• Blog Stats

    • 41,468,046 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

RISALAH CINTA

 

Katakan dengan keyakinan (bagi para ikhwan) :
Tak akan kubiarkan wanita yang kucintai bergelimang dalam dosa, bahkan tak akan kubiarkan sedikitpun mahkota kemuliaannya retak hanya karena secuil nafsuku. biarlah kesabaran terasa pahit, ketika akan buah itu masak aku akan segera memetiknya agar ia tidak terjatuh dan menjadi busukஜ¸.•’´ ¯)
(Annisa Mutiara Hati)

Mengapa tidak Pacaran?? Semoga pernikahan kita diberkahi.. Ridha Allah selalu menyertai, Cinta Allah menjadi yang tertinggi… Murka Allah dapat kita hindari, Semoga Dosa bs kita kurangi, Surgapun dapat kita huni.. Aamiin.

(¯`*•.¸ஜCinta itu adalah fitrah. Jagalah ia jangan sampah jadi FITNAH. Jangan mentang-mentang cinta itu fitrah, kita jadikan alasan untuk bebas mencintai dan mengemas hubungan dgn pacaran. Bukan dengan alasan itu kemudian berdalih apa yang kita lakukan dalam pacaran adalah sebagai wujud dari sifat fitrah yang kita milikiஜ¸.•’´ ¯)
(Annisa Mutiara Hati)

¯`*•.¸ஜBanyak perbuatan yang akan mendatangkan dosa bila d’lakukan dalam pacaran, namun manakala perbuataan d’lakukan dalam pernikahan justru malah akan mendatangkan pahala.
Dan Islam telah menjawabnya dengan sebutan solusi, Islam mempermudah jalan pernikahan dan menutup rapat-rapat jalan perzinahan. Maka, bersegeralah menikah dan TINGGALKAN DUNIA PACARAN, karna selain tidak menjanjikan kenikmatan, PACARAN menjanjikan dosa yang berujung pada siksaan d’akhirat-Nya(¯`*•.¸ஜ
(Annisa Mutiara Hati)

Jika lelaki yg mencintaimu datang mengajakmu PACARAN, itu artinya lelaki itu belum bisa bertanggung jawab dgn mu karena dia masih kecil

jika lelaki yg mencintaimu datang mengajakmu MENIKAH, itu artinya dia bersedia menjagamu selama hidupnya dan inilah yg disebut lelaki dewasa dan bertanggung jawab :”)
(Annisa Mutiara Hati)

Sebelum Ijab kabul terucap terucap dr lisan, cinta yg kau rasakan adalah sebuah cobaan…
Berlindunglah pada Allah dr CINTA yg MENYESATKAN
(Kartika Cahya Pertiwi)

==============

Alkisah Seorang Inggris dtg ke seorang Syaikh & bertanya, “Kenapa dlm ISLAM wanita tdk boleh jabat tangan dgn pria?”
Syaikh mnjawab, “Bisakah kamu berjabat tangan dgn Ratu Elizabeth?”
Si Inggris mnjawab, “Oh tentu tdk bisa! Cuma orang-orang tertentu saja yg bisa berjabat tangan dgn Ratu.”
Syaikh trsenyum & brkata, “Wanita-wanita kami (kaum muslimin) adalah para Ratu & Ratu tdk boleh berjabat tangan dg sembarang pria (bkn muhrim).”

Telah berkata ‘Aisyah:
“Tidak pernah sekali-kali Rasulullah Saw menyentuh tangan seorang wanita yang tidak halal baginya.” [HR. Bukhari dan Muslim].

sabda Rasulullah Saw:
“Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR. Malik, at-Tirmidzi dan an-Nasa’i].

“Ditikam seseorang dari kalian dikepalanya dengan jarum dari besi, itu lebih baik dari pada menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.” [HR. ath-Thabrani].

Ulama Muhammadiyah, Persis dan Al Irsyad menghukumi terlarang bersalaman, menyentuh/berjabat tangan antara pria dan wanita selain mahram. Ulama NU juga tetap pada pendiriannya bahwa sentuhan laki-laki dengan perempuan lain (bukan muhrim/mahramnya) adalah haram hukumnya. (silahkan dilihat buku : Tradisi Orang-orang NU hal. 332)

http://abuyahya8211.wordpress.com/2011/04/07/hukum-berjabat-tangan-dengan-wanita-atau-laki-laki-yang-bukan-mahram/

www.pacaranituharam.wordpress.com

12 Tanggapan

  1. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus karena Allah, tanpa
    syarat, dan tanpa kepentingan. Kita mencintai dan menyayangi sahabat
    kita hanya karena Allah, Bertemu dan berpisah karena Allah,
    ketiadaannya sungguh membuat hati rindu. Perjumpaan dengannya sungguh
    menentramkan hati dan penuh dengan manfaat, kita merasakan aman saat
    bersamanya ataupun saat berpisah, karena kita sangat tahu ia akan selalu
    menjaga nama baik kita. Saat menatap wajahnya selalu mengingatkan kita
    pada Allah, tutur katanya sungguh menyejukkan jiwa dan Akhlaknya
    sungguh mempesona.

    Tentu kita ingin memiliki sahabat ideal seperti itu. Apakah kita sudah
    merasakan persahabatan seindah itu???
    Apakah anda merasa sahabat
    anda sudah ideal seperti itu…??? Apakah Anda Ingin Sahabat Anda bisa
    berubah seperti itu..??? Tidak usah kita menuntut orang lain Saudaraku,
    Karena kita tidak akan pernah bisa merubah orang lain, Kenapa tidak
    kita mulai dari diri kita sendiri..??? Rubahlah diri kita, pasti orang
    lain akan berubah…. ♥ ♥ ♥

    Sahabat yang baik bukan yang selalu membenarkan kata-kata kita,tapi yg menegur dan menasihati kita ketika kita melakukan kesalahan

    Yusuf bin Husain berkata, Aku bertanya kepada Dzun Nun ketika ingin berpisah dengan beliau, “Dengan siapa aku mesti bermajlis/bergaul?” , beliau menjawab, “Hendaknya kamu bermajlis dengan orang yang hanya dengan melihatnya saja sudah mengingatkanmu kepada Allah Azza wa Jalla, kewibawaannya membekas di dalam hatimu, ucapannya menambah motivasimu dalam beramal, amalnya membuatmu zuhud di dunia, dan kamu tidak bermaksiat kepada Allah selama kamu berada di dekatnya. Dia menasehatimu dengan perbuatan, tidak (hanya) dengan perkataan.”

    Jangan cemas dan jangan berputus asa jika saat ini engkau sedang mengalami kesulitan hidup. Seberat dan sesulit apapun kesulitan yg sedang kau hadapi pasti ada jalan keluarnya.
    Hadapilah semuanya dgn tenang dan yakin sepenuhnya bahwa Allah pasti akan memberi jalan keluar.
    Yakinlah..PertolonganNya akan segera datang,
    Dan…. Kesabaran adalah pembuka jalan bagi tibanya pertolongan Allah..

    Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.
    (QS. Al-Maidah: 2)

    Jauhilah teman-teman yang buruk. Putuskan keakraban dengan mereka. Bergaullah dengan orang-orang shalih. Jauhilah kawan buruk meskipun ia dekat darimu, dan dekatilah orang baik meskipun ia jauh darimu. Setiap pergaulan akan menumbuhkan pengaruh , jadi perhatikanlah dengan siapa engkau bergaul. Jika ditanya tentang arti dekat, maka jawabannya adalah keakraban dan kasih sayang.

    Bertawakkallah kepada Allah, serahkan segala urusan kepada-Nya, dan ridhalah dengan keputusan-Nya. Mintalah perlindungan dan pertolongan kepada-Nya dan percayakan segala urusan kepada-Nya, karena Dialah Dzat Yang Mencukupi dan menjamin segala kehendakan anda.

    Maafkanlah orang yang menzalimi anda dan sambunglah tali silaturrahmi dengan orang yang memutuskannya dari anda. Berilah orang yang tidak pernah memberi kepada anda dan berlaku lembutlah kepada orang yang berbuat jahat kepada anda. Jika anda mampu melakukan semua ini, niscaya anda akan mendapatkan kebahagiaan dan ketenteraman.

    Orang yang berakal adalah orang yang selalu berada di pintu-Nya dan berpaling dari selain pintu-Nya. Bersegeralah mengambil keuntungan dari pintu kehidupan selagi belum ditutup untukmu. Perbanyaklah melakukan amal-amal baik selagi masih ada kesempatan. Cepatlah memasuki pintu taubat selagi pintu itu terbuka bagimu. Gunakan pintu do’a selagi ia terbuka untukmu. Gunakan kesempatan bergaul dengan orang-orang shalih selagi kesempatan itu terbuka untukmu.

    Janganlah engkau lalai, jangan engkau menyia-nyiakan waktumu dengan menyibukkan diri mengumpulkan apa yang tidak engkau makan. Jangan engkau mengangan-angankan sesuatu yang tidak dapat engkau temukan dan membangun sesuatu yang tidak akan engkau tempati.

    Jadilah engkau orang yang berakal, jangan engkau mencela. Jika engkau buta, carilah orang yang membimbingmu. Jika engkau bodoh, carilah orang yang mengajarimu

    Bertaubatlah dan tetaplah dalam taubatmu. Yang terpenting bukan taubatmu, tetapi keteguhanmu dalam bertaubat. Yang lebih penting bukan menanamnya tetapi merawat tanaman hingga berbuah

    author: unknown

  2. Seorang bapak berusia 70 tahun menderita tidak bisa buang air kecil selama beberapa hari. Setelah bertambah rasa sakitnya, bapak itu mendatangi dokter spesialis. Maka dokter meminta kepada bapak itu agar di operasi dan bapak itupun menyetujui. Setelah selesai di operasi dan berhasil, maka dokter memberikan tagihan rumah sakit kepada bapak itu. Bapak itu melihat isi tagihannya, maka menangislah bapak itu. Dokter pun berkata kepada bapak itu, “Jika tagihan tersebut memberatkan anda, saya bisa meringankannya untuk anda.” Maka bapak itu menjawab, “Bukan itu yang membuat aku menangis. Yang membuat aku menangis adalah bahwa Allah telah memberi aku nikmat untuk bisa buang air kecil selama 70 tahun, dan Allah tidak pernah mengirimkan tagihan apapun kepadaku untuk membayarnya.”

    Subhanallah…

    Hendaknya kita senantiasa untuk selalu bersyukur kepada Allah baik dikala suka maupun duka, karena terlalu besar nikmat2 yang telah diberikan Allah kepada kita.

    Mata kita bergerak sekitar 100ribu kali dalam sehari atau sama dengan sejauh 80 km kaki kita melangkah, apakah kita bersyukur?

    Jari kita bergerak ratusan ribu sehari dan kita gunakan untuk mengetik, memasak, bekerja, menggaruk, dsb, apakah kita bersyukur?

    Kaki kita melangkah bisa mencapai puluhan km perhari baik diluar atau di dalam rumah, apakah kita bersyukur?

    Testikel pria bisa menghasilkan 10 juta sperma baru setiap hari, dan jika dibuat perbandingan maka bisa untuk menggantikan jumlah seluruh manusia dibumi saat ini dalam waktu 6 bulan, apakah kita bersyukur?

    Jantung kita berdetak sekitar 115ribu kali dalam sehari, dan ini berlangsung seumur hidup! Ibarat baterai yang sangat kuat, apakah kita bersyukur?

    Urine (air kencing) manusia bisa mencapai 500 liter dalam setahun. Jika seseorang mengeluarkan biaya sekitar Rp.10juta untuk biaya operasi akibat tidak bisa buang air dalam sehari, maka bagaimana jika orang itu tidak mampu buang air seumur hidup? Berapa biaya yang harus dia keluarkan? Apakah kita bersyukur?

    Kita bernafas 20 kali dalam 1 menit, berarti kalau dalam sehari kita bernafas sebanyak 28.800 kali!
    Sekali bernafas memerlukan 0,5 liter udara. Berarti dalam sehari kita membutuhkan 14.400 liter udara!
    Udara yang kita hirup terdiri dari 20% oksigen dan 79% nitrogen, berarti sekali nafas kita membutuhkan 100 ml oksigen dan 395 ml nitrogen. Maka dalam sehari kita membutuhkan 2.880 ltr oksigen dan 11.376 ltr nitrogen. Jika harga oksigen senilai Rp.25.000 perliter dan nitrogen Rp.9.950 perliter, maka udara yang dihirup oleh kita dalam sehari setara dengan uang Rp.176,6 juta, dalam sebulan sejumlah Rp.5,3 milyar, dan dalam setahun Rp.63,6 milyar!!
    Apakah kita bersyukur?

    “Fabiayyi alaa’i rabbikuma tukadzdzibaan”

    Maka nikmat Rabb mu yang manakah yang kamu dustakan?
    (Qs. Ar Rahman: 13).

    http://www.facebook.com/negara.tauhid

  3. Di sebuah pasar seorang wanita berjilbab besar lengkap dengan cadarnya lewat di depan wanita penjual sayur, tiba-tiba penjual sayur itu nyeletuk, “Awas, ada setan lewat!”.

    Merasa tidak enak dengan perkataan ibu tersebut Sang wanita bercadar itu kemudian mendekatinya kemudian bertanya, “Apa yang ibu katakan setan itu adalah saya?“

    Dengan tergagap si penjual sayur tersebut terpaksa menjawab, “Ya.”

    “Benar, saya adalah setan sehingga saya menutup wajah saya. Jika saya menampakkan wajah saya maka suami ibu akan takluk di hadapan saya.” Kata wanita bercadar tersebut, kemudian membuka penutup wajahnya maka terlihatlah wajahnya yang sangat cantik membuat ibu penjual sayur tercengang.

    facebook note MH. Anggana

    (Kisah ini diceritakan oleh seorang ikhwan dimana beliau juga mendengarnya dari
    seorang dosen yang mengajar di salah satu fakultas di Universitas Negeri Makassar).

    Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda,
    “Wanita adalah aurat jika keluar (rumah) maka setan akan menuntunnya.” (HR.Tirmidzi).

    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Salam telah bersabda : “Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita”
    (Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim).

    http://gizanherbal.wordpress.com/2011/12/17/jilbabcadar-menurut-ajaran-yahudi-nasrani-hindu-buddha-kejawen-dan-jil/

  4. Pernahkah anda merasakan tinggal di sebuah negeri yang banyak dari penduduknya menyebarkan salam?

    – Ketika bertemu dengan orang di jalanan baik yang dikenal atau tidak dikenal lalu saling mengucapkan salam.
    – Ketika masuk masjid mengucapkan salam.
    – Ketika masuk kantor mengucapkan salam.
    – Masuk ke sekolah mengucapkan salam.
    – Masuk ke Bank mengucapkan salam.
    – Masuk ke minimarket, warung, mall/plaza mengucapkan salam.
    – Masuk ke restaurant dan rumah makan mengucapkan salam.
    – dll.

    Kondisi2 seperti itu masih banyak dijumpai di negeri2 Arab semisal Saudi Arabia.
    Semoga saja negeri kita ini maupun kita sendiri dimudahkan oleh Allah mengamalkan hal2 seperti itu, sehingga mampu menyusul negeri2 lainnya dalam menerapkan Sunnah. Insya Allahu Ta’ala

    http://www.facebook.com/negara.tauhid

  5. Dzun Nun al-Mishri berkata:

    “Janganlah engkau SIBUK DENGAN AIB ORANG LAIN sementara engkau sama sekali TIDAK MEMPERHATIKAN AIB DIRIMU SENDIRI. Karena engkau sama sekali tidak bertanggung jawab atas aib orang lain.”

    (Jawaahiru Shifatish Shafwah, edisi Indonesia: Teladan Hidup Orang-Orang Pilihan, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor)

    ==========================================

    Said bin al-Musayyib berkata:

    “Sesungguhnya setiap orang terhormat , orang alim, dan pemilik keutamaan, PASTI MEMILIKI CELA. Tetapi, sementara orang ADA YANG TIDAK PANTAS DISEBUT-SEBUT CELANYA; barangsiapa yang keutamaannya lebih banyak dari celanya, kekurangannya itu akan ditutupi oleh keutamaannya tersebut.”

    [Shifatush Shafwah (II/81). Lihat “Sudah Salafikah Akhlak Anda?” Penerbit Pustaka at-Tibyan, Solo]

    ==========================================

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihati ‘Uqbah bin ‘Amir ketika dia bertanya tentang keselamatan: “Peliharalah lidahmu, betahlah tinggal di rumahmu dan tangisilah dosa-dosamu.” (HR. Tirmidzi, dan dia berkata hadits ini hasan).

  6. Renungan ayat:

    وَعِبَادُ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ هَوْنًۭا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلْجَٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَٰمًۭا

    “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan RENDAH HATI dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.” (Al-Furqaan: 63)

  7. Menasihati tidak perlu dengan kata-kata yang kasar atau dengan mencela. Terhadap Fir’aun pun Allah Ta’ala memerintahkan Nabi-Nya, yaitu Musa dan Harun Alaihimussalam untuk berkata dengan lemah lembut, dalam firman-Nya:

    ٱذْهَبَآ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰ فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًۭا لَّيِّنًۭا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ

    “Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat dan takut.” (Thaahaa: 43-44)

  8. Diriwayatkan dari Ibnul Mubarak dari Wahib, beliau berkata:

    “Berhati-hatilah jika engkau mencela Iblis dalam keadaan terang-terangan, sedangkan engkau adalah temannya dalam keadaan sembunyi-sembunyi.”

    (Shifaatush Shafwah, Ibnul Jauzi. Dikutip dari Jawaahiru Shifatish Shafwah, edisi Indonesia: Teladan Hidup Orang-orang Pilihan, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor)

  9. “Di antara penyebab kemiskinan material adalah (karena) kemiskinan dalam keimanan.” (Al-Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA).

  10. SURAT UNTUK CALON MENANTU

    Duhai gadis, yg baru ku kenal.

    Tahukah kau, dia putraku, lahir dr rahim suciku, kupertaruhkan hidupku u memilikinya, anak kesayanganku yg sepanjang hidupnya ku besarkan dgn segenap rasa cintaku..

    Tangan renta ini yg mengankat tubuh mungilnya, menyuapinya, menyeka air matanya, dan memeluknya dlm dekapanku..

    Duhai gadis, tahukah kau betapa besar rasa cintaku padanya? Bahkan aku tak mampu membayangkan bila ada yg merebutnya dr dekapku..

    Tahukah kau gadis? Betapa bangga ku rasakan ketika dia mulai beranjak dewasa? Menatapnya tumbuh mjadi laki2 tegap dan tampan.. Seulas senyumnya mengingatkanku pd senyuman ayahnya yg sgt ku cinta..

    Betapa hati ini terus diliputi rasa bangga dan buncahan cinta padanya.. Kebangganku.. Putraku..

    Berbagai prestasi dia ukir dan memahatnya bangga tak terperi dalam lubang rasaku.. Dan ku slalu mrasa puas menyebutnya putraku..

    Tak sdktpun dia prnh mengecewakanku.. Tak pernah..

    Gadis, tahukah kau, betapa haru hatiku, ketika ku melihat perubahannya, mencoba mengenal Diennya lebih dalam dr yg kami ajarkan padanya.. Dia menjadi laki2 sejati, laki2 yg dirindukan syurga.. Aku smakin sayang padanya. Putraku, kini yg malah mengajarkanku bnyk hal.. Mendakatxku padaNya, pada Rabbku yg slama ini ku kenal dg sederhana krn kebodohanku. Tp ku tak malu, mamun sebaliknya, aku smakin bangga pdnya.. Putraku, cahayaku..

    Namun, smua rasa itu berubah mjadi takut, cemas dan khawatir..

    Ketika dia mnyampaikan pdku keinginannya. Dia ingin menyempurnakan agamanya..

    Yah.. Dia ingin membngun rumah tangganya sendiri..

    Dan, dia telah memilih, kaulah gadis beruntung itu..

    Gadis, tahukah kau? Betapa cemburuku padamu? Yah, aku sgt takut kehilangan putra kesayanganku. Takut kau merebut smua perhatiannya dariku. Takut kbradaanmu, memalingkannya dariku.. Kau akan merebutnya, dan aku cemburu..

    Namun, kmbli ku sadari, putraku tak akan memilih wanita sembarang.. Ku yakin kau punya kelebihan yg membuatnya memilihmu, dan ku mulai menata hatiku..

    Duhai gadis pilihan putraku..

    Ku harap kau memiliki tangan yg lbh lembut dariku, krn ku tak mau kau melukai putraku..

    Ku harap kau mpunyai senyum yg lebih sejuk dariku.. Krena kelak, dia akan dtg padamu dalam tiap galaunya, u mencari ketenangan..

    Ku harap, kau memiliki pelukan yg lbh hangat dariku.. Krn ku ingin hatinya selalu damai dlm dekapanmu..

    Ku harap, kau mempunyai tutur kata yg seindah embun, krn ku tak ingin dia mendengar kata2 kasar dlm hidupnya..

    Duhai gadis pilihan putraku.. Jadilah anakku.. Agar tak pernah ku mrasa kehilangan putraku krn kehadiranmu..

    Jadilah sahabatku.. Agar kau dpt mencurahkannya rasamu padakku kelak..

    Jadilah rekanku.. Agar bersama2 qt membahagiakan laki2 yg sama2 qt cintai..

    Untukmu gadis pilihan putraku.. Selamat datang d istana kami.. Penuhilah dgn cinta dan kasih.. Semoga kau bahagia mjadi bagian dari kami..

    Padamu gadis pilihan putraku.. Akupun akan mencintaimu..

    ^_^
    http://www.facebook.com/RKIINSPIRATIF

  11. SURAT BALASAN UNTUK CALON IBU MERTUA

    Assalamualaikum,..Wr ..Wb…….

    Sebelum saya terus menggores kata dalam tulisan ini..

    ijinkan lah saya memperkenalkan diri terlebih dahulu

    duhai calon ibu mertuaku,…..

    Perkenalkanlah saya adalah wanita biasa dengan kepribadian yang teramat biasa dan dari kalangan keluarga yang biasa saja…

    Saya bukanlah Khadijah ra, Seorang wanita yang luar biasa dalam Sejarah wanita islam…dan teramat Mulia

    Saya bukanlah Aisyah ra, Seorang yang utama dalam ketakwaannya…..

    Bukan pula Fatimah Az Zahra yang sangat utama dalam Ketabahannya……..

    Tidak pula seperti Zulaikha yang teramat sangat cantiknya……….

    Apalagi al Khansa yang sangat pandai mendidik mujahid – mujahid kecilnya…….

    Tapi,..Seperti yang saya katakan,….saya hanya wanita biasa,…

    Dengan ketakwaan yang biasa….

    Ketabahan yang tak seberapa,…..

    Dan kecantikkan saya pun tak pantas di perhitungkan….

    Namun ibu,….

    Saya adalah wanita akhir zaman,….

    Yang punya cita – cita, menjadi wanita Sholehah…

    Yang akan berusaha mengabdi pada calon Suamiku

    dan juga padamu…..Calon Ibu mertuaku….

    Saya bukanlah musuh mu yang hendak merebut perhatian dan kasih sayang anakmu….

    Tapi saya akan menjadi rekan mu untuk memberikan kasih sayang pada anak mu..

    Dan kelak pada mujahid – mujahida ku, calon cucu mu duhai ibu,…..

    Engkau tak perlu khawatir ibu,…

    Saya tak akan memonopoli perhatian anak mu,…

    Justru saya akan menjadikannya lebih taat padamu,….

    Karena akan saya katakan padanya bahwa….

    engkau lah yang utama patut mendapat perhatiannya lalu saya…

    Saya pun tak akan marah jika engkau membantu mengatur rumah tangga ku,..

    Karena sebagai wanita yang baru menikah patutlah saya belajar darimu yang berlimbah pengalaman….

    Dan engkau yang lebih tau keinginan anakmu…..

    Duhai, Calon ibu mertuaku….

    Saya harap kita bisa menjadi rekan yang baik,…

    Karena pernikahan adalah membuka tabir rahasia antara aku dan anakmu…

    Butuh banyak kesabaran untuk menghadapi banyaknya kejutan – kejutan dari perbedaan antara kami,….

    Saya berharap engkau dapat menjadi penasehat jika ku sedang dalam ke alpaan…

    Menjadi pendegar yang setia saat saya ingin berbagi….

    Karena sekali lagi saya bukanlah siti hajar yang sabar dalam penderitaan….

    Wassalamualaikum,……Wr…Wb…..

    Calon Menantumu….

    ^_^

    http://www.facebook.com/RKIINSPIRATIF

  12. Assalamu’alaikum
    risalah cinta yg sgt indah

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: