• Blog Stats

    • 41,452,323 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Tips mengatasi putus cinta

 

Cari duit di Mbah Gugel

 

Tips mengatasi putus cinta ala parto

sumber: http://baliazura.wordpress.com/2008/04/11/tips-menghadapi-putus-cinta/

1.
Ikuti kesedihan yang berbumbu kekecewaan dan bertabur kejengkelan keluar dari dalam dirimu, mengamuk atau mengangis yang keras (ga banget deh) sangat dianjurkan.
memukul tembok, mengigit bantal sebaiknya dihindari apalagi mengigit sandal.

2.
Jaga hubungan baik dengan diri sendiri, sadari petuah ti pat kai ‘begitulah cinta, deritanya tiada berkahir’.jangan langsung melakukan hal yang menyakiti tubuh kita, misalnya ga makan, menggundul rambut, tiba-tiba melakukan tatto, percing apa lagi klo punya niat ganti kelamin ( iich…ngerriii)

3.
Manjakan diri, untuk mengobati kekecewaan dianjurkan pergi ke tempat pijat (no ples-ples), klo ga ada duit cukup ke tukang pijat keliling. Klo masih sayang ngeluarin modal tinggal ngupil, ngorekin kuping, atau gigitin kuku ampe kuku jempol kaki juga boleh (jangan gila donk!). Makan yang banyak dan lezat jangan lupa tambahin sambel biar ga ketahuan klo kita sebenernya menangis ( buat cowo yang malu nangis ).

4.
Melepaskan beban dengan mengunting rambut,yang dipercaya bisa memberikan suasana baru.atau berpakaian dengan gaya terbalik mungkin?
siapa tau bisa menjadi tren senter.

5.
Untuk sementara buang ke kolong tempat tidur semua poto-poto dan benda-benda yang ada hubungannya dengan dia, tapi klo duit buangnya dikolong tempat tidurku( ya klo ini bisa berhasil,tiap hari berdoa ada orang yang putus ‘plak’)

6.
Jauhi tempat-tempat yang bisa mengingatkan kepada dia, apa lagi tempat-tempat maksiat ( hati-hati musim ‘grebekan’ ), jangan dengarkan lagu-lagu tentang kisah dulu meskipun dinyanyiin langsung sama penyanyinya, usir.. atau paksa ganti lagu ( ga dijamin ).
Dengerin hal-hal yang jelek tentang dia dari musuh-musuhnya pasti langsung perfikir untung..

7.
Lalukan kegiatan yang positif, menulis ( biasanya langsung dapet mood satu novel ), ng-blog, ng-game, masak, baca naruto, nonton pilem flora dan fauna atau tonton Tukul, tidur seharian juga boleh.

8.
Jangan buru-buru berfikir untuk dapet pacar baru apalagi punya pikiran ngrebut pacar temen. hindari menjalin hubungan pelarian dengan alasan ga suka jadi jablay.

9.
Pergi bersenang-senang ke tempat-tempat keramaian seperti pasar,terminal,tempat kampanye ( klo ada yang lebih ramai lebih baik ) atau ikutan demo,sangat dianjurkan setelah ngamuk,nangis dan berdiam diri menyesali keadaan.

10.
Buat semboyan, mati satu tumbuh seribu, wanita bukan satu saja, masih banyak janda-janda yang butuh kita (upps), wanita racun dunia, berakit-rakit kehulu, tak lari gunung dikejar, tak ada gading yang tak retak, satu satu aku sayang ibu ( kok..?)

11.
Bangkitkan semangatmu.rawe rawe rantas malang-malang tuntas. Tunjukkan kekuatanmu seperti pahlawan bertopeng ha ha ha( sincan is on ) atau taxedo bertopeng dalam melawan penjahat cinta.

12.
Berfikirlah ini adalah proses untuk kedewasaan dan pematangan sikapmu dalam menghadapi kenyataan hidup.

sumber: http://baliazura.wordpress.com/2008/04/11/tips-menghadapi-putus-cinta/

 

================

 

Klo tips diatas blom ampuh jg, gini aja. Lo ‘bungee jumping’ pake tali yang sedikit lebih panjang dari jarak lo ke bawah. Dijamin tokcer deh. Klo lo mujur, lo bisa amnesia dan akhirnya bisa ngelupain pasangan lo. Klo lagi sial, ya lo meninggal. Jadi lupa juga kan??

Mudah2an tips ini bermanfaat.
Gak dink, gw becanda. hehe..
Don’t try that at home, beri2 dangerous.

Yang bener obat hati itu ada lima perkaranya:
1. baca qur’an dan maknanya (jgn baca playboy.. bikin mupeng doang)
2. shalat malam dirikanlah (jgn lupa shalat wajibnya ya.. jaelah.. mantep dah)
3. berkumpullah dengan orang sholeh (Klo gk ada si sholeh, gk usah panik. Mamat jg gk pa2. Klo gk ada jg… br deh lo blh panik.)
4. perbanyaklah berpuasa (recommended.. bisa ngirit dan uangnya bisa dipake buat memenuhi keperluan lain. ya gk?)
5. zikir malam perpanjanglah (jangan begadang yang gk penting, mending zikir. inget kata om irama.)

Mudah2an comment ini jadi pahala. Amiiin.

sumber: http://senyawa.wordpress.com/2007/04/02/10-langkah-bertahan-pas-patah-hati/

 

 

9 Tanggapan

  1. Hati-hati Patah Hati

    Ngomongin soal patah hati, pasti ga akan lepas dari yang namanya cinta. Kalo sudah ngomongin soal cinta, maka ceritanya panjang neh. Tul ga? Dari awal mula manusia diciptakan sampe nanti hari kiamat, cerita tentang cinta ga akan pernah bosan diperbincangkan dan ga akan pernah hilang ditelan zaman. Cerita cinta memang ga selamanya indah. Kadang ada yang berakhir dengan tawa, ada juga yang berakhir dengan linangan air mata. Dan patah hati adalah salah satu ending dari cerita ini. Yup. Bad ending (ihiks…..ihiks sedih sekali).

    Kata Bang Meggy Z sih, patah hati itu lebih sakit daripada sakit gigi. (kok jadul banget ya…hehehe). Tapi yang paling bener adalah patah hati itu lebih sakit daripada ga patah hati (yeee… ya iyalah!). Nah, kalo sudah kena yang namanya patah hati, hidup serasa mau kiamat, langit runtuh, bumi seakan gelap meskipun ada mentari yang bersinar. Hari-hari terasa sepi karena ga ada pujaan hati. Hati ini tersiksa, seolah mendapatkan penyakit langka yang ga akan pernah ada obatnya. Diri ini semakin sendiri, tidak ada teman yang menemani. Dan kalo sudah begini seakan tidak berguna lagi hidup ini, dan hanya ingin mengakhiri. Terlalu didramatisir nih. Terlalu.

    Apa emang bener begitu, kalo kita patah hati? Apa ga ada harapan lagi yang tersisa hingga kita harus mengakhiri hidup? Stop! Slow Down Baby…..Tunggu dulu. Ikutin terus. Capcus !!

    Fakta Patah Hati

    Emang bener kata Bang Meggy Z tadi, bukan kamu aja yang pernah patah hati. Dari zamannya Nabi Adam, sudah ada yang yang namanya patah hati, bukan barusan muncul aja. Dan gara-gara patah hati orang bisa gelap mata dan kehilangan akal sehatnya (siapa yang menemukan harap di kembalikan, emang akal sehat kaya dompet). Eit, dampaknya macem-macem ditimbulkan hanya gara-gara patah hati. Contoh saja, salah satu anak Nabi Adam, Qabil, rela membunuh saudaranya sendiri, Habil, gara-gara patah hati.

    Lain lagi dengan Sri Rahayu (22), gadis asal Kabupaten Kediri. Karena patah hati, dia menenggak minuman karbonasi yang dicampur dengan 12 butir obat sakit kepala. Beruntung nyawanya dapat diselamatkan. Percobaan bunuh diri ini dilakukan korban di objek wisata Goa Selomangleng, Kota Kediri. (detiksurabaya.com).

    Hal yang sama dilakukan oleh Ikasari (12). Gadis cilik asal Malang. Dia ditemukan bunuh diri. Tubuhnya tergantung di kusen pintu kamar rumahnya. Lehernya terlilit kain gorden warna pink. Di antara pesannya di buku harian, ditemukan pernyataan kecewa yang mendalam sang gadis cilik terhadap ‘pemuda’ pujaan, Sarip (15). Ini bunyi pesannya, “Sarip, gw tau elo udah nyium cewek lain. Elo nuduh gw selingkuh, tetapi sekarang siapa yang selingkuh? Hati ini hancur..!Hancur!”. (Wuih….gila ga fren, masih 12 tahun, masih bau kecut, eh salah deng, bau kencur. Innalillahi). (Man3malang.com)

    Yang agak nyeleneh dilakukan oleh Hugh Hefner, pemilik Majalah Playboy, mengatakan bahwa patah hati yang pernah dialaminya telah memberikan inspirasi padanya untuk menciptakan brand ‘Playboy’ yang terkenal itu. Pria berusia 81 tahun itu mengatakan, “Saat saya berusia 16 tahun, saya pernah naksir seorang gadis. Namun kemudian ia menolak saya dan itulah yang menjadi kuncinya.” Dia kemudian mulai menulis cerita dan membuat gambar telanjang versi komik. Wacks, glodaks…..Ini patah hati, atau nepsong ga kesampaian. (kapanlagi.com).

    Sobat, komputer kamu pernah kena virus hallo.roro.htt? Konon juga katanya virus ini dibuat gara-gara si pembuatnya broken heart kepada kekasihnya yang bernama Roro.
    By the way, ga sedikit juga orang yang kena patah hati, larinya ke dukun. Ngapain? Pastinya bukan cari obat, kalo cari obat ya ke dokter atau ke apotek. Yup, bener banget. Ada istilah Cinta Ditolak, Dukun Bertindak. Apalagi kalo ga melet si pujaan hati biar balik lagi sama dia. Kalo sudah begini, syirik namanya fren.

    Patah Hati, Bisa Mati?

    Apa bener se, patah hati bisa bikin kita mati? Siapa yang bilang? Kalo kamu pikir setelah patah hati kudu mati, maka pikiran kamu sempit banget. Jangan khawatir sobat, sebab patah hati atau putus cinta itu ga akan membuat kita mati. Karena cinta itu hanyalah naluri manusia, bukan kebutuhan pokok seperti makan dan minum. Manusia bisa meninggal kalo ga makan 7 hari dan tanpa air selama 3 hari. Kalo rasa cinta ga terpenuhi, kita hanya akan merasa gelisah, ga sampe mati. Paling-paling cuma ga mandi selama 7 hari 7 malem. Ngapain aja ga enak. Tidur ga enak. Makan, ga nafsu. Kita jadi sendiri, ga ada yang mau deketin kita. Siapa yang mau deketin…..Bauuu’. Suer, ga sampe mati. Hanya tindakan apa yang kita lakukan ketika patah hati itu yang harus kita pikirkan, kita bisa memilih. Mau mati, mau bikin playboy tandingan, atau mau bangkit dan melupakan yang sudah-sudah.

    Margaret Stroebe dari Universitas Utrecht, Belanda, mengatakan kehilangan seseorang yang dicintai hanya berdampak secara psikologi. Ahli jantung mengatakan orang-orang yang kehilangan pasangan biasanya hidup dengan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok atau diet yang tak terkendali. Nah, cuman begitu kan menurut yang ahli.

    Jadi buat kamu yang patah hati karena diputusin pacar, atau gagal saat melamar, jangan sedih dulu, dunia belum kiamat. Cuma rasa patah hati ini walau sudah dikuat-kuatin, kata Mulan Jameela tetep aja kita bukan Wonder Woman yang hatinya bukan terbuat dari besi dan baja, bisa remuk dan hancur. Semua fakta di atas adalah bukti perasaan yang lebur saat menjalani hubungan yang ga resmi dan bubar di tengah jalan. Pacar-pacar mereka pergi begitu saja. Ada yang alasan ga cocok, banyak juga karena berpindah ke lain hati. Hal yang sama juga dialami ketika gagal dalam melamar. Ada perasaan perih di hati ditambah rasa malu.

    Salah Pergaulan

    Patah hati atau bahasa kerennya broken heart itu bisa karena dua hal, diputusin pacar atau ditolak saat ngelamar. Tapi kalo dilihat pergaulan zaman sekarang, sebab patah hati kebanyakan adalah karena pacaran. Dan pacaran adalah gaul yang salah total. Kalo dilihat dari segi apapun, pacaran lebih banyak bikin kesel hati daripada suka hati. Status hubungan pasangan ini ga jelas, ga sah dan yang pasti ga serius. Malah ga sedikit juga sampe melakukan hal-hal yang ga ga, misalnya aja sex pra nikah dengan dalih kesetiaan. Hayo ngaku!!

    Ketika para aktivis pacaran itu ditanya tentang keseriusan mereka untuk merit, mereka pasti bilang, “Lihat aja nanti deh, yang sekarang kita jalanin aja dulu.” Kok mau sih digombalin sama pacar kamu? Apalagi mereka masih mengenakan putih-abu abu, putih biru dan ada juga yang putih merah, mana bisa mau dan siap nikah cepet-cepet. Artinya kamu itu sudah sejak awal bikin peluang besar untuk putus dan berlinangan air mata. Iya kan?
    Sedangkan Islam ga pernah ngajarin yang namanya aktifitas pacaran. Dan itu berarti Islam memperkecil volume patah hati yang memang perih banget kalo dirasakan.

    Buat yang gagal melamar, bukannya aktifitas yang kamu lakukan itu salah. Mungkin pasangan yang menolak kamu ajak menikah, memang pasangan buat kamu dan bukan jodoh kamu. Mungkin dia hanya pelangi indah yang cuma hanya sesaat menghiasi bumi, dia bukan bulan yang selalu setia menemani bumi dalam mengitari matahari. Duile puitis banget ya. Inget, Allah SWT sudah menjamin tiga hal yaitu rizki, ajal dan jodoh. Dan jangan lupa Allah SWT juga berfirman, artinya : “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (TQS. An Nuur: 26)

    Resep patah hati

    Kalo kamu sudah terlanjur patah hati, karena diputusin sama pacar atau mutusin pacar setelah baca buletin ini (Amiin!). Atau karena lamaranmu ditolak oleh akhwat atau ikhwan yang kamu incer, jangan gelap mata, keep positive thinking. Seperti kata iklan tipi, ambil enaknya aja ya. Kamu masih bisa memilih apa yang akan kamu lakukan kemudian. Dan itu terserah kamu, positif atau negatif.

    Kita ngasih alternatif, kalo obat hati itu ada lima, maka obat patah hati juga ada lima :

    1. Jangan mendramatisir keadaan
    Kalo lagi patah hati, ga perlu terlarut sampe dalem banget. Hindari suasana yang membuat kamu menjadi mellow atau melankolis. Ga usah dulu deh ndengerin lagu-lagu dengan tema patah hati, Patah hati-nya Radja atau Munajat Cinta-nya The Rock. Atau ngelakuin aktifitas lain yang malah bikin sesek hati. Wah, itu sama aja naburin garam sekarung di atas luka. Perih.

    2. Putus asa itu dosa
    Inget bahwa berputus asa itu dosa. Rasulullah SAW bersabda : “Dosa besar itu adalah mempersekutukan Allah, putus asa dari karunia Allah dan putus harapan dari rahmat Allah.” (HR. Al Bazzar dan Thabrani)

    3. Jangan malah menyendiri
    Kamu jangan menyendiri.
    Cari teman-teman yang bisa ngasih masukan dan support yang bisa bikin kita bangkit lagi, bukan yang malah menjerumuskan. Bukannya patah hati malah hilang, malah numpuk kayak TPA sampah.

    4. Perbanyak kegiatan positif
    Bayang-bayang itu semakin sering nongol apabila kita sering bengong. Biar ga sering bengong, kita harus sering bergerak. Lari marathon bisa. Nyangkul di sawah boleh. Atau kegiatan yang paling positif adalah mengaji tentang Islam, dan gabung dengan aktifitas dakwah. Insya Allah bisa ngelupain pahitnya patah hati, karena Islam itu lebih keren dari yang kita duga.

    5. Bersyukur, berusaha dan doa
    Kalau kamu putus dari pacar, itu berarti terbebas dari perbuatan mendekati zina. Kamu harus bersyukur. Kalo memang sudah siap nikah, nikah aja ngapain pacaran. Buktiin kamu serius. Kalo belum siap, ya jangan dipaksain nikah. Buat kamu yang ditolak saat melamar, itu tandanya Allah ngasih tahu bahwa akhwat/ikhwan itu ga matching sama kamu. Anda belum beruntung. Coba lagi. Dan jangan lupa berdoa karena Allah pasti akan kasih jalan keluar yang terbaik buat kamu. Pasti deh! (di)

    Sumber: ISLAMUDA

  2. Bila Cinta Tak Berbalas

    Oleh: Iwan Yanuar
    ( http://catatankecil.multiply.com/journal/item/41/Bila_Cinta_Tak_Berbalas_ )

    “Maaf Akhi, bukannya saya tidak menghormati permintaan akhi. Tapi rasanya kita cukup menjalin ukhuwah saja dalam perjuangan. Saya doakan semoga akhi menemukan pasangan lain yang lebih baik dari saya.”

    Amboi, bagaimana rasanya bila kalimat di atas dialami oleh para ikhwan? Bisa saja langit terasa runtuh, hati berkeping-keping. Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengarungi perjalanan hidup menampik khitbah kita. Segala asa yang pernah coba ditambatkan akhirnya karam. Cinta suci sang ikhwan bertepuk sebelah tangan.

    Ya drama kehidupan menuju meghligai pelaminan memang beragam. Ada yang menjalaninya dengan smooth, amat mulus, tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan karena cintanya tak bertaut dalam maghligai pernikahan.

    Ini bukan saja dialami oleh para ikhwan, kaum akhwat pun bias mengalaminya. Bedanya, para ikhwan mengalami secara langsung karena posisi mereka sebagai subyek/pelaku aktif dalam proses melamar. Sehingga getirnya kegagalan cinta –seandainya memang terasa getir- langsung terasa. Sedangkan kaum akhwat perasaanya lebih aman tersembunyi karena mereka umumnya berposisi pasif, menunggu pinangan. Tapi manakala sang ikhwan yang didamba memilih berlabuh dihati yang lain kekecewaan juga merebak dihati mereka.

    Ikhwan dan akhwat rahimakumullah, siapapun berhak kecewa manakala keinginan dan cita-citanya tidak tercapai. Perasaan kecewa adalah bagian dari gharizatul baqa’ (naluri mempertahankan diri) yang Allah ciptakan pada manusia. Dengannya, manusia adalah manusia bukan onggokan daging dan tulang belulang. Ia juga bukan robot yang bergerak tanpa perasaan, tapi manusia memiliki aneka emosi jiwa. Ia bisa bergembira tapi juga bisa kecewa.

    Emosi negatif, seperti perasaan kecewa akibat tertolak, bukannya tanpa hikmah. Kesedihan akan memperhalus perasaan manusia, bahkan akan meningkatkan kepekaannya pada sesama. Bila dikelola dengan baik maka akan semakin matanglah emosi yang terbentuk. Tidak meledak-ledak lalu lenyap seketika. Ia akan siap untuk kesempatan berikutnya; kecewa ataupun bergembira. Jadi mengapa tidak bersyukur manakala kita ternyata bisa kecewa? Karena berarti kita adalah mansia seutuhnya.

    Kegagalan meraih cinta juga bukan pertanda bencana. Tapi akan memberikan pelajaran beharga pada manusia. Seorang filsuf bernama John Charles Salak mengatakan : Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua; yaitu mereka yang berfikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan dan tak penah memikirkannya.

    Karenanya kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tapi justru awal dari segala-galanya. Meski terdengar klise tapi ada benarnya; ambillah pelajaran dari sebuah kegagalan lalu buatlah perbaikan diri. Tentu saja itu dengan tetap mengimani qadla Allah SWT. Agar kegagalan mengkhitbah tidak menjadi petaka, maka ikhwan dan akhwat, persiapkanlah diri sebaik-baiknya, ada beberapa langkah yang bisa diambil:

    #### Percayai qadla

    Manusia tidak suka dengan penolakan. Ia ingin semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal ditolak adalah salah satu bagian dari kehidupan kita. Kata seorang kawan, hidup itu adakaanya tidak bisa memilih. Perkataan itu benar adanya, cobalah kita renungkan, kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa, dsb. Demikian pula rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita. Man propose, god dispose. Kita hanya bisa menduga dan berikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan.

    “Sesungguhnya salah seorang di antara kalian dikumpulkan penciptaannya di dalam rahim ibunya selama 40 hari kemudian menjadi ‘alaqah kemudian menjadi janin, lalu Allah mengutus malaikat dan diperintahkannya dengan empat kata dan dikatakan padanya: tulislah amalnya, rizkinya dan ajalnya.” (HR.Bukhari)

    Maka kokohkanlah keimanan saat momen itu terjadi pada kita. Yakinilah skenario Allah tengah berlangsung, dan jadilah penyimak yang baik dengan penuh sangka yang baik padaNya. Tanamkan dalam diri kita ‘Allah Mahatahu yang terbaik bagi hamba-hambaNya’ . Jangan biarkan kekecewaan menggerogoti keimanan kita kepadaNya. Apalagi dengan terus menanamkan prasangka buruk padaNya. Segerahlah sadar bahwa ini adalah ujian dari Allah . akankah kita menerima qadla-Nya atau merutuknya?

    Dengan demikian, fragmen yang pahit dalam kehidupan InsyaAllah akan memperkuat keyakinan kita bahwa Allah sayang pada kita. Demikian sayangnya, sampai-sampai Allah tidak rela menjodohkan kita dengan si fulan yang kita sangka sebagai pelabuhan cinta kita.

    #### Bersiap untuk cinta dan bahagia

    Seandainya ukhti menjadi istri saya, saya berjanji akan membahagiakan ukhti, demikian ungkapan keinginan para ikhwan terhadap akhwat yang akan mereka lamar. Puluhan, mungkin ratusan angan-angan kita siapkan seandainya si dia menerima pinangan cinta kita. Kita begitu siap untuk berbahagia dan membahagiakan orang lain. Sama seperti banyak orang yang ingin menjadi kaya, tenar dan dipuja banyak orang.

    Sayang, banyak diantara kita yang belum siap untuk merasa kecewa. Dan ketika impian itu berakhir kita seperti terhempas. Tidak percaya bahwa itu bisa terjadi, ada akhwat yang ‘berani’ menolak pinangan kita. Bila kurang waras, mungkin akan keluar ucapan, “berani-beraninya. .. atau apa yang kurang dari saya…..

    Akhi dan ukhti, jangan biarkan angan-angan membuai kita dan membuat diri menjadi tulul amal, panjang angan-angan. Sadarilah semakin tinggi angan membuai kita, semakin sakit manakala tak tergapai dan terjatuh. Ambillah sikap simbang setiap saat; bersiap diri menjadi senang sekaligus kecewa. Sikap itu akan menjadi bufferl penyangga mental kita, apapun yang terjadi kelak.

    Manakala kenyataan pahit yang ada di depan mata, sang akhwat menolak khitbah kita atau sang ikhwan memilih ‘bunga’ yang lain, hati ini tidak akan tercabik. Yang akan datang adalah keikhlasan dan sikap lapang dada. Demikian pula saat ia menjatuhkan pilihannya pada kita, hati ini akan bersyukur padaNya karena doa terkabul, keinginan menjadi kenyataan.

    “Menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya urusannya seluruhnya baik dan tidaklah hal itu dimiliki oleh seseorang kecuali bagi seorang mukmin. Jika mendapat nikmat ia bersyukur maka hal itu baik baginya, dan jika menderita kesusahan ia bersabar maka hal itu lebih baik baginya.” (HR. Muslim)

    #### Bukan Aib

    Ditolak? Emang enak! Wah, mungkin demikian pikiran sebagian ikhwan. Malu, kesal dan kecewa menjadi satu. Tapi itulah bentuk ‘perjuangan’ menuju pernikahan. Kita tidak akan pernah tahu apakah sang pujaan menerima atau menolak kita, kecuali setelah mengajukan pinangan padanya. Manakala ditolak tidak usah malu, bukan cuma kita yang pernah ditolak, banyak ikhwan yang ‘senasib’ dan ‘sependeritaan’ . Saatnya berjiwa besar ketika ditolak. Tidak perlu merasa terhina. Demikian pula saat banyak orang tahu hal itu. Bukankah apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang benar? Mengapa mesti malu.

    #### Kita mungkin takkan Bahagia’ jika dengan dia

    Marah-marah karena lamaran tertolak? Mendoakan keburukan pada ikhwan yang tidak mencintai kita? Itu bukan sikap seorang muslim/muslimah yang baik. Tidak ada yang bisa melarang seseorang untuk jatuh cinta maupun menolak cinta. Sebagaimana kita punya hak untuk mencintai dan melamar orang, maka ada pula hak yang diberikan agama pada orang lain untuk menolak pinangan kita. Bahkan dalam kehidupan rumah tangga pun seorang suami dan istri diberikan hak oleh Allah SWT. Untuk membatalkan sebuah ikatan pernikahan. Mengapa ada hak penolakan cinta yang diberikan Allah pada kita? Bahkan dalam pernikahan ada pintu keluar ‘perceraian’? jawabannya adalah sangat mungkin manusia yang jatuh cinta atau setelah membangun rumah tangga, ternyata tak kunjung memperoleh kebahagiaan ( al hanaah ) dari pasangannya, maka tiada guna mempertahankan sebuah bahtera rumah tangga bila kebahagiaan dan ketentraman tak dapat diraih. Wallahu’alam bi ash shawab

    Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik. ( Al-Baqarah[2] :229 ) . Berpikir positiflah manakala cinta tak berbalas. Belum tentu kita memperoleh kebahagiaan bila hidup bersamanya. Apa yang kita pandang baik secara kasat mata, belum tentu berbuah kebaikan di kemudian hari. Adakalanya keinginan untuk hidup bersama orang yang kita idamkan begitu menggoda. Tapi bila ternyata cinta kita bertepuk sebelah tangan, untuk apa semua kita pikirkan lagi? Allah Maha Pangatur, ia pasti akan mempertemukan kita dengan orang yang memberikan kebahagiaan seperti yang kita angankan. Bahkan mungkin lebih dari yang kita harapkan.

    Be positive thinking, suatu hari kelak ketika antum telah menikah dengan orang lain bukan dengan si dia yang antum idamkan- niscaya antum takjub dengan kebahagiaan yang antum rasakan. Percayalah banyak orang yang telah merasakan hal demikian.

    Saya tak mungkin berbahagia tanpanya’

    ini adalah perangkap, ia akan memenjarakan kita terus menerus dalam kekecewaan. Perasaan ini juga menghambat kita untuk mendapatkan kesempatan berbahagia dengan orang lain. Mereka yang terus menerus mengingat orang yang pernah menolaknya, dan masih terbius dengan angan-angannya sebenarnya tengah menyiksa perasaan mereka sendiri dan menutup peluang untuk bahagia. Mari berpikir jernih, untuk apa memikirkan orang lain yang sudah menjalani kehidupannya sendiri? Jangan biarkan orang lain membatalkan kebahagiaan kita. Diri kitalah yang bisa menciptakannya sendiri. Untuk itu tanamkan optimisme dan keyakinan terhadap qadla Allah SWT. Insya Allah, akan ada orang yang membahagiakan kita kelak.

    Cinta membutuhkan waktu

    “maukah ukhti menjadi istri saya? Saya tunggu jawaban ukhti dalam waktu 1 X 24 jam!” Masya Allah, cinta bukanlah martabak telor yang bisa di tunggu waktu matangnya. Ia berproses, apalagi berbicara rumah tangga, pastinya banyak pertimbangan- pertimbangan yang harus dipikirkan. Ada unsur keluarga yang harus berperan. Selain juga ada pilihan-pilihan yang mungkin bisa diambil. Jadi harap dipahami bila kesempatan datangnya cinta itu menunggu waktu. Seorang akhwat yang akan dilamar –contoh extrim pada kasus diatas- bisa jadi tidak serta merta menjawab. Biarkanlah ia berpikir dengan jernih sampai akhirnya ia melahirkan keputusan. Jadi cara berpikir seperti di atas sebenarnya lebih cocok dimiliki anggota tim SWAT ketimbang orang yang berkhitbah

    Ideal bagus, Tapi realistik adalah sempurna

    Suami yang saya dambakan adalah yang bertanggungjawab pada keluarga, giat berdakwah dan rajin beribadah, cerdas serta pengertian, penyayang, humoris, mapan dan juga tampan.” Itu mungkin suami dambaan Anda duhai Ukhti . tapi jangan marah bila saya katakan bahwa seandainya kriteria itu adalah harga mati yang tak tertawar, maka yang ukhti butuhkan bukanlah seorang ikhwan melainkan kitab-kitab pembinaan. Kenyataannya tidak ada satupun lelaki didunia ini yang bisa memenuhi semua keinginan kita. Ada yang mapan tapi kurang rupawan, ada yang rajin beribadah tapi kurang mapan, ada yang giat dakwah dakwah tapi selalu merasa benar sendiri, dsb. Ini bukan berarti kita tidak boleh memiliki kriteria bagi calon suami/istri kita, lantas membuat kita mengubah prinsip menjadi ‘yang penting akhwat” atau “yang penting ikhwan”. Tapi realistislah, setiap menusia punya kekurangan – sekaligus kelebihan. Mereka yang menikah adalah orang-orang yang berani menerima kekurangan pasangannya, bukan orang-orang yang sempurna. Tapi berpikir realistis terhadap orang yang akan melamar kita, atau yang akan kita lamar, adalah kesempurnaan. Maka doa kita kepada Allah bukanlah,”berikanlah padaku pasangan yang sempurna” tetapi “ya Allah, karuniakanlah padaku pasangan yang baik bagi agamaku dan duniaku.

    Kekuatan Ruhiyah

    Percaya diri itu harus, tapi overselfconfidence adalah kesalahan. Jangan terlalu percaya diri akhi bahwa lamaran antum diterima. Jangan juga terlalu yakin ukhti, bahwa sang pujaan akan datang ke rumah anti. Perjodohan adalah perkara gaib. Tanpa ada seorang pun yang tahu kapan dan dengan siapa kita akan berjodoh. Cinta dan berjodohan tidak mengenal status dan identifikasi fisik. Bukan karena ukhti cantik maka para ikhwan menyukai ukhti. Juga bukan karena akhi seorang hamalatud da’wah lalu setiap akhwat mendambakannya. Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan orang lain menurut persepsi kita. Bukankah sering kita melihat seseorang yang menurut kita “luar biasa” berjodoh dengan yang ‘biasa-biasa’ . Seperti seringnya kita melihat pasangan yang ganteng dan cantik, populer tapi kemudian berpisah. Inilah rahasia cinta dan perjodohan, tidak bisa terukur dengan ukuran-ukuran manusia.

    Maka landasilah rasa percaya diri kita dengan sikap tawakal kepada Allah. Kita berserah diri kepadaNya akan keputusan yang ia berikan. Jauhilah sikap takkabur dan sombong. Karena itu semua hanya akan membuat diri kita rendah dihadapan Allah dan orang lain. Intinya saya bermaksud mengatakan ‘jangan ke-ge-er-an’ dengan segala title dan atribut yang melekat pada diri kita.

    Beri cinta kesempatan (lagi)

    ……….dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” ( QS. Yusuf[12]:87 )

    Bersedih hati karena gagal bersanding dengan dambaan hati wajar adanya. Tapi bukan alasan untuk menyurutkan langkah berumah tangga. Dunia ini luas, demikian pula dengan orang-orang yang mencintai kita. Kegagalan cinta bukan berarti kita tidak berhak bahagia atau tidak bisa meraih kebahagiaan. Bila hari ini Allah belum mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai, insyaAllah ia akan datang esok atau lusa, atau kapanpun ia menghendaki, itu adalah bagian dari kekuasaanNya cinta juga berproses. Ia membutuhkan waktu. Ia bisa datang dengan cepat tak terduga atau mungkin tidak seperti yang kita harapkan. Ada orang yang dengan cepat berumah tangga, tapi ada pula yang merasakan segalanya berjalan lambat, namun tidak pernah ada kata terlambat untuk merasakan kebahagiaan dalam pernikahan. Beri kesempatan diri kita untuk kembali merasakan kehangatan cinta. love is knocking outside the door.’

    Kata musisi Tesla dalam senandung love will find a way. Tidak pernah ada kata menyerah untuk meraih kebahagiaan dalam naungan ridhoNya. Yang pokok, ikhwan atau akhwat yang kelak akan menjadi pasangan kita adalah mereka yang dirihoi agamanya.
    “Jika melamar kepada kalian seseorang yang kalian ridho agamanya dan akhlaknya maka nikahkanlah ia, bila kalian tidak melakukannya maka akan ada fitnah di muka bumi dan kerusakan yang nyata” (HR. Turmudzi)

    “Wanita dinikahi karena satu dari tiga hal; dinikahi karena hartanya, dinikahi karena kecantikannya, dinikahi karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama dan akhlak (mulia) niscaya selamat dirimu.” (HR.Ahmad)

    sumber: http://pacaranislamikenapa.wordpress.com/2007/12/22/bila-cinta-tak-berbalas/

  3. [milis NusanTaRRa] Putus Cinta? Duh Beratnya …

    penulis: Meilanie P

    Hubungan Anda berakhir, semua perasaan sedih berkumpul jadi satu. Anda sudah berusaha keras tidak menelepon, melihatnya, atau memikirkannya. Tetapi, meski segala cara dicoba untuk mengusir si mantan dari kepala, ia tetap menari-nari dalam ingatan.

    Cinta yang tak berbalas memang menyakitkan dan membuat frustasi. Its hard, and it hurts.

    Tetapi percayalah Anda pasti bisa terus melangkah dan merelakan dia pergi.

    Lalu bagaimana caranya?

    Jangan berusaha untuk menelepon atau melihatnya. Jika Anda berhasil menemuinya atau meneleponnya, itu sama saja seperti mengorek luka lama, hanya akan membuat Anda menangis lagi. Mungkin pada awalnya kontak yang dilakukan akan membuat perasaan jadi lebih baik, sampai akhirnya si mantan pacar menegaskan pada Anda bahwa semuanya sudah berakhir (sedih bukan?). Rasanya akan sama seperti saat putus, Anda membiarkan diri disakiti lagi.

    Kalau Anda pikir menghubunginya bisa mengubah perasaannya, bersiaplah kecewa. Ingat, cinta bisa menjadi pengalaman indah, namun juga bisa berubah menjadi pengalaman buruk. Yang pasti, jika si dia memang memutuskan untuk kembali, maka ia akan berusaha untuk menghubungi Anda.

    Ketika kita menghadapi situasi sulit seperti putus cinta, berkumpullah bersama para sahabat. Tak perlu malu menunjukkan perasaan sedih saat kita baru putus. Tetapi jika kita terus-menerus curhat hal yang sama, lama-lama mereka akan bosan. Seperti halnya keluarga kita sendiri, mereka akan lebih suka jika kita bisa melewati saat-saat sulit ini. Sebesar apapun perhatian seseorang, mereka akan sebal pada orang yang tidak bisa berusaha menolong dirinya sendiri.

    Time Will Healing

    Ketika sebuah hubungan berakhir, Anda harus mulai membangun kembali hidup Anda. Sesingkat apapun masa sebuah hubungan yang dimiliki sepasang kekasih, dunia mereka telah menjadi satu. Jadi wajar jika Anda merasa kehilangan. Kita sering kehilangan kontak dengan teman saat jatuh cinta, jadi ketika putus kita akan merasa sendirian karena kehilangan pacar dan juga kehidupan di dalamnya. Tak perlu sungkan untuk mengontak kembali teman-teman Anda.

    Sibukkan diri Anda ke dalam pekerjaan, hobi dan rekreasi. Carilah aktivitas bersama geng Anda, lakukan kegiatan yang menyenangkan, shopping, ke salon, atau ke luar kota bersama.

    Meskipun Anda tidak bisa berhenti memikirkan mantan pacar, berusahalah untuk tidak peduli. Pada awalnya mungkin agak sulit, tapi lama-lama akan terbiasa juga.

    Saat putus, segala sesuatu berubah, dan perubahan terkadang membuat kita takut. Anggaplah ini kesempatan untuk menjadi lebih dewasa, dan ketika Anda bisa bertahan, Anda akan menemukan diri Anda baru dan lebih kuat.

    Jika semua sudah dicoba, berbulan-bulan telah lewat tetapi Anda masih saja tidak bisa melupakan si mantan, pertimbangkan untuk bicara dengan konselor. Mungkin masalahnya lebih dalam dari berakhirnya sebuah hubungan.

    Menemui seorang profesional dalam kasus ini bukan berarti Anda lemah dan tidak ada harapan. Hal yang lumrah meminta saran untuk kesehatan kita. Berbicara dengan seseorang yang bukan teman terkadang bisa memberi kita pandangan baru terhadap situasi yang sedang dihadapi, siapa tahu ada alternatif lain yang bisa dilakukan untuk membantu Anda.

    Melepaskan seseorang yang kita cintai dan menerima bahwa ia tak lagi ingin bersama kita memang menyakitkan. Tetapi hati kita akan sembuh; hanya berbeda-beda kadar waktunya. Ingatlah, sebelum berpacaran, Anda pernah menjalani hidup tanpa dia, jadi tak ada bedanya sekarang. You just need to be strong, and hang on. (*/AN)

    ============================================

    Putus Cinta [Count down at 7]

    Kalau orang-orang mengatakan bahwa jatuh cinta itu berjuta rasanya, bagaimanakah rasanya kalau sedang putus cinta? Apakah rasanya berjuta juga? Atau jangan-jangan tiada rasa apa-apa …

    Kesan pertama yang kita tangkap dari seseorang yang sedang putus cinta adalah kesedihan yang mendalam. Sangat bertolak belakang dengan saat jatuh cinta, bawaannya menjadi selalu loyo, lesu, tiada bergairah, dan tentunya tanpa semangat. Keceriaan hilang sekejap berganti dengan kemurungan. Celoteh gembira seketika berubah menjadi keluhan yang tak terucapkan. Tak ketinggalan air mata bahagia secara kilat berubah menjadi deraian air mata kesedihan.

    Dunia serasa runtuh. Tidak ada lagi denyut kehidupan. Hidup serasa menjadi begitu hampa. Hari-hari terasa begitu lambat dan berat untuk dilewati. Semuanya menjadi serba salah: mau begitu salah, mau begini rasanya tidak bisa, mau begono rasanya canggung. Ada perasaan manjadi manusia paling malang sedunia, serta berjuta perasaan tidak enak lainnya dipastikan datang menghinggapi insan yang sedang dijauhi dewi Armor.

    Akibatnya pelarian menjadi salah satu ekspresi yang bisa ditunjukkan. Kalau diperhatikan, ada-ada saja ulah para korban kegagalan cinta. Bagi yang merasa begitu terpukul, dia melampiaskan dengan kebut-kebutan di jalan raya seolah hidup ini ada 9 nyawa. Ada pula yang menjadi beringas hingga bawaannya marah-marah terus. Sebagian menyalurkan emosinya dengan sengaja mencari masalah seperti mengajak orang berantem, bertengkar, dan sebagainya. Tak ketinggalan binatang piaraan yang tidak bersalah pun kadang menjadi sasaran kemurkaan akibat putus cinta.

    Bagi yang sentimentil, hidup kembali menjomblo dilewatkan dengan kesendirian. Mengurung diri di kamar berhari-hari, dengan hanya ditemani radio atau lagu mp3 yang begitu sendu dan menyentuh. Persediaan tissue menumpuk untuk menampung ingus dan air mata. Emosinya begitu rapuh dan mudah tersinggung. Melihat cecak sedang bercinta di dinding aja tidak rela. Buku atau barang terdekat yang terjangkau langsung dilemparkan begitu saja dengan tujuan merusak kenikmatan mereka. Suara tokek menjadi begitu indah untuk didengar dan dinikmati.

    Yang masih shock dengan keputusan mendadak itu, barang-barang kenangan bersama menjadi sasaran untuk dipelototi. Kalung atau cincin sejuta memori, boneka kesayangan, album foto mesra, surat-surat dengan sejuta rayuan gombal, bolak-balik lihat HP sekedar mencek apakah nomor sang mantan masih terekam di memori, SMS yang sempat disimpan dan belum dihapus dibaca berulang-ulang, serta banyak lagi kenangan bersama hadir bersama jatuhnya air mata begitu saja.

    Sebagian menyalurkan kekecewaan hati mereka ke makanan, akibatnya cemilan dan jajan selalu tersedia dan menjadi makanan wajib kala sendirian. Serasa dendam sama makan karena waktu jatuh cinta harus berdiet ekstra demi penampilan, saat putus cinta segalanya menjadi begitu nikmat untuk disantap. Jadi, kalau kita melihat teman kita agak gemukan, pasti alasannya dua. Pertama sudah lebih makmur, dan yang kedua sedang putus cinta.

    Penampilan bagi yang lagi broken heart sekarang sudah menjadi prioritas kesekian. Rambut kusut, mata merah membengkak, muka lecek, serta badan sedikit bau seolah ingin memberitahukan kepada dunia bahwa dia benar-benar sedang berduka. Untuk apalagi tampil mempesona, lagian yang akan memberikan perhatian dan pujian sudah jauh dari jangkauan? Memangnya ada yang peduli dengan fisikku lagi? Demikian sebagian pikiran yang bergolak dalam benak sang malang.

    Ada juga yang mengekpresikan dengan memotong rambut, entah itu dipendekin ala Demi Moore dalam film Ghost [khususnya cewek] atau pun dibotakin ala Demi Moore juga dalam film GI Joe [yang ini cowok]. Tempat-tempat yang pernah menjadi saksi kebersamaan sedapat mungkin dihindari, karena hanya menambah kesedihan saja.

    Yang ekstrim menyeramkan melakukan perubahan secara anarkis. Tato menjadi trademark barunya. Tindik entah itu di hidung, mulut, atau pun lidah juga menjadi aksesoris sebagai tanda bahwa sekarang dia adalah insan baru. Sukanya pakai celana jeans yang sobek sana sobek sini. Kaos u can see dengan kelihatan ketiaknya juga tiba-tiba lengket di tubuhnya. Tidak ketinggalan pula topi menjadi barang baru yang selalu nongkrong dengan manis di kepalanya.

    Tentu saja masih banyak lagi ulah sang pecinta gagal ini. Tapi satu yang jelas: ternyata putus cinta rasanya juga berjuta🙂

    * * *

    Namun dari semua hal-hal negatif di atas, sebenarnya ada satu hal positif yang kadang dilupakan oleh orang yang putus cinta. Apakah itu? Kedewasaan.

    Yap. Putus cinta sesungguhnya adalah satu cara untuk membuat orang menjadi lebih matang dan dewasa, entah itu dalam bertindak, berperilaku, maupun berpikir. Hal-hal negatif di atas sifatnya hanyalah sementara, dan percayalah, semuanya itu selalu berlalu seiring waktu berjalan.

    So … sudah berapa kalikah Anda putus cinta?

    posted by Hendri Bun

    sumber: http://hendribun.blogspot.com/

    ==============================================================

    =

    Assalamualaikum…

    afwan nih….Dr. Dianputri, MD…:D banyak mendapatkan curhatan soal cinta, kehilangan, kebuntuan jalan, atau kisah-kisah sedih lainnya. Sekedar mau berbagi saja, semoga bisa bermanfaat !.

    buat yang lagi sad…jangan sad mulu, hidup terlalu indah untuk tidak dinikmati..Hidup adalah jalan kemenangan…. LA TAHZAN !!!

    1. ingat bahwa cinta sejati hanya kepada Allah. cintamu yang berlebihan saat ini hanya cinta semu yang suatu hari pergi dan meninggalkanmu.

    Q.S. ALI IMRAN : 14
    “DI hiaskan kepada manusia, mencintai syahwat (keinginan nafsu), seperti perempuan-perempuan, anak-anak, dan harta yang banyak dari emas, perak, kuda yang bagus, binatang-binatang ternak dan tanam – tanaman. Demikian itulah kesukaan hidup di dunia, dan di sisi ALLAH tempat kembali sebaik-baiknya (yaitu surga).”

    2. percayalah bahwa yang hilang itu bukan yang terbaik untukmu, percayalah bahwa Allah akan mengganti apa-apa yang hilang darimu, dan mengganti hari – hari duka dengan hari-hari kebahagiaan.

    ]QS. ALI IMRAN : 139
    “Janganlah kamu lemah dan jangan pula berduka cita, sedang kamu orang-orang yang lebih tinggi jika kamu beriman”.

    3. Tidaklah Allah memberikan ujian bagi umat tanpa mengetahui kemampuan umat Nya. Segala cobaan dan ujian yang diberikan semata-mata sudah sesuai dengan kemampuan kita mengatasinya.

    “Dan sesungguhnya Kami tetap akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang yang berjuang dan bersabar daripada kalangan kamu dan agar Kami dapat mengesahkan (benar atau tidaknya) berita mengenai keadaan kamu.” (Surah Muhammad: ayat 31)

    4. Sesungguhnya kita harus bersyukur bahwa cobaan dan ujian yang kita dapat sesungguhnya adalah sebuah pembuktian cinta kita kepada Allah. sebagus kita mengatasi sebuah ujian dan cobaan, sebagus itulah kita membuktikan cinta kita kepada Allah, dan semakin bagus pulalah cinta Allah kepada kita.

    5. Sesungguhnya Allah cemburu ketika kita berlebihan mencintai selain diri NYa. Nah, coba kamu fikir, Kalau kekasihmu cemburu, itu artinya ia sayang sekali padamu bukan ? dan biasanya seorang kekasih yang sangat mencintai, ia akan melakukan apapun untuk mendapatkan kembali cintanya yang mungkin saja terlupakan dan diabaikan. Ujian dan cobaan itu semata-mata mengingatkan kamu akan Cinta Nya.

    “Patutkah manusia menyangka bahwa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata: Kami beriman sedangkan mereka tidak diuji dengan sesuatu cubaan.” (Surah Al-Ankabut: ayat 2)

    6. Janganlah bersu’udzon kepada Allah, apalagi sampai berpaling. sesungguhnya Allah adalah pemberi jalan yang terbaik.

    7. Jangan lari dan diam dari sebuah permasalahan. Sesungguhnya masalah itu tidak akan selesai ketika kau berlari dan berpaling meninggalkannya. Hadapi dengan kesabaran, sesungguhnya kesabaran menciptakan keberanian. Jangan takut dan jangan munafik ketika kau harus mengatakan “ya” atau “tidak”.

    Katakanlah: `Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan.`(QS. 5:100)

    8. “Berkumpulah dengan orang saleh” begitulah pepatah lama. tetapi sungguh luar biasa khasiatnya. Selain kepada orang tua dan keluarga tentunya, mengatakan kegalauan hati, mengisi hari-hari kesedihan, adalah dekat dan berkumpul dengan mereka. Seorang sahabat yang saleh/ha pasti akan memberikan saran yang baik, memberikan semangat yang baik, dan membantu mengisi hari-hari kesedihan dengan kegiatan dan ibadah yang lebih baik.

    9. Luangkan waktu bersilaturahmi. sesungguhnya silaturahmi memanjangkan usia, dan memperbanyak sahabat.

    10. pernah ku membaca, “Allah mewujudkan impianku, walaupun harapan itu tinggal seiris daun bawang saja”.

    =======================================================

    Kamu putus cinta? Jangan panik, karena itu bukan akhir dari dunia. Ketahuilah bahwa seberat apapun rasanya, kamu AKAN dan PASTI bisa melewati waktu-waktu ini dengan baik. Caranya?

    Jika seseorang putus cinta, maka ia akan diperhadapkan dengan pilihan: apakah ia akan bergelut dengan perasaan sedih dan nelangsa yang makin lama akan menghancurkan hidupnya sendiri, atau ia mau bersikap tegar, berpikir positif, bertindak positif, supaya membuatnya lebih kuat dan bijaksana. Jikalau kamu putus cinta, tentukan pilihanmu sekarang!

    Ini adalah aturan dasar menghadapi putus cinta:

    1. Jangan lupa bahwa rasa kehilangan dan kesedihan ini hanya bersifat sementara karena terbawa oleh perasaan dan keadaan.

    2. Jangan malu atau takut untuk meminta dukungan teman-temanmu. Pastikan kamu memilih teman yang bisa memberikan kekuatan positif kepada dirimu. Jika perlu pilih teman yang pernah dalam posisi yang sama, namun telah berhasil keluar sebagai pemenang!

    3. Ingatkan dirimu sendiri jika memang ia bukan untukmu, di luar sana pasti ada orang lain yang JAUH LEBIH BAIK yang disiapkan Tuhan untuk kamu.

    4. Apapun penyebab putusnya hubungan kamu, jangan pernah terjebak dengan kebiasaan menyalahkan diri sendiri. Lebih baik kamu refleksi diri dan mengambil komitmen untuk menjadi orang yang lebih baik di masa depan ketimbang menyesali masa lalu.

    5. Perhatikan diri sendiri. Jangan sampai kamu menjadi sakit atau terlihat kumal akibat putus cinta. RUGI!!

    6. Ingatlah bahwa di dunia ini, bukan kamu satu-satunya orang yang pernah putus cinta. Masih banyak orang dengan masalah lain yang jauh lebih berat ketimbang masalahmu. Karena itu jangan sibuk mengasihani diri sendiri seolah-olah kamu adalah orang termalang di dunia ini.

    7. Ingatlah bahwa jika kamu diijinkan mendapat masalah ini, Tuhan pasti tahu bahwa kamu sanggup menghadapi dan mengatasinya.

    8. Berdoalah. Ketahuilah hanya Tuhan yang sanggup membantumu secara total dalam menghadapi masalah putus cinta. IA ahlinya!

    Berikut ini adalah langkah praktis menghadapi putus cinta:

    1. Pastikan kamu tidak menyentuh alkohol, rokok atau terjebak dalam ‘pelarian-pelarian’ negatif lain yang bisa menjerumuskanmu ke dalam masalah baru.

    2. Jangan coba menghubungi mantanmu jika kamu masih dalam keadaan rentan. Sebaiknya tenangkan diri dulu supaya setiap perbincangan dengan mantan adalah perbincangan dengan kepala dingin.

    3. Jangan tonton film memori kalian berdua atau pergi ke tempat memori kalian berdua dengan sengaja. Itu hanya akan memperburuk keadaan.

    4. Jangan pernah mengunci diri di kamar sambil mendengar lagu-lagu tentang putus cinta. Musik dapat masuk ke alam bawah sadar dan mendorong seseorang untuk mengasihani diri bahkan melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri atau orang lain.

    5. Jangan pernah tergoda untuk melakukan balas dendam, menguntit mantanmu, atau melakukan hal aneh lainnya.

    6. Ambil cuti kerja jika memang perlu daripada performa kerjamu berpengaruh akibat masalah ini.

    7. Jangan mengembangkan kebiasaan makan banyak secara tiba-tiba untuk mengalihkan stress.

    8. Jangan simpan foto mantanmu di dompet.

    9. Menangis itu wajar, asal jangan sampai larut berminggu-minggu.

    10. Jangan langsung mencari ‘korban’ pelampiasan cintamu. Berteman saja sebanyak-banyaknya dan nikmati pergaulan dengan banyak orang. Mumpung single! Siapa tahu teman hidupmu yang sebenarnya ada di antara teman-temanmu tersebut.

    11. Jangan melulu membicarakan masalah putus cintamu. Ganti subjek pembicaraan.

    12. Mulailah kebiasaan baru yang baik untuk kamu. Ubah pola makan sehat, rutin pergi ke pusat kebugaran, atau rajin ke salon misalnya. Sehabis putus cinta, kamu bisa menjadi orang yang terlihat lebih menarik dari sebelumnya.

    Dengan menerapkan hal-hal di atas, putus cinta tidak lagi menjadi kengerian yang menghancurkan. Justru inilah saatnya bagi kamu berlatih menghadapi masalah sampai masalah tersebut tuntas dan tidak lagi mengganggu kehidupanmu.

    Dan setelah kamu menang, jangan lupa untuk membantu memberi kekuatan dan nasehat bagi teman-temanmu yang putus cinta! We all can make it!

    sumber: http://yuxie.wordpress.com/

  4. Obat mujarab untuk sakit hati adalah manipulasi otak

    Cara paling ampuh melawan sakit hati adalah dengan metode / teknik memanipulasi pikiran dan persepsi kita pada suatu permasalahan sehingga masalah yang ada menjadi ringan dan mudah. Daripada terus-terusan dipikirin dan hanya membuang sumber daya otak kita yang terbatas, lebih baik kita bergembira saja, buat apa susah.

    Terlalu banyak pikiran dapat membuat stress menuju depresi dan akhirnya gangguan jiwa. Di samping itu bisa juga membuat pertahanan tubuh menjadi lemah sehingga akan mudah terserang penyakit. Jadi buat apa bermuram durja, mending kita anggap penyebab sakit hati adalah sesuatu yang biasa saja dan merupakan proses hidup yang musti kita jalani. Waktu dalam hidup ini terbatas, so nikmati aja dah. Justru yang harus dipikirkan adalah bagaimana hidup enak di akhirat kelak.

    Contoh : Diputusin pacar secara sepihak

    Cara menghilangkan sakit hati :
    1. Pikirkan dan catat semua kejelekan dan keburukan pacar kita
    2. Buat suatu khayalan bahwa karena keburukannya itu kita memutuskan si dia.
    3. Si dia jadi sakit hati sama kita.
    4. Ada cowok / cewek mantap lain yang sudah menjadi kekasih pujaan hati kita.
    5. Kita akan hidup bahagia tanpa si dia yang brengsek itu.
    6. Apabila hubungan tetap dilanjutkan maka masa depan anda akan suram.
    7. Anda dapat pengalaman hidup yang sangat berharga untuk kehidupan di masa mendatang.

    Begitulah beberapa contoh bagaimana membuat sesuatu yang buruk terlihat menjadi begitu baik dan membahagiakan. Selama melakukan manipulasi otak jangan mikirin kenangan bersama si dia lagi. Setelah semua lancar baru anda cari pengganti dirinya. Begitulah kira-kira obat dan solusi untuk sakit hati ditinggal pacar.

    ================================================

    kmu sakit hati?
    gak ada gunanya menghayal.
    mending ambil wudhu, trus sejadah, trus mukenah atawa songkok, trus dengan penuh kekusyu’an bulatkan niat and takbiratul ikhram.
    inget lho, klo di saat seneng kita inget ma Allah, maka pas kita susah Allah akan inget ma kita, itu janji Allah lho.
    gak usah bingung2 cari pacar, klo emang mo nikah, ikhtiar aja, trus serahkan ma yang kuasa, di jamin, pilihan Allah gak ngecewain deh. kan diciptaken laki2 yg baik buat wanita yg baik, begitu pula sebaiknya..
    pacaran??? gak ada gunanya euyy….
    cuman nambah dosa.
    salam,
    ============================================

    Inget bahwa senang dan sedih adalah proses hidup yang harus dijalani setiap orang. jika kita sedang dilanda kesedihan “ingat dan kembalikan semua hanya pada Allah…!”. istigfar kepada-Nya. kita juga harus berjiwa besar. doakan saja orang yang membuat kita sedih dapat bahagia insyallah , Allah akan membalas kita dengan pahala yang lebih dari sekedar kebahagiaan. . dunia aja…OK!
    =========================================

    dalam hidup pasti ada macam2 masalah… hnya bgamana cara qta tu mengatur semuannya agar ng ada masalah… contohnya putus cinta…
    kalau qta berpikir tentang si dia adalah segalanya??
    mana bisa qta maju.. berpikkir lah bhwa masih ada yng paling baek n paling mengerti dengan keadaan qta..
    atau masih banyak yng ngantri di belakang qta n ingin bahagiakan qta…

    ======================================
    sumber:
    http://www.Organisasi.Org
    Komunitas & Perpustakaan Online Indonesia

  5. SayaP YanG TaK Akan PerNah PataH

    Mari kita bicara tentang orang-orang yang patah hati. Atau kasihnya tak sampai atau cintanya tertolak. Seperti sayap-sayap Gibran yang patah. Atau kisah Zainuddin dan Hayati yang kandas ketika kapal Vanderwich tenggelam. Atau Cinta Qais dan Laila yang membuat mereka “ majnun” lalu mati. Atau, jangan-jangan ini juga cerita tentang cintamu sendiri, yang kandas ditempa takdir, atau layu tak terbalas.

    Itu cerita cinta yang digali dari air mata air mata. Dunia tidak merah jambu disana. Hanya ada Qais yang telah majnun dan meratap di tengah gurun kenestapaan sembari memanggil burung-burung.

    O burung, adakah yang mau meminjamkan sayap, aku ingin terbang menjemput sang kekasih hati.

    Mari kita ikut berbelasungkawa untuk mereka. Mereka orang-orang baik yang perlu dikasihani. Atau, jika mereka adalah kamu sendiri, maka terimalah ucapan belasungkawaku, dan belajarlah mengasihani dirimu sendiri. Didalam jiwa,sayap cinta itu sesungguhnya tak pernah patah. Kasih selalu sampai disana, Apabila ada cinta di hati yang satu, pastilah ada cinta di hati yang lain“. kata Rumi, “sebab tangan yang satu tak akan bisa bertepuk tanpa tangan yang lain”. Mungkin Rumi bercerita tentang apa yang seharusnya. Sementara kita menyaksikan fakta lain.

    Kalau cinta berawal dan berakhir karena Alloh, maka cinta yang lain hanya upaya menunjukkan cinta pada-Nya, pengejawantahan ibadah hati yang paling hakiki. Selamanya memberi yang bisa kita berikan, selamanya membahagiakan orang-orang yang kita cintai. Dalam makna memberi itu posisi kita sangat kuat: kita tak perlu kecewa atau terhina dengan penolakan, atau lemah atau melankolik saat kasih kandastakdir-Nya. Sebab disini kita justru sedang melakukan sebuah ” pekerjaan jiwa” yang besar dan agung yaitu: mencintai.

    Ketika kasih tak sampai, atau uluran tangan cinta tertolak, yang sesungguhnya terjadi hanyalah “kesempatan memberi” yang lewat. Hanya itu. Setiap saat kesempatan semacam itu dapat terulang. Selama kita memiliki cinta, memiliki ” sesuatu” yang dapat kita berikan. Maka persoalan penolakan atau ketidaksampaian, jadi tidak relevan. Ini hanya murni masalah waktu. Para pecinta sejati selamanya hanya bertanya : “Apakah yang akan kuberikan”? tentang kepada ” siapa” sesuatu itu diberikan, itu menjadi sekunder.

    Jadi hanya patah atau hancur karena lemah. Kita lemah karena posisi jiwa kita salah. Seperti ini : kita mencintai seseorang, lalu kita menggantungkan harapan kebahagiaan hidup dengan hidup bersamanya! Maka ketika dia menolak untuk hidup bersama, itu lantas menjadi sumber kesengsaraan. Kita menderita bukan karena mencintai. Tapi karena kita menggantungkan sumber kebahagiaan kita pada kenyataan bahwa orang lain mencintai kita.

    La tahzan…!!!

    *oleh M.Anis Matta,Lc.

    http://alfion.wordpress.com/2007/10/14/sayap-yang-tak-akan-pernah-patah/

  6. AGAR JOMBLO TETAP PD (Percaya Diri)

    1. Niatkan karena Alloh subhanahu
    wata’ala
    inilah yang menyebabkan kita jadi
    percaya diri dalam status jomblo,
    ditengah-tengah kerumunan muda-mudi yang
    terjerumus dalam pacaran. insyaalloh
    dengan berbekal niat seperti ini kita
    memperoleh pahala dari alloh subhanahu
    wata’ala, sebab, kita meninggalkan
    perbuatan maksiat dalam rangka
    mendapatkan keridhoannya.

    2. Yakini bahwa aktivitas pacaran adalah
    maksiat
    di dalam pacaran ada serangkaian
    aktivitas maksiat yang mengantarkan
    pelakunya pada perbuatan zina. mulai
    dari melihat, memegang, bersepi-sepi,
    dst. yakini bahwa pacaran adalah
    perbuatan munkar, sehingga kita pun
    tenang mengatakan “alhamdulillah , aku
    jomblo”.

    3. Tenang dengan takdir Alloh subhanahu
    wata’ala
    fitrah manusia memang selalu tertarik
    dengan lawan jenisnya, keinginan untuk
    menyalurkan ketertarikan kepada lawan
    jenis adalah sesuatu yang manusiawi.
    namun jangan sampai hal ini membuat kita
    menempuh jala yang dilarang alloh
    subhanahu wata’ala. yakinlah dengan
    takdir alloh subhanahu wata’ala, bahwa
    masa-masa itu akan datang (pernikahan).

    4. Banyak-banyak melakukan amalan sholih
    gunakan setiap waktu yang diberikan oleh
    alloh subhanahu wata’ala dengan
    memperbanyak amalan sholih yang sesuai.
    misalnya puasa sunnah, sholat malam,
    menghafal al-qur’an, birrul walidain
    dsb. kesibukan dalam hal kebaikan ini
    akan memupus keinginan hati terhadap
    hal-hal yang dimurkai oleh alloh
    subhanahu wata’ala.

    5. Gunakan waktu dengan sehebat mungkin
    jangan sampai waktu yang ada kita
    gunakan untuk hal-hal yang tidak
    bermanfaat bagi dunia dan akhirat kita,
    waktu luang yang tidak dimanfaatkan
    dengan baik merupakan penyakit berbahaya
    bagi pemikiran, akal dan badan.

    6. Jauhi tontonan, bacaan dan hal-hal
    yang mendorong untuk berpacaran
    hati manusia itu lemah, bila dorongan
    untuk melakukan maksiat begitu besar
    maka seseorang akan mudah terpengaruh
    dalam perbuatan maksiat, dorongan itu
    bisa berasal dari tontonan, bacaan,
    lingkungan, yang dorongan tadi mesti
    ditepis jauhjauh dengan menghindari
    sebab.

    disisi lain, sepantasnya kita berusaha
    untuk mencari bacaan, tontonan dan
    lingkungan yang mendorong kita untuk
    semakin taat kepada alloh subhanahu
    wata’ala.

    sumber : el-fata ed 5 vol 7 2007
    (diringkas kembali oleh ana)

    MENJOMBLO ADALAH PILIHAN

    kebanyakan manusia tidak begitu saja
    menempuh jalan yang disyariatkan
    penciptanya. kadang mereka membuat
    aturan sendiri pada beberapa masalah.
    pada masalah menjalin hubungan dengan
    lawan jenis ini kebanyakan manusia
    menepuh jalan awal pernikahan dengan
    pacaran, sesuatu yang tidak disyariatkan
    sang pencipta.

    melalui pacaran, pasangan yang
    berpacaran berharap bisa mengenal
    kepribadian dan seluk-beluk pasangannya
    sebelum akhirnya memutuskan untuk
    menempuh hidup bersama.

    walaupun lazim dilakukan manusia saat
    ini, ada juga yang tidak mengambil jalan
    pacaran ini, mereka menjadi generasi
    muda tanpa pacar dan hidup tanpa
    pacaran, bahasa gaul saat ini mencap
    mereka dengan gelar jomblo. beberapa
    macam alasan saat orang mengambil
    pilihan untuk menjadi jomblo.

    1. Studi dulu
    sebagian anak muda merasa sadar akan
    pentingnya ilmu yang harus ia pelajari,
    sehingga mereka menunda masalah hubungan
    dengan lawan jenis dengan alasan karena
    masih sekolah/kuliah.

    tidak bisa dipungkiri hubungan dengan
    lawan jenis berpotensi untuk mengganggu
    konsentrasi, apalagi jika hanya sekedar
    pacaran.

    2. Kerja dulu
    kebanyakan orang tua juga setuju dengan
    alasan ini jika anaknya menjomblo. biar
    kerja dulu, (agak) mapan dulu, biar bisa
    memberi makan anak orang, setelah itu
    silahkan pacaran!, demikianlah.

    orientasi bekerja tentu saja mencari
    penghasilan. dengan demikian, yang belum
    bekerja dan tak ingin merepotkan orang
    tuanya mengambil alasan ini untuk tidak
    berpacaran.

    3. Tidak laku-laku
    orang yang seperti ini termasuk kategori
    menjomblo tidak sengaja, biasanya mereka
    tidak memilih untuk menjomblo. jadi
    jangan terkejut jika yang seperti ini
    masih giat mencari lawan jenis untuk
    dijadikan pacar, kalau ada yang mau,
    ya… ayo…!.

    4. Malu kepada lawan jenis
    ini alasan yang berhubungan dengan
    kepribadian, pada dasarnya malu adalah
    sikap terpuji, dalam banyak hal
    seharusnya kita mempunyai akhlak malu
    ini.

    dalam pergaulan dengan lawan jenis, malu
    seharusnya lebih dikedepankan dan inilah
    sifat yang terpuji di mata syariat.

    namun, adanya malu pada seseorang bisa
    jadi bukan karena orang itu sadar
    syariat, tetapi karena merasa tidak
    percaya diri, malu yang seperti ini bisa
    hilang ketika suatu saat
    kelemahan-kelemahan diri bisa diatasi.
    jadi jangan heran jika tiba-tiba si
    pemalu menjadi pemberani dalam pergaulan
    lawan jenis setelah kelemahannya
    teratasi.

    5. Karena ALLOH subhanahu wata’ala
    alhamdulillah inilah alasan yang tepat,
    mengapa menjomblo? karena pacaran tidak
    disyariatkan dan sarat maksiat.

    memang ketika ingin menikah harus
    mengenal dan mengetahui calon pasangan
    hidup, namun pacaran bukanlah cara yang
    mesti ditempuh. informasi mengenai calon
    pasangan hidup bisa diperoleh lewat
    sumber yang terpercaya; keluarganya,
    teman dekat maupun saudaranya tanpa
    harus mendekati si dia.

    sumber : el-fata ed 5 vol 7 2007copypaste dari bulletinboard akh abu hanif

    http://www.majalah-elfata.com

  7. TERAPI PENYAKIT AL-ISYQ (penyakit cinta)

    Sebagai salah satu jenis penyakit, tentulah al-isyq dapat disembuhkan dengan terapi-terapi tertentu. Diantara terapi tersebut adalah sebagai berikut:

    1. Jika terdapat peluang bagi orang yang sedang kasmaran tersebut untuk meraih cinta orang yang dikasihinya dengan ketentuan syariat dan suratan taqdirnya, maka inilah terapi yang paling utama. Sebagaimana terdapat dalam sahihain dari riwayat Ibn Mas’ud Radhiyallahu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    “Artinya : Hai sekalian pemuda, barang siapa yang mampu untuk menikah maka hendaklah dia menikah , barang siap yang belum mampu maka hendaklah berpuasa karena puasa dapat menahan dirinya dari ketergelinciran (kepada perbuatan zina)”.

    Hadis ini memberikan dua solusi, solusi utama, dan solusi pengganti. Solusi petama adalah menikah, maka jika solusi ini dapat dilakukan maka tidak boleh mencari solusi lain. Ibnu Majah meriwaytkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    “Artinya : Aku tidak pernah melihat ada dua orang yang saling mengasihi selain melalui jalur pernikahan”.

    Inilah tujuan dan anjuran Allah untuk menikahi wanita, baik yang merdeka ataupun budak dalam firman-Nya:

    “Artinya : Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah”.[An-Nisa : 28]

    Allah menyebutkan dalam ayat ini keringanan yang diberikannya terhadap hambaNya dan kelemahan manusia untuk menahan syahwatnya dengan membolehkan mereka menikahi para wanita yang baik-baik dua, tiga ataupun empat, sebagaimana Allah membolehkan bagi mereka mendatangi budak-budak wanita mereka. Sampai-sampai Allah membuka bagi mereka pintu untuk menikahi budak-budak wanita jika mereka butuh sebagai peredam syahwat, keringanan dan rahmati-Nya terhadap makluk yang lemah ini.

    2. Jika terapi pertama tidak dapat dilakukan karena tertutupnya peluang menuju orang yang dikasihinya karena ketentuan syar’i dan takdir, penyakit ini bisa semangkin ganas. Adapun terapinya harus dengan meyakinkan dirinya bahwa apa-apa yang diimpikannya mustahil terjadi, lebih baik baginya untuk segera melupakannya. Jiwa yang berputus asa untuk mendapatkan sesuatu, niscaya akan tenang dan tidak lagi mengingatnya. Jika ternyata belum terlupakan, akan berpengaruh terhadap jiwanya sehingga semangkin menyimpang jauh.

    Dalam kondisi seperti ini wajib baginya untuk mencari terapi lain yaitu dengan mengajak akalnya berfikir bahwa menggantungkan hatinya kepada sesuatu yang mustahil dapat dijangkau adalah perbuatan gila, ibarat pungguk merindukan bulan. Bukankah orang-orang akan mengganggapnya termasuk ke dalam kumpulan orang-orang yang tidak waras?

    Apabila kemungkinan untuk mendapatkan apa yang dicintainya tertutup karena larangan syariat, terapinya adalah dengan mengangap bahwa yang dicintainya itu bukan ditakdirkan menjadi miliknya. Jalan keselamatan adalah dengan menjauhkan dirinya dari yang dicintainya. Dia harus merasa bahwa pintu kearah yang diingininya tertutup, dan mustahil tercapai.

    3. Jika ternyata jiwanya yang selalu menyuruhnya kepada kemungkaran masih tetap menuntut, hendaklah dia mau meninggalkannya karena dua hal, pertama karena takut (kepada Allah) yaitu dengan menumbuhkan perasaan bahwa ada hal yang lebih layak dicintai, lebih bermanfaat, lebih baik dan lebih kekal. Seseorang yang berakal jika menimbang-nimbang antara mencintai sesuatu yang cepat sirna dengan sesuatu yang lebih layak untuk dicintai, lebih bermanfaat, lebih kekal dan lebih nikmat, akan memilih yang lebih tinggi derajatnya. Jangan sampai engkau menggadaikan kenikmatan abadi yang tidak terlintas dalam pikiranmu dengan kenikmatan sesaat yang segera berbalik menjadi sumber penyakit. Ibarat orang yang sedang bermimpi indah, ataupun menghayal terbang melayang jauh, ketika tersadar ternyata hanyalah mimpi dan khayalan, akhirnya sirnalah segala keindahan semu, tinggal keletihan, hilang nafsu dan kebinasaan menunggu.

    Kedua keyakinan bahwa berbagai resiko yang sangat menyakitkan akan ditemuinya jika dia gagal melupakan yang dikasihinya, dia akan mengalami dua hal yang menyakitkan sekaligus, yaitu:gagal dalam mendapatkan kekasih yang diinginkannya, dan bencana menyakitkan dan siksa yang pasti akan menimpanya. Jika yakin bakal mendapati dua hal menyakitkan ini niscaya akan mudah baginya meninggalkan perasaan ingin memiliki yang dicinta.Dia akan bepikir bahwa sabar menahan diri itu lebih baik. Akal, agama , harga diri dan kemanusiaannya akan memerintahkannya untuk bersabar sedikit demi mendapatkan kebahagiaan yang abadi. Sementara kebodohan, hawa nafsu, kezalimannya kan memerintahkannya untuk mengalah mendapatkan apa yang dikasihinya . orang yang terhindar adalah orang-orang yang dipelihara oleh Allah.

    4. Jika hawa nafsunya masih tetap ngotot dan tidak terima dengan terapi tadi, maka hendaklah berfikir mengenai dampak negatif dan kerusakan yang akan ditimbulkannya segera, dan kemasalahatan yang akan gagal diraihnya. Sebab mengikuti hawa nafsunya akan menimbulkan kerusakan dunia dan menepis kebaikan yang datang, lebih parah lagi dengan memperturutkan hawa nafsu ini akan menghalanginya untuk mendapat petunjuk yang merupakan kunci keberhasilannya dan kemaslahatannya.

    5. Jika terapi ini tidak mempan juga untuknya, hendaklah dia selalu mengingat sisi-sisi kejelekan kekasihnya,dan hal-hal yang membuatnya dampat menjauh darinya, jika dia mau mencari-cari kejelekan yang ada pada kekasihnya niscaya dia akan mendapatkannya lebih dominan dari keindahannya, hendaklah dia banyak bertanya kepada orang-orang yang berada disekeliling kekasihnya tentang berbagai kejelekannya yang tersembunyi baginya. Sebab sebagaimana kecantikan adalah faktor pendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya demikian pula kejelekan adalah pendorong kuat agar dia dapat membencinya dan menjauhinya. Hendaklah dia mempertimbangkan dua sisi ini dan memilih yang terbaik baginya. Jangan sampai terperdaya dengan kecantikan kulit dengan membandingkannya dengan orang yang terkena penyakit sopak dan kusta, tetapi hendaklah dia memalingkan pandangannnya kepada kejelelekan sikap dan prilakunya, hendaklah dia menutup matanya dari kecantikan fisik dan melihat kepada kejekan yang diceritakan mengenainya dan kejelekan hatinya.

    6. Jika terapi ini masih saja tidak mempan baginya, maka terapi terakhir adalah mengadu dan memohon dengan jujur kepada Allah yang senantiasa menolong orang-orang yang ditimpa musibah jika memohon kepadaNya, hendaklah dia menyerahkan jiwa sepenuhnya dihadapan kebesaranNya, sambil memohon, merendahkan dan menghinakan diri. Jika dia dapat melaksankan terapi akhir ini, maka sesunguhnya dia telah membuka pintu taufik (pertolongan Allah). Hendaklah dia berbuat iffah (menjaga diri) dan menyembunyikan perasaannya, jangan sampai dia menjelek-jelekkan kekasihnya dan mempermalukannya dihadapan manusia, ataupun menyakitinya, sebab hal tersebut adalah kezaliman dan melampaui batas.

    PENUTUP

    Demikianlah kiat-kiat khusus untuk menyembuhkan penyakit ini. Namun ibarat kata pepatah: mencegah lebih baik daripada mengobati, maka sebelum terkena lebih baik menghindar. Bagaimana cara menghindarinya? tidak lain dengan tazkiyatun nafs.

    Semoga pembahasan ini bermanfaat.

    [Diterjemahkan oleh : Ustadz Ahmad Ridwan,Lc (Abu Fairuz Al-Medani), Dari kitab : Zadul Ma’ad Fi Hadyi Khairi Ibad, Juz 4, halaman 265-274, Penulis Ibnu Qayyim Al-Jauziah]


    Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/2074/slash/0

  8. PACARAN ITU HARAM

    sumber:
    http://antosalafy.wordpress.com/2007/04/16/adakah-pacaran-dalam-islam/

    Pacaran dilarang dan diharamkan dalam Islam. Cukuplah firman-firman Allah berikut ini yang menunjukkan akan keharamannya:

    “Dan janganlah kalian mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi.” [Al-An’aam:151]

    “Dan janganlah kalian mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [Al-Israa`:32]

    “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya.” [An-Nuur:30]

    “Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya.” [An-Nuur:31]

    Pacaran mengantarkan kepada perzinahan dan perbuatan keji lainnya. Perhatikanlah wahai orang-orang yang berakal! Wallahu A’lam.

    Sumber: Buletin Al-Wala’ Wal-Bara’ edisi ke-33 Tahun ke-3 / 22 Juli 2005 M / 15 Jumadits Tsani 1426 H

    =============================================

    Pacaran tidak boleh karena:

    1. Pacaran itu mendekatkan pelakunya kepada zina (mulai zina mata, telinga, lisan, tangan, kaki, hati),
    2. Pacaran itu warisan dari Barat, maka kita tidak boleh mengikutinya.
    3. Pacaran itu adalah kemaksiatan,
    4. Pacaran itu banyak kebohongan.
    Dan masih banyak lagi hal-hal yang melanggar syariat.
    Wallahu ta’ala a’lam

    ================================================
    Memang benar bahwa pacaran itu mengantarkan kepada perzinahan. Awal pacaran tentu saling lihat dulu atau lirik-lirikan, nah ini sudah masuk kepada zina mata. Kemudian, saling senyum, ini juga sudah masuk ke zina mata babak kedua. Kemudian, saling kenalan, bisa jadi dengan salaman atau berjabat tangan, ini pun termasuk zina tangan. Kemudian, bikin janji. Sudah itu, ketemuan, makan bareng, nonton, saling curhat, dan seterusnya. Sulit sekali menemukan dalam pacaran ini bentuk ketaqwaan kepada Allah atau bentuk semakin cintanya kita kepada Islam dan sunnah.

  9. Pacaran…Kenapa Nggak Boleh Sih ??

    Penulis: ummu raihanah

    “Aih, Kenapa sih,…kok islam melarang pacaran?? Begitu keluhan fulanah.Buat Fulanah ia melihat ada sisi positif yang bisa diambil dari pacaran ini. Pacaran atau menurutnya ‘penjajakan’ antara dua insan lain jenis sebelum menikah sangat penting agar masing-masing fihak dapat mengetahui karakter satu sama lainnya (dan biasanya untuk memahami karakter pasangannya ada yang bertahun-tahun berpacaran lho!!).Fulanah menambahkan ,”Jadi dengan berpacaran kita akan lebih banyak belajar dan tahu, tanpa pacaran ?? Ibarat membeli kucing dalam karung!! Enggak deh…!” kemudian ia menambahkan “Bila suka dan serius bisa diteruskan ke pelaminan bila tidak ya,..cukup sampai disini..bay-bay!!, Mudahkan?”…hmm…Fulanah tidakkah engkau melihat dampak buruk dari berpacaran ini, ketika masing-masing fihak memutuskan berpisah??…Fulanah apakah engkau yakin benar apabila “putus dari pacaran” hati ini tidak sakit? Benarkah hati ini bisa melupakan bekas-bekas dari pacaran itu? Tidakkah hati ini kecewa, pedih, atau ikut menangis bersama butiran air mata yang menetes?? Sulit dibayangkan!Karena memang begitulah yang saya lihat didepan mata menyaksikan orang yang baru saja putus pacaran…

    Bila memang kita tanya semua wanita muslimah seusia Fulanah (yang sedang beranjak dewasa) maka akan melihat ‘pacaran’ ini dengan sejuta nilai positif.Jadi, jangan merasa aneh bila kita dapati mereka merasa malu dengan kawannya karena belum punya pacar!!.. Duh,..kasihan sekali…Wahai ukhti muslimah…Mari kita telaah bersama dengan lebih dalam.Berdasarkan fakta yang ada, bila anda mau menengok sekilas ke surat kabar, tetangga sebelah atau lingkungan sekitar ,siapa sebenarnya yang banyak menjadi korban ‘keganasan’ dari pacaran ini? Wanita bukan??.. Bila anda setuju dengan saya, Alhamdulillah berarti hati anda sedikit terbuka.Ya,… coba lihat akibat dari berpacaran ini.Awalnya memang hanya bertemu, ngobrol bareng,bersenda gurau, ketawa ketiwi,lalu setelah itu??tentu saja setan akan terus berperan aktif dia baru akan meninggalkan keturunan Adam ini setelah terjerumus dalam dosa atau maksiat.Pernahkah anda ,.. mendengar teman atau tetangga ukhti hamil di luar nikah? Suatu klinik illegal untuk praktek aborsi penuh dengan kaum wanita yang ingin menggugurkan kandungannya? Karena sang pacar lari langkah seribu atau tidak mau kedua orangtuanya tahu? Atau pernahkah engkau membaca berita ada seorang wanita belia yang nekat bunuh diri minum racun serangga karena baru saja di putuskan oleh kekasihnya??Sadarkah kita, bahwa sebenarnya kaum hawalah yang banyak dieksploitasi dari ‘ajang pacaran ini?

    Sungguh, islam telah memuliakan wanita dan menghormati kedudukan mereka.Tidak percaya??lihat hadits ini..”janganlah sekali-kali seorang laki-laki berduaan dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya” (HR.Bukhari, Muslim dan Ahmad).Islam melarang laki-laki untuk berduaan tanpa ada orang ketiga karena islam tidak menginginkan terjadinya pelecehan ‘seksual’ terhadap wanita.Sehingga jadilah mereka wanita-wanita muslimah terhormat dan terjaga kesuciannya.Untuk kaum laki-laki pun islam melarang mereka menyentuh wanita yang bukan mahramnya coba simak hadits ini “Sungguh bila kepala salah seorang ditusuk dengan besi panas lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya”(HR.Thabrani, dalam Mu’jamul Kabir)

    Nah, jelas bukan mengapa islam melarang pacaran??
    Bila memang seorang laki-laki ingin serius menjalin hubungan dengan seorang wanita, maka islam telah menyediakan sarananya, yaitu menikah.Karena islam Bukanlah agama yang kaku, maka islam menganjurkan kepada masing-masing fihak untuk saling berkenalan (ta’aruf).Tentu saja tidak berduaan lho,..harus ada pihak ketiganya.Setelah itu? Ya,.selamat bertanya tentang biografi calon pasangan anda,apabila kurang jelas, masih kurang yakin..islam menganjurkan mereka untuk shalat istikharah agar di berikan pilihan yang mantap yang nantinya insya Allah akan berakibat baik bagi dunia dan akhirat kedua belah pihak.Setelah mantap dan yakin akan pilihannya..kuatkan azzam (tekad), dan Bismillah…menikah..!! Indah bukan??

    ( http://www.islam-download.net )

    ================================================================

    Seorang pemuda yang terlalu lama membujang, kadangkala merasa kesulitan untuk mencari calon istri, keberanian untuk bertandang dan meminang seorang gadis menjadi gamang karena terlalu banyak pertimbangan, akhirnya … pernikahan menjadi sekedar angan-angan karena calon istri belum juga didapatkan.

    Sulitnya mencari calon istri, menurut anggapan para bujangan, adalah anggapan yang keliru yang didasari oleh kegamangan diri yang selalu bimbang dan rasa was-was.

    Jika perasaan takut itu masih ada didalam diri kita, akan tetapi keinginan untuk mencari calon istri masih belum pudar dari hati kita, maka kita harus berusaha untuk menguatkan keinginan tersebut, namun mencari istri dengan model “PACARAN” tetap tidak diperbolehkan dan hukumnya haram.

    Lengkapnya silakan anda baca sebuah buku yang cukup ringkas dan menarik yang salah satu pembahasannya mengupas tentang seluk beluk mencari calon istri yang ditulis oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas dengan udul “Bingkisan Istimewa Menuju Keluarga Sakinah”, insya Allah jika anda para bujangan membaca buku tersebut, akan timbul keberanian baru untuk segera menikah, sehingga para gadis-pun hatinya menjadi berbunga-bunga.

    Cinta yang dibungkus dengan pacaran, pada hakikatnya hanyalah nafsu syahwat belaka, bukan kasih sayang yang sesungguhnya, bukan rasa cinta yang sebenarnya, dan dia tidak akan mengalami ketenangan karena dia berada dalam perbuatan dosa dan kungkungan nafsu, adapun manisnya perbuatan dan indahnya perkataan dalam pacaran, pada dasarnya hanyalah rayuan-rayuan belaka yang kosong dan hampa, yang mengandalkan permainkan kata-kata, untuk itu..hati- hatilah…

    Haramnya pacaran, penjelasannya bisa anda simak uraian dibawah ini.

    ==============================================================
    Kebanyakan orang sebelum melangsungkan pernikahan biasanya ‘berpacaran’ terlebih dahulu, hal ini biasanya dianggap sebagai masa perkenalan individu, atau masa penjajagan atau dianggap sebagai perwujudan rasa cinta kasih terhadap lawan jenisnya.

    Dengan adanya anggapan seperti ini, maka akan melahirkan konsensus di masyarakat bahwa masa pacaran adalah hal yang lumrah dan wajar, bahkan merupakan kebutuhan bagi orang-orang yang hendak memasuki jenjang pernikahan. Anggapan seperti ini adalah anggapan yang salah dan keliru. Dalam berpacaran sudah pasti tidak bisa dihindarkan dari berdua-duaan antara dua insan yang berlainan jenis, terjadi pandang memandang dan terjadi sentuh menyentuh, yang sudah jelas semuanya HARAM hukumnya menurut syari’at Islam.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    “Artinya : Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang wanita, melainkan si wanita itu bersama mahramnya” [Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari 1862 dan Muslim 4/104 atau 1341 dan lafadz ini dari riwayat Muslim dari shahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma]

    Jadi dalam Islam tidak ada kegiatan untuk berpacaran, dan pacaran hukumnya HARAM.

    Contoh lain yang juga merupakan pelanggaran yaitu sangkaan sebagian orang yang menganggap bahwa kalau sudah tunangan/khitbah, maka laki-laki dan perempuan tersebut boleh jalan berdua-duaan, bergandengan tangan bahkan ada yang sampai bercumbu layaknya pasangan suami istri yang sah. Anggapan ini adalah salah ! Dan perbuatan ini dosa besar !
    [Bingkisan Istimewa Menuju Keluarga Sakinah, hal 40-41 Pustaka At-Taqwa]

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: