• Blog Stats

    • 36,939,923 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbanyak Dibaca

  • Artikel Terbaru

  • kategori artikel

  • arsip artikel

  • bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB:

    ========================================== bagi yg ingin menambah teman fb, curhat, konsultasi masalah agama, silahkan add FB: iz_chech@yahoo.com , bagas_rara@yahoo.co.id , ainuamri2@gmail.com , dameyra@yahoo.com eone_cakep50@yahoo.com ==============================
  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

    Wahai Kaum Muslim, Telah nyata kebencian dan makar kaum kafir untuk menghancurkan Islam dan umatnya. Mereka telah melakukan konspirasi canggih dan rapi untuk mengubur Islam. Mereka terus terjaga dan berpikir keras siang-malam untuk mencari dan mencoba cara-cara terbaru untuk menghancurkan Islam. Mereka bahu-membahu dan terus bekerjasama memikirkan bagaimana merusak Islam. Mereka tak segan-segan melakukan teror, intimidasi, hingga serangan fisik dalam rangka meluluhlantakkan Islam dan umatnya. Akankah kita berdiam diri? Ridhakah kita menyaksikan Islam diinjak-injak dan dihinakan? ---------------------------------------------------------- Wahai Kaum Muslim, Islam akan terselamatkan jika kita semua berpegang teguh dengan syariat Islam, insya allah. Artinya, kita tidak hanya meyakini Islam sebatas bibir semata. Lebih jauh, kita harus menerapkan syariat Islam dalam seluruh aspek kehidupan kita; baik dalam ibadah ritual yang biasa kita laksanakan maupun dalam bidang akhlak dan muamalah—seperti politik, ekonomi, sosial, pendidikan, dan sebagainya. ------------------------------------------------------------ Di samping itu, harus ada institusi negara (Khilafah) yang melindungi seluruh kepentingan umat Islam. Dengan institusi inilah seluruh syariat Islam akan diterapkan secara sempurna sehingga akidah umat dapat terselamatkan. Marilah kita bahu-membahu, mencurahkan pikiran dan tenaga kita demi tegaknya Khilafah Islamiyah. ---------------------------------------------------------- Sesungguhnya barat tidak memandang kita dengan dua kaca mata, namun hanya satu kaca mata saja, yaitu kacamata fanatik buta, kedengkian dan kezhaliman yang nyata terhadap kaum muslimin. Tatkala Islam tegak dengan tanpa mempermasalahkan batas-batas wilayah, bersatu dalam amal serta telah rekat persatuannya maka tiba-tiba saja mereka merobek-robek dan mencerai beraikan kita. ================================================
  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

JANGAN BERSEDIH !! LAA TAHZAN !! DON’T BE SAD !! (nasehat penghibur jiwa bagi yang sedang berduka)

Terapi LA TAHZAN (JANGAN BERSEDIH!)

Jangan bersedih, karena Anda telah melalui kesedihan itu kemarin dan ia tidak memberi manfaat apapun. Ketika anak Anda gagal dalam ujian dan Anda bersedih karenanya, apakah kemudian anak Anda lulus karena kesedihan itu? Saat bapak Anda meninggal dan Anda bersedih, apakah ia akan hidup kembali? Manakala Anda merugi dalam suatu bisnis dan kemudian Anda bersedih, apakah kemudian kerugian itu berubah menjadi keuntungan?

Jangan bersedih, sebab bila Anda bersedih gara-gara satu musibah maka musibah yang satu itu akan menjadi berlipat ganda. Ketika Anda bersedih karena kemiskinan atau kesengsaraan yang Anda alami, bukankah kesedihan itu hanya menambah kesusahan Anda saja? Saat Anda bersedih karena cercaan musuhmusuh Anda, pastilah kesedihan itu hanya akan menguntungkan dan menambah semangat mereka untuk menyerang Anda. Atau, ketika Anda mencemaskan terjadinya sesuatu yang tidak Anda sukai, ia akan mudah terjadi pada Anda.

Jangan bersedih, karena kesedihan itu akan membuat rumah yang luas, isteri yang cantik, harta yang berlimpah, kedudukan yang tinggi, dan anak-anak yang cerdas tidak ada gunanya sedikit pun.

Jangan bersedih, sebab kesedihan hanya akan membuat air yang segar terasa pahit, dan sekuntum bunga mawar yang indah tampak seperti sebongkok labu, taman yang rimbun tampak seperti gurun pasir yang gersang, dan kehidupan dunia menjadi penjara yang pengap.

Jangan bersedih, karena rasa sakit dapat sirna, cobaan akan pergi, dosa akan terampuni, hutang akan terbayar, narapidana akan dibebaskan, orang yang hilang akan kembali, orang yang melakukan kemaksiatan akan bertaubat, dan orang yang fakir akan menjadi kaya.

Jangan bersedih karena Anda masih memiliki Agama yang Anda yakini, rumah yang Anda diami, nasi yang Anda makan, air yang Anda minum, pakaian yang Anda pakai, dan isteri tempat Anda berbagi rasa. Mengapa harus bersedih?

Jangan bersedih, karena rasa sedih datangnya dari setan. Kesedihan adalah rasa putus asa yang menakutkan, kefakiran yang menimpa, putus asa yang berkelanjutan, depresi yang harus dihadapi, dan kegagalan yang menyakitkan.

Jangan bersedih, sebab usia Anda yang sebenarnya adalah kebahagiaan dan ketenangan hati Anda. Oleh sebab itu; jangan habiskan usia Anda dalam kesedihan, jangan boroskan malam-malam Anda dalam kecemasan, jangan berikan menit-menit Anda untuk kegundahan, dan jangan berlebihan dalam menyia-nyiakan hidup, sebab Allah tidak suka orang-orang yang berlebihan.

Jangan bersedih, karena kesedihan hanya akan membuatmu lemah dalam beribadah, membuatmu malas berjihad, membuatmu putus harapan, menggiringmu untuk berburuk sangka, dan menenggelamkanmu ke dalam pesimisme.

Jangan bersedih, sebab rasa sedih dan gundah adalah akar penyakit jiwa, sumber penyakit syaraf, penghancur jiwa, dan penebar keraguan dan kebingungan.

Jangan bersedih, karena ada al-Qur’an, ada do’a, ada shalat, ada sedekah, ada perbuatan baik, dan ada amalan yang memberikan manfaat.

Jangan bersedih, dan jangan pernah menyerah kepada kesedihan dengan tidak melakukan aktivitas. Shalatlah.. bertasbihlah.. bacalah.. menulislah.. bekerjalah.. terimalah tamu.. dan merenunglah..

AIDH AL QARNY

About these ads

4 Tanggapan

  1. DR. Aidh al-Qarni menyatakan, ”Sungguh menderita manusia yang tidak memahami Islam dan tak mendapat petunjuk untuk memeluknya. Islam membutuhkan promosi dari kaum muslimin dan orang-orang yang mendukungnya. Islam butuh iklan yang mendunia. Sebab Islam adalah sebuah kabar agung. Dan seruan kepada Islam, hendaknya sesuatu yang bermutu: bernilai tinggi, sistematis dan penuh daya tarik. Sebab kebahagiaan manusia tak akan ditemukan, kecuali dalam agama yang benar dan abadi ini. Manusia zaman sekarang kerap bingung. Mereka sangat membutuhkan agama yang agung ini agar mereka bisa menikmati rasa aman, kedamaian dan ketenangan”.

    Taubat dapat menguras segala bentuk materi dan unsur berbahaya yang menjadi penyebab penyakit, lalu memberikan prevensi terhadap penyakit lain. Pintu kebahagiaan dan kebaikan akan dibuka untuk seorang hamba dengan tauhid, dan pintu kejahatan akan ditutup melalui taubat dan istighfar.

    Kalangan ahli medis klasik sering mengatakan, “siapapun yang ingin bertubuh sehat, hendaknya makan dan minum sedikit saja. Siapa saja yang ingin berhati sehat, hendaknya ia meninggalkan dosa-dosa”.

    Tsabit bin Qurrah menAndaskan, “Tubuh akan merasa nyaman dengan sedikit makanan. Jiwa akan tentram dengan sedikit berbuat dosa. Sementara lidah akan merasa enak bila sedikit bicara”.

    Dosa itu ibarat racun bagi hati, kalaupun tidak sampai membunuhnya, paling tidak melemahkannya, dan itu pasti. Kalau stamina hati sudah lemah, ia tidak akan mampu menolak penyakit”

    ”ketika perang, pasukan Islam memanfaatkan waktu luangnya untuk beribadah sedangkan pasukan kafir memanfaatkan waktu luangnya untuk mabuk-mabukan, main judi dan main perempuan. Saya belum pernah mendengar jumlah pasukan Islam lebih banyak dari pasukan kafir; bahkan pasukan kafir selalu pasukan gabungan. Agama Islam pun harus kita sampaikan apa adanya, tanpa dikurangi dan dilebihkan. Selanjutnya, kita bukan penjaga mereka dan yang lebih penting adalah mengusahakan keimanan serta kepatuhan kita terhadap ajaran Islam agar kita memiliki ruh dakwah ketika mengajak orang lain. Ajaran Islam sangat manusiawi, berbeda dengan ajaran lain yang tak jarang membuat kita menyiksa diri-seperti mengharamkan apa yang baik untuk fisik dan mental. Ada pun setanis ingin hidup bebas dari segala aturan, termasuk agama, padahal aturan yang ada di setanisme sangat menyengsarakan, mengerikan, menjijikan, menghancurkan kehidupan, dan menghinakan diri sendiri”.

  2. GEJALA-GEJALA GANGGUAN SETAN

    Gejala waktu terjaga. Di antaranya adalah :

    -Badan terasa lemah, loyo dan tidak ada gairah hidup

    -Berat dan malas beraktifitas

    -Banyak mengkhayal dan melamun, senyum dan bicara sendiri, tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab

    -Pikiran melayang-layang, Cemas dan gelisah.

    -Banyak makan tapi tidak kenyang-kenyang atau tidak makan tetapi fisiknya kuat sekali, walau tanpa dopping atau suplemen energi

    -Emosional, mudah marah dan membesar-besarkan masalah, memusingkan masalah kecil.

    -Sakaw dan Sugesti untuk menggunakan narkoba kembali

    -Kesurupan atau tersumbatnya syaraf-syaraf

    -Berteriak-teriak atau memaki-maki dengan kata-kata kotor dan tidak pantas (Tourette Syndrome)

    -Asal bicara, tidak peduli perasaan orang lain. Merasa bingung, merasa hidup ini serba salah.

    -Berjalan jauh tanpa tujuan, obsesif-kompulsif, sering mengajak berdebat sambil menahan emosi, selalu menyalahkan orang lain atau mencari kesalahan orang lain.

    -Curiga berlebihan pada orang lain (Paranoid), Phobia.

    -Perasaan berdosa yang berlebihan, merasa terkutuk, putus asa menjadi orang yang baik, banyak bicara tentang kebaikan namun tidak mengamalkannya, merasa diri serba bisa dan merasa diri manusia pilihan.

    -Muncul rasa was-was sewaktu berwudhu atau sholat

    -Pembicaraan melantur, Ambivalensi, menceritakan sesuatu yang tragis sambil tertawa, menceritakan aib diri sendiri dan aib orang lain.

    -Bisa melihat jin dan sensitive akan keberadaan jin di sekitarnya, berkomunikasi dengan setan dalam musik, menggerak-gerakkan anggota tubuh jika mendengar musik, Perasaan bahagia ketika musik kesukaannya diputar, suka menjulurkan lidah.

    -Benci melihat orang shaleh (taat beragama) dan kebenciannya lebih besar terhadap para pendosa.

    -Merasa diri menjadi pusat perhatian terutama jika dilanjutkan dengan membuka aurat, bangga berlebihan ketika dipuji, selalu mencari perhatian orang lain, Pamer harta secara abnormal, usia tua tapi penampilan dan gaya hidup seperti anak kecil.

    -Menirukan gerakan-gerakan binatang tanpa disadari, menirukan kata-kata orang lain (Echolalia), menirukan gerakan-gerakan orang lain (Echopraksia).

    -Sering merasa ada getaran, hawa dingin atau panas, kesemutan, berdebar dan sesak napas saat membaca Al-qur’an

    ### Gejala waktu tidur. Di antaranya adalah:

    -Banyak tidur dan ngantuk berat, atau sulit tidur tanpa sebab

    -Sering tindihan (tidak bisa bergerak waktu tidur) dan mengigau dengan kata-kata kotor

    -Melakukan gerakan-gerakan aneh, seperti mengunyah dengan keras sampai beradu gigi

    -Sering mimpi buruk dan seram atau seakan-akan jatuh dari tempat yang tinggi

    -Mimpi melihat binatang-binatang seperti ular, kucing, anjing, singa, serigala yang seakan-akan menyerangnya

    -Mimpi ditemui jin yang mengaku arwah nenek moyang atau tokoh tertentu

    -Saat tidur seperti ada yang mencekik lehernya atau menggelitikinya atau menendangnya

    note

    71. Dikembangkan dari buku berjudul 53 penjelasan lengkap tentang Ruqyah “Terapi gangguan sihir & Jin sesuai Syariat Islam”, karya Hasan Bishri, LC. penerbit Ghoib Pustaka.

    72. Richard Carlson, Ph.D., dalam bukunya yang berjudul Don’t sweet the small stuff at work (jangan memusingkan masalah kecil di tempat kerja), menulis : “Ketika cemas, Anda lebih sulit berkonsentrasi dan memusatkan perhatian kepada yang sedang Anda usahakan. Bukannya menumpahkan seluruh perhatian kepada pekerjaan, pikiran Anda cenderung mengembara ke masa depan yang belum pasti atau ke masa lampau yang sarat dengan kesalahan. Anda mengantisipasi kesulitan, entah realistis atau tidak – dan Anda mengingat-ingat kesalahan masa lampau sebagai cara untuk membenarkan kekhawatiran Anda.

    Sebagai contoh, Anda mungkin cemas karena pekerjaan Anda akan diperiksa dan dinilai oleh atasan. Bukannya memberikan perhatian penuh kepada tugas-tugas yang ada, Anda menghabiskan satu minggu untuk membayangkan dan mencemaskan akibat-akibat yang mungkin. Anda ingat dengan bagian-bagian yang sangat negatif dalam acara pemeriksaan yang telah lalu. Pikiran Anda mengembara dan tidak terkonsentrasi. Bukannya bekerja seproduktif dan seefisien biasanya, Anda menelantarkan pekerjaan dan semakin tidak percaya diri. Tentu saja, rasa tidak aman dan kinerja yang kurang dari ideal akibatnya akan terlihat oleh atasan Anda dan akan ditulis dalam catatan prestasi Anda. Ini lingkaran setan yang dimulai dengan cemas.

    Cemas juga mudah menular. Ketika sedang cemas, Anda cenderung menegaskan gagasan tentang adanya sesuatu yang pantasdicemaskan kepada orang lain. Ini menebar pesan negatif dan rasa takut. Akibatnya, lingkungan kerja menjadi penuh dengan orang-orang yang khawatir berlebihan, bahkan kadang-kadang seperti mengidap paranoid. Apabila semua orang ketakutan, terciptalah panggung yang sesuai untuk perilaku egois dan sayang kepada diri sendiri dengan upaya melindungi diri menjadi prioritas”.

    73. Musik adalah Muadzin (Penyeru) – nya setan. jika musik terdengar, setan-setan berdatangan. sangat mengerikan bagi orang yang bisa mendengar suara setan dan penakut ketika ada acara musik. mungkin jutaan setan yang menaungi lokasi acara musik tersebut; kebalikan dari acara belajar dan mengajar Al-Qur’an yang mana pada acara belajar dan mengajar Al-Qur’an, para malaikat menaungi berbaris-baris sampai ke langit. bahkan bagi orang yang tau, tidak akan berani masuk diskotik. atau jika diberi pilihan, antara masuk diskotik dengan masuk ke rumah yang terkenal angker, mungkin lebih baik memilih masuk ke rumah yang angker. Orang-orang yang kita lihat di diskotik, bukan semuanya benar-benar manusia terutama setelah lewat jam satu malam. Untuk membedakannya, jika ada orang yang berbicara kepada kita dengan sangat jelas padahal musik ketika itu sangat memekakkan telinga sehingga kita ketika ingin berbicara dengan teman-teman kita harus berteriak sekuat tenaga, jauhilah dia.

    Informasi yang saya dapat dari setan-entah fitnah bukannya-bahwa minuman gratis dari pembelian tiket jangan diminum agar kita tidak dijadikan tumbal pesugihan. Main gitar seorang diri atau berada di studio musik seorang diri memang asyik. Tapi bagi yang tau dan penakut, tak akan berani melakukannya.

    Musik dapat memperburuk gejala psikopatologi sehingga psikopatologi dapat menyerang lebih awal dari usia yang seharusnya. Perilaku setan dari kalangan jin memang sama dengan perilaku setan dari kalangan manusia. Ketika lagu kesukaannya terdengar, serentak kegirangan; ikut bernyanyi sambil mabuk. Lagu-lagu yang top di kalangan setan manusia juga top di kalangan setan dari kalangan jin. Musik dapat mencerdaskan otak balita, Narkoba menyelesaikan segala masalah, Seks bebas adalah surga dunia, dan lain sebagainya merupakan propaganda satanisme. Berikut ini adalah kutipan dari buku karya Syaikh Abdullah bin Abdurahman Al-Jibrin, yang berjudul Fatwa-fatwa seputar pengobatan dan kesehatan.

    ”Apakah nyanyian dan musik dapat menyembuhkan sebagian penyakit?”

    Tanya : tersiar diberbagai media informasi tentang pendapat yang mengatakan bahwa musik dan lagu dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bagaimana pernyataan ini menurut syariat?

    Jawab : ini jelas perkataan keliru meskipun pendapat ini telah tersebar luas serta banyak pihak yang mengulas panjang lebar dan menyatakan bahwa pendapat ini telah terbukti khasiatnya karena musik dan nyanyian termasuk perkara yang diharamkan syari’at. Allah SWT. melarangnya dan mengancam para pecandunya. Tidak mungkin Allah menurunkan obat pada sesuatu yang diharamkan-NYA. Di dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa Rosulullah SAW. mengatakan bahwa Allah SWT. tidak menurunkan obat untuk umatku ini dari sesuatu yang haram. Hadist ini juga menunjukkan terlarangnya berobat dengan sesuatu yang haram. Perkara-perkara haram tidak akan dapat mendatangkan kesembuhan. Akan tetapi ada sebagian jiwa yang lemah terbiasa bergelut dengan perkara haram. Jiwa mereka telah kecanduan mendengarkan alunan musik dan lagu hingga akhirnya menyatu dengannya. Maka ketika mereka jauh dari perkara haram itu, jiwanya terasa sakit, lemaslah urat syaraf dan kekuatannya pun melemah. Ketika alunan musik itu kembali hadir, jiwa mereka serasa mendapatkan gairah, semangat dan kekuatan baru. Akhirnya mereka menyangka musik itulah yang telah menyembuhkannya. Jiwa yang sakit akan merasakan kelezatan pada perkara-perkara haram. Sedangkan jiwa yang baik dan beriman, penuh keyakinan dan kesabaran akan merasa berat, gelisah dan lemah ketika mendengarkannya. Karena sesungguhnya yang sakit adalah akal mereka dan kemudian diikuti oleh badan jasmani. Wallahu a’lam.

  3. CIRI-CIRI PEMAKAI NARKOBA (apakah orang dekat anda ada yang memiliki ciri-ciri ini??)

    a. Tanda-tanda fisik:

    -Banyak menguap padahal tidak ngantuk
    -Mata merah
    -Kulit pucat
    -Kelopak mata seperti berat

    b. Tanda-tanda sikap:

    -Murung, cemas, depresi
    -Emosional, hipersensitif, reaksi berlebihan
    -Mudah tersinggung oleh kritikan ringan
    -Gampang marah tanpa sebab yang jelas
    -Nilai, keyakinan dan ide berubah
    -Tidak peduli terhadap perasaan orang lain
    -Bermusuhan
    -Tidak bisa dipercaya, mudah mengutarakan rahasia.
    -Tidak ragu untuk memukul orang atau berbicara kasar pada orang tua dan anggota keluarga lainnya
    -Pelupa, penurunan daya ingat, apatis
    -Tanggapan lambat
    -Tidak acuh terhadap kebersihan, kesehatan, pakaian
    -Penampilan lusuh dan kumal
    -Hilang rasa tanggung jawab
    -Susah memusatkan perhatian
    -Emosi naik turun
    -Jika ditanya, sikapnya defensif dan penuh kebencian
    -Agresif, yang ditandai sering berkelahi, tawuran, mabuk, terlibat kecelakaan mobil (menabrak orang maupun benda diam semacam pagar rumah orang lain)

    c. Tanda-tanda perilaku :

    -Komunikasi dan interaksi dengan orang lain termasuk anggota keluarga menurun
    -Prestasi sekolah / akademis menurun
    -Pola tidur berubah (larut malam, atau siang)
    -Sering keluar malam sampai larut
    -Sering mengurung diri di kamar dan tidak mengizinkan orang lain masuk ke kamarnya
    -Sering masuk rumah dengan cara mengendap-endap dan berjalan sempoyongan
    -Sering berlama-lama di kamar mandi
    -Menghindar dari kontak dengan anggota keluarga
    -Sering mendapat telpon (yang diputus bila diterima oleh orang lain)
    -Sering didatangi oleh orang yang tak dikenal oleh anggota keluarga
    -Sering berbohong
    -Barang-barang berharga miliknya dan milik orang tua satu persatu hilang, sering mencuri uang atau barang di rumah, lalu menuduh pembantu atau siapa saja yang ada di rumah
    -Sering menarik simpati orang dengan harapan bisa dipinjami uang
    -Tidak peduli pada kebutuhan keluarga
    -Manipulatif, tiba-tiba tampak manis jika ada maunya
    -Penampilan kumal, malas mengurus diri
    -Boros uang tanpa alasan yang jelas
    -Malas bekerja, bila terpaksa bekerja, dilakukan asal saja
    -Berkomunikasi dengan teman sekelompoknya menggunakan istilah asing, seperti cimeng, dan lainlain.
    -Senang menyetel musik keras-keras tanpa mempedulikan orang lain
    -Takut air

    d. Tanda-tanda di kamar tidur yang bersangkutan :

    -Ruang berbau bakar ganja, kemenyan, obat nyamuk
    -Terdapat obat tetes mata, pencuci mulut, dan bedak
    -Terdapat rokok ganja, dan alat penggulung rokok
    -Terdapat biji-bijian, daun kering, tumbuhan atau jamur
    -Terdapat lem, pengharum ruangan, atau inhalan lainnya
    -Terdapat bungkusan kecil serbuk putih, kapsul, atau tablet
    -Terdapat pipa kecil, filter saringan
    -Terdapat sendok kecil, sedotan, mata silet, kaca cermin
    -Terdapat botol, kaleng, kotak yang tidak lazim
    -Majalah, buku, leaflet
    -Botol plastik air mineral
    -Sedotan minuman
    -Botol-botol kecil
    -Gulungan uang kertas, kartu telepon, sendok bekas dibakar
    -Di rumah ditemukan obat-obat, kertas timah, bau-bauan, dll, yang tidak biasanya ada (terutama di kamar mandi dan kamar tidur si anak). Namun, kalau sampai ditemukan jarum suntik, ia akan menyangkal itu miliknya

    e. Tanda-tanda di sekolah :

    -Sering terlambat
    -Sering bolos
    -Sering tidak mengerjakan pekerjaan rumah
    -Penampilan kumal
    -Tidak ada perhatian terhadap pelajaran
    -Partisipasi dalam pertemuan siswa menurun dan hilang
    -Partisipasi dan kegiatan olah raga menurun, hilang
    -Banyak menunjukan perilaku bermasalah
    -Perubahan teman kelompok
    -Sering meminjam uang pada teman
    -Berteman dengan siswa yang menjadi Penyalahguna
    -Sering terjadi kehilangan uang dan barang berharga di kelas

    =============================

    Gejala penyalahgunaan Narkoba sangat tergantung dari tahapan pemakaiannya dan untuk sampai pada kondisi ketergantungan seseorang akan mengalami beberapa tahap :

    Experimental Use adalah periode dimana seseorang mulai mencoba-coba menggunakan Narkoba dan zat adiktif dengan tujuan untuk memenuhi rasa ingin tahu

    Social Use adalah periode dimana individu mulai mencoba menggunakan Narkoba untuk tujuan rekreasional, namun sama sekali tidak mengalami problem yang berkait dengan aspek sosial, finansial, medis dan sebagainya. Umumnya individu masih dapat mengontrol penggunaannya

    Early Problem Use adalah periode di mana individu sudah menyalahgunakan Narkoba dan perilaku penyalahgunaan ini mulai berpengaruh pada kehidupan sosial individu tersebut, seperti timbulnya malas bersekolah, keinginan bergaul hanya dengan orang-orang tertentu, dan lain-lain

    Severe Addiction adalah periode dimana individu hanya hidup dan berlaku untuk mempertahankan ketergantungannya, sama sekali tidak memperhatikan lingkungan sosial dan diri sendiri. Pada tahap ini, individu biasanya sudah terlibat pada tindakan kriminal yang dilakukan demi memperoleh Narkoba yang diinginkan.

  4. Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.

    1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun perbuatan.

    2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.

    3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

    4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.

    5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.

    6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.

    7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.

    8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.

    9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.

    10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.

    11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).

    12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan kaum muslimin.

    13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.

    14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

    15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.

    16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.

    17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.

    18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.

    19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.

    20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.

    21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.

    22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.

    23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.

    24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.

    25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi laki-laki.

    26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.

    27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.” (HR. Bukhari Dan Muslim)

    28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.

    29. Ucapkanlah bismillah ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah alhamdulillah apabila engkau telah selesai.

    30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.

    31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari kiamat.

    32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya).

    33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat.

    34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan murka kepadamu.

    35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka.

    36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian.

    “Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283)
    37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.” (Luqman: 17)
    Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya.

    38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya.

    39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)

    40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya.

    41. Wajib bagimu untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan silaturahim.

    42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia menyakitimu maka bersabarlah.

    43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah.

    44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali keimanan yang paling kuat.

    45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek.

    46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka bahagia.

    47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa.

    48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik.

    49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal.

    50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu assalamualaikum dan tidak cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.

    51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.

    52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.

    53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk dosa yang paling besar.

    54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka.

    55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya.

    56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.

    57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama.

    58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.

    59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.

    60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.

    61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun engkau benar.

    62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali dengan taqwa.

    63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan (perkataan) mereka.

    64. Janganlah menggambar gambar manusia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.

    65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.

    66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: yarhamukallah apabila dia mengucapkan: alhamdulillah

    67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.

    68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda.

    69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada Allah .

    70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.

    71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala kenikamatan yang ada.

    72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarkan ilmu.

    73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka.

    74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah.

    (Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)

    [Kontributor : Umar Munawwir

    Perpustakaan-Islam.Com

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 284 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: