• Blog Stats

    • 41,452,392 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

CAMBUK HATI (Silsilah Petunjuk Dan Cahaya)

cinta pacaran

Imam Dzun Nun Al-Mishri (wafat 246H) rahimahullah berkata:
“Dulu para ‘Ulama saling memberi Wasiat & Menulis Surat kepada yang lain dgn 3 PERKARA: Barangsiapa memperbaiki perkara yang ia sembunyikan, maka Allah akan memperbaiki perkara yang ia tampakkan. Barangsiapa memperbaiki hubungan antara dia dan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungan antara dia & manusia. Barangsiapa memperbaiki urusan akhiratnya, maka Allah akan memperbaiki urusan dunianya”

(As-Siyar 19/141)(‘Awaiqu Ath-Tholab karya Syaikh Abdussalam Barjas rahimahullah)

 

==========================

“Ketika hati diperbaiki maka dosa-dosa besar terampuni… dan jika seorang hamba bertekad meninggalkan dosa, maka ia akan diliputi hati yang selalu terjaga.

Jangan lupa wahai saudara-saudaraku, bahwa kemewahan dunia akan menyibukkan hati dari memikirkan akhirat… setiap nikmat yang tidak menjadikanmu dekat dengan Allah maka sebenarnya itu adalah bencana.”

tidaklah mentari bersinar di pagi hari melainkan pada hari itu nafsu dan ilmu akan menghampiri penuntut ilmu, lalu keduanya saling bertarung dalam dadanya dengan dahsyatnya… jika ilmunya mengalahkan nafsunya maka hari itu adalah hari keberuntungannya… tetapi jika nafsunya yang mengalahkan ilmunya maka hari itu adalah hari kerugiannya.

Hamdun bin Ahmad pernah ditanya : “Kenapa perkataan salaf lebih bermanfaat daripada perkataan kita?”
Hamdun menjawab, “Karena mereka berbicara demi kemuliaan Islam, keselamatan manusia dan keridhaan Allah. Sedangkan kita berbicara demi kemuliaan diri sendiri, mencari dunia dan ketenaran di hadapan manusia.”

http://www.almanhaj.or.id

==================================

Merasa Cukup Dengan Alloh

Jika orang lain merasa cukup dengan dunia, maka hendaknya engkau merasa cukup dengan Alloh. Jika mereka berbangga dengan dunia, maka berbanggalah engkau dengan Alloh. Jika mereka merasa tenang dengan orang-orang yang mereka cintai, maka jadikanlah ketenanganmu dengan Alloh. Jika mereka berusaha mengenal dan mendekati raja-raja dan para pembesar mereka untuk meraih kemuliaan dan derajat yang tinggi, maka usahakanlah mengenal dan mencintai Alloh niscaya engkau mendapatkan puncak kemuliaan dan derajat yang tinggi.

Sebagian orang yang zuhud berkata:
“Aku tidak pernah mengetahui ada seorang yang mendengar tentang surga dan neraka kemudian waktu yang dia miliki tidak dia gunakan untuk mentaati Alloh, berdzikir, sholat, membaca al-Qur’an atau berbuat baik.”

Lalu seorang lelaki berkata kepadanya:
“Sesungguhnya aku banyak menangis.”

Orang zuhud tadi berkata:
“Sesungguhnya jika engkau tertawa sedangkan engkau mengakui kesalahanmu, maka hal itu lebih baik dari pada engkau menangis namun engkau mengungkit-ungkit amalanmu. Karena orang yang suka mengungkit amalannya, maka amalannya tidak akan naik melampaui kepalanya.”

Maka lelaki tadi berkata:
“Berikanlah aku nasihat.”

Orang zuhud itu berkata:
“Tinggalkanlah dunia untuk ahli dunia, sebagaimana mereka meninggalkan akhirat untuk ahli akhirat. Jadilah engkau di dunia ini seperti lebah, jika engkau makan, engkau makan sesuatu yang baik, jika engkau memberi makan, engkau memberi makan sesuatu yang baik dan jika engkau jatuh di suatu tempat, engkau tidak akan merusak dan merobeknya.

Diterjemahkan dari kitab “al-Fawaaid” karya al-Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah rohimahulloh, cetakan Daarul ‘Aqiidah halaman 113.

http://gugundesign.wordpress.com/2008/01/10/merasa-cukup-dengan-alloh-2/

==============================

Bagaimana agar seseorang itu menjadi kuat imannya, melaksanakan perintah-perintah Allah dan takut dari azab-Nya ?

Jawaban :

Yaitu dengan membaca kitab Allah ( Al-Qur’an ), mempelajari dan memahami arti dan hukum-hukum yang terkandung di dalamnya dan dengan mempelajari sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, mengetahui syari’at yang dikandung oleh sunnah tersebut secara rinci dan mengamalkan sesuai dengan tuntunan keduanya dan selalu berpegang kepadanya dalam aqidah, perkataan dan perbuatan, serta selalu menghadirkan perasaan bahwa Allah selalu mengawasinya, dan selalu menghadirkan keagungan Allah, dan mengingat hari akhir dan apa yang ada pada hari akhir tersebut, dari hal hisab, balasan, sangsi, dan mengingat dahsyatnya hari pembalasan tersebut, dan juga dengan bergaul dengan orang-orang shalih yang dikenalnya, serta menjauhi orang-orang yang jahat. Wallahu A’lam

Fatwa Lajnah Daimah, Jld I/360

————-

Berkata Sa’id bin Jubair rahimahullah, “Seseorang tetap dikatakan ‘alim selama dia tetap belajar. Maka apabila dia meninggalkan belajar dan merasa cukup dengan ilmu yang ada padanya, maka dia adalah orang yang paling bodoh. (Tadzkiratus Saami’ wal Mutakallim karya Ibnu Jamaa’ah halaman 183)

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Al-Isra: 36)

http://www.facebook.com/waheddeen

 

11 Tanggapan

  1. Mentaati Allah dan Rasulnya dalam setiap aspek adalah bukti kukuh yang menandakan seseorang itu benar-benar mencintai Allah Ta’ala dan RasulNya, karena syarat untuk mencintai Allah dan RasulNya ialah ketaatan. Sebagaimana firman Allah:

    “Katakanlah jika kamu (benar-benar)mencintai Allah, ikutlah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. ALI IMRAN, 3:31.

    Cinta perlukan pembuktian walaupun dalam hal atau perkara yang kecil dan dianggap remeh. Sikap orang-orang yang beriman apabila mengetahui bahwa Allah dan RasulNya telah menetapkan sesuatu hukum dan menyeru mereka supaya mematuhinya, maka oleh kerana cinta mereka yang bersangatan terhadap Allah dan Rasulnya maka mereka akan mematuhinya tanpa banyak persoalan. Kepatuhan mereka adalah benar-benar didorong oleh rasa cinta kepada Allah dan RasulNya sebagaimana firman Allah:

    “Sesungguhnya jawaban orang-orang yang beriman apabila mereka diseru kepada
    Allah dan RasulNya agar menghukum di antara mereka, ucapan mereka ialah :
    Kami mendengar dan kami patuh. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung”.
    AN NUUR, 24:51.

    http://www.facebook.com/waheddeen

  2. Pengaruh Teman Bergaul yang Baik

    “Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa)

    Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan, “Hadits ini menunjukkan larangan berteman dengan orang-orang yang dapat merusak agama maupun dunia kita. Dan hadits ini juga menunjukkan dorongan agar bergaul dengan orang-orang yang dapat memberikan manfaat dalam agama dan dunia.”

    Read more:
    http://rumaysho.com/belajar-islam/akhlak/3205-pengaruh-teman-bergaul-yang-baik.html

  3. Sangat mudah sekali membuat atau menciptakan Bid’ah. Seandainya Bid’ah itu hasanah (baik) atau boleh, dan tidak sesat atau haram, niscaya ana akan membuat bid’ah sebanyak2nya. Ana akan membuat Hari Raya Fathul Makkah sebagai Hari Kemerdekaan Islam, juga Hari Raya Baiat Aqabah, Hari Raya Perang Badr, Hari Maulid/Ultah Aisyah, Ulang Tahun Abu Bakar dan Umar, Hari Wafatnya Nabi, Hari Pembukuan Al Quran, HUT Masjidil Haram, HUT Masjid Nabawi, Hari Tragedi Uhud, dan byk lagi.

    Seperti halnya kemaren, yang katanya Hari Ibu, akan ana ciptakan banyak bid’ah di hari itu, antara lain:
    – Puasa hari ibu utk seluruh kaum muslimin, kecuali ibu2 dilarang puasa.
    – Membaca doa hari ibu pada malam sebelumnya setelah matahari tenggelam.
    – Mendoakan ibu dgn membaca doa “Rabbighfirli wa li walidayya…” pada hari ibu sebanyak 99x setiap selesai shalat fardhu.
    – Bagi seorang anak, meminum air kobokan kaki ibu cukup 1 gelas saja. Bagi yg tdk memiliki ibu, maka diganti dengan membayar zakat ibu sebesar 2,5 liter beras.
    – Bagi ibu hendaknya melakukan shalat ‘ibu’ sebanyak 4 rakaat pada malam hari ibu.
    – Bagi ibu yang memiliki suami, hendaknya melakukan jima’ dengan suaminya setelah shalat ‘ibu’. Karena pahalanya sama dengan pahala ibadah 1000 anak2nya di malam itu.
    – Dianjurkan mengadakan tahlilan di hari ibu.
    – dan byk lagi lainnya.

    Itu masih bid’ah sekitar perayaan hari saja, belum bid’ah2 dalam hal lainnya.

    Namun, apa resikonya jika ana membuat bid’ah2 seperti itu dalam kenyataan?
    Resikonya adalah NERAKA!

    Karena, semua bid’ah adalah SESAT, dan semua kesesatan ada di NERAKA!

    Ayo…ada yg berani membuat bid’ah?

    http://www.gizanherbal.wordpress.com

  4. Jadi orang awam serba salah…

    01. “Masak memberikan ucapan selamat Natal ke teman saya aja gak boleh, padahal saya gak ikut2an merayakannya, jadi yang boleh apa?”

    02. “Ya udah, kalo gak boleh mengucapkan selamat Natal, mendingan merayakan Tahun baru aja dech…tinggal 5 hari ini…”

    03. “Hah??!! Merayakan tahun baru juga gak bolehh?? Katanya itu hari rayanya orang nasrani…Jadi yang boleh apa? Ya udah, kalo gak boleh juga, aku gak akan merayakannya. Aku cuman niup terompet aja di malam tahun baru…”

    04. “Lho…niup terompet juga gak boleh? Katanya itu tasyabbuh (mengikuti) orang yahudi…Ini salah…itu salah…ya udah, aku merayakan tahun baru islam saja yaitu tahun baru hijriyah…gak salah lagi…”

    05. “Nah lho…! Merayakan tahun baru islam juga gak boleh? Katanya itu bid’ah dan tidak pernah dilakukan Nabi sama Sahabat2nya. Koq jadi serba salah semuanya? Jadi yang benar apa? Baiklah…kalo merayakan tahun baru islam gak boleh, aku akan merayakan hari rayanya umat islam aja, yaitu hari raya idul fithri, kebangetan kalo gak boleh juga. Aku akan takbiran keliling kampung sambil pukul beduk di hari raya itu!”

    06. “Jreeeennggg…!! Gak boleh juga???? Koq semuanya serba gak boleh??? Ini gak boleh…itu gak boleh…mana yang benar??? Koq susah amat mau beramal aja. Entar aku gak mau beramal sama sekali lho!!…

    (maaf nomornya diloncatin ya…)

    99. “Alhamdulillah…setelah aku banyak menuntut ilmu, akhirnya aku tahu sekarang mana yang benar dan mana yang salah. Inilah hidayah dari Allah, sehingga aku bisa merasakan manisnya iman. Aku sekarang tahu kenapa dulu aku gak boleh beramal ini dan itu. Aku juga tahu kenapa dulu aku tidak boleh takbiran keliling kampung sambil pukul bedug dimalam Idul Fithri, tapi hanya cukup merayakannya saja sesuai syariat. Inilah hikmahnya jika kita banyak menuntut ilmu yang syar’i dan sesuai sunnah. Padahal agama ini sangat mudah sekali jika kita mengetahuinya.”

    Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Katakanlah: ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (Az-Zumar:9).

    Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan padanya, maka dia akan dipahamkan/difaqihkan dalam (urusan) agama.” (HR. Bukhari )

    http://www.facebook.com/negara.tauhid

  5. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    “Berilah jaminan padaku enam perkara, maka aku jamin bagi kalian surga. Jika salah seorang kalian berkata maka janganlah berdusta, dan jika diberi amanah janganlah berkhianat, dan jika dia berjanji janganlah menyelisihinya, dan tundukkanlah pandangan kalian, cegahlah tangan-tangan kalian (dari menyakiti orang lain), dan jagalah kemaluan kalian.”

    [HR.Ath-Thabrani no:8018 dan Ibnu ‘Adi (Al-Kamil 6/2048) dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani (Ash-Shahihah no:1525) karena ada syahidnya dari hadits Ubadah bin Shamit]

    silahkan kunjungi situs islam berbahasa ngapak (mbanyumasan):

    http://salafyngapak.wordpress.com/

    ===========

    “Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim no. 780)

    Salah satu keutamaan surah Al-Baqarah, setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surah Al-Baqarah. Karenanya Al-Baqarah termasuk di antara surah-surah dalam Al-Qur`an yang sangat baik dibaca saat meruqyah

    http://www.facebook.com/pages/Mengenal-Allah-Azza-Wa-Jalla/116906225006847

  6. Saudara sepupu bukanlah muhrim/mahram. Karena itu tidak boleh bersalaman dgn mereka dan tidak boleh berduaan di tempat sepi dgn mereka, jika beda jenis kelamin. Menikah dgn saudara sepupu hukumnya halal.

    Saudara ipar kita juga bukan muhrim kita, Karena itu tidak boleh bersalaman dgn mereka dan tidak boleh berduaan di tempat sepi dgn mereka, jika beda jenis kelamin.

    http://fsialkaun.wordpress.com/2008/09/12/sudah-tahukah-kita-siapa-saja-mahram-itu/

    ========================

    Dan keberadaan kita di dunia ini bukanlah untuk kesia-siaan, bukan pula tiada guna atau tanpa tujuan. Kita diciptakan bukan hanya sekedar untuk hidup dan bernafas, kemudian menikmatinya hingga datang ajal menjemput lalu kita mati seperti matinya makhluk yang tiada diperhitungkan setiap perbuatan yang dilakukan. Bukan !!.. Bukanlah demikian!!.

    Allah Jalla wa ‘Ala berfirman yang artinya: “Apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (setelah ia diciptakan)?” (QS. Al-Qiyamah: 36).

    Dan “Apakah kalian mengira bahwa Kami menciptakan kalian hanya untuk kesia-siaan dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami (untuk diminta pertanggungjawaban)”. (QS.Al-Mukminun: 115).

    Sungguh, kita ada dan hidup di dunia adalah untuk sebuah tugas yang mulia, untuk tujuan yang agung, mengemban amanat ilahi yang suci. Tugas dan tujuan tersebut adalah beramal dan amal yang paling utama adalah TAUHID; yaitu mentauhidkan Allah Ta’ala dengan beribadah dan menyembah hanya kepada-Nya, bukan kepada selain-Nya. Allah Tabaroka Wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Dan tidakklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah (beribadah hanya) kepada-Ku”. (QS. Adz-Dzaariyat: 56).

    http://kajiansaid.wordpress.com/2010/03/01/tujuan-hidup/

    http://www.facebook.com/pages/Taman-Ilmu-Intelektual-Remaja-Muslim/108321892524938

    ============================

    10 Sebab tidak dikabulkannya doa

    Mungkin ada yg berkata: “Saya sudah sering berdoa, tiap shalat sambil nangis-nangis. Seluruh usaha telah saya lakukan. Tapi mengapa Allah tidak juga mengabulkan doa saya? Katanya Allah sayang sama hambaNya. Mana buktinya? Allah tidak adil! Allah tidak adil!”
    Kira-kira itulah kalimat-kalimat yang sering kita dengarkan akibat sebuah keputusasaan meminta. Ketika doa tidak pernah dikabulkan Allah. Maka hujatan-hujatan kepada Allah bermunculan.

    Teman, pernahkah terfikir oleh kita mengapa Allah tidak juga mengabulkan permintaan-permintaan kita?

    Banyak orang yang berdoa kepada Allah tetapi belum dikabulkan didunia oleh karena itu agar doa kita segera terkabul kita harus mengetahui hal-hal yang menyebabkan doa tidak dikabulkan oleh Allah yaitu :

    1. Makan, minum dan berpakaian didapatkan dari yang haram
    2. Tidak sabar dan terburu-buru doa ingin segera dikabulkan
    3. Bermaksiat, meninggalkan kewajiban dan membiarkan suatu kejahatan
    4. Tidak mau menolong orang yang sedang kesempitan (kesusahan)
    5. Lupa memuji Allah dan membaca Sholawat Nabi sebelum berdoa
    6. Berdoa dengan hati lalai dan suara yang keras
    7. Lupa mendoakan sudara muslim yang lainnya
    8. Lupa mendoakan orang tuanya

    ================

    Dikisahkan bahwa suatu hari, Ibrahim bin Adham Radhiyallahu ‘anhu melintas di pasar Bashrah, lalu orang-orang berkumpul mengerumuninya seraya berkata,

    “Wahai Abu Ishaq, apa sebab kami selalu berdoa namun tidak pernah dikabulkan?”

    Ia menjawab, “Karena hati kalian telah mati oleh 10 hal:

    1. kalian mengenal Allah tetapi tidak menunaikan hak-Nya.
    2. kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW tetapi kalian meninggalkan sunnahnya.
    3. kalian membaca al-Qur’an tetapi kalian tidak mengamalkannya.
    4. kalian memakan nikmat-nikmat Allah SWT tetapi kalian tidak pernah pandai mensyukurinya.
    5. kalian mengatakan bahwa syaitan itu adalah musuh kalian tetapi kalian tidak pernah berani menentangnya.
    6. kalian katakan bahwa surga itu adalah haq (benar adanya) tetapi kalian tidak pernah beramal untuk menggapainya.
    7. kalian katakan bahwa neraka itu adalah haq (benar adanya) tetapi kalian tidak mau lari darinya.
    8. kalian katakan bahwa kematian itu adalah haq (benar adanya) tetapi kalian tidak pernah menyiapkan diri untuknya.
    9. kalian bangun dari tidur lantas sibuk memperbincangkan aib orang lain tetapi kalian lupa dengan aib sendiri.
    10. kalian kuburkan orang-orang yang meninggal dunia di kalangan kalian tetapi kalian tidak pernah mengambil pelajaran dari mereka.”

    http://www.alsofwah.or.id

    http://amininoorm.wordpress.com/2011/12/17/kenapa-cinta-itu-datang-setelah-dia-pergi/

  7. Ibnu Qayyim rahimahullâh tentang cinta yang terpuji:
    “Cinta yang terpuji adalah cinta yang memberikan manfaat kepada orang yang merasakan cinta itu untuk kebahagiaan dunia dan akhiratnya. Cinta inilah yang menjadi asas kebahagiaan. Sedangkan cinta bencana adalah cinta yang membahayakan pelakunya di dunia maupun akhirat dan membawanya ke pintu kenistaan serta menjadikannya asas penderitaan dalam jiwanya.”

    Ibrahim bin Khawwas: “Obat hati ada lima: membaca Al-Qur’an dengan tadabbur, mengosongkan perut, shalat malam, menghiba kpd Allah di penghujung malam, dan bergaul dengan orang-orang shalih.”

    Belajarlah niat, karena niat lebih berat daripada amal. (Yahya bin Abi katsir)

    Jika seseorang mencari ilmu untuk diamalkan, ilmunya itu akan melunakkan hatinya. Jika ia mencari ilmu bukan untuk diamalkan, ilmunya itu akan menambah kesombongannya. (Malik bin Dinar)

    Dulu, ada ungkapan yg menyatakan, “Tahapan pertama ilmu adalah diam. Kedua, mendengarkan dan menghafalkan. Ketiga, mengamalkan. Keempat, menyebarluaskan dan mengajarkan. (Sufyan Ats-Tsauri)

    “Setiap tukang tidak bisa mengerjakan pekerjaannya dengan kecuali dengan alat. Dan alatnya Islam adalah ilmu. Jika Anda melihat orang berilmu yg tidak hati-hati terhadap ilmunya, maka Anda tidak boleh mengambil ilmu darinya. (Shalih bin Mahran)

    Seseorang cukup berilmu bila ia takut kepada Allah. Seseorang cukup bodoh bila ia kagum pada amalannya sendiri.(Masruq, salah seorang tabi’in)

    Ilmu bukanlah apa yg dihafal, melainkan apa yang bermanfaat. (Imam Asy-Syafi’i)

    Barangsiapa mencari ilmu untuk mencari ridha Allah azza wa jalla, Dia akan memberinya sesuatu yang bisa mencukupinya. (Ibrahim An-Nakha’i)

    Salaf bernama Mujahid pernah berkata, “Andaikata seorang muslim tidak mendapatkan apa-apa dari saudaranya selain bahwa rasa malunya kepadanya mencegahnya dari pebuatan maksiat, niscaya hal tersebut sudah cukup baginya.”

    Aku menemukan bahwa sikap menunda-nunda adalah salah satu prajurit iblis yang telah banyak membinasakan makhluk Allah (Shilan bin Farwah)

    Abu Sulaiman Ad-Darani, “Kenikmatan yang dirasakan ahli ibadah dengan ibadahnya, lebih besar daripada kenikmatan yang dirasakan ahli maksiat dengan kemaksiatannya.

    Orang yang berakal bukanlah orang yg mengetahui yg baik dan buruk, melainkan orang yg jika melihat kebaikan, ia mengikutinya. Jika melihat keburukan, ia menjauhinya (Sufyan bin Uyainah)

    http://www.facebook.com/Toko.Imam.Muslim

    ============================

    ‘Ungkapan hati seorang akhwat….semoga Allah mengabulkan cita-citanya :

    ((Ya Rabb,,,, Izinkan aku menjadi sekuntum bunga, Yg dihiasi dgn kelopak akhlaq mulia, Harum wanginya dengan ilmu agama, Cantiknya karna iman dan taqwa, Namun keindahan zahirnya kusimpan rapi, Biar menjadi rahasia yg kekal abadi, Bukan perhatian mata lelaki ajnabi, Yang menjadi puncak fitnah hati,
    Illahi Rabbi,,,,, Tumbuhkanlah duri yang memagari diri, Agar diriku terpelihara dari noda duniawi, Yang akan menghilangkan keharuman sejati, Yang akan memudarkan kecantikan diri.
    Dibalik kekurangan yg tercipta, Bukanlah alasan untuk bermuram durja, Karna setiap yang tercipta ada hikmahnya
    Izinkan ya Allah agarku menjadi permata, Tetap menyinar walau di lumpur hina, Tetap berharga walau dimana saja… Buat ummat dan juga keluarga, Izinkan aku menjadi seindah mawar berduri, Yang menjadi impian setiap muslimah, Yang indahnya bukan untuk lelaki, Tapi permata utk yang bernama suami)), Amin Allahumma Aamiin….

    ====================================

    Abu Nawas berkata :
    يَا رَبِّ إِنْ عَظُمَتْ ذُنُوْبيَ ، كَثْرَةً ، ** فَلََقَدْ عَلِمْتُ بِأَنَّ عَفْوَكَ أَعْظَمُ
    Wahai Tuhanku, meskipun dosaku terlalu banyak….
    maka sungguh aku mengetahui bahwasanya ampunanMu lebih banyak (dari banyaknya dosaku)
    إِنْ كَانَ لاَ يَرْجُوْكَ إِلاَّ مُحْسِنٌ ، ** فَبِمَنْ يَلُوْذُ ، وَيَسْتَجِيْرُ المُجْرِمُ
    Kalau seandainya hanya orang baik yang bisa berharap kepadaMu….
    lantas kepada siapakah pelaku keburukan bersandar dan berlindung?
    أَدْعُوْكَ رَبِّ ، كَمَا أَمَرْتَ ، تَضَرُّعاً ، ** فَإِذَا رَدَدْتَ يَدِي ، فَمَنْ ذَا يَرْحَمُ
    Akau berdoa kepadamu wahai Tuhankudengan penuh tunduk sebagaimana engkau perintahakan…..
    lantas jika Engkau tolak tanganku maka siapakah yang bisa merahmatiku?
    مَا لِي إِلَيْكَ وَسِيْلَةٌ إِلاَّ الرَّجَا ، ** وَجَمِيْلُ عَفْوِكَ ثُمَّ أَنِّيَ مُسْلِمُ
    Tidak ada yang bisa menyampaikanku kepadaMu kecuali hanya pengharapan….dan indahnya ampunanMu kemudian aku hanyalah pasrah kepadaMu

    http://www.firanda.com/

  8. Amerika Serikat Negeri Yang Kaya dengan Kasus Perkosaan

    Hidayatullah.com–Lebih dari 24 orang dalam satu menit melaporkan perkosaan atau kekerasan seksual di Amerika Serikat, menurut satu penelitian.

    Pusat Pengawasan Penyakit (CDC) menyatakan penelitian mereka menunjukkan kasus perkosaan yang dilaporkan berjumlah 12 juta. Penelitian itu juga menyebutkan hampir 20% wanita di Amerika Serikat pernah diperkosa atau mengalami upaya perkosaan. CDC menyebutkan penelitian mereka menunjukkan sekitar 25% bahkan pernah menjadi korban perkosaan oleh pasangannya sendiri.

    Temuan itu merupakan bagian dari sejumlah penelitian nasional terkait kekerasan seksual terhadap pria dan wanita.

    “Mereka yang mengalami kekerasan seksual, penguntitan atau kekerasan oleh pasangan sendiri sering mengalami efeknya seumur hidup,” kata Dr Linda Degutis, direktur CDC untuk upaya menangani cedera.

    Perkosaan atau kekerasan seksual banyak terjadi pada saat korban masih usia muda dan hampir 80% korban mengalaminya sebelum berusia 25 tahun.

    Sekitar 35% perempuan yang diperkosa sebelum berusia 18 tahun juga mengalaminya pada saat dewasa, kata Dr Degutis.

    Dr Degutis mengatakan yang dialami korban paska kejadian adalah selalu khawatir dan juga stres. Gangguan klinis yang dialami korban perempuan termasuk asma, diabet, sering sakit kepala dan sulit tidur.

    Penelitian itu juga menunjukkan satu dari tujuh pria pernah diperkosa atau mengalami upaya perkosaan.

    Hampir 53% korban pria mengalami kekerasan seksual sebelum usia 25 tahun. Sekitar 25% pria korban, diperkosa pada saat berusia 10 tahun atau lebih muda. Demikian BBC (15/12/2011) melaporkan.*

    Red: Dija

    http://www.hidayatullah.com/read/20236/15/12/2011/amerika-serikat-negeri-kaya-kasus-perkosaan.html

  9. Ya Allah. Aku memohon kepada Engkau keselamatan dalam agama, kesehatan dalam tubuh, bertambah ilmu, keberkahan dalam rezeki, taubat sebelum mati, rahmat ketika mati dan ampunan sesudah mati. Ya Allah, Mudahkanlah kami ketika sekaratul maut, lepaskanlah dari api neraka, dan mendapat kemaafan ketika dihisab. Ya Allah. Janganlah Engkau goncangkan hati kami setelah mendapat petunjuk, berilah kami rahmat dari sisi Engkau, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. Ya Allah. Tuhan kami, berilah kami kebajikan di dunia, kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari adzab api neraka. Amin Ya Allah.

    http://www.facebook.com/pages/KATA-MUTIARA-ISLAM/290291091074

    – Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu
    teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu
    teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu
    teruslah bertahan hingga kefuturan itu futur menyertaimu
    tetaplah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu
    (Ust. Rahmat Abdullah)
    Semoga tetap teguh dalam kondisi apapun

    K. H. Abdullah Gymnastiar — Orang tak lulus ujian bukan karena soalnya tapi karena salah jawabannya, jadi yang membuat kita gagal bukan persoalan hidup tapi salah menyikapi persoalan.

    Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan bergaul dengan orang shaleh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang bermanfaat lebih baik daripada berdiam, dan berdiam adalah lebih baik daripada berbincang yang buruk (HR. Al-Hakim)

    http://amininoorm.wordpress.com/2011/12/17/kenapa-cinta-itu-datang-setelah-dia-pergi/

    Berani hidup harus berani menghadapi masalah, jangan takut dan jangan gentar, hadapi dengan benar dan tawakal, karena setiap masalah sudah diukur Allah sesuai kemampuan kita.

    Tak jujur adalah penjara, yang membuat diri dicekam takut terbongkar, mudah untuk berdusta, nikmat apapun tak akan ternikmati, maka jujur adalah hidup merdeka.

    Akan ada saat hati menjadi sedih dan gelisah. Jangan biarkan larut dan mencuri hidup kita, bangkitlah, sibuklah, bergaulah dengan orang yang manfaat dan banyaklah berzikir.

    Hati yang bersih akan peka terhadap ilmu, apapun yang dilihat, didengar, dirasakan jadi samudera ilmu yang membuatnya kian bijak, arif dan tepat dalam menyikapi hidup ini

    Komentar spontan kita mungkin hanya satu patah kata, tapi bisa melukai hati dan menimbulkan kebencian mendalam, oleh karena itu waspadalah walau hanya sepatah kata.

    Mustahil semua orang akan menyukai kita — walau kita berbuat baik semaksimal mungkin. Tak usah aneh dan kecewa, terus saja berbuat yang terbaik, karena itulah yang kembali kepada kita.

    Sikap emosional merupakan ciri belum terampil mengendalikan diri. Bagaimana mungkin dapat mengendalikan orang lain dengan baik, bila diri sendiri kurang terkendali.

    Keberanian untuk mengatakan tak tahu untuk yang tak diketahuinya jauh akan lebih menenangkan dan dihormati daripada selalu ingin kelihatan serba tahu atau sok tahu

    Konflik biasanya terjadi karena saya benar dan kamu salah, berilah kesempatan hati mengatakan kita benar dan diapun boleh jadi benar, Insya Allah akan mudah cari solusi.

    Orang yang paling mulia diantara manusia adalah orang yang paling banyak mengingat mati dan paling siap menghadapinya dengan bekal amal shalih.

    Tak perlu menjawab penghinaan dengan penghinaan lagi, cukup jawablah dengan evaluasi diri, gigih memperbaiki diri, dan beri bukti yang tak terpungkiri.

    Semoga bermanfaat.
    Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh

    OFA

    Sumber: Aa Gym ( poztmo.com)

    http://www.facebook.com/pages/KATA-KATA-HIKMAH/291202364354

  10. Salah satu barokah hidup bersama orang2 sholeh adalah, mereka mampu memberi nasehat dan pencerahan hati bagi orang yang duduk bersamanya. sekedar melihat teman yang sholeh akan memberi cahaya kesholehan yang berbeda dalam diri orang yang melihatnya. Sebagaimana yang Al Fudhail bin ‘Iyadh katakan, “Pandangan seorang mukmin kepada mukmin yang lain akan mengilapkan hati.”(Siyar A’lam An Nubala’, 8/435, Mawqi’ Ya’sub). Maksud beliau adalah dengan hanya memandang orang sholih, hati seseorang bisa kembali tegar. Oleh karenanya, jika orang-orang sholih dahulu kurang semangat dan tidak tegar dalam ibadah, mereka pun mendatangi orang-orang sholih lainnya.

    http://www.facebook.com/pages/Mengenal-Allah-Azza-Wa-Jalla/116906225006847

    Abdullah bin Mas’ud mengatakan, ‘Bencana itu terjadi gara-gara ucapan lisan. Andai aku mengolok-olok seekor anjing tentu aku khawatir kalau aku diubah menjadi seekor anjing’ (Hasyiyah ash Showi ‘ala Tafsir al Jalalain 4/143, terbitan Dar al Fikr).

    segala pertanyaan agama/konsultasi/curhat silahkan kirim ke: http://qiblati.com/buku-tamu

    Enggan berjilbab karena merasa hatinya belum bersih? Ingin menjilbabi hati dulu baru kemudian menjilbabi badan? Anggapan ini tidaklah benar, sebab hati dan badan harus diperbaiki semua. Berjilbab tidak mengharuskan berhati sempurna. Justru dengan berjilbab, diharapkan pemakainya akan lebih mudah dalam menjilbabi hatinya.

    Barokallohu fiikum.

    http://www.facebook.com/Taman.Hidayah

  11. Menjadi orang yang teguh di atas kebenaran di saat manusia tenggelam dalam kesesatan merupakan sebuah keutamaan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Islam datang dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing pula. Maka beruntunglah orang-orang yang asing.” (HR. Muslim)

    Siapakah yang dimaksud dengan orang-orang yang asing itu? Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa mereka itu adalah, “Orang-orang yang berbuat baik tatkala orang-orang lain berbuat kerusakan.” (HR. Thabrani, disahihkan sanadnya oleh Syaikh al-Albani). Hari ini orang yg dipuji serta banyak pengikutnya adalah orang2 yg mengikuti kebanyakan nafsu manusia, walaupun mereka mengundang murkanya Allah ta’ala. Semoga kita menjadi orang yang istiqomah di atas ketaatan di kala fitnah merajalela…

    Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    “Barangsiapa yang membenci sunnahku, maka ia bukanlah termasuk umatku.” (HR. Bukhari [5063] dan Muslim [1401])

    “Wahai manusia! Sesungguhnya aku meninggalkan kepada kalian sesuatu yang jika kalian berpegang teguh dengannya, maka tidak akan tersesat selamanya, yaitu Kitabullah dan Sunnah.” ” (HR. Hakim dalam Mustadrok [1/93]).

    Maka sesungguhnya barangsiapa dari kalian yang berumur panjang, akan melihat perselisihan yang banyak. Maka wajib atas kalian untuk berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah khalifah yang mendapatkan hidayah dan bimbingan. Peganglah kuat-kuat dan gigitlah dengan gigi geraham. Berhati-hatilah kalian terhadap perkara yang diada-adakan (bid’ah dlm agama -pen). Karena segala perkara yang diada-adakan itu adalah bid’ah, dan setiap bid’ah itu adalah sesat.” (HR. Abu Dawud (4607)

    http://www.facebook.com/pages/Taman-Ilmu-Intelektual-Remaja-Muslim/108321892524938

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: