• Blog Stats

    • 41,468,946 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Edisi Ngomporin Nikah Muda

#Edisi Ngomporin Nikah Muda#

“Mau nikah tapi belum ada modal mas?”
Nikah kok pake nunggu ngumpulin modal, emang mau buka toko!. Nikah kok nunggu mapan, nunggu kaya, nunggu sejahtera. Kebalik tuh. Segera nikah, biar segera dimapankan, dikayakan, disejahterakan🙂

“Tapi saya masih belum lulus kuliah mas?”.
Emang sejak kapan rukun nikah pake ijasah?.

“Saya belum punya kerjaan tetap mas?”.
Nggak penting itu punya pekerjaan tetap, yg penting tetap punya penghasilan🙂

“Padahal rencana saya nikah umur 30-an gitu mas”
Coba deh diitung2, umpama cowok nikah usia 30. Anaknya lulus kuliah udah berapa tuh usia sang bapak?. Yup, lebih dari 50 taun. Kalo nikahnya umur 20?. Usia 40-an sudah bisa gendong cucu tuh🙂

“Apa sih mas perbedaan besar antara pacaran dg nikah?”
Pacaran? Rawan maksiat. Nikah? Rawan rahmat🙂

“Nikah muda itu bahaya lho mas, psikis pasangan muda kan labil?”.
Mangkanya buruan nikah, biar segera stabil🙂

“Masak putus? Pacar saya udah sayang banget ma saya mas”.
Buat kalian yg masih melihara pacar, katakan pada pacar kalian, “Bukti cinta sejati bukan “I love you”, tapi “qobiltu”🙂

“Mas, saya nunda nikah karena belum siap dari segi finansial?”.
Lho, kenapa nikahnya yg ditunda, kenapa nggak finansialnya aja yg dipercepat?🙂

Status ngomporin nikah ntar lagi dilanjut ya. Istri ngajak jalan2 lagi nih🙂
Oh ya, jalan2 sama istri itu ngoleksi pahala, lho. Kalo sama pacar? Jawab sendiri dah🙂

“Cieee, si mas mentang2 udah nikaaah :)”
Cieee, mentang2 yg belum berani nikaaah🙂

“Apa sih mas enaknya nikah muda?”
Bocoran nih ya, ibu saya dulu nikah usia 17 taun, sekarang di usia beliau yg baru 42 taun, beliau udah tenang, karena anak2nya dah lulus kuliah, bahkan anaknya yg paling imut nih dah berani berumahtangga, hehe🙂

“Nikah muda itu bahaya lho mas. Rawan perceraian, karena kondisi emosional, finansial, psikis, anak muda masih labil. Nikah muda itu rawan lho mas. Bayi yg lahir oleh pasangan muda itu bla bla bla”.
Udahlah, jangan banyak alesan, diketawain sama ibu saya tuh🙂

“Saya sering liat ada orang dewasa yg nggak nikah2?”
Lelaki dewasa yg belum juga berani nikah kemungkinannya hanya 2: terlalu banyak maksiat, atau kejantanannya perlu dipertanyakan🙂. Udahlah, daripada tersinggung, mending berubah🙂

“Jangankan nafkahin istri, nafkahin diri sendiri saja belum bisa!”.
Hah? Usia mudanya dipake ngapain aja tuh?.

“Mas, saya pingin membahagiakan ortu dulu. Masak baru lulus, baru kerja, langsung minta nikah?”.
Hey, bukankah lebih keren kalo kita membahagiakan ortu, istri, juga mertua sekaligus?.

“Saya mau fokus di karir dulu mas”.
Astaghfirullah, masih nggak percaya juga dg firman Tuhan?. Nikah itu ngundang rezeki, bukan malah menghambatnya. Udahlah, pokoknya orang keren adalah orang yg nggak suka cari2 alasan🙂

“Mas, modal nikah itu berapa sih?”
Seringan mungkin. Sesederhana mungkin. Muslimah mulia adalah yg ringan maharnya. Resepsi, sesederhana mungkin. Undangan, sehemat mungkin. Jangan boroskan duit di resepsi.

“Mas, adakah penelitian yg membuktikan nikah bikin kaya?”
Buanyak. Mangkanya sempetin baca buku, nggak baca status doank🙂

“Kenapa ada yg usai nikah tapi hidupnya malah berantakan?”
Yg usai nikah dan lebih bahagia juga membludak. Jadi yg salah bukan nikahnya, tapi faktor orangnya🙂

“Kenapa kita lebih disaranin nikah muda?”
Biar agama kita disempurnakan oleh Tuhan di usia kita yg semuda mungkin🙂

“Kalo belum ketemu jodoh gimana, mas?”
sebagamana rezeki, begitulah jodoh. Rezeki memang ditangan Tuhan, tapi kalo nggak dijemput ya bakal ditangan Tuhan teruuus🙂

“Lha cara jemput jodoh itu gimana mas?”
Gitu masih ditanyain? Ckckckck.. katanya udah gedhe🙂

“Kenapa sih mas dari kemaren ngomporin nikah muda?”.
Karena saya pingin anak2 muda sebahagia kami, hehe.

“Boro2 nikah, kuliah aja nggak lulus2. Boro2 nikah, kerja aja nggak dapet2. Boro2 nikah, usaha aja nggak jalan2. Boro2 nikah, ortu aja belum ngizinin. Boro2 nikah, jodoh aja nggak dapet2”.
Ini nih pikiran anak muda yg pesimis. Asal tahu saja nih ya, di luar sana ada banyak banget yg nikah tapi kuliahnya makin lancar, yg nikah dan karirnya makin cepat, yg nikah dan usahanya makin melejit, yg masih muda tapi dapat jodoh yg hebat, yg masih muda tapi udah diizinin ortunya nikah. Kira2 apa yg bedain kalian dg mereka?. Bener, mereka kreatif cari solusi, bukan cuma kreatif cari alesan🙂. Mereka semangat cari jalan keluar, bukan cuma bisa ngeluh sambil fb-an🙂

“Aduh, mas, puasa2 gini ngomporin nikah :)”
Karena puasa itu nikmat banget. Yg dah nikah, sahur dibangunin istri. Yg belom nikah? Betah amat bertaun2 dibangunin alarm🙂. Yg dah nikah, terawih berjalan ke mesjid bareng istri. Yg belom? Kaciiiaaan🙂. Yg dah nikah, buka masakan istri. Yg belom? Betah amat seumur2 nasi bungkusan🙂. Yg dah nikah, pas tilawah, ada yg dengerin, ada yg nyimak, ada yg benerin. Pas tidur, ada yg nemenin. Pas sedih, ada yg dicurhatin. Pas nangis, ada pundak tempat bersandar. *Ciyeee..🙂 Daripada pingin, buruan berbenah, dan segera nikah muda🙂

Nikah ituuuu, menenangkan. Juga menyenangkan. Beneran. Apalagi nikah muda, beuuh, serasa kayak pacaran. Tapi ini pacarannya keren, pacaran setelah pernikahan🙂

Daripada protes, daripada tersinggung, daripada panas, daripada pingin, mending berbenah, mending berubah, mending berdoa, semoga bisa tergapai cita-cita nikah muda🙂

created by : Ahmad Rifa’i Rif’an (Penulis buku Allah Inilah Proposal Cintaku)
share, copas tolong cantumkan sumber atau penulisnya🙂

http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837?ref=stream

4 Tanggapan

  1. #Persiapan Nikah yang Barakah#

    1. Jangan pernah terbersit niat bikin undangan yg mahal2. Tak ada artinya sama sekali. Ia hanya akan berakhir di tempat sampah. Pilihlah yg murah tapi manfaatnya ada. Ada yg desain kalender meja, kumpulan doa, berisi nasehat2 kebaikan yg tahan lama. Sekedar berbagi, saya memilih desain buku 22 halaman yg berisi kumpulan doa keluarga islami, nasehat dan doa kebaikan,

    serta kalender di akhir buku. Jika kapan2 kalian berminat meniru, saya masih menyimpan file-nya.

    2. Jangan pernah terbersit niat berfoto pre-wedding. Foto romantis bersama pasangan tak halalmu itu bisa diganjar dg ribuan kali lipat dosa, sebanyak ia tercetak dan terlihat oleh yg akan kau undang. Sabarlah, usai nikah silahkan puaskan hasrat berfotomu dg kekasih halalmu. Foto post wedding moga lebih berkah.

    3. Jangan pernah terbersit niat menjadikan pernikahan sebagai ajang untuk menyebut dan membangga-banggakan gelar akademis, gelar kehormatan, jabatan, serta beragam hal yg tak relevan dg nikahmu. Apalagi mencantumkannya di undangan. Ingat, kau hendak nikah, bukan hendak cari beasiswa.

    4. Jangan bermewah dalam acara. Bukan mahalnya biaya nikah yg jadi penjamin keutuhan dan kebahagiaan rumah tanggamu kelak. Bukan kesan ‘wah’ yg mengutuhkan keluargamu. Justru dalam kesederhanaan yg penuh ketawadhu’an, serta berharap hadirnya doa-doa tulus yg jadi perantara Tuhan untuk menghadirkan bahagia dalam rumah tanggamu.

    5. Hindari sajian hiburan yg tak elok dinikmati. Tujuan walimah adalah mengabarkan pernikahan serta menampung doa keberkahan dari undangan. Hindari dangdutan dg penyanyi seksi, apalagi musik Arab dg tarian perut. Yg Arab juga belum tentu islami. Saya dulu lebih tertarik menghadirkan sahabat2 Cinta Rebana ITS yg membawakan shalawat yg teriring murni dg rebana. Tanpa iringan lain. Moga lebih sesuai sunnah.

    6. Hindari beragam aktivitas yg mengundang murka-Nya. Sesajen, pawang hujan, hitungan hari baik, serta beragam ritual yg tak rasional dan tak relevan dalam agama. Banyak2lah ngobrol dg keluarga tentang persiapan yg lebih baik, agar pas hendak nikah, tak terjadi perdebatan antara kalian dg keluarga.

    Silahkan share ke yg lain. Moga rumah tangga yg dimulai dg pernikahan yg baik, menghadirkan kebahagiaan dunia akhirat.

    Salam penuh cinta,

    created : Ustadz Ahmad Rifai Rifan

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

  2. Jika ada orang yg bilang sangat mencintaimu padahal ia suka ninggalin sholat, shubuhnya kesiangan, puasa Ramadhan jarang, zakat tak pernah tertunaikan, maka saranku, segera tinggalkanlah dia. Tuhannya yg tiap hari mengaruniakan rezeki berlimpah saja tak ia cinta, apalagi dirimu.

    created : Ustadz Ahmad Rifa’i Rif’an

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

  3. 1. ada tanya saat materi ta’aruf disampaikan | “akankah menikah tanpa pacaran, melihat realita yg pacaran saja bisa tak langgeng?”
    2. itulah anggapan ta’aruf bagaikan membeli kucing dalam karung | tak tahu seperti apa wanita yg akan dinikahi karena tak pacaran
    3. dikhawatirkan dengan ta’aruf, bila telah menikah keduanya tak saling kenal | sulit jalani kehidupan rumah tangga yang baik
    4. padahal pacaran pun tak menjamin dia kenal | ramai yang lakukan tahunan maksiat berpacaran namun justru tak jadi menikah dengannya
    5. atau yg lewati puluhan musim bersama | tapi kandas dalam hitungan bulan usai langsungkan akad pernikahan | pacaran itu bukan kenalan
    6. dendang “kaulah segalanya” lalu “menghitung hari” penuh romansa saat pacaran | berganti “separuh jiwa pergi” saat nikah, itu fakta🙂
    7. beralasan pacaran bisa saling kenal, lalu mengapa backstreet jadi pilihan? | kenapa tiada keberanian saat hadapi ayahnya?
    8. bilapun saling mengenal, sepertinya pacaran khususkan pada satu hal | kenali bagian tubuh pasangan | tanggung jawab tentu hanya impian
    9. boleh karenanya dikatakan | bahwa pacaran lebih mirip beli kucing dalam karung | bahkan tak bisa kenali pasangan pasca pernikahan
    10. saat jatuh ketika pacaran “aduhai cinta, adl salah jalan berlubang, dirimu jadi terluka” | pasca nikah “kemana matamu?!”
    11. saat sulit ketika pacaran “apa yg buatmu sulit dinda? akan abang singkirkan” | pasca nikah “mandirilah! kamu kan sudah sekolah!”
    12. pacaran memang serasa indah (hanya sesaat sebelum galau tangis menghampiri) | karena itulah pacaran pasti banyak galaunya
    13. pacaran memang serasa berbunga, umbar sayang cinta demi nafsu sebentar | karena memang tiada pikirkan tentang masa depan
    14. jadi jelas | pacaran tak jamin kenal, bahkan tidak ada sama sekali keuntungannya | eh, mungkin bagi lelaki hidung belang ada untungnya
    15. karena itulah Islam melarang pacaran dan aktivitas didalamnya seperti khalwat, umbar maksiat dan nekad baku syahwat
    16. Islam punya khitbah lalu ta’aruf, ta’aruf sendiri artinya adalah perkenalan | sehingga tak beli kucing dalam karung
    17. saat ta’aruf, perkenalan terjadi tanpa motif syahwat karena harus ditemani mahram | perkenalan benar perkenalan tanpa bumbu maksiat
    18. saat ta’aruf, konfirmasi dan doa bukan hanya datang dari wanitanya | tapi dari yang miliki wanita, ayah dan ibunya
    19. dan coba pikirkan | bukankah kedua insan yang cintai Zat yang sama, Allah | maka mereka akan saling mencintai satu samalain?
    20. cinta dan benci mereka sama, pandangan tentang baik dan buruk mereka sama | standarkan aturan Allah dan lisan Rasul-Nya
    21. bila sama-sama menjaminkan urusannya pada Allah, maka apa yang bisa membuat pasangan ini bertengkar hebat? | hampir tak ada
    22. bilapun ada masalah, hanya riak kecil pernikahan | cemburu yang buat nikmat bercumbu, rajukan yang buat nikmat merayu | ah itu biasa🙂
    23. tak ada yg dikhawatirkan oleh istri, karena ridhanya Allah, dan suami terkeren baginya adalah suami yang menaati Allah
    24. istri tak khawatirkan suami bermain dengan wanita lain, kasar pada dirinya, tak tanggung jawab padanya, karena suaminya menaati Allah
    25. suami pun tak sekalipun khawatir pada istrinya, karena istrinya taat pada Allah, itu menjamin taatnya istri pada suami

    (Ustadz Felix Siauw)

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

  4. 01. lelaki memang mau enaknya aja, nggak mau tanggung jawabnya | salah wanita juga, mau-maunya dikasi tanggungan, nggak enak pula
    02. lelaki biasa abis manis sepah dibuang | salah wanita juga, udah tau hubungan nggak ada komitmen, malah umpankan jadi sepah?
    03. lelaki baik kalo ada maunya aja | salah wanitanya lagi, udah tau lelaki baik kalo ada maunya, malah diturutin?
    04. lelaki enak, kalo dia nggak jadi nikah, gampang cari yang lain | sudah tau begitu, masih nekad diajak pacaran, salah wanitanya lagi
    05. lelaki itu hidung belang, nggak setia | salah wanitanya, mau aja digombali, modal rayuan terus dikasi kehormatan?
    06. lelaki buaya darat, buset aku ketipu lagi! | hehe.. udah dibikin lagu tuh, salah wanitanya, udah tau buaya, masih direken
    07. lelaki maunya menang sendiri! dari tadi kok disalahin wanita melulu! | hehe.. udah tau kan? makanya jangan percaya lelaki kecuali suami
    08. fitrah lelaki itu merayu, gombalisme, hidung belangisme dan buaya daratisme | cocok banget dikombinasi sama maksiat pacaran
    09. tanpa komitmen akad, alias pacaran doang | lelaki pasti menipu (kalo dia bilang “nggak kok, gue jujur kok” >> itu tanda dia dah nipu)
    10. apalagi HTS, haduh, kakak-adek-lah, mami-papi-lah, engkong-cucu-lah | nepu-nepu aja tuh, yg ada lelaki mah cari nikmat tanpa konsekuensi
    11. untuk dapetin yg dia mau, lelaki siapkan ratusan cara (lebih) | sampai satu saat engkau tahu engkau korban yang kesekian kali? (lebih)
    12. mau denger berapa banyak lagi wanita yg nyesel karena pacaran mengambil kehormatan dan masa depan? | baru kau mau sedikit mikir?
    13. shalat aja dia males, baca Al-Qur’an nggak bisa? | berharap jadi Imam bagimu dan mengurus dirimu? hadeuh!
    14. shalat dia rajin, jebolan pesantren lagam rancak baca Al-Qur’an kok masih pacaran? | tanda iman belum diamal badan
    15. lelaki baik mendatangi walimu, dengan kesiapan lahir batin yang bisa meyakinkan walimu untuk melepasmu | atau mundur secara jantan
    16. lelaki baik bukan andalkan kata “nanti ya” | melainkan datangi, nikahi atau sudahi dan tinggalkan
    17. perasaan jangan dituruti, harini seneng besok bisa nangis | pikiran dan iman dituruti, harini nangis besok mesti bersyukur
    18. isi TL ini bukan suudzann, tapi fakta dear | kalo saja etika boleh membuka apa yg sy tahu 100%, tweeps bakal lebih ngeri dari ini -_-

    http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: