• Blog Stats

    • 41,449,636 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

ROKOK BUKAN LAMBANG KEJANTANAN (rokok itu haram)

ROKOK BUKAN LAMBANG KEJANTANAN (rokok itu haram)

 

Kalau rokok lambang kejantanan, lalu kenapa dibungkusnya tertulis rokok bisa menyebabkan impoten atau hilang kejantanan?!
Jadi yg lebih tepat..merokok justru pelambang mulai hilangnya kejantanan

http://www.facebook.com/syiar.sunnah?sk=wall

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=391780510873941&set=a.217349231650404.63222.141465432572118&type=1

7 Tanggapan

  1. SETAN YANG TAK DAPAT DIUSIR DENGAN DZIKIR

    Suatu saat, Imam Ghazali ditanya oleh seseorang, Katanya setan dapat tersingkir oleh zikir kita, tapi mengapa saya selalu berzikir namun setan tak pernah terusir?

    Imam Ghazali menjawab, Setan itu seperti anjing. Kalau kita hardik, anjing itu akan lari menyingkir. Tapi bila di sekitar diri kita masih terdapat makanan anjing, anjing itu tetap akan datang kembali. Bahkan mungkin anjing itu bersiap-siap mengincar diri kita, dan ketika kita lengah, ia menghampiri kita. Begitu pula halnya dengan zikir, zikir tidak akan bermanfaat bila di dalam hati kita masih kita sediakan makanan-makanan setan. Ketika sedang memburu makanan, setan tidak akan takut untuk digebrak dengan zikir mana pun. Pada kenyataannya, bukan setan yang menggoda kita tetapi kitalah yang menggoda setan dengan berbagai penyakit hati (Qalbu) yang kita derita. Zikir harus kita mulai setelah kita membersihkan diri kita dari berbagai penyakit hati dan menutup pintu-pintu masuk setan ke dalam diri kita.

    http://www.quranic-healing.blogspot.com/

  2. Pengalaman Ustadz Perdana Akhmad menghadapi kesurupan di sekolah

    Kisah ini benar-benar saya alami pada awal bulan februari 2011 dalam menghadapi kasus kesurupan di sekolah SMA di kabupaten Mesuji Bandar Lampung. Ketika saya sedang sibuk bekerja di Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung, tiba-tiba saya dikejutkan dengan kedatangan dua Anak yang masih mengenakan seragam SMA yang datang mengendarai motor. Anak SMA itu mengatakan bahwa disekolahnya ada yang kesurupan jin. Sudah 2 jam belum juga sadar-sadar karena terus-menerus berteriak dan meronta-ronta. Mereka meminta bantuan saya untuk menyadarkan dan mengusir jin yang menyurupi salah satu siswi sekolah tersebut.

    Mereka mengetahui saya punya keahlian mengusir jin karena sudah tersiar kabar saya pernah mengusir pesugihan babi Ngepet di Pasar Brabasan Kab.Mesuji dan pernah heboh swipping orang gila di pasar dan masyarakat melihat saya menerapi 2 orang gila yang sudah ditangkap (insya Allah akan saya posting videonya).

    Saya lalu langsung berangkat menuju SMA 1 Tanjung Raya dengan mengendarai motor. Sesampainya di sekolah saya langsung menuju ruangan tempat seorang siswi yang kesurupan tersebut diamankan.

    Sesampainya diruangan tersebut saya melihat seorang siswi SMA tersebut dipegangi sekitar 8 orang dan ada beberapa orang siswi lain memegang al-Qur’an sembari membacanya dengan didampingi 1 orang guru.
    Saya lalu langsung membentak dengan keras jin yang sedang menyurupi anak tersebut;” Hei setan terkutuk engkau! Keluar segera dari tubuh anak ini!! Lalu siswi yang kesurupan itu memandang saya dengan marah lalu menantang-nantang saya sembari tertawa terbahak-bahak.

    Saya dengan tenang lalu duduk disamping gadis itu dan meminta kain sebagai alas tangan saya agar tidak bersentuhan langsung ketika meruqyah siswi tersebut (sebut saja namanya fatimah) . Saya lalu meletakkan tangan saya yang sudah dialasi kain keubun-ubun siswi tersebut lalu membacakan ayat-ayat ruqyah : Surat Al Fatihah : 1-7 , Surat Al Baqarah [2]: 255-257, Surat An Nisa’ : 56, Surat Al A’raf : 117-122 (diulang-ulang), Surat Yunus : 81 – 82 (diulang-ulang), Surat Ash Shaafaat : 1-10.

    Ketika saya membaca ayat-ayat ruqyah tersebut, jin yang semula tertawa dan menantang saya mulai menangis kesakitan dan berteriak-teriak kepanasan. Saya menantang mereka untuk keluar dan memasuki tubuh saya saja, sebab saya katakan tidak jantan untuk memasuki tubuh seorang wanita yang sudah tidak berdaya. Namun mereka mengatakan tidak mungkin masuk kedalam tubuh saya sebab tubuh saya mengeluarkan hawa yang sangat panas yang membuat setiap jin yang mendekat akan tersiksa karenanya. (jika ada waktu akan saya beri penjelasan amalan syar’i khusus untuk benteng tubuh).

    Saya disela-sela pembacaan ruqyah menda’wahi mereka dengan dienul Islam dan mengajak dialog dengan jin tersebut. Ternyata ditubuh wanita itu ada 5 jin yang masuk dengan alasan ingin melindungi gadis tersebut, dan kelima jin tersebut saya islamkan semua, alhamdulillah sama sekali tidak sulit dalam menghadapi 5 jin ini sebab setelah mereka menyerah karena kepanasan, tidak ada lagi teriakan atau tubuh yang berontak.
    Pada tiap jin yang sudah saya Islamkan saya buat mereka semua untuk bersumpah, mengajak jin untuk bersumpah adalah salah satu tekhnik untuk memutus pola kesurupan agar tidak berulang dengan jin yang sama.

    Berikut ini adalah cuplikan sumpah jin yang bernama Siti yang sempat saya rekam melalui kamera HP NOKIA 5230 :

    Setelah tiap jin saya sumpah saya lalu menyuruh jin itu keluar melalui mulut siswi yang disurupi mereka. Alhamdulillah penyembuhan tidak berlangsung lama tidak lebih dari 30 menit saja.

    Setelah fatimah itu sadar saya mengatakan apakah dia punya jimat/benda keramat/amalan wirid tertentu, lalu gadis itu mengatakan tidak ada, saya juga menanyakan pada ayah gadis itu yang sudah datang kesekolah dengan perkataan yang sama dan jawabannya juga tidak punya. Saya merasa curiga sebab 5 jin itu semuanya mengatakan ingin melindungi dan menjadi sahabat gadis itu biasanya dari khodam jimat, benda keramat atau amalan bid’ah.

    Setelah sekira seminggu berlalu pasca kesurupan, saya pada pagi hari di telpon, ternyata terjadi lagi kesurupan disekolah itu, kali ini dua orang yang kesurupan. Saya lalu kembali mendatangi sekolah itu dan saya mendapatkan fatimah kembali kesurupan dan ditemani kawannya yang juga seorang wanita sebut saja mananya santi.

    Saya memprioritaskan meruqyah Santi dahulu, meruqyah santi tidak berlangsung lama sebab langsung sadar setelah muntah. Ketika meruqyah santi, saya tidak bisa mengajak jin dialog sebab nada suara jin yang menyurupi santi sangat lemah maka langsung saja saya paksa untuk keluar jin tersebut. Kejadian serangan jin pada siswi sekolah ini ada suatu pola aneh yang harus saya pecahkan kasusnya (nantikan lanjutan kisah admin metafisis memecahkan misteri kasus kesurupan berulang pada siswi yang berbeda di sekolah tersebut)
    Setelah meruqyah santi saya lalu meruqyah fatimah, disela-sela saya membaca ayat-ayat ruqyah saya berdialog dengan jin tersebut, ternyata jin itu baru saja masuk kedalam tubuh fatimah, jin tersebut mengaku kapok dan segera ingin keluar dari tubuh fatimah, saya lalu menyuruhnya keluar melalui mulut. Setelah beberapa kali mau keluar jin itu mengeluh bahwa dia tidak bisa keluar. Saya lalu bertanya “apakah kamu terikat?” Jin itu mengatakan “ya saya terikat diperut”.

    Saya curiga ada semacam jimat diperut fatimah. Alhamdulillah kecurigaan saya terbukti, ternyata setelah diperiksa salah seorang temannya ternyata ada tali jimat yang melingkar diperut fatimah. Lalu saya meminta pada temannya agar memutus tali jimat tersebut, alhamdulillah setelah tali jimat dilepas jin tersebut mudah keluar dan fatimah kembali pada kesadarannya.

    Setelah selesai ruqyah saya “memarahi” fatimah, mengapa dia tidak jujur jika punya jimat di perutnya dan tetap memakai jimat walau sudah saya ruqyah pada kesempatan pertama dulu. Saya berikan tauziyah beserta dalil-dail keharaman jimat, Saya sarankan untuk tidak mempercayai dan memakai jimat pemberian kyai sekalipun! Sebab ada banyak Kyai sesat yang menjual jimat dan tidak setiap kyai itu baik budi dan akhlaknya. Saya katakan padanya pengobatan ruqyah akan tidak sempurna jika dia tetap memakai jimat sebab kesyirikan tidak akan bisa bercampur dengan tauhid. Kesempurnaan ruqyah adalah jika semua benda-benda syirik itu dimusnahkan dan penderita tidak lagi memakai jimat. Sebab jimat adalah sarana untuk setan memasuki tubuh manusia dan jimat biasanya mengandung khodam jin yang jika terus menerus dipakai akan banyak manjadi daya tarik jin untuk masuk kedalam tubuh manusia.

    http://www.quranic-healing.blogspot.com/2012/01/pengalaman-saya-menghadapi-kesurupan.html

  3. Hai anakku, dirikanlah sholat, dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik, dan cegahlah mereka dari perbuatan yang munkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). (QS Luqman: 17)

    Meninggalkan shalat bukan perkara sepele. Ingatlah!
    ”Perjanjian yang memisahkan antara kita dengan mereka (orang-orang kafir) adalah sholat. Maka barangsiapa yang telah meninggalkan sholat sungguh dia telah kufur.” (HR. Ahmad dan selainnya)

    Umar bin Al Khoththob –radhiyallahu ‘anhu- mengatakan, “Sesungguhnya di antara perkara terpenting bagi kalian adalah shalat. Barangsiapa menjaga shalat, berarti dia telah menjaga agama. Barangsiapa yang menyia-nyiakannya, maka untuk amalan lainnya akan lebih disia-siakan lagi. Tidak ada bagian dalam Islam, bagi orang yang meninggalkan shalat.“ (Ash Sholah, hal. 12)

    Imam Ahmad mengatakan, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam Islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam Islam adalah orang yang betul-betul memperhatikan shalat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam Islam. Kadar Islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.“ (Ash Sholah, hal. 12)

  4. Maksiat…?! Boleh-boleh aja..Asalll….!!!Penuhi dulu syaratnya…!

    Suatu ketika seorang lelaki mendatangi Ibrohim bin Ad-ham… ia mengatakan: “Wahai Abu Ishaq (panggilan kesayangan Ibrohim)! Sungguh, aku ini orang yang terlalu menuruti hawa nafsuku, maka ku mohon berikan aku nasihat yang dapat mencegah dan menyelamatkan hatiku!

    Maka Ibrohim mengatakan: “Jika kamu setuju dan mampu menerapkan lima perkara ini, maka kemaksiatan tidak lagi membahayakanmu, dan kenikmatan tidak lagi menjerumuskanmu”.

    Lelaki itu mengatakan: “Wahai Abu Ishaq, Sebutkanlah lima perkara itu!”
    Ibrohim mengatakan: “Yang pertama: Jika kamu ingin melakukan maksiat kepada Alloh azza wajall, maka janganlah makan dari rizki-Nya!”

    Maka lelaki itu mengatakan: “Lantas dari mana aku akan makan, sedang semua yang ada di bumi ini termasuk rizki-Nya?!”

    Ibrohim menimpali: “Jika demikian, Apakah pantas kamu makan dari rizki-Nya, lalu kamu melakukan maksiat pada-Nya?!”

    Lelaki itu mengatakan: “Tentunya tidak… Sebutkanlah yang kedua!”

    Ibrohim mengatakan: “Jika kamu ingin bermaksiat pada-Nya, maka jangan menempati negeri milik-Nya!”

    Maka lelaki itu mengatakan: “Ini malah lebih berat dari yang pertama… Jika semua negeri dari timur sampai barat itu milik-Nya, lantas dimana aku akan bertempat?!”

    Ibrohim menimpali: “Jika demikian, Apakah pantas kamu makan dari rizki-Nya dan menempati negeri milik-Nya, lalu kamu melakukan maksiat pada-Nya?!”

    Lelaki itu mengatakan: “Tentunya tidak… Sebutkanlah yang ketiga!”

    Ibrohim mengatakan: “Jika kamu ingin bermaksiat pada-Nya, sedang kamu mendapat rizki dari-Nya dan menempati negeri milik-Nya, maka carilah tempat yang tidak bisa terlihat oleh-Nya, lalu lakukanlah maksiat di tempat itu!”

    Maka lelaki itu mengatakan: “Wahai Ibrohim, bagaimana ini mungkin, sedang Dia bisa melihat apapun yang tersembunyi?!”

    Ibrohim menimpali: “Jika demikian, apakah pantas kamu makan dari rizki-Nya, dan menempati negeri milik-Nya, kemudian kamu melakukan maksiat kepada-Nya padahal Dia melihatmu dan semua gerak-gerikmu?!”.

    Lelaki itu menjawab: “Tentunya tidak… Sebutkanlah yang keempat!”

    Ibrohim mengatakan: “Jika nanti datang Malaikat Kematian untuk mencabut nyawamu, maka katakan padanya: ‘Tanggguhkanlah kematianku, sehingga aku bisa menjalani taubat nasuha dan melakukan amalan-amalan yang baik’!”

    Maka lelaki itu mengatakan: “Ia takkan menuruti permintaanku”

    Ibrohim menimpali: “Jika kamu tidak mampu menolak kematian untuk bertaubat, dan kamu tahu bahwa jika datang kematian maka tidak mungkin lagi ditangguhkan, lantas bagaimana kamu akan menyelamatkan diri?!”

    Lelaki itu mengatakan: “Sebutkanlah yang kelima!”

    Ibrohim mengatakan: “Jika Malaikat Zabaniyah nanti datang untuk menggiringmu ke Neraka, maka jangan mau pergi bersamanya!”

    Lelaki itu mengatakan: “Mereka tidak akan membiarkan dan mendengarkan ucapanku”

    Ibrohim menimpali: “Lantas bagaimana kamu mengharapkan keselamatan?!”

    Maka lelaki itu mengatakan: “Wahai Ibrohim, cukup… cukup… Aku sekarang mohon ampun dan bertaubat kepada-Nya”

    Akhirnya lelaki itu selalu menemani Ibrohim dalam ibadah, hingga kematian memisahkan keduanya…

    (Diterjemahkan oleh: Abu Abdillah Addariny, dari Kitab at-Tawwaabiin, karya al-Muwaffaq Ibnu Qudamah al-Maqdisi, hal: 285-286)

    http://www.alsofwah.or.id

    http://www.facebook.com/pages/SMS-Dakwah-Al-Hijaz/170884229609580

  5. #Tips Melembutkan dan Mengobati Hati#

    Syaikh Abdullah bin Baz Rahimahullahu berkata:
    Siapa saja yang ingin penyakit dihatinya sembuah dan membuat hati menjadi lembut maka hendaknya ia melakukan 4 hal berikut:

    1)Senantiasa berdzikir kepada Allah
    2)Membaca Al Qur’an
    3)Bersahabat dengan orang soleh
    4)Menjauhi teman yang sering bermaksiat dan meninggalkan kewajiban ibadah

    diambil dari tweet @Fatawa_al3olama

    http://www.facebook.com/pageislamituindah

  6. #Sebaik Baik Manusia dalam masalah cinta# #REPOST#

    Sebaik-baik manusia yang mencintai adalah individu yang mencintai Allah

    diambil dari tweet @sHaFi_Ajmi milik Dr. Shafi Al Ajmi Hafidzhahullahu

    Pelajaran: Buat muslimah kalau didatangin lelaki yang ngaku cinta tapi malah diajak pacaran bukan nikah, Jangan diterima. Karena pasti lelaki ini bukan lelaki yang mengerti betul apa makna cinta bagi seorang muslim ^^

    http://www.facebook.com/pageislamituindah
    Islam itu Indah

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: