• Blog Stats

    • 41,455,096 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Awas! Jangan Gaul Bebas!

gaulislam edisi 170/tahun ke-4 (19 Shafar 1432 H/ 24 Januari 2011)

 

Pagi itu di sebuah SD deket rumah. Dalam perjalanan ke kantor, gue menemukan percakapan menarik antara Indra kecil dengan ibunya. “Porno itu apa sih Ma?” demikian tanya si Indra ke ibunya. Sambil megangin Blackberry kakaknya untuk main game, sepertinya tanpa sengaja doi lihat tulisan porno di dalam bebe kakanya. Bisa ditebak dong reaksi si ibu seperti apa?

Obrolan ini terjadi beberapa waktu sebelum negara kita dihujani media dengan perseteruan antara pemerintah versus RIM (Research in Motion). RIM adalah perusahaan dari Kanada yang jualan Blackberry. Cara RIM jualan cukup menarik karena jualan hape yang sebenernya nggak bisa dikontrol sepenuhnya oleh pemerintah bahkan oleh pemiliknya sendiri. Kalo dilihat dari satu sisi mungkin merugikan pihak pengguna, namun dilain sisi, bebe memberikan akses informasi tanpa batas ke pada para pemiliknya, plus seabreg fitur lainnya, menjadikan bebe genggaman terfavorit saat ini.

Cerita lain, di masjid deket rumah. Waktu gue ngobrol sebentar setelah sholat berjamaah dengan salah satu tetangga gue, sebut saja tetangga saya Mr. Joni, doi juga mengeluhkan mengenai dampak dari teknologi di hape yang kian hari makin cerdas kayak anak sekolahan aja. Doi mengeluhkan dengan teknologi cerdas yang menyerang keluarganya, yang bikin anak-anaknya keasyikan dengan bebe, laptopnya, atau game psp yang sedang dimainkannya. Seringkali anak-anaknya kesal dan merasa sangat terganggu ketika dimintai tolong oleh orang tuanya.

Gue baca Republika (edisi 18/12/2010), di situ diberitakan mengenai data survey terbaru Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Ponorogo secara acak selama enam bulan mengenai jumlah remaja putri di Ponorogo, yang pernah melakukan hubungan pranikah atau seks bebas ternyata mencapai kisaran 80 persen. Ciloko!

Belum lagi berita mengenai berbagai penyimpangan perilaku seksual di masyarakat. Oh no! Dalam satu diskusi nonformal disela acara pertemuan IT internasional yang pernah gue ikutin, gue kenalan sama orang Jepang. Doi nanyain mengenai Indonesia itu gimana sih? Ya gue jawab aja standar. Kalo bangsa kita bangsa yang santun dan berbudi luhur tinggi. Eh, kemudian dia nyeletuk, “Kalo emang gitu, kenapa ya log access ke situs pornografi dari IP address Indonesia selalu aja nongkrong dalam jajaran 5 besar, terutama untuk situs di jepang?” Ciloko! Gara-gara si Miyabi neh, mau bangga malah jadi tengsin gue!

Pencegah dan penyembuh

Bro en Sis, teknologi hanya salah satu bagian saja, ada sisi lain yang lebih mengkhawatirkan yaitu pornografi. Islam sebagai sebuah ideologi memandang manusia baik itu laki-laki dan perempuan mempunyai kewajiban untuk mentaati aturan Allah Swt. Dalam hal ini hubungan interaksi antara perempuan dan laki-laki. Islam menawarkan dua hal, yaitu perangkat pencegah dan piranti penyembuhan.

Instrumen pencegah agar terhindar dari pergaulan bebas dalam Islam paling tidak ada enam. Pertama, perintah untuk menahan pandangan dan menutup aurat (QS an-Nuur 24]: 30-31) dan (QS al-Ahzab [33]: 59). Bagi kaum hawa dilarang untuk menampakkan perhiasannya dan kecantikannya di hadapan laki-laki asing atau bertabarruj. Perlu diingat bahwa menjaga pandangan dan menutup aurat merupakan satu paket yang harus dikerjakan bersama oleh cowok dan cewek.

Kedua, Islam melarang khalwat (berdua-duaan) antara laki-laki dan wanita kecuali disertai mahramnya. Sabda Rasulullah saw. : “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali kali dia berduaan dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya adalah syaitan” (HR Ahmad)

Ketiga, Islam melarang wanita dan pria bercampur baur (ikhtilath) karena Islam menjaga dan menjadikan jamaah kaum wanita terpisah dari jamaah kaum laki-laki yang bukan mahram. Shaf sholat kaum wanita pun terpisah dari shaf sholat kaum laki-laki. Kecuali nih, pada tempat yang tidak memungkinkan untuk memisahkan keduanya, seperti aktivitas ibadah haji atau jual-beli di pasar.

Keempat, larangan mendekati zina, Allah Swt berfirman (yang artinya): “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk” (QS al Isra [17]: 32)

Kelima, Islam melarang seorang wanita melakukan suatu perjalanan selama sehari semalam, kecuali bila disertai mahramnya. Sabda Rasulullah saw. (yang artinya): “Tiada dihalalkan bagi seorang wanita yang percaya kepada Allah dan hari kemudian bepergian perjalanan sehari semalam kecuali bersama mahramnya” (HR Bukhari dan Muslim)

Keenam, anjuran untuk menikah. Firman Allah Swt.(yang artinya): “Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha luas (pemberianNya) lagi Maha Mengetahui.” (QS an-Nuur [24]: 32)

Adapun untuk penyembuh/kuratif, Islam menyediakan sanksi yang tegas demi tegaknya kebenaran dan terselematkannya umat. Keselamatan di dunia dan di akhirat, sebagai jawabir (penebus dosa) dan zawajir (pencegah manusia yang lain melakukan perbuatan yang sama). Salah satunya hukuman bagi pelaku zina (kalo masih lajang dicambuk seratus kali cambukan dan bagi yang pernah menikah akan dirajam sampai mati).

Realita di sekitar kita

Solusi Islam sebenernya sudah komplit untuk menjaga umatnya dari bahaya pergaulan bebas yang dapat berujung pada aktivitas perzinaan. Walaupun begitu, masih sering banget tuh gue lihatin realita di sekitar kita yang entah kenapa masih mengabaikan aturan Islam. Dari pengamatan gue terhadap email, pertanyaan dan SMS yang sering masuk ke redaksi gaulislam, ternyata pertanyaan seputar interaksi cowok ama cewek, selalu menduduki peringkat tertinggi. Ok deh untuk sekedar mengingatkan berikut adalah pelanggaran-pelanggaran yang masih sering terjadi:

Pertama, pulang berdua. Sudah menjadi fitrah seorang cowok untuk bertanggung jawab dan menjadi pemimpin terhadap kaum wanita, dan sifat ini sudah muncul sejak dini. Sering kali beres sekolah, les, ekskul, dll,  karena pulang ke arah yang sama maka akhwat pulang bersama di mobil or sepeda motor ikhwan.

Kedua, berhadapan secara langsung dalam jarak sangat dekat. Interaksi cowok sama cewek di sekolah emang sangat beragam, namun bila mereka berdiskusi dengan posisi berhadap-hadapan dalam jarak dekat, suasana menjadi sangatlah ‘cair’ dan rentan akan timbulnya ikhtilath. So, jagalah diri dengan membuat jarak dengan lawan jenismu.

Ketiga, nggak menundukkan/menahan pandangan (ghadul bashar). Seperti kata pepatah “Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati”. So jangan pernah mengikuti bujuk rayu temen yang mengatakan, “Ah, tidak perlu ghadul bashar, yang penting kan jaga hati!” Tapi manusia tidak bisa dan tidak mempunyai kontrol terhadap hatinya. Yang bisa kita lakukan untuk ‘menjaga hati’ kita adalah mengendalikan input hati tersebut, yang salah satunya adalah pandangan.

Keempat, duduk atau jalan berduaan. Duduk berdua di halaman sekolah untuk berdiskusi Islam (mungkin). Namun apapun alasannya, lingkungan sekolah nggak akan peduli, temen dan guru kita nggak mau ambil pusing, dengan apa yang sedang didiskusikan. Bagi mereka apa yang terlihat lebih jauh lebih menarik, dari sinilah pintu fitnah terbuka. Kalo kamu pengen menghindari fitnah semacam ini, sebenernya mudah kok, jangan pernah berduaan!

Kelima, menelopon padahal tidak urgen. Sudah jamak kalo kita sebagai manusia seneng ngobrol. Namanya juga mahluk sosial. Namun pastikan kalo kita ngobrol, ngobrolin hal yang berguna, misal: ngomongin soal aplikasi anti matter yang barusan ini ditemukan sama peneliti di MIT atau ngobrolin untuk koordinasi untuk dakwah di sekolah. Tetapi tetap kudu jaga hati jaga kualitas orbolan.

Keenam, SMS nggak penting. Ini paling sering gue dapetin. Hampir tiap hari mesti gue dapet junk sms. Sayang jempolnya dong, dipake buat hal yang nggak bermanfaat.

Ketujuh, berbicara yang diniatkan merayu atau memancing birahi. Hindari intonasi dan gaya bahasa seperti ini terutama bila berbicara dengan lawan jenis.

Kedelapan, curhat. Curhat berduaan akan menimbulkan kedekatan, lalu ikatan hati, kemudian dapat menimbulkan fitnah. Jadi, curhat dilakukan dengan sejenis saja. Toh pada dasarnya cewek adalah beda dengan cowok. Mereka adalah dua spesies yang berlainan. Kalo mau curhat dan nyambung dengan alami, nggak dibuat-buat atau dipaksain nyambung, mestinya ya curhat dengan sesama spesiesnya lah.

Kesembilan, chatting yang nggak penting. Tidaklah berdosa bila ingin menyampaikan hal-hal penting di YM atau facebook melalui fasilitas chat. Namun menjadi bermasalah bila topik pembicaraan melebar kemana-mana, jadi batesin diri secukupnya aja.

Kesepuluh, bercanda berlebihan. Sering gue lihat cewek-cowok bercanda berlebihan. Sebaiknya becanda dibatasi dan jangan dengan lawan jenisnya, dan tetap menjaga batas-batas kesopanan.

Semoga sedikit tips di atas dapet secara praktis ngebantu kamu semua untuk menjaga diri dari bahaya pergulan bebas. So, tentu saja apabila aturan Islam ini diterapkan secara menyeluruh (kaffah) tentu dalam bingkai negara (khilafah) insya Allah pergaulan bebas maupun penyimpangan perilaku seks yang merebak dapat dibendung Pastilah aturan yang dibuatNya adalah yang terbaik untuk manusia. Ok? [aribowo: aribowo@gaulislam.com]

 

http://www.gaulislam.com/awas-jangan-gaul-bebas

Satu Tanggapan

  1. ———————

    situs mantan kyai NU: http://www.mantankyainu.blogspot.com

    situs yg menjelaskan haramnya musik, termasuk musik religi juga haram: http://www.jauhilahmusik.wordpress.com

    ketahuilah bahwa pacaran itu haram, jadi jangan pacaran: http://www.pacaranituharam.wordpress.com

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: