• Blog Stats

    • 41,468,046 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Dari Vokalis Band Metal Menjadi Muslimah Bercadar

10559828_697880236953520_3193276083615316800_n

— Ketika Hidayah Menyapa —

# Dari Vokalis Band Metal Menjadi Muslimah Bercadar #

MESKI dahulu kita memiliki masa lalu yang kelam, tapi hal itu bukan jadi alasan bagi kita untuk tidak berubah ke arah yang lebih
baik. Kita sebagai hamba Allah hanya bisa berharap, hari ini kita menjadi sosok yang baik dan sampai akhir hayat tetap baik di mata Allah SubhanahuWata’ala.

Dan inilah yang dialami oleh seorang Muslimah yang sering dipanggil Novi ini. Banyak orang yang tidak mengetahui kalau dahulunya dia adalah seorang vokalis band metal dan sering naik turun panggung. Hidayah Allah lah yang telah mengangkat dirinya dari jurang jahiliyah mengumbar suara dan aurat hingga akhirnya kembali ke Islam.

Mungkin orang-orang yang dahulu mengenalnya akan terkaget-kaget melihat penampilannya yang sekarang. Bisa dibayangkan seorang vokalis band metal dengan dandanan urakan tapi sekarang mengenakan jilbab syar’i dan bercadar pula. Maasya Allah.

Beberapa waktu yang lalu Islampos berkesempatan berjumpa dan mewawancarai Novi untuk menceritakan pengalaman hidupnya. Kepada Islampos gadis berusia 25 tahun ini mengaku berasal dari keluarga yang keislamannya biasa saja bahkan menurutnya keluarganya cenderung liberal dan sekuler. Dan mungkin dengan latar belakang seperti inilah Novi kemudian bebas mengekspresikan masa remajanya dengan aktif menjadi anak band.

“Saya aktif di band dari tahun 2007 hingga awal 2012. Oh ya nama band saya Ignite for Desire beraliran progressive metal core dan saya sebagai vokalisnya. Yah lumayan lama saya aktif, sampai ama temen-temen di band sudah seperti saudara sendiri,” ujar Novi.

Meskipun Novi berkumpul dan bergaul dengan teman-teman anak band yang dianggapnya sudah seperti saudara sendiri serta memberikan nuansa lain dari kehidupan pribadinya, namun suasana jenuh juga menghinggapi gadis yang dikenal enerjik tersebut.

“Jadi sebenernya saya itu sekitar 2 bulan sebelum keluar dari band sudah memutuskan memakai kerudung. Tapi yah gitu deh, ngerasa gak enak sekaligus malu. Jadi kalau latihan biasa kerudungnya dipake. Nah pas manggung sebelum sampai ke lokasi, kerudung sudah siap-siap dilepas. Dari situ mulai galau juga. Kerudung saya waktu itu masih seadanya, kerudung paris ama pasmina yang biasa cuma nyelepet di leher doang, itupun dengan dandanan yang jauh dari menutup aurat. Gak lucu dong, head bang pake kerudung heheheh,” canda Novi.

Diakui juga oleh Novi bahwa awal dirinya mengenakan kerudung hanya ikut-ikutan teman bukan didasari dari pemahamannya atas ilmu keislaman. “Jujur waktu itu make kerudung tanpa tau ilmunya, cuman ikutan temen aja. Temen-temen saya yang pake kerudung itu kayaknya bersahaja banget gitu, punya pacar kayaknya baik-baik, kuliah lancar pokoknya yang baik-baik semua deh. Nah dari situ kepikiran juga kalo pake kerudung entar bisa punya pacar sholeh..hehehehe. Ya gitulah sudah salah niat awalnya dan ga tau ilmunya, jadi lepas pasang kerudung menurut saya waktu itu yah oke dan fine-fine aja,” ujar pengajar di SDIT Elfawwaz jalan Bangka Mampang Jakarta Selatan ini.

Jenuh jadi anak band

Sebelum memutuskan untuk cabut total dari dunia band, Novi mengaku titik jenuh di dirinya sudah sampai puncaknya. Suasana ceria saat berkumpul, manggung, latihan bersama menjadi hambar. Belum lagi ada tekanan dari pihak orang tua, karena dirinya sering pulang malam dan kuliah malas-malasan. Novi mulai bimbang antara tetap di band atau memutuskan untuk keluar.

Kegalauannya itu semakin menjadi ketika Novi mulai berpikir bahwa dirinya tidak bisa seperti ini terus, dirinya harus move on keluar dari zona nyaman bersama teman-teman bandnya ke lingkungan yang berbeda. Mulailah sedikit demi sedikit Novi menghindar dari teman-teman bandnya.

“Mulai dari menjauh dulu dari mereka dan susah dihubungi dengan alasan macam-macam supaya gak latihan, padahal waktu itu sedang persiapan untuk membuat mini album. Teman-teman sampai nyamperin ke rumah, sampai akhirnya mereka bosan ngehubungin saya lagi, udah deh akhirnya resmi keluar,” kenang Novi.

Keluar dari suasana hingar bingar musik metal, Novi mulai menata kembali kehidupannya dengan fokus kuliah agar bisa cepat segera lulus serta menjalin silaturahim dengan teman-teman akhwatnya karena semasa jadi anak band, mayoritas teman Novi adalah laki-laki. Dan sejak itulah benih-benih hidayah mulai memasuki relung hati Novi yang paling dalam. Novi mulai rajin mengikuti pengajian-pengajian, membaca buku-buku agama sampai akhirnya memutuskan untuk mengenakan jilbab yang sesuai syari’at.

Novi juga merasakan bagaimana beratnya waktu awal-awal harus meninggalkan temannya sesama anak band. Namun di masa-masa galau seperti itu banyak teman-temannya akhwatnya yang mensupport dia untuk lebih tegar menjalani hidup.

“Alhamdulillah sudah digantiin Allah dengan teman yang bisa nuntun ke arah yang lebih baik,” kisahnya.

Dituduh sesat

Ada yang unik sewaktu dirinya pertama kali mengenakan kerudung, banyak temannya hanya berkomentar “Dah tobat lu ya” tapi setelah memutuskan untuk mengenakan jilbab yang sesuai syariat, justru pandangan negatif yang sering dilontarkan orang kepadanya.

“Saya dituduh ikutan aliran sesat dan ini sering banget bahkan sampai sekarang masih aja ada yang bilang gitu. Belum lagi tekanan dari keluarga yang bilang kalau pakai jilbab Syar’i susah beraktifitas jadi seperti emak-emak. Bahkan tetangga ada yang ngeliatinnya dari atas sampai bawah terus langsung ngelaporin ke orang tua saya mereka bilang ke orang tua saya ..ati-ati anaknya ikut-ikutan aliran sesat..Laa hawla wala kuwwata Illa billah. Sudah lah ga punya teman, tiap hari dapat omongan seperti itu eh di rumah dapat tekanan juga. Sedih rasanya, jadinya sering galau dan di kamar nangis mulu,” urai Novi dengan nada sedih.

Novi mengakui, dirinya masih agak susah mengkondisikan keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan ia pun jika di lingkungan tempat tinggalnya terpaksa harus melepas cadar, namun dirinya berharap ke depannya ia ingin tetap istiqamah bercadar.

Tantangan seperti itu bagi Novi membuat dirinya berusaha belajar Islam serta mengamalkan Islam lebih baik lagi. Kajian-kajian keislaman secara rutin diikuti oleh Novi dari berbagai ustadz. Bahkan kini ia juga mulai mengkampanyekan penggunaan jilbab syar’i dengan bergabung dengan komunitas SPJ (Solidaritas Peduli Jilbab) cabang Tangerang.

Kini diusianya yang beranjak ke 26 tahun sebagai Muslimah normal, alumni Universitas Bina Nusantara ini berharap akan datang sosok pria shalih yang melamar dirinya dan menerima segala kekurangan serta kelebihan yang ada padanya.[fq/islampos].

Semoga Engkau tetap istiqomah di jalan Ilahi wahai ukhti …

========

catatan:

Bercadar adalah perbuatan baik dan banyak manfaatnya, namun sebagian ulama berpendapat hukumnya hanya sunnah dan tidak wajib. Ada juga sebagian ulama yang berpendapat wajib bercadar saat terlihat lelaki yg bukan mahromnya.

Jika telapak kaki wanita saja ditutupi, maka tentunya wajah juga pantas ditutupi saat terlihat lelaki yang bukan mahromnya, sebab wajah jauh lebih menggoda daripada telapak kaki.
===============================

Alasan logis muslimah bercadar (hukumnya sunnah menurut sebagian ulama, dan sebagian lagi berpendapat wajib)

Sesungguhnya wajah wanita itu jauh lebih menggoda lelaki daripada rambut kepala, leher, lengan tangan, betis, maupun telapak kaki wanita. Apalagi jika wanita itu cantik atau sangat cantik.

Jika rambut kepala, leher, lengan tangan, betis, dan telapak kaki wanita ditutupi agar tidak membuat lelaki tergoda/terfitnah maka menutup wajah merupakan hal yang sangat logis sebab potensi godaan pada wajah lebih besar.

Jika telapak kaki wanita saja ditutupi, maka tentunya wajah juga pantas ditutupi sebab wajah jauh lebih menggoda daripada telapak kaki.

Wajah adalah pusat kecantikan wanita, dan lebih menarik dari berbagai bagian tubuh yang lain. Biasanya para lelaki tertarik atau tergoda pada wanita karena melihat wajahnya, bukan karena melihat telapak kakinya atau betisnya.

Lelaki yang tergoda berbuat jahat kepada wanita juga karena tertarik melihat wajahnya yang cantik, bukan karena melihat telapak kakinya.

Lelaki yang merayu wanita juga karena tertarik melihat wajahnya yang cantik, bukan karena melihat telapak kakinya.

Lelaki terpesona kepada wanita atau jatuh cinta kepadanya karena tertarik melihat wajahnya yang cantik, bukan karena melihat telapak kakinya.

Semakin cantik wajah wanita maka semakin dianjurkan bercadar saat terlihat lelaki yg bukan mahromnya, sebab potensi fitnah dan godaannya semakin besar. Dan yang kurang cantik juga tetap dianjurkan, sebab tetap ada potensi madharat dgn menampakkan wajah.
Jika di lingkungan yg tidak islami dan rawan kejahatan/maksiat juga semakin dianjurkan bercadar untuk melindungi wanita.

Cadar adalah untuk melindungi kehormatan wanita dan mencegah berbagai kerusakan dalam masyarakat.

================

Memakai cadar banyak manfaatnya, diantaranya:
-mencegah terjadinya fitnah
-agar wanita tidak menjadi sasaran kejahatan maupun rayuan lelaki yg terpesona padanya
-agar para lelaki tidak tergoda oleh kecantikan wajah wanita
-mencegah perbuatan maksiat dari pihak pria maupun wanita
-menjaga kekhusyuan hati para lelaki
-mencegah lelaki tertimpa penyakit isyq (cinta buta) kepada wanita yg tidak halal baginya
-menjaga kesucian hati pria dan wanita
-agar lelaki tidak menilai wanita hanya dari fisiknya semata

Sebagai catatan, seandainya wanita tidak menutup wajah pun sebenarnya pria diperintahkan menundukkan/menjaga pandangannya agar tidak tergoda.

Silahkan baca dalil cadar:

Bercadar Menurut ulama madzhab Syafi’i
http://www.firanda.com/index.php/artikel/fiqh/444-ajaran-ajaran-madzhab-syafi-i-yang-ditinggalkan-oleh-sebagian-pengikutnya-3-cadar

Hukum Memakai Cadar dalam Pandangan 4 Madzhab
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-memakai-cadar-dalam-pandangan-4-madzhab.html

Dalil Cadar
http://almanhaj.or.id/content/1853/slash/0/hukum-cadar-dalil-yang-mewajibkan/

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (1)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-1

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (2)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (3)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-3

Bercadar Mazhab Resmi NU
http://ustadzaris.com/bercadar-mazhab-resmi-nu

Mengapa Dia Menutup Wajah dengan Cadar?
http://ustadzaris.com/mengapa-dia-menutup-wajah-dengan-cadar


http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-1.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-2.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-3.html

http://ihyaelsunnah.blogspot.com/2013/12/hukum-bercadar-bagi-muslimah-di-zaman.html

 

%d blogger menyukai ini: