• Blog Stats

    • 41,446,916 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Cinta Kok Diobral!

gaulislam edisi 174/tahun ke-4 (18 Rabiul Awwal 1432 H/ 21 Februari 2011)

 

Swit swiw! Ngomongin cinta lagi deh. Yup, kata “cinta” punya daya magnet yang luar biasa. Menarik orang untuk ngejadiin “cinta” jadi topik obrolan senantiasa. Daya pikatnya bikin orang jadi ngerasa hambar ngejalanin hidup tanpa kata itu di kehidupannya. Singkatnya, “cinta” bikin hidup lebih hidup. Tapi, bener nggak ya cinta bikin hidup lebih hidup?  Atau malah bikin hidup jadi redup?

Aplikasi cinta pun bertebaran. Yang paling jelas dan marak keliatan ya dengan pacaran. Hari gini nggak pacaran dianggap kutukan. Status jomblo di saat umur masih belasan atau baru di kepala dua dianggap tragedi sosial yang paling menyeramkan.

Cinta, gue lakuin apa aja

Karena hidup itu harus diwarnai cinta, maka banyak orang yang berusaha untuk menggapainya. Cinta emang rasa yang secara fitrah diadakan Allah Swt. bagi tiap manusia. Sayangnya nggak semua milih jalan yang bener. Demi meraih cinta dan atas nama cinta banyak orang (termasuk cewek) rela ngelakuin apa aja.

Ada cewek yang selalu wara-wiri di depan kelas cowok inceran untuk bisa dapat respon dan sinyal yang diharapkan. “Eh, itu anak kelas berapa sih?” Gitu kira-kira respon cowok yang diharapkan muncul. Dari respon yang begitu pengennya sih cowok tersebut bakal tanya-tanya lebih banyak en akhirnya mereka bisa makin akrab lalu bisa jadian deh.

Kalau urusannya cuma wara-wiri beberapa ratus kali di depan cowok gebetan paling kaki aja yang pegel-pegel. Kalo ngebeliin sesuatu paling tekornya cuma di kantong.  Tetep rugi sih, tapi ruginya bakal lebih menjadi-jadi kalau ternyata yang harus dikorbanin lebih dari semua yang  tadi.

Demi meraih cinta atau bahkan sekedar status pacaran, banyak cewek yang terjebak untuk rela diapaian aja en kasih apapun yang mereka miliki termasuk keperawanan mereka.

Katanya sih karena cinta itu butuh pengorbanan so wajar aja kalo bentuk-bentuk pengorbanan mesti dilakukan. Sekadar mau dicium atau dipegang-pegang tangan katanya sih udah jadi hal lazim emang kudu dilakuin. Yang penting bisa tahan diri nggak ngelakuin hubungan suami-istri. Heh? Sumpe lu bisa nahan diri? Ujung-ujungnya banyak tuh yang akhirnya ngelakuin zina. Keperawanan akhirnya tergadaikan demi cinta prematur, cinta ngawur!

Tragedi tuh! Tragedi besar untuk hidup seorang cewek kalau sampai keperawanan hilang disambar pacar atau yang baru mau jadi pacar. Harga diri terbesar diruntuhkan dengan cara obralan. Nggak banget!

Cinta satu malam

Cinta satu malam bukan sekedar judul dan  lirik lagu. Tipe kayak gitu udah marak terjadi di negeri ini. Cuma karena ingin memuaskan nafsu, cinta satu malam pun diburu. Cinta? Ah itu sih kata madu tapi sejatinya isinya racun nomor satu! Mana ada cinta sesungguhnya yang hadir satu malam terus begitu aja ditinggal, dilupakan. Celakanya para cewek mau aja lagi jadi bagian cinta satu malam! Waduh! Padahal yang ada cuma kerugian besar. Cinta kok diobral!

Tapi kenyataan itu emang yang sedang banyak bertebaran, terutama di kota-kota besar. Transaksi cinta dijalankan. Jual murah bakal laku keras. Yang jual mahal bakal dijadiin bahan olok-olokan alias diejek sebagai makhluk purba, ketinggalan jaman.

Sayangnya nggak banyak cewek yang sadar kalau yang mereka jalanin selama ini adalah ngobral perasaan, ngobral hati, ngobral harga diri. Cinta udah bikin buta!

Cinta itu mahal

Cinta, rasa itu dihadirkan oleh Allah Ta’ala sebagai anugerah. Sebagai sebuah anugerah, mestinya rasa itu dijaga dengan sangat baik, dengan sangat hati-hati. Karena anugerah itu mahal, Sis! Tak ternilai jika ada yang mau menukarnya dengan apapun yang ada di dunia. Nggak kebayang gimana sesorang bisa hidup tanpa cinta. Bisa jadi orang yang kayak gitu hidupnya cuma diisi kesedihan, kehampaan. Dia cuma memperlihatkan kebencian bahkan kebengisan.

Begitu berharganya cinta sehingga seharusnya cinta nggak diobral atau bahkan digadai cuma-cuma. Jangan! Kita seharusnya bisa jaga cinta itu dengan apa yang Allah mau, dengan cara yang Allah suka, sehingga indahnya cinta bisa tetap terjaga, binarnya tetap bisa terpelihara. Cara yang Allah suka seperti apa? Ini dia:

Pertama, jauhi aktivitas yang mendekati zina. Allah Swt. sebagai pencipta manusia pastinya persis tahu kelebihan dan keterbatasan yang dimilikinya, termasuk dalam urusan syahwat. Allah udah jelas kasih warning ke kita soal gimana kita bisa terjaga dari cinta dangkal yang berujung maksiat besar bernama zina. Allah Swt. berfirman (yang artinya): “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS al-Israa [17]: 32)

Tuh kan! Udah jelas Allah melarang kita untuk mendekati zina, dan pacaran itu tempat yang paling subur untuk aktivitas maksiat kayak gitu. Mulai dari sekadar pegangan tangan, terus merembet ke kissing, setelah itu dosa besar pun tak terhindarkan.

Kalau kita pengen cinta yang kita punya tetap cinta yang penuh anugerah ya harus bersih dari segala bentuk perilaku yang nyerempet zina. Tutup peluang nafsu syahwat untuk muncul dan menjerumuskan kita. Jangan pernah nantangin apa yang Allah udah warning.

Kedua, bekali diri dengan tsaqofah Islam. Supaya kita nggak salah jalan, bisa milih jalan yang tepat yang mana, pastinya kudu punya guidance alias tuntunan yang valid. Buat muslim nggak ada tuntunan yang lebih baik dan valid selain al-Quran dan sunnah Rasulullah saw.. Nah, untuk bisa memahami perintah dan larangan apa yang mana aja yang terkandung di dalamnya, kita kudu mau menggalinya, mempelajarinya. Nabi saw.  bersabda: “Mencari  ilmu  itu  wajib  atas  setiap muslim”. (HR Ahmad dan Ibnu Majah)

Setiap kebaikan itu jalannya pasti berliku, Sis. Nggak gampang untuk nentuin skala prioritas yang “berbau pahala dan surga”. Hari gini gitu loh! Di tengah godaan kapitalisme yang membombardir, rasanya bikin jadwal ngaji jadi hal yang mubazir. Di tengah buaian hedonisme yang menghanyutkan, tekad untuk jadi muslimah cerdas dan peduli jadi gampang pudar lagi. Tapi, kita kudu kuat en tahan banting ngadepin itu semua. Biar kita selamat dan binar cinta sesungguhnya bisa kita dapat.

Ketiga, pilih-pilih temen gaul yang satu visi dan tujuan. Jalan terjal menuju kebenaran akan jadi ringan ditapaki kalau kita nggak sendiri. Ada sahabat yang bisa dijadikan andalan kala kita butuh masukan, nasihat. Ada kawan yang dengan segala ketulusan mau mengingatkan. Orang-orang yang seperti itu yang seharusnya bisa dipilih untuk jadi partner kita dalam memperbaiki diri. Orang-orang yang bisa jadi cermin buat kita. Bisa bikin kita dengan jelas ngeliat gimana diri kita sebenarnya. Syaratnya: 1. Sama-sama muslimah, 2. Tsaqofahnya oke. 3. Kepribadiannya juga oke.

Rasulullah saw. bersabda:”Seorang mukmin adalah cermin mukmin yang lain. Seorang mukmin adalah saudara mukmin yang lain, di mana saja ia bertemu dengannya, ia akan mencegah tindakan mencemari kehormatan saudaranya dan akan melindunginya dari baliknya.” (HR Abu Dawud dan Bukhari)

Cinta yang sebenarnya

Imam Bukhari meriwayatkan di shahihnya dari hadist Anas bin Malik r.a.  Dia berkata: “Rasulullah saw. bersabda tentang apa yang beliau riwayatkan dari Rabnya.  Dia berfirman : ‘….Jika Aku mencintainya, maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar.  Aku menjadi matanya yang ia gunakan untuk memandang.  Aku menjadi tangannya yang ia gunakan untuk memegang.  Aku menjadi kakinya yang ia gunakan untuk berjalan.  DenganKu ia mendengar, denganKu dia memandang, denganKu dia memegang, denganKu dia berjalan.  Seandainya ia meminta kepada Ku, niscaya Aku benar-benar memberikan kepadanya permintaanya, dan seandainya dia berlindung kepada Ku, niscaya Aku benar-benar melindunginya….”

Dari Anas r.a., sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda:”Ada tiga perkara, siapa saja yang memilikinya ia telah menemukan manisnya iman. Yaitu orang yang mencintai Allah dan RasulNya lebih dari yang lainnya, orang yang mencintai seseorang hanya karena Allah, dan orang yang tidak suka kembali kepada kukufuran sebagaimana dia tidak suka dilemparkan ke neraka.(Mutafaq ‘alaih)

‘Kembang peradaban’

Peradaban manusia akan terus ada jika generasi pengganti secara konsisten lahir. Nggak mungkin generasi baru akan lahir jika bukan karena pertaruhan nyawa para wanita ketika melahirkan mereka. Dan, peradaban tersebut akan menjadi peradaban yang agung dan mulia jika generasi itu dilahirkan dan dididik oleh para wanita yang agung dan mulia pula.

Amanah besar itu diberikan oleh Allah kepada kita para kaum hawa. Untuk yang remaja bukan hal yang tabu untuk mulai berpikir dan merenungi hal ini.

Coba aja bayangin kalo sebagaian besar para cewek yang notabene calon ibu ternyata adalah para cewek yang gampang ngobral rasa cinta sehingga gampang dipermainkan. Aktivitas free sex jadi bukan hal yang aib yang mesti dijauhi benar-benar. Generasi macam apa yang bakal lahir dari para cewek kayak gitu? Generasi rusak. Peradaban yang ada pun peradaban rusak. Na’udzubillahi min dzalik.

Peran kaum hawa nggak bisa dianggap enteng. Di tangan kitalah kemuliaan itu bisa  terpelihara. Makanya, bersegera yuk upgrade level ketaatan kita kepada Allah dan Rasulullah saw.. Ketaatan yang niscaya bakal membawa kita kepada cinta sesungguhnya. Ketaatan yang pastinya bakal menjadikan kita makhluk Allah yang sebenar-benarnya mulia yang ikut berperan menghadirkan kembali peradaban yang mulia. Jadilah ‘kembang peradaban’. Insya Allah. [nafiisahfb|http://nafiisahfb.co.cc]

 

http://www.gaulislam.com/cinta-kok-diobral

3 Tanggapan

  1. situs mantan kyai NU: http://www.mantankyainu.blogspot.com

    situs yg menjelaskan haramnya musik, termasuk musik religi juga haram: http://www.jauhilahmusik.wordpress.com

    ketahuilah bahwa pacaran itu haram, jadi jangan pacaran: http://www.pacaranituharam.wordpress.com

  2. obralllll…..udah jamannya kali smuanya harus di obral

  3. Sdh sering qt dgr dan qt baca bhw ssungguhx pacaran itu jln setan utk menjerumuskan ank cucu adam kdalam zina alias lembah kenistaan, naujubillah himin dzalik…harapan sy tuk muda-mudi (remaja) generasi penerus islam khususx muslimah ”jaga dan perisai diri dari hal2 yg mmbwt anda terjerumus ke lembah kenistaan dan tak berharga (zina)” :klo mw dihargai,hargai dlu diri sendiri niscaya qt akan mnjadi muslimah yg berharga…smoga qt saudari2 q dpt terhindar dri pengaruh pergaulan bebas dan semacamx. Amin…Slm by Faisal!.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: