• Blog Stats

    • 41,468,946 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

TEROR KATA BERKEDOK KASIH (tulus bak merpati, licin seperti ular) – TEOLOGI MUSANG BERBULU DOMBA

“Aku datang untuk menemui ummat Islam, tidak dengan senjata tapi dengan kata-kata, tidak dengan kekuatan tapi dengan logika, tidak dalam benci tapi dalam cinta.”
(Henry Martyn, missionaris)

Perang Salib telah gagal, begitu kata Henry Martyn. Karena itu, untuk “menaklukkan” dunia Islam perlu resep lain: gunakan “kata, logika, dan kasih”. Bukan kekuatan senjata atau kekerasan.

Hal senada dikatakan misionaris lain, Raymond Lull, “Saya melihat banyak ksatria pergi ke Tanah Suci, dan berpikir bahwa mereka dapat menguasainya dengan kekuatan senjata, tetapi pada akhirnya semua hancur sebelum mereka mencapai apa yang mereka pikir bisa diperoleh.”

Lull mengeluarkan resep: Islam tidak dapat ditaklukkan dengan darah dan air mata, tetapi dengan cinta kasih dan doa.

Bagi para missionaris, mengkristenkan kaum Muslim adalah keharusan. Dalam laporan tentang Konferensi Seabad Misi-misi Protestan Dunia (Centenary Conference on the Protestant Missions of the World) di London (1888), tercatat ucapan Dr George F Post, “Kita harus menghadapi Pan-Islamisme dengan Pan-Evangelisme. Ini merupakan pertarungan hidup dan mati.” Selanjutnya, dia berpidato, “… kita harus masuk ke dalam Arabia; kita harus masuk ke Sudan; kita harus masuk ke Asia Tengah; dan kita harus mengkristenkan orang-orang ini atau mereka akan berbaris mengarungi gurun-gurun, dan mereka akan menyapu laksana api melahap kekristenan kita dan melahapnya.”

Ringkasnya, misionaris ini menyatakan: Kristenkan orang Islam, atau mereka akan mengganyang Kristen!”

Kekuatan “kata” yang dipadu dengan “kasih” seperti yang diungkapkan Henry Martyn perlu mendapat catatan serius. Konon, “orang Jawa” – sebagaimana huruf Jawa — akan mati jika “dipangku”.

Jika seseorang dibantu, dibiayai, diberi perhatian yang besar (kasih), maka hatinya akan luluh. Pendapatnya bisa goyah. Bisa, tapi tidak selalu.

Ketika kaum Muslim tidak lagi memahami Islam dengan baik, tidak meyakini Islam, dan menderita penyakit mental minder terhadap peradaban Barat, maka yang terjadi kemudian adalah upaya imitasi terhadap apa saja yang dikaguminya. Abdullah Cevdet, seorang tokoh Gerakan Turki Muda menyatakan, “Yang ada hanya satu peradaban, dan itu adalah peradaban Eropa. Karena itu, kita harus meminjam peradaban Barat, baik bunga mawarnya mau pun durinya sekaligus.”

Socrates, seperti diceritakan muridnya, Plato (427-347 SM), dalam karyanya The Republic, memandang demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang tidak ideal; lebih rendah nilainya dibandingkan aristokrasi (negara dipimpin para pecinta hikmah/kebenaran), ‘timokrasi’ (negara dipimpin para ksatria pecinta kehormatan), dan oligarchi (negara dipimpin oleh sedikit orang). Di negara demokrasi (pemerintahan oleh rakyat – the rule of the people), kata Socrates, semua orang ingin berbuat menurut kehendaknya sendiri, yang akhirnya menghancurkan negara mereka sendiri. Kebebasan menjadi sempurna. Ketika rakyat lelah dengan kebebasan tanpa aturan, maka mereka akan mengangkat seorang tiran untuk memulihkan aturan. (… when men tire of the lawlessness of a liberty… they appoint a strong man to restore order).

——————————————-

Sebagai umat Islam tentu kita harus waspada terhadap semua orang kafir dan tidak boleh terjerumus ke dalam tipu daya dan propaganda sesat mereka. Bagaimanapun juga orang-orang kafir adalah orang-orang zhalim dan salah satu kezhaliman terbesar mereka adalah perbuatan syirik mereka.

“Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka).” (An-Nisa: 89)

“Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (An-Nisa: 101)

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. (QS Al baqarah; 120)

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menyampaikan hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda:
“Demi Dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya! Tidaklah mendengar dariku seseorang dari umat ini baik orang Yahudi maupun orang Nashrani, kemudian ia mati dalam keadaan ia tidak beriman dengan risalah yang aku bawa, kecuali ia menjadi penghuni neraka.”

Hadits  di atas diriwayatkan Al-Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya no. 153 dan diberi judul bab oleh Al-Imam An-Nawawi “Wujubul Iman bi Risalatin Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ila Jami’in Nas wa Naskhul Milali bi Millatihi” (Wajibnya seluruh manusia beriman dengan risalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan terhapusnya seluruh agama/ keyakinan yang lain dengan agamanya).

Al-Quran menegaskan, bahwa amal perbuatan orang-orang kafir itu laksana fatamorgana. “Dan orang-orang kafir, amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apa pun.” (QS an-Nuur:39).

Agama Islam lah yang diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Dia tidak menerima agama selainnya:

“Sesungguhnya agama (yang diterima) di sisi Allah adalah agama Islam.” (Ali Imran: 19)

“Siapa yang mencari agama selain agama Islam maka tidak akan diterima agama itu darinya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang merugi.” (Ali Imran: 85)

Agama Islam adalah kebenaran mutlak, adapun selain Islam adalah kekufuran. Siapa pun yang enggan untuk beragama dengan Islam yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam maka ia kafir.

“Laknat Allah atas kaum Yahudi dan Nashrani.” (HR. Al-Bukhari no. 435 dan Muslim no. 531)

Dengan penjelasan di atas, bahwa Yahudi dan Nashrani adalah kaum yang kafir, dimurkai dan terlaknat, dapatkah agama Islam disamakan dengan agama Yahudi dan Nashrani, terlebih lagi dengan agama selain keduanya yang tidak memiliki kitab samawi (kitab dari langit)? Dan jelas agama Islam tidak boleh dibangun di atas teologi inklusif, bahkan harus dibangun di atas keyakinan eksklusif bahwa hanya Islam agama yang benar, adapun selainnya adalah salah!

“Sungguh telah ada bagi kalian contoh teladan yang baik pada diri Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya kerika mereka mengatakan kepada kaum mereka (yang kafir musyrik): Sesungguhnya kami berlepas diri dari kalian dan dari apa yang kalian sembah selain Allah. Kami mengingkari kalian dan telah tampak permusuhan dan kebencian antara kami dan kalian selama-lamanya sampai kalian mau beriman kepada Allah saja.” (Al-Mumtahanah: 4)

Memiliki sikap Al-Wala dan Al-Bara merupakan agama Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menjadikan Yahudi dan Nashrani sebagai kekasih-kekasih (teman dekat), karena sebagian mereka adalah kekasih bagi sebagian yang lainnya. Dan siapa di antara kalian yang berwala dengan mereka maka ia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah: 51)

Ayat di atas menyebutkan keharaman untuk berwala dengan ahlul kitab secara khusus, sementara keharaman berwala dengan orang kafir secara umum, Allah nyatakan dalam firman-Nya:

“Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian menjadikan musuh-musuh-Ku dan musuh kalian sebagai kekasih, penolong dan teman dekat.” (Al-Mumtahanah: 1)

Bahkan Allah mengharamkan seorang mukmin untuk berwala dengan orang-orang kafir walaupun orang kafir itu adalah kerabatnya yang paling dekat. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman janganlah kalian menjadikan bapak-bapak kalian dan saudara-saudara kalian sebagai kekasih apabila mereka lebih mencintai kekufuran daripada keimanan, dan siapa di antara kalian yang berwala kepada mereka maka mereka itu adalah orang-orang dzalim.” (At-Taubah: 23)

——————————————–

Bahaya Penyatuan Agama-agama

Penyatuan agama-agama dengan segala bentuknya adalah musibah paling besar yang menimpa kaum muslimin dewasa ini. Ini adalah kekufuran nomor wahid: memandang sama antara Islam dan kafir, hak dan batil, hidayah dan kesesatan, kebaikan dan kemungkaran, sunnah dan bid’ah, serta ketaatan dan kemaksiatan.

“Sesungguhnya seruan kepada penyatuan agama, jika dilakukan oleh seorang muslim maka hal itu berarti kemurtadan yang nyata dari Islam, karena bertentangan dengan prinsip-prinsip aqidah, meridhai kekufuran kepada Allah, menolak kebenaran Al Qur’an dan menolak fungsinya sebagai penghapus seluruh kitab sebelumnya, dan menolak Islam sebagai penghapus seluruh syariat dan agama sebelumnya. Berdasarkan hal itu, maka pemikiran tersebut tertolak secara syariat, dan haram secara pasti dengan seluruh dalil-dalil syar’i dari Al Qur’an, As Sunnah, dan ijma’.” (Raf’ul Litsam, hal. 76)

sumber: http://www.hidayatullah.com (artikel adian husaini), dll

 

silahkan klik judul artikel untuk membacanya:

 

Bacalah pelan-pelan lalu Klick : atau Tekan [Ctrl+F] Pencarian

17 Tanggapan

  1. Halaman Anda saya copy, ya. Untuk saya sendiri kok

    http://dahlanforum.wordpress.com/

  2. komentar dihapus admin

  3. lho yang munafik nabi kok dijadikan tuhan .kembalilah ke ajaran yesus bukan ajaran paulus. yang katenye dengan berbohong untuk memuliakan tuhan dan misi pengembangan ajaran kristen tidaklah berdosa asal tujuan menjadikan semua domba menjadi manusia, ehh sale ,maksudnya manusia menjadi domba kristus tercapai . ini dalilnya:
    “Sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun
    dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita.”
    (Filipi 1:18 )

    “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya,
    mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7)

  4. for mr fredi susanto
    membaca koment anda tentang dakwah yang di lakukan oleh para pendiri islam di indonesia dengan cara yang licik membuat saya tertawa.
    ini membuktikan bahwa kristen adalah agama yang tidak mengenak sejarah atupun mungkin tolol dalam masalah sejarah.islamisasi di sebarkan dengan cara yang sangat elegan dan manusiawi kami tidak pernah memaksakan ajaran kami pada siapapun berbeda dengan kristen yang melakukan penyebaran kristen dengan teror,pembunuhan,pemerkosaan dll yang sangat memuakan kalo anda mau bukti silahkan lihat buku sejarah dan berita contohnya serbia,yang banyak membunuh dan memperkosa wanita muslimah hanya karena mereka menolak menjadi seorang kristiani, berbeda dengan penyebaran islam.

  5. Mr Fredi Susanto….
    lo pendeta y??
    klu iya, lo pernah nikah gk?? ato lo pernah kawin aja??
    wekekeke….
    maap klu kasar ato kotor, sebab gw kesal bgt ama lo ferdy, lo cba deh dkhdpn islam iru seperti apa, biar lo sadar n tau yang mana yang betul…

  6. yang jelas seeeh…yahudi terlaknat dan kaum nashuro tidak akan diam sampai kita ikut mereka, tipu daya mereka cooooooy….super duper najisss!!!!! aku berlindung kepada ALLAH SWT dari godaan dan hasutan mereka.

  7. dalam kitab suci ana yang sangat suci dan dilindungi oleh ALLAH SWT QS 2:120″kaum yahudi trelaknat dan nashuro(sesat) tidak akan ridho sampai kita ikutan ajaran mereka (murtad)….Naudzubillahmindzailk…tipu daya mreka neeeeh superduper najissss!!!!,so wahai ikwah fillah bersatulah…

  8. Menurut gue kasih itu istilah umum.orang kagak beragamapun
    Punya kasih.jadi kamu orang kristen jangan sok memonopoli kasih.kalo menurut gue orang islam tuh istilah tuhannya bagus end memuaskan cuma umatnya,ada yang kasar dan banyak juga yang baiknya.kalo orang kristen tuh, tuhannya lucu/goblok banget gimana umatnya (maap abisnya tuhan kamu lucuu kaya’ dongeng purbakala)

  9. Kasih…kasih…kasih’ emangnya tuhan kristen mau ngasih ape ame umat manusia.gue lagi kagak punya duitnih, gue mau masuk kristen and tuhanlu mau kasih ape ke gue..! Kasih…kasih…kasihanilah tuhan kita yang lemah and bodoh.
    Salah sendiri mau jadi pahlawan kaum pendosa.kasih…kasih…kasih….sape suruhloh ngorbanin diriloh..wong gue kagak dapet ape-ape,atas pengorbananloh

  10. apakah sebagai muslim memang diharuskan curiga dan berpikiran buruk setiap saat ya?

  11. Ingat ketika kamu ber doa kamu membaca

    ihdinaa alshshiraatha almustaqiima
    [(Tunjukilah kami jalan yang lurus, )
    1. Al Faatihah ayat 6

    Hanya satu Jawabannya, Hanya satu jalan lurus itu yaitu Yesus/ Nabi Isa A S di dalam ayat Al Quran kamu

    wamushaddiqan limaa bayna yadayya mina alttawraati wali-uhilla lakum ba’dha alladzii hurrima ‘alaykum waji/tukum bi-aayatin min rabbikum faittaquu allaaha wa-athii’uuni
    inna allaaha rabbii warabbukum fau’buduuhu haadzaa shiraathun mustaqiimun
    (Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mu’jizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan ta’atlah kepadaku.
    [Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”.)
    3. Ali ‘Imran ayat 50&51

    pada ayat 50 tersebut terdapat firman:
    “Karena itu bertakwalah kepada Allah dan ta’atlah kepadaku. ”

    ta’atlah kepadaku = ta’atlah kepada YesusKristus/Isa A S

    Berbahagilah orang Kristen yang sudah berada di yang jalan lurus, bagaimana dengan anda ?

    • Cerita dari mana nih :

      “ihdinaa alshshiraatha almustaqiima
      [(Tunjukilah kami jalan yang lurus, )

      1. Al Faatihah ayat 6
      Hanya satu Jawabannya, Hanya satu jalan lurus itu yaitu Yesus/ Nabi Isa A S di dalam ayat Al Quran kamu”

      Gampang banget ya buat Umat Kristen ngerubah arti dari Kitab Suci. Makanya, Injil ga ada yang sama persis dari tahun ke tahun…

      Coba baca ini (sumber: http://tafsiralazhar.net46.net/myfile/S-Al-fatihah/al-fatihah-3.htm)

      اهدنا الصراط المستقيم
      “Tunjukilah kami jalan yang lurus” (ayat 6),

      Meminta ditunjuki dan dipimpin supaya tercapai jalan yang lurus. Menurut keterangan setengah ahli tafsir, perlengkapan menuju jalan yang lurus, yang dimohonkan kepada Allah itu ialah,pertama al-Irsyad, artinya agar dianugerahi kecerdikan dan kecerdasan, sehingga dapat membedakan yang salah dengan yang benar.

      Kedua at-Taufiq, yaitu bersesuaian hendaknya dengan apa yang direncanakan’Iuhan. Ketiga al-Ilham, diberi petunjuk supaya dapat mengatasi sesuatu yang sulit. Keempat ad-Dilalah, artinya ditunjuk dalil-dalil dan tanda-tanda dimana tempat berbahaya, dimana yang tidak boleh dilalui dan sebagainya. Seumpama tanda-tanda yang dipancangkan di tepi jalan, berbagai macamnya, untuk memberi alamat petunjuk bagi pengendara kendaraan bermotor.

      Menurut riwayat Ibnu Abi Hatim dari Ibnu Abbas, menurut beliau yang dimaksud dengan meminta ditunjuki jalan yang lurus, tafsirnya ialah mohon ditunjuki agamaMu yang benar.

      Menurut beberapa riwayat dari ahli-ahli hadits, daripada Jabir bin Abdullah yang dimaksud dengan Shirothol Mustaqim ialah Agama Islam. Dan menurut beberapa riwayat lagi, Tbnu Mas’ud mentafsirkan bahwa yang dimaksud dengan Shirothol Mustaqim ialah Kitab Allah (al-Qur’an).

      Menurut yang dirawikan oleh Imam Ahmad, Tirmidzi, an-Nasa.’i, Ibnu Jarir, Ibnul Mundzir, Abu Syaikh, al-Hakim, Ibnu Mardawaihi dan al-Baihaqi sebuah Hadits Rasulullah s.a.w diriwayatkan daripada an-Nawwas Ibnu Sam’an, pernah Rasulullah s.a.w berkata :

      ” bahwasanya Allah Ta’ala telah membuat satu perumpamaan tentang Shirothol Mustaqim itu ; bahwa di kedua belah jalan itu ada dua buah dinding tinggi. Pada kedua dinding tinggi itu ada beberapa pintu terbuka, dan di atas tiap-tiap pintu itu ada lelansir penutup (gordiyn). Sedang diujung jalan tengah yang lurus (Shirothol Mustaqim) itu ada seorang berdiri memanggil-manggil :

      “Wahai sekalian manusia, masuklah ke dalam Shirat ini semuanya, jangan kamu berpecah belah”, dan ada pula seorang penyeru dari atas Shirat.

      Maka apabila manusia hendak membuka salah satu dari pintu-pintu itu berkatalah dia : “Celaka ! Jangan engkau buka itu ! Kalau dia engkau buka, niscaya engkau akan terperosok ke dalam.”

      Maka kata Rasulullah selanjutnya : Jalan Shirat itu ialah Islam, dan kedua dinding sebelah menyebelah itu ialah segala batas-batas yang ditentukan Allah. Dan banyak pintu­pintu terbuka itu ialah segala yang diharamkan Allah. Penyeru yang menyeru di ujung jalan itu ialah Kitab Allah, dan penyeru yang menyeru dari atas ialah Wa’izh (Pemberi Nasihat) dari Allah yang ada dalam tiap-tiap diri Muslim”.

      Berkata Ibnu Katsir dalam tafsirnya bahwa Hadits ini hasan lagi shohih.

      Maka semua penafsiran tadi dapatlah digabungkan menjadi satu Shirathal Mustaqim memang agama yang benar, dan itulah Agama Islam. Dan sumber petunjuk dalam Islam itu tidak lain ialah al-Qur’an, dan semuanya dapat diambil contohnya dari perbuatan Nabi Muhammad s.a.w dan sahabat-sahabat beliau yang utama.

      Baca selebihnya ya…

  12. apa yang salah dari gerakan evangelisasi / penginjilan / missionary itu, datang dengan damai dan tidak dengan peperangan, kan begitupun dengan dakwah yang islam lakukan datang melalu perdagangan di p jawa, lalu kawin mawin / seperti di prancis menjadi imigran yang baik, itu semua lebih baik.
    daripada menginvasi suatu negara dengan kedok PEMBEBASAN agama / pertobatan…

    lebih baik, kita pinter2 an buat strategi pertobatan mana yang lebih dipilih orang lebih banyak….

  13. @Nasrani All…….
    Ok,saya tantang pinter2an tentang Al-Quran dan Bibble…

    Ini adalah tentang penciptaan manusia versi Al-Quran (Artinya) yang begitu luar biasa ILMIAH!!!!!!!!!

    1. Surat Ar-Rahman ayat 14 : Dia (Alloh) menjadikan manusia seperti tembikar, (tanah yang dibakar). Maksud kata “shal-shal” di ayat ini adalah; tanah kering atau setengah kering yakni ”Zat Pembakar” atau Oksigen.
    2. Ayat tersebut juga menyebutkan kata “ Fakhkhar” yang maksudnya ialah “Zat Arang” atau Carbonium.
    3. Surat Al-Hijr ayat 28: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku (Alloh)hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk (berupa). Maksud kata “Hamaa’in” di ayat tersebut adalah “Zat Lemas” atau Nitrogenium.
    4. Surat As-Sajadah ayat 7: “Dan (Alloh) membuat manusia berasal dari pada “Tanah”. Yang dimaksud kata “Thien” (tanah) di ayat ini adalah “Atom Zat Air” atau Hidrogenium.
    5. Surat As-Shaffaat ayat 11 : “Sesungguhnya Aku (Alloh) menjadikan manusia daripada tanah liat. Maksud kata “Lazib” (Tanah Liat) di ayat ini adalah “Zat Besi” atau Ferrum.
    6. Surat Ali-Imran ayat 59; Dia (Alloh) menjadikan Adam dari tanah kemudian Alloh berfirman kepadanya “jadilah engkau”, lalu berbentuk manusia. Maksud kata “Turab” (Tanah) di ayat ini adalah “Unsur-unsur zat asli yang terdapat di dalam tanah” yang dinamai “zat-zat anorganis”.
    7. Surat al-Hijr ayat 28: “Maka setelah Aku (Alloh) sempurnakan (bentuknya),lalu kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku).

    Ketujuh ayat Al-Quran ini menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan ruh kepadanya sehingga manusia bernyawa (Tubuh dan jasmani).
    Sebagaimana yang disebutkan tentang kata “Turab” (Tanah) ialah zat2 asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai zat anorganis. Zat anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara “Fakhkhar” yakni Carbonium (Zat Arang) dengan “Shal-shal” yakni Oksigenium (Zat Pembakar) dan “hamaa-in” yaitu Nitrogenium (Zat Lemas) dan “Thien” yakni Hidrogenium (Zat Air).
    Lebih jelasnya adalah persenyawaan antara:
    • Fakhkhar (Karbonium=Zat Arang) (Surat Ar -Rahman ayat 14)
    • Shalshal (Oksigenium=Zat Pembakar) (Surat Ar-Rahman ayat 14)
    • Hamma-in (Nitrogenium=Zat Lemas) (Surat Al-Hijr ayat 28)
    • Thien (Hidrogenium=Zat Air) (Surat As-Sajadah ayat 7)
    • Kemudian bersenyawa dengan zat besi, yodium, kalium,silcum dan mangaan, yang disebut “Laazib” (Zat-zat anorganis) (Surat As-Shafaat ayat 11).
    • Dalam proses persenyawaan tersebut, terbentuk zat yang dinamakan protein. Inilah yang disebut “Turab” (Zat-zat anorganis) (Surat Ali Imron ayat 59)
    Salah satu diantara zat-zat yang terpenting adalah “Zat Kalium” yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh,teristimewa didalam otot-otot. Zat Kalium ini dipandang penting karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus.
    Dengan berlangsungnya “Proteinisasi”, menjelmakan “proses penggantian” yang disebut “Substitusi”. Setelah selesai mengalami “Substitusi”,lalu menggempurlah elektron2 cosmic yang mewujudkan sebab pembentukan (Cosmic), dinamai juga “sebab ujud” atau Causa Formatis. Adapun Sinar cosmic itu adalah suatu sinar yang mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah Sinar Cosmic dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (Jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung,dst…
    Sampai disini pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (Jasmaniah). Sedangkan tentang rohani (Abstract Wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yang serba rohaniah juga, yang sangat erat hubungannya dengan ilmu Metafisika.

    Itu masih satu contoh, masih ada seperti Surat An-Nahl (Lebah). Setelah diteliti lebih mendalam oleh ilmuwan2,dokter, ternyata madu dan sengatnya bisa untuk penyembuhan segala macam jenis penyakit…

    Kawan2ku Nasarani yang penuh kasih,apakah mungkin Nabi kami Muhammad SAW yang kalian hina,kalian caci,kalian anggap sebagai tukang sihir,tukang tipu,tukang ngarang,tukang cabul,orang bodoh,buta huruf,tukang bunuh,dll bisa membuat suatu tulisan yang SAMPAI DENGAN SAAT INI BISA DITERIMA OLEH ILMU MODERN?????
    BETULKAH KALIMAT DIATAS BILA DILIHAT DARI ILMU PENGETAHUAN BIOLOGI?????

    Wassalam…Ok, saya tunggu
    miksanse_acc@yahoo.co.id

  14. preman gue datang……………………

    memang ga ada bro didalam alkitab yang menyebutkan isa beragama islam nah disini udah jelas kamu ini bodohhhhhhhhhh……..
    kenapa.?kata islam kan bahasa arab dan kitab mu aslinya bahasa apa.????????

    ibrani………….?
    yunani………?
    majusi(persia)………..?:
    ga jelas oke lah saya akan menjawab nya agar saudara preman kristen nambah ilmu nya.

    kenapa orang muslim menyatakan isa beragama islam…?
    jawab.
    1. semua nabi beragama ISLAM yaitu diambil dari kata islam itu sendiri berserah diri hanya kepada pencipta yaitu allah swt

    2. semua nabi dan rasul kecuali paulus menyerukan kalimat hai kaum ku sembah lah allah saja…….. tiada tuhan yang berhak disembah(diibadahi) selain allah

    3. agama islam ,nasrani,yahudi semua nya bersumber dari tuhan nya ibrahim jadi ibrahim juga menyerukan kepada bapak nya hai bapakku sembahlah allah dan tiada sekutu bagi nya dan kepada anak-anak nya juga demikian.

    jadi islam itu adalah agama nya ibrahim kenapa…?
    ibrahim dalah seorang yang lurus beragama dan tidak berhianat atau menyembunyikan apa yang difirman kan allah.
    nah anda ini membaca alkitab ga.????

    adakah yesus mengatakan akulallah tuhan semesta alam dan kalian ini hamba-hambaku maka sembahlah aku …..?

    dalam alkitab perjanjian baru pun di jelaskan Isa bukuan Tuhan, melainkan utusan Tuhan..
    (39) Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.
    (40) Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

    (69) dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”
    (70) Jawab Yesus kepada mereka: “Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis.
    (71) Yang dimaksudkan-Nya ialah Yudas, anak Simon Iskariot; sebab dialah yang akan menyerahkan Yesus, dia seorang di antara kedua belas murid itu.

    dalam alkitab jika di jelaskan bahwa yang mati di salib itu bukan Isa tapi Orang yang dseupakan bentuknya dengan Isa, yaitu salah satu murid yesus.

    Penjelasan yang sangat jelas terdapat pada Injil Barnabas bahwa yesus tidak mati di salib..

    Alquran juga menerangkan yang mati disalib bukanlah ISa :
    Surat An- Nisa
    157. dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]“, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa

    Nabi Isa adalah utusan tuhan,
    setelah Isa di angkat ke Langit oleh tuhan mereka orang kristen baru berpendapat :
    Yang mati di salib adalah Isa, dia rela mati untuk menebus dosa..
    Isa adalh anak Tuhan (atau 1 dari 3 Tuhan)
    ada berbagai macam pnedapt tentang pengakuan isa adlah Tuhan sehingga banyak versi Injil
    injil barnabas, thomas, yohanes, matius dll

    masing2 injil di wartkan oleh para penguasa jaman itu…

    Injil yang asli sama sekali tidak menyebutkan Isa adalah Tuhan melainkan dia adalah utusan tuhan.

    wahai preman kristen saya sudah mempeljari alkitab anda bukan saya mencari kelemahan tapi mencari kebenaran yaitu ilmu yang bener diterima oleh hati dan akal…..
    dengan tegas sayamenyatakan justru setelah saya mempelajari alqur’an dan baru saya memahami injil…….!

    didalam injil hanya 18% pekataan yesus coba anda bayang kan
    khususnya dikalangan kaum Kristiani, sebab kalau 82% (delapan puluh dua persen) isi Injil bukan benar­benar diucapkan Yesus, berarti hanya 18% (delapan belas persen) saja isi Injil yang dianggap ucapan Yesus. Ternyata Yoh 1:1 & 14 yang jadi acuan bahwa Yesus 100% Tuhan dan 100% manusia, menurut saya bukan ucapan Yesus, tapi hanya pendapat penulis Injil itu saja, yaitu Yohanes.

    nah bro jangan ngomong besar lagi hidup mu tah kaya mana ga jelas mau ngasih hadiah pula …….
    simpan duit lo buat lo nambah ilmu biar ga minim oke…………

  15. memang gitu sifat dasar para gembala bushit, manis dikata bau bangkai di hati… itulah refleksi dari ajaran si paulus/saulus kapret!!!

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: