• Blog Stats

    • 37,596,726 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • Artikel Terbanyak Dibaca

  • arsip artikel

  • wasiat untuk seluruh umat manusia

    kasihilah semua makhluk yang ada di muka bumi, niscaya Tuhan yang ada di atas langit akan mengasihimu.. =============================================== Cara mengasihi orang kafir diantaranya adalah dengan mengajak mereka masuk islam agar mereka selamat dari api neraka =============================================== wahai manusia, islamlah agar kalian selamat.... ======================================================
  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu sehingga kamu mengikuti agama mereka (al baqarah ayat 120)

  • SALAFY & WAHABI BUKANLAH ALIRAN SESAT

    Al-Malik Abdul Aziz berkata : “Aku adalah penyeru kepada aqidah Salafush Shalih, dan aqidah Salafush Shalih adalah berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang datang dari Khulafaur Rasyidin” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz hal.216] ------------------------------------------------------------------------------------- Beliau juga berkata : “Mereka menamakan kami Wahabiyyin, dan menamakan madzhab kami adalah madzhab wahabi yang dianggap sebagai madzhab yang baru. Ini adalah kesalahan fatal, yang timbul dari propaganda-propaganda dusta yang disebarkan oleh musuh-musuh Islam. Kami bukanlah pemilik madzhab baru atau aqidah baru. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak pernah mendatangkan sesuatu yang baru, aqidah kami adalah aqidah Salafush Shalih yang datang di dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan apa yang ditempuh oleh Salafush Shalih. Kami menghormati imam empat, tidak ada perbedaan di sisi kami antara para imam : Malik, Syafi’i, Ahmad dan Abu Hanifah, semuanya terhormat dalam pandangan kami” [Al-Wajiz Fi Siratil Malik Abdul Aziz, hal. 217] ---------------------------------------------------------
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

HAKIM YANG BIJAKSANA

Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota , orang-orang miskin nyaris kelaparan. Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri septong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya. Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya.

Hakim itu menghela nafasnya. Sebenarnya ia enggan menghakimi wanita ini.

Tetapi ia tidak punya pilihan lain. “Maafkan saya,” katanya sambil memandang wanita itu. “Saya tidak bisa membuat pengecualian. Hukum adalah hukum, jadi Anda harus dihukum. Saya mendenda kamu sepuluh dolar, dan jika kamu tidak mampu membayarnya maka kamu harus masuk penjara sepuluh hari.”

Wanita itu tertunduk, hatinya remuk. Tanpa disadarinya, sang hakim mencopot topinya, mengambil uang sepuluh dolar dari dompetnya, dan meletakkan uang itu dalam topinya. Ia berkata kepada hadirin.

“Saya juga mendenda masing-masing orang yang hadir di ruang sidang ini sebesar lima puluh sen karena tinggal dan hidup di kota ini dan membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk menyelamatkan cucunya dari kelaparan. Tuan Bailiff, tolong kumpulkan dendanya dalam topi ini lalu berikan kepada terdakwa.”

Akhir cerita, wanita itu meninggalkan ruang sidang sambil mengantongi empat puluh tujuh dolar dan lima puluh sen, termasuk di dalamnya lima puluh sen yang dibayarkan oleh penjaga toko yang malu karena telah menuntutnya.

Tepuk tangan meriah dari kumpulan penjahat kecil, polisi New York , dan staf pengadilan yang berada dalam ruangan sidang mengiringi kepergian wanita itu…

http://www.facebook.com/kata2.hikmah.ofa

http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

 

kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

About these ads

12 Tanggapan

  1. kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    Kisah Kesetiaan Yang Sangat Menakjubkan..

    Seekor anjing yang terlantar dijalanan melihat seorang yang sedang berjalan lewat dihadapannya lalu anjing tersebut mengikutinya sampai dirumah orang itu. Anjing itu tidak mau berpisah dari orang tersebut sehingga akhirnya anjing itu ditampung dan dirawat dirumahnya dengan baik dan tulus.

    Setiap pagi ketika orang itu hendak pergi berangkat kerja anjing tersebut selalu ikut mengantarkannya sampai ke stasiun. Demikian pula setiap sore anjing tersebut selalu menjemputnya di stasiun yang sama.

    Sampai suatu ketika sebagaimana biasa ketika pagi sang anjing mengantarkan sang majikan menuju stasiun dan ternyata sang majikan tersebut setelah sampai di tempat kerjanya meninggal dunia karena ajalnya telah datang. Pada sore harinya seperti biasa sang anjing menjemput sang majikan ke stasiun dan ternyata sang majikan tidak datang karena telah meninggal dunia dan sang anjing tersebut tidak tahu kalau majikannya meninggal dunia di tempat kerjanya. Setelah lama ditunggu dan tidak juga muncul akhirnya anjing itu pulang.

    Ceritanya tidak hanya sampai disini saja, karena ternyata setiap sore anjing tersebut selalu menjemput sang majikan di stasiun dan pulang kembali setelah mendapati bahwa majikannya masih belum juga pulang. Anjing tersebut tidak putus asa dan berusaha untuk selalu menjemput majikannya setiap sore di stasiun. Hal ini dilakukan oleh sang anjing sampai SEPULUH TAHUN sebagai bukti kesetiaannya kepada sang majikan yang telah berbuat baik kepadanya sampai akhirnya anjing itupun meninggal dunia di stasiun tersebut ketika menjemput majikannya.

    SUBHANALLAH!!! Seekor anjing mengerti tentang arti kesetiaan kepada orang yang pernah berbuat baik kepadanya. Bagaimana dengan kita????

    [Kisah ini diceritakan oleh Al-Ustadz Fariq Gasim Anuz -Hafidhahullah di masjid An-Nur Jagalan-Saleyer Malang ketika mengisi kajian mulazamah ikhwan Senin 17 Dzul Qa’dah 1431 H / 25 Oktober 2010 M mulai pukul 5.30

    kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    http://www.kajianislam.net/modules/smartsection/item.php?itemid=494

  2. kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    HAKIKAT KITA HIDUP DI DUNIA

    Ketika kita larut dengan hiruk pikuk dan segala tetek bengek urusan kehidupan di dunia , terkadang kita alpa dengan tujuan penciptaan kita sebagai khalifah di muka bumi ini. Banyak orang terlena dan tertipu dengan kemolekan yang semu bahkan terjerumus ke jurang kenistaan, yang akhirnya membawa mereka ke sebuah penyesalan tiada akhir. Padahal kita yang sudah berikrar menjadi seorang muslim, sudah mendapat arahan, pembelajaran dan petunjuk melaluai dua buah kitab yang tidak diragukan lagi keabsahan dan kebaiakan yang yang terkandung di dalamnya. Cukuplah sebuah ayat yang sering kita simak , meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kelalaian dan menghujamkan kembali ke sanubari tentang hakikat kita berada di planet ini:

    Allah Ta’ala berfirman,

    وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

    “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

    Karenanya alangkah meruginya diri ini, jika segenap tindak-tanduk kita hanya berorientasi untuk memenuhi hawa nafsu semata, tanpa terbetik untuk meraih keridhoan Allah tabaroka wata’ala.

    Ingatlah apapun yang kita lakukan selama hayat di kandung badan, akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah tabaroka wata’ala. Semua akan di balas, sesuai dengan firmanNya,

    “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” (Al-Zalzalah 7-8)

    Maka mulai sekarang marilah kita menata niat, hendaknya segala perbuatan yang kita lakukan berawal dari niat yang ikhlas karena Allah dan sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh syari’at yang mulia ini…

    Wallahumusta’an..

    Wallahuta’ala a’lambisshowab..

    http://www.facebook.com/notes/kurniawan-arizona/hakikat-kita-hidup-di-dunia/10150530689408736

  3. kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

    “Bila hati benar-benar yakin bahwa kita tak punya apa-apa, semua yang ada hanyalah milik dan titipan-Nya, niscaya hati akan jauh lebih tenang. Ibarat tukang parkir…banyak mobil tak sombong, gonta-ganti tak ujub/bangga, diambil sampai habis pun tak sakit hati, karena yakin semua hanya TITIPAN.” (Aa Gym)

    “Sebuah pertanyaan yang tidak seorang pun mampu menjawab, namun berdampak positif bagi kita. “Berapa lama lagi sisa umur kita?” Setiap orang yang mendapati pertanyaan ini di benaknya, akan semakin cermat dalam memanfaatkan waktunya.” (Dr. Khalid al Mushlih – twitulama.tumblr.com)

    “Berlian merupakan batuan yang telah mengalami tekanan yang besar dan kuat, digesek dan dipotong berulang kali, sehingga bernilai tinggi dan mahal. Bila anda saat ini sedang mengalami tekanan berat dalam hidup anda, sedang mengalami ‘gesekan’ dan hati ‘teriris’, maka sesungguhnya anda sedang ditempa menjadi berlian. Jalani dengan bersyukur, suatu hari anda akan menjadi ‘berlian’ yang bernilai tinggi.” (Anton Huang)

    “Jika anda tidak mampu menatap ke depan karena masa depan yang kelam, tidak pula mampu memandang ke belakang karena masa lalu yang menyakitkan, maka lihatlah ke atas, niscaya akan anda temukan Allah di hadapanmu, dan tersenyumlah !” (Dr. Yusuf Al Syubaily – twitulama.tumblr.com)

    http://www.bloghidayah.wordpress.com

    http://www.facebook.com/Taman.Hidayah

  4. Orang yg sekelas ulama, terkadang “berpraktik” hal yg “aneh” menurut pikiran kita.
    Contoh mudahnya adl. dalam hal penyelisihan tdh orang2 kafir:
    – ada sebagian ulama yg ketika memberikan penekanan thd hal penting yg ia baca di sutau kitab, ia beri tanda “garis atas” bukan “garis bawah” karena sangat besarnya keinginan utk menyelisihi kebiasaan orang2 kafir.
    >>> mungkin banyak di antara kita tdk sependapat dg hal tsb (kalau sy sendiri sih, lebih enjoy pakai garis bawah krn sdh terbiasa), tetapi jangan sampai kita mengolok2 orang yg melakukan demikian.
    >>> Boleh jadi, itu mereka lakukan karena demikian semangatnya mereka dalam menyelisihi orang2 kafir, dan semata2 karena besarnya keinginan utk menjalankan perintah Nabi “man tasyabbaha bi qoumin fa huwa minhum”
    >>> Adapun kita, boleh jadi hari2 kita diisi dengan penyepelean sunnah2 nabi, dan rasa takjub yg besar pada budaya2 kafir.
    >>> Tidak ingatkah kita bahwa kesalahan yg diakibatkan karena terlalu semangat dalam mengikuti perintah Nabi, lebih ringan daripada penyepelean sunnah2 Nabi? bahkan, boleh jadi kesalahan tsb tidak dianggap dosa….
    Tidak ingatkah kita betapa “dzahirinya” para shahabat ketika satu dalil datang kepada mereka? Ada yg berguling2 di padang pasir dalam rangka “tayammum”, sampai ada pula yang pakai benang beneran utk menentukan waktu shubuh.
    * Sikap2 dzahiri para shahabat “yang salah” tersebut tidaklah membuat mereka dimarahi Nabi. Sikap tersebut, justru menunjukkan betapa semangatnya mereka dalam menjalankan setiap dalil yg mereka terima, tanpa banyak tanya. dan inilah yg justru menunjukkan kemuliaan mereka.

    http://www.facebook.com/ginanjar.indrajati

    kumpulan cerita cinta – cerita-cerita tentang cinta

  5. kalau inget cerita Suhu.. eh.. pak Dosen saya dulu yg mahir berbagai bahasa (Abdul Nur), ketika mencicipi belajar bahasa Arab di LIPIA, selalu aja pingin ketawa:
    – ada “oknum” mahasiswa yang ketika pelajaran di kelas, duduk sambil pakai earphone. karena penasaran Dosen LIPIA mendekatinya sambil ambil eraphone trus ndengerin suaranya apa sih (rekaman pelajaran kek atau apa), eh ternyata suaranya adalah lagu2 SLANK. *(^%&%*(^(&#^(% > ya udah, earphonenya langsung dibanting.
    – kalau di LIPIA ktika itu, dosen2nya -khususnya yg dari Saudi- tidak membolehkan bawa foto2, krn itu Haram. Mereka juga nglarang hubungan wanita-perempuan tanpa mahram. Eh… dalam suatu sidak, ketahuan ada mahasiswa yg nyimpen foto pacarnya. Gemblung tenan… Ya udah >>> dikeluarkan dari LIPIA.
    – Di kesempatan lain, dalam acara sidak juga, ketahuan ada mahasiswa nyimpan tape utk ndengerin musik di asrama…. >>> Ya udah, ketahuan lalu diceburkan ke dalam bak kamar mandi. wahahahaha
    – Berdasarkan pengalaman2 di atas, ketika mahasiswa2 LIPIA mau mengadakan rihlah (kalau istilah SMA-nya: Study Tour), mereka berembug dan memutuskan kalau jangan mengajak Dosen asal Saudi sebagai pendamping rihlah. Mengapa? >>> Karena dosen Saudi itu “banyak haramnya”… *^&%*^#^%*$
    >>>>> Iki sing gemblung ncen mahasiswane…. :D

    http://www.facebook.com/ginanjar.indrajati

  6. Al Qadhi Abu Syuja’ rahimahullah (penulis matan taqrib fiqih madzhab Syafi’i) usia beliau mencapai 160 tahun. Tapi tidak ada anggota tubuh beliau yang menjadi lemah dimakan usia. Ketika ditanya rahasianya, beliau menjawab :

    ما عصيت الله بعضو منها فلما حفظتها في الصغير عن معاصي الله حفظها الله في الكبر
    “Aku tidak pernah menggunakan tubuhku untuk bermaksiat kpd Allah. Maka ketika aku menjaga tubuhku dari bermaksiat kpd Allah di masa muda, maka Allah menjaga tubuhku di masa tua”
    (Dari biografi beliau dalam ta’liq Matan Taqrib oleh Majid Al Hamawy. Masya Allah, seandainya bisa seperti beliau…)

    http://www.facebook.com/ginanjar.indrajati

  7. Orang kadang gengsi disebut miskin, shg selalu menjaga dirinya tampil secara elegan. Atau, kadang pasang target agar tidak lagi hidup miskin.
    namun, anehnya kalau dalam hal “fasilitas” selalu ingin berada di bawah garis kemiskinan. Contoh: selalu pakai BBM / Premium Bersubdisi.
    > Maka, kalau ingin konsisten mengentaskan diri dari kemiskinan: “Gunakanlah PERTAMAX dalam kendaraan Anda, krn premium hanya utk subsidi orang miskin”
    > Kalau masih berat (sy juga masih merasa berat kok :P), paling tidak kalau pas ada rezeki, usahakanlah pakai pertamax. Toh, itu juga baik bagi mesin motor Anda.
    > Intinya: “Mari kita berusaha terbebas dari hal2 yg sifatnya “subsidi”. Biarlah yg mendapat subsidi itu adalah orang2 yg benar perlu subsidi”

    ~damai~

    http://www.facebook.com/ginanjar.indrajati

  8. Kemunduran negeri2 muslim dari bangsa barat adalah realita. Tp, mindset bahwa utk maju, serta merta harus belajar dan meniru pola pikir barat justru merupakan pemikiran yg akan terus membuat kita terus terbelakang dari barat.
    * Sebagai perbandingan, mari kita coba tengok ke belakang di negeri tetangga, melihat seorang sosok yg menjadi perdana menteri Jepang pasca Restorasi Meiji, Ito Hirobumi (伊藤 博文). Mbah Ito ini merupakan seorang tradisionalis karena ia adalah Samurai, anak dari Samurai pula dari Chosu. Dia diangkat jadi P.M. pada 22 Desember 1885, lalu melakukan kunjungan ke Inggris tahun 1863 -tahun ketika ia juga mendapat gelar Samurai-.
    > Ketika di Inggris, ia baru menyadari bahwa Jepang sudah terlalu kuno sehingga perlu melakukan modernisasi spt barat. Maka, ketika itu dikenallah istilah 長州五傑 / Chosu Goketsu a.k. Chosu Five (kayak boyband aja….).
    > Chosu Goketsu = 5 orang Jepang yg belajar ke University College London di bawah bimbingan Professor Alexander William Williamson. Mbah Ito salah satu dari “the five” ini (haha.. lebay….). keempat lainnya adalah: Inoue Monta, Yamao Yōzō, Endō Kinsuke, & Nomura Yakichi.
    > dari hanya 5 orang inilah mereka mulai memodernisasi dan membangun Jepang. Setelah itu dikirimkan lagi beberapa orang utk mempelajari peradaban barat, utk nantinya membangun Jepang.

    * Perhatikan: Mengapa mulai dari 5 orang ini, Jepang bisa maju pesat? Soalnya mereka TIDAK MINDER dg bangsa, kebudayaan, plus “aqidahnya” sendiri -meski aqidah batil-. 5 orang ini berdedikasi besar utk bangsanya. Setelah lulus dari barat, mereka tidak mengabdi kepada perusahaan2 barat dg gaji besar, tp lebih memilih memajukan bangsanya yg tertinggal.
    > Mindset mereka bukan: “Ayo kita terus belajar ke barat” tp “Ayo kita bangun bangsa kita sendiri” sehingga yg dikirim ke barat hanya seperlunya saja.
    > Oleh karena itu, corak pendidikan tsb, bisa kita lihat sampai sekarang: “Bahasa Inggris tidak diwajibkan di pendidikan Jepang. Mereka kini mengembangkan teknologi bukan dengan bhasa Inggris atau Jerman, tp bahasa Jepang. Mengapa bisa demikian? Karena mereka tidak minder dg bangsanya sendiri plus orang2 yg berpendidikannya memiliki jiwa dedikasi yg besar bagi bangsanya.

    * Berbeda dg Indonesia. Orang2 selalu berkata, “Kita harus ke barat serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi”, tp MINDER utk menunjukkan identitasnya sebagai muslim. Makanya, pulang2 dari barat, hasilnya:
    – pemikirannya jadi liberal dan ngrusak aqidah umat.
    – Malu dan Minder dg identitasnya sebagai muslim, makanya minder kalau berjenggot, cingkrang di atas mata kaki, atau berpakaian muslim di tengah2 pergaulan barat. malah mungkin justru tidak tahu kalau jenggot dan cingkrang itu adalah bagian dari agama.
    – Kurang berdedikasi bagi agamanya sendiri, makanya utk belajar bahasa Arab ogah-ogahan. Bagaimana mau membahas teknologi dg bahasa Arab, kalau ilmuwan muslimnya minder utk belajar bahasa Arab? Bahasa Jepang yg rumit saja tetap bisa digunakan sbgai bhsa teknologi mereka, mengapa kita tidak bisa? Minder duluan…

    * Mempelajari peradaban asing itu kadang perlu bahkan fardhu kifayah. Tapi kalau menuntut semua pelajar harus belajar ke barat juga salah kaprah. Masalah kemunduran kita yg paling pokok bukan ketingggalan IPTEK dari barat. Namun, pokok masyarakat kita adalah MINDERNYA kita dg agama kita sendiri, Mental dan Integritas kita yg lemah.

    ~Entahlah… apa yang saya tulis di atas hanya “Ndobosan” alias “asal omong” saya saja. Akan tetapi, siapa tahu ada yg terinspirasi~

    http://www.facebook.com/ginanjar.indrajati

  9. Alkisah ada seorang tukang bangunan yang telah bertahun-tahun lamanya bekerja ikut pemborong. Iapun bermaksud mengajukan pensiun karena ingin memiliki banyak waktu untuk keluarganya.

    Si Pemborong berkata, “Saya setujui permohonan pensiun Anda dengan syarat Anda bangun dahulu satu rumah terakhir sebelum Anda pensiun.” Si tukang bangunan segera membangunnya. Karena kejar tayang, iapun mengerjakannya asal-asalan dan asal jadi.

    Selesai sudah bangunan terakhir yang ia buat. Ia serahkan kunci rumah kepada sang Pemborong. Sang Pemborong pun tersenyum dan berkata, “Rumah ini adalah hadiah untukmu, karena telah lama bekerja bersamaku.” Maka terkejutlah tukang bangunan itu, dan ada rasa sesal kenapa rumah yang akhirnya hendak ia tempati itu dikerjakannya secara asal-asalan.

    *Faedah
    Ibadah yang kita kerjakan di dunia ini, tak lain adalah ‘rumah’ yang sedang kita bangun untuk kita tempati nanti setelah pensiun dari kehidupan dunia. Jangan sampai kelak kita menyesal karena kita menempati rumah buruk yang kita bangun asal-asalan. (@KonsultasiSyariah)

    (Terjemah dan Faedah oleh: Abu Umar Abdillah)

    http://www.facebook.com/Taman.Hidayah

  10. PETUAH-PETUAH IMAM SYAIFI’I rahimahullah KEPADA PENUNTUT ILMU

    “Seorang yang bijak menulis kepada seorang yang bijak pula : Wahai saudaraku…, sungguh engkau telah dianugrahi ilmu, maka janganlah engkau mengotorinya dengan gelapnya kemaksiatan, sehingga engkaupun berada dalam kegelapan pada hari dimana orang-orang yang berilmu berjalan dengan cahaya-cahaya ilmu mereka”

    “Sesuai kadar ilmu seseorang demikian kadar rasa takutnya kepada Allah, tidak ada seorang alim pun kecuali takut kepada Allah”

    “Aku berangan-angan kalau orang-orang mempelajari ilmu (ku) ini, dan tidak ada sedikitpun yang dinisbahkan (disebutkan) dariku”

    “Aku berangan-angan kalau seluruh ilmu yang aku ketahui/ajarkan diketahui oleh orang-orang, dan aku diberi ganjaran oleh Allah dan mereka tidak memujiku sama sekali”

    “Barangsiapa yang ingin akhirat maka hendaknya ia ikhlas dalam ilmu”

    “Tidak ada yang mengenal riyaa’ kecuali orang-orang yang ikhlash”

    http://www.firanda.com

    http://www.facebook.com/firanda.andirja

    PETUAH-PETUAH IMAM SYAIFI’I rahimahullah TENTANG ADAB BERGAUL

    “Jika engkau memiliki sahabat maka peganglah kedua tangannya erat-erat, karena mencari sahabat (sejati) sangatlah sulit, adapun meninggalkan sahabat perkara yang mudah”

    “Siapa yang tulus menjalin persaudaraan dengan sahabatnya maka ia akan menerima kesalahan-kesalahannya, mengisi kekurangannya, dan memaafkan ketergelincirannya”

    “Barangsiapa yang menyebarkan namimah (mengadu domba) kepadamu maka ia akan bernamimah tentangmu. Barangsiapa yang menukilkan kejelekan orang lain kepadamu, maka ia akan menukilkan kejelekanmu (kepada orang lain)”

    Artinya jika ada seseorang berbuat namimah dihadapanmu atau mengghibahi saudaramu dihadapanmu maka berhati-hatilah, karena bisa jadi engkau adalah korban berikutnya…karenanya janganlah merasa aman bergaul dengannya.

    sumber: http://www.facebook.com/firanda.andirja

    Jika datang kapada kita seorang Ahli Ilmu dan shalih (kita kira begitu, Allah lebih tahu), maka jangan sampai diremehkan dan dilewatkan, karena:
    1. Mungkin kesempatan itu tidak akan terulang
    2. Tidak semua orang diberikan kesempatan dan mendapatkannya.
    Jadwal TABLIGH AKBAR Prof. Dr Abdurrozzaq Bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr hafizhahullah

    InsyaAllah …..
    1. Magelang
    Selasa, 14 Februari 2012
    Jam : 12.30 WIB – Ashar
    Tempat : Islamic Centre Sa’ad Bin Abi Waqos, Salaman, Magelang
    CP : 081 328 6000 73 ( Ust. Muhammad Wujud )

    2. Jogjakarta
    Rabu, 15 Februari 2012
    Jam : 09.00 WIB – Selesai
    Tempat : Islamic Centre Binbaz, Jl. Wonosari , selatan KIDS FUN, Piyungan, Bantul, Jogjakarta
    CP : 081 227 457 04 ( Ust. Abu Sa’ad )
    InsyaAllah Live streaming Via http://radiomedinah.com/ , http://live.radiomedinah.com:80/

    3. Sidoarjo
    Kamis, 16 Februari 2012
    Jam : 09.00 WIB – Selesai
    Tempat : Lembaga Pendidikan Islam Bumi Sari, Jl. Raya Lingkar Timur KM 15, Bluru, Sidoarjo
    Cp : ( 031 ) 7185 6076 , 0858 5032 2171

    4. Gresik
    Jum’at , 17 Februari 2012
    Jam :
    Tempat : Ma’had Alfurqon, Srowo, Sedayu Gresik
    CP :
    InsyaAllah Live streaming via http://radioarroyyan.net/ atau http://live.radioarroyyan.net/

    5. Jakarta
    Ahad, 19 Februari 2012
    Jam : 09.00 WIB – Selesai
    Tempat : Masjid Istiqlal
    InsyaAllah Live streaming via Radio Rodja dan Rodja TV, http://radiorodja.com/

    http://www.facebook.com/photo.php?fbid=374929185867184&set=a.184918031534968.53840.111586528868119&type=1&theater

  11. 8 Cara Mengobati Patah Hati

    Anak-anak remaja sekarang, pasti rentan dengan yang namanya ‘Jatuh Cinta’. Kayanya gak ada deh!! Remaja yang belum merasakan yang namanya jatuh cinta. Apa lagi cewek, cewek tuh cenderung lebih mudah buat ngerasain yang namanya jatuh cinta. Nah, kalo dah jatuh cinta! Lupa sama semuanya, sama kerjaan rumah, sama teman, sama tugas sekolah, bahkan ada juga yang sampai lupa ma Allah (Naudzubillah min dzalik, jangan sampe ya!). Mereka ngerasa dunia cuma milik berdua, cie!!

    Tapi, kalo ternyata cowok yang ditaksirnya itu dah punya cewe atau dia gak suka sama kita. Ehm…pasti deh!! Kita bakal nangis gak karuan, rasanya hati tuh hancur berkeping-keping. Mau tahu caranya mengobati patah hati? Niy dia 8 cara mengobati patah hati:

    1.Berhenti memikirkan si dia, don’t be alone!

    Jangan buang-buang waktu memikirkan seseorang yang saat ini kemungkinan besar sedang berbahagia bersama orang lain, dan sama sekali tidak memikirkanmu

    Alihkan pikiran dan fokusmu kepada hal lain. Ujian yang di depan mata, misalnya. Sediakan dirimu 100 persen untuk siap men-support keluargamu: papa, mama, kakak, atau adikmu.Habiskan lebih banyak waktu dengan teman-teman. Sebisa mungkin lawan keinginan untuk bersendirian yang akan membuatmu lebih nelangsa.

    2. Singkirkan semua kenangan

    Jangan simpan kartu ucapan, hadiah-hadiah (kecuali kalau mahal kali ya, dibuang sayang… di jual aja kali ya? Hehehe), apalagi fotomu berdua si dia. Singkirkan. Terserah untuk sementara waktu atau dibuang hingga hilang dari hidupmu selamanya.

    Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.

    Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.

    3.Pikirkan kekurangannya!

    Jika sekali-kali terlintas kenangan betapa baiknya dia, betapa manisnya, betapa perhatiaannya… stop! Hentikan pemikiran yang membuatmu semakin merasa sedih karena kehilangan dia.

    Sebaliknya pikirkan kekurangan-kekurangannya. Saat dia memperlakukanmu dengan tidak baik, mungkin bersikap cuek padamu di depan teman-temannya, atau saat kamu sakit dan dia tidak peduli. Atau sikapnya yang kurang santun terhadap keluargamu. Lihat juga bagaimana tidak berperasaannya dia ketika memutuskan hubungan denganmu. Apalagi jika ternyata alasannya adalah karena menemukan cewek lain yang lebih oke. O-ow… C’mon Galz, kamu layak mendapatkan yang lebih baik.

    Kumpulkan kekurangan-kekurangannya yang lain. Apakah dia tidak berprestasi di sekolah? Apakah dia lebih memedulikan teman-teman genknya dari pada kamu? Apakah dia tidak memiliki tujuan dalam hidup? Cita-cita? Malas? Cepat menyerah? Tidak punya keberanian? Apakah dia pernah meminum alcohol atau bahkan pemakai drugs? Ugh…

    Garis bawahi satu hal: This is not my loss…it’s his! Bukan kamu yang rugi dengan selesainya hubungan kalian, tetapi dia.

    4.Bergeraklah…do it something!

    Bergerak, jangan diam. Lakukan sesuatu, jangan melamun.Dalam keadaan diam dan melamun , kesedihan akan terasa berlipat-lipat. Jadi, buang rasa enggan, dan hupp… bangkit deh dari tempat tidur, dan lakukan sesuatu. Mungkin membenahi kamarmu. Atau beres-beres rumah. Menata ulang ruang tamu atau ruang makan. Mungkin juga merapikan kebun kecil di depan rumahmu (pastikan kebun milik sendiri yang kamu kutak-kutik, jangan kebun orang, hehehe)

    Balas surat-surat dari teman. Selesaikan kewajiban-kewajiban yang selama ini tertunda. Susun ulang album fotomu. Bongkar koleksi pakaianmu di lemari. Atau barang-barang lama yang nyaris tidak pernah dipakai lagi. Kamu bisa juga hubungi teman-teman dan ajak mereka mengumpulkan barang-barang tidak terpakai. Kenapa nggak membuat bazar sosial dari benda-benda bekas yang terkumpul itu? Dananya bisa kamu sumbangkan kepada anak-anak yatim, atau mereka yang membutuhkan. Yakin deh, berbuat baik bagi orang lain, akan membuat perasaanmu menjadi lebih baik.

    5.Lakukan hal-hal yang nggak kamu banget!

    Coba deh melakukan beberapa hal yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Entah karena nggak terpikir, entah karena kamu malu dan nggak berani. Misalnya saja, kenapa nggak ajak teman baikmu karaokean bareng. Nggak perlu ke klub karaoke, cukup dirumah aja. Sebelumnya bisa minta maaf sama nyokap, bokap, adik, kakak, kalau hari ini mereka harus mendengar suaramu lebih dari biasanya. Putar CD-CD nasyeed pilihan. Atau beli VCD senam yang kamu bisa ikuti gerakannya.

    Kalau kamu suka masak, kenapa nggak mencoba resep dari koran atau majalah dan bereksperimen di dapur. Melakukan hal-hal yang kamu nggak sukai akan memeras banyak pikiranmu, dan membuatmu sibuk, ketimbang melakukan hal-hal yang kamu sukai. Meski keduanya boleh dicoba. Apa pun yang bisa membuat perasaanmu lebih baik.

    6.Jika kamu terlalu sedih…..

    Jika kamu terlalu sedih, kamu boleh menangis, menulis puisi atau diary berlembar-lembar. Tapi berjanjilah satu hal…kasih deadline untuk kesedihanmu. Tiga harikah atau seminggukah. Jangan lebih dari itu. Kalau perlu buat hukuman jika kamu larut dalam kesedihan melebihi kontrak yang sudah kamu buat dengan dirimu sendiri.

    7.JANGAN!!!

    Sesedih apa pun itu, jangan melakukan hal-hal yang merusak dirimu sendiri. Rugi banget. Kamu korban dan nggak perlu menjadi lebih parah. Percayalah, menyakiti diri sendiri apalagi jika berusaha bunuh diri tidak akan membuat dia kembali padamu. Sikap ini justru akan membuat sedih orang-orang yang sungguh sayang dan mencintaimu. Ingat, mereka bukanlah pihak yang harus kamu hukum dengan keputusan nekadmu!

    8.Kembali kepada Dia

    “Ketika kamu terlalu sedih, ketika kamu tidak sanggup bangkit, ketika kamu merasa tidak punya siapa-siapa… kamu sebenarnya tidak pernah sendirian. Ada Allah. Dia yang siap memelukmu dalam kasih yang sesungguhnya. Dalam cinta yang jauh lebih besar dari yang bisa diberikan seseorang.”

    Kenapa nggak jadikan momen patah hatimu sebagai bentuk hijrah dan pendekatan kembali kepada Sang Pencipta? Dia yang seumur hidupmu tidak pernah meninggalkanmu sedikit pun. Dia yang kepadaNya kamu sudah banyak melakukan kesalahan.

    Gunakan salat dan ibadah sebagai momen menenangkan diri. Sesungguhnya hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Jangan pernah kehilangan kepercayaan kepadaNya. Terima apa yang terjadi dengan ikhlas. Mudah-mudahan Allah memaafkan kesalahanmu, dan memberi ganti sosok yang lebih baik. Pada waktunya nanti. InsyaAllah.

    Sedikit tips di atas mudah-mudahan membantu ya untuk mengatasi patah hati dan nggak lagi terjebak olehnya.

    Cheer up, Galz! (Sumber: Galz, Please Don’t Cry, Asma Nadia, dkk.)

    http://www.voa-islam.com/teenage/young-spirit/2009/08/26/849/8-cara-mengobati-patah-hati/

  12. Atas Nama HAM, Izinkan Aku Pamer Aurat…!

    By: Yulianna PS
    Penulis Cerpen “Hidayah Pelipur Cinta”

    Judul artikel ini gambaran dari generasi yang sakit akibat ulah manusia perusak moral yang melumuri zaman dengan kenistaan.

    Pada zaman dahulu, wanita Indonesia identik dengan sifat malu. Mereka malu memakai busana minim dan malu berinteraksi dengan kaum Adam yang bukan mahram. Kaum hawa masa lalu bersikap sesuai etika ketimuran, yang menjaga sikap terhadap laki-laki, bukan karena jaim alias jaga imej, tetapi karena memang ada rasa malu menyelinap di dalam diri mereka.

    Hari ini, manusia telah mengubah zaman, di mana para wanita dijadikan sebuah boneka. “Atas nama HAM, izinkan saya pamer aurat,” begitulah gambaran yang tepat aspirasi para wanita kebanyakan.

    Atas nama kebebasan, wanita Indonesia tidak malu-malu melucuti busana di tempat umum agar disebut modern seperti wanita barat. Melalui dunia hiburan, propaganda barat telah sukses memalingkan muslimah Indonesia berkiblat kepada jurang kehancuran.

    Barat berhasil menipu dunia, utamanya Indonesia. Di negara barat dan kroni-kroninya, wanita yang berani –maaf– telanjang di dunia akting merupakan kebanggaan, kategori wanita seperti ini bagi mereka layak menerima penghargaan bergengsi. Ironinya, Indonesia merupakan negara yang latah mengikuti budaya mereka. Budaya yang menjauhkan muslimah dari agamanya.

    “Atas nama HAM, izinkan saya pamer aurat.” Pesan inilah yang membuat undang-undang pornografi dan pornoaksi mandul di negara kita. Walaupun jutaan umat mendukung, tidak akan aspirasi ini menjadi kenyataan. Faktanya dunia hiburan berupa media cetak dan elektronik semakin liar dan berani mengekspos aksi rendahan wanita.

    Pelecehan terhadap wanita dengan kedok seni, mendorong wanita bangga memamerkan aurat. Aksi seronok yang pantas dilakukan wanita tuna susila, kini telah di lakukan oleh wanita penjaja akting. Generasi muda menjadi korban, ikut-ikutan bertindak seperti wanita penjaja akting, rusaklah negara, akibat tidak mampu mendidik wanita.

    Islam Memuliakan Wanita

    Islam sangat menghargai wanita, menjaga agar martabat wanita terangkat, bukan rendah layaknya sampah, atau menjadi boneka para manusia rakus. Apa artinya sebuah pamor, jika di dalamnya memaksa wanita merusak derajat dan martabatnya di hadapan masyarakat luas. Apa pula artinya ketenaran, jika di dalamnya menyuruh wanita bertindak melanggar norma-norma agama.

    Bahagialah para wanita muslimah, ketika anak-anak, dalam lindungan keluarga, ketika beranjak dewasa atau baligh, diperintahkan menutup aurat, sebagai bentuk ketakwaan pada Allah sang Maha Pencipta. Dalam hijab, bukan hanya sekedar menutup aurat, tetapi merupakan cirri khas muslimah yang mudah terdeteksi identitas kemuslimahannya, hal ini sesuai firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 59:

    “Hai Nabi, katakanlah pada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

    Ketika telah beranjak dewasa dan hendak menikah, wanita islam diperbolehkan memilih tanpa paksaan, mereka diperlakukan istimewa, dipilihkan lelaki baik yang menjaga kehormatan. Ia juga mempunyai hak meminta mahar (mas kawin) dan boleh membelanjakannya sesuka hati. Sungguh menyenangkan menjadi muslimah, ia tidak takut kekurangan cinta dan kasih sayang. Ia adalah saudara bagi muslim yang lainnya, sehingga jika ada gangguan dari orang jahil, maka kehormatannya wajib dibela.

    Ketika telah menjadi seorang Ibu, kemuliaan wanita bertambah. Ia menjadi pembuka ridha surga Allah bagi anak-anaknya. Doa bagi anaknya tidak meleset. Islam memudahkan wanita yang berstatus Ibu, ia berhak mendapat nafkah dari suami. Dan baginya tidak ada kewajiban bersusah payah mencari makan. Baginya merupakan kehormatan, ketika kewajiban di dalam rumah diserukan, dengan tetap di dalam rumah akan terhindar dari sifat buruk berupa gossip, ghibah, foya-foya, dan sifat rendah yang mendatangkan madharat lainnya.

    Kemuliaan lainnya, semakin lanjut usia mereka semakin dihormati, semakin besar pula hak mereka dan semakin berlomba-lomba anak-anak dan kerabat dekatnya untuk berbuat yang terbaik kepada mereka, karena mereka telah selesai melakukan tugasnya, dan yang tersisa adalah kewajiban anak-anak, cucu, keluarga dan masyarakat terhadap mereka.

    Akhirnya, mewakili suara hati muslimah, penulis ingin mengatakan, ‘atas nama HAM, izinkan kami para wanita menutup aurat secara rapat’, atas nama HAM, jangan ganggu para muslimah dengan tuduhan miring yang mengait-ngaitkan dengan julukan teroris. Atas nama HAM, izinkan muslimah mendapatkan kebebasan berpakaian syar’i sesuai aturan syariat. [voa-islam.com]

Komentar ditutup.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 296 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: