Dalam pilkada di Jakarta, Banten dan Jawa Barat, PKS memperoleh suara yang sangat signifikan yaitu sekitar 30-42%. Tapi mengapa dalam pemilu 9 April kemarin PKS hanya meraih suara yang relatif sedikit, tidak sebanyak suara yang diraih dalam pilkada?
Misalnya di Jakarta yang dalam pilkada gubernur Jakarta, calon yang diusung PKS memperoleh 42% suara, tapi dalam pemilu legislatif PKS hanya memperoleh suara 18% saja, sampai-sampai Rama Pratama gagal menjadi anggota DPR lagi. Kasus yang sama juga terjadi di propinsi-propinsi lain, misalnya Jawa Barat yang gubernurnya adalah kader PKS, tetapi tidak mampu mendongkrak perolehan suara di Jawa Barat, bahkan malah suaranya merosot.
Padahal selama 5 tahun ini para kader PKS banyak bekerja keras untuk meraih simpati rakyat, tapi mengapa hasilnya nol besar?
Jumlah suara sah yang diperoleh PKS dalam pemilu 2009 malah lebih sedikit dari pemilu 2004, yaitu sekitar 8,2 juta suara. Meskipun secara persentase ada sedikit kenaikan, yaitu dari 7,34% menjadi 7,88% suara.
Tapi bagaimanapun juga harus disyukuri karena PKS berhasil menjadi juara 4 dalam pemilu ini, dan menyalib posisi 3 partai besar yaitu PKB, PPP, dan PAN.
Tapi anehnya, jika pendukung PKS tidak banyak, kenapa dulu bisa memenangkan pilkada di Jawa Barat dengan 38% suara?
Namun jika kita mengaca pada peta politik di negara-negara lain, hal yang dialami PKS ini masih wajar, partai-partai islam yang berkualitas kadang juga maju mundur dalam perolehan suaranya, misalnya partai jamaat islami yang ada di Bangladesh, yang sejak dulu perolehan suaranya hanya segitu-gitu saja, dan tidak mengalami perkembangan yang signifikan. Juga PAS di Malaysia yang perolehan suaranya juga maju mundur.
Semoga saja kekalahan PKS dalam pemilu kali ini hanyalah kemenangan yang tertunda, dan insya Allah tahun 2014 nanti adalah milik PKS, minimal nanti PKS bisa memperoleh 20% kursi yang berarti setara dengan 112 kursi di DPR.
=========================
Anggota DPR RI 2009-2014 dari PKS
NO DAPIL NAMA CALEG Jml SUARA
1 Nangroe Aceh Darussalam – 01 M. Nasir Djamil (L) 44.039
2 Nangroe Aceh Darussalam – 02 Raihan Iskandar, Lc (L) 17.487
3 Sumatera Utara – 01 Tifatul Sembiring (L) 99.348
4 Sumatera Utara – 02 Iskan Qolba Lubis, MA (L) 32.692
5 Sumatera Utara – 03 Ansory Siregar, Lc (L) 43.288
6 Sumatera Barat – 01 Irwan Prayitno, DR (L) 57.199
7 Sumatera Barat – 02 Refrizal, Drs (L) 27.214
8 Riau – 01 Chairul Anwar, Drs., Apt. (L) 50.914
9 Kepulauan Riau – 01 Herlini Amran, MA. (P) 26.659
10 Sumatera Selatan – 01 Musthafa Kamal (L) 31.293
11 Sumatera Selatan – 02 Bukhori Yusuf, MA (L) 40.484
12 Bengkulu – 01 H. M. Syahfan Badri Sampurno, Drs. (L) 27.362
13 Lampung – 01 Almuzzammil Yusuf (L) 46.205
14 Lampung – 02 Abdul Hakim, Ir. MM (L) 55.258
15 DKI Jakarta – 01 Ahmad Zainuddin, Lc (L) 46.179
16 DKI Jakarta – 02 M. Sohibul Iman, Dr. (L) 42.553
17 DKI Jakarta – 03 Adang Daradjatun (L) 119.287
18 DKI Jakarta – 03 Ahmad Relyadi (L) 22.094
19 Banten – 02 Zulkiflimansyah (L) 58.478
20 Banten – 03 Yoyoh Yusroh (P) 36.911
21 Banten – 03 Jazuli Juwaini (L) 87.946
22 Jawa Barat – 01 Suharna Surapranata (L) 36.515
23 Jawa Barat – 01 Ledia Hanifa (P) 28.228
24 Jawa Barat – 02 Ma’mur Hasanuddin (L) 40.472
25 Jawa Barat – 03 Eki Awal Muharam (L) 24.750
26 Jawa Barat – 04 Yudi Widiana Adia (L) 37.114
27 Jawa Barat – 05 Sunmanjaya Rukmandis (L) 29.071
28 Jawa Barat – 06 Mahfudz Abdurahman (L) 72.409
29 Jawa Barat – 07 Arifinto, Drs. (L) 38.871
30 Jawa Barat – 08 Mahfudz Sidik, Drs., M.Si. (L) 36.583
31 Jawa Barat – 09 Nur Hasan Zaidi, S.Sos.I (L) 33.223
32 Jawa Barat – 10 Surahman Hidayat, Dr. (L) 42.446
33 Jawa Barat – 11 Kemal Stamboel (L) 35.165
34 Jawa Tengah – 01 Zuber Safawi (L) 36.556
35 Jawa Tengah – 03 M. Gamari, Dr. H. (L) 18.242
36 Jawa Tengah – 04 M. Martri Agoeng (L) 28.775
37 Jawa Tengah – 05 M. Hidayat Nur Wahid, Dr. (L) 106.521
38 Jawa Tengah – 07 Sugihono, Ir (L) 26.233
39 Jawa Tengah – 08 Tossy Aryanto (L) 26.592
40 Jawa Tengah – 09 Suswono, Ir., MMA (L) 33.934
41 DI Yogyakarta – 01 Agus Purnomo (L) 31.533
42 Jawa Timur – 01 Sigit Sosiantomo, Ir. (L) 19.294
43 Jawa Timur – 02 Misbakhun, Ak. (L) 35.980
44 Jawa Timur – 05 Luthfi Hasan Ishaaq, MA. (L) 29.819
45 Jawa Timur – 07 Rofi’ Munawar, Lc. (L) 37.718
46 Jawa Timur – 08 Memed Sosiawan, Ir. (L) 22.310
47 Jawa Timur – 11 Abdul Aziz Suseno (L) 71.020
48 Kalimantan Barat – 01 H. Rahman Amin (L) 27.078
49 Kalimantan Selatan – 01 Aboe Bakar Al Habsyi (L) 57.253
50 Kalimantan Selatan – 02 Nabiel Fuad Al Musawa, Ir, M.Si . (L) 31.390
51 Kalimantan Timur – 01 Aus Hidayat Nur (L) 51.338
52 Nusa Tenggara Barat – 01 Fahri Hamzah, SE (L) 105.412
53 Sulawesi Selatan – 01 M. Anis Matta, Lc. (L) 88.407
54 Sulawesi Selatan – 02 Tamsil Linrung (L) 77.250
55 Sulawesi Selatan – 03 Andi Rahmat, SE (L) 30.355
56 Sulawesi Tenggara – 01 H. Yan Herizal, SE. (L) 18.930
57 Sulawesi Tengah – 01 Adhyaksa Dault, Dr. (L) 82.873
Sumber : Humas DPP PKS/ KPU
============================
nama-nama yang populer tapi ternyata tidak masuk daftar diatas:
-Rama Pratama,
-Untung Wahono
-Suripto
-Mutammimul Ula
-Hilmi Aminudin, mungkin emang gak nyaleg
-
DIarsipkan di bawah: aliran pemikiran