Jangan Bunuh Diri karena sakit hati, patah hati, putus cinta, putus asa, putus harapan, diputus pacar, ditinggal kekasih ataupun dikecewakan oleh wanita
-
-
dicopy dari:
www.nadhiv.wordpress.com
-
-
kepada hati yang diremukkan…..
-
-
-
ada tergores luka di ujung cinta
ada torehan perih di tepian kasih
ilhamkan selembar kata: benci
di lorong kalbu timbul sebuah pahatan tanda tanya
benarkah cinta itu indah?
ombak di laut menggeleng: aku tak mengerti
embun pun menjawab: tak ada dalam catatanku.
-
bangku kelas 3, MTs negeri tuban
-
==============
-
-
-
demi Allah, tidak ada niat untuk membuka luka lama dengan terpajangnya coretan masa kecil di atas. aku sudah menghapus semuanya, tanpa sisa. tak ada lagi benci, sungguh.
-
aku hanya ingin berbagi dengan seorang tetangga, yang hatinya baru saja diremukkan. aku sendiri sulit membayangkan bagaimana perih dan sakitnya, hanya bisa mengira-ngira. karena, sebagaimana terbaca dalam coretan di atas, aku pun pernah terluka, meski dengan derajat yang jauh lebih rendah dan pada usia yang jauh lebih mentah.
-
pernikahan tetanggaku itu hanya kurang beberapa lagi. aneka kue dan penganan sudah dibuat untuk merayakan hari bahagianya. para kerabat, handai taulan, tetangga, sahabat, dan orang-orang terdekat lainnya sudah dikabari. tapi siapa sangka, calon mempelai putri tiba-tiba membatalkan rencana pernikahan itu, dengan alasan sadis: dia memiliki calon suami yang lain!!
-
dan benarlah, belum genap seminggu yang lalu, kira-kira satu setengah bulan dari pembatalan pernikahan itu, perempuan itu melangsungkan pernikahan dengan calon suami yang lain yang dimaksudkannya itu, menyempurnakan remuk redamnya hati. ohh..
-
aku jadi teringat dongeng tentang putri kediri dan mesosuro, yang pernah diceritakan mak sukini, ibu kosku.
-
mesosuro, manusia sakti berkepala sapi, berniat melamar putri kediri, yang cantik rupawan. sebagaimana dalam dongeng-dongeng serupa, sang putri memberikan syarat aneh-aneh pada pelamarnya. dia meminta mesosuro membuatkannya bengkung jagat, semacam selendang untuk mengikat bumi. dengan kesaktiannya, mesosuro mampu mengabulkan permintaan itu. tapi sang putri belum puas. ia minta syarat lain: buat sumur.
-
nah, di saat mesosuro berusaha keras menyelesaikan tugasnya menggali sumur itulah, dari atas, putri kediri mengurugnya dengan tanah dan batu. terkuburlah mesosuro hidup-hidup di tangan orang yang dicintainya dalam usahanya mempersembahkan apa yang justru diminta pujaan hatinya itu. luka tidak hanya di hatinya, tapi juga jasadnya.
-
namun, sesakit apapun, itu hanya dongeng; sementara apa yang dialami tetanggaku bukan. ia ada dalam realita. lukanya nyata.
-
…
…
entah apa maksud Tuhan ketika membiarkan hati hambaNya terluka. tapi aku percaya, selalu ada hikmah dalam setiap musibah. dalam kasus tetanggaku ini, bisa jadi bahwa semua ini hanya skenarioNya untuk mempertemukannya dengan isteri yang jauh lebih baik, entah di dunia atau di akhirat kelak. bisa jadi pula ini adalah skenarionaNya untuk “menyelamatkannya” dari rumah tangga yang menyesakkan dada (andai ia jadi menikah dengan wanita yang menyakitinya itu).
-
“tetapi mengapa mesti dengan cara seperti ini?”, begitu mungkin tanyanya, sebagaimana aku dulu. tentu hanya Tuhan yang tahu jawabnya. yang aku tahu hanyalah bahwa seringkali justru penderitaanlah yang membuat kita semakin kuat menghadapi berbagai kemungkinan. bahkan jika kita belajar pada alam, justru penderitaan adalah sarana penyempurnaan. bukankah bayi kupu-kupu harus mati-matian berjuang untuk keluar dari lubang sempit kepompongnya semata agar sayap-sayapnya nantinya kuat untuk membawanya terbang mengelilingi taman? bukankah tanah harus diluku dan dibajak dulu agar bisa menyuburkan tanaman? bukankah emas harus digosok keras-keras dulu agar bisa berkilauan?
-
tokoh gertruida dalam novel parijs van java dengan indahnya merenung,
-
“barangkali kehidupanku yang sesungguhnya harus diawali dengan kegetiran supaya aku bisa menghargai pengalaman kemenangan”
-
maka kepada siapapun yang disakiti, dilukai, dan diremukkan hatinya, aku bersimpati dan mengajak menikmati, sesusah apapun itu. jangan, jangan bunuh diri.
-
-
-
-
sumber: http://nadhiv.wordpress.com/2007/10/24/kepada-hati-yang-diremukkan/
-
www.nadhiv.wordpress.com
-
==
DIarsipkan di bawah: love is cinta 085729228898
=
http://noorputri.multiply.com/
Assalamualaikum…
afwan nih….Dr. Dianputri, MD…:D banyak mendapatkan curhatan soal cinta, kehilangan, kebuntuan jalan, atau kisah-kisah sedih lainnya. Sekedar mau berbagi saja, semoga bisa bermanfaat !.
buat yang lagi sad…jangan sad mulu, hidup terlalu indah untuk tidak dinikmati..Hidup adalah jalan kemenangan…. LA TAHZAN !!!
1. ingat bahwa cinta sejati hanya kepada Allah. cintamu yang berlebihan saat ini hanya cinta semu yang suatu hari pergi dan meninggalkanmu.
Q.S. ALI IMRAN : 14
“DI hiaskan kepada manusia, mencintai syahwat (keinginan nafsu), seperti perempuan-perempuan, anak-anak, dan harta yang banyak dari emas, perak, kuda yang bagus, binatang-binatang ternak dan tanam – tanaman. Demikian itulah kesukaan hidup di dunia, dan di sisi ALLAH tempat kembali sebaik-baiknya (yaitu surga).”
2. percayalah bahwa yang hilang itu bukan yang terbaik untukmu, percayalah bahwa Allah akan mengganti apa-apa yang hilang darimu, dan mengganti hari – hari duka dengan hari-hari kebahagiaan.
]QS. ALI IMRAN : 139
“Janganlah kamu lemah dan jangan pula berduka cita, sedang kamu orang-orang yang lebih tinggi jika kamu berimanâ€.
3. Tidaklah Allah memberikan ujian bagi umat tanpa mengetahui kemampuan umat Nya. Segala cobaan dan ujian yang diberikan semata-mata sudah sesuai dengan kemampuan kita mengatasinya.
“Dan sesungguhnya Kami tetap akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang yang berjuang dan bersabar daripada kalangan kamu dan agar Kami dapat mengesahkan (benar atau tidaknya) berita mengenai keadaan kamu.” (Surah Muhammad: ayat 31)
4. Sesungguhnya kita harus bersyukur bahwa cobaan dan ujian yang kita dapat sesungguhnya adalah sebuah pembuktian cinta kita kepada Allah. sebagus kita mengatasi sebuah ujian dan cobaan, sebagus itulah kita membuktikan cinta kita kepada Allah, dan semakin bagus pulalah cinta Allah kepada kita.
5. Sesungguhnya Allah cemburu ketika kita berlebihan mencintai selain diri NYa. Nah, coba kamu fikir, Kalau kekasihmu cemburu, itu artinya ia sayang sekali padamu bukan ? dan biasanya seorang kekasih yang sangat mencintai, ia akan melakukan apapun untuk mendapatkan kembali cintanya yang mungkin saja terlupakan dan diabaikan. Ujian dan cobaan itu semata-mata mengingatkan kamu akan Cinta Nya.
“Patutkah manusia menyangka bahwa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: Kami beriman sedangkan mereka tidak diuji dengan sesuatu cubaan.” (Surah Al-Ankabut: ayat 2)
6. Janganlah bersu’udzon kepada Allah, apalagi sampai berpaling. sesungguhnya Allah adalah pemberi jalan yang terbaik.
7. Jangan lari dan diam dari sebuah permasalahan. Sesungguhnya masalah itu tidak akan selesai ketika kau berlari dan berpaling meninggalkannya. Hadapi dengan kesabaran, sesungguhnya kesabaran menciptakan keberanian. Jangan takut dan jangan munafik ketika kau harus mengatakan “ya” atau “tidak”.
Katakanlah: `Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan.`(QS. 5:100)
8. “Berkumpulah dengan orang saleh” begitulah pepatah lama. tetapi sungguh luar biasa khasiatnya. Selain kepada orang tua dan keluarga tentunya, mengatakan kegalauan hati, mengisi hari-hari kesedihan, adalah dekat dan berkumpul dengan mereka. Seorang sahabat yang saleh/ha pasti akan memberikan saran yang baik, memberikan semangat yang baik, dan membantu mengisi hari-hari kesedihan dengan kegiatan dan ibadah yang lebih baik.
9. Luangkan waktu bersilaturahmi. sesungguhnya silaturahmi memanjangkan usia, dan memperbanyak sahabat.
10. pernah ku membaca, “Allah mewujudkan impianku, walaupun harapan itu tinggal seiris daun bawang saja”.
sumber: http://noorputri.multiply.com/
=
————-
Dr. Reni bicara cinta
=
http://balisugar.com/2008/03/03/putus-cinta/
-
Seorang perempuan baru saja kehilangan seseorang yang sangat dicintainya, sebut saja si A yang ditinggal kekasihnya. Dia sangat terpukul kerjaannya menangis terus…mengurung diri. Seakan segala keindahan di bumi ini telah lenyap karena putus cinta. Tentunya kisah seperti ini bukan hanya satu, aku melihat dia tak tahan juga merasa kasihan, umurnya baru 22, sebagai seorang sahabat yang bisa kulakukan hanya menghibur, memberi dorongan dan mengharapkan yang terbaik untuk gadis A yang sering curhat.
Memang bukan hal yang mudah untuk menghibur orang yang sangat bersedih, apalagi istilahnya untuk membantu dia bangkit dari keterpurukanya, gadis A sangat…sangat menderita, tak bosan-bosan aku terus bicara dengan memilih kata sangat hati-hati agar tak menyinggungnya harapanku semoga meresap sebagai sebuah dorongan dari seorang kawan. Tentunya setiap orang berbeda dalam menghadapi berbagai macam persoalan yang menimpa, tergantung dari kepribadian masing-masing, ada yang tabah ada yang cengeng ada yang tegar.
Aku pun pernah muda, pernah mempunyai impian-impian yang kandas, pernah gagal cinta juga menghadapi kesedihan yang sangat dalam, namun Alhamdulillah aku bisa menghadapi rintangan hidup dengan tegar. Mungkin kau…kau…kau yang sedang lewat atau sedang bersedih, karena putus cinta, tanpa bermaksud menggurui aku hanya ingin sedikit berbagi denganmu, siapa tahu kau sedikit terhibur bagaimana caraku menghadapi sebuah kesedihan.
Tentu saja yang paling utama adalah berpasrah diri, berdo’a lebih mendekatkan diri pada Allah akan membuat jiwa tenang. Kalau ingin menangis, menangislah sepuasnya…sepuasnya…sepuasnya !!! Setelah itu duduklah sendiri di luar ruangan mungkin bisa sambil melihat bintang, merasakan hembusan angin lalu bayangkan suatu hal yang sangat indah yang pernah terjadi padamu misalkan dengan membayangkan tempat etc, lalu bayangkan lagi hal yang paling menyedihkan bagimu, rasakan setiap tikam dan getarnya ! lalu renungi kondisi jiwamu yang tengah lebur pada saat itu.
Tanyakan pada hatimu sampai kapan akan terpuruk pada sebuah kesedihan hah ?? Bicaralah ! bicaralah pada hatimu sendiri, kalau perlu hadapi cermin !!! lihat…lihat siapa dirimu yang bermata sembab ! Apa pantas jadi kamu ? tanyakan pada wajahmu di cermin apa yang salah dengan diriku ? kenapa kusut begini ? bukankah aku orang yang kuat, tegar, segala penderitaan yang sedang kuhadapi tak seberapa dibanding orang yang sedang benar-benar menderita !!! katakanlah berulang kali pada dirimu di cermin, tentang sebuah kehilangan ?? Hm bagaimana mungkin kau kehilangan sesuatu kalau kau memang tak pernah memilikinya, sadarilah.
Memiliki kerelaan akan membuatmu merasa jauh lebih bahagia, selalu berpikir positif dan usahakan menebar senyum meski kau sedang diludahi, relakan apa yang pergi apalagi seorang pasangan kalau kau benar mencintai biarkan dia bahagia bersama yang lain daripada dia menderita denganmu tak ada yang bisa menghindar dari cinta sebesar apapun tebusanya, dengan begitu tak ada apapun yang hilang padamu, Insya Allah air mata tidak akan menyesatkan emosi.
Hik..hik.. Dr. Reni bicara cinta
sumber: http://balisugar.com/2008/03/03/putus-cinta/
=
Tips mengatasi putus cinta ala parto
sumber: http://baliazura.wordpress.com/2008/04/11/tips-menghadapi-putus-cinta/
1.
Ikuti kesedihan yang berbumbu kekecewaan dan bertabur kejengkelan keluar dari dalam dirimu, mengamuk atau menangis yang keras (ga banget deh) sangat dianjurkan.
memukul tembok, mengigit bantal sebaiknya dihindari apalagi mengigit sandal.
2.
Jaga hubungan baik dengan diri sendiri, sadari petuah ti pat kai ‘begitulah cinta, deritanya tiada berkahir’.jangan langsung melakukan hal yang menyakiti tubuh kita, misalnya ga makan, menggundul rambut, tiba-tiba melakukan tatto, percing apa lagi klo punya niat ganti kelamin ( iich…ngerriii)
3.
Manjakan diri, untuk mengobati kekecewaan dianjurkan pergi ke tempat pijat (no ples-ples), klo ga ada duit cukup ke tukang pijat keliling. Klo masih sayang ngeluarin modal tinggal ngupil, ngorekin kuping, atau gigitin kuku ampe kuku jempol kaki juga boleh (jangan gila donk!). Makan yang banyak dan lezat jangan lupa tambahin sambel biar ga ketahuan klo kita sebenernya menangis ( buat cowo yang malu nangis ).
4.
Melepaskan beban dengan mengunting rambut,yang dipercaya bisa memberikan suasana baru.atau berpakaian dengan gaya terbalik mungkin?
siapa tau bisa menjadi tren senter.
5.
Untuk sementara buang ke kolong tempat tidur semua poto-poto dan benda-benda yang ada hubungannya dengan dia, tapi klo duit buangnya dikolong tempat tidurku( ya klo ini bisa berhasil,tiap hari berdoa ada orang yang putus ‘plak’)
6.
Jauhi tempat-tempat yang bisa mengingatkan kepada dia, apa lagi tempat-tempat maksiat ( hati-hati musim ‘grebekan’ ), jangan dengarkan lagu-lagu tentang kisah dulu meskipun dinyanyiin langsung sama penyanyinya, usir.. atau paksa ganti lagu ( ga dijamin ).
Dengerin hal-hal yang jelek tentang dia dari musuh-musuhnya pasti langsung perfikir untung..
7.
Lalukan kegiatan yang positif, menulis ( biasanya langsung dapet mood satu novel ), ng-blog, ng-game, masak, baca naruto, nonton pilem flora dan fauna atau tonton Tukul, tidur seharian juga boleh.
8.
Jangan buru-buru berfikir untuk dapet pacar baru apalagi punya pikiran ngrebut pacar temen. hindari menjalin hubungan pelarian dengan alasan ga suka jadi jablay.
9.
Pergi bersenang-senang ke tempat-tempat keramaian seperti pasar,terminal,tempat kampanye ( klo ada yang lebih ramai lebih baik ) atau ikutan demo,sangat dianjurkan setelah ngamuk,nangis dan berdiam diri menyesali keadaan.
10.
Buat semboyan, mati satu tumbuh seribu, wanita bukan satu saja, masih banyak janda-janda yang butuh kita (upps), wanita racun dunia, berakit-rakit kehulu, tak lari gunung dikejar, tak ada gading yang tak retak, satu satu aku sayang ibu ( kok..?)
11.
Bangkitkan semangatmu.rawe rawe rantas malang-malang tuntas. Tunjukkan kekuatanmu seperti pahlawan bertopeng ha ha ha( sincan is on ) atau taxedo bertopeng dalam melawan penjahat cinta.
12.
Berfikirlah ini adalah proses untuk kedewasaan dan pematangan sikapmu dalam menghadapi kenyataan hidup.
sumber: http://baliazura.wordpress.com/2008/04/11/tips-menghadapi-putus-cinta/
=
Hati-Hati Dengan Rasa Rindu
oleh: Syaikh Aidh Al Qarni
Jangan pernah merindukan sesuatu secara berlebihan. Karena, yang demikian itu menyebabkan kegelisahan yang tak pernah padam. Seorang muslim akan bahagia ketika ia dapat menjauhi keluh kesah, kesedihan dan kerinduan. Demikian pula ketika ia dapat mengatasi keterasingan, keterputuasaan dan keterpisahan yang dikeluhkan para penyair. Betapapun yang demikian itu adalah tanda kehampaan hati.
“Tidakkah kamu melihat orang2 yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Rabbnya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmuNya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya?” (QS Al Jatsiyah: 23)
-Akulah yang menarik ujung kematian itu, siapakah yang akan dituntut padahal si korban adalah si terdakwa itu sendiri-
Maksud bait syair ini, kita berhak merasakan sakit dan menderita sebab kita adalah penyebab utama dari semua yang terjadi pada diri kita. Seseorang yang berasal dari Andalusia menyombongkan dirinya karena bisa merasakan suka yang melebihi batas.
-Sebelum aku, orang mengeluh berat berpisah, dan ketakutan muncul pada yang mati dan yang hidup.
Jika rusuk2ku menghimpun, maka aku tidak akan lagi mendengar dan tidak pula melihat-
Bila saja diantara tulang2nya berhimpun ketaqwaan, dzikir, kesadaran rohani dan ilahiyah, maka kebenaran akan bisa dicapai. Disamping itu, bukti akan menjadi semakin jelas dan kebenaran akan terlihat.
“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syetan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang2 yang bertaqwa bila mereka ditimpa was2 dari syetan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan2nya” (QS Al A’raf : 200 – 201)
Ibnul Qayyim telah memberikan terapi yang sangat manjur tentang masalah ini dalam bukunya yang sangat terkenal Ad Da’wad Dawa’ atau Al Jawab asy Syafi’ an Man Sa’ala ‘anid Dawa’ asy Syafi’. Saya sarankan pembaca untuk merujuk kepada kedua buku tersebut. Rasa suka yang berlebihan itu banyak sebabnya. Diantaranya,
1. Hati yang tidak terisi oleh rasa cinta, rasa syukur, dzikir, dan ibadah kepada Allah.
2. Membiarkan mata jalang. Mengumbar mata adalah jalan yang menghantarkan pada kesedihan dan keresahan :
“Katakanlah kepada orang2 laki2 yang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya..” (QS An Nur:30)
Rasulullah juga bersabda: ‘Pandangan (mata) itu adalah satu dari sekian banyak anak panah iblis’
-Jika kau liarkan matamu kepada semua mata, maka semua pemandangan akan membuatmu lelah.
Kaulihat pemandangan, tapi tak seluruhnya mampu kau lihat dan kau tatap-
3. Meremehkan ibadah, dzikir, doa, dan sholat nafilah. “Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan2 keji dan munkar” (QS Al Ankabut : 45)
Ada pun obatnya,
“Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih” (QS Yusuf: 24)
1. Berusaha untuk selalu berada dipintu2 ibadah dan memohon kesembuhan kepada Yang Maha Agung.
2. Merendahkan pandangan dan menjaga kemaluan. “..mereka menahan pandangannya dan memelihara
kemaluannya..”(QS An Nuur : 30), ” Dan orang2 yang menjaga kemaluan mereka” (QS Al Mu’minun : 5)
3. Menjauhkan hati dari hal2 yang bisa mengikatnya dan berusaha melupakannya.
4. Menyibukkan diri dengan amal sholeh dan berguna. ” Sesungguhnya mereka adalah orang2 yang bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami denagn harap dan cemas ” (QS. Al-anbiya : 21)
5. Menikah secara syar’i. ” Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ” (QS. An Nisa : 3)
” Dan, diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya “. (QS. Ar Rum : 21)
Rasulullah bersabda, “Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang sudah mampu untuk menikah, hendaklah menikah.”
http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2007/12/14/hati-hati-dengan-rasa-rindu/
=
Edisi Patah Hati
-
by burhanshadiq
http://blog.burhanshadiq.com/2007/07/17/edisi-patah-hati/
-
Gubrakzz! Kata itu begitu menyentak. Jadi ingat ciri khas teman akhwat dulu yang suka ngomong kaya’ gitu. Hemm itu pula satu ekspresi yang sedang di alami temen baik saya. Hari-hari ini adalah hari yang sangat mendung baginya. (Loh bukannya dah musim kemarau? Kok Mendung?!) Mendung bukan langit yang mendung, tapi hati yang galau dihajar perasaan bingung sedih dan kacau bercampur menjadi satu. Dia sedang patah hati!
Seperti kata mas Once, “Cintaku bertepuk sebalah tangan…” tapi bukan bertepuk tangan. Apa yang ia pikir menjadi sebuah harapan yang membahagiakan, kini harus kandas oleh sebuah kata maaf yang sempet menghajar hatinya hingga pecah berkeping-keping. Ia sempat mengaku heran dan bingung, kenapa dia yang selama ini so mature, mateng, dewasa, bisa kena virus cinta kayak gini. Mending diterima, lha ini ditolak!
Saya Cuma bilang, “ Sing sabar yo mas…sing sabar…” Saya tahu omongan saya ga bakalan bikin dia happy atau kayak gimana, tapi paling tidak hanya itu yang bisa saya kasih. Saya tidak ingin menceritakan ‘kisah tak berujung’nya dia dengan kekasih hatinya, karena mungkin akan ada banyak orang yang akan protes sama saya. Tapi dengan melihat kasus ini saya jadi semakin yakin bahwa mengelola cinta tanpa terkena dosa amatlah susah.
Ketika cinta itu hadir di hati, ia akan merampas segala konsentrasi, insprirasi bahkan konsumsi.(halah…) Mengusirnya hilang di hati sangat susah, lebih susah dari sekedar mengundangnya hadir. Seperti mengusir ayam keluar dari kamar kita, begitu seorang teman moderator bedah buku pernah berkisah. Ayam yang masuk kamar akan susah dikeluarkan, dan dia baru akan menyerah keluar, setalah membuat kamar kita berantakan. Cinta juga kayak gitu, usirlah kalau bisa, paling tidak akan ada banyak linangan air mata, tisu yang berserakan, dan ingus pilek yang mengganggu pernafasan. Itulah kenapa ia dinamakan JATUH cinta, bukan BANGKIT cinta. Karena kalau jatuh, ia tidak akan mudah berdiri dan bangkit kembali. (Hemm, saya kayak orang yang lagi jatuh cinta ya nulisnya bisa kayak gini. Yang sedang merasa saya jatuh cintai lagi, senyum ya…)
sumber: http://blog.burhanshadiq.com/2007/07/17/edisi-patah-hati/
=
saya lg pts cnta
Puisinya bagus