muamalah—seperti politik, ekonomi, sosial, pendidikan, dan sebagainya. ------------------------------------------------------------ Di samping itu, harus ada institusi negara (Khilafah) yang melindungi seluruh kepentingan umat Islam. Dengan institusi inilah seluruh syariat Islam akan diterapkan secara sempurna sehingga akidah umat dapat terselamatkan. Marilah kita bahu-membahu, mencurahkan pikiran dan tenaga kita demi tegaknya Khilafah Islamiyah. ---------------------------------------------------------- Sesungguhnya barat tidak memandang kita dengan dua kaca mata, namun hanya satu kaca mata saja, yaitu kacamata fanatik buta, kedengkian dan kezhaliman yang nyata terhadap kaum muslimin. Tatkala Islam tegak dengan tanpa mempermasalahkan batas-batas wilayah, bersatu dalam amal serta telah rekat persatuannya maka tiba-tiba saja mereka merobek-robek dan mencerai beraikan kita. ================================================
  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Kriteria Calon Suami Ideal – JODOH DALAM PANDANGAN ISLAM

Pada saat Al-hasan bin ali ditanya oleh ssorg ttg kpd siapakah puterinya dinikahkan,beliau mjwb,”Dengan laki2 y bertaqwa kpd Alloh,sebab ia akan mencintai puterimu dan memuliakanya. jikalau ia marah padanya,niscaya ia takkan menzhalimi puterimu.
=========
Seseorg bertanya kpd ayah’Abdullah Ibnul Mubarak,”wahai mubarak,kpd siapa puteriku dinikahkan?”mubarak mjwb,”kaum jahiliyah menikahkan dng sebab kedudukan,kaum yahudi menikahkan dng sebab harta,kaum Nasrani menikahkan dng sebab ketampanan,mk ummat (islam) ini menikahkan dng sebab agama”
========
Nabi berpesan,”Apabila datang kpd kalian laki2 y kalian ridhai agama dan akhlaknya,maka nikahkanlah ia (dng puteri kalian).sebab jk tdk,mk akan tjd fitnah dbumi dan kerusakan y besar”(HR At-Tirmidzi)
=
====================================================
-
-
-
-
-
“Berikan Aku 10 pemuda, maka aku akan mengguncang dunia!”
(Ir. Soekarno)
 
Jadi, ingat contreng PKS no.8 ya!!
PKS itu no.8 ~ No. 8 itu PKS
 
ajak kawan,sodara,kluarga,tetangga,smuanya..
utk contreng PKS..
 
InsyaAlloh PKS bersama wakil2nya
di parlemen & pemerintahan akan slalu
BERSIH,PEDULI dan PROFESIONAL
dalam membangun & menyejahterakan negeri ini
 
jika anda sepakat dg kami, maka dukunglah kami
 
jika anda setuju dg kami, bergabunglah dg kami
 
jika anda ragu dg kami, lihatlah kiprah & pikiran kami
 
jika anda membenci kami,insyaAlloh kami akan tetap memperjuangkan anda
 
PKS…
Partai Kita Semua
situs PKS:
===
About these ads

13 Tanggapan

  1. Carilah jodoh beragama, sabda Rasulullah s.a.w

    bahasa malaysia

    Rasulullah s.a.w pernah bersabda, “Seorang wanita itu dinikahi kerana empat; kerana harta, kerana keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka hendaklah diutamakan yang beragama, nescaya kamu berbahagia.”Hadith ini telah diriwayatkan oleh kedua-kedua Imam Bukhari dan Imam Muslim dalam kitab sahih mereka serta imam hadis yang lain.

    Ada empat nilai dan ciri wanita yang dipilih untuk dijadikan pasangan jodoh bagi lelaki. Meninjau hadis ini, terpantul beberapa pertanyaan di fikiran kita. Antaranya, apakah kaum wanita tidak berhak membuat pilihan yang sama?

    Sedangkan al-Quran meletakkan kedudukan lelaki dan wanita itu sama. Dan, beza fizikal serta mental antara mereka itulah yang menyebabkan wujudnya beberapa perbezaan, cara syariat antara mereka.
    Timbul persoalan.. apakah wanita tidak memiliki hak yang sama untuk memilih pasangan mereka berdasarkan keempat-empat ciri itu? Contohnya, mereka sendiri berhak memilih lelaki yang berharta, berketurunan baik, kacak dan taat beragama.

    Maka, jawapannya..wanita sendiri juga berhak menentukan pilihan jodoh masing-masing kerana daripada segi hak, mereka mempunyai jiwa, perasaan dan citarasa yang sama juga seperti kaum lelaki.

    Berharta

    Syor supaya menikahi wanita berharta ini, jika tidak ditafsirkan dengan betul-betul akan menyebabkan orang menganggap bahawa lelaki yang tidak berharta (miskin) digalakkan menikahi wanita hartawan. Ini menyebabkan lelaki disifatkan sebagai pengikis harta!
    Demikian juga, jika dikatakan, bahawa wanita itu digalakkan untuk menikahi lelaki yang berharta, kelak wanita itu digelar sebagai perempuan yang mengejar kebendaan pula.

    Sementara itu, bukankah janda-janda, balu-balu miskin yang tak terbela digalakkan untuk dinikahi untuk membela nasib mereka? Maka, di sini sudah ada percanggahan sikap dan nilai yang dianjurkan oleh Islam itu.

    Jadi, apakah tafsiran yang mungkin sesuai ke atas syor Rasulullah ketika menggalakkan lelaki memiliki wanita yang berharta itu?

    Atau, apakah tafsiran yang sesuai berhubung galakan dan anjuran supaya wanita memilih kaum Adam yang berharta itu?

    Mungkin, tafsiran yang sesuai adalah baik lelaki dan wanita itu perlu mencari pasangan yang tahu mengendalikan harta, membina harta kekayaan dan bukan hanya semata-mata berharta sebelum menjalani kehidupan berumahtangga.

    Keturunannya

    Adapun keturunan ini pula bukanlah diperhitungkan daripada segi kasta, kebangsawanan, kedudukannya dalam masyarakat. Ia tentulah diperhitungkan daripada segi nasab turunan seseorang yang tidak bercampur dengan penzinaan.

    Apa ertinya.. memilih seorang lelaki dan wanita daripada keturunan yang bangsawan tapi mengalir di dalam tubuhnya darah seorang penzina. Timbul pertanyaan lagi. Adakah jika wanita atau lelaki penzina itu telah bertaubat, maka mereka boleh dinikahi?
    Maka, dalam hal ini, sekiranya benar-benar terdapat kesan-kesan taubat itu. Dan nikah itu dapat mengelakkan lelaki dan wanita penzina tadi daripada terus berzina maka boleh juga dipertimbangkan untuk menikahi mereka.

    Kecantikannya

    Kecantikan wanita atau kekacakan seorang pemuda bersifat subjektif. Seseorang melihat wanita yang kurang cantik, mungkin cantik dalam pandangan lelaki lain. Demikian juga seorang lelaki yang kurang kacak dalam pandangan seseorang wanita, mungkin kelihatan kacak dalam pandangan wanita lain.
    Maka, memilih yang cantik itu sememangnya naluri semulajadi manusia. Islam itu adalah agama fitrah. Manusia itu, sama ada lelaki atau perempuan, memang sukakan kecantikan. Dan, hal ini tidaklah menyalahi kemanusiaan.

    Ada orang melihat kecantikan akhlak, tutur bicara dan sikap akhlak seseorang. Semua ini adalah daya penarik yang akan mengeratkan hubungan kedua-dua pasangan itu.

    Agama

    Akhirnya nilai agama itulah yang paling penting sekali dan terutama dalam pemilih calon pasangan itu. Tanpa agama, keluarga yang dibina akan hilang pedoman.

    Agama pula bukan dilihat semata-mata pada ketinggian ilmu pengajian agama di institusi pengajian tinggi agama. Seseorang yang beragama itu memadailah dilihat daripada sikap mereka yang cuba mengelakkan diri daripada terjebak ke dalam kancah jenayah.

    Mereka yang terjebak dalam disa-dosa kecil tidaklah boleh dianggap sebagai orang yang tidak beragama. Ini kerana, tiada manusia yang terbebas daripada silap dan salah.

    Memadailah kita sebutkan di sini bahawa orang yang beragama itu adalah mereka yang berdosa dan sentiasa memperbaharui taubatnya.

    sumber: http://profiles.friendster.com/6073824

  2. Seandainya…

    Ya Allah…
    Hari ini dalam sebuah bus,aku melihat seorang gadis dngn rambut keemasan,aku berpikir andaikan aku secantik dirinya..Ketika hendak turun dari bus,aku melihat dia tersaruk-saruk di antara tempat duduk,dia hanya memiliki satu kaki dan menggunakan kruk(tonggkat penyangga)tetapi ketika melihatku dia tersenyum dngn manisnya…….
    Ya Allah…Ampuni aku ketika aku tdk bersyukur,aku memiliki dua kaki,dunia ini adalah milikku.
    Aku berhenti sejenak untk membeli permen,,anak lelaki yg menjual permen itu sangat tampan.Aku bercakap-cakap dengannya,dan dia tampak sangat bahagia.Ketika aku hendak meninggalkannya dia berkata kepadaku,”kamu sangat ramah padaku,terimakasih tidak semua orang berbicara padaku karena aku buta.”
    Ya Allah,,ampuni aku ketika aku tidak bersyukur,aku mempunyai sepasang mata.Dunia ini adalah milikku
    ketika aku berjalan d pesisir kota,aku melihat anak kecil bermata biru,dia berdiri dan melihat orang-orang yang bermain.Dia tampak murung tidak tahu apa yg harus d lakukan,aku mendekatinya dan berkata,”mengapa kamu tidak bergabung dengan anak-anak itu?”Diamenatapku,tanpa mengucapkan sepatah kata.Baru aku sadar,dia tidak dapat mendengar.
    Ya Allah..Ampuni aku ketika aku tidak bersyukur kepada_Mu,aku mempunyai sepasang telinga.Dunia ini milikku,dengan kedua kakiku,aku meneruskan perjalananku,dengan kedua mataku aku melihat kilau matahari terbenam,dengan kedua telingaku aku dapat mendengar apa yg aku mau.
    Ya Allah,,ampuni aku ketika aku tidak bersyukur,aku memiliki segalanya dlm ragaku.Dunia ini milikku,betul kata pepatah,bahwa kita tidak menyadari apa yg kita miliki,hingga milik kita di ambil oleh_Nya.Dan kita tdk menyadari apa yg pernah hilang hingga Allah memberikan hal itu pada kita..
    Astaghfirullahaladz im.
    ___________________
    _____________
    Ya Allah jadikan aku orang yg bersyukur,agar aku memiliki kekayaan hati…..
    Jadikan aku orang yg bermanfaat bagi orang lain,karena disanalah aku akan menemukan nilai diriku dlm hidup ini.Jadikanlah aku orang yg selalu dapat bersyukur atas nikmat_Mu baik di saat lapangku maupun disaat sempitku dan jangan Engkau jadikan aku orang yang kufur terhadap nikmat_Mu…
    Amiin…..

    sumber; http://profiles.friendster.com/25283482

  3. PENTING !!!curhat dari teguran dari seorang akhwat untuk IKHWAN

    Perhatianmu, akhi…
    Bismillahirrahmanirrahim…
    “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Dan mereka yang saling berwasiat dengan kebenaran dan saling berwasiat dengan kesabaran.” (QS. Al -ashr 1-3)
    Teruntuk para ikhwan yang ana hormati…
    Akhi… terkadang ana gerah saat mendengar curhatan dari binaan maupun akhwat yang lain tentang diri kalian. Mendengar cerita mengenai kekhawatiran mereka akan perhatianmu yang terasa berlebihan, membuat mereka berusaha sekuat tenaga untuk tidak menggantungkan harapan.
    Akhi… ana juga gerah saat kalimat-kalimat perhatian yang tak sepantasnya hadir lewat sms maupun email yang terkirimkan. Apakah engkau sadar, ada syaithan disana. Disela-sela sms dan email yang tidak ahsan… ia mencoba merusak iman kami yang membacanya. Karena ia tahu, betapa seorang perempuan bisa ditundukkan oleh perhatian.
    Ucapan selamat atas milad, bukanlah hal yang penting untuk engkau sampaikan. Pun kekhawatiran saat kami ditimpa masalah atau kurang sehat… Mungkin engkau berdalih, ini adalah bentuk ukhuwah islamiyah, yang ALLAH rekatkan di tiap hati qta. Jujurlah pada diri sendiri, apakah memang itu niat yang sebenarnya ? Tanpa diselipi keinginan agar kami tahu engkau peduli ?
    Sejatinya, ukhuwah itu bukan terletak pada pertemuan maupun manisnya ucapan. Tapi pada ingatan seorang saudara terhadap saudaranya dalam do’a-do’anya, dalam pertolongan tangan kanannya yang bahkan tak diketahui oleh tangan kirinya, apalagi saudaranya. Jadi, jika murni niatmu adalah mengaplikasikan ukhuwah, maka berdo’alah pada ALLAH… Karena do’a itu akan sampai pada IA Yang Maha Berkehendak, bukan pada kami, manusia yang lemah dan tak bisa apa-apa.
    Akhi… kalian adalah makhluk yang kami hormati. Karena engkau lebih mulia dibandingkan pria lainnya. Karena ALLAH yang bertahta di dadamu, bukan harta maupun dunia. Karena engkau tertempa dengan tarbiyah… Karena engkau sang prajurit pembela da’wah… Karena engkau berusaha untuk menjaga… dan banyak hal mengagumkan lainnya, yang membuatmu berbeda dan semakin mempesona. Saat kami memanggilmu “Akhi…” maka sejak detik itulah kami menempatkanmu satu anak tangga lebih tinggi dibandingkan pria lainnya. Kami menghormatimu, karena engkau berbeda… Jadi, jangan tukar rasa hormat kami dengan sms-sms maupun emailmu yang tidak ahsan. Seorang akhwat sejati, tak akan pernah tunduk pada perhatian yang engkau lontarkan. Malah engkau akan jatuh dalam pandangan kami. Jatuh begitu dalam…
    Akhi… saat sms maupun email perhatianmu tersampaikan pada kami. Yakinlah, seorang akhwat sejati akan berkata, “Ternyata hanya segitu kualitas tarbiyahnya !”
    Semoga ini menjadi pengingat diri ana pribadi dan mereka yang mengaku anak tarbiyah…

    sumber: http://profiles.friendster.com/56845423

    =

  4. anak muda egois berkata….

    sekarang pemilu bro lagi rame….tapi anak muda egois berkata”ga peduli ..apaan pemilu ga gaul kerjaanya orang2 tua ga jelas…lo pemilu ,mau kampanya mau berantem kek bodo amat yang penting gua ma mak gua ga kenape2….” haha ini taun 2009 taun dimana pemimpin kita di pilih …tapi masih banyak aja jenis manusia kaya anak muda egois ini.
    anda termasuk?????? jika anda termasuk maka anda jadi bagian dari produk gagal pola didikan negeri ini ……

    sumber: http://profiles.friendster.com/21158132

    =======

    komentarku:

    hanya ada 2 pilihan bagi qta: pilih PKS atau golput

    ingat: gak ada pilihan ke- 3,

    • ikh . kok gitu ?!!

      ok Lah .. komentar kan bebas ..

      kalo komentar saya…
      pilihlah pemimpin yang mnurut agamamu baik…

      whatever partai.y … isLam basic.y siih ok2 z ya …

      hehehe

      peace ya..

      kami cinta damai ..

  5. Ketika Dia Bukan Untukmu
    >
    > Bagaimana perasaanmu jika seseorang yang
    > direncanakan akan menjadi
    > pendamping hidupmu ternyata menikah dengan
    > sahabatmu sendiri?
    > Mungkin hatimu nelangsa.. Ada sejumput kecewa
    > berkecambah. Andai
    > dulu aku menerima dia apa adanya, pasti aku yang
    > bersanding
    > dengannya,begitu bisik hatimu.
    >
    >
    > Kini, kau melihat dia bersanding dengan teman
    > baikmu.Kau harus rela;
    > ikhlas. Mungkin dia memang lebih baik bersanding
    > dengan sahabatmu.
    > Karena kecewa telah berbunga, kau tak datang ke
    > pesta pernikahannya.
    > Padahal, hukum datang ke undangan pernikahan itu
    > wajib. Di sana ada
    > berkah dan doa, meskipun yang sering kita lihat
    > hanya pamer
    > kemewahan dan kemeriahan.
    >
    > Coba kita renungkan. Mungkin kau pernah berkunjung
    > ke toko pakaian..
    > Kau m emil ih pakaian yg pas untukmu. Mungkin
    > pramuniaga
    > menyarankan, “ini pakaian yg cocok untuk
    > Anda.” Kau membawa pakaian
    > itu ke fiiting room, mencobanya. Betulkah pakaian
    > itu cocok untukmu?
    > Kau teliti bahannya, jahitannya, ukurannya.
    > Setelah memeriksa dgn
    > seksama, kau merasa kurang sreg dgn pakaian itu.
    > Dengan kata maaf
    > pada parmuniaga, kau kembalikan pakaian itu ke
    > tempatnya. Kau
    > beralih ke
    > gerai pakaian lain. Hal yg sama mungkin terulang;
    > pakaian yg menurut
    > orang lain pas untukmu, atau pakaian yg sepintas
    > cocok menurutmu,
    > ternyata tidak tepat setelah diteliti.
    >
    > Sebuah pakaian, mungkin cocok untuk orang lain,
    > tapi tak cocok
    > untukmu. Kau tak bisa membeli pakaian warna gelap
    > krn kulitmu sawo
    > matang. Kau tak cocok mengenakan kemeja dgn motif
    > vertikal
    > berdempet, krn posturmu kurus tinggi; motif itu
    > akan membuatmu
    > terlihat semakin kurus. Kau harus berdamai dgn
    > situasi dan kondisi.
    >
    > Tetapi yakinlah ada pakaian yg tepat disebuah
    > gerai tertentu yg
    > cocok untuk setiap orang… Memang ada seseorang
    > yg begitu masuk ke
    > satu gerai langsung menemukan pakaian yg tepat
    > untuknya. Ada juga yg
    > harus berputar-putar, keluar-masuk dr satu gerai
    > ke gerai lainnya
    > untuk menemukan pakaian yg tepat, sampai kaki
    > pegal dan peluh
    > menganak sungai. Banyak hal yg membuat pakaian itu
    > tak tepat
    > untukmu, bisa bahan, motif, warna, model bahkan
    > harga. Selera orang
    > berbeda.
    >
    > Ada juga seseorang yg tak yakin dgn sebuah
    > pakaian, tapi ia tetap
    > mencobanya. Ia bertanya-tanya, cocokkah pakaian
    > ini untukku? Ia
    > meneliti dgn seksama. Ia menemukan fakta bahwa tak
    > ada hal yg
    > membuat ia harus menolak pakaian itu. Apalagi
    > pakaian itu hadiah
    > seorang yg dihormatinya, orang yg dikasihinya atau
    > mumpung sedang
    > ada great sale! Beli sekarang atau menyesal
    > kemudian. Bertahun-tahun
    > setelah mengenakan pakaian itu, baru terasa,
    > pakaian itu memang
    > cocok untuknya.
    >
    > Pakaianmu, pasangan untukmu. Bisa cocok untuk
    > orang lain, tapi tidak
    > dgnmu. Maka, tak perlu bersedih jika seseorang yg
    > kau kira tepat
    > untukmu bersanding dgn orang lain; orang yg dekat
    > denganmu. Yakinlah
    > pasangan yg tepat ada di suatu tempat dan kau akan
    > berjumpa dgnnya
    > disuatu masa tertentu. Mungkin Yang Kuasa sengaja
    > menyimpannya, agar
    > saat bertemu kau benar-benar siap berdampingan
    > dgnnya. Sesuatu yg
    > baik menurutmu, belum tentu baik menurut-Nya.
    > Terus berusaha dan
    > berdoa. Perbaiki diri sampai akhirnya kau temukan
    > pakaian yang cocok
    > untukmu.
    >
    > Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan
    > untuk memberikan
    > saya pasangan, “Engkau tidak memiliki
    > pasangan karena engkau tidak
    > memintanya”, Tuhan menjawab..
    >
    > Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya
    > menjelaskan kriteria
    > pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan
    > pasangan yang baik
    > hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur,
    > penuh dengan damai dan
    > sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar,
    > humoris,
    > penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria
    > pasangan tersebut
    > secara fisik yang selama ini saya impikan.
    >
    > Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan
    > daftar kriteria
    > yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu
    > malam, dalam doa,
    > Tuhan berkata dalam hati saya, “HambaKu, Aku
    > tidak dapat memberikan
    > apa yang engkau inginkan.”
    >
    > Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia!
    > menjawab, “Karena Aku adalah
    > Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran
    > dan segala yang Aku
    > lakukan adalah benar.”
    >
    > Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti
    > mengapa aku tidak
    > dapat
    > memperoleh apa yang aku pinta dariMu?”
    >
    > Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskan kepadamu.
    > Adalah suatu
    > ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk
    > memenuhi keinginanmu
    > karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang
    > bukan seperti
    > engkau.. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan
    > seseorang yang penuh
    > dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang
    > engkau masih kasar;
    > atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi
    > engkau masih kejam;
    > atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi
    > engkau sendiri masih
    > suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif,
    > namun engkau sendiri
    > tidak…”
    >
    > Kemudian Ia berkata kepada saya, “Adalah
    > lebih baik jika Aku
    > memberikan
    > kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan
    > segala kualitas
    > yang engkau cari selama ini daripada membuat
    > engkau membuang waktu
    > mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu.
    > Pasanganmu akan
    > berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau
    > akan melihat dirimu
    > sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan
    > menjadi satu.
    > Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu
    > pendidikan jangka panjang.
    > Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan
    > pasanganmu akan saling
    > menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk
    > menyenangkan hati
    > satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian
    > manusia yang lebih
    > baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.. Aku
    > tidak memberikan
    > pasangan yang sempurna karena engkau tidak
    > sempurna. Aku
    > memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh
    > bersamamu”.
    >
    > Ini untuk : yang baru saja menikah, yang sudah
    > menikah, yang akan
    > menikah dan yang sedang mencari, khususnya yang
    > sedang mencari..
    >
    > J I K A……..
    >
    > Jika kamu memancing ikan….. Setelah ikan itu
    > terikat di mata kail,
    > hendaklah kamu mengambil
    > Ikan itu….. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia
    > semula ke dalam
    > air begitu saja….
    > Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman
    > mata kailmu dan
    > mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.
    >
    >
    >
    > Begitulah juga setelah kamu memberi banyak
    > pengharapan kepada
    > seseorang… .
    > Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu
    > menjaga hatinya…..
    > Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu
    > saja……
    > Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan
    > mungkin tidak
    > dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat…
    > ..
    >
    > Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan
    > terlalu mengharap pada
    > takungannya dan janganlah menganggap ia begitu
    > teguh……cukuplah
    > sekadar keperluanmu. ……
    > Apabila sekali ia retak……tentu sukar untuk
    > kamu menambalnya
    > semula…… .. Akhirnya ia dibuang….. .
    > Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia
    > masih dapat
    > dipergunakan lagi……
    > Begitu juga jika kamu memiliki seseorang,
    > terimalah seadanya…. .
    > Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah
    > kamu menganggapnya
    > Begitu istimewa…. .
    > Anggaplah ia manusia biasa. Apabila sekali ia
    > melakukan kesilapan
    > bukan mudah bagi kamu untuk
    > menerimanya. …..akhirnya kamu kecewa dan
    > meninggalkannya.
    > Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi
    > hubungan kamu akan terus
    > Hingga ke akhirnya…. .
    >
    > Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi…..yang
    > pasti baik untuk
    > dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.
    > Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang
    > lain…. Terlalu
    > ingin mengejar kelezatan.
    > Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh
    > memakannya. kamu akan
    > menyesal.
    >
    > Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang
    > insan…..yang
    > membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu.
    > Mengasihimu. Mengapa
    > kamu berlengah ?dengan coba bandingkannya dengan
    > yang lain.. Terlalu
    > mengejar kesempurnaan. …
    >
    >
    >
    > PS : semoga email ini berguna bagi orang2 yang sedang
    > mencari cinta, atau yg sudah memiliki cinta, bahkan untuk
    > orang yg sedang bersedih karena cinta…

    sumber: http://profiles.friendster.com/12671574 (smg pemilik profil frienster ini masuk islam agar bs masuk surga)

  6. Dulu dan Sekarang,, ciri2 Suami

    Dulu dipanggil Eng-Koh, sekarang di panggil Eng-Kong
    Dulu makan Enak, sekarang makan Obat
    Dulu Kencing Asin, sekarang Kencing Manis
    Dulu Korbankan Kesehatan demi Kekayaan,
    sekarang Korbankan Kekayaan demi kesehatan
    Dulu bisa makan Enak tapi Keuangan tidak mengijinkan,
    sekarang bisa makan Enak tapi Kolestrol tidak mengijinkan
    Dulu jalan gagah seperti Tarzan,
    sekarang udah pakai tongkat seperti Chaplin

    Dulu dengar Musik harus keras,
    sekarang dengar Warta Berita harus keras
    Dulu setiap minggu ke Disco – Saturday Night Fever,
    sekarang setiap minggu ke Dr – Meriang Hari Sabtu
    Dulu pakai Minyak Wangi, sekarang pakai Minyak Angin.
    Dulu rambut seperti Elvis, sekarang rambut sudah menipis
    Dulu Topik pembicaraan mengenai Masa Depan,
    sekarang Topik pembicaraan mengenai Masa Lampau

    Dulu tidur beradu hidung, sekarang beradu pantat
    Dulu gelar S2 bisa diartikan seminggu dua kali,
    Sekarang gelar S2 bisa diartikan setahun dua kali, semoga
    Dulu cepat bisa ON seperti Pentium V,
    sekarang laaa..ama; baru bisa ON seperti Pentium I
    Dulu tidak pernah HANG,
    sekarang belum juga “Log Off” udah HANG duluan, heiii…yah
    padahal sebelumnya udah ditunjang dengan Software XXX-P tuh

    * diambil dr
    Mang Ucup

    sumber: http://profiles.friendster.com/12671574 (smg pemilik profil frienster ini masuk islam agar bs masuk surga)

  7. Bersama Kesulitan Ada Kemudahan

    setelah lapar ada kenyang, setelah haus ada kepuasan,
    setelah begadang ada tidur pulas, dan setelah sakit ada kesembuhan. Setiap
    yang hilang pasti ketemu, dalam kesesatan akan datang petunjuk, dalam
    kesulitan ada kemudahan, dan setiap kegelapan akan terang benderang.
    {Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya)
    atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya.}
    (QS. Al-Maidah: 52)
    Sampaikan kabar gembira kepada malam hari bahwa sang fajar pasti
    datang mengusirnya dari puncak-puncak gunung dan dasar-dasar lembah.
    Kabarkan juga kepada orang yang dilanda kesusahan bahwa, pertolongan
    akan datang secepat kelebatan cahaya-dan kedipan mata. Kabarkan juga
    kepada orang yang ditindas bahwa kelembutan dan dekapan hangat akan
    segera tiba.
    Saat Anda melihat hamparan padang sahara yang seolah memanjang
    tanpa batas, ketahuilah bahwa di balik kejauhan itu terdapat kebun yang
    rimbun penuh hijau dedaunan.
    Ketika Anda melihat seutas tali meregang kencang, ketahuilah bahwa,
    tali itu akan segera putus.
    Setiap tangisan akan berujung dengan senyuman, ketakutan akan
    berakhir dengan rasa aman, dan kegelisahan akan sirna oleh kedamaian.
    Kobaran api tidak mampu membakar tubuh Nabi Ibrahim a.s. Dan itu,
    karena pertolongan Ilahi membuka “jendela” seraya berkata:
    {Hai api menjadi dinginlah dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim.}
    (QS. Al-Anbiya’: 69)
    Lautan luas tak kuasa menenggelamkan Kalimur Rahman (Musa a.s).
    Itu, tak lain karena suara agung kala itu telah bertitah,
    {Sekali-kali tidak akan tersusul. Sesungguhnya, Rabb-ku besertaku, kelak Dia
    akan memberi petunjuk kepadaku.}
    (QS. Asy-Syu’ara:: 62)
    Ketika bersembunyi dari kejaran kaum kafir dalam sebuah gua, Nabi
    Muhammad s.a.w. yang ma’shum mengabarkan kepada Abu Bakar bahwa
    Allah Yang Maha Tunggal dan Maha Tinggi ada bersama mereka. Sehingga,
    rasa aman, tenteram dan tenang pun datang menyelimuti Abu Bakar.
    Mereka yang terpaku pada waktu yang terbatas dan pada kondisi yang
    (mungkin) sangat kelam, umumnya hanya akan merasakan kesusahan,
    kesengsaraan, dan keputusasaan dalam hidup mereka. Itu, karena mereka
    hanya menatap dinding-dinding kamar dan pintu-pintu rumah mereka.
    Padahal, mereka seharusnya menembuskan pandangan sampai ke belakang
    tabir dan berpikir lebih jauh tentang hal-hal yang berada di luar pagar
    rumahnya.
    Maka dari itu, jangan pernah merasa terhimpit sejengkalpun, karena
    setiap keadaan pasti berubah. Dan sebaik-baik ibadah adalah menanti
    kemudahan dengan sabar. Betapapun, hari demi hari akan terus bergulir,
    tahun demi tahun akan selalu berganti, malam demi malam pun datang
    silih berganti. Meski demikian, yang gaib akan tetap tersembunyi, dan Sang
    Maha Bijaksana tetap pada keadaan dan segala sifat-Nya. Dan Allah
    mungkin akan menciptakan sesuatu yang baru setelah itu semua. Tetapi
    sesungguhnya, setelah kesulitan itu tetap akan muncul kemudahan

    sumber: http://profiles.friendster.com/17069844

    -

  8. KAFIR TANPA SADAR (barangsiapa rela dengan sekulerisme dan membenci penegakan syariat/hukum islam di negara ini maka dia kafir)

    Disebut kafir bagi orang yang berkeyakinan bahwa aturan-aturan dan perundang-undangan yang diciptakan manusia lebih utama dari pada syariat Islam, atau bahwa syariat Islam tidak tepat untuk diterapkan pada abad ke dua puluh ini, atau berkeyakinan bahwa Islam adalah sebab kemunduran kaum muslimin, atau berkeyakinan bahwa Islam itu terbatas dalam mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhannya saja, dan tidak mengatur urusan kehidupan yang lain.

    Juga orang yang berpendapat bahwa melaksanakan hukum Allah Ta’ala dan memotong tangan pencuri, atau merajam pelaku zina ( muhsan) yang telah kawin tidak sesuai lagi di masa kini.

    Demikian juga orang yang berkeyakinan diperbolehkannya pengetrapan hukum selain hukum Allah (Subhanahu wa Ta’ala) dalam segi mu’amalat syar’iyyah, seperti dalam perdagangan, sewa menyewa, pinjam meminjam, dan lain sebagainya, atau dalam menentukan hukum pidana, atau lain-lainnya, sekalipun tidak disertai dangan keyakinan bahwa hukum- hukum tersebut lebih utama dari pada syariat Islam.

    Karena dengan demikian ia telah menghalalkan apa yang telah diharamkan oleh Allah (Subhanahu wa Ta’ala) , menurut kesepakatan para ulama’.sedangkan setiap orang yang telah menghalalkan apa yang sudah jelas dan tegas diharamkan oleh Allah (Subhanahu wa Ta’ala) dalam agama, seperti zina, minum arak, riba dan penggunaan perundang- undangan selain Syariat Allah (Subhanahu wa Ta’ala), maka ia adalah kafir, menurut kesepakatan para umat Islam.

    Kami mohon kepada Allah (Subhanahu wa Ta’ala) agar memberi taufiq kepada kita semua untuk setiap hal yang di ridhai Nya, dan memberi petunjuk kepada kita dan kepada seluruh umat Islam jalannya yang lurus. Sesungguhnya Allah (Subhanahu wa Ta’ala) adalah Maha Mendengar dan maha Dekat. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad (Shalallahu ‘alaihi Wassalam), kepada para keluarga dan para shahabat beliau.

    (Dinukil dari kitab نواقض الإسلام oleh Syaikh Abdullah bin Abdul Aziz bin Baz, edisi Indonesia Hal-hal yang membatalkan Keislaman)

  9. JODOH DALAM PANDANGAN ISLAM

    Oleh : Ustz. Herlini Amran, MA

    sumber;
    http://dheryudi.wordpress.com/2008/06/09/jodoh-dalam-pandangan-islam/

    Allah swt berfirman dalam QS : Ar Ruum : 21 Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.

    Sudah menjadi sunatullah bahwa Allah menciptakan semua makhluknya berpasang-pasangan dan semua manusia pasti ada jodohnya tergantung ikhtiar dari manusia itu sendiri ataupun takdir Allah. Karena setiap takdir itu ada yang mutlak (sudah menjadi ketentuan Allah), kita sebagai manusia hanya bisa menerimanya dan satu lagi adalah takdir ikhtiari yaitu takdir yang memang bisa diperoleh dengan jalan ikhtiar atau usaha yang sungguh-sungguh.

    Ikhtiar yang bisa dilakukan oleh seorang Muslimah dalam mencari jodoh :

    1. Berdo’a kepada Allah agar diberikan jodoh yang baik, misalnya dengan shalat hajat.

    Allah telah berjanji dalam firmannya bahwa Muslim yang baik akan mendapatkan Muslimah yang baik dan laki-laki yang buruk akan mendapatkan wanita yang buruk pula, maka tugas seorang muslimah adalah berusaha untuk menjadi Muslimah yang baik, berikhtiar dengan sungguh-sungguh dan berdo’a kepada Allah agar mendapatkan jodoh yang baik dengan cara yang sesuai dengan nilai-nilai Islam ”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…..” (QS : An Nuur : 26)

    2. Meminta kepada orang tua/wali untuk dicarikan jodoh yang baik

    Dalam Islam sebenarnya masalah jodoh bagi muslimah bukanlah menjadi tanggung jawab diri sendiri tetapi menjadi tanggung jawab orang tua ataupun wali. Bahkan pada masa Rasulullah saw, pemerintah bertanggungjawab untuk mencarikan jodoh bagi muslim dan muslimah pada masanya. Sehingga seorang muslimah tidak perlu mencari sendiri jodoh untuk dirinya. Pendekatan/khalwat yang dilakukan sebelum ikatan pernikahan dengan alasan untuk saling mengenal antara keduanya tidaklah sesuai dengan nilai-nilai Islam. Bahkan pendekatan ini tidak selalu menjamin menjadi rumah tangga yang langgeng karena biasanya pendekatan yang dilakukan sebelum pernikahan lebih mengedepankan sisi subjektivitas antara keduanya.

    3. Melalui mediator misalnya teman, saudara atau orang lain yang dapat dipercaya

    ”Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri) nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya. .. .” ( An Nuur : 32-33)

    4. Mencari sendiri dengan syarat tidak boleh langsung tetapi bersama pihak ketiga

    Rasulullah saw pernah memberikan kriteria untuk menentukan pilihan pasangan hidup bagi seorang muslim/ah yang apabila dilaksanakan insya Allah rumah tangga Sakinah mawaadah warahmah akan dirasakan, Amin… ”Apabila datang laki-laki (untuk meminang) yang kamu ridhoi agama nya dan akhlak nya maka kawinkanlah dia, dan bila tidak kamu lakukan akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad) -> untuk muslimah ”Wanita dinikahi karena empat faktor, yakni karena harta kekayaan nya, karena kedudukan nya, karena kecantikan nya, dan karena agama nya. Hendaknya pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu . ” (HR. Muslim) -> untuk muslim

    5. Jangan putus asa

    Jodoh adalah masalah ghoib yang menjadi rahasia Allah, sebagai manusia hanya bisa berikhtiar dan berdo’a. Bagi muslimah yang belum mendapatkan jodoh jangan berputus asa, tetaplah berikhtiar dan berdo’a. Sudah menjadi janji Allah bahwa semua makhluknya akan berpasang-pasangan. Hanya Allah yang maha tahu kapan waktu yang tepat untuk jodoh kita masing-masing. Wallahu’alam bishowwab…

  10. Iduppp Golput!!!
    Jangan Nyontreng..Jaga Aqidahmu!!!
    ente nyontreng…thaghut yang berkuasa!!!

  11. assalamualaikum wr wb
    saya wanita berumur 25 tahun saya pernah menemukan laki-laki yang berbuat tidak sopan dengan saya dia sudah berani mencium, memeluk diri saya dalam keadaan saya dibelakang, saya sangat marah sekali saya ucapkan padanya kalau memang dia suami saya maka boleh berlaku seperti itu tapi tidak ada jawaban darinya, yang membuat saya risih saya satu kerjaan dengan laki-laki itu, bagaimana saya harus menghadapinya ? terima kasih

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 284 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: