• Blog Stats

    • 41,452,323 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

Kumpulan kata-kata bijak, motivasi, status nasehat dan tausiyah islami Ustadz Felix Siauw

Kumpulan kata-kata bijak, motivasi, status nasehat dan tausiyah islami Ustadz Felix Siauw

Berikut ini adalah Kumpulan kata-kata bijak, motivasi, status nasehat dan tausiyah islami Ustadz Felix Siauw , yang berasal dari status Facebook / Fb maupun tweet dari twitter ustadz Felix Siauw.

Ustadz Felix Siauw sangat populer di sosial media, Fans-nya di halaman Facebook beliau sampai hari ini mencapai 1,8 juta orang (https://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw)

sedangkan follower akun twitter Ustadz Felix siauw mencapai 954.000 orang, dan terus bertambah (https://twitter.com/felixsiauw)

Felix Siauw adalah seorang ustadz etnis Tionghoa kelahiran Palembang, Sumatera Selatan. Ia menjadi seorang mualaf semenjak masa kuliah dan bertemu seorang ustadz muda aktivis gerakan da’wah Islam internasional.

Biodata beliau dari wikipedia

Felix Yanwar Siauw
Siauw Chen Kwok
lahir 31 Januari 1984 (umur 30)
di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Kewarganegaraan Indonesia
Dikenal karena Pendakwah, Penulis Buku, Presenter

Biografi

Felix Siauw lahir dan tumbuh di lingkungan non-muslim. Ia mulai mengenal Islam pada tahun 2002, saat masih berkuliah di Institut Pertanian Bogor semester 3. Felix Siauw menikah pada tahun 2006 dan hingga tahun 2013 telah memiliki tiga orang anak.

Karya

Buku-buku karya Ustadz Felix kental dengan nilai-nilai Islam dan banyak mengambil intisari dari banyak sumber di Islam seperti Al-Quran dan Hadist.

Judul buku karya beliau diantaranya:

“Muhammad Al-Fatih 1453”
“Beyond Inspiration”
“Udah Putusin Aja”
“Yuk Berhijab”
“How Master To Habits”
“Khilafah”

============================

kumpulan kata mutiara, kata motivasi, nasehat dan tausiyah ustadz Felix Siauw:

PACARAN? WANITA LAH YANG PALING DIRUGIKAN

belum juga jadi suami, tapi minta diperlakukan kayak suami | tanggung jawab nggak mau, tanggal nikah nggak punya

belum juga jadi istri, mau-maunya dipelakukan kayak istri | dilihat, diraba, diterawang, rugi deh..

temen bukan, suami-istri masih jauh, hubungan berdasar janji nggak pasti | besok pas udah diputusin, dikasi gelar “bekas gue”, waduh

dosa udah pasti dapet, susah juga iya, sakit ati sering, mau-maunya makan harapan palsu | masa lalu kelam, masa depan suram, kini seram..

cowok sih enak, dia kan subjek pelaku, lha ini cewek, objek penderita euy | mau-maunya, di-PHP

cowok mah nggak ilang apa-apa, makanya gampang move-on | lha cewek? udah ngasi segala, sayangnya ngasinya ke pelaku maksiat, begitu deh..

udah maksiat, maksa lagi, udah dosa, susah pulak, cocok lah | susah demi pahala malah enak, ujungnya nikmat, nikah tuh..

abis putus ama ini, jadian ama itu, abis ama itu sama yang sana | kamu jadi nggak ada beda kayak piala bergilir

semakin banyak pengalaman pacaran, semakin sulit pernikahan kelak | karena kamu banyak latihan maksiat, tapi nggak melatih taat

‘fun’ memang bisa didapat dengan maksiat | tapi ‘tanggungjawab’, ‘romantisme’, ‘imam keluarga’ itu hanya dari menaati Allah, mengkaji ilmu

liat lelaki dan wanita yang sedari muda nggak sibuk maksiat pacaran | mengkaji Al-Qur’an dan As-Sunnah jadi bekal, itu baru..

baca-baca deh kisah Maryam, bunda Nabi Isa yang digelari wanita terbaik di dunia | karena bisa menjaga kehormatan dan kemuliaannya di dunia

baca-baca juga kisah Khadijah, istri Nabi Muhammad yang digelari wanita terbaik di surga | tersebab ia istri berbakti pada suaminya

ketenangan dan kebahagiaan takkan bisa didapat dengan maksiat | tapi jalan ketaatan bisa menemui keduanya, walau awalnya perlu kesabaran

tapi kalo kamu tetep nekad nabrak syariat Nabi Muhammad, lalu pacaran | ya jangan salahin siapapun kalo kamu galau melulu, dan nggak tenang

pasti ada kebaikan dari bersabar dalam ketaatan | sedang maksiat hanya menghantar pada penyesalan

Ustadz Felix Siauw

==================================

tampan tak sebanding dengan mapan | dan harta tak bisa menggantikan takwa

lelaki yang tak bisa memberi kepastian | akan sulit dimintai pertanggungjawaban

lelaki yang lisannya terbiasa kasar | tak akan memimpin dengan benar

lelaki yang tunduk patuh pada tiap perintah Allah | pasti memuliakan istri tersebab itu juga perintah Allah

lelaki yang tak malu bermaksiat ketika ramai | akan jauh lebih mudah maksiat di saat sendiri

lelaki yang tak berani datangi orangtua wanita | bakal sama sulitnya meyakinkan orangtuanya

lelaki yang tak takut mengajakmu maksiat | biasanya sudah pernah ajak wanita lain maksiat | dan besok akan ajak wanita lain lagi maksiat

lelaki yang mengingkari janji taat pada Allah | padamu juga akan diingkari, dia tak bisa dipercaya

dan lelaki yang biasa melafadzkan Al-Qur’an mulia dengan syahdu | lisannya bakal membahagiakanmu dan kehadirannya selalu dirindu

hanya dengan Islam lelaki mulia | tinggalkan Islam lelaki terhina

Ustadz Felix Siauw

=================================

nasehat tentang cinta untuk remaja

1. remaja, masa dimana bermekaran semua | tidak hanya cita ataupun rasa, tapi juga mulai dihampiri cinta
2. awalnya dekat itu biasa, namun kala remaja berubah jadi getar asmara | segala terasa indah, setiap hari jadi berwarna
3. salahkah cinta sebabkan rasa pada manusia? | tidak pernah sayang, tidak pernah Allah karuniakan selaksa cinta untuk menyiksa
4. Allah turunkan cinta bagi man
usia sebagai tanda | bahwa kita bisa berkeluarga, mampu lanjutkan keturunan dalam satu bahtera asa
5. maka tak ada yang salah dengan cinta | masalahnya adalah bagaimana kita menyalurkan cinta dlm bentuk pergaulan, khususnya remaja
6. Islam mengatur agar tak salah jalan | arahkan manusia yg telah memiliki cinta untuk dikukuhkan dalam ikatan pernikahan
7. pernikahan membuat segala bentuk cinta menjadi halal berpahala dan penuh kenikmatan | sebagai hadiah Allah buat insan
8. namun sebelum pernikahan, semua bentuk cinta dihijab larangan | karena Allah tau yg terbaik bagi manusia yg Dia ciptakan
9. lalu bagaimana dengan remaja? | apakah yg harus dilakukan dengan cinta yang belum seharusnya? karena terhalang sekolah dan cita-cita?
10. bagi mereka Islam perintahkan berpuasa | jauhkan diri dari rangsangan fisik semacam memandang, mendekat atau berkhalwat ria
11. Rasul lisankan, “berdua-duaan dengan wanita tanpa disertai oleh mahram si wanita, yg ketiganya adalah setan” (HR Bukhari dan Muslim)
12. dari sini kita dapatkan hukum berpacaran | bahwa ia adalah interaksi yg dilarang dalam Islam secara mutlak
13. tapi anak muda memang selalu biasa cari alasan | lupa bawa pembenaran itu beda tipis dengan kebenaran
14. pacaran itu penambah semangat belajar | “oh, teori, yg terjadi kebanyakan sebaliknya kawan, lagipula bukankah harusnya lillahi ta’ala?”
15. pacaran itu sebuah nada cinta, bukankah Allah Maha Cinta? | “betul, makanya Allah perintahkan nikah, bukan pacaran”
16. pacaran itu penjajakan pra-nikah | “itulah lelaki yg miskin tanggung jawab, ‘penjajakan’ dahulu, bukan komitmen akad nikah dahulu”
17. pacaran supaya tak beli kucing dalam karung | “banyak yg pacaran lama nikah sejenak saja, dan saya tak pacaran alhamdulillah langgeng”
18. pacaran itu bikin hidup lebih hidup | “iyakah? bukankah dominasi penggalau karena berpacaran?”
19. pacaran itu bukan apa-apa kok, kita have some fun aja | “nah akhirnya, inilah perkataan paling jujur tentang pacaran”
20. saya pacaran untuk ajarkan Islam pada pacar | “Islamnya belum tentu sampai, maksiatnya sudah pasti, niat baik harus dikawani cara baik”
21. saya nggak lakukan apapun, tak pegangan tangan, tiada interaksi fisik | “sekalian sempurnakan tak usah pacaran lebih ok”
22. kaum lelaki, coba pikirkan, bila anda benar sayang padanya, tentu tak ingin kulitnya disentuh api neraka dengan maksiat pacaran bukan?
23. kaum lelaki, coba pikirkan, andaikan anda benar sayang padanya, tentu tak akan korbankan masa depannya dengan maksiat pacaran bukan?
24. kaum wanita, coba pikirkan, andaikan telah berani maksiat bahkan sebelum menikah, apa yang menjamin taatnya setelah menikah?
25. kaum wanita, coba pikirkan, tidak inginkah anda menjadi yang pertama bagi suami nantinya? pertama disentuh tangannya, hatinya?
26. bagi remaja, cukuplah interaksi lelaki-wanita saat syariat bolehkan, tegur sapa secukupnya, tiada lebih daripada itu
27. bagi remaja, jadi bila memang cintamu karena Allah, maka engkau sanggup bertemu karena Allah, pula sanggup berpisah karena-Nya
28. bagi remaja, bila engkau belum sanggup menikah, maka cinta harus ditangguh | pacaran? udah putusin aja…

ustadz Felix Siauw

================================

1. belum nikah aja dah main tangan, udah nikah biasanya main serong | makanya Islam haramkan pacaran, udah.. putusin aja..
2. belum nikah aja udah pinjem2 duit, sulit bayangkan tanggung jawabnya setelah nikah | no pacaran, putusin aja..
3. belum nikah aja berani mintanya macem2, pegang, peluk, cium, iiih | jamin setelah nikah dia nggak minta jg sama org lain? putusin aja..
4. belum nikah aja berani sama Allah, Yang Selalu Mengawasi aja dia nggak takut | apalagi sama kamu yg belum tentu tau? | putusin aja..
5. belum nikah aja udah banyak rayuan pulau maksiat, kamu yakin itu cumau ntukmu? selama blm nikah blm tentu! | udah, putusin aja..
6. belum nikah aja udah bawaannya males mikirin masa depan, main gim mulu | harap apa untuk masa depan yg begini? | udah, putusin aja..

ustadz Felix Siauw

==================================

#Udah Putusin Aja

1. pacaran itu menjalin silaturahim | “silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran” #UdahPutusinAja
2. pacaran itu bikin semangat belajar | “semangat belajar maksiat?” #UdahPutusinAja
3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | “ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?” #UdahPutusinAja
4. pacaran itu sekedar penjajakan kok | “serius nih penjajakan? ketemu
ibu-bapaknya berani?” #UdahPutusinAja
5. kasian kalo diputusin | “justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?” #UdahPutusinAja
6. kasian dia diputusin, aku sayang dia | “putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?” #UdahPutusinAja
7. putus itu memutuskan silaturahim | “silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?” #UdahPutusinAja
8. nggak tega putusin.. | “berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?” #UdahPutusinAja
9. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? | “nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus” #UdahPutusinAja
10. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | “ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti” #UdahPutusinAja
11. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? | “pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya” #UdahPutusinAja
12. berat mutusin | “semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu ” #UdahPutusinAja
13. nanti aku dibilang nggak laku gimana? | “bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja” #UdahPutusinAja
14. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | “belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!” #UdahPutusinAja
15. dia masi ada utang ke aku, berat mutusinnya | “hehe.. kamu ini rentenir ya? kl terusan hutangnya malah nambah” #UdahPutusinAja
16. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit dan hati diinvestasikan ke Islam, #UdahPutusinAja
17. pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran, #UdahPutusinAja
18. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah, #UdahPutusinAja
19. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih) #UdahPutusinAja
20. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, galau kok dikit-dikit? hehe.. #UdahPutusinAja
21. lelaki, coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda? #UdahPutusinAja
22. wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak “aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini ” #UdahPutusinAja

ustadz Felix siauw

=================================

1. 51% remaja perempuan dewasa di kota Jakarta (yg blm menikah) sudah tidak perawan | Surabaya 54%, Medan 52%, Bandung 47%, Jogja 30% (BKKBN 2010)
2. jadi kalo ada yang bilang “pacaran nggak hanya sekedar seks” | mohon maaf perkataan itu hanya pepesan tanpa statistik
3. apa arti angka-angka barusan? itu fenomena gunung es | yang ada di kenyataan selalu lebih parah dari angka statistik
4. ibarat kata, bila pacaran diperbuat 75% remaja, maka jika dipatok rata2 50% yg tak perawan, berarti 3/4 yg pacaran lakukan hubungan seks
5. pacaran memang bukan dirancang untuk komitmen | pacaran dirancang untuk kenikmatan badan | bagi lelaki, wanitanya mati
6. liat aja yg pacaran, kemana-mana pasti pertontonkan kemesuman | itu baru di ramai umum, apalagi saat mereka berduaan?
7. boleh saja mengucap “tidak semua pacaran itu berzina” | tapi statistik sampaikan bahwa “setiap zina diawali pacaran”, kelir?
8. memang mudah menutup mata atas fakta bila sudah dibutakan nafsu | sampai yang dikhawatirkan terjadi dan engkau tertunduk malu
9. tiada pacar bukan tunjukkan sok suci, hanya menjaga kesucian | tidak berpacaran bukannya tunjukkan diri munafik, justru inginkan ketaatan
10. jaga diri terhormat saja masih banyak yang akan memfitnah | bagaimana bila kehormatan diletak di ujung tanduk dengan aktivitas haram jadah?
11. seriously, Muslimah-lah yang paling dirugikan dengan aktivitas pacaran | karena saat itu Muslimah cuma dinilai dari sekedar badan
12. karena Muslimah-lah yang menjadi korban dalam maksiat pacaran | seharusnya mereka yang lebih dulu sadar, #UdahPutusinAja buruan

Ustadz Felix Siauw

================================

01. dalam banyak kasus, lelaki adalah yang paling tidak rela saat diputus | seperti yang sudah diduga, karena rasa nikmatnya dihentikan
02. reaksinya beragam warna, mulai dari pundung sampai mutung | mulai dari gaya film korea sampai gaya film psikopat
03. diantara gaya lelaki yang diputus, ada yg paling menyebalkan | gaya teror perasaan, manfaatkan kelemahan wanita
04. “kalo lo putusin gw, gak ada gunanya gw hidup, gw gak tau deh besok lo masih liat gw napas atau nggak” | begini nih, teror perasaan
05. “lo liat deh, gw bakal uring2an belajar, gw nggak mau makan kl nggak lo jadi pacar gw” | lemah banget jadi lelaki (=_=);a
06. yang begini, justru harusnya semakin meyakinkanmu | dia tak layak sama sekali jadi suami atau ayah anak2 kelak, terlalu lemah
07. menghidupi dirinya saja tak mampu, bagaimana menghidupi dirimu? | dikit-dikit ngancem, dikit-dikit ngancem, ngancem kok dikit-dikit
08. sama hidupnya sendiri dia nggak bisa tanggung jawab, gimana tanggung jawab sama yang wajib? | mengeluh satu-satunya andalannya
09. bila ada yang main ancam teror perasaan beginian, nggak perlu direken | kamu bukan ibunya yang bertanggung jawab atasnya
10. nggak perlu merasa bersalah akan tindakan yg dia ancam mau lakukan | justru harusnya merasa bersalah bila turuti nafsunya
11. yang begini seperti bayi yang harus disuapi | mungkin nantipun engkau yang harus bekerja sementara dia main gim dirumah
12. bayangkan bila sudah menikah | “mas, kapan mau cari nafkah” | “kl lo singgung2 nafkah lagi, gw mogok napas!” *glek (-_-);
13. bayangkan bila sudah menikah | “mas, anu, pintunya kok blm diperbaiki?” | “kl lo bilang lagi gw minum obat nyamuk lo!” *glek (-_-);
14. bayangkan bila menikah | “mas, jangan mainan gim melulu dong” | “daripada gw berenti gim, lbh baik gw loncat dr monas!” *glek (-_-);
15. #UdahPutusinAja | berhenti maksiat tak perlukan izin manusia, karena ia sudah perintah Tuhannya manusia
16. lelaki sejati bukan pandai menggalau | karena itu takkan tertarik model pacaran
17. lelaki yg punya prinsip menyendiri saat belum siap, dan akan meminang saat sudah siap | lelaki yg tak punya prinsip lantas pacaran
18. lelaki sejati, bilapun lamaran ditolak | dia akan naik pohon kelapa, dan melihat masih banyak wanita lain yang menanti lamarannya
19. lelaki lemah, bila diputus | cari pohon lalu gantung diri, sayang yang dicari pohon cabai saja
20. pacaran selalu dimulai dengan pengorbanan, dan diakhiri saat ada korban | sebelum semua terjadi, baik kiranya akhiri sekarang
21. #UdahPutusinAja, jangan surut niat taatmu karena akting amatiran lelaki | airmatanya bukan tanda sayang, tapi tanda kelemahan
22. #UdahPutusinAja | lagipula engkau yang paling tahu, hanya kemaksiatan demi kemaksiatan yang kau buat saat bersamanya
23. #UdahPutusinAja | lebih baik engkau saksikan dia menangis sekarang, sebelum engkau yang menangis dan dia enggan bertanggung jawab

Ustadz Felix Siauw

==================================

01. “tiada seorang lelaki sendirian dengan wanita yg tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya”
02. mengapa pacaran selalu bisa menemukan tempat sepi dan remang-remang? | karena niatnya memang supaya tiada yang ketahui aktivitasnya
03. lihat yg masih pacaran, mati kutu kl di depan ramai | kl sepi baru aktivitasnya jalan, slogannya not talk, action only
04. Rasul sudah peringatkan tiada kebaikan pada pacaran | karena fitrah lelaki tak bisa berhenti sekedar genggaman tangan
05. karena lelaki senang betul pada sesuatu yang tiada perlu komitmen | maka pacaran jadi solusi lelaki kaya nafsu tapi miskin keseriusan
06. pacaran bukan buat kamu dewasa | tapi mungkin buat kamu lakukan adegan dewasa
07. betul sekali nggak pacaran nggak menjamin nikahnya baik | namun yang pasti kita sudah awali dengan baik dan hindarkan dosa kan?
08. betul sekali pacaran juga belum tentu nikahnya nggak baik | tapi sudah diawali yang buruk, dan awal buruk susah untuk jadi baik
09. coba jujur jawab, batin dulu deh | “orientasi pacarmu itu, kenal dirimu, atau kenal fisikmu?” | “yg menarik baginya pikiran atau badanmu?”
10. karena bila pacar serius mau kenalan (bukan orientasi badan) | ayah-ibunya jauh lebih tau dan lebih jujur dari anaknya
11. lelaki yg punya komitmen, punya ilmu agama, punya ilmu dunia | mereka malas habiskan waktu untuk pacaran
12. taukah darimana peribahasa “habis manis sepah dibuang”? | ya itu dari pengamatan atas aktivitas pacaran
13. kalau peribahasanya orang menikah “sambil menyelam minum air” | atau “sekali dayung 2-3 pulau terlampaui” hehe..
14. pikiran yg menikah “ini adl yg menemani seumur hidup” | pikiran yg pacaran “kita coba dulu aja, nanti kl nggak cocok, cari yg lain”
15. pacaran itu miskin komitmen | bila masih ada yg perlu diambil darimu dia terus, bila rumput tetangga lebih hijau, ia pindah kesana
16. lelaki yg serius cari ibu anak-anaknya, bukan cari wanita dipacari | nggak fun memang, karena menikah bukan untuk fun tapi ibadah
17. pacaran untuk bersenang-senang, menikah itu untuk ibadah | mau jadi objek kesenangan atau jadi objek ibadah?
18. “kapan mau nikahi aku?” | “wah, kita ini masih esempe, kita jalani dulu aja” | logis deh, yakin bertahan sampai waktu yg tak terdefinisi?
19. “kapan mau ketemu ibu-bapakku?” | “wah aku belum siap ketemu ibu-bapakmu” | itulah tanda nggak niat, nggak serius
20. karena lelaki yg menikah akan siapkan diri jadi suami dan ayah yg baik | sedang yg pacaran siapkan diri jadi pacar yg baik (hopeless)
21. ciri lelaki serius, khawatir umbar janji dan omong kosong | yang justru menjadi keahlian ahli-pacaran
22. kesimpulannya, apa yg dipelajari ketika pacaran? | lelaki: mampu bergerak dalam gelap, wanita: mengenal 1001 kebohongan lelaki

Ustadz Felix Siauw

=================================

1. cinta itu ajeg dan bersabar | nafsu itu memburu dan terburu-buru
2. cinta itu pengorbanan | nafsu itu menuntut korban
3. cinta itu bicara masa depan | nafsu itu yang penting sekarang
4. cinta itu tak habis, abadi sepanjang masa | nafsu itu habis dalam sesaat saja
5. cinta itu inginkan kebaikan | nafsu itu menyangka inginkan kebaikan
6. cinta itu menyadari | nafsu membuat lupa diri
7. cinta itu berbagi | nafsu itu egois
8. cinta itu merindu yang sudah pasti | nafsu itu menggalau yang belum pasti
9. cinta berarti melindungi | nafsu itu seringnya m ngancam
10. cinta itu ibadah | nafsu itu maksiat
11. cinta diterangi jujur | nafsu diselimuti dusta
12. cinta itu menikah | nafsu itu pacaran

Ustadz Felix Siauw

=================================

1) lelaki dan wanita yg bkn muhrim hidupnya harus terpisah, begitulah Rasul contohkan | nggak lantas boleh sms2an, telpon2an, curhat2an dgn alasan “cuma temen”tau
2) nggak, pacaran itu awalnya “cuma temen” | yg selingkuh awalnya dari “cuma temen” | yg hamil diluar nikah juga alasannya “cuma temen”
3) batas pergaulan lelaki-wanita hanya sampai sekedar salam, dan interaksi bila ada perlu yg syar’i | selain itu, silakan sama yg sejenis
4) “aku nggak punya perasaan apa2 kok, kan cuma temen” | iya, awalnya pacaran begitu, awalnya maksiat juga pake “cuma”
5) “cuma” itu kata2 yg mengerikan | misal “cuma temen”, “cuma sekali kok”, “cuma dikit kok”, “cuma pegang kok”, “cuma coba2 kok”
6) curhat sama lawan jenis memang enak, dalilnya “saling nasehat-menasihati” | dusta, dusta, dusta, tiada yg terjadi selain maksiat, dear..
7) setan goda anak adam, nggak langsung ekstrim, setan goda sedikit demi sedikit | andalannya pake kata “cuma”
8) awal godaan “cuma pegang tangan kok”, lalu “cuma ciuman kok”, terus “cuma ciuman kok”, lalu “cuma tidur bareng kok” | lalu?
9) makanya Islam batasi pergaulan lelaki dan wanita | tiada perlu interaksi, tanpa ada keperluan syar’i (yg dibenarkan Allah)
10) semakin banyak Muslimah bergaul dengan lelaki, makin berkuranglah kehormatannya | semakin ia menjaga diri, mulialah dirinya

Ustadz Felix Siauw

===========================

01. pacaran itu permainan, nikah itu keseriusan | mau dimainin atau diseriusin?
03. pacaran dikit-dikit galau, dikit-dikit galau | galau kok dikit-dikit # UdahPutusinAja
04. pacaran itu abisin duit, nikah kemungkinan cuma 4% | pahala jelas nggak dapet, maksiat numpuk, hayuu
05. pacaran enak sebentar, sakit seumur-umur | dan enaknya cowok doang, cewek mah tekor! # UdahPutusinAja
06. “pacaran kan perkenalan?” | betul, kan sudah sy bilang, kenalan doang, main2, nggak serius!
07. mau bukti pacaran itu nggak serius? hayu tanya “kapan kita nikah?” | anda akan menemukan lelaki itu ngarang bebas, mati gaya
08. pas jadipacar aja nyusahin, ngutanglah, minta macem2lah, ajak maksiat lah | pas nikah, dia nyusahin lo dgn begitu sama cewe lain =_
09. segera halalkan hubungan dengan nikah dear, atau putuskan segera | itu baik untuk menjaga kesucian dan kehormatan yg hanya 1
10. pacaran memang enak, nikmat | sampai sesuatu terjadi (semua begitu cepat), dan satu pergi cuci tangan dan satu menyesal

Ustadz Felix Siauw

===========================

Jangan Pacaran Kalau Tidak Ingin Menyesal Dunia Akherat

01. “saya sudah 2 tahun pacaran, niat nikah | tapi beberapa waktu sblm menikah ternyata pacar sy (sebut saja A) berselingkuh dgn yg lain”
02. “sy sudah berusaha menasihati, dia nggak mau dengar, terus saja melanjutkan hubungannya (dia bilang itu biasa), sy sakit hati”
03. “sy sadar sudah bnyk hal salah yg sy perbuat, skrg sy mau taubat, dan sy tetap mau menikah dengan A, doa apa yg bisa sadarkan si A?”
04. “bila sy meninggalkan si A, sy khawatir yg lain tidak mau menerima, karena sy sudah ternoda, mohon bantuannya tadz..”
05. dear tweeps, 4 twit awal bukan monolog imajiner | itu template isi mail yg sy terima | 5-10 mail setiap harinya isinya begitu
06. terserah ada yg anggap ini berlebihan atau nggak, karena sy awalnya pun nggak percaya | tapi kenyataan di lapang bisa jadi lebih
07. lelaki biasanya protes saat saya sampaikan fakta yg menyudutkan aktivitas pacaran | namun mudah2an yang Muslimah bisa ambil pelajaran
08. pertanyaan sy selalu, “mengapa ustadz, ulama, baru jadi pelarian tatkala terlambat? | lalu berharap bisa memberi solusi instan?”
09. nasihat baru berharga saat penyesalan sudah tiba | telinga baru mau terbuka saat maksiat nyata | apa lacur mau dikata?
10. begitulah pacaran, tidak usah heran pasangan berselingkuh | masih untung kejadian sebelum menikah, karena cepat-lambat terjadi jua
11. menu wajib bagi lelaki berpacar adalah curang | termasuk bila sudah nikmat hasil tak mau tanggung
12. berapa kali lagi perlu dikatakan, pacaran memang bukan proses bagi lelaki yg siap | ia adalah proses buat lelaki tak punya komitmen
13. bila jalan dari awal sudah maksiat, kenapa heran ditengahnya sengsara? | bila tak sekarang, diakhir jalan pun sudah menanti derita
14. walau airmata menganak sungai, tetap kehormatan tak bisa balik | bagaikan buah simalakama yang ditangan, pilih manapun tiada yang baik
15. lanjut menikah dengan lelaki pandai pacaran, masalah yg lebih besar menanti | pilih sudahi hubungan, diri sudah dinodai?
16. bila sudah begitu, tak satupun bantuan padamu tersisa | kecuali betul bertaubat, tinggalkan dirinya dan mulai hidup baru
17. perkara kehormatan yang telah hilang itu urusan dan pilihanmu | kenapa tiada sedikitpun berpikir sebelum bertindak?
18. Allah Maha Mengampuni hamba-Nya selama taubatnya benar | namun kehormatan yang tiada adl bagian akibat yg harus diterima
19. wahai Muslimah, bila menerima nasihat ini engkau merasa sakit | ketahuilah bagimu, bagi kami menyampaikan kebenaran ini lebih pahit
20. bagi yg tak terkait dan menyimak, yg tau banyak alasan baginya belum siap menikah | # UdahPutusinAja, sebelum bagimu juga masalah
21. hargai kehormatan yang tiada terganti, pastikan hanya untuk calon suami | jangan digadai dan dijadikan taruhan dengan pacaran
22. hari ini mungkin kau berkata “pacar saya nggak begitu kok?!” | tunggu waktu saja sampai permintaannya mesum, bila ia lelaki normal
23. sudahlah, sadarlah, apa sampai dirimu jadi tokoh utama dalam cerita diawal | barulah engkau mau mendengar?!
24. semoga Muslimah kami termasuk yang mudah menerima pelajaran | semoga Muslim kami termasuk yang berani ambil keputusan | # UdahPutusinAja

Ustadz Felix Siauw

=============================

pacaran | dikit-dikit galau, dikit-dikit galau | galau kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit nangis, dikit-dikit nangis | nangis kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit ngambek, dikit-dikit ngambek | ngambek kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit marahan, dikit-dikit marahan | marahan kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit ngancem, dikit-dikit ngancem | ngancem kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit putus, dikit-dikit putus | putus kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit cemburu, dikit-dikit cemburu | cemburu kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit minjem, dikit-dikit minjem | minjem kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit di-PHP, dikit-dikit di-PHP | di-PHP kok dikit-dikit

Ustadz felix Siauw

==============================

galaunya yg sudah nikah itu romantis |
galaunya yg pacaran itu miris

manjanya pasangan yang nikah itu imut-imut |
manjanya yang pacaran itu amit-amit

mesranya yang sudah nikah itu Subhanallah! |
mesranya yang pacaran itu haram jadah!

adu pandangan yang sudah nikah itu nikmat |
pandang pacar itu maksiat

rayuan diantara suami istri itu karunia |
rayuan pacar itu bencana

gombalnya suami itu puitis |
puisinya pacar itu gombalis

ucap sayang sambil kecup kening istri itu manis |
begituan sama pacar itu najis

Ustadz Felix Siauw

============================

1. tau nggak, memang dimana-mana cowok demennya curhat ama cewek, dan sebaliknya cewek demen curhat sama cowok
2. alasannya sih katanya lebih seru (emangnya tinju) dan lebih terpercaya, alibi aja itu mah, bilang aja demen
3. padahal curhat2an cowok-cewek itu bahaya, karna awal2nya sih bilang temen, lama-lama jadi demen
4. alasannya sih “nganggep adik angkat”, awalnya memang adik angkat, lama-lama temen dekat, trus melekat deh.. hehe.. ngaku ayo..
5. walaupun kamu gak bilang kamu pacaran, kalo aktivitasmu begitu, ya sama-sama aja maksiatmu, eta-eta keneh (ceuk sunda mah)
6. atau sekedar sms say hello, “udah maem blum”, “udah mandi blum” >> halah, emaknya aja gak segitunya..
7. tau gak, nafsu itu kayak magnet, berlaku hukum tarik menarik F = G x (Ma x Mb)/r2, gak ngerti ya, ckckck.. sini, mari sy jelasin
8. F = nafsu total, G = udah baligh, Ma = syahwat laki2, Mb = syahwat wanita, r = radius (jarak), andersten?
9. jadi semakin deket cowok sama cewek, semakin bahayalah mereka, semakin mungkin baku syahwat diantara mereka, ancur nih..
10. maka semakin kenceng akslerasi syahwat, maka semakin bahaya hasil akhirnya, apalagi syahwat kamu akslerasinya 100 km dlm 3 detik (wow!)
11. Allah yg ciptain kita tau bahwa kita punya syahwat, Dia yang ngasi, makanya sebelum nikah Dia perintah utk jgn deket2 lawan jenis
12. Rasul pun tau kita punya syahwat, maka sebelum akad jangan dekat, apalagi beduaan karena yg ketiganya pasti adalah setan
13. sekedar boncengan, pulang duaan, kerja kelompok bedua (kelompok apaan nih, ganda campuran?), semua tak diperkenankan, demi kita juga kok
14. walau kamu bilang kamu cuma teman, siapa yg jamin bukan TTM, teman tapi maling, eh salah, teman tapi mesra? gak ada yg jamin toh?
15. apalagi Rasul bilang “nahnu nahkum bi dzhahir” (kami menghukumi yang tampak), bukan yg tersembunyi dalam hati, ya kan
16. makanya dalam Islam, ikhwan dan akhwat aktivitasnya dipisah, bukan apa-apa, preventif lebih utama dari kuratif, cegah lebih baik dr beli obat
17. dengan gitu niat terjaga dan amal pun terpelihara, apalagi kemuliaan dan kehormatan juga ikut terjaga, adem kan..
18. apalagi jaman sekarang, dunia maya begitu serem, mantengin foto ikhwan / akhwat bukan perkara sulit kyk jaman dulu..
19. jaman sy mah, minta poto cewek setengah mati, jaman sekarang foto cewek berbagai gaya ada, yg mati setengah juga ada.. hehe..
20. chatting mudah, kontak mudah, tanpa sadar muda-mudi kita udah mulai terpapar bahaya dunia maya, gak terkecuali pengemban dakwah (nah loo)
21. “nggak kok mas, ini cuma koordinasi dakwah” >> koordinasi atau koor di nasi~ kok pake pesan “ukhti, afwan, inget tahajudnya ya..” geli gw..
22. “oo.. bukan mbak, ini cuma nanya hukum ke si akhii” >> pertanyaan atau perhatian~ kok nemen banget, knp gak tanya ustadzahnya aja.. hayoo..
23. awalnya pinjem2an buku kuliah, trus pinjem2an kitab ngaji, trus pinjem2an duit (ngutang?) trus lama-lama pinjem2an hati. heh heh heh..
24. tulisannya “I love you, coz Allah” tapi dipakein koma, lagian yang begini2 gak perlu diungkapin ke orangnya lagi, doain aja..
25. komennya “Keep istiqamah ya ukhti yang disayangi Allah..” >> ampun dah, dakwah dusta bener..
26. jaga niat guys, batesin interaksi sama lawan jenis, kalo Allah udah kasih jalan yang luas, ngapain lagi jalan di pinggir2 jurang
27. jalan masih panjang, dan masih luas, jalanlah ditengah2, kita gak pernah tau kapan badai berhembus bisa meniupkan fitnah pada kita
28. siapa pria yang hatinya belum terjaga hendaklah menikah, siapa yang belum menikah, hendaklah menjaga hatinya dari fitnah wanita
29. curhat boleh, kita tau kok kamu perlu nge-refresh pikiran, sama emak bapak kan bisa, atau sama temen2 satu perjuangan yg sesama jenis?
30. interaksi boleh, tapi bagi masih liar hatinya, banyak2lah meluruskan niat
31. yang udah terlanjur ada hubungan tanpa ikatan, walau tak dinamakan pacaran, udaaah, putusin aja, selesaikan!

ustadz Felix siauw

===========================

01. seharusnya, ikhwan-akhwat itu hidupnya terpisah satu dan lain | maka sepantasnya tak ada interaksi yang tiada keperluan

02. bila telah putuskan untuk jaga kesucian hendaklah berserius diri | jangan barengi lagi dengan noktah yg dapat hitamkan hati

03. menyenangkan memang dengan lawan jenis bisa bersenda gurau | tanpa sadar keringlah iman laksana kerontang musim kemarau

04. pengakuan lisanmu bahwa engkau aktivis dakwah | namun lekat pandanganmu memandang si kerudung merah

05. engkau kumandangkan bahwa pacaran itu maksiat | sementara kata demi kata beracun terselip dibalik sms yg kau surat

06. pembelaan dirimu, ini “cuma” koordinasi, ini “cuma” pengingat taat | hatimu yang tadinya murni kini mulai berkarat

07. dia berkerudung dan berjilbab, bukan berarti halal engkau melihatnya | menatapnya bukan cara hormati kemuliannya

08. kau katakan ini bukan pacaran, tapi jelas lebih dari sekedar teman | dusta, dusta, dan dusta kau topengkan alasan

09. godaan dibalik kata-kata engkau semat, dengan setan lisan kau sarat | bekelindan dengan maksiat, bersama setan kelak ditamat

10. “uhibbuka fillah” dengan entengnya terucap, bagimu itu praktekkan sabda nabi | disitu setan menyesap, sekali lagi dosa diulangi

11. maksiat bertopeng dakwah | setan takkan pernah berhenti menggoda bahkan aktivis masjid muslim-muslimah

12. bila hendak jaga kesucian diri, mengapa tidak sesuci mungkin? | menampik setiap interaksi yang tak ada perlu itu penting

13. menjadi aktivis Islam berarti menjadi buku terbuka yang siap dibaca dan ditiru | bukan menunjukkan yang keliru

14. menjadi pengemban dakwah berarti harus lebih menjaga diri, bahkan dari fitnah yang bakal menerpa | amal dan kata beriring serta

15. tundukkan pandangan lebih utama, tahan interaksi tak perlu adl sikap terhormat | tak melembut-lembutkan suara, tentu lebih selamat

16. kalaulah Rasul pikir interaksi ikhwan-akhwat penting, tentu Islam takkan batasi pergaulan | tapi Islam utamakan pencegahan

17. agar tak terbayang paras yang bagimu belum halal | karenanya riya akan bayangi amal dan jadikannya amal yang batal

18. agar selamat dirimu dari zina hati dan mata | agar dakwahmu tertuju lurus pada Allah semata

19. hanya mengingatkanmu teman | bagiku engkau pengemban dakwah lebih utama dari yang lain | tentu cinta kami lebih bagi kalian

20. bagi kami, kalianlah etalase Islam | dan kami takan relakan kalian jadi bulan-bulanan musuh yang tak sukakan Islam

21. bersabar sebentar takkan matikan cinta | ia justru akan arahkan rasa | agar tak ada pilu redam di depan masa | istiqamah ya

Ustadz Felix Siauw

==========================

Nasehat Untuk Wanita

bila wanita tak lagi mampu menghargai diri | bagaimana dia mampu dihargai oleh lelaki?

wanita yang menjaga diri saja tak lepas dari godaan lelaki | apalagi yang menyengaja digoda bahkan senang dijahili

justru letak keanggunan itu ada pada ajeg dan tenangnya wanita | bukan pada kemampuannya dalam menggoda

wanita yang hanya peduli dengan perhatian Allah saja | namun menghindar dari perhatian dan mata manusia

betapa rindunya kita pada sosok wanita semisal Maryam | mennghamba pada Allah dengan menyucikan dirinya

menjaga dirinya dari fitnah dan goda lelaki yang belum haknya | lalu bersibuk untuk memenuhi hak Tuhannya atas dirinya

sungguh perilaku kita adalah cerminan jiwa | dan jiwa yang sakit haus puja-puji manusia

mau sampai kapan tindakanmu menggoda dengan lisan dan badan? | satu saat sukakah suami dan anakmu mengetahuinya?

hentikan melembut-lembutkan suara pada lawan jenis | hentikan mengunggah imaji dirimu untuk dikomentari

bertindaklah seperlunya dan sepantasnya | bertenang dirilah dan jangan berlebihan

hidup ini dijalani sekali dan tak pernah berganti | jangan sampai kita tak dihormati lalu disesali

Ustadz Felix Siauw

=================================

Katakan TIDAK Pada Pacaran

1. “emang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?” | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran
2. “walaupun beda negara? LDR gitu” | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, mau LDR mau tetangga, tetep aja haram
3. “kan pacarannya nggak ngapa-ngapain?” | nggak ngapa-ngapain aja dapet dosa, rugi kan? mendingan nggak usahlah
4. “tapi kan kita punya perasaan” | so? punya perasaan nggak buat kamu boleh melanggar hukum Allah yang kasi kamu perasaan

5. “kalo pacarannya bikin positif?” | positif hamil maksudnya?
6. “hehe.. jangan suudzann, maksudnya bersamanya bikin rajin shalat geto” | shalatmu untuk Allah atau untuk pacar? pernah denger ikhlas?
7. “nggak, maksudnya kita, dia kan ber-amar ma’ruf..” | halah, dusta, mana ada kema’rufan dalam membangkang aturan Allah
8. “kalo orangtua udah restui?” | mau orangtua restui, mau orangutan, tetep aja pacaran maksiat
9. “katanya ridha Allah bersama ridha ortu?” | wkwk.. ngawur, dalam taat pada Allah iya, dalam maksiat? masak ortu lebih tau dari Allah?
10. “jadi nggak boleh nih? kl dikit aja gimana?” | eee.. nawar, emang ini toko besi kulakan?
11. “terus solusinya gimana? kan Allah ciptakan rasa cinta?” | nikah, itu solusi dan baru namanya serius
12. “yaa.. saya kan masih belum cukup umur” | sudah tau belum niat nikah, kenapa malah mulai pacaran?
13. “pacaran kan enak, nikmat” | iya, nikmat bagi lelaki, bagimu penyesalan penuh airmata nanti
14. “pacar saya udah bilang dia serius sih, 6 tahun lagi baru dia lamar saya” | itu mah nggak serius, sama aja teken kontrak unt sengsara
15. “pacar sy bilang nunggu sampe punya rumah baru lamar” | itu agen properti atau calon suami? nggak serius banget
16. “pacar sy bilang nikahnya nanti kalo udah cukup duit” | alasan klise, itulah yg cowok katakan untuk tunjukkin betapa nggak komit dia
17. “pacar sy bilang mau nikah tapi tunggu saudaranya nikah dulu” | ya tunda aja hubungannya sampe saudaranya nikah
18. “pacar sy bilang dia siap, tapi nunggu lulus” | alasan yang paling menunjukkan ketidakseriusan, nggak siap tu namanya
19. “pacar sy siap ketemu ortu sy sekarang juga, tapi sy yg belum siap” | cape deeh (=_=);
20. “ya udah, kakak-adik aja ya?” | wkwk.. maksa banget sih mau maksiat? giliran suruh shalat aja banyak alasan
21. “terus yang serius itu yang gimana?” | yang berani datangi wali-mu, dan dapet restu wali-mu dan menikahimu segera
22. “iya, sy udah putusin pacar, dia mau bunuh diri katanya” | tuh, tau kan mental lelaki pacaran, suruh nguras laut aja lelaki begitu
23. hal terserius yang bisa dilakukan yg belum siap adalah memantaskan diri | bukan justru mengobral diri
24. pahami agama, kaji Islam, perjuangkan Islam sebagai persiapan, itu baru serius | agar pantas dirimu jadi pasangan dan ortu yg baik
25. cinta ada masanya, pantaskan diri untuknya | bukan dengan pacaran, baku syahwat pake badan
26. kl siap walau nikahnya harus besok, barulah ta’aruf | karena ta’aruf bukan mainan bagi yg belum siap
27. jadi serius bagi yg sudah siap adl dengan nikah | sementara serius bagi yg belum siap adl mendekat dan taat pada Allah | kelir?!

Ustadz Felix Siauw

===========================

5 Tanggapan

  1. Kumpulan kata-kata bijak, motivasi, status nasehat dan tausiyah islami Ustadz Felix Siauw

    01. seorang suami pernah ditanya oleh istrinya, “apa yang menurut abi paling penting dari ummi?” | terdiam sejenak, suami menjawab
    02. “taatlah pada abi selama abi menaati Allah, itulah yang kupinta darimu” | dan itulah kunci pernikahan terpenting
    03. aduhai pernikahan yang dibangun berdasarkan ketaatan pada Allah semata | semua masalah akan mampu diselesaikan sekejap mata
    04. tak perlu debat derita berpanjangan | asal ada dalilnya, srmua masalah ada kesudahannya
    05. suami menyayangi istri bukan hanya dasar nafsu, namun karena ia perintah Allah | sebagai kelengkapan diri seorang Muslim
    06. bila marah tak menghardik, bila tak suka tak menghina | walau hati membuncah bergejolak marah, dia tahankan lisan kasar
    07. bila naik pitam dia diam bukan mengecam | tak sekalipun dalam pikiran gunakan tangan untuk pelajaran
    08. karena dalam Islam, lelaki adalah pembimbing | dia mengarahkan, menuntun, dan memapah istrinya, dan itu tiada pernah dengan kekasaran
    09. suami yang taat Allah dan berteladankan Rasul | akan pahami, bahwa kata yang lembut merubah wanita, sedang bentakan akan mematahkannya
    10. bentakan dan nasihat sama hasilkan airmata pada istri | yang pertama airmata sesalan menikah, dan yang kedua airmata syukur bahagia
    11. “taati abi selama abi menaati Allah” sebuah kalimat sederhana, lagi dalam maknyanya | hanya istri berserah pada Allah yg paham
    12. elok kiranya, ego rasa kewanitaan yang menuntut | diredakan oleh ayat-ayat dan hadits-hadits yang dilafalkan hafalan suami
    13. istri semisal ini mudah disadarkan kesalahannya hanya dengan satu-dua ayat | tiada perlu celaan dan makian, karena taatnya pada Allah
    14. dia taati suaminya bukan alasan hanya sayang, lebih dari itu, suaminya ialah surganya kelak | tempat Allah perintahkan taatnya
    15. melayani suami tak perlu disuruh, meminta maaf pada suami tak perlu tunggu salah | bukan sebagai bawahan, namun sebagai hiasan
    16. rendah perlahan suaranya didepan suami, senang berbunga saat dengarkan petuah nasihat suami | anggun saat bersama, tabah saat berpisah
    17. keluarga seperti ini, tak dimungkinkan bila suami-istri tak miliki kecintaan pada Allah | hingga mau taat total pada Allah
    18. ketaatan pada suami diperoleh karena ketaatan suami pada Allah | sayang pada istri diberai karena sayang istri pada Allah | subhanallah
    19. “bukan karena abang berkata dinda dengarkan, tapi karena ayat Allah yang abang dendang dinda taatkan” | Allah, Allah dan Allah
    20. “sayangi dinda semua lelaki bisa, sayangkan dinda karena dinda rindukan Allah itu hanya abang yang punya” | Allah, Allah dan Allah
    21. bagi mereka yg menjadikan Allah sebagai jaminan cinta | cekcok hari ini jadi bahan senda gurau esok hari, hanya buat cinta makin berbuah
    22. sesiapa yang Allah jadi penengahnya, akan lekat sepanjang masa | sesiapa yang Allah tak penah jadi panduan, bersiap hadapi sesalan

    Ustadz Felix Siauw

  2. 01. seringkali dalam taat, anggapan manusia dijadikan alasan | dalam maksiat, anggapan manusia malah dijadikan pembenaran
    02. “yuk, kita taati Allah dengan berhijab!” | “wah, kata orang sy nggak pantas kenakanhijab, terlihat tua, terlihat lusuh, bla-bla-bla..”
    03. “kok kamu malah pacaran sih? kan maksiat?” | “ah, itu anak kyai juga pacaran, itu anak pak haji malah 2x ganti pacar! bla-bla-bla”
    04. padahal anggapan dan pembenaran dari manusia nilainya nol besar | tak berarti sedikitpun disisi Allah
    05. bolehlah kami ceritakan kisah hari kiamat seperti yg didedahkan Al-Qur’an | saat yg diikuti karena maksiat berlepas dari yg mengikuti
    06. ‘”yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya” (QS 2:166)
    07. “dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali” (QS 2:166)
    08. “dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “seandainya kami dapat kembali (ke dunia),.. >>
    09. >> ..pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami” (QS 2:167)
    10. “demikian Allah perlihatkan amal perbuatan mereka jadi sesalan; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka” (QS 2: 167)
    11. Al-Qur’an nyatakan kepada kita kisah manusia yang hanya mengikut buta (taqlid buta) kepada seseorang yg sesat karena menyembah berhala
    12. karena ada orang-orang yang megikuti pendapat seseorang tanpa ilmu, jadi pembenarannya untuk membangkang perintah-Nya
    13. pada hari kiamat, orang yang dijadikan legitimasi ini justru meninggalkan pengikut2nya, karena dia pun sulit dengan dirinya sendiri
    14. maka Allah menutupnya dengan kata ‘penyesalan’ | sesal bagi yg diikuti, dan sesal bagi yang diikuti | semuanya buruk
    15. kita hidup karena Allah izinkan, dan kita mati bila Allah inginkan | kenapa masih peduli anggapan manusia yg tiada hidup-matikan?
    16. 1000 orang bilang hijab itu tak pantas bagimu, perintah Allah tiada bergeser | penuhi kewajibanmu, urusan hisab mereka biarlah Allah
    17. tidak berhijab karena alasan anggapan manusia? | di hari akhir dia tiada tanggungjawab atasmu, engkau pun ikut dihisab
    18. satu Muslimah berhijab yg kau anggap buruk akhlak kau jadikan alasan hijab itu jelek | ribuan Muslimah baik hijabnya tak jadi perhatian
    19. bila satu contoh buruk jadi alasan abaikan hijab | seharusnya satu contoh baik juga bisa jadi alasan kenakan hijab kan?
    20. mari periksa hati | jangan-jangan kita memang lebih pintar menilik kesalahan yg belum tentu daripada kebaikan yang sudah pasti
    21. teringat senjata orang yang salah untuk menutupi kesalahannya dengan “blame the victim” | marah duluan, salahkan korban
    22. “untuk apa hijab kalau akhlaknya jelek! untuk apa hijab kalau nggak bisa jaga mulut!” | yg bilang begini pasti blm berhijab
    23. untuk tutupi kekurangannya yang belum berhijab | dia coba cari salahkan yang lain untuk bertanggung jawab
    24. atau cari legitimasi yang lain, “wajah sy nggak cocok kerudung” “sy nggak pantes dihijab” “sy udah takdirnya buka aurat” (=_=)a
    25. jurus terakhir, legitimasi pake kata “mendingan” | “mendingan hijab tapi akhlak buruk atau nggak hijab tapi baek?” bla-bla-bla
    26. jadi Muslim atau Muslimah itu jangan pikir minimalis, harusnya mikirnya | “mendingan hijab baek atau nggak hijab dan nggak baek?”
    27. tapi ya silahkan, kalau masih mau buat banyak alasan | selama lidah masih bisa bersilat | sebelum satu hari badan yg katakan kebenaran
    28. “bahkan (tubuh) manusia itu bersaksi atas dirinya sendiri, meskipun dia (manusia) mengemukakan alasan-alasannya” (QS 75:14-15)
    29. ingat selalu, satu hari dimana tiada kawan sedia menemani | tiada kawan yang mau dijadikan jaminan atau tanggungan
    30. pada hari itu, berharaplah tubuh jadi saksi | katakan pada Allah bahwa dia telah ditutupi sempurna karena asma Allah

    Ustadz Felix Siauw

  3. 01. seringkali | pelaku maksiat menutupi kemalasannya untuk taat, dengan mencari kesalahan yg telah taat dan menyalahkan ketaatannya
    02. yang begini biasanya merasa dengan menyalahkan ketaatan seseorang | setidaknya melegitimasi dia untuk tak perlu taat
    03. misal: “halah kerudungan diluar aja, hatinya kotor, munafik tuh” | padahal lisan semisal itu justru kotor sebenar
    04. atau, “ngomongnya nggak pacaran, tapi ghibah melulu” | padahal yang beginian juga namanya ghibah
    05. bisa juga “banyak yg kerudungan masih maksiat, banyak kerudungan tapi tingkahnya parah” | eh eh eh pandai betul lihat salah
    06. manusia itu tempatnya salah dan lupa, dan sebaik-baik manusia adl yg bertaubat | Nabi Adam contohkan mulianya taubat
    07. bila ada yang telah taat dengan hijab namun masih buat maksiat | salahkan maksiatnya, tidak ada hubungan dengan tutup aurat
    08. agak kasarnya “bila yang sudah taat saja bisa maksiat, apalagi yang tak taat?” | mohon maaf gunakan retorika yang agak kasar
    09. setiap niat baik akan dihitung Allah, apalagi yang sudah diamalkan | adapun khilaf yang masih ada, kita doakan semoga segera berubah
    10. hijab yang dikenakan tiada dosa hingga layak disalahkan | bila engkau belum mampu, setidaknya jangan benci pada yang sudah taat
    11. bilapun mesti menasihati, kenakan lisan yang baik dan niat yg tulus | bukan menyerang, bukan mengolok-olok, apalagi menghina
    12. khawatir setan menyelip di niat, banggakan diri lebih baik | sementara dosa diri masih tertumpuk, mungkin lebih banyak dari yg dituduh?
    13. setiap niat baik harus dihargai, jangan belum-belum sudah dipotong mati | ketegasan dan kelembutan baik bila disanding dalam nasihat
    14. baik pula ingat kita pada masa yang lalu, tertatih kita jalani syariat | saat kita sudah lebih paham, bukan alasan berlaku kasar
    15. lebih baik lisankan “subhanallah hijab engkau kenakan, kudoakan semoga akhlakmu seindah pakaianmu” | tulus, bukan nyinyir
    16. baik juga “semoga Allah memudahkanmu sempurnakan diri, sebagaimana Allah memudahkanmu kenakan hijab” | semangati, bukan patahkan hati
    17. bila kepada kaum kafir saja kita harus perlakukan baik | maka saudaramu Muslim lebih layak diperlakukan apik
    18. tentu harus diingat, bahwa bukan berarti melacurkan dalil, bukan berarti ingkari hukum | cara penyampaian, itulah kuncinya
    19. Al-Qur’an seringkali keras untuk matikan kesombongan hati | namun tak kalah seringnya berikan kelembutan yang terbitkan harapan jiwa
    20. itulah pengemban dakwah Islam | buat takut akan adzab Allah, juga terbitkan harapan kasih Allah | barakallahu fiikum

    Ustadz felix Siauw

  4. “kamu ngapain berhijab panjang gitu? mau jadi ustadzah?” | berhijab syar’i bukan cuma ustadzah kali.. semua Muslimah juga diperintah

    “kamu mau jadi teroris pake hijab panjang kayak gitu?” | kerudung melabuh ke dada dan jilbab lebar itu perintah Allah dear

    “hijab biasa aja kali, nggak usah ekstrim, berlebihan ah” | lho, jadi sekarang kamu merasa lebih tau tentang ‘hijab syar’i yang benar’?

    “iya, hijab panjang kayak kamu itu nggak menarik” | tujuan hijab memang membuatmu nggak diperhatikan, bukan malah menarik perhatian

    “berhijab syar’i kayak kamu itu bikin ribet” | justru simpel, nggak banyak jarum, peniti, bahan, belitan, asesoris, temali, kawat

    “tapi ya sesuaikan dengan zaman lah” | menyesuaikan zaman atau mode maksudnya? hijab itu ibadah, menyesuaikan Allah harusnya

    “percuma aja hijab syar’i kalo kelakuan masih jelek” | hijab syar’i itu doa, agar Allah juga membenahi akhlak, hargai usaha dear

    “aku baru mau berhijab syar’i kalo udah siap” | bersiap itu artinya melakukan bukan menanti, berusaha bukan berdiam

    “kantor mana yang mau terima hijab syar’i begitu?” | rezeki itu milik Allah, yang taat pasti dibantu, daripada dapet tapi nggak berkah?

    “cowok mana yang mau nikahi yang berhijab syar’i?” | yang jelas bukan cowok-cowok yang kamu kenal, tapi mereka yang mengenal Allah, mau

    “aku bakal dijauhi temen-temen kalo berhijab syar’i begitu” | Allah akan ganti dengan temen-temen yang lebih baik, yang mendukung yang baik

    “hijab syar’i bikin aku terbatas geraknya” | memang hal baik itu mengajak kita pada yang baik dan menjauhi yang buruk

    “hijab syar’i itu nggak gaul” | memang kita bukan untuk digauli, tapi dihormati dan dimuliakan, sebagaimana perintah Allah

    “nggak, aku nggak bisa berhijab syar’i” | nggak bisa beda dengan nggak mau, Allah wajibkan pasti kita bisa kalau kita mau

    “hijab syar’i itu gimana sih?” | simpel, gamis lebar tak transparan, dipadu kerudung panjang menutupi dada, dan kelakuan tidak berlebihan

    “maksudnya gamis lebar?” | pakaian yang tak menampakkan lekuk tubuh, dan diulurkan ke seluruh tubuh, seperti gamis, liat QS 33:59

    “maksudnya kerudung panjang?” | kain yang dipakai untuk menutupi kepala, sampai menutup pada keseluruhan dada, liat QS 24:31

    “maksud kelakuan tak berlebihan?” | jangan berbuat semua hal yang bakal mengundang perhatian kepadamu, tabbaruj itu, liat QS 33:33

    “misalnya tabbaruj?” | baju yang terlalu ribet, gaya foto di-unyu-unyu-in, suara di-kiyut-kiyutin, semua yang menarik perhatian lelaki

    “hehe.. sering tuh liat yang begitu” | banyak, haus perhatian lelaki, seneng kalo fotonya dikomen lelaki dengan “subhanallah ukhti..”

    “jadi nggak boleh pasang PP diri gitu?” | bukan gitu, cari PP yang nggak undang fitnah aja, kadang tanpa sadar PP kita pilih yang caper

    “oh, jadi hijab itu kelakuan juga ya?” | bener, emang mau foto kita didownload, dinikmati cowok sedunia maya? atau jangan-jangan demen?

    “wah, susah juga ya berhijab syar’i?” | susah tapi bukan nggak mungkin, selangkah demi selangkah, sadar dan mau taat itu bagian pahala

    “terus aku mulai darimana?” | mulai dengan cari komunitas berhijab syar’i, yang paling penting ikut kajian rutin biar pemahamannya naik

    “aku masih bimbang” | mulailah melangkah, bimbang akan sirna, lakukan karena Allah insyaAllah mudah, banyak yang sudah kini giliranmu

    ini Hijab Syar’i = Khimar (QS 24:31) + Jilbab (QS 33:59) – Tabarruj (QS 33:33) |

    Ustadz Felix Siauw

  5. 25 ALASAN TIDAK BERJILBAB DAN BANTAHANNYA

    Berikut beberapa alasan anak muda yang enggan berjilbab dan sanggahan halusnya. Semoga yang belum berjilbab mendapat hidayah.

    1. Saya nggak mau jilbaban! Jilbaban itu kuno

    “Lha, itu zaman prasejarah, lebih kuno lagi, nggak pake jilbab”

    2. Tapi kan itu hal kecil, kenapa jilbaban harus dipermasalahin?!

    “Yang besar-besar itu semua awalnya dari perkara kecil yang diremehkan”

    3. Yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari jilbabnya, fisiknya!

    “trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik? Dan Islam meyakini bahwa iman itu bukan hanya perkara hati, namun juga ditunjukkan dalam fisik atau amalan lahiriyah. Hati pun cerminan dari lahiriyah. Jika lahiriyah rusak, maka demikianlah hatinya”

    4. Jilbaban belum tentu baik

    “Betul, yang jilbaban aja belum tentu baik, apalagi yang … (isi sendiri)”

    5. Saya kemarin lihat ada yang jilbaban nyuri!

    “So what? yang nggak jilbaban juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali”

    6. Artinya lebih baik jilbabin hati dulu, buat hati baik!

    “Yup, ciri hati yang baik adalah jilbabin kepala dan tutup aurat”

    7. Kalo jilbaban masih maksiat gimana? dosa kan?

    “Kalo nggak jilbaban dan maksiat dosanya malah 2. Malah nggak jilbaban itu dosa besar. ″

    8. Jilbaban itu buat aku nggak bebas!

    “Oh, berarti lipstick, sanggul, dan ke salon itu membebaskan ya?”

    9. Aku nggak mau dibilang fanatik dan ekstrimis!

    “Nah, sekarang kau sudah fanatik pada sekuler dan ekstrim tidak mau taat”

    10. Kalo aku pake jilbab, nggak ada yang mau sama aku!?

    “Banyak yang jilbaban dan mereka nikah kok”

    11. Kalo calon suamiku gak suka gimana?

    “Berarti dia tak layak, bila didepanmu dia tak taat Allah, siapa menjamin dibelakangmu dia jujur? Dan ingatlah al khobitsaatu lil khobitsiin, perempuan rusak ditakdirkan dengan lelaki yang sama. Demikian sebaliknya.”

    12. Susah cari kerja kalo pake jilbab!

    “Lalu enggan taat pada perintah Allah demi kerja? emang yang kasih rizki siapa sih? Bos atau Allah? Dan asalnya wanita itu berdiam di rumah: wa qorna fii buyutikunna (menetaplah kalian di rumah-rumah kalian)”

    13. Ngapa sih agama cuma diliat dari jilbab dan jilbab?

    “Sama aja kayak sekulerisme melihat wanita hanya dari paras dan lekuk tubuh”

    14. Aku nggak mau diperbudak pakaian arab!

    “Ini simbol ketaatan pada Allah, justru orang arab dulu (di zaman jahiliyah) gak pake jilbab. Syari’at jilbab ini untuk seluruh wanita, bukan hanya Arab sebagaimana ditegaskan dalam surat Al Ahzab ayat 59: “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”.”

    15. Jilbab cuma akal-akalan lelaki menindas wanita

    “Perasaan yang adain miss universe laki-laki deh, yang larang jilbab di prancis jg laki-laki″

    16. Aku nggak mau dikendalikan orang tentang apa yang harus aku pake!

    “Sayangnya sudah begitu, tv, majalah, sinetron, kendalikan fashionmu”

    17. Jilbab kan bikin panas, pusing, ketombean

    “Jutaan orang pake jilbab, nggak ada keluhan begitu, mitos aja”

    18. Apa nanti kata orang kalo aku pake jilbab?!

    “Katanya tadi jadi diri sendiri, nggak peduli kata orang laen…”

    19. Jilbab kan nggak gaul?!

    “Lha mbak ini mau gaul atau mau menaati Allah?”

    20. Aku belum pengalaman pake jilbab!

    “Pake jilbab itu kayak nikah, pengalaman tidak diperlukan, keyakinan akan nyusul”

    21. Aku belum siap pake jilbab

    “Kematian juga nggak akan tanya kamu siap atau belum dear”

    22. Mamaku bilang jangan terlalu fanatik!

    “Bilang ke mama dengan lembut dan santun, bahwa cintamu padanya dengan menaati Allah penciptanya”

    23. Aku kan gak bebas ke mana-mana, gak bisa nongkrong, clubbing, gosip, kan malu sama baju!

    “Bukankah itu perubahan baik?”

    24. Itu kan nggak wajib dalam Islam!?

    “Kalo nggak wajib, ngapain Rasul perintahin semua wanita Muslim nutup aurat?”

    25. Kasi aku waktu supaya aku yakin jilbaban dulu

    “Yakin itu akan diberikan Allah kalo kita sudah mau mendekat, yakin deh”.

    Nah wahai saudariku muslimah, tunggu apalagi?

    (ustadz felix siauw)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: