• Blog Stats

    • 41,449,595 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

sesungguhnya pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran

 

sesungguhnya pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran

 

1. “emang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?” | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran
2. “walaupun beda negara? LDR gitu” | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, mau LDR mau tetangga, tetep aja haram
3. “kan pacarannya nggak ngapa-ngapain?” | nggak ngapa-ngapain aja dapet dosa, rugi kan? mendingan nggak usahlah
4. “tapi kan kita punya perasaan” | so? punya perasaan nggak buat kamu boleh melanggar hukum Allah yang kasi kamu perasaan

5. “kalo pacarannya bikin positif?” | positif hamil maksudnya?
6. “hehe.. jangan suudzann, maksudnya bersamanya bikin rajin shalat geto” | shalatmu untuk Allah atau untuk pacar? pernah denger ikhlas?
7. “nggak, maksudnya kita, dia kan ber-amar ma’ruf..” | halah, dusta, mana ada kema’rufan dalam membangkang aturan Allah :)
8. “kalo orangtua udah restui?” | mau orangtua restui, mau orangutan, tetep aja pacaran maksiat
9. “katanya ridha Allah bersama ridha ortu?” | wkwk.. ngawur, dalam taat pada Allah iya, dalam maksiat? masak ortu lebih tau dari Allah?
10. “jadi nggak boleh nih? kl dikit aja gimana?” | eee.. nawar, emang ini toko besi kulakan?
11. “terus solusinya gimana? kan Allah ciptakan rasa cinta?” | nikah, itu solusi dan baru namanya serius
12. “yaa.. saya kan masih belum cukup umur” | sudah tau belum niat nikah, kenapa malah mulai pacaran?
13. “pacaran kan enak, nikmat” | iya, nikmat bagi lelaki, bagimu penyesalan penuh airmata nanti
14. “pacar saya udah bilang dia serius sih, 6 tahun lagi baru dia lamar saya” | itu mah nggak serius, sama aja teken kontrak unt sengsara
15. “pacar sy bilang nunggu sampe punya rumah baru lamar” | itu agen properti atau calon suami? nggak serius banget
16. “pacar sy bilang nikahnya nanti kalo udah cukup duit” | alasan klise, itulah yg cowok katakan untuk tunjukkin betapa nggak komit dia
17. “pacar sy bilang mau nikah tapi tunggu saudaranya nikah dulu” | ya tunda aja hubungannya sampe saudaranya nikah
18. “pacar sy bilang dia siap, tapi nunggu lulus” | alasan yang paling menunjukkan ketidakseriusan, nggak siap tu namanya
19. “pacar sy siap ketemu ortu sy sekarang juga, tapi sy yg belum siap” | cape deeh (=_=);
20. “ya udah, kakak-adik aja ya?” | wkwk.. maksa banget sih mau maksiat? giliran suruh shalat aja banyak alasan
21. “terus yang serius itu yang gimana?” | yang berani datangi wali-mu, dan dapet restu wali-mu dan menikahimu segera
22. “iya, sy udah putusin pacar, dia mau bunuh diri katanya” | tuh, tau kan mental lelaki pacaran, suruh nguras laut aja lelaki begitu
23. hal terserius yang bisa dilakukan yg belum siap adalah memantaskan diri | bukan justru mengobral diri
24. pahami agama, kaji Islam, perjuangkan Islam sebagai persiapan, itu baru serius | agar pantas dirimu jadi pasangan dan ortu yg baik
25. cinta ada masanya, pantaskan diri untuknya | bukan dengan pacaran, baku syahwat pake badan
26. kl siap walau nikahnya harus besok, barulah ta’aruf | karena ta’aruf bukan mainan bagi yg belum siap
27. jadi serius bagi yg sudah siap adl dengan nikah | sementara serius bagi yg belum siap adl mendekat dan taat pada Allah | kelir?!

 

http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

2 Tanggapan

  1. Jika melihat data2 statistik BKKBN maka pacaran merupakan penyebab zina. Kira-kira 50% orang yg berpacaran cepat atau lambat akan melakukan zina kelamin, dan 99% orang yg berpacaran akan melakukan berbagai jenis zina meski tidak sampai zina
    kelamin (misalnya: zina mata, zina tangan, zina mulut, zina kaki, zina telinga, zina hati, dll). Karena itu semua ulama di muka bumi ini mengharamkan pacaran dan tidak ada satupun yg membolehkan pacaran.

    silahkan buka:
    http://www.pacaranituharam.wordpress.com

    http://amininoorm.wordpress.com/2011/12/27/cara-bertaubat/

    ================================================

    01. pacaran itu permainan, nikah itu keseriusan | mau dimainin atau diseriusin?
    03. pacaran dikit-dikit galau, dikit-dikit galau | galau kok dikit-dikit #UdahPutusinAja
    04. pacaran itu abisin duit, nikah kemungkinan cuma 4% | pahala jelas nggak dapet, maksiat numpuk, hayuu
    05. pacaran enak sebentar, sakit seumur-umur | dan enaknya cowok doang, cewek mah tekor! #UdahPutusinAja
    06. “pacaran kan perkenalan?” | betul, kan sudah sy bilang, kenalan doang, main2, nggak serius!
    07. mau bukti pacaran itu nggak serius? hayu tanya “kapan kita nikah?” | anda akan menemukan lelaki itu ngarang bebas, mati gaya
    08. pas jadipacar aja nyusahin, ngutanglah, minta macem2lah, ajak maksiat lah | pas nikah, dia nyusahin lo dgn begitu sama cewe lain =_
    09. segera halalkan hubungan dengan nikah dear, atau putuskan segera | itu baik untuk menjaga kesucian dan kehormatan yg hanya 1
    10. pacaran memang enak, nikmat | sampai sesuatu terjadi (semua begitu cepat), dan satu pergi cuci tangan dan satu menyesal

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    1) lelaki dan wanita yg bkn muhrim hidupnya harus terpisah, begitulah Rasul contohkan | nggak lantas boleh sms2an, telpon2an, curhat2an dgn alasan “cuma temen”tau
    2) nggak, pacaran itu awalnya “cuma temen” | yg selingkuh awalnya dari “cuma temen” | yg hamil diluar nikah juga alasannya “cuma temen”
    3) batas pergaulan lelaki-wanita hanya sampai sekedar salam, dan interaksi bila ada perlu yg syar’i | selain itu, silakan sama yg sejenis
    4) “aku nggak punya perasaan apa2 kok, kan cuma temen” | iya, awalnya pacaran begitu, awalnya maksiat juga pake “cuma”
    5) “cuma” itu kata2 yg mengerikan | misal “cuma temen”, “cuma sekali kok”, “cuma dikit kok”, “cuma pegang kok”, “cuma coba2 kok”
    6) curhat sama lawan jenis memang enak, dalilnya “saling nasehat-menasihati” | dusta, dusta, dusta, tiada yg terjadi selain maksiat, dear..
    7) setan goda anak adam, nggak langsung ekstrim, setan goda sedikit demi sedikit | andalannya pake kata “cuma”
    8) awal godaan “cuma pegang tangan kok”, lalu “cuma ciuman kok”, terus “cuma ciuman kok”, lalu “cuma tidur bareng kok” | lalu?
    9) makanya Islam batasi pergaulan lelaki dan wanita | tiada perlu interaksi, tanpa ada keperluan syar’i (yg dibenarkan Allah)
    10) semakin banyak Muslimah bergaul dengan lelaki, makin berkuranglah kehormatannya | semakin ia menjaga diri, mulialah dirinya

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    1. cinta itu ajeg dan bersabar | nafsu itu memburu dan terburu-buru
    2. cinta itu pengorbanan | nafsu itu menuntut korban
    3. cinta itu bicara masa depan | nafsu itu yang penting sekarang
    4. cinta itu tak habis, abadi sepanjang masa | nafsu itu habis dalam sesaat saja
    5. cinta itu inginkan kebaikan | nafsu itu menyangka inginkan kebaikan
    6. cinta itu menyadari | nafsu membuat lupa diri
    7. cinta itu berbagi | nafsu itu egois
    8. cinta itu merindu yang sudah pasti | nafsu itu menggalau yang belum pasti
    9. cinta berarti melindungi | nafsu itu seringnya m ngancam
    10. cinta itu ibadah | nafsu itu maksiat
    11. cinta diterangi jujur | nafsu diselimuti dusta
    12. cinta itu menikah | nafsu itu pacaran

    ================================================

    01. seringkali | pelaku maksiat menutupi kemalasannya untuk taat, dengan mencari kesalahan yg telah taat dan menyalahkan ketaatannya
    02. yang begini biasanya merasa dengan menyalahkan ketaatan seseorang | setidaknya melegitimasi dia untuk tak perlu taat
    03. misal: “halah kerudungan diluar aja, hatinya kotor, munafik tuh” | padahal lisan semisal itu justru kotor sebenar
    04. atau, “ngomongnya nggak pacaran, tapi ghibah melulu” | padahal yang beginian juga namanya ghibah🙂
    05. bisa juga “banyak yg kerudungan masih maksiat, banyak kerudungan tapi tingkahnya parah” | eh eh eh pandai betul lihat salah🙂
    06. manusia itu tempatnya salah dan lupa, dan sebaik-baik manusia adl yg bertaubat | Nabi Adam contohkan mulianya taubat
    07. bila ada yang telah taat dengan hijab namun masih buat maksiat | salahkan maksiatnya, tidak ada hubungan dengan tutup aurat
    08. agak kasarnya “bila yang sudah taat saja bisa maksiat, apalagi yang tak taat?” | mohon maaf gunakan retorika yang agak kasar
    09. setiap niat baik akan dihitung Allah, apalagi yang sudah diamalkan | adapun khilaf yang masih ada, kita doakan semoga segera berubah
    10. hijab yang dikenakan tiada dosa hingga layak disalahkan | bila engkau belum mampu, setidaknya jangan benci pada yang sudah taat
    11. bilapun mesti menasihati, kenakan lisan yang baik dan niat yg tulus | bukan menyerang, bukan mengolok-olok, apalagi menghina
    12. khawatir setan menyelip di niat, banggakan diri lebih baik | sementara dosa diri masih tertumpuk, mungkin lebih banyak dari yg dituduh?
    13. setiap niat baik harus dihargai, jangan belum-belum sudah dipotong mati | ketegasan dan kelembutan baik bila disanding dalam nasihat
    14. baik pula ingat kita pada masa yang lalu, tertatih kita jalani syariat | saat kita sudah lebih paham, bukan alasan berlaku kasar
    15. lebih baik lisankan “subhanallah hijab engkau kenakan, kudoakan semoga akhlakmu seindah pakaianmu” | tulus, bukan nyinyir🙂
    16. baik juga “semoga Allah memudahkanmu sempurnakan diri, sebagaimana Allah memudahkanmu kenakan hijab” | semangati, bukan patahkan hati
    17. bila kepada kaum kafir saja kita harus perlakukan baik | maka saudaramu Muslim lebih layak diperlakukan apik
    18. tentu harus diingat, bahwa bukan berarti melacurkan dalil, bukan berarti ingkari hukum | cara penyampaian, itulah kuncinya
    19. Al-Qur’an seringkali keras untuk matikan kesombongan hati | namun tak kalah seringnya berikan kelembutan yang terbitkan harapan jiwa
    20. itulah pengemban dakwah Islam | buat takut akan adzab Allah, juga terbitkan harapan kasih Allah | barakallahu fiikum

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    01. “tiada seorang lelaki sendirian dengan wanita yg tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya” (HR Hakim)
    02. mengapa pacaran selalu bisa menemukan tempat sepi dan remang-remang? | karena niatnya memang supaya tiada yang ketahui aktivitasnya
    03. lihat yg masih pacaran, mati kutu kl di depan ramai | kl sepi baru aktivitasnya jalan, slogannya not talk, action only
    04. Rasul sudah peringatkan tiada kebaikan pada pacaran | karena fitrah lelaki tak bisa berhenti sekedar genggaman tangan
    05. karena lelaki senang betul pada sesuatu yang tiada perlu komitmen | maka pacaran jadi solusi lelaki kaya nafsu tapi miskin keseriusan
    06. pacaran bukan buat kamu dewasa | tapi mungkin buat kamu lakukan adegan dewasa
    07. betul sekali nggak pacaran nggak menjamin nikahnya baik | namun yang pasti kita sudah awali dengan baik dan hindarkan dosa kan?
    08. betul sekali pacaran juga belum tentu nikahnya nggak baik | tapi sudah diawali yang buruk, dan awal buruk susah untuk jadi baik
    09. coba jujur jawab, batin dulu deh | “orientasi pacarmu itu, kenal dirimu, atau kenal fisikmu?” | “yg menarik baginya pikiran atau badanmu?”
    10. karena bila pacar serius mau kenalan (bukan orientasi badan) | ayah-ibunya jauh lebih tau dan lebih jujur dari anaknya
    11. lelaki yg punya komitmen, punya ilmu agama, punya ilmu dunia | mereka malas habiskan waktu untuk pacaran
    12. taukah darimana peribahasa “habis manis sepah dibuang”? | ya itu dari pengamatan atas aktivitas pacaran
    13. kalau peribahasanya orang menikah “sambil menyelam minum air” | atau “sekali dayung 2-3 pulau terlampaui” hehe..
    14. pikiran yg menikah “ini adl yg menemani seumur hidup” | pikiran yg pacaran “kita coba dulu aja, nanti kl nggak cocok, cari yg lain”
    15. pacaran itu miskin komitmen | bila masih ada yg perlu diambil darimu dia terus, bila rumput tetangga lebih hijau, ia pindah kesana
    16. lelaki yg serius cari ibu anak-anaknya, bukan cari wanita dipacari | nggak fun memang, karena menikah bukan untuk fun tapi ibadah
    17. pacaran untuk bersenang-senang, menikah itu untuk ibadah | mau jadi objek kesenangan atau jadi objek ibadah?🙂
    18. “kapan mau nikahi aku?” | “wah, kita ini masih esempe, kita jalani dulu aja” | logis deh, yakin bertahan sampai waktu yg tak terdefinisi?
    19. “kapan mau ketemu ibu-bapakku?” | “wah aku belum siap ketemu ibu-bapakmu” | itulah tanda nggak niat, nggak serius
    20. karena lelaki yg menikah akan siapkan diri jadi suami dan ayah yg baik | sedang yg pacaran siapkan diri jadi pacar yg baik (hopeless)
    21. ciri lelaki serius, khawatir umbar janji dan omong kosong | yang justru menjadi keahlian ahli-pacaran
    22. kesimpulannya, apa yg dipelajari ketika pacaran? | lelaki: mampu bergerak dalam gelap, wanita: mengenal 1001 kebohongan lelaki

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    01. seringkali dalam taat, anggapan manusia dijadikan alasan | dalam maksiat, anggapan manusia malah dijadikan pembenaran
    02. “yuk, kita taati Allah dengan berhijab!” | “wah, kata orang sy nggak pantas kenakanhijab, terlihat tua, terlihat lusuh, bla-bla-bla..”
    03. “kok kamu malah pacaran sih? kan maksiat?” | “ah, itu anak kyai juga pacaran, itu anak pak haji malah 2x ganti pacar! bla-bla-bla”
    04. padahal anggapan dan pembenaran dari manusia nilainya nol besar | tak berarti sedikitpun disisi Allah
    05. bolehlah kami ceritakan kisah hari kiamat seperti yg didedahkan Al-Qur’an | saat yg diikuti karena maksiat berlepas dari yg mengikuti
    06. ‘”yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya” (QS 2:166)
    07. “dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali” (QS 2:166)
    08. “dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “seandainya kami dapat kembali (ke dunia),.. >>
    09. >> ..pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami” (QS 2:167)
    10. “demikian Allah perlihatkan amal perbuatan mereka jadi sesalan; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka” (QS 2: 167)
    11. Al-Qur’an nyatakan kepada kita kisah manusia yang hanya mengikut buta (taqlid buta) kepada seseorang yg sesat karena menyembah berhala
    12. karena ada orang-orang yang megikuti pendapat seseorang tanpa ilmu, jadi pembenarannya untuk membangkang perintah-Nya
    13. pada hari kiamat, orang yang dijadikan legitimasi ini justru meninggalkan pengikut2nya, karena dia pun sulit dengan dirinya sendiri
    14. maka Allah menutupnya dengan kata ‘penyesalan’ | sesal bagi yg diikuti, dan sesal bagi yang diikuti | semuanya buruk
    15. kita hidup karena Allah izinkan, dan kita mati bila Allah inginkan | kenapa masih peduli anggapan manusia yg tiada hidup-matikan?
    16. 1000 orang bilang hijab itu tak pantas bagimu, perintah Allah tiada bergeser | penuhi kewajibanmu, urusan hisab mereka biarlah Allah
    17. tidak berhijab karena alasan anggapan manusia? | di hari akhir dia tiada tanggungjawab atasmu, engkau pun ikut dihisab
    18. satu Muslimah berhijab yg kau anggap buruk akhlak kau jadikan alasan hijab itu jelek | ribuan Muslimah baik hijabnya tak jadi perhatian
    19. bila satu contoh buruk jadi alasan abaikan hijab | seharusnya satu contoh baik juga bisa jadi alasan kenakan hijab kan?
    20. mari periksa hati | jangan-jangan kita memang lebih pintar menilik kesalahan yg belum tentu daripada kebaikan yang sudah pasti
    21. teringat senjata orang yang salah untuk menutupi kesalahannya dengan “blame the victim” | marah duluan, salahkan korban
    22. “untuk apa hijab kalau akhlaknya jelek! untuk apa hijab kalau nggak bisa jaga mulut!” | yg bilang begini pasti blm berhijab
    23. untuk tutupi kekurangannya yang belum berhijab | dia coba cari salahkan yang lain untuk bertanggung jawab
    24. atau cari legitimasi yang lain, “wajah sy nggak cocok kerudung” “sy nggak pantes dihijab” “sy udah takdirnya buka aurat” (=_=)a
    25. jurus terakhir, legitimasi pake kata “mendingan” | “mendingan hijab tapi akhlak buruk atau nggak hijab tapi baek?” bla-bla-bla
    26. jadi Muslim atau Muslimah itu jangan pikir minimalis, harusnya mikirnya | “mendingan hijab baek atau nggak hijab dan nggak baek?”
    27. tapi ya silahkan, kalau masih mau buat banyak alasan | selama lidah masih bisa bersilat | sebelum satu hari badan yg katakan kebenaran
    28. “bahkan (tubuh) manusia itu bersaksi atas dirinya sendiri, meskipun dia (manusia) mengemukakan alasan-alasannya” (QS 75:14-15)
    29. ingat selalu, satu hari dimana tiada kawan sedia menemani | tiada kawan yang mau dijadikan jaminan atau tanggungan
    30. pada hari itu, berharaplah tubuh jadi saksi | katakan pada Allah bahwa dia telah ditutupi sempurna karena asma Allah

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    01. dalam banyak kasus, lelaki adalah yang paling tidak rela saat diputus | seperti yang sudah diduga, karena rasa nikmatnya dihentikan
    02. reaksinya beragam warna, mulai dari pundung sampai mutung | mulai dari gaya film korea sampai gaya film psikopat
    03. diantara gaya lelaki yang diputus, ada yg paling menyebalkan | gaya teror perasaan, manfaatkan kelemahan wanita
    04. “kalo lo putusin gw, gak ad

    a gunanya gw hidup, gw gak tau deh besok lo masih liat gw napas atau nggak” | begini nih, teror perasaan
    05. “lo liat deh, gw bakal uring2an belajar, gw nggak mau makan kl nggak lo jadi pacar gw” | lemah banget jadi lelaki (=_=);a
    06. yang begini, justru harusnya semakin meyakinkanmu | dia tak layak sama sekali jadi suami atau ayah anak2 kelak, terlalu lemah
    07. menghidupi dirinya saja tak mampu, bagaimana menghidupi dirimu? | dikit-dikit ngancem, dikit-dikit ngancem, ngancem kok dikit-dikit
    08. sama hidupnya sendiri dia nggak bisa tanggung jawab, gimana tanggung jawab sama yang wajib? | mengeluh satu-satunya andalannya
    09. bila ada yang main ancam teror perasaan beginian, nggak perlu direken | kamu bukan ibunya yang bertanggung jawab atasnya
    10. nggak perlu merasa bersalah akan tindakan yg dia ancam mau lakukan | justru harusnya merasa bersalah bila turuti nafsunya
    11. yang begini seperti bayi yang harus disuapi | mungkin nantipun engkau yang harus bekerja sementara dia main gim dirumah
    12. bayangkan bila sudah menikah | “mas, kapan mau cari nafkah” | “kl lo singgung2 nafkah lagi, gw mogok napas!” *glek (-_-);
    13. bayangkan bila sudah menikah | “mas, anu, pintunya kok blm diperbaiki?” | “kl lo bilang lagi gw minum obat nyamuk lo!” *glek (-_-);
    14. bayangkan bila menikah | “mas, jangan mainan gim melulu dong” | “daripada gw berenti gim, lbh baik gw loncat dr monas!” *glek (-_-);
    15. #UdahPutusinAja | berhenti maksiat tak perlukan izin manusia, karena ia sudah perintah Tuhannya manusia
    16. lelaki sejati bukan pandai menggalau | karena itu takkan tertarik model pacaran
    17. lelaki yg punya prinsip menyendiri saat belum siap, dan akan meminang saat sudah siap | lelaki yg tak punya prinsip lantas pacaran
    18. lelaki sejati, bilapun lamaran ditolak | dia akan naik pohon kelapa, dan melihat masih banyak wanita lain yang menanti lamarannya
    19. lelaki lemah, bila diputus | cari pohon lalu gantung diri, sayang yang dicari pohon cabai saja
    20. pacaran selalu dimulai dengan pengorbanan, dan diakhiri saat ada korban | sebelum semua terjadi, baik kiranya akhiri sekarang
    21. #UdahPutusinAja, jangan surut niat taatmu karena akting amatiran lelaki | airmatanya bukan tanda sayang, tapi tanda kelemahan
    22. #UdahPutusinAja | lagipula engkau yang paling tahu, hanya kemaksiatan demi kemaksiatan yang kau buat saat bersamanya
    23. #UdahPutusinAja | lebih baik engkau saksikan dia menangis sekarang, sebelum engkau yang menangis dan dia enggan bertanggung jawab

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    01. seorang suami pernah ditanya oleh istrinya, “apa yang menurut abi paling penting dari ummi?” | terdiam sejenak, suami menjawab
    02. “taatlah pada abi selama abi menaati Allah, itulah yang kupinta darimu” | dan itulah kunci pernikahan terpenting
    03. aduhai pernikahan yang dibangun berdasarkan ketaatan pada Allah semata | semua masalah akan mampu diselesaikan sekejap mata
    04. tak perlu debat derita berpanjangan | asal ada dalilnya, srmua masalah ada kesudahannya🙂
    05. suami menyayangi istri bukan hanya dasar nafsu, namun karena ia perintah Allah | sebagai kelengkapan diri seorang Muslim
    06. bila marah tak menghardik, bila tak suka tak menghina | walau hati membuncah bergejolak marah, dia tahankan lisan kasar
    07. bila naik pitam dia diam bukan mengecam | tak sekalipun dalam pikiran gunakan tangan untuk pelajaran
    08. karena dalam Islam, lelaki adalah pembimbing | dia mengarahkan, menuntun, dan memapah istrinya, dan itu tiada pernah dengan kekasaran
    09. suami yang taat Allah dan berteladankan Rasul | akan pahami, bahwa kata yang lembut merubah wanita, sedang bentakan akan mematahkannya
    10. bentakan dan nasihat sama hasilkan airmata pada istri | yang pertama airmata sesalan menikah, dan yang kedua airmata syukur bahagia
    11. “taati abi selama abi menaati Allah” sebuah kalimat sederhana, lagi dalam maknyanya | hanya istri berserah pada Allah yg paham
    12. elok kiranya, ego rasa kewanitaan yang menuntut | diredakan oleh ayat-ayat dan hadits-hadits yang dilafalkan hafalan suami🙂
    13. istri semisal ini mudah disadarkan kesalahannya hanya dengan satu-dua ayat | tiada perlu celaan dan makian, karena taatnya pada Allah
    14. dia taati suaminya bukan alasan hanya sayang, lebih dari itu, suaminya ialah surganya kelak | tempat Allah perintahkan taatnya
    15. melayani suami tak perlu disuruh, meminta maaf pada suami tak perlu tunggu salah | bukan sebagai bawahan, namun sebagai hiasan
    16. rendah perlahan suaranya didepan suami, senang berbunga saat dengarkan petuah nasihat suami | anggun saat bersama, tabah saat berpisah
    17. keluarga seperti ini, tak dimungkinkan bila suami-istri tak miliki kecintaan pada Allah | hingga mau taat total pada Allah
    18. ketaatan pada suami diperoleh karena ketaatan suami pada Allah | sayang pada istri diberai karena sayang istri pada Allah | subhanallah
    19. “bukan karena abang berkata dinda dengarkan, tapi karena ayat Allah yang abang dendang dinda taatkan” | Allah, Allah dan Allah
    20. “sayangi dinda semua lelaki bisa, sayangkan dinda karena dinda rindukan Allah itu hanya abang yang punya” | Allah, Allah dan Allah
    21. bagi mereka yg menjadikan Allah sebagai jaminan cinta | cekcok hari ini jadi bahan senda gurau esok hari, hanya buat cinta makin berbuah
    22. sesiapa yang Allah jadi penengahnya, akan lekat sepanjang masa | sesiapa yang Allah tak penah jadi panduan, bersiap hadapi sesalan

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    1. 51% remaja perempuan dewasa di kota Jakarta (yg blm menikah) sudah tidak perawan | Surabaya 54%, Medan 52%, Bandung 47%, Jogja 30% (BKKBN 2010)
    2. jadi kalo ada yang bilang “pacaran nggak hanya sekedar seks” | mohon maaf perkataan itu hanya pepesan tanpa statistik🙂
    3. apa arti angka-angka barusan? itu fenomena gunung es | yang ada di kenyataan selalu lebih parah dari angka statistik
    4. ibarat kata, bila pacaran diperbuat 75% remaja, maka jika dipatok rata2 50% yg tak perawan, berarti 3/4 yg pacaran lakukan hubungan seks
    5. pacaran memang bukan dirancang untuk komitmen | pacaran dirancang untuk kenikmatan badan | bagi lelaki, wanitanya mati
    6. liat aja yg pacaran, kemana-mana pasti pertontonkan kemesuman | itu baru di ramai umum, apalagi saat mereka berduaan?
    7. boleh saja mengucap “tidak semua pacaran itu berzina” | tapi statistik sampaikan bahwa “setiap zina diawali pacaran”, kelir?
    8. memang mudah menutup mata atas fakta bila sudah dibutakan nafsu | sampai yang dikhawatirkan terjadi dan engkau tertunduk malu
    9. tiada pacar bukan tunjukkan sok suci, hanya menjaga kesucian | tidak berpacaran bukannya tunjukkan diri munafik, justru inginkan ketaatan
    10. jaga diri terhormat saja masih banyak yang akan memfitnah | bagaimana bila kehormatan diletak di ujung tanduk dengan aktivitas haram jadah?
    11. seriously, Muslimah-lah yang paling dirugikan dengan aktivitas pacaran | karena saat itu Muslimah cuma dinilai dari sekedar badan
    12. karena Muslimah-lah yang menjadi korban dalam maksiat pacaran | seharusnya mereka yang lebih dulu sadar, #UdahPutusinAja buruan

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ================================================

    Bagaimana Cara Memilih Istri/jodoh Shalihah?

    Masih banyak pemuda-pemudi muslim dan muslimah yang belum tahu bagaimana cara mendapatkan pasangan yang shalih dan shalihah, sehingga tidak jarang mereka menempuh cara yang diharamkan dalam Islam dan mengantarkan mereka kepada perzinahan, baik zina mata, zina tangan, zina hati sampai zina kemaluan, yaitu dengan berpacaran.

    Alasan mereka, sebelum menik
    ah, setiap pasangan haruslah saling mengenal satu dengan yang lainnya. Padahal kenyataannya, untuk saling mengenal tidak mesti dengan berpacaran. Bahkan realitanya, mereka yang berpacaran akan berusaha menampakkan yang terbaik di depan pacarnya dan berusaha menyembunyikan kejelekan mereka agar dapat menikahi pasangannya atau membujuk pasangannya agar mau melakukan hal-hal yang hanya layak dilakukan oleh suami istri -wal’iyadzubillah-, sehingga setelah menikah tersingkaplah berbagai macam borok pasangannya. Akhirnya, masa pacarannya bisa lebih lama daripada masa pernikahannya.

    Bagaimanakah tuntunan Islam untuk memilih pasangan yang shalih dan shalihah, berikut tanya jawab yang diajukan kepada Syaikhu Syaikhina Samaahatul Mufti Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah.

    Pertanyaan: Bagaimana cara yang baik dalam memilih istri shalihah?

    Jawaban:

    [Pertama] Cara mengetahui keshalihan seorang wanita hendaklah bertanya kepada orang yang berilmu dan amanah (yang mengenalnya).

    [Kedua] Juga dengan bertanya kepada keluarga wanita tersebut, sampai menjadi jelas bagi pelamar bahwa dia termasuk wanita shalihah.

    Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

    “Wanita (biasanya) dinikahi karena empat hal, karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka utamakanlah yang baik agamanya, niscaya kamu akan beruntung.” [HR. Al-Bukhari (5090) dan Muslim (1466)]

    Dan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

    “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” [HR. Al-Bukhari (1467)]

    Dan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

    “Seseorang tergantung agama teman dekatnya, maka lihatlah siapa yang kalian jadikan teman dekat.” [HR. Ahmad (2/334) dan Al-Hakim (4/188, no. 7319)]

    Dan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,

    “Perumpamaan teman duduk yang baik dan yang buruk seperti penjual minyak wangi dan pandai besi, sesungguhnya penjual minyak wangi bisa jadi dia memberikannya kepadamu, ataukah engkau membelinya, ataukah engkau mendapati darinya harum wanginya. Adapun pandai besi, bisa jadi membakar pakaianmu ataukah engkau dapati darinya bau yang jelek.” [HR. Al-Bukhari (5534) dan Muslim (2628)]

    Dan hanya Allah Ta’ala yang memberikan taufiq.

    [Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Bin Baz rahimahullah (20/404)]

    cara memilih suami yg soleh juga sama, misalnya dgn menyuruh orang2 terpercaya mencari info,

    http://nasihatonline.wordpress.com/2012/08/13/bagaimana-cara-memilih-istri-shalihah/

    http://www.facebook.com/pages/httpmuslimahorid/215781025194

    ================================================

    Cinta Kepada Selain Allah

    Fenomena syirik dalam cinta telah dijelaskan Allah Ta’ala dalam al-Qur’an:
    “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya, sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat kuat cintanya kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)
    Asy-Syaikh Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “Cinta kepada All
    ah Ta’ala ada empat tingkatan:

    Pertama: Seorang mencintai Allah melebihi selain-Nya. Inilah tauhid

    Kedua: Seorang mencintai Allah seperti mencintai selain-Nya. Ini adalah syirik

    Ketiga: Seorang mencintai selain Allah melebihi cintanya kepada Allah. Ini lebih besar dosa kesyirikannya dari yang sebelumnya

    Keempat: Seorang mencintai selain Allah Ta’ala dan tidak ada sedikit pun kecintaan kepada Allah dalam hatinya. Ini lebih besar lagi dosa kesyirikannya dan lebih jelek lagi.” (Al-Qaulul Mufid, 1/200-201)

    selengkapnya silahkan buka:
    http://kebunhidayah.wordpress.com/2011/11/27/bentuk-syirik-di-sekitar-kita-2-cinta-takut-harapan-tawakal-dan-taat-kepada-selain-allah/

    ================================================

    Tidak ada kerugian jika harus meninggalkan calon pendamping yang sering menyakiti hatimu, menginjak harga dirimu, mengacuhkanmu dan angkuh.
    Jangan beratkan hati karena wajah rupawan, kekayaan, keturunan, karena hal utama yang harus dijadika
    n tolak ukur adalah Agama.
    Bagi kalian yang sedang mencari calon pendamping, pilihlah yang benar-benar baik agamanya.
    Tinggalkan yang kamu ragukan, pilih yang kamu yakini…!

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————————–

    Kekecewaan sering dialami karena berharap pada makhluk,
    tanpa menyandarkan harapan pada Allah.
    Laa haulaa wa laa quwwata illaa billah….

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————————–

    Beribu teori yang dihafal,
    jika tanpa praktek, maka NOL nilainya.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ————————————

    Tidak perlu risau dengan kebencian orang kepada kita,
    sekalipun selalu berbuat baik, pasti akan ada yang membenci.
    Tapi tanamkanlah niat agar senantiasa beramal sholeh untuk meraih ridho Allah,
    dengan itulah hati kita tenang tanpa menghiraukan hujat ataupun pujian.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    http://www.facebook.com/Alqarni.Id

    http://amininoorm.wordpress.com/2012/02/07/pacaran-tips-pacaran-islami/

  2. #Udah Putusin Aja

    1. pacaran itu menjalin silaturahim | “silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran” #UdahPutusinAja
    2. pacaran itu bikin semangat belajar | “semangat belajar maksiat?” #UdahPutusinAja
    3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | “ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?” #UdahPutusinAja
    4. pacaran itu sekedar penjajakan kok | “serius nih penjajakan? ketemu
    ibu-bapaknya berani?” #UdahPutusinAja
    5. kasian kalo diputusin | “justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?” #UdahPutusinAja
    6. kasian dia diputusin, aku sayang dia | “putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?” #UdahPutusinAja
    7. putus itu memutuskan silaturahim | “silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?” #UdahPutusinAja
    8. nggak tega putusin.. | “berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?” #UdahPutusinAja
    9. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? | “nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus” #UdahPutusinAja
    10. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | “ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti” #UdahPutusinAja
    11. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? | “pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya” #UdahPutusinAja
    12. berat mutusin | “semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu🙂 ” #UdahPutusinAja
    13. nanti aku dibilang nggak laku gimana? | “bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja” #UdahPutusinAja
    14. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | “belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!” #UdahPutusinAja
    15. dia masi ada utang ke aku, berat mutusinnya | “hehe.. kamu ini rentenir ya? kl terusan hutangnya malah nambah” #UdahPutusinAja
    16. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit dan hati diinvestasikan ke Islam, #UdahPutusinAja
    17. pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran, #UdahPutusinAja
    18. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah, #UdahPutusinAja
    19. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih) #UdahPutusinAja
    20. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, galau kok dikit-dikit? hehe.. #UdahPutusinAja
    21. lelaki, coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda? #UdahPutusinAja
    22. wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak “aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini🙂 ” #UdahPutusinAja

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ===================================================

    Dari telinga jatuh ke hati, itulah wanita, mudah terpesona dengan apa yang didengarinya.
    Akibatnya, sering tertipu antara pujian hakiki dan tipu daya perangkap.

    Dari mata jatuh ke hati, itulah lelaki, mudah terpesona dengan apa yang dilihatnya, hingga kerap terkeliru antara indah hakiki & palsu.

    Oleh karena itu, wanita perlu berhati-hati dengan ucapan indah yang didengarnya, & lelaki perlu menja
    ga pandangannya…

    Salam Ukhuwah^_^

    http://www.facebook.com/pages/Menjalin-Persaudaraan-Silaturrahmi/198935930140214

    =================
    1. belum nikah aja dah main tangan, udah nikah biasanya main serong | makanya Islam haramkan pacaran, udah.. putusin aja..
    2. belum nikah aja udah pinjem2 duit, sulit bayangkan tanggung jawabnya setelah nikah | no pacaran, putusin aja..
    3. belum nikah aja berani mintanya macem2, pegang, peluk, cium, iiih | jamin setelah nikah dia nggak minta jg sama org lain? putusin aja..
    4. belum nikah aja berani sama Allah, Yang Selalu Mengawasi aja dia nggak takut | apalagi sama kamu yg belum tentu tau? | putusin aja..
    5. belum nikah aja udah banyak rayuan pulau maksiat, kamu yakin itu cumau ntukmu? selama blm nikah blm tentu! | udah, putusin aja..
    6. belum nikah aja udah bawaannya males mikirin masa depan, main gim mulu | harap apa untuk masa depan yg begini? | udah, putusin aja..

    https://twitter.com/#!/felixsiauw

    ===================================================

    Jika lelaki itu menghargai kamu, maka ia tak akan mencuri kehormatanmu dengan mengajak pacaran…

    Kecuali, pacaran setelah menjadi halal, yakni menikah😉 …

    So, jangan mau dicuri kehormatanmu, apalagi menyerahkannya dengan suka rela…

    Jika sudah terlanjur, bertaubat..putuskan sekarang! PISAH atau MENIKAH!

    http://www.facebook.com/pages/Muslimah-Zone/133575523419905

    ===================================================

    untuk remaja

    1. remaja, masa dimana bermekaran semua | tidak hanya cita ataupun rasa, tapi juga mulai dihampiri cinta
    2. awalnya dekat itu biasa, namun kala remaja berubah jadi getar asmara | segala terasa indah, setiap hari jadi berwarna
    3. salahkah cinta sebabkan rasa pada manusia? | tidak pernah sayang, tidak pernah Allah karuniakan selaksa cinta untuk menyiksa
    4. Allah turunkan cinta bagi man
    usia sebagai tanda | bahwa kita bisa berkeluarga, mampu lanjutkan keturunan dalam satu bahtera asa
    5. maka tak ada yang salah dengan cinta | masalahnya adalah bagaimana kita menyalurkan cinta dlm bentuk pergaulan, khususnya remaja
    6. Islam mengatur agar tak salah jalan | arahkan manusia yg telah memiliki cinta untuk dikukuhkan dalam ikatan pernikahan
    7. pernikahan membuat segala bentuk cinta menjadi halal berpahala dan penuh kenikmatan | sebagai hadiah Allah buat insan
    8. namun sebelum pernikahan, semua bentuk cinta dihijab larangan | karena Allah tau yg terbaik bagi manusia yg Dia ciptakan
    9. lalu bagaimana dengan remaja? | apakah yg harus dilakukan dengan cinta yang belum seharusnya? karena terhalang sekolah dan cita-cita?
    10. bagi mereka Islam perintahkan berpuasa | jauhkan diri dari rangsangan fisik semacam memandang, mendekat atau berkhalwat ria
    11. Rasul lisankan, “berdua-duaan dengan wanita tanpa disertai oleh mahram si wanita, yg ketiganya adalah setan” (HR Bukhari dan Muslim)
    12. dari sini kita dapatkan hukum berpacaran | bahwa ia adalah interaksi yg dilarang dalam Islam secara mutlak
    13. tapi anak muda memang selalu biasa cari alasan | lupa bawa pembenaran itu beda tipis dengan kebenaran
    14. pacaran itu penambah semangat belajar | “oh, teori, yg terjadi kebanyakan sebaliknya kawan, lagipula bukankah harusnya lillahi ta’ala?”
    15. pacaran itu sebuah nada cinta, bukankah Allah Maha Cinta? | “betul, makanya Allah perintahkan nikah, bukan pacaran”
    16. pacaran itu penjajakan pra-nikah | “itulah lelaki yg miskin tanggung jawab, ‘penjajakan’ dahulu, bukan komitmen akad nikah dahulu”
    17. pacaran supaya tak beli kucing dalam karung | “banyak yg pacaran lama nikah sejenak saja, dan saya tak pacaran alhamdulillah langgeng”
    18. pacaran itu bikin hidup lebih hidup | “iyakah? bukankah dominasi penggalau karena berpacaran?”
    19. pacaran itu bukan apa-apa kok, kita have some fun aja | “nah akhirnya, inilah perkataan paling jujur tentang pacaran”
    20. saya pacaran untuk ajarkan Islam pada pacar | “Islamnya belum tentu sampai, maksiatnya sudah pasti, niat baik harus dikawani cara baik”
    21. saya nggak lakukan apapun, tak pegangan tangan, tiada interaksi fisik | “sekalian sempurnakan tak usah pacaran lebih ok”
    22. kaum lelaki, coba pikirkan, bila anda benar sayang padanya, tentu tak ingin kulitnya disentuh api neraka dengan maksiat pacaran bukan?
    23. kaum lelaki, coba pikirkan, andaikan anda benar sayang padanya, tentu tak akan korbankan masa depannya dengan maksiat pacaran bukan?
    24. kaum wanita, coba pikirkan, andaikan telah berani maksiat bahkan sebelum menikah, apa yang menjamin taatnya setelah menikah?
    25. kaum wanita, coba pikirkan, tidak inginkah anda menjadi yang pertama bagi suami nantinya? pertama disentuh tangannya, hatinya?
    26. bagi remaja, cukuplah interaksi lelaki-wanita saat syariat bolehkan, tegur sapa secukupnya, tiada lebih daripada itu
    27. bagi remaja, jadi bila memang cintamu karena Allah, maka engkau sanggup bertemu karena Allah, pula sanggup berpisah karena-Nya
    28. bagi remaja, bila engkau belum sanggup menikah, maka cinta harus ditangguh | pacaran? udah putusin aja…

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

    ===================================================

    Buat yang Masih Ragu Putusin Pacar

    BANYAK alasan untuk memutuskan sang pacar. Tapi di antara berjuta alasan yang ada, takut dosa adalah alasan paling keren dan bertanggung jawab dibandingkan yang lain. Kamu jadi males pacaran karena sudah nyadar bahwa pacaran hanya sebuah upaya untuk dekat-dekat dengan zina. Dan kamu juga telah tahu bahwa zina adalah sebuah jalan yang buruk untuk ditempuh.

    Bagi
    cowok, kamu sudah paham bahwa pacaran itu hanya sebuah cara untuk melecehkan cewek. Kamu ingin menempuh cara baru dalam menghormati cewek yaitu dengan jalan menikah saja. Nah, karena masih usia sekolah pake seragam putih abu-abu (SMA) atau bahkan putih biru (SMP) maka niat itu ditunda dulu sementara waktu. Caranya adalah memutuskan sang pacar dengan baik-baik dan mengajaknya untuk sama-sama belajar dan mengamalkan Islam dengan baik dan benar.

    Masalahnya, memutuskan pacar tak mudah seperti membalik telapak tangan. Kamu sudah terlanjur sayang padanya. Kamu tak ingin menyakiti hatinya. Tapi di satu pihak, kamu tak mungkin melanjutkan hubungan tanpa status tersebut. Apalagi cowok biasanya paling gak tahan kalo melihat cewek nangis, terlebih ini cewek yang sangat disayanginya. Trus, gimana donk?

    …memutuskan pacar tak mudah seperti membalik telapak tangan. Kamu sudah terlanjur sayang padanya. Kamu tak ingin menyakiti hatinya…

    Ada beberapa cara yang bisa kamu tempuh. Pertama, kamu berusaha menemuinya langsung tapi dengan syarat tak boleh khalwat alias berdua-duaan tanpa non mahrom. Suruh si dia bawa teman ceweknya. Dengan bertemu langsung, kamu bisa menjelaskan alasanmu ingin putus. Semuanya karena Allah semata, bukan karena ada pihak ketiga atau cewek lain di hatimu. Kalo kamu merasa berat bertemu dengannya karena khawatir dia histeris atau nangis, ada cara kedua yaitu menulis surat. Karena teknologi sudah canggih, boleh tuh pake email atau surat elektronik. Tapi jangan pake sms ya karena namanya aja Short Messaging System alias pesan pendek, kamu jadi gak leluasa menjelaskan alasanmu ke dia.

    Bagaimana kalau setelah mengetahui keputusanmu, si mantan tak terima? Mungkin saja dia bakal nangis mendatangi kamu karena tak ingin diputusin. Bisa juga dia marah-marah dan memakimu di depan umum. Atau bahkan kemungkinan terburuk dia bisa jadi jatuh sakit karena tidak ingin kamu putusin.

    Kalem Bro, semua itu merupakan ujian bagi keimananmu saat ini. Dengan semua reaksi sang mantan di atas, Allah ingin melihat sejauh mana keteguhan imanmu untuk taat pada-Nya. Keteguhan disini bukan berarti bertindak kasar loh. Kamu tetap harus baik dan lembut sama cewek. Baik dan lembut itu tak menghalangi kamu untuk bersikap tegas pada pendirianmu bahwa pacaran kalian tak bisa dilanjutkan lagi. Nasehati dia dan pahamkan bahwa Islam tak mengenal pacaran sebelum nikah. Bila memang berjodoh, satu ketika nanti kalian berdua pasti akan dipertemukan lagi oleh Allah pada kondisi yang diridhoi-Nya yaitu dalam ikatan pernikahan.

    Jangan lupa, bawa serta dalam doamu bahwa Allah akan melunakkan hatinya agar bisa menerima keputusanmu itu. Bukan itu saja, doakan juga ia segera sadar dan tidak akan mengulangi aktifitas pacaran lagi. Kamu bisa mencoba menghubungi aktifis rohis (kerohanian Islam) yang akhwat (cewek maksudnya) agar mendekati sang mantan supaya ia juga mau mengaji Islam dan paham hukum-hukum Allah yang lain.

    …bawa serta dalam doamu bahwa Allah akan melunakkan hatinya agar bisa menerima keputusanmu itu. Bukan itu saja, doakan juga ia segera sadar dan tidak akan mengulangi aktifitas pacaran lagi…

    Nah, sekarang kamu gak takut lagi kan sang pacar akan sakit hati ketika kamu putusin? Kalo berbagai cara di atas sudah kamu tempuh dan si mantan tetap keukeuh sakit hati dan tak menerima keputusanmu, maka serahkan semua pada Allah. Cewek seperti itu benar-benar tak pantas untukmu. Diajak untuk takut dosa malah nantang. Diajak tobat malah kumat jahatnya. Inilah momen untuk kamu ketahui bahwa ternyata cewek yang pernah kamu pacari adalah orang yang keras hatinya dan susah diajak kepada kebenaran. Maka, biarkan saja.

    Yakinlah bahwa Allah akan memberimu ganti dengan seseorang yang jauh lebih baik darinya, kelak bila kamu sudah siap untuk berumah tangga. Untuk saat ini, fokus dulu pada belajar dan berprestasi setinggi-tingginya ya. Jangan khawatir soal jodoh karena sejak mula ruhmu ditiupkan dalam rahim ibu, pasangan jiwa itu sudah ada untukmu. Tinggal kamunya saja mau menjemputnya dalam kondisi haram atau halal. It’s up to you, Bro. Muslim cerdas pastilah memilih yang halal yaitu tanpa pacaran sebelum nikah. Keren kan? Siip dah! ^_^

    [ria fariana/voa-islam.com]

    ===================================================

    “Kecelakaan besarlah bagiku. Kiranya dulu aku tidak menjadikan si Fulan menjadi kekasihku!” (Al Furqan ayat 28)

    Begitulah Firman-Nya dlm Al-Qur’an.
    Teguran yang halus tapi menampar…

    Banyak diantara kita, khususnya Kaum Wanita yg paling diRUGIKAN apabila Pacaran
    Karna memang pcaran hanya menggeber nafsu semata, menuntut sesuatu yg BUKAN HAKnya!
    Tak ada kewajiban yg wajib ditunaikan dlm pcaran
    Tentu tak ada komitmen SEUMUR HIDUP SELAMANYA…
    Karna hanya dgn alasan klise bisa mengakhiri na

    Wanita?
    JANGAN MAU DIAJAK PACARAN…!!
    Created : Annisa Mutiara Hati (http://www.facebook.com/zaujie.zaujatie)

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: