• Blog Stats

    • 36,958,591 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbanyak Dibaca

  • Artikel Terbaru

  • kategori artikel

  • arsip artikel

  • bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB:

    ========================================== bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB: iz_chech@yahoo.com , bagas_rara@yahoo.co.id , ainuamri2@gmail.com , dameyra@yahoo.com eone_cakep50@yahoo.com ==============================
  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

    Wahai Kaum Muslim, Telah nyata kebencian dan makar kaum kafir untuk menghancurkan Islam dan umatnya. Mereka telah melakukan konspirasi canggih dan rapi untuk mengubur Islam. Mereka terus terjaga dan berpikir keras siang-malam untuk mencari dan mencoba cara-cara terbaru untuk menghancurkan Islam. Mereka bahu-membahu dan terus bekerjasama memikirkan bagaimana merusak Islam. Mereka tak segan-segan melakukan teror, intimidasi, hingga serangan fisik dalam rangka meluluhlantakkan Islam dan umatnya. Akankah kita berdiam diri? Ridhakah kita menyaksikan Islam diinjak-injak dan dihinakan? ---------------------------------------------------------- Wahai Kaum Muslim, Islam akan terselamatkan jika kita semua berpegang teguh dengan syariat Islam, insya allah. Artinya, kita tidak hanya meyakini Islam sebatas bibir semata. Lebih jauh, kita harus menerapkan syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan kita; baik dalam ibadah ritual yang biasa kita laksanakan maupun dalam bidang akhlak dan muamalah—seperti politik, ekonomi, sosial, pendidikan, dan sebagainya. ------------------------------------------------------------ Di samping itu, harus ada institusi negara (Khilafah) yang melindungi seluruh kepentingan umat Islam. Dengan institusi inilah seluruh syariat Islam akan diterapkan secara sempurna sehingga akidah umat dapat terselamatkan. Marilah kita bahu-membahu, mencurahkan pikiran dan tenaga kita demi tegaknya Khilafah Islamiyah. ---------------------------------------------------------- Sesungguhnya barat tidak memandang kita dengan dua kaca mata, namun hanya satu kaca mata saja, yaitu kacamata fanatik buta, kedengkian dan kezhaliman yang nyata terhadap kaum muslimin. Tatkala Islam tegak dengan tanpa mempermasalahkan batas-batas wilayah, bersatu dalam amal serta telah rekat persatuannya maka tiba-tiba saja mereka merobek-robek dan mencerai beraikan kita. ================================================
  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

KUMPULAN ARTIKEL YANG MEMBONGKAR KESESATAN SYIAH DAN MENJELASKAN KEBUSUKAN AJARAN SYIAH

KUMPULAN ARTIKEL YANG MEMBONGKAR KESESATAN SYIAH
silahkan klik judul artikel yang anda pilih  untuk membaca

Daftar Isi

DAFTAR ISI

Mengoreksi Keabsahan Keyakinan Ibnu Taimiyyah: “Istiwa’ Allah Sama Seperti Istiwa’ Makhluk-Nya.”

Menilik Keabsahan Ucapan Ibnu Taimiyyah: “Allah turun ke langit dunia seperti turunnya aku dari mimbar ini.”

Betapa Besar Kecintaanmu wahai Ibnu Taimiyyah kepada Ahlul Bait Nabi

Ummu Darda’ Ash-Shughra

Biografi Syaikh Abdullah bin Mar’i Al ‘Adni

Mengenal Al-Fuqaha’ As-Sab’ah (4), Sulaiman bin Yasar

Ahlul Hadits dan Keutamaannya

Mengenal Al-Fuqaha’ As-Sab’ah (3), Abu Bakr bin ‘Abdirrahman bin Al-Harits

Mengenal Al-Fuqaha’ As-Sab’ah (2), ‘Urwah bin Zubair

Mengenal Al-Fuqaha’ As-Sab’ah (Tujuh Tokoh Ulama dari Madinah) Bag: 1

Ummu Habibah binti Abu Sufyan (wafat 44 H/664 M)

Penghinaan Syi’ah Terhadap Al-Hasan bin ‘Ali

Kata Mereka: “Ali Lebih Dulu Masuk Surga dari Nabi”

Penghinaan Syi’ah Terhadap Rasulullah dan Fathimah (2)

Sikap Berlebihan Syi’ah Terhadap Ali dan Fathimah

Syi’ah dan Klaim Mereka Sebagai Pengikut ‘Ali

Ternyata Rabb Mereka berbeda dengan Rabbnya Abu Bakar Ash Shiddiq

Kata Mereka: “Umar bin Khattab Tukang Homo”

Kata Mereka: “‘Aisyah Adalah Keledai Betina Kecil”

Penghinaan Syi’ah Terhadap Rasulullah dan Fathimah

Kata Mereka: “‘Aisyah, Zubair, dan Tholhah Lebih Buruk dari Anjing dan Babi”

Kata Mereka: “Imam Ali Lebih Pemberani dari Rasulullah”

Ternyata Al-Qur’an Kita Berbeda dengan Al-Qur’an Mereka

Imam Syi’ah Makan dan Minum dengan Tangan Kiri

Lelucon Konyol Imam Syi’ah

Kajian Hadits: “Apabila kamu melihat Mu’awiyah diatas mimbarku maka bunuhlah ia.”

AKHIR PETUALANGAN SI PASIEN TERAKHIR

Mutiara Berkilau dari Bukhara (Biografi Al Imam Al Bukhari)

Audio: Ajaran Syi’ah dalam Pandangan Islam

Di antara keutamaan Hasan dan Husain radhiallahu anhuma

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Sikap Para Shahabat Dalam Menyikapi Hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

Kisah Pengangkatan Sahabat Nabi Sebagai Khulafur Rasyidin

Biografi Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di

Tokoh Penyesat Umat

Pandangan Syaikhul Islam dalam Masalah Uluhiyah

Ternyata Abdullah bin Saba’ bukan Tokoh Rekaan

FATAWA: NIKAH MUT’AH TELAH DIMANSUKH (DIHAPUS) DARI SYARI’AT ISLAM

FATAWA: MENJAWAB SYUBUHAT SEPUTAR MUT’AH

SEBAB DILARANGANNYA JENIS NIKAH MUT’AH

FATWA: HUKUM NIKAH MUT’AH (1)

Kisah ‘Aisyah yang Begitu Indah

Berilah Mereka Nasehat!

Keistimewaan Kitab Minhajus Sunnah

Keistimewaan Sepuluh Shahabat Peraih Janji Surga

ABU HURAIRAH, SHAHABAT MULIA YANG TERZHALIMI (1)

Fathimah bintu Qais Al-Fihriyyah radhiyallahu ‘anha

Audio: Menyingkap Hakekat Ajaran Syi’ah Rafidhah

Download E-book; Mengenal Lebih Dalam Kitab Minhajus Sunnah

Download E-book; Fadak, Kisah yang Tak Kunjung Berakhir

Download E-book: Fatawa Ulama Islam tentang Syi’ah Rafidhah

Download E-book; Menilik Kitab-kitab Hadits Kaum Syi’ah

Pujian Para Ulama Terhadap Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Akibat Belajar Islam di Negeri Iran

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Keutamaannya dalam Ilmu Tafsir

Tuduhan dan Kedustaan Terhadap Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Kumpulan Artikel tentang Syi’ah

Sumbangsih Ibnu Taimiyah Terhadap Islam dan Muslimin

Sejarah Hidup Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Rembulan di Langit Zaman

Antara Saudi dan Iran

Selang Waktu Pembangunan Masjidil Haram dengan Masjidil Aqsha

Apakah Saudi Arabia Loyalis Amerika

Hati-hati dari Teman yang Buruk

Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu (Wafat 18 H)

Abu Dzar Al Ghifari radhiyallahu’anhu

Meneliti Kembali Sanad Hadits: Wanita yang paling dicintai Rasulullah SAW adalah Fatimah”

AHLUL BAIT BAGAIKAN PINTU PENGAMPUNAN?

Kedudukan Hadits: “Ahlul baitku yang paling aku cintai adalah Hasan dan Husein.”

Kedudukan Hadits: “Ahlul Bait Tidak Masuk Neraka.”

Kedudukan Hadits: “Ali adalah Ash Shiddiq Terbaik.”

Kedudukan hadits, “Manusia yang paling dicintai rasulullah adalah Fathimah dan ‘Ali”

PERINTAH MERATAKAN KUBURAN, BUKTI KEDUSTAAN SYI’AH

Kedudukan Hadits “Memandang Ali adalah Ibadah”

Sekelumit Tentang Keutamaan Ummul Mukminin ‘Aisyah

Sekelumit Tentang Keutamaan Kaum Anshar

Sekelumit tentang keutamaan kerabat dekat rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam

Sekelumit Tentang Keutamaan Abu Bakar dan Umar

Fadak, Kisah Yang Tak Kunjung Berakhir

MENYIKAPI SHAHABAT NABI, ANTARA ISLAM DAN SYI’AH

Dari Ibnu Taimiyyah untuk Sang Bunda

Mencintai Para Sahabat dan Ahlul Bait Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Haah, Arah Kiblatnya beda?!!!

Muhammad bin Abdillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Penutup Pintu Kenabian

SIAPAKAH AHLUS SUNNAH?

Ibnu Jarir Ath Thabary (Wafat 310 H)

Imam Abu Dawud

Siapa Para Ulama ?

‘Umar bin ‘Abdul Aziz (wafat 101 H)

Ummu Athiyyah Al-Anshariyah radhiyallahu ‘anha

Imam Muslim (wafat 271 H)

Imam Al-Bukhari (wafat 256)

KEUTAMAAN SHAHABAT RASULULLAH shalallahu ‘alaihi wasallam

Al Qosim bin Muhammad (Tabi’in)

MENGENAL SYI’AH LEBIH DALAM LAGI 2

MENGENAL SYI’AH LEBIH DALAM LAGI

Ikrimah (Wafat 105 H)

CD Kedustaan Agama syi’ah

Abdullah bin Abbas (wafat 68 H)

Hat-hati dari Mereka!

Nestapa Pengekor Hawa Nafsu

AHLUL BAIT DIMATA AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH

Juwairiah binti Harits bin Abu Dhirar (wafat 56H)

Karbala Bukan Tanah Suci

Zainab binti Muhammad (Wafat 8 H)

PERNYATAAN PARA ULAMA’ ISLAM TENTANG SYI’AH RAFIDHAH 3

Ketika sang pendusta sok berbicara (2) (Ibnu Taimiyyah bukan Ahlussunnah?)

Ummi Kultsum binti Ali bin Abu Thalib (wafat.75H)

HADITS: ABU BAKAR BERGELAR SHIDDIQ PALSU?

Ketika sang pendusta sok berbicara

Kasyfu Syubhat adalah kitab yang mengungkap kebathilan penentang Tauhid Bag.Terakhir (6)

Kasyfu Syubhat adalah kitab yg mengungkap kebathilan penentang Tauhid Bag.5

Kasyfu Syubhat adalah kitab yg Mengungkap Kebathilan Argumen Penentang Tauhid(4)

Kasyfu Syubhat adalah kitab yg Mengungkap Kebathilan Argumen Penentang Tauhid(3)

PERNYATAAN PARA ULAMA’ ISLAM TENTANG SYI’AH RAFIDHAH 2

Kasyfu Syubhat adalah kitab yg Mengungkap Kebathilan Argumen Penentang Tauhid(2)

Kasyfu Syubhat adalah kitab yg Mengungkap Kebathilan Argumen Penentang Tauhid(1)

Dakwah Imamus Sunnah, Muhammad bin Abdul Wahhab

Tafsir Ibnu Katsir: Salah Satu Kitab Tafsir Al Qur’an Terbaik

Muawwiyah bin Abu Sofyan (20 SH-60 H/ 603-680 M)

Hakekat Abu Bakar dan Umar di mata Ja’far Ash-Shadiq

Abu Hurairah (wafat 57 H)

Abbas bin Abdul Muthalib (wafat 32 H/653 M)

AKIBAT MELANGGAR KETENTUAN ALLAH

Hamzah bin Abdul Mutalib (wafat 3 H)

Siapakah Wahhabi? Selubung Makar di Balik Julukan Wahhabi

Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah rohimahulloh

Zainab binti Jahsy radhiallaahu ‘anha

Abu Thalib bin Abdul Muthalib (wafat 3 SH)

Ali bin Al-Husein Zainal Abidin (Wafat 93 H)

Hukum mencela Mu’awiyah (1)

Syaikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz

Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’I (Wafat 1423 H)

Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah

Syaikh Al-Mujaddid Muhammad bin Abdil Wahhab

Fatimah Az Zahra Binti Rasulullah (Wafat 11 H)

Husain bin Ali bin Abu Talib (4-61 H)

Hasan bin Ali bin Abu Talib (3-50 H.)

MENILIK KITAB-KITAB HADITS KAUM SYI’AH 3

MENILIK KITAB-KITAB HADITS KAUM SYI’AH 2

MENILIK KITAB-KITAB HADITS KAUM SYI’AH 1

SHAHIH BUKHARI dan SHAHIH MUSLIM Kitab Hadits Paling Shahih

MENGENAL LEBIH DALAM KITAB MINHAJUS SUNNAH (bag:4)

Apa Makna Wahabi?

MENGENAL LEBIH DALAM KITAB MINHAJUS SUNNAH (bag:3)

MENGENAL LEBIH DALAM KITAB MINHAJUS SUNNAH (bag:2)

MENGENAL LEBIH DALAM KITAB MINHAJUS SUNNAH (bag:1)

MELURUSKAN PEMAHAMAN TENTANG SHAHABAT MU’AWIYAH RADHIALLAHU ‘ANHU (BAG:3)

MELURUSKAN PEMAHAMAN TENTANG SHAHABAT MU’AWIYAH RADHIALLAHU ‘ANHU (BAG:2)

MELURUSKAN PEMAHAMAN TENTANG SHAHABAT MU’AWIYAH RADHIALLAHU ‘ANHU (BAG:1)

HADITS: “Semoga Allah tidak akan mengenyangkan perutnya” YAKNI PERUT MU’AWIYAH. ANTARA CELAAN DAN PUJIAN

Istri-istri Rasulullah : Khodijah binti Khuwailid

Imam Ahmad Bin Hambal

Tarikh Al-Khulafa’ Ar-Rasyidin

Ruqoyyah dan Ummu Kultsum radhiallahu ‘anhuma Kisah Perjalanan Dua Cahaya

Keutamaan Keluarga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam

Ringkasan Minhajus Sunnah Ibnu Taimiyyah

Bantahan & Peringatan atas Agama Syiah Rafidhah

Abu Bakr Ash Shiddiq Kholifah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam

Sahabat Rasulullah – generasi pertama ummat Islam

Istri-istri Rasulullah : Saudah binti Zam’ah

AUDIO: SEKALI LAGI TENTANG AGAMA SYI’AH, bag: 2

Istri-istri Rasulullah : Aisyah binti Abu Bakar

AUDIO: SEKALI LAGI TENTANG AGAMA SYI’AH, bag: 1

KELOMPOK SYI’AH (OLEH SYAIKH SHALIH AL FAUZAN

SIKAP TENGAH AHLUSSUNNAH THD KEMATIAN HUSEIN

SEKELUMIT TENTANG KEUTAMAAN MU’AWIYAH BIN ABI SUFYAN

SEKELUMIT TENTANG KEUTAMAAN ‘ALI BIN ABI THOLIB

SEKELUMIT TENTANG KEUTAMAAN ‘UTSMAN BIN ‘AFFAN

SAUDARAKU, KOREKSILAH PERGAULANMU

BANTAHAN SINGKAT TERHADAP KEYAKINAN SYI’AH TENTANG IMAM MAHDI VERSI MEREKA

HADITS: PERUMPAMAAN AHLUL BAITKU SEPERTI KAPAL NABI NUH…(BAGIAN 2)

PERBEDAAN IMAM MAHDI AHLUSSUNNAH DENGAN MAHDI SYI’AH

IMAM MAHDI ADALAH KETURUNAN NABI MUHAMMAD

HADITS: PERUMPAMAAN AHLUL BAITKU SEPERTI KAPAL NABI NUH…(BAGIAN 1)

MAHDI, YANG DIIMANI DAN DINANTI

PENYIMPANGAN-PENYIMPANGAN DALAM PERKARA AL-MAHDI

MENGENAL IMAM MAHDI

KEUTAMAAN AL-HASAN DAN AL-HUSEIN RADHIALLAHU ‘ANHUMA, bantahan syubuhat syi’ah ke 7

IBNU TAIMIYAH DAN SHAHABAT NABI

AHLUSSUNNAH MENGAKUI KEUTAMAAN AHLUL BAIT, bantahan syubuhat syi’ah ke 6

ISYARAT RASULULLAH ABU BAKAR SEBAGAI KHALIFAH, bantahan syubuhat syi’ah ke 5

TIDAK ADA IBADAH KHUSUS DI BULAN RAJAB

DI BALIK MAKAR KHAWARIJ DAN SYI’AH, Merunut Aksi-aksi Jahat Yahudi

WASIAT RASULULLAH DENGAN AL-QUR’AN, Bantahan syi’ah ke 4

HADITS “AKU KOTA ILMU DAN ALI PINTUNYA”

DO’A BULAN RAJAB

SHALAT RAGHAIB DI BULAN RAJAB

HADITS-HADITS YANG BERKAITAN DENGAN BULAN RAJAB

PERNYATAAN PARA ULAMA’ ISLAM TENTANG SYI’AH RAFIDHAH

KHILAFAH TIDAK HARUS ADA PADA AHLUL BAIT, bantahan syi’ah ke 3

KAJIAN ILMIYAH TENTANG KEDUA ORANG TUA NABI (menjawab syubuhat syi’ah 2)

TAFSIR SURAT AL-BAYYINAH AYAT YANG KE 7, menurut syi’ah

KEUTAMAAN ABU BAKAR DAN UMAR DI ATAS ALI RADHIALLAHU ‘ANHUM, bantahan syubuhat syi’ah kedua

KAJIAN ILMIYAH TENTANG KEDUA ORANG TUA NABI (menjawab syubuhat syi’ah 1)

SYI’AH DAN ISLAM

KEABSAHAN KHILAFAH ABU BAKAR ASH SHIDDIQ, bantahan syubuhat syiah pertama

PERBEDAAN ANTARA AGAMA ISLAM DENGAN AGAMA SYI’AH, BAG:1

SYI’AH DAN IMAMAH (KEPEMIMPINAN)

AQIDAH SYI’AH TENTANG AL QUR’AN

SYI’AH DAN TAQIYYAH

SYI’AH MENGHALALKAN ZINA

AKHIR PERJALANAN AHLI BID’AH

HADITS ABU AYYUB AL ANSHORI

KEDUDUKAN PARA SHAHABAT, DISISI ALLAH DAN RASUL-NYA SERTA KAUM MUKMINIIN

HADITS ABDULLAH BIN ‘UMAR

HADITS ABDULLAH BIN ‘ABBAS

SYI’AH MENGHINA PARA SHAHABAT NABI

CINTA PALSU SYI’AH TERHADAP AHLUL BAIT

SYI’AH MENCELA ISTRI-ISTRI RASUL (UMMAHATUL MUKMINIIN)

MEWASPADAI KEDUSTAAN ATAS NAMA RASULULLAH SHALALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM

MENOLAK PENYATUAN SUNNI DAN SYI’AH

MEMBONGKAR KESESATAN SYI’AH

About these ads
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 284 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: