• Blog Stats

    • 42,032,181 hits
  • pacaran adalah perbuatan haram, maka janganlah berpacaran. Dan jangan mau jika diajak pacaran. Akan tetapi tempuhlah jalan yang halal jika memang benar-benar cinta dan ingin menikah. Segeralah menikah dan jangan berpacaran. ================================== dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. [QS Al Isra':32] ==================================== JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA ====================================== Asy-Sya’bi berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah)
  • Artikel Terbaru

  • wasiat untuk seluruh umat islam

    ====================================== “Janganlah kamu saling dengki, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling bersaing, saling mencari keburukan, saling menawar lebih tinggi untuk menipu pembeli sehingga menawar tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. ============================================= Taqwa ada di sini, taqwa ada di sini, taqwa ada di sini kata Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sambil menunjuk dadanya. ================================================= Cukuplah merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. ==================================================== Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk kamu dan hartamu, tetapi ia melihat hati dan perbuatanmu.” (riwayat Muslim dan Bukhari). ==========================================
  • BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR

    BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------------------- Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam (HR. Bukhari) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain. (HR. Ahmad) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana. (HR. Ath-Thabrani) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh. (HR. Al-Baihaqi) ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sodaqoh. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi embermu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu. (HR. Ahmad) ------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  • berbuat baiklah pada semua binatang, termasuk kepada anjing

    Kita tidak diperbolehkan menyiksa binatang dengan cara apa pun, atau membuatnya kelaparan, memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang ia tidak mampu, menyiksa atau membakarnnya. --------------------------------------------------- Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati. Maka dari itu ia masuk neraka gara-gara kucing tersebut disebabkan dia tidak memberinya makan dan tidak pula memberinya minum di saat mengurung nya, dan dia tidak membiarkannya (melepaskannya) supaya memakan serangga di bumi.” (HR. al-Bukhari) ------------------------------------------------------- Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.” (HR. Abu Dawud, hadits shahih) ---------------------------------------------- “Barangsiapa yang tidak berbelas kasih niscaya tidak akan dibelaskasihi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim) ------------------------------------------------- “Kasihanilah siapa saja yang ada di bumi ini, niscaya kalian akan dikasihani oleh yang ada di langit.” (HR. at-Tirmidzi) -------------------------------------------------- Dibolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan atau mengganggu seperti anjing buas, serigala, ular, kalajengking, tikus dan lain-lain karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda, “Ada lima macam hewan fasik (buruk) yang boleh dibunuh di waktu halal (tidak ihram) dan di waktu ihram, yaitu ular, burung gagak yang putih punggung dan perutnya, tikus, anjing buas, dan rajawali.” (HR. Muslim). Juga terdapat hadits shahih yang membolehkan untuk membunuh kalajengking. ================================================
  • JAUHILAH MUSIK DAN NYANYIAN KARENA BANYAK ULAMA YANG MENGHARAMKANNYA

    ====================================== ‘Amr bin Syarahil Asy-Sya’bi rahimahullahu berkata: “Sesungguhnya nyanyian itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, seperti air yang menumbuhkan tanaman. Dan sesungguhnya berdzikir menumbuhkan iman seperti air yang menumbuhkan tanaman.” (Diriwayatkan Ibnu Nashr dalam Ta’zhim Qadr Ash- Shalah, 2/636. Dihasankan oleh Al-Albani dalam At-Tahrim, hal. 148) ----------------------------------------------------------------------------- Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata: “Termasuk hasil usaha yang disepakati keharamannya adalah riba, upah para pelacur, sogokan (suap), mengambil upah atas meratapi (mayit), nyanyian, perdukunan, mengaku mengetahui perkara gaib dan berita langit, hasil seruling dan segala permainan batil.” (Al-Kafi hal. 191) ---------------------------------------------------------------------- Ath-Thabari rahimahullahu berkata: “Telah sepakat para ulama di berbagai negeri tentang dibenci dan terlarangnya nyanyian.” (Tafsir Al-Qurthubi, 14/56) ------------------------------------------------------------------- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu berkata: “Mazhab empat imam menyatakan bahwa alat-alat musik semuanya haram.” Lalu beliau menyebutkan hadits riwayat Al-Bukhari rahimahullahu . (Majmu’ Fatawa, 11/576) --------------------------------------------------------------- ------------------------------------------
  • wasiat bagi para pemuda

    ====================================== ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Barangsiapa di antara kalian yang ingin meneladani, hendaklah meneladani para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena sesungguhnya mereka adalah ummat yang paling baik hatinya, paling dalam ilmunya, paling sedikit bebannya, dan paling lurus petunjuknya, serta paling baik keadaannya. Suatu kaum yang Allah telah memilih mereka untuk menemani Nabi-Nya, untuk menegakkan agama-Nya, maka kenalilah keutamaan mereka serta ikutilah atsar-atsarnya, karena mereka berada di jalan yang lurus.” [Dikeluarkan oleh Ibnu Abdil Baar dalam kitabnya Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih II/947 no. 1810, tahqiq Abul Asybal Samir az-Zuhairy] ======================================
  • wasiat Imam al-Auza’i

    ====================================== Imam al-Auza’i rahimahullah (wafat th. 157 H) mengatakan: “Bersabarlah dirimu di atas Sunnah, tetaplah tegak sebagaimana para Shahabat tegak di atasnya. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan, tahanlah dirimu dari apa-apa yang mereka menahan diri darinya. Dan ikutilah jalan Salafush Shalih, karena akan mencukupi kamu apa saja yang mencukupi mereka.” [Syarh Ushul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/174 no. 315] --------------------------------------------------------------- Beliau rahimahullah juga berkata: “Hendaklah kamu berpegang kepada atsar Salafush Shalih meskipun orang-orang menolaknya dan jauhkanlah diri kamu dari pendapat orang meskipun ia hiasi pendapatnya dengan perkataannya yang indah.” [Imam al-Aajury dalam as-Syari’ah I/445 no. 127, di-shahih-kan oleh al-Albany dalam Mukhtashar al-‘Uluw lil Imam adz-Dzahaby hal. 138, Siyar A’laam an-Nubalaa’ VII/120] =================================================
  • Mengutip perkataan Syaikh Bin Baz rahimahullaahu

    “Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka mengetahuinya. Kami mohon petunjuk kepada Alloh untuk semuanya.” (Majmu’ Fatawa Samahatul Imam Ibnu Bazz (Juz VIII, hal 376) dan (Juz X, hal. 91) =================================================
  • jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara

    ====================================== Segala puji hanyalah milik Alloh yang telah mempertautkan hati kaum mukminin dan menganjurkan mereka supaya bersatu padu dan saling berhimpun serta memperingatkan dari perpecahan dan perselisihan. -------------------------------------------------------- Saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq untuk disembah melainkan hanyalah Alloh semata yang tidak memiliki sekutu. Dialah yang mensyariatkan dan memudahkan, dan Dia terhadap kaum mukminin adalah sangat penyantun. ------------------------------------------------------ Saya juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, yang diperintahkan dengan kemudahan dan berita gembira. ----------------------------------------------------- Beliau bersabda : Permudahlah dan janganlah kamu persulit, berikanlah kabar gembira dan janganlah membuat orang lari (dari kebenaran). ------------------------------------------------------ Permisalan kaum mukminin satu dengan lainnya dalam hal kasih sayang, tolong menolong dan kecintaan, bagaikan tubuh yang satu, jika salah satu anggotanya mengeluh sakit, maka seluruh tubuh akan merasa demam atau terjaga” --------------------------------------------------- Tidak ragu lagi, bahwa kewajiban Ahlus Sunnah di setiap zaman dan tempat adalah saling bersatu dan menyayangi di antara mereka serta saling bekerja sama di dalam kebajikan dan ketakwaan… ==================================================---------------
  • KHUTBATUL HAJAH

    ====================================== Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan meminta ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa-jiwa kami, dan dari keburukan-keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah saja, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. ================================================ “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” ================================================== “Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari yang satu, dan darinya Allah menciptakan isterinya; dan dari keduanya Allah mengembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silatur rahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” ========================================================= “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mena’ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. ============================================================ Amma ba’du; Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad , dan seburuk-buruk perkara dalam agama adalah yang di ada-adakan, setiap yang diada-adakan (dalam urusan agama) adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan. (HR. Muslim, an-Nasa’i dan selain keduanya) ==================================================
  • mengutip perkataan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad hafizhahullaahu:

    “Telah terjadi di zaman ini, sibuknya sebagian ahlus sunnah dengan sebagian lainnya dengan tajrih (saling mencela) dan tahdzir, dan implikasi dari hal ini menyebabkan terjadinya perpecahan, perselisihan dan saling mengisolir. Padahal sepantasnya bahkan seharusnya bagi mereka untuk saling mencintai dan berkasih sayang terhadap sesama mereka, dan menyatukan barisan mereka di dalam menghadapi ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu yang menyelisihi ahlus sunnah wal jama’ah. ---------------------------------------------------- “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- agar menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dari perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi mereka, sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “diantara kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berfaidah baginya.” Hadits hasan diriwayatkan oleh Turmudzi.” ------------------------------------------------------ “Aku nasehatkan –kepada penuntut ilmu- untuk bersikap pertengahan dan moderat, diantara sikap ghuluw (ekstrim) dan meremehkan, dan diantara sikap ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (menggampangkan). Sebagai pengejawantahan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw di dalam agama, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa dikarenakan sikap ghuluw mereka di dalam agama.” Ini hadits shahih, dikeluarkan oleh an-Nasa’i dan selainnya.” ---------------------------------------------------- “Dan aku nasehatkan supaya mereka berhati-hati dari sikap zhalim, dikarenakan hadits Qudsi, “Wahai hamba-Ku, sesunguhnya Aku haramkan kezhaliman atas diri-Ku, maka aku jadikan pula haram atas diri kalian, maka janganlah kalian saling menzhalimi” diriwayatkan oleh Muslim, dan hadits Shallallahu ‘alaihi wa Salam, “takutlah kalian dari kezhaliman, karena sesungguhnya kezhaliman itu adalah kegelapan di hari kiamat” diriwayatkan oleh Muslim. ------------------------------------------------------ Aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk menunjuki seluruh ummat kepada apa yang diridhai-Nya, agar mereka mendalami agama Islam (tafaqquh fid din) dan menetapi kebenaran, serta agar mereka menyibukkan diri dengan perkara yang bermanfaat dan menjauhkan dari apa-apa yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya Ia berkuasa dan berkemampuan atasnya. Semoga Sholawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya dan para sahabatnya. (selesai kutipan) ===========================================
  • mengutip perkataan Imam Albani rahimahullaahu

    “Wajib atas kita untuk berlemah lembut di dalam dakwah kita terhadap orang-orang yang menyelisihi kita, dan jadikan selalu firman Alloh Ta’ala berikut (sebagai pegangan) dan untuk selamanya : “Serulah mereka ke jalan Rabb-mu dengan hikmah dan nasehat yang baik, serta berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.” Dan mereka yang pertama lebih berhak untuk kita terapkan hikmah ini adalah mereka yang paling memusuhi kita di dalam dasar (mabda’) dan aqidah kita, hingga kita tidak menggabungkan antara beratnya dakwah yang haq yang Alloh memperteguh kita dengannya dengan beratnya cara (ushlub) kita berdakwah kepada Alloh Azza wa Jalla” ==================================================
  • Diriwayatkan bahwa Hasan Al-banna berkata: “Kami menginginkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam.” ==================================================
  • warning

    dalam blog ini mungkin terdapat hadits dhoif, riwayat yang tidak valid, salah tulis, kutipan yg tidak sesuai syariat islam, dan berbagai kesalahan2 lain, dan belum sempat di sensor, jadi mohon maaf sebesar-besarnya

BILA DO’AMU TAK KUNJUNG BERJAWAB

BILA DO’AMU TAK KUNJUNG BERJAWAB

Syaikh Dr. Muhammad bin Muhammad Al Mukhtar As-Syinqity pernah ditanya:

Wahai syaikh… Aku banyak berdo’a kepada Allah.. namun Allah belum mengabulkan do’aku, akupun belum melihat tanda bahwa do’aku akan terkabul, dan saat ini aku merara kecewa dan frustasi, padahal aku telah bersungguh-sungguh dalam berdo’a, maka apa nasehat anda untukku.?

Syaikh menjawab:

Akhi fillah…. Selama engkau berdoa pada-Nya, maka engkau takkan merugi,teruslah berdo’a. Adapun apa yang engkau sebut dengan frustatasi, itu tidak lain adalah tipu daya syaithon (untuk memalingkanmu dari-Nya)

Tidaklah engkau berdo’a kepada Allah melainkan Dia pasti mengabulkan pintamu, atau menghindarkanmu dari bahaya yang nilainya semisal dari apa yang engkau pinta, atau memberimu derajad disurga yang nilainya sama dengan yang dulu engkau pinta di dunia. Maka (pada hakikatnya) setiap saat engkau terjaga dan tetap beruntung meraih karunia Allah.

Adapun anggapan bahwa Allah tidak mengabulkan do’amu, maka ini merupakan bentuk su’dzon kepada Allah. Sementara rasa frustasi dan kecewa semua itu berasal dari syaithan, tidak usah engkau pedulikan.

Akhi fillah…
Boleh jadi engkau memohon pada Allah sesuatu yang mana sesuatu itu nantinya malah membuat dirimu sengsara didunia dan akhirat. Kemudian Allah memalingkan hal tersebut darimu sebagai bentuk kasih sayang-Nya terhadapmu.

Berapa banyak orang yang memohon kepada Allah dengan sebuah permohonan namun Allah tahu bila permohonan itu dikabulkan maka akan merusak agamanya, Kemudian Allah menjauhkan hal itu dari hamba-Nya karena rahmat dan kasih sayang-Nya.

Berbaik sangkalah pada Allah. . Yakinilah bahwa do’a merupakan tali penghubung antara engkau dan Allah..
Dengannya engkau meraih kebaikan dunia dan akhirat..
Berbaik sangkalah pada Allah bahwa Dia tidak akan membuatmu kecewa, yakinilah bahwa ketika Dia mengakhirkan pengabulan atas do’amu itu karena ada hikmah (yang tidak engkau ketahui).

Kadang seseorang berdo’a, “Ya allah.. Aku ingin mobil, istri, harta, atau ingin ini ingin itu, padahal Allah tau bila semua itu ada pada diri seorang hamba dizaman ini maka bisa merusak agamanya. Allah pun menunda pemberian itu hingga waktu yang tepat agar semuanya menjadi penyebab hamba-Nya tersebut meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Allah berfirman:

والله يعلم وأنتم لا تعلمون

“Dan Allah Mengetahui sedangkan kalian tidak mengetshui”

Maka berbaiksangkalah kepada Allah dan lapangkan dadamu, karena engkau sedang memohon pada Allah, Dzat yang perbendaharaan-Nya tidak akan habis, pintamu takkan membuat kerajaan-Nya berkurang.

Allah berfirman dalam hadits qudsi:

يا عبادي لو أن أولكم و آخركم وإنسكم وجنكم قاموا على صعيد واحد فسألوني فأعطيت كل واحد مسألته ما نقص ذلك مما عندي إلا كما ينقص المخيط إذا أدخل البحر

“Wahai hambaku…
Sungguh seandainya orang yang terdahulu di antara kalian dan yang terakhir, baik manusia maupun jin, berdiri diatas bumi yang satu, lalu mereka memohon kepadaku, maka akan Aku penuhi seluruh permintaan mereka, tidaklah hal itu mengurangi apa yang ada pada-Ku, kecuali seperti sebatang jarum yang dicelupkan ke dalam samudra.”

Tidak sulit bagi Allah memberi apa yang engkau pinta.. tapi Allah menginginkan kebaikan untukmu. Dia ingin menjauhkanmu dari segala macam keburukan.

Allah berfirman:

وَمَا تَرَدَّدْتُ عَنْ شَيْءٍ أَنَا فَاعِلُهُ تَرَدُّدِي عَنْ نَفْسِ المُؤْمِنِ ، يَكْرَهُ المَوْتَ وَأَنَا أَكْرَهُ مَسَاءَتَهُ ولا بد له منه

“Tidaklah Aku ragu-ragu melakukan sesuatu seperti keraguanku ketika hendak merenggut jiwa hamba-Ku yang beriman, dia membenci kematian sedang aku tak suka menyakitinya padahal itu sebuah keharusan” (HR. Bukhori)

Dialah Raja diraja, Dia tidak ingin engkau terluka..
Dia tidak ingin keburukan menimpamu..
Allah menundukkan apa yang ada dilangit dan dibumi untukmu, Allah mengaruniakan segala nikmat-Nya untukmu, menjagamu dari marabahaya, kemudian engkau membalasnya dengan persangkaan buruk dan rasa kecewa..?

Demi Allah. .. Andai Dia menginginkan keburukan padamu, maka pasti engkau takkan bisa mendengar, melihat, berfikir, atau bahkan berjalan diatas bumi-Nya.

Renungkan pada siapa engkau meminta dan berharap..?
Jauhi prasangka-prasangka buruk itu, jauhilah jalan syaithon, sucikan dirimu dengan sesuatu yang telah diwasiatkan Arrahman padamu, jangan tergesa-gesa pada sesuatu yang menjadi urusan Allah.

Renungkan… Mereka para nabi da rasul, kadang tertundah ijabah darinAllah untuk mereka karena hikmah, mereka kemudian bersabar, dan menyabarkan diri, ingat apa yang terjadi pada saat perang Ahzab

Allah berfirman:

إِذْ جاؤُوكُمْ مِنْ فَوْقِكُمْ وَ مِنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَ إِذْ زاغَتِ الْأَبْصارُ وَ بَلَغَتِ الْقُلُوبُ الْحَناجِرَ وَ تَظُنُّونَ بِاللهِ الظُّنُونَا

Ketika mereka datang kepada kamu dari atas kamu dan dari sebe­lah bawah kamu dan seketika telah kacau-balau penglihatan dan telqh menyenak hati ke kerongkongan dan kamu menyangka terhadap Allah berbagai persangkaan.

هُنالِكَ ابْتُلِيَ الْمُؤْمِنُونَ وَ زُلْزِلُوا زِلْزالاً شَديدا

Di situlah diuji orang-orang yang beriman dan akan digoncangkan dengan goncangan yang sangat.

Lihatlah. . Rasulullah dan para sahabat bersabar sejak hari sabtu, kemudian ahad, senin, selasa demi menjaga kota Madinah dari kepungan musuh ditengah kesulitan yang sangat pelik, barulah Allah memberi jalan keluar untuknya dan para sahabt pada hari Rabu.

Akhi fillah…
Sekali lagi… Allah punya hikmah dalam setiap keputusan-Nya, lapangkah hatimu dan yakini Rabbmu.

Berapa banyak ujian yang menimpa seseorang, baik berupa sakit yang menimpa raganya, atau sesatu yang menyakitkan terjadi pada anaknya, istrinya, orang-orang yang di cintainya, atau pada hartanya, seperti terlilit hutang, galau, cemas, sungguh tidak ada yang dapat melapangkannya kecuali ridha pada keputusan Allah, husnudzon kepada-Nya serta sungguh-sungguh dalam do’a kepada-Nya,

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupkan (segala keperluan)nya” (QS ath-Thalaaq: 3).

Ingatlah. .. Allah telah memaklumkan pada hamba-Nya, bahwa barangsiapa yang bersabar, maka akan Allah berikan untuknya jalan keluar.
Tidak ada sesuatu yang sulit bagi Allah..
Jangan pernah berpikir bahwa permohonanmu itu menyulitkan Allah, atau Allah tidak ingin mengabulkan pintamu.

Boleh jadi seseorang meminta agar Allah mengaruniakan padanya anak, namun Allah menundanya, karena Dia tahu boleh jadi dari rahim istrinya akan terlahir anak yang fasik dan pendosa, bukankah ini sebentuk kasih sayang dari-Nya..?

وَأَمَّا الْغُلَامُ فَكَانَ أَبَوَاهُ مُؤْمِنَيْنِ فَخَشِينَا أَنْ يُرْهِقَهُمَا طُغْيَانًا وَكُفْرًا . فَأَرَدْنَا أَنْ يُبْدِلَهُمَا رَبُّهُمَا
خَيْرًا مِنْهُ زَكَاةً وَأَقْرَبَ رُحْمًا

Dan adapun anak itu maka kedua orang tuanya adalah orang-orang mukmin, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya).

ذَلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِعْ عَلَيْهِ صَبْرًا

Demikian itulah ta’wil yang kau tak mampu bersabar atasnya.”

Bila engkau berdo’a dan merasa do’amu belum dikabulkan, maka berbaik sangkalah kepadaa Allah…
Percaya pada Allah..
Kamu tidak bisa meraih bahagia kecuali dengan izin Allah…
Kamu tidak dapat menolak musibah kecuali dengab izin Allah..
Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah
Siapa yang menggantungkan urusannya pada Allah, maka Allah akan jadi penolongnya…
Allah sebaik-baik pelindung dan penolong…
Jangan sampai engkau kehilangan akhiratmu…
Bila engkau memohon suatu permasalahan, maka jangan kau rusak akhiratmu dengan permasalahan itu, yaitu dengan berputus asa dari rahmat-Nya.
Putus asa itu menunjukkan lemahnya iman…
Jangan sampai Allah melihatmu dalam keadaan lemah iman…
Bila engkau diuji….
Katakan bahwa semua ini akan berakhir…
Katakan pasti akan ada jalan keluar…
Katakan Ini takkan lama dan pasti berlalu.

Wallahu a’lam

(Diterjemahkan dengan sedikit penyelarasan)
______________
Madinah 18 Dzulqa’dah 1435 H
ACT El-Gharant

 

 

copas dari status FB Ustadz Aan Chandra Thalib

https://www.facebook.com/aan.c.thalib

 

Kumpulan kata-kata bijak, motivasi, status nasehat dan tausiyah islami Ustadz Felix Siauw

Kumpulan kata-kata bijak, motivasi, status nasehat dan tausiyah islami Ustadz Felix Siauw

Berikut ini adalah Kumpulan kata-kata bijak, motivasi, status nasehat dan tausiyah islami Ustadz Felix Siauw , yang berasal dari status Facebook / Fb maupun tweet dari twitter ustadz Felix Siauw.

Ustadz Felix Siauw sangat populer di sosial media, Fans-nya di halaman Facebook beliau sampai hari ini mencapai 1,8 juta orang (https://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw)

sedangkan follower akun twitter Ustadz Felix siauw mencapai 954.000 orang, dan terus bertambah (https://twitter.com/felixsiauw)

Felix Siauw adalah seorang ustadz etnis Tionghoa kelahiran Palembang, Sumatera Selatan. Ia menjadi seorang mualaf semenjak masa kuliah dan bertemu seorang ustadz muda aktivis gerakan da’wah Islam internasional.

Biodata beliau dari wikipedia

Felix Yanwar Siauw
Siauw Chen Kwok
lahir 31 Januari 1984 (umur 30)
di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia
Kewarganegaraan Indonesia
Dikenal karena Pendakwah, Penulis Buku, Presenter

Biografi

Felix Siauw lahir dan tumbuh di lingkungan non-muslim. Ia mulai mengenal Islam pada tahun 2002, saat masih berkuliah di Institut Pertanian Bogor semester 3. Felix Siauw menikah pada tahun 2006 dan hingga tahun 2013 telah memiliki tiga orang anak.

Karya

Buku-buku karya Ustadz Felix kental dengan nilai-nilai Islam dan banyak mengambil intisari dari banyak sumber di Islam seperti Al-Quran dan Hadist.

Judul buku karya beliau diantaranya:

“Muhammad Al-Fatih 1453”
“Beyond Inspiration”
“Udah Putusin Aja”
“Yuk Berhijab”
“How Master To Habits”
“Khilafah”

============================

kumpulan kata mutiara, kata motivasi, nasehat dan tausiyah ustadz Felix Siauw:

PACARAN? WANITA LAH YANG PALING DIRUGIKAN

belum juga jadi suami, tapi minta diperlakukan kayak suami | tanggung jawab nggak mau, tanggal nikah nggak punya

belum juga jadi istri, mau-maunya dipelakukan kayak istri | dilihat, diraba, diterawang, rugi deh..

temen bukan, suami-istri masih jauh, hubungan berdasar janji nggak pasti | besok pas udah diputusin, dikasi gelar “bekas gue”, waduh

dosa udah pasti dapet, susah juga iya, sakit ati sering, mau-maunya makan harapan palsu | masa lalu kelam, masa depan suram, kini seram..

cowok sih enak, dia kan subjek pelaku, lha ini cewek, objek penderita euy | mau-maunya, di-PHP

cowok mah nggak ilang apa-apa, makanya gampang move-on | lha cewek? udah ngasi segala, sayangnya ngasinya ke pelaku maksiat, begitu deh..

udah maksiat, maksa lagi, udah dosa, susah pulak, cocok lah | susah demi pahala malah enak, ujungnya nikmat, nikah tuh..

abis putus ama ini, jadian ama itu, abis ama itu sama yang sana | kamu jadi nggak ada beda kayak piala bergilir

semakin banyak pengalaman pacaran, semakin sulit pernikahan kelak | karena kamu banyak latihan maksiat, tapi nggak melatih taat

‘fun’ memang bisa didapat dengan maksiat | tapi ‘tanggungjawab’, ‘romantisme’, ‘imam keluarga’ itu hanya dari menaati Allah, mengkaji ilmu

liat lelaki dan wanita yang sedari muda nggak sibuk maksiat pacaran | mengkaji Al-Qur’an dan As-Sunnah jadi bekal, itu baru..

baca-baca deh kisah Maryam, bunda Nabi Isa yang digelari wanita terbaik di dunia | karena bisa menjaga kehormatan dan kemuliaannya di dunia

baca-baca juga kisah Khadijah, istri Nabi Muhammad yang digelari wanita terbaik di surga | tersebab ia istri berbakti pada suaminya

ketenangan dan kebahagiaan takkan bisa didapat dengan maksiat | tapi jalan ketaatan bisa menemui keduanya, walau awalnya perlu kesabaran

tapi kalo kamu tetep nekad nabrak syariat Nabi Muhammad, lalu pacaran | ya jangan salahin siapapun kalo kamu galau melulu, dan nggak tenang

pasti ada kebaikan dari bersabar dalam ketaatan | sedang maksiat hanya menghantar pada penyesalan

Ustadz Felix Siauw

==================================

tampan tak sebanding dengan mapan | dan harta tak bisa menggantikan takwa

lelaki yang tak bisa memberi kepastian | akan sulit dimintai pertanggungjawaban

lelaki yang lisannya terbiasa kasar | tak akan memimpin dengan benar

lelaki yang tunduk patuh pada tiap perintah Allah | pasti memuliakan istri tersebab itu juga perintah Allah

lelaki yang tak malu bermaksiat ketika ramai | akan jauh lebih mudah maksiat di saat sendiri

lelaki yang tak berani datangi orangtua wanita | bakal sama sulitnya meyakinkan orangtuanya

lelaki yang tak takut mengajakmu maksiat | biasanya sudah pernah ajak wanita lain maksiat | dan besok akan ajak wanita lain lagi maksiat

lelaki yang mengingkari janji taat pada Allah | padamu juga akan diingkari, dia tak bisa dipercaya

dan lelaki yang biasa melafadzkan Al-Qur’an mulia dengan syahdu | lisannya bakal membahagiakanmu dan kehadirannya selalu dirindu

hanya dengan Islam lelaki mulia | tinggalkan Islam lelaki terhina

Ustadz Felix Siauw

=================================

nasehat tentang cinta untuk remaja

1. remaja, masa dimana bermekaran semua | tidak hanya cita ataupun rasa, tapi juga mulai dihampiri cinta
2. awalnya dekat itu biasa, namun kala remaja berubah jadi getar asmara | segala terasa indah, setiap hari jadi berwarna
3. salahkah cinta sebabkan rasa pada manusia? | tidak pernah sayang, tidak pernah Allah karuniakan selaksa cinta untuk menyiksa
4. Allah turunkan cinta bagi man
usia sebagai tanda | bahwa kita bisa berkeluarga, mampu lanjutkan keturunan dalam satu bahtera asa
5. maka tak ada yang salah dengan cinta | masalahnya adalah bagaimana kita menyalurkan cinta dlm bentuk pergaulan, khususnya remaja
6. Islam mengatur agar tak salah jalan | arahkan manusia yg telah memiliki cinta untuk dikukuhkan dalam ikatan pernikahan
7. pernikahan membuat segala bentuk cinta menjadi halal berpahala dan penuh kenikmatan | sebagai hadiah Allah buat insan
8. namun sebelum pernikahan, semua bentuk cinta dihijab larangan | karena Allah tau yg terbaik bagi manusia yg Dia ciptakan
9. lalu bagaimana dengan remaja? | apakah yg harus dilakukan dengan cinta yang belum seharusnya? karena terhalang sekolah dan cita-cita?
10. bagi mereka Islam perintahkan berpuasa | jauhkan diri dari rangsangan fisik semacam memandang, mendekat atau berkhalwat ria
11. Rasul lisankan, “berdua-duaan dengan wanita tanpa disertai oleh mahram si wanita, yg ketiganya adalah setan” (HR Bukhari dan Muslim)
12. dari sini kita dapatkan hukum berpacaran | bahwa ia adalah interaksi yg dilarang dalam Islam secara mutlak
13. tapi anak muda memang selalu biasa cari alasan | lupa bawa pembenaran itu beda tipis dengan kebenaran
14. pacaran itu penambah semangat belajar | “oh, teori, yg terjadi kebanyakan sebaliknya kawan, lagipula bukankah harusnya lillahi ta’ala?”
15. pacaran itu sebuah nada cinta, bukankah Allah Maha Cinta? | “betul, makanya Allah perintahkan nikah, bukan pacaran”
16. pacaran itu penjajakan pra-nikah | “itulah lelaki yg miskin tanggung jawab, ‘penjajakan’ dahulu, bukan komitmen akad nikah dahulu”
17. pacaran supaya tak beli kucing dalam karung | “banyak yg pacaran lama nikah sejenak saja, dan saya tak pacaran alhamdulillah langgeng”
18. pacaran itu bikin hidup lebih hidup | “iyakah? bukankah dominasi penggalau karena berpacaran?”
19. pacaran itu bukan apa-apa kok, kita have some fun aja | “nah akhirnya, inilah perkataan paling jujur tentang pacaran”
20. saya pacaran untuk ajarkan Islam pada pacar | “Islamnya belum tentu sampai, maksiatnya sudah pasti, niat baik harus dikawani cara baik”
21. saya nggak lakukan apapun, tak pegangan tangan, tiada interaksi fisik | “sekalian sempurnakan tak usah pacaran lebih ok”
22. kaum lelaki, coba pikirkan, bila anda benar sayang padanya, tentu tak ingin kulitnya disentuh api neraka dengan maksiat pacaran bukan?
23. kaum lelaki, coba pikirkan, andaikan anda benar sayang padanya, tentu tak akan korbankan masa depannya dengan maksiat pacaran bukan?
24. kaum wanita, coba pikirkan, andaikan telah berani maksiat bahkan sebelum menikah, apa yang menjamin taatnya setelah menikah?
25. kaum wanita, coba pikirkan, tidak inginkah anda menjadi yang pertama bagi suami nantinya? pertama disentuh tangannya, hatinya?
26. bagi remaja, cukuplah interaksi lelaki-wanita saat syariat bolehkan, tegur sapa secukupnya, tiada lebih daripada itu
27. bagi remaja, jadi bila memang cintamu karena Allah, maka engkau sanggup bertemu karena Allah, pula sanggup berpisah karena-Nya
28. bagi remaja, bila engkau belum sanggup menikah, maka cinta harus ditangguh | pacaran? udah putusin aja…

ustadz Felix Siauw

================================

1. belum nikah aja dah main tangan, udah nikah biasanya main serong | makanya Islam haramkan pacaran, udah.. putusin aja..
2. belum nikah aja udah pinjem2 duit, sulit bayangkan tanggung jawabnya setelah nikah | no pacaran, putusin aja..
3. belum nikah aja berani mintanya macem2, pegang, peluk, cium, iiih | jamin setelah nikah dia nggak minta jg sama org lain? putusin aja..
4. belum nikah aja berani sama Allah, Yang Selalu Mengawasi aja dia nggak takut | apalagi sama kamu yg belum tentu tau? | putusin aja..
5. belum nikah aja udah banyak rayuan pulau maksiat, kamu yakin itu cumau ntukmu? selama blm nikah blm tentu! | udah, putusin aja..
6. belum nikah aja udah bawaannya males mikirin masa depan, main gim mulu | harap apa untuk masa depan yg begini? | udah, putusin aja..

ustadz Felix Siauw

==================================

#Udah Putusin Aja

1. pacaran itu menjalin silaturahim | “silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran” #UdahPutusinAja
2. pacaran itu bikin semangat belajar | “semangat belajar maksiat?” #UdahPutusinAja
3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | “ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?” #UdahPutusinAja
4. pacaran itu sekedar penjajakan kok | “serius nih penjajakan? ketemu
ibu-bapaknya berani?” #UdahPutusinAja
5. kasian kalo diputusin | “justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?” #UdahPutusinAja
6. kasian dia diputusin, aku sayang dia | “putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?” #UdahPutusinAja
7. putus itu memutuskan silaturahim | “silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?” #UdahPutusinAja
8. nggak tega putusin.. | “berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?” #UdahPutusinAja
9. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? | “nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus” #UdahPutusinAja
10. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | “ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti” #UdahPutusinAja
11. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? | “pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya” #UdahPutusinAja
12. berat mutusin | “semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu ” #UdahPutusinAja
13. nanti aku dibilang nggak laku gimana? | “bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja” #UdahPutusinAja
14. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | “belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!” #UdahPutusinAja
15. dia masi ada utang ke aku, berat mutusinnya | “hehe.. kamu ini rentenir ya? kl terusan hutangnya malah nambah” #UdahPutusinAja
16. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit dan hati diinvestasikan ke Islam, #UdahPutusinAja
17. pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran, #UdahPutusinAja
18. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah, #UdahPutusinAja
19. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih) #UdahPutusinAja
20. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, galau kok dikit-dikit? hehe.. #UdahPutusinAja
21. lelaki, coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda? #UdahPutusinAja
22. wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak “aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini ” #UdahPutusinAja

ustadz Felix siauw

=================================

1. 51% remaja perempuan dewasa di kota Jakarta (yg blm menikah) sudah tidak perawan | Surabaya 54%, Medan 52%, Bandung 47%, Jogja 30% (BKKBN 2010)
2. jadi kalo ada yang bilang “pacaran nggak hanya sekedar seks” | mohon maaf perkataan itu hanya pepesan tanpa statistik
3. apa arti angka-angka barusan? itu fenomena gunung es | yang ada di kenyataan selalu lebih parah dari angka statistik
4. ibarat kata, bila pacaran diperbuat 75% remaja, maka jika dipatok rata2 50% yg tak perawan, berarti 3/4 yg pacaran lakukan hubungan seks
5. pacaran memang bukan dirancang untuk komitmen | pacaran dirancang untuk kenikmatan badan | bagi lelaki, wanitanya mati
6. liat aja yg pacaran, kemana-mana pasti pertontonkan kemesuman | itu baru di ramai umum, apalagi saat mereka berduaan?
7. boleh saja mengucap “tidak semua pacaran itu berzina” | tapi statistik sampaikan bahwa “setiap zina diawali pacaran”, kelir?
8. memang mudah menutup mata atas fakta bila sudah dibutakan nafsu | sampai yang dikhawatirkan terjadi dan engkau tertunduk malu
9. tiada pacar bukan tunjukkan sok suci, hanya menjaga kesucian | tidak berpacaran bukannya tunjukkan diri munafik, justru inginkan ketaatan
10. jaga diri terhormat saja masih banyak yang akan memfitnah | bagaimana bila kehormatan diletak di ujung tanduk dengan aktivitas haram jadah?
11. seriously, Muslimah-lah yang paling dirugikan dengan aktivitas pacaran | karena saat itu Muslimah cuma dinilai dari sekedar badan
12. karena Muslimah-lah yang menjadi korban dalam maksiat pacaran | seharusnya mereka yang lebih dulu sadar, #UdahPutusinAja buruan

Ustadz Felix Siauw

================================

01. dalam banyak kasus, lelaki adalah yang paling tidak rela saat diputus | seperti yang sudah diduga, karena rasa nikmatnya dihentikan
02. reaksinya beragam warna, mulai dari pundung sampai mutung | mulai dari gaya film korea sampai gaya film psikopat
03. diantara gaya lelaki yang diputus, ada yg paling menyebalkan | gaya teror perasaan, manfaatkan kelemahan wanita
04. “kalo lo putusin gw, gak ada gunanya gw hidup, gw gak tau deh besok lo masih liat gw napas atau nggak” | begini nih, teror perasaan
05. “lo liat deh, gw bakal uring2an belajar, gw nggak mau makan kl nggak lo jadi pacar gw” | lemah banget jadi lelaki (=_=);a
06. yang begini, justru harusnya semakin meyakinkanmu | dia tak layak sama sekali jadi suami atau ayah anak2 kelak, terlalu lemah
07. menghidupi dirinya saja tak mampu, bagaimana menghidupi dirimu? | dikit-dikit ngancem, dikit-dikit ngancem, ngancem kok dikit-dikit
08. sama hidupnya sendiri dia nggak bisa tanggung jawab, gimana tanggung jawab sama yang wajib? | mengeluh satu-satunya andalannya
09. bila ada yang main ancam teror perasaan beginian, nggak perlu direken | kamu bukan ibunya yang bertanggung jawab atasnya
10. nggak perlu merasa bersalah akan tindakan yg dia ancam mau lakukan | justru harusnya merasa bersalah bila turuti nafsunya
11. yang begini seperti bayi yang harus disuapi | mungkin nantipun engkau yang harus bekerja sementara dia main gim dirumah
12. bayangkan bila sudah menikah | “mas, kapan mau cari nafkah” | “kl lo singgung2 nafkah lagi, gw mogok napas!” *glek (-_-);
13. bayangkan bila sudah menikah | “mas, anu, pintunya kok blm diperbaiki?” | “kl lo bilang lagi gw minum obat nyamuk lo!” *glek (-_-);
14. bayangkan bila menikah | “mas, jangan mainan gim melulu dong” | “daripada gw berenti gim, lbh baik gw loncat dr monas!” *glek (-_-);
15. #UdahPutusinAja | berhenti maksiat tak perlukan izin manusia, karena ia sudah perintah Tuhannya manusia
16. lelaki sejati bukan pandai menggalau | karena itu takkan tertarik model pacaran
17. lelaki yg punya prinsip menyendiri saat belum siap, dan akan meminang saat sudah siap | lelaki yg tak punya prinsip lantas pacaran
18. lelaki sejati, bilapun lamaran ditolak | dia akan naik pohon kelapa, dan melihat masih banyak wanita lain yang menanti lamarannya
19. lelaki lemah, bila diputus | cari pohon lalu gantung diri, sayang yang dicari pohon cabai saja
20. pacaran selalu dimulai dengan pengorbanan, dan diakhiri saat ada korban | sebelum semua terjadi, baik kiranya akhiri sekarang
21. #UdahPutusinAja, jangan surut niat taatmu karena akting amatiran lelaki | airmatanya bukan tanda sayang, tapi tanda kelemahan
22. #UdahPutusinAja | lagipula engkau yang paling tahu, hanya kemaksiatan demi kemaksiatan yang kau buat saat bersamanya
23. #UdahPutusinAja | lebih baik engkau saksikan dia menangis sekarang, sebelum engkau yang menangis dan dia enggan bertanggung jawab

Ustadz Felix Siauw

==================================

01. “tiada seorang lelaki sendirian dengan wanita yg tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya”
02. mengapa pacaran selalu bisa menemukan tempat sepi dan remang-remang? | karena niatnya memang supaya tiada yang ketahui aktivitasnya
03. lihat yg masih pacaran, mati kutu kl di depan ramai | kl sepi baru aktivitasnya jalan, slogannya not talk, action only
04. Rasul sudah peringatkan tiada kebaikan pada pacaran | karena fitrah lelaki tak bisa berhenti sekedar genggaman tangan
05. karena lelaki senang betul pada sesuatu yang tiada perlu komitmen | maka pacaran jadi solusi lelaki kaya nafsu tapi miskin keseriusan
06. pacaran bukan buat kamu dewasa | tapi mungkin buat kamu lakukan adegan dewasa
07. betul sekali nggak pacaran nggak menjamin nikahnya baik | namun yang pasti kita sudah awali dengan baik dan hindarkan dosa kan?
08. betul sekali pacaran juga belum tentu nikahnya nggak baik | tapi sudah diawali yang buruk, dan awal buruk susah untuk jadi baik
09. coba jujur jawab, batin dulu deh | “orientasi pacarmu itu, kenal dirimu, atau kenal fisikmu?” | “yg menarik baginya pikiran atau badanmu?”
10. karena bila pacar serius mau kenalan (bukan orientasi badan) | ayah-ibunya jauh lebih tau dan lebih jujur dari anaknya
11. lelaki yg punya komitmen, punya ilmu agama, punya ilmu dunia | mereka malas habiskan waktu untuk pacaran
12. taukah darimana peribahasa “habis manis sepah dibuang”? | ya itu dari pengamatan atas aktivitas pacaran
13. kalau peribahasanya orang menikah “sambil menyelam minum air” | atau “sekali dayung 2-3 pulau terlampaui” hehe..
14. pikiran yg menikah “ini adl yg menemani seumur hidup” | pikiran yg pacaran “kita coba dulu aja, nanti kl nggak cocok, cari yg lain”
15. pacaran itu miskin komitmen | bila masih ada yg perlu diambil darimu dia terus, bila rumput tetangga lebih hijau, ia pindah kesana
16. lelaki yg serius cari ibu anak-anaknya, bukan cari wanita dipacari | nggak fun memang, karena menikah bukan untuk fun tapi ibadah
17. pacaran untuk bersenang-senang, menikah itu untuk ibadah | mau jadi objek kesenangan atau jadi objek ibadah?
18. “kapan mau nikahi aku?” | “wah, kita ini masih esempe, kita jalani dulu aja” | logis deh, yakin bertahan sampai waktu yg tak terdefinisi?
19. “kapan mau ketemu ibu-bapakku?” | “wah aku belum siap ketemu ibu-bapakmu” | itulah tanda nggak niat, nggak serius
20. karena lelaki yg menikah akan siapkan diri jadi suami dan ayah yg baik | sedang yg pacaran siapkan diri jadi pacar yg baik (hopeless)
21. ciri lelaki serius, khawatir umbar janji dan omong kosong | yang justru menjadi keahlian ahli-pacaran
22. kesimpulannya, apa yg dipelajari ketika pacaran? | lelaki: mampu bergerak dalam gelap, wanita: mengenal 1001 kebohongan lelaki

Ustadz Felix Siauw

=================================

1. cinta itu ajeg dan bersabar | nafsu itu memburu dan terburu-buru
2. cinta itu pengorbanan | nafsu itu menuntut korban
3. cinta itu bicara masa depan | nafsu itu yang penting sekarang
4. cinta itu tak habis, abadi sepanjang masa | nafsu itu habis dalam sesaat saja
5. cinta itu inginkan kebaikan | nafsu itu menyangka inginkan kebaikan
6. cinta itu menyadari | nafsu membuat lupa diri
7. cinta itu berbagi | nafsu itu egois
8. cinta itu merindu yang sudah pasti | nafsu itu menggalau yang belum pasti
9. cinta berarti melindungi | nafsu itu seringnya m ngancam
10. cinta itu ibadah | nafsu itu maksiat
11. cinta diterangi jujur | nafsu diselimuti dusta
12. cinta itu menikah | nafsu itu pacaran

Ustadz Felix Siauw

=================================

1) lelaki dan wanita yg bkn muhrim hidupnya harus terpisah, begitulah Rasul contohkan | nggak lantas boleh sms2an, telpon2an, curhat2an dgn alasan “cuma temen”tau
2) nggak, pacaran itu awalnya “cuma temen” | yg selingkuh awalnya dari “cuma temen” | yg hamil diluar nikah juga alasannya “cuma temen”
3) batas pergaulan lelaki-wanita hanya sampai sekedar salam, dan interaksi bila ada perlu yg syar’i | selain itu, silakan sama yg sejenis
4) “aku nggak punya perasaan apa2 kok, kan cuma temen” | iya, awalnya pacaran begitu, awalnya maksiat juga pake “cuma”
5) “cuma” itu kata2 yg mengerikan | misal “cuma temen”, “cuma sekali kok”, “cuma dikit kok”, “cuma pegang kok”, “cuma coba2 kok”
6) curhat sama lawan jenis memang enak, dalilnya “saling nasehat-menasihati” | dusta, dusta, dusta, tiada yg terjadi selain maksiat, dear..
7) setan goda anak adam, nggak langsung ekstrim, setan goda sedikit demi sedikit | andalannya pake kata “cuma”
8) awal godaan “cuma pegang tangan kok”, lalu “cuma ciuman kok”, terus “cuma ciuman kok”, lalu “cuma tidur bareng kok” | lalu?
9) makanya Islam batasi pergaulan lelaki dan wanita | tiada perlu interaksi, tanpa ada keperluan syar’i (yg dibenarkan Allah)
10) semakin banyak Muslimah bergaul dengan lelaki, makin berkuranglah kehormatannya | semakin ia menjaga diri, mulialah dirinya

Ustadz Felix Siauw

===========================

01. pacaran itu permainan, nikah itu keseriusan | mau dimainin atau diseriusin?
03. pacaran dikit-dikit galau, dikit-dikit galau | galau kok dikit-dikit # UdahPutusinAja
04. pacaran itu abisin duit, nikah kemungkinan cuma 4% | pahala jelas nggak dapet, maksiat numpuk, hayuu
05. pacaran enak sebentar, sakit seumur-umur | dan enaknya cowok doang, cewek mah tekor! # UdahPutusinAja
06. “pacaran kan perkenalan?” | betul, kan sudah sy bilang, kenalan doang, main2, nggak serius!
07. mau bukti pacaran itu nggak serius? hayu tanya “kapan kita nikah?” | anda akan menemukan lelaki itu ngarang bebas, mati gaya
08. pas jadipacar aja nyusahin, ngutanglah, minta macem2lah, ajak maksiat lah | pas nikah, dia nyusahin lo dgn begitu sama cewe lain =_
09. segera halalkan hubungan dengan nikah dear, atau putuskan segera | itu baik untuk menjaga kesucian dan kehormatan yg hanya 1
10. pacaran memang enak, nikmat | sampai sesuatu terjadi (semua begitu cepat), dan satu pergi cuci tangan dan satu menyesal

Ustadz Felix Siauw

===========================

Jangan Pacaran Kalau Tidak Ingin Menyesal Dunia Akherat

01. “saya sudah 2 tahun pacaran, niat nikah | tapi beberapa waktu sblm menikah ternyata pacar sy (sebut saja A) berselingkuh dgn yg lain”
02. “sy sudah berusaha menasihati, dia nggak mau dengar, terus saja melanjutkan hubungannya (dia bilang itu biasa), sy sakit hati”
03. “sy sadar sudah bnyk hal salah yg sy perbuat, skrg sy mau taubat, dan sy tetap mau menikah dengan A, doa apa yg bisa sadarkan si A?”
04. “bila sy meninggalkan si A, sy khawatir yg lain tidak mau menerima, karena sy sudah ternoda, mohon bantuannya tadz..”
05. dear tweeps, 4 twit awal bukan monolog imajiner | itu template isi mail yg sy terima | 5-10 mail setiap harinya isinya begitu
06. terserah ada yg anggap ini berlebihan atau nggak, karena sy awalnya pun nggak percaya | tapi kenyataan di lapang bisa jadi lebih
07. lelaki biasanya protes saat saya sampaikan fakta yg menyudutkan aktivitas pacaran | namun mudah2an yang Muslimah bisa ambil pelajaran
08. pertanyaan sy selalu, “mengapa ustadz, ulama, baru jadi pelarian tatkala terlambat? | lalu berharap bisa memberi solusi instan?”
09. nasihat baru berharga saat penyesalan sudah tiba | telinga baru mau terbuka saat maksiat nyata | apa lacur mau dikata?
10. begitulah pacaran, tidak usah heran pasangan berselingkuh | masih untung kejadian sebelum menikah, karena cepat-lambat terjadi jua
11. menu wajib bagi lelaki berpacar adalah curang | termasuk bila sudah nikmat hasil tak mau tanggung
12. berapa kali lagi perlu dikatakan, pacaran memang bukan proses bagi lelaki yg siap | ia adalah proses buat lelaki tak punya komitmen
13. bila jalan dari awal sudah maksiat, kenapa heran ditengahnya sengsara? | bila tak sekarang, diakhir jalan pun sudah menanti derita
14. walau airmata menganak sungai, tetap kehormatan tak bisa balik | bagaikan buah simalakama yang ditangan, pilih manapun tiada yang baik
15. lanjut menikah dengan lelaki pandai pacaran, masalah yg lebih besar menanti | pilih sudahi hubungan, diri sudah dinodai?
16. bila sudah begitu, tak satupun bantuan padamu tersisa | kecuali betul bertaubat, tinggalkan dirinya dan mulai hidup baru
17. perkara kehormatan yang telah hilang itu urusan dan pilihanmu | kenapa tiada sedikitpun berpikir sebelum bertindak?
18. Allah Maha Mengampuni hamba-Nya selama taubatnya benar | namun kehormatan yang tiada adl bagian akibat yg harus diterima
19. wahai Muslimah, bila menerima nasihat ini engkau merasa sakit | ketahuilah bagimu, bagi kami menyampaikan kebenaran ini lebih pahit
20. bagi yg tak terkait dan menyimak, yg tau banyak alasan baginya belum siap menikah | # UdahPutusinAja, sebelum bagimu juga masalah
21. hargai kehormatan yang tiada terganti, pastikan hanya untuk calon suami | jangan digadai dan dijadikan taruhan dengan pacaran
22. hari ini mungkin kau berkata “pacar saya nggak begitu kok?!” | tunggu waktu saja sampai permintaannya mesum, bila ia lelaki normal
23. sudahlah, sadarlah, apa sampai dirimu jadi tokoh utama dalam cerita diawal | barulah engkau mau mendengar?!
24. semoga Muslimah kami termasuk yang mudah menerima pelajaran | semoga Muslim kami termasuk yang berani ambil keputusan | # UdahPutusinAja

Ustadz Felix Siauw

=============================

pacaran | dikit-dikit galau, dikit-dikit galau | galau kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit nangis, dikit-dikit nangis | nangis kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit ngambek, dikit-dikit ngambek | ngambek kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit marahan, dikit-dikit marahan | marahan kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit ngancem, dikit-dikit ngancem | ngancem kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit putus, dikit-dikit putus | putus kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit cemburu, dikit-dikit cemburu | cemburu kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit minjem, dikit-dikit minjem | minjem kok dikit-dikit

pacaran | dikit-dikit di-PHP, dikit-dikit di-PHP | di-PHP kok dikit-dikit

Ustadz felix Siauw

==============================

galaunya yg sudah nikah itu romantis |
galaunya yg pacaran itu miris

manjanya pasangan yang nikah itu imut-imut |
manjanya yang pacaran itu amit-amit

mesranya yang sudah nikah itu Subhanallah! |
mesranya yang pacaran itu haram jadah!

adu pandangan yang sudah nikah itu nikmat |
pandang pacar itu maksiat

rayuan diantara suami istri itu karunia |
rayuan pacar itu bencana

gombalnya suami itu puitis |
puisinya pacar itu gombalis

ucap sayang sambil kecup kening istri itu manis |
begituan sama pacar itu najis

Ustadz Felix Siauw

============================

1. tau nggak, memang dimana-mana cowok demennya curhat ama cewek, dan sebaliknya cewek demen curhat sama cowok
2. alasannya sih katanya lebih seru (emangnya tinju) dan lebih terpercaya, alibi aja itu mah, bilang aja demen
3. padahal curhat2an cowok-cewek itu bahaya, karna awal2nya sih bilang temen, lama-lama jadi demen
4. alasannya sih “nganggep adik angkat”, awalnya memang adik angkat, lama-lama temen dekat, trus melekat deh.. hehe.. ngaku ayo..
5. walaupun kamu gak bilang kamu pacaran, kalo aktivitasmu begitu, ya sama-sama aja maksiatmu, eta-eta keneh (ceuk sunda mah)
6. atau sekedar sms say hello, “udah maem blum”, “udah mandi blum” >> halah, emaknya aja gak segitunya..
7. tau gak, nafsu itu kayak magnet, berlaku hukum tarik menarik F = G x (Ma x Mb)/r2, gak ngerti ya, ckckck.. sini, mari sy jelasin
8. F = nafsu total, G = udah baligh, Ma = syahwat laki2, Mb = syahwat wanita, r = radius (jarak), andersten?
9. jadi semakin deket cowok sama cewek, semakin bahayalah mereka, semakin mungkin baku syahwat diantara mereka, ancur nih..
10. maka semakin kenceng akslerasi syahwat, maka semakin bahaya hasil akhirnya, apalagi syahwat kamu akslerasinya 100 km dlm 3 detik (wow!)
11. Allah yg ciptain kita tau bahwa kita punya syahwat, Dia yang ngasi, makanya sebelum nikah Dia perintah utk jgn deket2 lawan jenis
12. Rasul pun tau kita punya syahwat, maka sebelum akad jangan dekat, apalagi beduaan karena yg ketiganya pasti adalah setan
13. sekedar boncengan, pulang duaan, kerja kelompok bedua (kelompok apaan nih, ganda campuran?), semua tak diperkenankan, demi kita juga kok
14. walau kamu bilang kamu cuma teman, siapa yg jamin bukan TTM, teman tapi maling, eh salah, teman tapi mesra? gak ada yg jamin toh?
15. apalagi Rasul bilang “nahnu nahkum bi dzhahir” (kami menghukumi yang tampak), bukan yg tersembunyi dalam hati, ya kan
16. makanya dalam Islam, ikhwan dan akhwat aktivitasnya dipisah, bukan apa-apa, preventif lebih utama dari kuratif, cegah lebih baik dr beli obat
17. dengan gitu niat terjaga dan amal pun terpelihara, apalagi kemuliaan dan kehormatan juga ikut terjaga, adem kan..
18. apalagi jaman sekarang, dunia maya begitu serem, mantengin foto ikhwan / akhwat bukan perkara sulit kyk jaman dulu..
19. jaman sy mah, minta poto cewek setengah mati, jaman sekarang foto cewek berbagai gaya ada, yg mati setengah juga ada.. hehe..
20. chatting mudah, kontak mudah, tanpa sadar muda-mudi kita udah mulai terpapar bahaya dunia maya, gak terkecuali pengemban dakwah (nah loo)
21. “nggak kok mas, ini cuma koordinasi dakwah” >> koordinasi atau koor di nasi~ kok pake pesan “ukhti, afwan, inget tahajudnya ya..” geli gw..
22. “oo.. bukan mbak, ini cuma nanya hukum ke si akhii” >> pertanyaan atau perhatian~ kok nemen banget, knp gak tanya ustadzahnya aja.. hayoo..
23. awalnya pinjem2an buku kuliah, trus pinjem2an kitab ngaji, trus pinjem2an duit (ngutang?) trus lama-lama pinjem2an hati. heh heh heh..
24. tulisannya “I love you, coz Allah” tapi dipakein koma, lagian yang begini2 gak perlu diungkapin ke orangnya lagi, doain aja..
25. komennya “Keep istiqamah ya ukhti yang disayangi Allah..” >> ampun dah, dakwah dusta bener..
26. jaga niat guys, batesin interaksi sama lawan jenis, kalo Allah udah kasih jalan yang luas, ngapain lagi jalan di pinggir2 jurang
27. jalan masih panjang, dan masih luas, jalanlah ditengah2, kita gak pernah tau kapan badai berhembus bisa meniupkan fitnah pada kita
28. siapa pria yang hatinya belum terjaga hendaklah menikah, siapa yang belum menikah, hendaklah menjaga hatinya dari fitnah wanita
29. curhat boleh, kita tau kok kamu perlu nge-refresh pikiran, sama emak bapak kan bisa, atau sama temen2 satu perjuangan yg sesama jenis?
30. interaksi boleh, tapi bagi masih liar hatinya, banyak2lah meluruskan niat
31. yang udah terlanjur ada hubungan tanpa ikatan, walau tak dinamakan pacaran, udaaah, putusin aja, selesaikan!

ustadz Felix siauw

===========================

01. seharusnya, ikhwan-akhwat itu hidupnya terpisah satu dan lain | maka sepantasnya tak ada interaksi yang tiada keperluan

02. bila telah putuskan untuk jaga kesucian hendaklah berserius diri | jangan barengi lagi dengan noktah yg dapat hitamkan hati

03. menyenangkan memang dengan lawan jenis bisa bersenda gurau | tanpa sadar keringlah iman laksana kerontang musim kemarau

04. pengakuan lisanmu bahwa engkau aktivis dakwah | namun lekat pandanganmu memandang si kerudung merah

05. engkau kumandangkan bahwa pacaran itu maksiat | sementara kata demi kata beracun terselip dibalik sms yg kau surat

06. pembelaan dirimu, ini “cuma” koordinasi, ini “cuma” pengingat taat | hatimu yang tadinya murni kini mulai berkarat

07. dia berkerudung dan berjilbab, bukan berarti halal engkau melihatnya | menatapnya bukan cara hormati kemuliannya

08. kau katakan ini bukan pacaran, tapi jelas lebih dari sekedar teman | dusta, dusta, dan dusta kau topengkan alasan

09. godaan dibalik kata-kata engkau semat, dengan setan lisan kau sarat | bekelindan dengan maksiat, bersama setan kelak ditamat

10. “uhibbuka fillah” dengan entengnya terucap, bagimu itu praktekkan sabda nabi | disitu setan menyesap, sekali lagi dosa diulangi

11. maksiat bertopeng dakwah | setan takkan pernah berhenti menggoda bahkan aktivis masjid muslim-muslimah

12. bila hendak jaga kesucian diri, mengapa tidak sesuci mungkin? | menampik setiap interaksi yang tak ada perlu itu penting

13. menjadi aktivis Islam berarti menjadi buku terbuka yang siap dibaca dan ditiru | bukan menunjukkan yang keliru

14. menjadi pengemban dakwah berarti harus lebih menjaga diri, bahkan dari fitnah yang bakal menerpa | amal dan kata beriring serta

15. tundukkan pandangan lebih utama, tahan interaksi tak perlu adl sikap terhormat | tak melembut-lembutkan suara, tentu lebih selamat

16. kalaulah Rasul pikir interaksi ikhwan-akhwat penting, tentu Islam takkan batasi pergaulan | tapi Islam utamakan pencegahan

17. agar tak terbayang paras yang bagimu belum halal | karenanya riya akan bayangi amal dan jadikannya amal yang batal

18. agar selamat dirimu dari zina hati dan mata | agar dakwahmu tertuju lurus pada Allah semata

19. hanya mengingatkanmu teman | bagiku engkau pengemban dakwah lebih utama dari yang lain | tentu cinta kami lebih bagi kalian

20. bagi kami, kalianlah etalase Islam | dan kami takan relakan kalian jadi bulan-bulanan musuh yang tak sukakan Islam

21. bersabar sebentar takkan matikan cinta | ia justru akan arahkan rasa | agar tak ada pilu redam di depan masa | istiqamah ya

Ustadz Felix Siauw

==========================

Nasehat Untuk Wanita

bila wanita tak lagi mampu menghargai diri | bagaimana dia mampu dihargai oleh lelaki?

wanita yang menjaga diri saja tak lepas dari godaan lelaki | apalagi yang menyengaja digoda bahkan senang dijahili

justru letak keanggunan itu ada pada ajeg dan tenangnya wanita | bukan pada kemampuannya dalam menggoda

wanita yang hanya peduli dengan perhatian Allah saja | namun menghindar dari perhatian dan mata manusia

betapa rindunya kita pada sosok wanita semisal Maryam | mennghamba pada Allah dengan menyucikan dirinya

menjaga dirinya dari fitnah dan goda lelaki yang belum haknya | lalu bersibuk untuk memenuhi hak Tuhannya atas dirinya

sungguh perilaku kita adalah cerminan jiwa | dan jiwa yang sakit haus puja-puji manusia

mau sampai kapan tindakanmu menggoda dengan lisan dan badan? | satu saat sukakah suami dan anakmu mengetahuinya?

hentikan melembut-lembutkan suara pada lawan jenis | hentikan mengunggah imaji dirimu untuk dikomentari

bertindaklah seperlunya dan sepantasnya | bertenang dirilah dan jangan berlebihan

hidup ini dijalani sekali dan tak pernah berganti | jangan sampai kita tak dihormati lalu disesali

Ustadz Felix Siauw

=================================

Katakan TIDAK Pada Pacaran

1. “emang pacaran dalam Islam nggak boleh ya?” | iya, Rasul melarang segala jenis khalwat (berdua-duaan) yg bukan mahram, termasuk pacaran
2. “walaupun beda negara? LDR gitu” | mau beda negara, mau beda alam, mau beda dunia, mau LDR mau tetangga, tetep aja haram
3. “kan pacarannya nggak ngapa-ngapain?” | nggak ngapa-ngapain aja dapet dosa, rugi kan? mendingan nggak usahlah
4. “tapi kan kita punya perasaan” | so? punya perasaan nggak buat kamu boleh melanggar hukum Allah yang kasi kamu perasaan

5. “kalo pacarannya bikin positif?” | positif hamil maksudnya?
6. “hehe.. jangan suudzann, maksudnya bersamanya bikin rajin shalat geto” | shalatmu untuk Allah atau untuk pacar? pernah denger ikhlas?
7. “nggak, maksudnya kita, dia kan ber-amar ma’ruf..” | halah, dusta, mana ada kema’rufan dalam membangkang aturan Allah
8. “kalo orangtua udah restui?” | mau orangtua restui, mau orangutan, tetep aja pacaran maksiat
9. “katanya ridha Allah bersama ridha ortu?” | wkwk.. ngawur, dalam taat pada Allah iya, dalam maksiat? masak ortu lebih tau dari Allah?
10. “jadi nggak boleh nih? kl dikit aja gimana?” | eee.. nawar, emang ini toko besi kulakan?
11. “terus solusinya gimana? kan Allah ciptakan rasa cinta?” | nikah, itu solusi dan baru namanya serius
12. “yaa.. saya kan masih belum cukup umur” | sudah tau belum niat nikah, kenapa malah mulai pacaran?
13. “pacaran kan enak, nikmat” | iya, nikmat bagi lelaki, bagimu penyesalan penuh airmata nanti
14. “pacar saya udah bilang dia serius sih, 6 tahun lagi baru dia lamar saya” | itu mah nggak serius, sama aja teken kontrak unt sengsara
15. “pacar sy bilang nunggu sampe punya rumah baru lamar” | itu agen properti atau calon suami? nggak serius banget
16. “pacar sy bilang nikahnya nanti kalo udah cukup duit” | alasan klise, itulah yg cowok katakan untuk tunjukkin betapa nggak komit dia
17. “pacar sy bilang mau nikah tapi tunggu saudaranya nikah dulu” | ya tunda aja hubungannya sampe saudaranya nikah
18. “pacar sy bilang dia siap, tapi nunggu lulus” | alasan yang paling menunjukkan ketidakseriusan, nggak siap tu namanya
19. “pacar sy siap ketemu ortu sy sekarang juga, tapi sy yg belum siap” | cape deeh (=_=);
20. “ya udah, kakak-adik aja ya?” | wkwk.. maksa banget sih mau maksiat? giliran suruh shalat aja banyak alasan
21. “terus yang serius itu yang gimana?” | yang berani datangi wali-mu, dan dapet restu wali-mu dan menikahimu segera
22. “iya, sy udah putusin pacar, dia mau bunuh diri katanya” | tuh, tau kan mental lelaki pacaran, suruh nguras laut aja lelaki begitu
23. hal terserius yang bisa dilakukan yg belum siap adalah memantaskan diri | bukan justru mengobral diri
24. pahami agama, kaji Islam, perjuangkan Islam sebagai persiapan, itu baru serius | agar pantas dirimu jadi pasangan dan ortu yg baik
25. cinta ada masanya, pantaskan diri untuknya | bukan dengan pacaran, baku syahwat pake badan
26. kl siap walau nikahnya harus besok, barulah ta’aruf | karena ta’aruf bukan mainan bagi yg belum siap
27. jadi serius bagi yg sudah siap adl dengan nikah | sementara serius bagi yg belum siap adl mendekat dan taat pada Allah | kelir?!

Ustadz Felix Siauw

===========================

PACARAN? WANITA LAH YANG PALING DIRUGIKAN

PACARAN? WANITA LAH YANG PALING DIRUGIKAN

belum juga jadi suami, tapi minta diperlakukan kayak suami | tanggung jawab nggak mau, tanggal nikah nggak punya

belum juga jadi istri, mau-maunya dipelakukan kayak istri | dilihat, diraba, diterawang, rugi deh..

temen bukan, suami-istri masih jauh, hubungan berdasar janji nggak pasti | besok pas udah diputusin, dikasi gelar “bekas gue”, waduh

dosa udah pasti dapet, susah juga iya, sakit ati sering, mau-maunya makan harapan palsu | masa lalu kelam, masa depan suram, kini seram..

cowok sih enak, dia kan subjek pelaku, lha ini cewek, objek penderita euy | mau-maunya, di-PHP

cowok mah nggak ilang apa-apa, makanya gampang move-on | lha cewek? udah ngasi segala, sayangnya ngasinya ke pelaku maksiat, begitu deh..

udah maksiat, maksa lagi, udah dosa, susah pulak, cocok lah | susah demi pahala malah enak, ujungnya nikmat, nikah tuh..

abis putus ama ini, jadian ama itu, abis ama itu sama yang sana | kamu jadi nggak ada beda kayak piala bergilir

semakin banyak pengalaman pacaran, semakin sulit pernikahan kelak | karena kamu banyak latihan maksiat, tapi nggak melatih taat

‘fun’ memang bisa didapat dengan maksiat | tapi ‘tanggungjawab’, ‘romantisme’, ‘imam keluarga’ itu hanya dari menaati Allah, mengkaji ilmu

liat lelaki dan wanita yang sedari muda nggak sibuk maksiat pacaran | mengkaji Al-Qur’an dan As-Sunnah jadi bekal, itu baru..

baca-baca deh kisah Maryam, bunda Nabi Isa yang digelari wanita terbaik di dunia | karena bisa menjaga kehormatan dan kemuliaannya di dunia

baca-baca juga kisah Khadijah, istri Nabi Muhammad yang digelari wanita terbaik di surga | tersebab ia istri berbakti pada suaminya

ketenangan dan kebahagiaan takkan bisa didapat dengan maksiat | tapi jalan ketaatan bisa menemui keduanya, walau awalnya perlu kesabaran

tapi kalo kamu tetep nekad nabrak syariat Nabi Muhammad, lalu pacaran | ya jangan salahin siapapun kalo kamu galau melulu, dan nggak tenang

pasti ada kebaikan dari bersabar dalam ketaatan | sedang maksiat hanya menghantar pada penyesalan

Ustadz Felix Siauw

Mengapa dia menutup wajahnya dengan cadar?

10471101_293609557486261_8207405084868007240_n 10502037_741839459206188_8732049741131829096_n 1975189_295277590620686_294006083_n_2  536920_626561070729216_178993834_n 10418228_754182504633738_579196719404088042_n

 

 

 

 

Sebagian orang berkata: Wanita jangan bercadar karena wajah bukan aurat.

Jawaban: Kalau begitu lelaki kemana-mana juga pakai baju cukup menutup dari pusar sampai lutut saja, jangan lebih, karena hanya itu aurat lelaki. Jadi jangan pakai jas, baju lengan panjang, celana panjang sampai dibawah lutut, kaos kaki, dll.

Sebagian berkata: Jangan bercadar karena tidak bisa dikenali.

Jawaban: Dikenali oleh siapa? Bukankah lelaki pun juga sering menutup tubuhnya sampai tidak bisa dikenali? misalnya memakai masker/penutup wajah, terutama saat di jalan, atau naik mobil yg berkaca gelap sehingga orang disekitarnya tidak bisa mengenalinya. Bahkan terkadang lelaki membeli bensin di pom sambil wajahnya tertutup masker dan helm sampai tak bisa dikenali (padahal transaksi jual beli). Tidak penting untuk dikenali lelaki yang bukan mahrom, justru banyak dampak negatifnya. Adapun pada kondisi2 penting/darurat yg memerlukan wajahnya dilihat untuk identifikasi maka boleh saja muslimah wajahnya diperlihatkan kepada lelaki yg bukan mahrom. Namun bukan obral diperlihatkan setiap saat. Lagipula, jika hanya bersama sesama wanita dan tidak terlihat lelaki yang bukan mahrom tentu tidak perlu bercadar.

===================

Alasan logis muslimah bercadar (hukumnya sunnah menurut sebagian ulama, dan sebagian lagi berpendapat wajib)

Meski wajah wanita bukan aurat, namun tidak ada salahnya ditutupi (saat terlihat lelaki yg bukan mahrom), bahkan lebih utama. Bukankah para lelaki pun menutupi berbagai bagian tubuhnya padahal bukan aurat? Bukankah aurat lelaki hanya dari pusar sampai lutut, namun lelaki biasa menutup tubuh lebih dari itu? bahkan lelaki sering menutup hampir seluruh tubuhnya selain kepala dan telapak tangan (yaitu dgn celana panjang, baju lengan panjang / jas , kaos kaki, sepatu) . Apakah para lelaki tersebut disebut berlebih-lebihan saat menutup berbagai bagian tubuh selain aurat??

Bercadar sudah biasa dilakukan sebagian muslimah pada zaman Rasulullah. Para ulama pun menyatakan bahwa bercadar adalah perbuatan bagus, sunnah, dan terpuji, bahkan sebagian ulama mewajibkan.

Diantara manfaatnya adalah menjaga kehormatan wanita dan melindungi wanita dari godaan, mencegah maksiat dan kerusakan masyarakat, agar para lelaki tidak tergoda dan tidak merayunya, juga agar tidak menjadi sasaran kejahatan lelaki.

==============

Jika telapak kaki wanita saja ditutupi, maka tentunya wajah juga pantas ditutupi saat terlihat lelaki yang bukan mahromnya, sebab wajah jauh lebih menggoda daripada telapak kaki.

Sesungguhnya wajah wanita itu jauh lebih menggoda lelaki daripada rambut kepala, leher, lengan tangan, betis, maupun telapak kaki wanita. Apalagi jika wanita itu cantik atau sangat cantik.

Jika rambut kepala, leher, lengan tangan, betis, dan telapak kaki wanita ditutupi agar tidak membuat lelaki tergoda/terfitnah maka menutup wajah merupakan hal yang sangat logis sebab potensi godaan pada wajah lebih besar.

Jika telapak kaki wanita saja ditutupi, maka tentunya wajah juga pantas ditutupi sebab wajah jauh lebih menggoda daripada telapak kaki.

Wajah adalah pusat kecantikan wanita, dan lebih menarik dari berbagai bagian tubuh yang lain. Biasanya para lelaki tertarik atau tergoda pada wanita karena melihat wajahnya, bukan karena melihat telapak kakinya atau betisnya.

Lelaki yang tergoda berbuat jahat kepada wanita juga karena tertarik melihat wajahnya yang cantik, bukan karena melihat telapak kakinya.

Lelaki yang merayu wanita juga karena tertarik melihat wajahnya yang cantik, bukan karena melihat telapak kakinya.

Lelaki terpesona kepada wanita atau jatuh cinta kepadanya karena tertarik melihat wajahnya yang cantik, bukan karena melihat telapak kakinya.

Semakin cantik wajah wanita maka semakin dianjurkan bercadar saat terlihat lelaki yg bukan mahromnya, sebab potensi fitnah dan godaannya semakin besar. Dan yang kurang cantik juga tetap dianjurkan, sebab tetap ada potensi madharat dgn menampakkan wajah.
Jika di lingkungan yg tidak islami dan rawan kejahatan/maksiat juga semakin dianjurkan bercadar untuk melindungi wanita.

Cadar adalah untuk melindungi kehormatan wanita dan mencegah berbagai kerusakan dalam masyarakat.

Silahkan baca dalil cadar:

Bercadar Menurut ulama madzhab Syafi’i
http://www.firanda.com/index.php/artikel/fiqh/444-ajaran-ajaran-madzhab-syafi-i-yang-ditinggalkan-oleh-sebagian-pengikutnya-3-cadar

Hukum Memakai Cadar dalam Pandangan 4 Madzhab
http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/hukum-memakai-cadar-dalam-pandangan-4-madzhab.html

Dalil Cadar
http://almanhaj.or.id/content/1853/slash/0/hukum-cadar-dalil-yang-mewajibkan/

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (1)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-1

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (2)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-2

Cadar dalam Kitab-Kitab NU (3)
http://ustadzaris.com/cadar-dalam-kitab-kitab-nu-3

Bercadar Mazhab Resmi NU
http://ustadzaris.com/bercadar-mazhab-resmi-nu

Mengapa Dia Menutup Wajah dengan Cadar?
http://ustadzaris.com/mengapa-dia-menutup-wajah-dengan-cadar


http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-1.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-2.html

http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/engkau-lebih-cantik-bercadar-mengangkat-kekhawatiran-dan-belum-siapnya-wanita-untuk-memakai-cadar-bagian-3.html

http://ihyaelsunnah.blogspot.com/2013/12/hukum-bercadar-bagi-muslimah-di-zaman.html

Dalil perintah menutupi kaki wanita:
http://muslimah.or.id/fikih/ujung-pakaianku-penyapu-jalanan.html

150 CARA BERBAKTI KEPADA IBU

1979597_295298263951952_178954456_n

 

150 CARA BERBAKTI KEPADA IBU

1. Pilihlah hadiah yang cocok untuk setiap moment yang tepat, seperti di hari raya, pada saat pernikahan putra-putrinya, ketika pulang dari safar, ketika sembuh dari penyakit, dll.

2. Membuatkan rekening khusus di Bank atas nama ibu, kemudian anak-anak dapat bekerjasama untuk mentransfer uang ke rekening tersebut setiap bulan agar segala kebutuhan ibu dapat terpenuhi.

3. Memahami kondisi kehidupan ibu, kemudian memperlakukan ibu dengan perlakuan yang sesuai dengan kondisi saat itu.

4. Berhati-hati dalam memilih kalimat-kalimat yang akan dikatakan di hadapan ibu.

5. Berusahalah sekuat tenaga agar ibu menjadi orang terakhir yang anda berpamitan kepadanya jika akan bepergian. Jadikanlah ia orang terakhir yang anda lihat sebelum berangkat. Berpamitanlah kepadanya dengan langsung berhadapan muka.

6. Pastikan bahwa ia adalah orang pertama yang anda datangi jika pulang dari bepergian. Ucapkan salam kepadanya, duduklah bersamanya, dan hiburlah ia. Sebelumnya, beritahukan rencana kepulangan dan kedatangan anda, sehingga ia tidak kaget. Dan jangan menunda-nunda untuk menemuinya, atau anda beranggapan bahwa waktunya belum tepat untuk mengunjunginya.

7. Selama dalam perjalanan, berusahalah untuk selalu berkomunikasi dengannya setiap hari, sekalipun hanya sesaat dalam waktu singkat.

8. Berusaha keraslah untuk menjumpainya setiap hari jika anda satu kota dengannya, Janganlah kesibukan dunia menjauhkan anda darinya, dan dari beramah tamah dengannya.

9. Jika ibu tidak satu kota dengan anda, maka hendaklah anda selalu berkomunikasi dengannya setiap hari.

10. Hendaknya anda mendekatkan diri dan berkasih sayang dengan siapa pun yang ia cintai.

11. Kecuplah keningnya atau tangannya atau kakinya ketika berjumpa dengannya.

12. Ajarilah anak-anak anda tentang tingginya kedudukan ibu anda (yakni nenek mereka). Ajarkanlah itu dengan perkataan dan perbuatan anda.

13. Berusaha keras untuk memenuhi tuntutannya, dan berusaha keras untuk memenuhi keinginan-keinginan tepat pada waktunya.

14. Janganlah anda berjanji kepadanya kemudian tidak menepatinya.

15. Sandarkanlah segala kesuksesan dalam hidup anda kepada Allah, kemudian katakanlah bahwa hal itu berkat didikan dari ibu anda.

16. Janganlah anda membantahnya, sekalipun anda benar. Akan tetapi gunakanlah cara yang ringan untuk mengemukakan pendapat anda, itupun jika dalam hal itu terkandung suatu manfaat.

17. Jangan menyepelekan pendapatnya di hadapan orang lain atau di hadapan saudara-saudara anda.

18. Janganlah ketidaktahuannya terhadap sebagian urusan kehidupan menyebabkan anda kurang menghargainya atau meremehkannya.

19. Janganlah anda tertawa terbahak-bahak di hadapannya, atau mengeraskan suara di sisinya, atau memandang dengan pandangan yang tajam di hadapannya, atau dengan pandangan kebencian, atau dengan bermuka masam di depannya.

20. Pastikan bahwa ibu menjadi orang pertama yang mendengar setiap berita gembira dalam hidup anda.

21. Jaga dan peliharalah kesehatannya.

22. Buatlah jadwal bulanan untuk medical check up lengkap, untuk memastikan kesehatannya yang membuatnya tenang.

23. Penuhilah kebutuhan-kebutuhannya sesuai dengan tingkat usianya.

24. Ketika ia sakit dan ia merasa kesakitan, maka rasakan pula kesakitannya oleh anda. Jika ia kembali sehat, maka tampakkan kegembiraan anda. Lakukanlah ruqyah terus-menerus oleh anda.

25. Tenangkanlah ia ketika sakit. Katakan bahwa ia akan sehat seperti sedia kala, Insya Allah. Dan jangan beritahukan tentang dampak buruk apa pun dari penyakitnya.

26. Datangkanlah dokter-dokter spesialis ke tempat tinggalnya.

27. Tolonglah ibu dalam bersilaturrahim kepada kaum kerabatnya. Bawalah ia untuk mengunjungi sahabat-sahabatnya serta sanak saudaranya yang dekat di hatinya.

28. Sediakan kotak khusus untuk ibu, yang selalu diisi dengan berbagai macam biscuit, makanan yang manis-manis, mainan-mainan, dan hadiah-hadiah kecil. Tujuannya agar ibu dapat memberikannya kepada cucu-cucunya ketika mereka mengunjunginya.

29. Ketika ibu mengadakan safar atau bepergian jauh, maka usahakanlah untuk selalu menghubunginya.

30. Janganlah anda mengungkapkan kesedihan yang memilukan kepadanya. Jangan pula mengeluhkan rasa sakit kepadanya, karena akan membuat ia sedih.

31. Janganlah anda membicarakan kesulitan rumah tangga dihadapannya, karena urusan itu akan membuatnya sedih.

32. Janganlah anda sering memuji isteri anda sendiri di hadapannya.

33. Demikian pula, janganlah anda ceritakan setiap hubungan anda dengan ibu anda kepada isteri anda. Pereratlah hubungan diantara isteri dan ibu.

34. Jauhilah dari menghakimi permasalahan rumah tangga yang timbul antara ibu dan ayah.

35. Jangan mengkritik pakaiannya, penampilannya, pilihannya, suasana hatinya, atau gaya bicaranya, atau cara menangani sesuatu. Carilah jalan untuk mengingatkannya dengan cara yang tidak melukai sehingga hatinya sakit.

36. Jalinlah hubungan anda bersama saudara-saudara anda dengan kuat, meskipun diantara anda dan saudara anda terdapat masalah, namun jangan anda menampakkannya di hadapan ibu.

37. Bagaimanapun keadaan rumah tangga kedua orangtua anda, maka janganlah anda mendukung ayah anda untuk menikah lagi. Jika anda terpaksa melakukannya untuk mendukung ayah anda menikah lagi, maka jangan sampai ibu anda mengetahuinya.

38. Ajarilah ibu perkara-perkara agama dengan bijaksana dan nasehat yang baik.

39. Janganlah anda menghalanginya untuk menghadiri majelis-majelis ilmu.

40. Bersemangatlah beramal ketika ibu sedang menunaikan ketaatan atau beribadah, seperti ketika sedang pergi haji.

41. Ajukanlah permohonan maafmu untuk saudara-saudaramu yang melakukan kesalahan.

42. Janganlah anda membesar-besarkan kesalahan orang lain di hadapan ibu.

43. Janganlah anda membuatnya terkejut dengan kabar berita yang menyedihkan atau bencana yang tiba-tiba, tanpa membuat ibu anda siap untuk mendengarnya.

44. Wanita, tanpa memandang usia, dia akan merindukan kata-kata yang emosional dan romantis. Maka jangan halangi mereka dari mendengar kata-kata puitis yang segar dari suara anda yang manis.

45. Jangan anda katakan bahwa ia telah tua, dan jangan anda katakan bahwa ia kini tidak mampu melaksanakan tugas-tugasnya, akan tetapi berilah semangat kepadanya.

46. Janganlah anda mencegah ibu dari menggunakan apa pun yang disukai wanita.

47. Jika ayah memiliki isteri-isteri yang lain selain ibu, maka janganlah anda memuji mereka di hadapan ibu, dan janganlah anda cenderung membela mereka dan mengorbankan ibu.

48. Janganlah anda banyak memuji hasil didikan orang lain di depan ibu anda. jangan pula berangan-angan ingin menjadi seperti mereka, atau ingin mencapai derajat seperti mereka.

49. Ketika ibu berbicara, pasanglah pendengaran anda, juga penglihatan dan hati anda.

50. Datangilah ibu anda selalu dengan senyum.

51. Ceritakanlah kejadian-kejadian dunia di sekitarnya.

52. Pujilah didikannya selamanya, berterima kasihlah atas segala pemberiannya, dan perbanyaklah menyebutkan jasa-jasanya disertai ucapan terima kasih.

53. Sampaikanlah bahwa obsesi terbesar dalam hidup anda adalah agar ibu anda hidup bahagia.

54. Berbuat baik kepada ayah dari ibu jika masih hidup.

55. Wakaflah atas nama ibu untuk menambah kebaikannya.

56. Ketika ibu menyebutkan kepada anda sebagian dari angan-angannya, atau sesuatu yang berkaitan dengannya, maka janganlah anda menunggu beliau memintanya kepada anda. Akan tetapi bersegeralah anda untuk memenuhi dan mewujudkan angan-angannya itu sesuai dengan kemampuan anda.

57. Dahulukanlah ibu anda di atas seluruh kesibukan anda.

58. Hormatilah ibu di rumah anda. Mintalah ia untuk berkunjung ke rumah anda kapan saja. Bujuk ia untuk bermalam di rumah anda.

59. Bawalah ia bertamasya bersama-sama dengan anda dan anak-anak anda, atau dengan saudara-saudara anda.

60. Di waktu yang lain, sekali-sekali ajaklah ibu untuk bersama-sama dengan anda menikmati salah satu makanan kesukaannya di restoran cukup baik.

61. Kunjungilah toko-toko atau tempat belanja bersamanya, untuk mewujudkan keinginan-keinginannya.

62. Berikanlah hadiah yang cocok untuk kaum pria, yang sekiranya dapat ibu berikan kepada ayah anda.

63. Memuji ayah anda dan memperlakukannya dengan baik di hadapan ibu.

64. Memuji apa yang ibu lakukan.

65. (Jika anda wanita), maka anak-anak wanita pada umumnya lebih dekat kepada ibu daripada anak-anak laki-laki. Maka dari itu, jagalah rahasia ibu, dan biarkan ibu mengetahui rahasia-rahasia anda.

66. Anak laki-laki akan dibutuhkan oleh ibu dalam menghadapi ujian-ujian hidup dan kesulitan-kesulitan. Oleh karena itu hendaklah mereka menjadi sandaran yang dapat melindunginya dalam menghadapi kesusahan dan penderitaannya.

67. Kelembutan anda terhadap saudara-saudara perempuan anda, keramahan anda kepada mereka, dan perilaku anda yang baik ketika berurusan dengan mereka, serta memberikan hadiah di setiap periode bagi mereka, semua itu akan memperkokoh kebahagiaan ibu.

68. Janganlah anda malu dengan tindakan apa pun yang dilakukan oleh ibu yang sesuai dengan usianya, namun tidak cocok dengan dunia di sekitarnya. Justeru berbanggalah dengannya.

69. Ajarkan kepada anak-anak anda untuk bersikap lemah lembut terhadap ibu.

70. Peganglah tangannya di masa tuanya, sodorkanlah sepatunya, tuntunlah ketika ia berjalan.

71. Sediakan hadiah atau penghargaan bagi anak-anak anda yang memperlakukan ibu dengan baik.

72. Seorang ibu akan mementingkan untuk tinggal di rumahnya. Oleh karena itu, bantulah ia untuk membuat rumahnya nyaman dengan suasana yang terbaik.

73. Sediakan tempat khusus di kamar tidur ibu.

74. Berbuat baiklah kepada kaum kerabat ibu, dan bantulah ibu untuk berbuat baik kepada mereka.

75. Jika ibu anda memiliki hobi tertentu, cobalah luangkan waktu anda bersamanya.

76. Dalam bidang apa pun hobi anda, persembahkanlah untuk ibu satu karya dari anda sendiri.

77. Dalam beberapa komunitas masyarakat, seorang ibu akan senang apabila namanya digunakan untuk menamai cucu-cucunya.

78. Ketika menaiki kendaraan, dahulukanlah ibu anda sebelum anda dan orang-orang selainnya.

79. Ketika berbicara dengannya, janganlah anda menggunakan kata-kata yang keras, kasar, atau berat (sulit dipahami).

80. Adakanlah ajang lomba untuk anak-anak anda yang masih kecil demi mendapatkan hadiah yang terbaik. Lalu hadiah itu diserahkan kepada ibu. Hal itu akan melatih mereka untuk memuliakan kedudukan ibu di mata mereka.

81. Pilihlah waktu-waktu mustajab untuk berdoa, dengan doa yang dikhususkan untuk ibu.

82. Perlihatkanlah kesan-kesan dan kekaguman teman-teman anda terhadap semua yang diberikan oleh ibu kepada anda.

83. Anda harus meluangkan waktu khusus untuk duduk bersamanya sepenuhnya.

84. Kepada para gadis, hendaklah mereka mempersilahkan ibunya untuk berkomunikasi dengan teman-teman mereka.

85. Banggakanlah ibu di setiap tempat dan kesempatan.

86. Perdengarkanlah kepadanya kisah-kisah tentang berbuat baik kepada orangtua.

87. Mintalah ibu untuk mendoakan anda, semoga Allah memberikan rizki berupa dapat berbuat baik kepadanya.

88. Mintalah selalu keridhaan ibu terhadap anda.

89. Berlombalah anda dengan semua orang untuk berbuat baik kepadanya. Jadikanlah selalu diri anda sebagai pemenang perlombaan itu.

90. Janganlah anda menaikkan suara di sisinya. Merendahlah di hadapannya.

91. Jika anda satu kota dengannya, namun masih dipisahkan oleh jarak yang cukup jauh antara anda dengannya, maka perdekatlah jarak itu semampu anda.

92. Jika anda bekerja di kota lain, berusahalah untuk menghubunginya dalam setiap kesempatan.

93. Jika anda berada di kota lain, maka tidak cukup jika anda berkunjung sendirian. Karena anak-anak dari anak-anak ibu anda pun menempati tempat yang sama (di hati ibu anda).

94. Dalam banyak hal, anda harus mengalahkan diri anda sendiri dan keinginan nafsu anda pribadi dalam rangka mendahulukan ibu anda.

95. Intropeksi diri anda sepanjang waktu dan periksalah dengan teliti, apakah anda telah benar-benar berbuat baik kepada ibu, atau masih melalaikannya?

96. Jadilah anda orang yang memiliki keyakinan (yang tidak tergoyahkan) selamanya, bahwa apa yang anda perbuat terhadap kedua orangtua anda, kelak akan kembali kepada anda, dengan kebaikan anak-anak anda kepada anda, segera atau nanti.

97. Di saat ibu jatuh sakit, tinggallah bersamanya, awasilah ia dengan segenap perhatian anda.

98. Pujilah selalu gaun yang ia kenakan.

99. Ceritakanlah peristiwa-peristiwa dalam perjalanan anda.

100. Sikapilah keprihatinannya dengan lapang dada. Terimalah kritikannya dengan jiwa besar. Seraplah nasehat-nasehat dan bimbingannya dengan kerendahan hati dan keridhaan.

101. Ajaklah ibu anda bermusyawarah dalam urusan anda.

102. Jika duduk di majelisnya, maka duduklah dengan sopan, sesuai dengan kedudukan dan derajatnya.

103. Pakailah etika makan di hadapannya.

104. Pelajarilah kepribadiannya, dan perlakukan ia sesuai dengan kepribadiannya.

105. Hendaklah anak-anak wanita tidak terlalu sibuk dengan kehidupan keluarganya, sehingga tidak memperhatikan ibunya.

106. Sebagian dari kebutuhan-kebutuhan seorang ibu tidak akan diketahui oleh anak laki-lakinya, maka alangkah baiknya jika anak-anak wanita memperhatikan hal itu, dan memberikan kebutuhan-kebutuhan tersebut kepada ibunya.

107. Ketika anda mengunjungi keluarga ibu, maka jagalah anak-anak anda agar tidak mengganggu perabotan rumah.

108. Ketika anak anda menghancurkan atau merusak beberapa perabotan rumah ibu, maka segeralah anda memohon maaf atas kelalaian anda dalam mengawasi anak anda, dan gantilah barang tersebut dengan yang lebih baik.

109. Selama ibu sakit, jiwanya akan berubah, maka sebaiknya kita menengoknya dan membantu dia agar dapat melalui ujian ini.

110. Jika anak cucu ibu anda banyak maka alangkah baiknya disusun jadwal kunjungan kepadanya, agar tidak merepotkan ibu anda.

111. Bagi orang yang memiliki anak-anak yang banyak, hendaklah ia memilih tempat yang tepat (untuk pertemuan).

112. Wakaf atas nama ibu.

113. Disarankan setiap anak menyadari kelebihan masing-masing yang disukai oleh ibunya, lalu dengan kelebihannya itu masing-masing melayani dan membantu ibu mereka dengan potensi yang ada pada mereka.

114. Sering-seringlah mengunjunginya, karena seorang ibu tidak akan bosan melihat anak-anaknya.

115. Berilah ibu anda perangkat komunikasi modern.

116. Jika ibu anda memiliki HP, kirimkanlah ungkapan yang indah melalui pesan atau SMS.

117. Ketika ibu telah berusia lanjut, anda dapat mengumpulkan hadiah-hadiah untuk diberikan kepada sekelompok teman-temannya.

118. Ketika menghubungi ibu melalui telephon, maka ucapkanlah salam terlebih dahulu, jangan tergesa-gesa untuk langsung berbicara.

119. Terapkanlah etika berbicara ketika anda berada di majelisnya.

120. Ketika anda baru tiba dari suatu perjalanan ke sebuah negeri, berikanlah kepada ibu anda suatu hadiah yang anda beli dari negeri tersebut.

121. Bawalah ibu ke tempat-tempat di mana ia lahir dan tumbuh dewasa, atau ke tempat-tempat khusus dimana ia meniti hari-hari pertama pernikahannya.

122. Mendidik saudara-saudara kita tentang keutamaan berbuat baik kepada ibu.

123. Ketika kedua orangtua anda berpisah, dan salah satunya meninggalkan yang lain, maka janganlah anda berbuat sesuatu yang tidak disukainya.

124. Ketika timbul beberapa masalah keluarga dalam rumah tangga, maka berikanlah solusi praktis dengan cara diplomatik untuk menyelamatkan biduk rumah tangga.

125. Ketika ibu menikah lagi setelah berpisah dengan ayah, maka hormatilah suami ibu.

126. Ketika ibu menikah lagi setelah berpisah dengan ayah, maka tinggikanlah kedudukannya.

127. Hubungilah orang-orang yang sulit menghubungi ibu, dan biarkan ibu berkomunikasi dengan mereka.

128. Di usia lanjutnya, kasihilah ia yang telah lemah.

129. Jika ibu mengungkapkan pandangan yang berbeda dengan anda, janganlah anda memaksakan diri anda dan pikiran anda sendiri kepadanya.

130. Jika ibu anda berlangganan beberapa majalah, maka berlanggananlah majalah yang cocok dengannya, lalu berikanlah kepadanya.

131. Berikanlah uang kepadanya setiap waktu dan kesempatan, jangan biarkan beliau meminta dari anda.

132. Belikanlah barang-barang keperluannya, dan jangan anda mengambil uang pembelian darinya.

133. Buatkanlah sebuah rekening bank khusus untuknya, dan ajarkanlah bagaimana mengoperasikan mesin ATM.

134. Jika anda melakukan kesalahan yang berkaitan dengan hak ibu anda, maka mintalah seseorang yang paling mulia di sisi ibu untuk menjadi penengah antara anda dan ibu.

135. Ketika ibu memasuki usia tua, janganlah anda melontarkan julukan-julukan baginya yang membuat ia merasakan keuzuran, seperti julukan “nenek-nenek” atau “manula”.

136. Jika anda melihat perbuatan ibu yang tidak pantas dalam kehidupan rumah tangga dengan ayah, maka janganlah anda memberikan saran secara langsung.

137. Fikirkanlah selalu sarana-sarana baru untuk mendapatkan keridhaan ibu anda.

138. Janganlah anda terpaku pada satu cara tertentu saja dalam berbuat baik kepada ibu anda, akan tetapi jadikan seluruh aktivitas anda untuk berbuat baik kepadanya.

139. Apapun tindakan, ide, atau pandangan ibu, janganlah anda menyepelekannya, baik secara terang-terangan atau diam.

140. Janganlah anda memutus pembicaraannya atau menyela selama pembicaraan masih berlangsung. Janganlah anda berkata-kata kepada orang lain sementara ibu anda sedang berbicara kepada anda.

141. Tela’ahlah selalu hadits-hadits yang menerangkan keutamaan berbuat baik kepada ibu, dan tela’ah pula riwayat hidup mereka yang bebruat baik kepada ibu.

142. Jika anda melihat orang yang telah tertimpa bencana dengan menyakiti ibunya, maka ucapkanlah:
Alhamdulillahil ladzi ‘aafaanii mimmaa ibtalaahu bih.
“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan aku dari cobaan yang menimpanya.”

143. Di majelisnya, janganlah anda membelakangi ibu, atau menjauh dari hadapannya, atau rela menjadi orang terakhir yang datang paling belakang.

144. Jika ibu anda ingin berjalan, maka sodorkanlah sandalnya, dan berjalanlah anda di sampingnya.

145. Janganlah anda menjadi orang yang terakhir mengetahui berita tentang ibu anda, atau orang terakhir yang mengucapkan selamat kepadanya.

146. Ketika ibu memarahi anda atau kesal kepada anda, maka janganlah anda menjawabnya, atau menjelaskan situasi anda kepadanya saat itu juga.

147. Sebagian ibu ada yang cepat marah, maka bersabarlah anda.

148. Tulislah sifat-sifat ibu anda dalam sehelai kertas, kemudian tulislah cara yang baik dalam menyikapinya agar berkenan di hatinya.

149. Renungkanlah orang-orang di sekitar anda. Lihatlah bagaimana orang yang sudah tidak memiliki ibu.

150. Ketika ibu anda sakit, tangguhkanlah perjalanan anda.

(Dinukil dari kitab 150 Thariqatan Liyashila Birruka Biummika, oleh Sulaiman bin Shaqir ash Shaqir, dengan beberapa perubahan)

http://gizanherbal.wordpress.com/2011/09/06/150-cara-berbakti-kepada-ibu/

=

Daftar Radio dan TV lokal/internet Islami Se Indonesia

1901351_740152832708184_4862307162036061443_n

[Daftar Radio dan TV lokal/internet Islami Se Indonesia]

Bismillah,
Asosiasi Radio Televisi Islam Indonesia ( Artvisi )
Dengan ini mengumumkan :

{ Daftar Radio Televisi Islam Se-Indonesia }
Per-Juli 2014.

Semoga bermanfaat untuk Islam dan Muslimin.

[ DAFTAR RADIO DAKWAH ISLAM ]

Di Pulau Jawa

1 Radio Rodja Cileungsi Frekuensi: 756 AM
2 Radio Rodja Bandung Frekuensi: 1476 AM
3 Radio An Najiyah Bandung Frekuensi: 107.9 FM
4 Radio AlBayan Cianjur Frekuensi: 107,7 FM
5 Radio Afiyah FM Majalengka Frekuensi : 107,8 FM ( sementara masih Off)
6 Radio Kita Cirebon Frekuensi : 94,3 FM
7 Radio SIS FM ( Sindanglaut) Cirebon Frekuensi : 107,8 FM
8 Radio Aswaja Brebes Frekuensi: 107,8 FM
9 Radio Sahabat Tegal Frekuensi: 107,7 FM
10 Radio Assunnah Wangon Frekuensi: 107,7 FM
11 Radio Insani Purbalingga Frekuensi: 88,0 FM
12 Radio Al Abror Sukoharjo Frekuensi: 107,7 FM
13 Radio Bass Salatiga Frekuensi: 93,2 FM
14 Radio Pondok Jamil Frekuensi: 91,9 FM
15 Radio Islamic Centre Bin Baz (ICBB) Jogja Frekuensi: 107,8 FM
16 Radio Nurussunnah Semarang Frekuensi: (sementara Off)
17 Radio Nidaulirsyad Salatiga Frekuensi: (sementara Off)
18 An Nida’ FM Rembang Jateng Frekunsi: 107,9 FM
19 Radio Mutiara Sunah Magelang Frekuensi: 90.5 FM
20 Radio Ar Royyan Gresik Frekuensi: 107,2 FM
21 Radio As Sunnah Pasuruan Frekuensi: 91,8 FM
22 Radio An Najah Wonosobo Frekuensi: 88,9 FM
23 Radio Suara fitrah Surabaya Frekuensi: 107,9 FM
24 Radio Al Iman Surabaya Frekuensi: 846 AM
25 Radio Kita Madiun Frekunsi: 105,2 FM
26 Radio An Nur Malang Frekuensi: 107,7 FM
27 Radio Al-Umm Malang Frekuensi: 102,5 FM
28 Radio Idza’atul Khair Ponorogo Frekuensi: 92,6 FM
29 Radio Al Hikmah Banyuwangi Frekuensi: 98,8 FM
30 Radio Muslim Yogyakarta Frekuensi: dalam Proses
31 Radio Aswaja Pemalang Frekuensi: dalam Proses
32 Radio Rodja Purwokerto Frekuensi: dalam Proses
33 Radio Muslim AM Jakarta Frekuensi: dalam Proses
35 Radio Mustaqbal AM Bekasi Frekuensi: dalam Proses
36 Radio Assyafii Pekalongan Frekuensi: dalam Proses

Luar Pulau Jawa
37 Radio Satu Lombok Frekuensi: 105,4 FM
38 Radio Muadz Kendari Frekuensi: 94,3 FM
39 Radio Hidayah Pekan Baru Frekuensi: 103,4 FM
40 Radio Syiar Berau Frekuensi: 95,1 FM
41 Radio SMS Lampung Timur Frekuensi: 91,1 FM
42 Radio Rodja Pontianak Frekuensi: 94,7 FM
43 Radio Hang Batam Frekuensi : 106.0 FM
44 Radio GM Martapura Frekuensi : 106.0 FM
45 Radio Rodja Bontang Frekuensi : 95,8 FM
46 Radio Arrisalah FM Frekuensi : 95.7 FM
47 Radio dakwah sangata fm Frekuensi : 96,0 FM
48 Radio Ray Padang Frekuensi : 95,1 FM
49 Radio Al Huda Bolaangmongondow Frekuensi : 107,0 FM
50 Pasaman FM Pasaman Barat Frekuensi : 101,9 FM
51 Radio Satu Lombok Frekuensi : 100,0 FM
52 Radio Ababil Natuna Frekuensi : 100,0 FM
53 Radio Geliga Tanjung Pinang Frekuensi : 105,3 FM
54 Radio Soutuna FM Sumbawa Frekuensi : 94,4 FM
55 Radio Salam Jambi Frekuensi : 105,1 FM
56 Radio Ihya As Sunnah Pamekasan Frekuensi: 107,2 FM

DAFTAR TELEVISI DAKWAH ISLAM

57 Rodja TV
58 Insan TV
59 Salwa TV
60 Wesal Tv
61 Ahsan TV Frekuensi 32 UHV
62 IHBS TV
63 Yufid TV
64 TV satu
65 Ruziqa Tv
66 Al Hidayah TV Pekan Baru
67 Imediaplus TV
68 Ibnu Taymiyah tv
69 Muslim TV Cirebon
70 Telaga Hati TV Pekanbaru

Data Insya Alloh akan terus diperbaharui.

Ketua Umum : Pangadilan Harahap,Lc ( Radio Hang FM Batam)
Sekjen : Diding Sobarudin,A.Md ( Radio Kita FM Cirebon)

===========

Jika ingin mendengarkan siaran radio islami lewat HP android, silahkan download/install aplikasi berikut ini:

Radio Rodja:
https://play.google.com/store/apps/details?id=org.radiorodja.personal
atau:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.raaf.radiorodja

Radio Muslim Jogja:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.arayastudio.radiomuslim

Radio Dakwah Islam (belasan radio dakwah islam sekaligus, termasuk radio rodja dan radio muslim):
https://play.google.com/store/apps/details?id=info.mauladi.radiodakwahislam

(Aplikasi Radio Dakwah Islam tersebut meliputi radio-radio berikut ini: Radio Rodja-Bogor, Radio Muslim-Yogyakarta, Radio Al Iman-Surabaya, Radio Hangfm-Batam, Radio Assunnah-Cirebon, Radio Hidayah-Pekan Baru Riau,Radio Suara Quran-Solo, Radio Kita-Madiun,Radio BASS-Salatiga,Radio Nurussunnah-Semarang,Radio Arroyyan-Gresik,Streaming Kajian Medan, Miraath,Radio Suara Qur’an Lombok, Radio Suara Ibnul Qoyyim, Radio Mu’adz Kendari, Radio Rodja Bandung, Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta, mp3 Quran, Darel Iman, An Najiyah, Idzaatul Khoir, Al Hikmah, RayFM Padang, Gema Madinah, Radio Muslim Jakarta, Ruziqa.)

==================================

silahkan dengarkan siaran radio-radio islami streaming via internet (semua tanpa musik):
www.radiorodja.com
www.radiomuslim.com
www.radioassunnah.com
www.hidayahfm.com
www.hang106.com
www.radioalumm.com
http://suaraquran.com/
http://dakwahsunnah.com/
http://dzulqarnain.net/

radio bass fm salatiga:
http://www.liveonlineradio.net/indonesian/radio-bass-fm-salatiga.htm

radio islamic center bin baz jogja:
http://radiomedinah.com/

radio ray fm padang (sumatera barat)
http://radiorayfm.com/

radio nurussunnah semarang
http://nurussunnah.com/

radio suaraquran lombok:
http://assunnahfm.com/

http://kajian.net/radio

dan lain-lain

===========

kumpulan video ceramah para ustadz yang sangat bermanfaat :

http://www.youtube.com/user/rodjatv/videos

http://www.youtube.com/user/moslemchannel/videos

Tempat download ratusan mp3 kajian/ceramah para ustadz yang menarik dan bermanfaat:

www.kajian.net
www.yufid.tv

 

Wanita dicipta dari tulang rusuk

10494631_739000772834140_4362771689778664806_n

 

 

Wanita dicipta dari tulang rusuk.

Ia tidak dicipta dari tulang kaki
agar kau tidak menjadikannya alas kaki,
menghina dan mencacinya…

Ia tidak dicipta dari tulang tangan
agar kau tahu bahwa dia bukan alat
untuk melaksanakan segala keinginanmu
dan menuruti semua nafsumu…

Ia tidak diciptakan dari tulang kepala
agar ia tidak sombong dan merasa selalu di atas…

Namun ia dicipta dari tulang rusuk
agar ia selalu ada di sampingmu
selalu ada dalam suka dukamu menemani…

Ia berada di bawah lenganmu
agar engkau selalu menjaga dan
melindunginya…

Pada sejatinya tanganmu
bukanlah untuk memukul rusukmu sendiri…

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ﺍﺳْﺘَﻮْﺻُﻮْﺍ ﺑِﺎﻟﻨِّﺴَﺎﺀِ ﺧَﻴْﺮًﺍ، ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﺮْﺃََﺓَ
ﺧُﻠِﻘَﺖْ ﻣِﻦْ ﺿِﻠَﻊٍ …ِ

“Berwasiatlah kalian dengan kebaikan kepada para wanita
(para istri), karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk….”

(HR. Bukhari dan Muslim).

By: Ust. Dr. Syafiq Riza Basalamah,